p-Index From 2021 - 2026
14.137
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Jurnal Pendidikan dan Pengajaran PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Bahasa Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Equilibrium: Jurnal Pendidikan Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Forum Arkeologi Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan IJoLE: International Journal of Language Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Golden Age Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Linguistik Indonesia Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Academy of Education Journal Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran MANAZHIM Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Jurnal Cahaya Mandalika Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Bulletin of Science Education Bulletin of Pedagogical Research Jurnal Penelitan Mahasiswa Indonesia Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kawanua International Journal of Multicultural Studies Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Mamangan Social Science Journal Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia JPLED ASIAN: Indonesian Journal of Learning Development and Innovation Prosiding Seminar Nasional Unimus JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Journal of Linguistica Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN CERPEN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 SUKAWATI ., NI MADE EVA PRISTIAN; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd; ., DR. GDE ARTAWAN, M.Pd.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran cerpen berdasarkan Kurikulum 2013, (2) pelaksanaan pembelajaran cerpen berdasarkan Kurikulum 2013, dan (3) evaluasi pembelajaran cerpen berdasarkan Kurikulum 2013 pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukawati. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas XI SMK Negeri 1 Sukawati. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran cerpen berdasarkan Kurikulum 2013 pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukawati. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan pencatatan dokumen. Ada beberapa langkah dalam menganalisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru sudah sesuai dengan pelaksanaan pembelajaran dan kebutuhan siswa dalam memperoleh pengetahuan saat pembelajaran berlangsung, serta RPP yang dibuat oleh guru juga sudah sesuai dengan prinsip-prinsip penyusunan RPP. (2) Pelaksanaan pembelajaran cerpen berdasarkan kurikulum 2013 sudah dilaksanakan oleh guru dengan baik, baik dalam pendahuluan, kegiatan inti, maupun penutup sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. (3) Evaluasi terhadap kompetensi cerpen terdiri atas evaluasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi telah dilakukan oleh guru dengan baik sehingga tujuan pembelajaran cerpen berdasarkan kurikulum 2013 dapat tercapai. Untuk itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar lebih meningkatkan kreativitasnya dalam pembelajaran cerpen agar siswa lebih antusias mengikuti pelajaran. Kata Kunci : Pembelajaran cerpen dan kurikulum 2013 This qualitative descriptive study aimed to describe (1) the short story learning plan based on the curriculum 2013, (2) the short story learning implementation based on the curriculum 2013, and (3) the short story learning evaluation based on the curriculum 2013 on student class XI SMK Negeri 1 Sukawati. The subject was the teacher who taught on the class XI SMK Negeri 1 Sukawati. The object of this study are the planing, the implementation, and the short story learning evaluation based on the curriculum 2013 on student class XI SMK Negeri 1 Sukawati. Data collection method used is the method of observation and recording documents. There are several steps in analyzing the data, namely data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that (1) the lesson plan created by teacher is in accordance with the implementation of learning and the needs of the students in acquiring knowledge when learning process takes place, and the lesson plans created by teacher also is in accordance with the principles of preparation of the lesson plan. (2) The short story learning implementation based on the curriculum 2013 has been implemented by the teacher was nicely, so the learning goal can be achieved. (3) The evaluation of the competency of short stories consists of evaluation of attitudes, knowledge, and skills. Based on the results and discussion, can be concluded that the planning, implementation, and evaluation was conducted by the teacher so well that the learning objectives of short story based on the curriculum 2013 can be achieved. Therefore, it is advisable to Indonesian teacher to improve their instructional creativity in short story learning so that the students more enthusiastic about the learning.keyword : Short story learning and curriculum 2013
PENERAPAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP KESANTUNAN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK OLEH SISWA KELAS IV SD JEMBATAN BUDAYA ., A. A. RATNA RAKASIWI; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.029 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan 1) penerapan prinsip kerja sama dan kesantunan pada siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan saintifk, 2) dampak penerapan prinsip kerja sama dan kesantunan pada pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan saintifik. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV SD Jembatan Budaya, sedangkan objek penelitiannya adalah penerapan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan pada pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan saintifik. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah 1)metode observasi, 2) metode wawancara. Data dianalisis dengan tahapan, yaitu 1)reduksi data, 2) penyajian data, 3)penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) penerapan prinsip kerjasama dan prinsip kesantunan meliputi maksim relevansi (72,6%), maksim kualitas (15,3%), dan maksim penghargaan (12,1%). Kemunculan jenis maksim yang paling mendominasi adalah maksim relevansi, 2) dampak yang muncul terhadap penerapan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan, yaitu dampak positif berupa keseriusan siswa dalam mengikuti pembelajaran dan kemampuan siswa dalam bersosialisasi dengan kelompok lain, selanjunya dampak negatifnya, yaitu tuturan siswa yang masih kurang sopan dan kurang memerhatikan norma-norma kesantunan dalam bertutur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan telah diaksanakan dengan baik. Namun, siswa masih perlu memerhatikan norma-norma kesantunan dalam bertutur. Temuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi perkembangan kajian tindak tutur yang berkaitan dengan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan khususnya dalam konteks pembelajaran di kelas.Kata Kunci : Prinsip Kerja Sama, Prinsip Kesantunan, Pendekatan Saintifik The purpose of this research is to describe and illustrate; the principle application of cooperation and students? politeness in process of learning Indonesian language study by using a scientific approach, the impacts by applying the principle application of cooperation and students? politeness in process of learning Indonesian language study by using a scientific approach. Subject of the research are students of year IV Jembatan Budaya Primary School, while the object of this research is the principle application of cooperation and students? politeness in process of learning Indonesian language study by using a scientific approach. The following are methods that are applied to collect the data research; 1)observation, and interview. The collected data will be analyzed by the following steps; reduction, presentation, and conclusion. The result of the research will present, 1) the principal applicatiom of cooperation and politeness, which are followed by maxim of relevance (72,6%), maxim of quality (15,3%), maxim of reward (12,1%). The dominant maxim that will occur is the maxim of relevance, 2) the impact that affects the principal application of teamwork and behavior, which is the positif impact of the students concern in following the learning process, and the ability of students to socialize with among the teams, in the other side the negative impact that will occur is refered to the impoliteness of the students conversation. Based on the research result, it can be concluded that the application of the principles of cooperation and politeness principle has been implemented. However, students still need to pay attention to the norms of politeness in speak. Findings of this study are expected to provide input of speech acts related to cooperative principle and politemess principle, especially in the context of classroom learning.keyword : principle of cooperation, The principle of politeness, Scientific research
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA PADA TOPIK TEKS LAPORAN OBSERVASI BERBASIS TRI HITA KARANA UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 GIANYAR BALI ., I KOMANG RIKA ADI PUTRA; ., Dr.Gde Artawan,M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.647 KB)

Abstract

Penelitian pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia pada topik teks laporan observasi Tri Hita Karana di kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali; (2) tingkat validitas bahan ajar bahasa Indonesia pada topik teks laporan observasi berbasis Tri Hita Karana di kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali oleh para ahli; (3) respons siswa yang berkaitan dengan keterbacaan bahan ajar bahasa Indonesia pada topik teks laporan observasi dan teks eksposisi berbasis Tri Hita Karana di kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali. Subjek penelitian ini adalah ahli isi bahan ajar, guru mata pelajaran bahasa Indonesia, dan siswa kelas VIIC SMP Negeri 1 Gianyar Bali. Prosedur penelitian ini mengadaptasi prosedur penelitian dari Borg dan Gall. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, angket, dan wawancara. Teknik analis data penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dan kuntitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bahan ajar dirancang sesuai dengan kurikulum 2013 dan dilandasi oleh nilai-nilai Tri Hita Karana, (2) tingkat validitas bahan ajar berada pada kualifikasi baik, dan (3) respons pengguna bahan ajar dalam tahap uji lapangan tergolong sangat baik.Kata Kunci : pengembangan bahan ajar, Tri Hita Karana. Development of teaching materials research aims to describe (1) the development of teaching materials Indonesian text on the topic of Tri Hita Karana observation report in class VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali; (2) the validity of Indonesian teaching materials on the topic of the text-based report observations of Tri Hita Karana in class VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali by experts; (3) student responses related to legibility Indonesian teaching materials on the topic of observation report text and text-based exposition of Tri Hita Karana in class VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali. The subjects were expert content of teaching materials, teacher Indonesian subjects, and VIIC grade students of SMP Negeri 1 Gianyar Bali. This study adapted the procedure of the research procedures Borg and Gall. The method used to collect data in this study is documentation, observation, questionnaires, and interviews. Engineering data analyst of this research using qualitative and quantitative techniques. The results of this study indicate that (1) instructional materials designed according to the curriculum in 2013 and based on the values of Tri Hita Karana, (2) the validity of instructional materials are in good qualifications, and (3) user response teaching materials in the field test stage classified very well. keyword : development of teaching materials, Tri Hita Karana
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Somatis, Auditori,Visual, dan Intelektual (SAVI) Terhadap Kemampuan Menulis Teks Hasil Observasi Dengan Mempertimbangkan Minat Menulis Pada Siswa Kelas VII SMP Harapan Nusantara. ., NI PUTU AYU WRASPRADNYA MITA DEWI; ., PROF.DR. I NYOMAN SUDIANA, M.Pd.; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh penggunaan model pembelajaran SAVI terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi, 2) pengaruh interaksi antara penggunakan model pembelajaran SAVI dan minat siswa, 3) pengaruh penggunaan model pembelajaran SAVI terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi pada siswa yang memiliki minat menulis tinggi, 4) pengaruh penggunakan model pembelajaran SAVI terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi pada siswa yang memiliki minat menulis rendah. Penelitian dirancang dengan Quasi Eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Harapan Nusantara. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner minat menulis dan tes teks hasil observasi. Data dianalis dengan Anava dua jalur melalui uji F dan uji Tukey. Hasil penelitian, (1) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Savi terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi, 2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan minat menulis siswa (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Savi terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi siswa yang memiliki minat menulis tinggi (4) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran Savi terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi siswa yang memiliki minat menulis rendah. Disimpulkan penggunaan model pembelajaran SAVI lebih baik diterapkan pada pembelajaran menulis teks hasil observasi di SMP Harapan Nusantara.Kata Kunci : Model Pembelajaran SAVI, kemampuan menulis, minat menulis This research aims at investigating 1) The effect of SAVI Method on the writing report text, 2) interaction effect between the implementation of SAVI method and Student?s writing interest, 3) The effect of SAVI Method implementation on writing report text with high writing interest, 4) The effect of SAVI Method implementation on writing report text with low writing interest. This research was designed with Quasi Eksperimen. The populations of this research are the seventh grade students of SMP Harapan Nusantara. The students were selected as sample through random sampling. The data were collected by means of writing interest questionnaire and writing report test. The acquired data were analyzed statistically by two-way ANOVA and Tukey test. The result shows that 1) there was a significant difference in wring report text competency between the students who were taught by SAVI Method, 2) there is a significant interaction effect between the implementation of Learning Method and Student?s writing interest,3) there is a significant effect between the implementation of SAVI Method on writing report text of the student with high writing interest, 4) There is no significant difference between the implementation of SAVI Method on writing report text of the student with low writing interest. It can be conclude that implementation of SAVI Method have a significant effect on writing report text interest in SMP Harapan Nusantara.keyword : SAVI Method, Writing competency, Writing Interest
Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas XI UPW SMK Wira Harapan Tegal Jaya, Dalung ., NI MADE DWI ARYASTINI; ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran berbasis masalah dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas XI UPW SMK Wira Harapan, (2) pelaksanaan pembelajaran berbasis masalah dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas XI UPW SMK Wira Harapan, dan (3) penilaian pembelajaran berbasis masalah dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas XI UPW SMK Wira Harapan. Rancangan penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah seorang guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas XI UPW SMK Wira Harapan berjumlah 40 orang. Objek penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis masalah, khususnya perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan observasi. Data dianalisis melalui langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) perencanaan pembelajaran berbasis masalah dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia sudah disusun secara sistematis dan terorganisasi dengan baik sesuai dengan pedoman perencanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran mengikuti sintak model pembelajaran berbasis masalah yaitu penyampaian konsep dasar, pendefinisian masalah, pembelajaran mandiri, pertukaran pengetahuan, serta penilaian dan ciri pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah adalah adanya pemberian masalah kepada siswa kemudian masalah tersebut dihubungkan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, (3) penilaian pembelajaran dilakukan pada tiga aspek, yaitu aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan dan pengolahan nilainya dilakukan dengan mencari nilai akhir pada setiap aspek kemudian dikonversikan untuk mendapatkan predikat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran terlaksana dengan baik serta sesuai dengan model pembelajaran berbasis masalah dan Kurikulum 2013.Kata Kunci : PBM, perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran This study aimed at describing (1) the planning of problem-based learning in Indonesian lesson in class XI UPW student of SMK Wira Harapan, (2) the implementation of problem-based learning in Indonesian lesson in class XI UPW student of SMK Wira Harapan, and (3) the problem-based learning assessment in Indonesian lesson in class XI UPW student of SMK Wira Harapan. This study was designed in the form of descriptive qualitative research. The subjects of the study were an Indonesian teacher and 40 students of XI UPW at SMK Wira Harapan. The object of the study was a model of problem-based learning, especially lesson plan, activity, and assessment. The data were collected by using documentation method and classroom observation. The data were analyzed by using the steps of data reduction, data presentation, and inference. The results showed that (1) planning problem-based learning in subjects Indonesian already arranged in a systematic and well organized in accordance with the guidelines for instructional planning, (2) the implementation of learning follow the syntax problem-based learning models: the basic concept, defining the problem, independent learning, exchange of knowledge, also the assessment and learning characteristics of problem-based learning model was the grant of a problem to the students and then the problems associated with knowledge and skills in Indonesian subject, (3) the assessment of learning was done in three aspects, namely the attitude, knowledge, and skills and processing the value was done by looking at every aspect of the final value then converted to obtain the predicate. Based on these results it can be concluded that the planning, implementation, and assessment of learning were performing well and appropriate with the model of problem-based learning and the Curriculum 2013.keyword : PBL, lesson plan, activity, and assessment of learning
KORELASI PENGUASAAN KALIMAT EFEKTIF DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP CARA MENGAJAR GURU DENGAN KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN PARAGRAF PADA SISWA KELAS XI SMA N 1 SIKUR ., SYAMSUL WATHONI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Korelasi Penguasaan Kalimat Efektif dan Persepsi Siswa terhadap Cara Mengajar Guru dengan Kemampuan Mengembangkan Paragraf. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes dan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik statistik regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penguasaan kalimat efektif diperoleh sebesar 18.73 dengan simpangan baku sebesar 1.743, dikatakan baik. (2) persepsi siswa terhadap cara mengajar guru, diperoleh sebesar 92,30, dengan simpangan baku sebesar 13.030, hasil ini menunjukkan cukup. (3) kemampuan mengembangkan paragraf diperoleh sebesar 72,88 dengan simpangan baku sebesar 9,961, hasil ini menunjukkan baik. (4) pengaruh penguasaan kalimat efektif dan persepsi siswa terhadap cara mengajar guru secara bersama-sama terhadap kemampuan mengembangkan paragraf terdapat korelasi yang signifikan dengan koefisien determinasi Ry(i,2,3)2 = (0,261)2 = 0,068 atau 6,8%. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa ada korelasi yang signifikan penguasaan kalimat efektif, dan persepsi siswa terhadap cara mengajar guru dengan kemampuan mengambangkan paragraf siswa kelas XI SMAN 1 Sikur. Kabupaten Lombok Timur Provinsi, Nusa Tenggara Barat.Kata Kunci : Penguasaan Kalimat Epektif, Persepsi Siswa, Cara Mengajar Guru, Kemampuan Mengembangkan Paragraf This research aims at investigating the correlation between the mastery of effective sentence and studentsâ?? perception on the way of teacher teaching and the ability of developing paragraph. The data were collected by using tests and questionnaire. The data were analyzed using regression and correlation statistic technique. The result of the research shows that: (1) the mean score of the mastery of effective sentence is 18.73 with the standard deviation of 1.743, which is considered as good, (2) the mean score of 92,30 with the standard deviation of 13.030, which is considered as adequate, (3) the mean score of the ability of developing paragraph is 72.88 with the standard deviation of 9,961 which is considered as good, (4) there is a correlation of the mastery of effective sentence and studentsâ?? perception on the way of teacher teaching simultaneously on the ability of developing paragraph with determination coefficient Ry(1,2,3)2 = (0.261)2 = 0.068 or 6.8%. based on those analysis, it can be concluded that there is a significant correlation between the mastery of effective sentence and studentsâ?? perception on the way of teacher teaching and the ability of developing paragraph of eleventh grade students of SMAN 1 Sikur, East Lombok regency, Nusa tenggara Barat.keyword : the mastery of effective sentence, studentsâ?? perception, the way of teacher teaching, the ability of developing paragraph
SESENGGAK SASAK DITINJAU DARI SEGI BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA ., SAMSUL JAYADI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.181 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan (1) bentuk sintaksis yang berkaitan dengan frasa, klausa, dan kalimat, (2) makna semantik, dan (3) fungsi pragmatik yang terdapat dalam sesenggak Sasak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data primr dalam penelitian ini dari buku kumpulan sesenggak Sasak karya Drs. H. L. Muhammad Azhar, SH Msi, yang berupa dokumen data sesenggak Sasak sebanyak 150 data. Kemudian sumber data sekundernya adalah hasil wawancara dengan para tokoh masyarakat penutur sesenggak Sasak, berupa penjelasan-penjelasan yang berkaitan dengan makna, fungsi, tujuan dan konteks sesenggak digunakan. Objek penelitian difokuskan pada bentuk, makna, dan fungsi sesenggak. Teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data primer, dan teknik wawancara untuk memperoleh data sekunder. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Kegiatan analisis data terdiri atas (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) Verifikasi. Ada tiga temuan dalam penelitian ini, yaitu (1) sesenggak Sasak dari sisi bentuk sintaksis terdiri atas frasa nominal, frasa verbal, frasa ajektival, frasa adverbial, frasa numeral, dan frasa preposisional. Kemudian terdapat juga klausa yang meliputi: klausa nominal, klausa verbal, klausa bilangan, dan klausa depan. Berikutnya ditemukan juga kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. (2) sesenggak Sasak yang mengandung aspek makna semantis berupa makna konotatif, sosial, afektif, reflektif dan kolokatif. (3) Analisis fungsi menunjukkan bahwa fungsi pragmatik bahasa yang muncul dalam sesenggak Sasak meliputi: fungsi informasional, ekspresif, direktif, dan estetik. Kata Kunci : sesenggak, form, function, and meaning This study aims to analyze and describe (1) syntaxtic form related to phrase, clause, and sentence which are found in sesenggak sasak. (2) Semantics meaning, (3) and Pragmatic function. This study is a descriptive research in which it applies qualitative analysis. The procedure of overcoming the problem applied in this study was library observation, then the data were analyzed and interpated by giving conclusion. The research results indicate that: (1) Syntactic form of sesenggak Sasak consists of: Phrase which covers noun phrase, verb phrase, adjective phrase, adverb phrase, numerical phrase, and prepositional phrase. Then, clause covers noun clause, verb clause, numerical clause, and prepositional clause, (2) semantics form of sesenggak Sasak consists of: konotation meaning, social, affective, reflective, and collocative, (3) function analysis shows that pragmatic function appears in Sesenggak Sasak cwhich covers: informational, expressive, directive, and estatic function. Meanwhile, another language function which is not used in Sesenggak Sasak is Fatic function. keyword : sesenggak, form, function, and meaning
Realisasi Kesantunan Berbahasa antara Siswa dan Warga Sekolah Lainnya di SMA Negeri 3 Singaraja ., NI LUH ARIASTINI; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd; ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan realisasi kesantunan berbahasa antara siswa dan siswa, siswa dan guru, serta siswa dan pegawai di SMA Negeri 3 Singaraja dan (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dialami oleh siswa dan warga sekolah lainnya di SMA Negeri 3 Singaraja dalam dalam merealisasi kesantunan berbahasa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa, guru, dan pegawai di SMA Negeri 3 Singaraja yang ditentukan dengan teknik accidental sampling, sedangkan objek penelitian yang digunakan adalah kesantunan berbahasa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) realisasi kesantunan berbahasa antara siswa dan siswa di SMA Negeri 3 Singaraja belum baik karena terdapat 11 tuturan yang melanggar kaidah-kaidah maksim, baik maksim kesantunan Leech maupun maksim kerja sama Grice; (2) realisasi kesantunan berbahasa antara siswa dan guru di SMA Negeri 3 Singaraja belum baik karena terdapat 11 tuturan yang melanggar kaidah-kaidah maksim kesantunan Leech maupun maksim kerja sama Grice; (3) realisasi kesantunan berbahasa antara siswa dan pegawai di SMA Negeri 3 Singaraja juga belumditerapkan dengan baik karena ada satu dari 22 tuturan yang melanggar maksim, yaitu maksim kualitas; serta (4) terdapat delapan kendala yang dialami oleh siswa, guru, dan pegawai di SMA Negeri 3 Singaraja dalam merealisasi kesantunan berbahasa, yaitu sudah terbiasa menggunakan bahasa sehari-hari yang cenderung kurang mematuhi teori kesantunan; adanya pengaruh dari teman; kurangnya penguasaan kosa kata yang santun; gugup berbicara dengan santun; kurangnya lingkungan yang mendukung untuk berbahasa dengan santun; susah berbicara santun dengan orang yang kali pertama diajak bertemu; sikap yang acuh tak acuh dengan orang yang diajak berbicara; serta kadang membuat penutur kesulitan menyampaikan sesuatu. Dengan demikian, peneliti menyarankan kepada guru dan pegawai hendaknya membimbing para siswa agar mereka memahami kesantunan dalam berbahasa.Kata Kunci : realisasi kesantunan berbahasa, maksim kesantunan Leech, maksim kerja sama Grice, kendala-kendala, tuturan siswa, guru, dan pegawai This study intended to (1) describe the realization of polite speech between students and students, students and teachers, and students and staff of SMA Negeri 3 Singaraja; (2) describe obstacles experienced by students and other school communities of SMA Negeri 3 Singaraja which is defined by accidental sampling, meanwhile the object of this study was polite speech. Method which is used to analyze data was descriptive analysis method. Findings of this study showed that (1) realization of politeness in speaking among the students of SMA N 3 Singaraja is not good enough. There were 11 utterances of 59 utterances researcher analyzed that violate the rules of maxims of Leech politeness and Grice cooperation; (2) realization of politeness between students and teachers of SMA Negeri 3 Singaraja is not good enough. There were 11 utterances of 88 utterances researcher analyzed that violates the rules of maxims of Leech politeness and Grice cooperation ; (3) realization of politeness in speaking between the students and staff of SMA Negeri 3 Singaraja is also not good enough because there are some irregularities of maxim in speech that violates the maxim of quality which is based on the teory of Grice; and (4) There were eight obstacles experienced by students, teachers and staff of SMA Negeri 3 Singaraja in realizing politeness of speaking that is familiarity in using daily language which is not appropriate with the theory of politeness; influence of fellow; limitation of maintaining politeness vocabularies; nervousness of polite speech; lack of supporting environment to speak politely; difficulty in speaking politely to people for the first meeting; indifference towards people who are talking with; and sometimes makes speakers hard to convey something. Therefore, researcher suggests teachers and staffs to guide the students to comprehend politeness in speaking.keyword : The realization of polite speech, maxim of Lech politeness, maxim of Grice Cooperation, obstacles, utterance of students, teachers and staff
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdasarkan Pendekatan Saintifik (Problem Based Learning) sesuai Kurikulum 2013 di Kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura ., NI LUH GEDE RIWAN PUTRI BINTARI; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.396 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura, (2) pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura, (3) evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura, dan (4) kendala-kendala yang dialami yang guru dalam menerapkan pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan saintifik sesuai Kurikulum 2013 di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi dan penyajian data, dan penarikan simpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 2 Amlapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dalam tahap perencanaan pembelajaran kelima kegiatan pokok pendekatan saintifik direncanakan pada komponen langkah-langkah pembelajaran, (2) dalam tahap pelaksanaan pembelajaran kelima kegiatan pokok pendekatan saintifik tampak dalam kegiatan pembelajaran dan terlaksana dalam dua kali pertemuan, (3) dalam tahap evaluasi pembelajaran penilaian meliputi penilaian aspek pengetahuan dan keterampilan, dan (4) kendala-kendala yang dialami guru adalah ketidaksesuaian antara waktu dengan cakupan materi pembelajaran, serta contoh yang disajikan dalam buku pegangan siswa tidak kontekstual. Berdasarkan temuan tersebut disarankan kepada lembaga-lembaga pendidikan untuk menggunakan penelitian ini sebagai penyedia teori berkaitan dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran bahasa. Para guru disarankan untuk lebih cermat dalam menyusun RPP. Pihak sekolah dan dinas pendidikan hendaknya terus memberikan pelatihan terkait implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Peneliti lain disarankan untuk mengadakan penelitian lanjutan terkait implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Kata Kunci : pembelajaran bahasa Indonesia, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013 This research aims to describe (1) lesson plan of Indonesian learning based on scientific approach according to Curriculum 2013 in VII grade class of SMP N 2 Amlapura, (2) the application of Indonesian learning based on scientific approach according to Curriculum 2013 in VII grade class of SMP N 2 Amlapura, (3) the evaluation of Indonesian learning based on scientific approach according to Curriculum 2013 in VII grade class of SMP N 2 Amlapura, (4) the obstacles that happened when the teacher apply Indonesian learning based on scientific approach according to Curriculum 2013 in VII grade class of SMP N 2 Amlapura. This research is using descriptive qualitative method. The data in this research is compiled using documentation method, observation method, and interview method. The data is analyzed which are the data reduction, data classification, and the drawing of the conclusion. The subject in this research is the Indonesian teacher in VII grade class of SMP N 2 Amlapura. The result of the study shows that (1) in lesson planning stage, five main activities in scientific approach are planned on the lesson plan steps component, (2) in the implementation of learning activity, five main activities in scientific approach appear in the learning activity and it implemented in two meetings, (3) in the assessment stage, it covers assessment of knowledge and skill aspects, and (4) the problems experienced by the teacher are time with the learning material scope is not compatible and also the example showed in student book is not contextual. According to that result, educational institution are suggested to use this research as the theory providers according to scientific approach in language learning. The teachers are suggested for more careful in setting the lesson plan. The school and also educational agency must give the teacher training about the implementation of the scientific approach in the learning process continually. The other researchers are suggested to continue in conducting the study about the implementation of scientific approach in learning. keyword : Indonesian Learning, Scientific Approach, Curriculum 2013
KEMAMPUAN GURU MELAKSANAKAN PENILAIAN AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA KELAS VII SMP NEGERI 9 DENPASAR TAHUN AJARAN 2015/2016 ., NI LUH PUTU RATIH KARTIKA DEWI; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd; ., PROF. DR. I NENGAH MARTHA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan rancangan deskriptif evaluatif ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran dan penjelasan mengenai (1) kemampuan guru merencanakan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas VII SMP Negeri 9 Denpasar; (2) kemampuan guru melaksanakan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas VII SMP Negeri 9 Denpasar; dan (3) hambatan-hambatan yang dialami guru dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas VII SMP Negeri 9 Denpasar. Subjek penelitiannya adalah satu orang guru bahasa Indonesia pada kelas VII SMP Negeri 9 Denpasar. Objek dalam penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan penilaian autentik yang meliputi, penilaian autentik dalam perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dokumentasi (untuk memperoleh data kemampuan guru merencanakan penilaian autentik), observasi (untuk memperoleh data kemampuan guru melaksanakan penilaian autentik), dan wawancara (untuk memperoleh data hambatan-hambatan guru dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian autentik). Data dianalisis secara deskriptif evaluatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Guru mendapat skor 84 dengan predikat sangat baik dalam merencanakan penilaian autentik; (2) Guru mendapat skor 88 dengan predikat sangat baik dalam melaksanakan penilaian autentik; dan (3) hambatan guru dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian autentik adalah pembuatan rubrik, penyusunan soal yang banyak, penilaian sikap sering terlupakan, dan format yang terlalu rumit membuat guru kewalahan dalam melaksanakan penilaian. Berdasarkan temuan-temuan dan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa (1) guru memiliki kemampuan yang baik dalam merencanakan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas VII SMP Negeri 9 Denpasar; (2) guru memiliki kemampuan yang baik dalam melaksanakan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas VII SMP Negeri 9 Denpasar; (3) Meskipun guru sudah masuk dalam kategori baik, tetapi masih ada hambatan dalam merencanakan penilaian autentik, yaitu membuat rubrik, penyusunan soal yang terlalu banyak untuk mewakili setiap indikator, dalam melaksanakan penilaian autentik, yaitu penilaian sikap sering terlupakan, format yang terlalu rumit. Saran secara praktis bagi guru, hendaknya penilaian autentik disusun dan dilaksanakan dengan baik. Kata Kunci : kemampuan guru, penilaian autentik, pembelajaran bahasa Indonesia. Evaluative research with descriptive design aims to get an overview and explanation of (1) the ability of teachers to plan an authentic assessment in learning Indonesian language in class VII SMP Negeri 9 Denpasar; (2) the ability of teachers to implement authentic assessment in learning Indonesian language (Bahasa) in class VII SMP Negeri 9 Denpasar; (3) the barriers experienced by teachers in planning and implementing authentic assessment in learning Indonesian language in class VII SMP Negeri 9 Denpasar. This research in an Indonesian teacher in class VII SMP Negeri 9 Denpasar. The object of this research is the implementation of learning the Indonesian language by using authentic assessment covering, authentic assessment in lesson planning Indonesian language. Method that is used to collect data is the documentation (to obtain data on the ability of teachers to plan an authentic assessment), observations (to obtain data on the ability of teachers implement authentic assessment), and interviews (to obtain data on barriers teachers in planning and implementing authentic assessment). Data were analyzed descriptively evaluative. The results of this study indicate that (1) Teachers got a score of 84 with honors very well in planning an authentic assessment; (2) Teachers got a score of 88 with honors very well in implementing authentic assessment; and (3) the constraints of teachers in planning and implementing authentic assessment rubric is the manufacture, preparation of questions that a lot, often forgotten, the assessment, and the format is too complicated to make it difficult to carry out the assessment of teachers. Based on the findings and results of the discussion, it can be concluded that (1) the teacher has a good ability to plan an authentic assessment in learning Indonesian language in class VII SMP Negeri 9 Denpasar; (2) the teacher has a good ability to implement authentic assessment in learning Indonesian language in class VII SMP Negeri 9 Denpasar; (3) although the teacher had been categorized as good, but still there are obstacles in planning for authentic assessment, it is so create rubrics, preparation of questions that are too many represent each indicator, in implementing authentic assessment, assessment of attitudes often forgotten, the format is too complicated. Practical advice for teacher, authentic assessment should be prepared an implemented.keyword : the ability of teachers, authentic assessment, Indonesian learning.
Co-Authors ., Abu Farhan ., Baiq Laily Septiana Anggraini ., Grace Diana Uli Sidabutar ., I Gusti Ayu Seni p ., I Komang Gede Wahyu Gunawan ., I WAYAN AGUS SETIAWAN ., I WAYAN SUMERTA ., Kadek Astina ., Kadek Ryan Sukanatha ., KOMANG SUJANA ., Muh Hisni ., Ni Komang Mardani ., Ni Luh Astini ., Ni Luh Cintia Rosa Dewi ., Ni Luh Eka Sumiarti ., NI LUH PUTU RATIH KARTIKA DEWI ., Ni Luh Rai Asri Arsini ., NI LUH SRI WAHYUNI LESTARI DEWI ., NI MADE DWI ARYASTINI ., NI MADE EVA PRISTIAN ., Ni Made Reniasih ., NI MADE SUARNITI ., NI PUTU AYU WRASPRADNYA MITA DEWI ., NI PUTU NITRA PRIYANTHINI ., NI WAYAN DESI BIDRAWATI ., Ni Wayan Juniati Widiantari ., Putu Yoko Andriawan ., Safitri Nurul Wahyuni ., Ulfa Hidayah A. A. RATNA RAKASIWI . A.A. NGURAH SATRIA WIGUNA ., A.A. NGURAH SATRIA WIGUNA AAIN Marhaeni A’yun, Bella Qurrata Abu Farhan Abu Farhan . Adelia, Sita Adnyana, Komang Surya Agus Eddy Hartawan . Agus Hari Wahyudi . Ainur Rohmah Ainur Rohmah, Ainur Andi Wapa Anfal, Wahyuddin Anjani Putri, Rai Kompyang Dewi Antara, I Gede Wahyu Suwela Ardian, Teofilus Arthaningsih, Ni Kadek Juni Baiq Laily Septiana Anggraini . Barkah Bella Qurrata A’yun Budi, Imanuel Setyo Budiani, Luh candra prastya Christina Purwanti Christina Purwanti, Christina Darsana, I Gede Beny Defa Defa Desak Gede Twelva Wiryani DESAK PUTU EKAYANI . Desak Putu Reza Maylita Dewa Ayu Ambarawati Dewa Bagus Sanjaya Dewa Made Riyan Gunawan Dewa Nyoman Suardana Dewa Putu Ramendra Dewa Putu Sarjana . Dewa Putu Sarjana ., Dewa Putu Sarjana Dewa Putu Yugista . Dewa Putu Yugista ., Dewa Putu Yugista Dewi, Ni Luh Degeng Ratna Dewi, Ni Putu Kusma Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Dukha Yunitasari Dwipayani, Ni Made Ayu Eka Yanti, Ni Putu Dewi Fachry Abda El Rahman Fajriani, Anida Farhan, Abu Gde Artawan Gede Gunatama Gede Rasben Dantes GEDE SIDI ARTAJAYA . Gede Wirantika Gita Septinauli Sidabutar Githa, I Dewa Gede Fathur Try Grace Diana Uli Sidabutar . Gusti Ayu Putu Intan Kusuma D Gusti Ayu Putu Trisna Wulandari H. LALU SEGEP WIDJAYA . Halena Gena, Engel Bertha Hasyda, Suryadin Hermaditoyo, Stanislaus Hidayat Hidayat Himawati, Luh Putu I Gede Denly Anayuda Giantika . I GEDE EKAYASA . I Gede Nurjaya I GEDE PUTRA ARIAWAN . I Gede Satria Aditya Wibawa I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Ayu Hari Widayani . I Gusti Ayu Mariyati I Gusti Ayu Niken Launingtia, I Gusti Ayu Niken I Gusti Ayu Seni p . I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Putu Suastika . I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Arta I Kadek Berry Hermana . I Kadek Berry Hermana ., I Kadek Berry Hermana I Kadek Tediana Saputra I Ketut Paramarta I Komang Eka Putra I Komang Gede Wahyu Gunawan . I KOMANG RIKA ADI PUTRA . I Komang Sugi Partawan . I Komang Wahyu Wiguna I Made Aditya Dharma I Made Aditya Dharma I Made Astika I Made Sutama I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nengah Sueca I Nyoman Laba Jayanta I NYOMAN PAYUYASA . I Nyoman Sudana I Nyoman Yasa I Putu Gede Sutrisna . I Putu Mas Dewantara I Putu Suardipa I Putu Suardipa I W Heru Sanjaya I Wayan Artika I Wayan Dio Sepliawan I Wayan Karmadi . I Wayan Karmadi ., I Wayan Karmadi I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra I Wayan Wendra I Wayan Widiana I Wayan Widyastama Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putu Arnyana Ida Bagus Sutresna Indriana Safitri . Indriana Safitri ., Indriana Safitri Jamaah, Jamaah Jayawangsa, I Gusti Agung Rai Julhidayat Muhsam Kadek Astina . Kadek Paria Wati Kadek Ryan Sukanatha . Kadek Wirahyuni Kami, Kanisius Kanisius Kami Karmini Kadek . Karmini Kadek ., Karmini Kadek Kemit, Esterina Meriahta Br Ketut Eli Mariadeni Ketut Partami KOMANG MARIANI ARTATI . Komang Suburna . Komang Trisna Yuliantari Krismapera Kusuma, Putu Wira Adi LALU MUHAMAD HIDLIR . Larasati, Putti Ledang, Herlince Beri LETASADO, MUHAMAD RUSADI Luh Ari Parwati Luh Budiani Luh Juni Susanti . Luh Juni Susanti ., Luh Juni Susanti Luh Krisya Bawanti . Luh Krisya Bawanti ., Luh Krisya Bawanti Luh Putu Cakrawati M. Deni Siregar M. YAMIN JAMALUDIN . M.Hum ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Arya Sistadewi Made Hendra Astika . Made Sri Indriani Mahartini, Komang Trisna Mahayanti, Kadek Manu, Ferderika Nofriyanti Margaretha Hege Udju Mariamah, Mariamah MARNIATI . Meidiani, Ni Made Mekson Fernandes Landu Miranda, Dinda Vida Muh Hisni . MUHAJI . Muhammad Hasby Muhammad Romli Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Musaddat, Syaiful Mustakim Mustakim Negara, I Komang Astra Nengah Kadek Selamet Nenoliu, Dian Sidiarna Ni Kade Indu Dewi Kumala Sari Ni Kadek Anggreni Ni Kadek Ayulina Agustini Ni Kadek Ima Suryani . Ni Kadek Nita Noviani Pande Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Mardani . Ni Luh Ariastini . Ni Luh Astini . Ni Luh Cintia Rosa Dewi . Ni Luh Eka Sumiarti Ni Luh Eka Sumiarti . NI LUH GEDE RIWAN PUTRI BINTARI . Ni Luh Lina Agustini Dewi . Ni Luh Pegiyanti​​ pegiyanti NI LUH PUTU AYU NITASARI . Ni Luh Putu Divya Jyoti Mahardika Ni Luh Putu Ekayanti Savitri . Ni Luh Putu Ekayanti Savitri ., Ni Luh Putu Ekayanti Savitri Ni Luh Rai Asri Arsini . Ni Made Apriatini Ni Made Diantari Pratiyaksi Ni Made Prila Trisna Rini Ni Made Rai Wisudariana Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Reniasih . Ni Made Siska Ery Swandini Ni Nyoman Ayu Yuliastri ni nyoman kurnia wati Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Sri Arianti Ni Putu Adi Utami Ni Putu Ayu Nita Lestariani . Ni Putu Ayu Novi Arini . Ni Putu Ayu Novi Arini ., Ni Putu Ayu Novi Arini Ni Putu Diana Sari Ni Putu Diantari Ni Putu Eka Maryani Dewi Ni Putu Eni Astuti Ni Putu Kusma Dewi Ni Putu Sepnita Lestari Yanti Ni Putu Sintya Winata . Ni Putu Sudiarti Ni Putu Suparmini Ni Wayan Juniati Widiantari . Ni Wayan Puji Andari​​ Ni Wayan Rinawati . Ni Wayan Rinawati ., Ni Wayan Rinawati Ni Wayan Serra Yuni Ari Cahyani Ni Wayan, Sri Darmawati Nur Afni Nurul Humairah nyana, Putu Suwid Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Pande Agus Adi Wijaya Pande Gede Brahmandika Paramartha, I Ketut Petrus Sepi Kogoya Pracintya, Ida Ayu Kadek Dwi Wulan Pradnyani, I Gusti Ayu Putu Pratiwi, Ni Made Wisudarini Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Pt Melia Suandewi Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti Putu Adi Krisna Juniarta Putu Andyka Putra Gotama Putu Yoko Andriawan . Roselina Anjeni . Rukmana, Gede Weda S. A. Pt. S. Indrayani . S. A. Pt. S. Indrayani ., S. A. Pt. S. Indrayani S.S. M.Pd Ida Ayu Sukma Wirani . Safitri Nurul Wahyuni . SAMSUL JAYADI . Sang Ayu Putu Sriasih Sari, Mira Yulia Sarwan Hamid Sembiring, Fabriella Happy Agata Br Setiawati, Veronika Ni Ketut SHERLLY SUSIARISMA . Siagian, Yosua Marasi Parningotan Sidiasih, Nyoman Sritaman, Ni Luh Suandewi, Pt Melia Suandi I Nengah Suandi, Nengah SUARDIANI, NI PUTU Suarmayanti, Kadek Idha Sudiana , I Nyoman Sudiartini, Ni Nyoman Sukrin, Sukrin Sumiarti, Ni Luh Eka Suryani, Komang Suryaningsih, Ketut Susianti, Hartanti Woro Syahfitri, Dian SYAIFUL BAHRI Syaiful Bahri SYAMSUL WATHONI . Tantri, Ade Asih Susiari Tristaningrat, Made Adi Nugraha Ulfa Hidayah . Vera Astrawan I Kadek . Vera Astrawan I Kadek ., Vera Astrawan I Kadek Veronika Ni Ketut Setiawati Widana, I Nengah Adi Widiantana, I Kadek Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widyatnyana, Kadek Nara Wijaya, I Wayan Aditya Kurnia Winata, I Made Oka Adi Wirantika, Gede Yanti Maliani Yanuarius Bria Seran YOGA PUTRA SEMADI . Yuliastri, Ni Nyoman Ayu Yusita, Ni Ketut Pebry