Claim Missing Document
Check
Articles

Molekuler Docking tehadap Senyawa Eugenol dan Myricetin pada Tanaman Cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai Penghambat Pertumbuhan SARS-CoV-2 Gerungan, Yizreel Y.; Kepel, Billy J.; Fatimawali, .; Manampiring, Aaltje; Budiarso, Fona D.; Bodhi, Widdhi
e-Biomedik Vol 9, No 1 (2021): eBiomedik
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ebm.v9i1.31748

Abstract

Abstract: Cloves contain many chemical compounds that can be used for health. COVID-19 is a disease that is shaking the world today. Many people feel the impact of this disease. Until now, there is no definite cure and vaccine for the handling of COVID-19.  Objective to determine the interaction between compounds in cloves (eugenol and myricetin) and the main protease COVID-19 (6LU7). This study use a molecular docking, method using 4 main applications: autodock tools, autodock vina, biovia discovery studio and open babel. This study showed that almost all amino acid residues in the eugenol and myricetin compounds worked on the 6LU7 active site. The binding affinity of eugenol compounds in clove plants does not exceed the binding affinity of remdesivir, a drug studied as a drug for handling COVID-19, while the binding affinity of myricetin compounds in cloves plant exceeds the binding affinity of remdesivir. In conclusion, myricetin compounds have better results for use as a growth inhibitor for COVID-19 than eugenol.Key words: Cloves, COVID-19, molecular docking.  Abstrak: Cengkeh memiliki banyak kandungan senyawa kimia yang dapat dimanfaatkan bagi kesehatan. COVID-19 merupakan penyakit yang mengguncang dunia saat ini. Banyak masyarakat yang merasakan dampak dari penyakit ini. Hingga saat ini belum ada obat dan vaksin yang pasti untuk penanganan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara senyawa pada cengkeh (eugenol dan myricetin) dengan main protease COVID-19 (6LU7). Jenis penelitian ini menggunakan metode molekuler docking dengan menggunakan 4 aplikasi utama: autodock tools, autodock vina, biovia discovery studio dan open babel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir semua residu asam amino pada senyawa eugenol dan myricetin bekerja pada sisi aktif 6LU7. Hasil binding affinity senyawa eugenol pada tumbuhan cengkeh tidak melebihi binding affinity dari remdesivir, obat yang diteliti sebagai obat penanganan COVID-19, sedangkan hasil binding affinity senyawa myricetin pada tumbuhan cengkeh melebihi binding affinity dari remdesivir. Simpulan penelitian ini ialah senyawa myricetin memiliki hasil yang lebih baik untuk digunakan sebagai penghambat pertumbuhan COVID-19 dari pada eugenol.Kata kunci: Cengkeh, COVID-19, molekuler docking.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK N-HEKSAN BIJI BUAH LANGSAT (Lansium domesticum Corr) TERHADAP BAKTERI Staphylococus Aureus DAN Klebsiella Pneumoniae Nurhamidin, Anastasia P.R.; Fatimawali, Fatimawali; Antasionasti, Irma
PHARMACON Vol 10, No 1 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.32772

Abstract

ABSTRACT Langsat fruit seeds (Lansium domesticum Corr) are  part of the plant that is known to be antibacterial. Therefore, exploration of langsat fruit as an antibacterial is needed. The purpose of this study was to determine the antibacterial activity of langsat fruit seeds against Staphylococus aureus and Klebsiella pneumoniae using the disc method and the well method. Langsat fruit seed powder was macerated using the maceration method with n-hexane solvent and tested for antibacterial activity. Inhibition of the n-hexane extract of langsat fruit seeds showed the largest clear zone diameter value given by the lowest concentration of 10% by the disc and sumurun method on the Staphylococus aureus and Klebsiella pneumoniaes bacteria 13.6 mm; 12.6 mm; 13 mm; and 14.6 mm. This shows that the n-hexane extract of langsat fruit seeds has strong antibacterial activity against Staphylococus aureus and Klebsiella pneumonia bacteria both by the disc method and the well method. Keywords: langsat fruit seeds, Klebsiella pneumoniae, disc, pitting method, Staphylococus aureus  ABSTRAKBiji buah langsat (Lansium domesticum Corr) merupakan salah satu bagian tanaman yang telah dikenal sebagai antibakteri. Maka dari itu, eksplorasi buah langsat sebagai antibakteri sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri biji buah langsat terhadap bakteri Staphylococus aureus  dan Klebsiella pneumoniae menggunakan metode cakram dan metode sumuran. Serbuk biji buah langsat dimaserasi menggunakan metode maserasi dengan pelarut n-Heksan dan dilakukan uji aktivitas antibakteri. Daya hambat ekstrak n-Heksan biji buah langsat menunjukkan nilai diameter zona bening terbesar diberikan oleh konsentrasi terendah 10% dengan metode cakram (13,6 mm pada bakteri Staphylococus aureus dan 12,6 mm pada bakteri Klebsiella pneumoniae) dan metode sumuran (13 mm pada bakteri Staphylococus aureus dan 14,6 mm pada bakteri Klebsiella pneumoniae). Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak n-Heksan biji buah langsat memiliki aktivitas antibakteri yang kuat terhadap bakteri Staphylococus aureus  dan Klebsiella pneumoniae baik dengan metode cakram maupun metode sumuran. Kata Kunci: biji buah langsat,Klebsiella pneumoniae, metode cakram, sumuran, Staphylococus aureus
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BIJI BUAH DUKU Lansium domesticum TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI Pehino, Albrita; Fatimawali, Fatimawali; Suoth, Elly J.
PHARMACON Vol 10, No 2 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.34030

Abstract

ABSTRACT Duku (Lansium domesticum) provides many benefits for the community. Apart from the fruit which has high nutritional value, duku is believed by the community to have benefits. The study aims to learn about the antibacterial extract of my seed against the staphylococus aureus and escherichia coli. This study used the meseration method with ethanol as a solvent. The antibacterial activity test used the well diffusion method with a concentration of 10%, 20%, 30%, 40%. The positive control used was Ciprofloxacin and the negative control used was the CMC solution. Studies show that the suppression of extract is 10%, 20%, 30%, and 40% staphylococus aureus, the average drip zone is 11.3mm, 13.3mm, 13.6mm, 11,3mm, and escherichia coli, on average, 10 mm,  9,3mm, 10,3mm, 12,6 mm. The results suggest that the extract of the duku fruit has antibacterial activity against the growth of the staphylococcus aureus and escherichia coli. Keywords: Duku seed, Antibacterial, Antibacterial activity ABSTRAK Duku (Lansium domesticum) banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain buahnya yang mempunyai nilai gizi tinggi, duku dipercaya masyarakat memiliki manfaat untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak biji duku terhadap bakteri staphylococus aureus  dan Escherichia coli. Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran  dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%. Kontrol positif yang digunakan adalah  Ciprofloxacin dan kontrol negatif yang digunakan adalah larutan CMC.  Hasil penelitian menunjukan bahwa daya hambat ekstrak dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, dan 40% Staphylococcus aureus rata-rata  zona beningnya 11,3mm, 13,3mm, 13,6mm, 11,3mm, dan Escherichia coli rata-rata  zona beningnya 10 mm, 9,3mm, 10,3mm, 12,6 mm. Dari hasil yang didapatkan  disimpulkan bahwa ekstrak biji buah duku memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Kata Kunci:Biji buah duku, Antibakteri, Aktivitas antibakteri
EKSTRAKSI DAN OPTIMASI ANTOSIANIN DAUN GEDI MERAH (Abelmoschus manihot (L.) Medik.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Sahi, Makbul Renaldi; Fatimawali, Fatimawali; Siampa, Jainer Pasca
PHARMACON Vol 10, No 1 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.32753

Abstract

ABSTRACTAbelmoschus manihot (L.) Medik. (A. manihot) is a medicinal plant that contains forms of flavones, flavonols, isoflavones, anthocyanins and proanthocyanidins. This research was conducted to determine the optimum concentration, pH and temperature variables for anthocyanins in A. manihot leaves. The sample was extracted by using 1:10 methanol solvent maceration method using two methanol solvent systems with different acidifiers, namely HCl and Citric Acid. The results obtained on the optimization of concentration, pH and temperature on anthocyanin compounds showed mixed results with stable absorbance values in the range 0.2 - 0.8 for certain variables. Keywords: anthocyanin, Abelmoschus manihot (L.) Medik., UV-Vis Spectrophotometry   ABSTRAKAbelmoschus manihot (L.) Medik. (A. manihot) adalah tanaman obat yang mengandung flavon, flavonol, isoflavon, antosianin dan proantosianidin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variable konsentrasi, pH dan suhu optimum terhadap antosianin pada daun A. manihot. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi pelarut metanol 1:10 menggunakan dua sistem pelarut Metanol dengan pengasam berbeda yaitu HCl dan Asam Sitrat. Hasil yang didapat pada optimasi konsentrasi, pH dan suhu pada senyawa antosianin menunjukkan hasil yang beragam dengan nilai absorbansi yang stabil pada kisaran 0,2 – 0,8 pada variabel tertentu. Kata kunci: antosianin, Abelmoschus manihot (L.) Medik., Spektrofotometri UV-Vis
Uji Efektivitas Penghambatan Dari Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L.) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans Owu, Nadya M.; Fatimawali, .; Jayanti, Meilani
Jurnal Biomedik : JBM Vol 12, No 3 (2020): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.12.3.2020.29185

Abstract

Abstract: Betel (Piper Betle L.) is one of the species of climbing plants belonging to the family Piperaceae, betel leaves contain tannin compound that are antimicrobial and can inhibit the growth of several types of bacteria. This study aims to identify tannin compounds from betel leaf extracts obtained from Southeast Minahasa and test the effectiveness of inhibition of Streptococcus mutans. Samples were extracted by maceration using ethanol as a solvent. Fractionation using n-hexane, ethyl acetate and ethanol. Antibacterial activity was tested on extracts with concentrations of 25%, 20%, 15%, 10% and 5% by the dilution method. The tannin test results showed that of the three n-hexane, ethyl acetate and ethanol fractions, only the ethanol fraction had a blackish green discoloration when FeCl3 reagent was added so that it positively contained tannin. The inhibitory test results obtained that the betel leaf ethanol extract with a concentration of 25%, 20% and 15% can inhibit the growth of Streptococcus mutans bacteria. From the results of the study it can be concluded that the ethanol extract of betel leaf contains tannin compounds and effectively inhibits the Streptococcus mutans bacteria with a MIC value at a concentration of 15%.Keywords: Betel leaf, Tannin, Antibacterial, Streptococcus mutans.  Abstrak: Sirih (Piper Betle L) merupakan salah satu jenis tumbuhan terna memanjat yang termasuk famili Piperaceae, daun sirih mengandung senyawa tannin yang bersifat antimikroba dan antijamur yang kuat dan dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa tanin dari ekstrak daun sirih yang diperoleh dari Minahasa Tenggara dan menguji efektifitas penghambatannya terhadap Streptococcus mutans. Sampel diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol. Fraksinasi menggunakan pelarut n-Heksan, etil asetat dan etanol. Aktivitas antibakteri diuji terhadap ekstrak dengan konsentrasi 25%, 20%, 15%, 10% dan 5% dengan metode dilusi. Hasil uji tanin diperoleh bahwa dari ketiga fraksi n-Heksan, etil asetat dan etanol, hanya fraksi etanol yang ketika ditambahkan pereaksi FeCl3 terjadi perubahan warna hijau kehitaman sehingga positif mengandung tannin. Hasil uji daya hambat diperoleh bahwa ekstrak etanol daun sirih dengan konsentrasi 25%, 20% dan 15% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun sirih mengandung senyawa tannin dan efektif menghambat bakteri Streptococcus mutans dengan nilai KHM pada konsentrasi 15%.Kata kunci: Daun sirih, Tanin, Antibakteri , Streptococcus mutans.
TEA BIOACTIVE COMPOUNDS AS INHIBITOR OF MRSA PENICILLIN BINDING PROTEIN 2a (PBP2a): A MOLECULAR DOCKING STUDY Kalalo, Marko Jeremia; Fatimawali, Fatimawali; Kalalo, Tekla; Rambi, Christani I J
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.914 KB) | DOI: 10.35799/pmj.3.2.2020.32878

Abstract

ABSTRACT Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) is a hypervirulent multidrug- resistant bacteria. It is spreading around the globe and starting to be a global health problem. It causes bacteremia, infective endocarditis, and bloodstream infection. PBP2a is a protein responsible for MRSA’s resistance to antibiotics, especially beta-lactams. Tea contains bioactive compounds such as polyphenols. It is known to have great antibacterial activities. Therefore, this study aims to find potentials antibacterial compounds from tea polyphenols that can inhibit PBP2a in MRSA with better binding energy than the currently available drugs using the molecular docking approach. We found that theaflavin (-9,7 kcal/mol), as one of the tea polyphenols compound, has a better binding energy with ceftaroline (9,5 kcal/mol) therefore predicted to have better antibacterial activity. (−)- Epigallocatechingallate (-9,1 kcal/mol), (−)-epicatechingallate (-8,8 kcal/mol), myricetin (- 8,7 kcal/mol), quercetin (-8,5 kcal/mol), (−)-epicatechin (-8,3 kcal/mol), (−)- epigallocatechin (-8,3 kcal/mol), kaempferol (-8,3 kcal/mol), procyanidin B2 (-8,1), and theflavindigallate (-7,6 kcal/mol) also have the potential to inhibit MRSA due to its low binding energy. Key words : Molecular docking, MRSA, PBP2a, Tea polyphenols.
EVALUASI SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK KULIT BATANG KAYU TELOR (Alstonia scholaris (L.) R. Br) SEBAGAI KANDIDAT ANTIMALARIA MENGGUNAKAN PENAMBATAN MOLEKULER Hebber, Tri; Fatimawali, Fatimawali; Antasionasti, Irma
PHARMACON Vol 10, No 3 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.35590

Abstract

ABSTRACTBlackboard tree (Alstonia scholaris (L.) R. Br) is a type of forest wood that is often used by the people of North Sulawesi for the treatment of various diseases including malaria. According to previous in vitro studies, the extract of Blackboard tree bark had a high inhibitory value against Plasmodium falciparum. This study aims to determine the bioactive compounds extracted from Blackboard tree bark and to analyze their potential for the enzymes Dihydroorotat Dehydrogenase, Enoyl Acyl Carrier Protein Reductase and Dihydrofolate Reductase with molecular docking. The dry powder extract of Blackboard tree bark was dissolved using ethanol and chloroform by maceration process then analyzed using GC-MS (Gas Chromatography-Mass Spectrometer) to determine the content of the compounds in the Blackboard tree bark extract. The analysis results obtained that there are probably 9 compounds in the ethanol extract and 60 compounds in the chloroform extract of Blackboard tree barkKeywords : Alstonia scholaris, Antimalaria, GC-MS, Molecular Docking ABSTRAKKayu Telor (Alstonia scholaris (L.) R. Br) merupakan jenis kayu hutan yang sering digunakan masyarakat Sulawesi Utara untuk pengobatan berbagai penyakit termasuk malaria. Menurut penelitian yang dilakukan secara in vitro sebelumnya, ekstrak kulit batang kayu Telor memiliki nilai penghambatan yang tinggi terhadap Plasmodium falciparum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa-senyawa bioaktif yang diekstrak dari kulit batang kayu Telor dan menganalisis potensinya terhadap enzim Dihidroorotat Dehidrogenase, Enoyl Acyl Carrier Protein Reductase dan Dihidrofolat Reduktase dengan penambatan molekuler. Ekstrak serbuk kering kulit batang kayu Telor dilarutkan menggunakan etanol dan klorofom dengan proses maserasi kemudian dianalisis menggunakan GC-MS (Gas Cromatography-Mass Spectrometer) untuk mengetahui kandungan senyawa dalam ekstrak kulit batang kayu Telor. Hasil analisis yang diperoleh terdapat kemungkinan 9 senyawa pada ekstrak etanol dan 60 senyawa pada ekstrak kloroform kulit batang kayu Telor.Kata Kunci : Alstonia scholaris, Antimalaria, GC-MS, Penambatan Molekuler
STUDI IN SILICO SENYAWA EUGENOL CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) TERHADAP RESEPTOR ER-α, ER-β DAN HER-2 PADA KANKER PAYUDARA Mohtar, Khumairah; Fatimawali, Fatimawali; Rumondor, Erladys M.; Datu, Olvie S.; Tallei, Trina E.
PHARMACON Vol 10, No 3 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.35603

Abstract

ABSTRACTBreast cancer is a malignant tumor that can attack the breast tissue which consists of the mammary glands, mammary gland ducts, and the supporting tissues of the breast. Breast cancer develops from normal cells that undergo proliferative changes. Breast cancer is a type of cancer with the greatest prevalence in women in Indonesia. Estrogen receptor alpha (ER-α), estrogen beta (ER-β) and human epidermal growth factor receptor 2 (HER-2) induced by the hormone estrogen will activate genes that play a role in the growth of breast cancer cells. This study aims to determine the potential results of the interaction of the molecular bonding of clove eugenol compounds to the receptor target in breast cancer. The method used is molecular docking using Autodock Vina software. The results showed that eugenol compounds can interact with ER-α, ER-β, and HER-2 and have the potential as breast anticancer with the best binding affinity based on the observed RMSD value. Keywords: ER-α, ER-β, HER-2, Eugenol, docking  ABSTRAKKanker payudara adalah tumor ganas yang dapat menyerang jaringan payudara yang terdiri dari kelenjar susu, saluran kelenjar susu, dan jaringan penunjang payudara. Kanker payudara berkembang dari sel normal yang mengalami perubahan proliferatif. Kanker payudara adalah jenis kanker dengan prevelensi terbesar pada wanita di Indonesia. Reseptor estrogen alfa (ER-α), estrogen beta (ER-β) dan reseptor faktor pertumbuhan manusia-2 (HER-2) yang diinduksi oleh hormon estrogen akan mengaktifkan gen-gen yang berperan dalam pertumbuhan sel kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hasil interaksi penambatan molekuler senyawa eugenol cengkeh terhadap target reseptor pada kanker payudara. Metode yang digunakan yaitu penambatan molekuler docking menggunakan perangkat lunak Autodock Vina. Hasil penelitian menunjukan bahwa senyawa eugenol dapat berinteraksi dengan ER-α, ER-β, dan HER-2 dan berpotensi sebagai antikanker payudara dengan binding affinity terbaik didasarkan pada nilai RMSD yang dilihat. Kata kunci: ER-α, ER-β, HER-2, Eugenol, docking
IDENTIFIKASI KOMPONEN SENYAWA DALAM EKSTRAK N-HEKSANA UMBI RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus L.) DENGAN ANALISIS GC-MS Tania, Adinda Dwi; Suoth, Elly Juliana; Fatimawali, Fatimawali; Tallei, Trina Ekawati
PHARMACON Vol 10, No 3 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.35600

Abstract

ABSTRACTNut grass (Cyperus rotundus L.) is a perennial weed which the tuber is used traditionally in treating several ailments. This study aimed to identify the phytochemical compounds from nut grass tuber. Extraction was carried out by maceration using n-hexane as solvent and then were analyzed with Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). The result showed that there were 48 peaks with 144 probable compounds detected in n-hexane extract of nut grass tuber. 7-Isopropenyl-1,4a-dimethyl-4,4a,5,6,7,8-hexahydro-3H-naphthalen-2-one; 1(2H)-Naphthalenone, 3,4,4a,5,6,7-hexahydro-4a,5-dimethyl-3-(1-methylethenyl)-, [3S-(3a,4aa,5a)]-; and 1,7-Dimethyl-4-(propan-2-ylidene)tricyclo[4.4.0.02,7]decan-3-one had the highest concentrations namely 43,92% in the extract. This study concluded that the compounds were classified as sesquiterpenoids which had various biological activities. Keywords: N-hexane extract, GC-MS, chemical compounds, Nut Grass (Cyperus rotundus L.).  ABSTRAKRumput teki (Cyperus rotundus L.) adalah gulma perenial yang umbinya dimanfaatkan secara tradisional oleh masyarakat untuk mengobati beberapa jenis penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa fitokimia dari umbi rumput teki.  Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut n-heksana dan kemudian dilanjutkan dengan analisis Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil analisis menunjukkan terdapat 48 peak dengan 144 kemungkinan komponen senyawa yang terdeteksi dalam ekstrak n-heksana umbi rumput teki. Senyawa 7-Isopropenyl-1,4a-dimethyl-4,4a,5,6,7,8-hexahydro-3H-naphthalen-2-one; 1(2H)-Naphthalenone, 3,4,4a,5,6,7-hexahydro-4a,5-dimethyl-3-(1-methylethenyl)-, [3S-(3a,4aa,5a)]-; dan 1,7-Dimethyl-4-(propan-2-ylidene)tricyclo[4.4.0.02,7]decan-3-one memiliki persentase kadar tertinggi yaitu 43,92% dalam ekstrak. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa senyawa-senyawa ini termasuk dalam golongan seskuiterpenoid yang memiliki aktivitas biologis yang beragam. Kata Kunci: Ekstrak n-heksana, GC-MS, komponen senyawa, Rumput Teki (Cyperus rotundus L.)
ACUTE TOXICITY TEST OF ETANOL EXTRACT FROM MANGOSTEEN PERICARP (Garcinia mangostana L. ) AGAINST ARTEMIA SALINA LEACH LARVAE USING BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST) Fatimawali, Fatimawali
PHARMACON Vol 2, No 1 (2013): pharmacon
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.2.2013.3893

Abstract

The aim of this research is to determine acute toxicity potency of mangosteen pericarp extract using Brine Shrimp Lethality Test (BST). This research was an experimental research using Post Test Only Control Group Design, using 250 larvaes as test subject which were divided into 5 groups. Each group contains 10 larvaes and each group was done by 5 replications. The test componen was mangosteen pericarp extract that given through the media which contains larvae as the animal test. The extract final concentration in media which contains larvae were 1000, 500, 200, 100 and 0 ppm as negative control. The result is against larvae that died 24 hours after component test was given. Through the data, LC 50 value of etanol extract of mangosteen rind was analyzed. The result shows that mangosteen rind extract on the media could kill larvae of Artemia salina. Prohibit analyzes shows that mangosteen extract LC50 value of mangosteen pericarp extract was 418 ppm. So the administering of rind extract of mangosteen (Garcinia mangostana L.) had acute toxicity potential against Artemia salina Leach larvae according to BST method.   Keywords : Garcinia mangostana L. pericarp, brine shrimp lethality test, acute toxicity
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Aaltje Manampiring Aaltje Manampiring Aaltje Manampiring Aaltje Manampiring Abas, Abdul Hawil Abdul Jalil Abubakar, Poetry M.S. Abubakar, Poetry Melinda Adeanne Wullur Adikila, Gregorius Giani Adithya Yudistira Adrian Umboh Ahmad Haekal Alamri, Firdaus Alexander S. L. Bolang Andini Andrew Pangemanan, Andrew Angelique Baya, Gloria Prisca Susana Angelique C. M. Tanan Anggelia Nelisa Kapantow Anita Linda Yohana Pratasik Anita Mamuaya Anita Rahel Meilina Paendong Anjely Jessica Makatempuge Annisa Hamka Antasionasti, Irma Apolonia Amelintje Gusmão Awoah Asriyana S Kaseng Astrid Noviera Iksan Axl L. Windah Ayu Fauzia Malinda B H. R. Kairupan Baharuddin, Fatmawaty Bahter, Julia V.F. Barasarathi , Jayanthi Basalamah, Rizqah BEIVY JONATHAN KOLONDAM Bernadus, Zefanya Bernadus, Zefanya G Billy J Kepel Billy J Kepel Billy J. Kepel Billy J. Kepel Billy Johnson Kepe Billy Kepel Billy Kepel Billy Kepel Bodhi , Widdhi Budiarso, Fona Hermina Dwiana Budiarso, Fone D.H. Budiarso, Hermina Butue, Leobernard Catur Riany Celik, Ismail Changiz Mohiyeddini Cheisy Anastasya Gratia Lengkong Chintya G. Derek Damaris, Damaris Datu, Olvie S. Datu, Olvie Syenni Debbie Retnoningrum Debora Tandi DEBY AFRIANI MPILA Defny S. Wewengkang, Defny S. Deliyana Lanti Desye Nurmalita Tanan Devianitta Sarapi Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dina Rombot Dolongtelide, Jeclin Inebel Donald Andreas Chandra Dos D. L. E. Br Siagian Edward Nangoy, Edward Eka Mulya Muthalib Ekawati Tallei, Trina Ellen Manampiring, Aaltje Elly Suoth Endang Triastuti Engka, Joice Nancy Ermawati Ermawati Eva M. Mantjoro Farhan A. Bidullah Fatima Fatima Fatmawaty Badaruddin Feti Fatimah Feybe Ireine Kumayas Fona Budiarso Frans S. M. Mintardjo Frederika Filly Toad Frenly Wehantouw Frisky S. Badi, Frisky S. Friyan Criscanus Manopo Gabriela Clementine Ranti Gani Jumaat Gani, Maria A Gani, Maria A. Gayatri Citraningtyas Gazali Gazali Gemi Nastiti Gerungan, Yizreel Y. GONI, BRIGITA CHRISTANIA AURORA Gosal, Leonardo Delvin Grenshannya Anasthasya Pua Greta J. P. Wahongan Gustaaf A. E. Ratag Hamdiyah Hamzah Hamidah Sri Supriati Hanna Elga Sulu Hariyanto, Yuanita Amalia Hasan, Puput Herawati Hasan, Puput Herawati Said Hasanuddin, Israyati R. Hebber, Tri Heedy M Tjitrosantoso Henki Rotinsulu, Henki Hermina Budiarso, Fona Dwiana Herny E.I. Simbala Hosea Jaya Edy I Dewa Ayu Accyuta Kirana I Dewa Ayu Prabawati I Putu Andika Arianta Inda V. M. Rawung, Inda V. M. Intan Baiduri Irawan Yusuf Irawan Yusuf Irma Antasionasti Irma Antasionasti Irma Antasionasti Irma Febrianti Wahongan Irma Tristanti Iswanto Toling Jainer P Siampa Jainer Pasca Siampa Jayanto, Imam Jeane Mongi Jimmy Posangi Jimmy Posangi Jimmy Posangi Jimmy Posangi John Socrates Kekenusa John Socrates Kekenusa Johnson Kepel, Billy Josepin P Konda Julianri Lebang Julianri Sari Lebang Julianri Sari Lebang Jurike Kaunang Kairupan, Tara S. Kalalo, Marko Jeremia Kalalo, Tekla Kamaruddin Kamaruddin Kambey, Debora F. Kamu, Priska Eliasa Kapondo, Gwendolyn L. Karamoy, Eunike M. Kawengian, Shirley ES. Keintjem, Brigieta Kepel, Billy Kepel, Billy Johnson Kepel, Regina E.M. Kezia Pangemanan Kissi Parengkuan Konda, Josepin P Kuliahana, Ana Kumala Dewi, Citra Kumowal, Selphina Lady zha-zha Luntungan Lampus, Christania Landy A. Ch Lolaen LAPIAN, ALDA JULISTY GABRIELA Lasut, Misella R. C. Lasut, Misella Regina Laurencia Diva Bernadette Artantyo Lengkong, Cheisy Anastasya Gratia Ley, Gabriella Therezia Ley Lidya Togelang Lidya Valda Mamoto Lisa Kepel M Fadhel Nurmidin M. Pertiwi, Junita Ma'ruf, Nurul Qalbiyyah Makatambah, Venila Malino, Angeline Priscillia Mambo, Christi Diana Manampiring, Aaltje Ellen Mansur, Nurfauziah Mantjoro, Eva M. Maria Immaculata Tangkau Marina Mamarimbing Marko Jeremia Kalalo Marko Jeremia Kalalo Maulydia, Nur B. Max R.J. Runtuwene Meilani Jayanti Melkianus, Brando Miranti Aike Wemay Mohtar, Khumairah Monalisa Karinda Morgen Ekaputra Pangaila Muh. Rifaldi Latarang Muharli Qadri Kanon Mutiara Cantika Mutiara Ramadani Mutmainah Mutmainah Nainggolan, Ivana C. Naray, Gueen L. G. Natasya Ester Rebeca Tamahiwu Natsir, Rosdiana Ni Wayan Dianti Niode, Nurdjannah Jane Nova Hellen Kapantow Novelina Irianti Damanik Nurdjannah J. Niode Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurhamidin, Anastasia P.R. Oksfriani Jufri Sumampouw Olivia C. Mulalinda Olivia G. Mokolensang, Olivia G. Olvie Datu Olvie Syenni Datu Olvie Syenni Datu Olvie Syennie Datu Omega Agral Owu, Nadya M. PANI, PUTRI MARGARETHA GLAUDY Pantow, Natalia M. Patrick Muljono Patrick Muljono, Patrick Paukiran, Degol Paulina Yamlean Paulina yamlean Paulina Yamlean Pehino, Albrita Pendong, Christa Hana Angle Pertiwi, Junita Maja Poluakan, Ricko Johanes Prasetio, Nathanael F. Prayoga, Deshanda Kurniawan Puasa, Novanda S. Purwanto, Diana Shintawati Putri, Ida A. R. Putri, Prisna Aswarita Rahadian, Rifky Aditya Rahmad Dian Rambi, Christani I J Ratte, Titah Amelia Ratu, Belinda D. P. M. Ratulangi, Andrew Johanes Refa Riski Aulia Regina Masengi, Angelina Stevany Rengur, Zul Aini Rifqi Adithya Rika Wulandari Rimporok, Aprilia Rinaldi Idroes RINI Rio Windy Sondakh Ristanti Pratiwi Rizya Marchilia Mamahit Rotinsulu, Sarah Rotty, Linda WA. Rumagit, Tjandra A. RUMALUTUR, CHRISTHALIA IEWANDA Rumangu, Chrisa P. Rumondor, Erladys M. Rundengan, Gerald Sahi, Makbul Renaldi Salsabila, Febrisa Saragih, Nathin Loria , Sarah Mariana Pattuju Saranita V. G. Polii sari sakinah Sherly Dawile Shintia, Arini Siampa, Jainer P Siampa, Jainer Pasca Siboantua Broolin Simanjuntak Siringo-Ringo, Aurian Fricilia Siti Suhartini Sitti Romlah Sri Sudewi Sri Sudewi, Sri Sriwaningsih S Nahe Stevana F.A. Paat Sugeha, Inti Rizcy Sari Sumakul, Gilbert Samuel Sumual, Acika Surya, Welong S. Syifa Katili Talla, Tamrin Tallei, Trina Ekawati Tania, Adinda Dwi Tendean, Lydia Estelina Naomi Terence Kanzil Titah Amelia Ratte Tjandra A. Rumagit Tjandra, Regina F. Trina E Tallei Trina E Tallei Trina E. Tallei, Trina E. TRINA EKAWATI TALLEI Trina Ekawati Tallei Trina Ekawati Tallei Trina Tallei Trina Tallei Trina Tallei Turalaki, Grace Lendawati Amelia V. Lomotu, Dinda Vanessa J. T. Seran, Vanessa J. T. Vibrila Berliana Djanas Watania, Marcela Wawo, Arsianita Ester Welong S. Surya Weny I Wiyono Weny Wiyono Wewengkang, Defny Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi widdhi Bodhi Widhi Bodhi Widya Hana Putri Gerung Wijaya, Puspita Windy Sumarauw Wulan P. J. Kaunang Wulan Palilingan, Wulan Wulan Tuerah Wungouw, Herlina Ineke Surjane Wungouw, Herlina IS. Yohanes Adithya Koirewoa Yulia Maria Jarut Yulianty Sanggelorang Yuyun Andriani Agus Zahra Zahra Zainal Abidin Zulfikri Zulfikri, Zulfikri