p-Index From 2021 - 2026
15.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Jurnal Pendidikan dan Pengajaran PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Bahasa Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Equilibrium: Jurnal Pendidikan Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Forum Arkeologi Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan IJoLE: International Journal of Language Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan IRJE (Indonesian Research Journal in Education) BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Golden Age Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Linguistik Indonesia Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Academy of Education Journal Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran MANAZHIM Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Educatio FKIP UNMA JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Fitrah: Jurnal Studi Pendidikan Jurnal Paedagogy Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Jurnal Cahaya Mandalika Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Bulletin of Science Education Bulletin of Pedagogical Research Jurnal Penelitan Mahasiswa Indonesia Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kawanua International Journal of Multicultural Studies DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Mamangan Social Science Journal Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia JPLED ASIAN: Indonesian Journal of Learning Development and Innovation Prosiding Seminar Nasional Unimus JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Journal of Linguistica Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Butir Soal Pilihan Ganda Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Ujian Akhir Semester Ganjil Kelas XII SMK Saraswati Denpasar ., NI PUTU NITRA PRIYANTHINI; ., PROF. DR. I MADE SUTAMA, M.Pd.; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa hal, yaitu (1) kesesuaian penulisan butir soal pilihan ganda dengan kaidah penulisan butir soal pilihan ganda, (2) daya beda, dan (3) tingkat kesukaran. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah dua bundel berkas, yaitu dua berkas kisi-kisi, dua berkas soal ujian akhir semester ganjil, dua berkas kunci jawaban, dan dua berkas lembar jawaban siswa. Objek penelitian dalam penelitian ini, yaitu (1) kesesuaian penulisan butir soal pilihan ganda dengan kaidah penulisan butir soal pilihan ganda, (2) daya beda, dan (3) tingkat kesukaran. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Hasil penelitian ini, (1) kesesuaian butir soal pilihan ganda mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMK Saraswati Denpasar adalah sangat tinggi dari segi materi, tinggi dari segi konstruksi, dan sangat tinggi dari segi bahasa, (2) daya beda butir soal pilihan ganda mata pelajaran Bahasa Indonesia pada ujian akhir semester ganjil di SMK Saraswati 1 Denpasar adalah 4% baik, 30 % cukup/sedang, 52 % jelek, dan 14% jelek sekali dan daya beda butir soal di SMK Saraswati 2 Denpasar adalah 6 % baik, 32% cukup/sedang, 48% jelek, dan 14% jelek sekali, dan (3) tingkat kesukaran butir soal pilihan ganda mata pelajaran Bahasa Indonesia pada ujian akhir semester ganjil di SMK Saraswati 1 Denpasar adalah 6% terlalu sukar, 74% sedang/cukup, dan 20% terlalu mudah dan tingkat kesukaran di SMK Saraswati 2 Denpasar adalah 4% terlau sukar, 86% sedang/cukup, dan 10% terlalu mudah.Kata Kunci : kesesuaian penulisan, daya beda, dan tingkat kesukaran. This study aims to find out a few things, namely (1) the suitability of writing multiple-choice items with the rules of writing multiple-choice items, (2) different power, and (3) the level of difficulty. The research subjects in this study were two bundles of files, two grilles file, two files odd semester final exams, two key file an answer, and the two beams of student answer sheets. The research objects in this study, namely (1) the suitability of writing multiple-choice items with the rules of writing multiple-choice items, (2) different power, and (3) the level of difficulty. The data were analyzed by the method of documentation method. Data collected were analyzed using statistic description. The result of this study, (1) the suitability of grain multiple choice questions Indonesian subjects in SMK Saraswati Denpasar is very high in terms of material, tend to be high in terms of contraction, and is very high on the language, (2) different power point multiple choice questions Indonesian subjects odd semester the final exams in SMK Saraswati 1 Denpasar is 4% excellent, 30% satisfactory, 52% poor, and 14% negative/very poor and different power items in SMK Saraswati 2 Denpasar is 6% excellent, 32% satisfactory, 48% poor, and 14% negative/very poor, and (3) the difficulty level item multiple choice questions Indonesian odd subjects in the final exams in SMK Saraswati 1 Denpasar is 6% too difficult, 74% sufficient/moderate, and 20% is to easy, and the level of difficulty in SMK Saraswati 2 Denpasar is 4% too difficult, 86% sufficient/moderate, and 10% is too easy.keyword : compatibility of writing, ability to differentiate, and level of difficulty.
PENGARUH BRAINSTORMING BERBASIS COPY THE MASTER TERHADAP EFEKTIVITAS ASPEK RETORIKA TULIS SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA SISWA SMAN 1 SEMARAPURA ., I NENGAH SUECA; ., PROF. DR. I MADE SUTAMA, M.Pd.; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas aspek retorika tulis karangan eksposisi, mendeskripsikan pengaruh brainstorming berbasis copy the master terhadap efektivitas aspek retorika tulis karangan eksposisi, dan mendeskripsikan implikasi brainstorming berbasis copy the master terhadap pembentukan karakter-bangsa siswa kelas X MIA SMAN 1 Semarapura. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMAN 1 Semarapura dengan sampel kelas X MIA 2 dan X MIA 5. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan nonequevalent posttest only control group design. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data efektivitas aspek retorika tulis karangan eksposisi dengan uji-t sampel independen. Analisis kualitatif digunakan untuk menganalisis data pembentukan karakter bangsa yang diperoleh dari hasil kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata efektivitas aspek retorika tulis karangan eksposisi dengan brainstorming berbasis copy the master sebesar 84,5313 dengan kualifikasi sangat tinggi (84,5313 > 75,005), sedangkan skor rata-rata efektivitas aspek retorika tulis karangan eksposisi dengan metode konvensional sebesar 72,5 dengan kualifikasi tinggi (72,5 > 58,335 ? 75,005); (2) analisis uji-t sampel independen menunjukkan nilai thit = 7,761 (p = 0,000 < 0,05) yang menandakan hipotesis nol (Ho) ditolak; (3) hasil analisis univariat data pembentukan karakter bangsa dengan brainstormning berbasis copy the master menunjukkan skor rata-rata sebesar 138,1875 dengan kualifikasi sangat tinggi. Hal tersebut menunjukkan ada pengaruh yang signifikan brainstorming berbasis copy the master terhadap efektivitas aspek retorika tulis karangan ekpsosisi dan ada implikasinya dalam pembentukan karakter-bangsa siswa SMAN 1 Semarapura.Kata Kunci : brainstorming, master, aspek retorika tulis This research aimed to describe the effectiveness of writing rhetorical aspects of exposition essay, describe the influence of brainstorming based copy the master to the effectiveness of writing rhetorical aspects of exposition essay, and describe the implications of brainstorming based copy the master to the development of national-character in class X MIA students of SMAN 1 Semarapura. The population in this research was all students of class X MIA SMAN 1 Semarapura in which X MIA 2 and X MIA 5 became the sample. This research used a quasi-experimental with nonequevalent posttest only control group design. Analyses of the data used were quantitative and qualitative analysis. The quantitative analysis was used to analyze the data effectiveness of writing rhetorical aspects of exposition essay with independent samples t-test. Meanwhile, the qualitative analysis was used to analyze the data of the development of national-character obtained from the questionnaire. The result of this study showed that (1) the average score in effectiveness of writing rhetorical aspects of exposition essay with brainstorming based copy the master was 84.5313 with very high qualification (84.5313 > 75.005), while the average score in effectiveness of writing rhetorical aspects of exposition essay with conventional methods was 72.5 with high qualifications (72.5 > 58.335 ? 75.005); (2) analysis of independent samples t-test showed that thit value = 7.761 (p = 0.000 < 0.05) which means that the null hypothesis (Ho) is rejected; (3) the results of the univariate analysis of the data of the national-character development with brainstormning based copy the master showed an average score of 138.1875 with very high qualifications. It can be concluded that there is significant effect of brainstorming based copy the master to the effectiveness of writing rhetorical aspects of exposition essay and its implication in developing national-character students of SMAN 1 Semarapura.keyword : brainstorming, master, writing rhetorical aspects
ANALISIS PERTANYAAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 SELONG LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 ., H. LALU SEGEP WIDJAYA; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.588 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meneliti: jenis pertanyaan guru Bahasa Indonesia dalam interaksi belajar mengajar, tingkat kognitif pertanyaan guru, dan fungsi pertanyaan guru. Untuk mencapai tujuan penelitian rancangan penelitian deskriptif digunakan. Sampelnya adalah seorang guru yang mengajar Bahasa Indonesia di kelas V, SD 3 Selong, Lombok Timur. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi yang dibantu dengan perekaman proses pembelajaran dan interview. Analisis data dilakukan dengan rangkaian langkah yaitu: reduksi data, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanyaan-pertanyaan guru selama interaksi kegiatan belajar mengajar berkisar pada pertanyaan menyempit sejumlah 62 pertanyaan atau 62.62% dan pertanyaan meluas sebanyak 37 pertanyaan atau 37.37%. Terkait dengan tingkat pertanyaan guru, hasil penelitian adalah sebagai berikut: pertanyaan pengetahuan sebanyak 40 pertanyaan atau 43.01 %, pertanyaan pemahaman sebanyak 42 pertanyaan atau 45.61%, pertanyaan aplikasi sebanyak 4 pertanyaan atau 4.30% dan pertanyaan evaluasi sebanyak 4 pertanyaan atau 4.30%. Secara umum pertanyaan itu berfungsi sebagai strategi dalam interaksi belajar mengajar.Kata Kunci : Pertanyaan guru, jenis pertanyaan guru dalam interaksi belajar, tingkat kognitif pertanyaan, dan fungsi pertanyaan Abstract This reasearch was conducted to examine : the types of teacherâ??s questions in teaching learning interaction of Indonesian language, the cognitive level of teacherâ??s questions in teaching learning interaction of Indonesian language, and function of teacherâ??s questions teacherâ??s questions in teaching learning interaction of Indonesian language. To achieve the research objectives descriptive research design was employed. One teacher was chosen as the subject of the study, this teacher taught Bahasa Indonesia to the fifth grade students of state elementary school 3 Selong, East Lombok. The data was collected using observation method assisted by the recording of teaching learning process and interview. The data analysis was carried out in a series of processes: data reduction, data presentation and conclusion. The result of the present study showed that the teacher asked 62 narrow questions or 62.62 % and 37 broad questions or 37.37 %. From cognitive level of questions, questions of knowledge were 40 questions or 43.01 %, comprehension questions were 42 questions or 45.61 % , application questions were 2 questions or 2.15%, analysis questions were 1 question or 1.07%, synthesis questions were 4 questions or 4.30%, and evaluation questions were 4 questions or 4.30%. The questions mainly function as a strategy for teaching and learning interaction. keyword : Teacherâ??s question, Teaching and learning Interaction types of question, Cognitive level of questions, and function of questions.
Implementasi Pendekatan Kontekstual Berinspirasi Lingkungan Sekolah dalam Pembelajaran Menulis Puisi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ubud Gianyar ., NI WAYAN DESI BIDRAWATI; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd; ., PROF.DR. I WAYAN RASNA, MPd.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan: (1) perencanaan pembelajaran menulis pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ubud Gianyar, (2) implementasi pendekatan kontekstual berinspirasi lingkungan sekolah dalam menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ubud Gianyar, (3) kemampuan siswa dalam menulis puisi melalui implementasi pendekatan kontekstual berinspirasi lingkungan sekolah, (4) mengetahui respons siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ubud Gianyar terhadap implementasi pendekatan kontekstual berinspirasi lingkungan sekolah. Subjek penelitiannya adalah guru dan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ubud. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) perencanaan sudah sesuai dengan pedoman serta langkah-langkah pendekatan kontekstual, (2) guru bahasa Indonesia telah mengimplementasi pendekatan kontekstual berinspirasi lingkungan sekolah dengan baik melalui tujuh komponen pendekatan kontekstual, (3) Kemampuan siswa menulis puisi mendapat nilai rata-rata 88,5 yang menunjukkan hasil tuntas, (4) Siswa menunjukkan respons positif terhadap implementasi pendekatan kontekstual berinspirasi lingkungan sekolah dalam pembelajaran menulis puisi. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan kontekstual berinspirasi lingkungan sekolah di kelas VIII SMP Negeri 1 Ubud Gianyar telah diimplementasikan dengan baik dan disarankan bagi guru bahasa Indonesia untuk menerapkan pendekatan kontekstual berinspirasi lingkungan sekolah dalam pembelajaran menulis puisiKata Kunci : pendekatan kontekstual, lingkungan sekolah, pembelajaran puisi The aims of this study of to determine and describe: (1) the planning of learning to write in eighth grade student in SMP Negeri 1 Ubud Gianyar, (2) the implementation contextual teaching and learning inspiration school environment in learning to write poetry of eighth grade student in SMP Negeri 1 Ubud Gianyar, (3) the ability of eighth grade student in SMP Negeri 1 Ubud Gianyar in learning to write poetry, (4) the responses of eighth grade student in SMP Negeri 1 Ubud Gianyar the implementation of contextual teaching and learning inspiration school environment to write poetry. This study used a descriptive research design. Subjects of this study were Indonesian teachers in Junior High School eighth grade SMP Negeri 1 Ubud Gianyar. Data collection method used is the method of observation, tests, interviews, documentation, and questionnaires. Data were analyzed using descriptive dara analysis ofquantitative-qualitative.. The results showed (1) planning is in conformity with the guidelines and measures contextual teaching and learning, (2) the Indonesian teachers have to implement contextual teaching and learning inspiration well school environment through seven components contextual approach, (3) The student ability to write poetry is 88,5 which shows the complete results, (4) A positive respons to ward the implementation of contextual teaching and learning inspiration school environment to write poetry. Based on these findings it can be concluded that the approach of contextual teaching and learning inspiration school environment Junior High School class eighth grade SMP Negeri 1 Ubud Gianyar has been implemented well and in recommended for Indonesian teachers to implement contextual teaching and learning inspiration school environment in learning to write poetrykeyword : contextual teaching and learning, school environment, learning write poetry
TUTURAN GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 SELONG DITINJAU DARI RETORIKA ., M. YAMIN JAMALUDIN; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.78 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan (1) prinsip organisasi tuturan guru (2) pola organisasi tuturan guru; dan (3) teknik pengembangan tuturan guru di kelas XI SMA Negeri 1 Selong. Subjek penelitian adalah seorang guru bahasa Indonesia kelas XI. Objek penelitian ini adalah prinsip organisasi tuturan, pola organisasi tuturan, dan teknik pengembangan tuturan guru di kelas XI SMA Negeri 1 Selong. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara disertai pencatatan lapangan dan perekaman. Analisis data dilakukan tiga tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian dan klasifikasi data, (3) penyimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian bahwa tuturan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas XI SMA Negeri 1 Selong adalah (1) prinsip organisasi tuturan guru bahasa Indonesia meliputi prinsip koherensi, kesatuan, dan penekanan. Ketiga prinsip itu saling berkaitan satu sama lain untuk menciptakan tuturan yang informatif; (2) pola organisasi tuturan guru bahasa Indonesia berupa pola urutan kronologis, topikal, kausal, dan pemecahan masalah; (3) Teknik pengembangan tuturan guru bahasa Indonesia berupa teknik induktif, deduktif, sebab akibat, menjelaskan, contoh, dan perulangan. Dengan demikian, tuturan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas XI SMA Negeri 1 Selong ditinjau dari retorika memperlihatkan adanya prinsip organisasi tuturan, pola organisasi tuturan dan teknik pengembangan tuturan yang bervariasi yang digunakan untuk mempersuasi dan menjelaskan pelajaran.Kata Kunci : tuturan, retorika, guru, pembelajaran This research used a descriptive qualitative. The purpose of this research was to describe and explain (1) The principle of teachersâ?? speech organization (2) The pattern of teachersâ?? speech; and (3) The technique of developing teachersâ?? speech on the conversation at the eleventh grade of SMAN 1 Selong. The subject of this research was Indonesia Teachers who were teaching at the eleventh grade. The object of the research were; The principal of teachersâ?? speech organization, The pattern of teachersâ?? speech, and The technique of developing teachersâ?? speech on the conversation at the eleventh grade of SMAN 1 Selong. The data of this research were collected by using obseravtion technique and interview accompanied with note taking on the field and recording. Analyzing the data were done into three phases, Namely (1) data reduction, (2) presentation and classification of data and, (3) summary and verification of data. The result of the research shows that teachersâ?? speech in teaching Bahasa Indonesia at the eleventh grade of SMAN 1 Selong are as follows: (1) The principle of teachersâ?? speech organization in teaching Bahasa Indonesia used the principle of coherence, unity, and stressing. All these principles related each other to create informative speech; (2) The pattern of teachersâ?? speech organization in the form of chronological, topical, causal, and porblem solving. (3) The technique of developing teachersâ?? speech in teaching Bahasa Indonesia in the form of inductive, deductive, causity, explanation, examples, and review. Thus, the teachersâ?? speech in teaching Bahasa Indonesia at the eleventh grade of SMAN 1 Selong viewed from the rhetorica shows that there is the principle of speech organization, pattern of speech organization, and technique of developing speech variously which is used to persuade and explain the lesson. keyword : Speech, rhetorica, teachers, and Learning.
PERBANDINGAN FRASE VERBA DALAM BAHASA INDONESIA DENGAN FRASE VERBA DALAM BAHASA BELANDA: SEBUAH KAJIAN ANALISIS KONTRASTIF ., YOGA PUTRA SEMADI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.577 KB)

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan (1) persamaan dan perbedaan frase verba dalam bahasa Indonesia dengan frase verba dalam bahasa Belanda pada kalimat tunggal dan (2) persamaan dan perbedaan frase verba dalam bahasa Indonesia dengan frase verba dalam bahasa Belanda pada kalimat majemuk. Subjek penelitian ini adalah buku yang menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Belanda, serta native speaker orang Belanda. Objek penelitian ini adalah perbandingan frase verba dalam bahasa Indonesia dengan frase verba dalam bahasa Belanda pada kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen dan wawancara. Metode analisis data digunakan beberapa langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persamaannya, yaitu dibentuk oleh afiksasi, letak verba di belakang nominal, adanya kata kerja bantu, dibentuk oleh keterangan aspek, verba dapat berbentuk verba dasar. Perbedaanya, yaitu pembentukan verba oleh afiks, pembentukan kalimat aktif-pasif, letak verba berdasarkan tenses, penggunaan kata kerja bantu, perpaduan verba dengan kelas kata lain, pembentukan kalimat tunggal bentuk interogatif dan imperatif. (2) Persamaannya, yaitu dibentuk oleh afiksasi, perpaduan verba dan keterangan, letak verba dalam induk kalimat. Perbedaanya, yaitu posisi verba berbeda di dalam induk maupun anak kalimat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan yang signifikan antara frase verba dalam bahasa Indonesia dan bahasa Belanda pada kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Untuk itu, disarankan kepada lembaga pendidikan agar selalu melakukan penelitian terkait dengan perbandingan struktur bahasa antara bahasa satu dan bahasa lainnya. Kata Kunci : frase verba, analisis kontrastif. This qualitative descriptive study aims to describe (1) the similarities and differences of the verb phrase in Indonesian and Dutch language on simple sentence, and (2) the similarities and differences of the verb phrase in Indonesian and Dutch language on complex sentence. The subjects of this study were the books of Indonesian and Dutch language, and native speakers of Dutch language. Object of this study is the comparison of the verb phrase in single sentence and complex sentence of Indonesian and Dutch language. The data collection methods used is the method of recording documents and interviews. There are several steps for data analysis; those are data reduction, data report, and conclusion. The result of study shows that (1) the similarities are formed by affixation; the verb position is behind of nominal; there are auxiliaries verb, formed by aspect adverbial, the form of verb is base verb. The differences are verb formed by affixation, the formation of active-passive sentences; the position of the verb based on tenses, there are auxiliaries verb, formed by other word class, formation of a single sentence interrogative and imperative forms. (2) The similarities of verb phrase in the complex sentence are formed by affixation; formed by aspect adverbial, the position of the verb in the main clause. The difference is the position of the verb is different in the stem and clause. Based on the results of study, it can be concluded that there are significant similarities and differences between verb phrases in Indonesian and Dutch languages in single and complex sentence. Therefore, it is suggested to educational institutions to always conduct research about the comparison of language structure to other languages. keyword : verb phrase, contrastive analysis.
Pengaruh Penerapan Model Group Investigation Melalui Diskusi dan Prediction Guide Terhadap Kemampuan Berbicara Siswa Kelas X SMK Kesehatan PGRI Denpasar Tahun Pelajaran 2014/2015 ., DESAK PUTU EKAYANI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.911 KB)

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan mendeskripsikan (1) kemampuan berbicara siswa kelas X SMK Kesehatan PGRI Denpasar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, (2) kemampuan berbicara siswa kelas X SMK Kesehatan PGRI Denpasar dengan menggunakan model pembelajaran GI melalui diskusi dan prediction guide, dan (3) mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation melalui diskusi dan prediction guide terhadap kemampuan berbicara siswa kelas X SMK Kesehatan PGRI Denpasar. Populasi penelitian ini siswa kelas X.K1, X.K2, X.K3, X.K4, dan X.K5 SMK Kesehatan PGRI Denpasar tahun ajaran 2014/2015 (N=216). Sampel penelitian ini siswa kelas X.K2 sebagai kelas control dan X.K3 sebagai kelas eksperimen (n=43) yang ditentukan dengan melihat kedua kelas ini merupakan kelas yang homogen dari kemampuan akademik dan berbicara merata. Sumber data dalam penelitian ini adalah kemampuan berbicara siswa melalui tes kemampuan berbicara menyampaikan laporan hasil observasi. Pengumpulan data melalui pretest dan postest kemampuan berbicara. Analisis data dilakukan melalui analisis varian dua jalur. Hasil analisis menunjukkan bahwa, (1) kemampuan berbicara siswa SMK Kesehatan PGRI Denpasar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional cukup baik (rata-rata = 55,651) terletak pada interval 41,67 ? rata-rata ? 58,33, kategori baik sebanyak 9 orang (20,93 %) dan kategori rendah sebanyak 34 orang (79,07 %). (2) kemampuan berbicara siswa SMK Kesehatan PGRI Denpasar dengan model GI melalui diskusi dan prediction guide sangat baik (rata-rata = 89,698) terletak pada interval 58,33 ? rata-rata ? 75, kategori sangat baik sebanyak 42 orang (97,67 %) dan kategori baik sebanyak 1 orang (2,33 %). (3) terdapat pengaruh model pembelajaran group investigation melalui diskusi dan prediction guide terhadap kemampuan berbicara siswa SMK Kesehatan PGRI Denpasar tahun pelajaran 2014/2015, taraf signifikansi ? = 0,05, bilangan (sig) 000 lebih kecil daripada ?. Simpulannya adalah bahwa penerapan pembelajaran model GI melalui diskusi dan prediction guide lebih baik daripada pembelajaran menggunakan model konvensional. Dengan demikian pembelajaran model GI melalui diskusi dan prediction guide lebih tepat dilaksanakan. Kata Kunci : model group investigation, diskusi, prediction guide, kemampuan berbicara This experimental study aims to describe, (1) the ability to speak the students of class X SMK PGRI Health Denpasar using conventional learning model, (2) the ability to speak the students of class X SMK PGRI Health Denpasar using the GI model of learning through discussionand your prediction, and (3) determine the effect of group investigation model of learning through discussion and prediction of the ability to speak your class X SMK PGRI Health Denpasar. This study population X.K1 graders, X.K2, X.K3, X.K4, and X.K5 SMK PGRI Health Denpasar academic year 2014/2015 (N =216). The sample of this study X.K2 graders as a class as a class X.K3 control and experimental (n =43) were determined by looking at the second classis a homogene ous class of academic ability and speaking evenly. Sources of datain this studyis theability to talk students through the test speech deliver a report on the observation. The collection of data through pretest and posttest speech. Data analysis was performed by analysis of variance of two paths. The analysis showed that, (1) the ability to speak SMK PGRI Health Denpasar using conventional learning model is quite good (mean = 55,651) lies in the interval 41.67 ?? average of 58.33, both categories were 9 people (20.93%) and low categories of 34 individuals (79.07%). (2) the ability to speak SMK PGRI Health Denpasar with GI model sthrough discussion and your prediction was good (mean = 89.698) lies in the interval 58.33 average ?? 75, the excellent category as many as 42 people (97.67 %) and both categories were1(2.33%). (3) there are significant group investigation model of learning through discussion and the ability to speak your prediction SMK PGRI Health Denpasar academic year 2014/2015, ?=0.05 significance level, number (sig) 000 is smaller than ?. The conclusion is that the implementation of the GI model learning through discussion and your prediction is better than using the conventional model of learning. Thus the GI model of learning through discussion and guide more precise prediction implemented.keyword : model of group investigation, discussion, your prediction, the ability to speak
PEMBELAJARAN BAHASA BALI BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI KELAS XI SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., KOMANG SUJANA; ., PROF.DR. I WAYAN RASNA, MPd.; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) penilaian pembelajaran bahasa Bali berdasarkan Kurikulum 2013 (K-13) di kelas XI MIA SMA Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Bali kelas XI MIA 2 dan XI MIA 3. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran bahasa Bali berdasarkan K-13. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran bahasa Bali disusun berdasarkan prinsip RPP K-13. Namun, ada beberapa komponen RPP yang kurang sesuai, seperti KD sikap religius dan sosial, indikator KD sikap religius dan sosial, materi, alat, dan langkah-langkah pembelajaran, serta perencanaan penilaian kompetensi keterampilan. (2) Pelaksanaan pembelajaran sesuai RPP dan berbasis pendekatan saintifik-teks. Kegiatan yang tidak dilakukan, seperti memberikan pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari, memfasilitasi siswa mengomunikasikan teks secara mandiri, dan merangkum pembelajaran. (3) Penilaian pelaksanaan pembelajaran mencakup penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan mengacu pedoman penilaian. Jadi, dapat disimpulkan bahwa persentase kesesuaian perencanaan pembelajaran sebesar 91%, pelaksanaan pembelajaran sebesar 84%, dan penilaian pembelajaran sebesar 94%. Semuanya terkualifikasi sangat sesuai dengan prinsip K-13. Guru bahasa Bali sebaiknya mencermati temuan ini untuk menyempurnakan tiga tugas pokoknya. Kata Kunci : Kurikulum 2013, pembelajaran, bahasa Bali This study aims to describe (1) planning, (2) implementation, and (3) assessment of Balinese language learning based on Curriculum 2013 (C-13) in XI MIA grade of SMA Negeri 1 Singaraja. The subject in this research is the Balinese teacher in XI MIA 2 and XI MIA 3. The research objects are planning, implementation, and assessment of Balinese language learning based on C-13. Research data was collected with the guidance documentation, observation, and interview. Data were analyzed with Miles and Huberman analysis techniques model that are data reduction, data display, and conclusion drawing. The result of this research showed that (1) lesson planning of Balinese language is based on lesson planning in C-13 principle. However, there are several components of the lesson planning are less correct, such as basic competence of attitudes (religious and social), indicator for basic competence religious and social attitude, material, tools, and steps of learning. (2) Implementation of attitude, knowledge, and skill competence learning is based on lesson planning based on scientific-text approach. Activities were not done, such as, give students a question that linking the previous knowledge with the material to be learned, facilitate students to communicate text independently, and conclude of learning. (3) Assessment was done based on authentic approach and comprehensive includes an assessment of the attitude, knowledge, and skills competence refers to the guidelines in the lesson planning. So, it can be concluded that percentage the suitability of lesson planning is 91%, learning implementation is 84%, and learning assessment is 94%. All of them qualified very suitable with the principle of C-13. Balinese language teacher should look carefully this research result to accomplish three main tasks.keyword : Curriculum 2013, learning, Balinese language
Penerapan Metode Sugesti-Imajinasi dengan Media Lagu dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Paragraf Narasi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Rendang ., I WAYAN SUMERTA; ., DR. GDE ARTAWAN, M.Pd.; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan metode sugesti-imajinasi dengan media lagu, (2) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru ketika menerapkan metode sugesti-imajinasi dengan media lagu, dan (3) respons siswa terkait dengan penerapan metode sugesti-imajinasi dengan media lagu dalam pembelajaran menulis paragraf narasi siswa Kelas X SMA Negeri 1 Rendang. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X SMA Negeri 1 Rendang. Objek penelitian ini adalah penerapan metode sugesti-imajinasi dengan media lagu, kendala-kendala yang dihadapi oleh guru, dan respons siswa terkait penerapan metode sugesti-imajinasi dengan media lagu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuesioner. Ada beberapa langkah dalam menganalisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan metode sugesti-imajinasi dengan media lagu dilakukan melalui beberapa langkah yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. (2) Kendala guru, yaitu guru sulit mengondisikan kelas, perhatian siswa yang belum terfokus dalam pembelajaran. (3) Siswa merespons positif pembelajaran dengan metode sugesti-imajinasi berbantu media lagu dalam pembelajaran menulis paragraf narasi, yaitu dengan skor 40,8. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode sugesti-imajinasi dengan media lagu sudah sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan. Kendala guru ialah sulit mengondisikan siswa. Respons siswa positif, yaitu sebesar 40,8. Untuk itu, disarankan kepada guru bahasa Indonesia agar menggunakan metode sugesti imajinasi sebagai alternatif dalam pembelajaran.Kata Kunci : metode sugesti-imajinasi, paragraf narasi. This qualitative descriptive study aimed to describe (1) the application of the suggestion-imagination methods by the song media, (2) the constraints faced by teachers when applying the suggestion-imagination methods by the song media, and (3) students respond in the application of the suggestion-imagination methods by the song media in writing learning narrative paragraphs Class X students of SMAN 1 Rendang. The subjects were teachers and students of class X SMA Negeri 1 Rendang. The object is the application of the suggestion-imagination methods by the song media, the constraints faced by teachers when applying the suggestion-imagination methods by the song media, and students respond in the application of suggestion-imagination methods of the song media. Data collection method used is the observation, interviews, and questionnaires method. There are several steps in analyzing the data, namely data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that (1) the application of the suggestion-imagination methods by the song media is done through some effective steps to learning goal. (2) Constraints teachers, which is a difficult condition the classroom, and the attention students not focused in the learning process. (3) Students respond is positive to learning which uses a method of suggestion-imagination by the song media, with score 40,8. Based on the results and discussion, it can be concluded that the suggestion-imagination methods by the song media is appropriate with the steps that have been set. For that suggestion to Indonesian teachers to use this the suggestion-imagination methods as a alternative of the learning.keyword : suggestion-imagination methods, narrative paragraphs.
PENYIMPANGAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA PADA GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VII SMP NEGERI 1 GEROKGAK ., I GUSTI PUTU SUASTIKA; ., PROF.DR. I WAYAN RASNA, MPd.; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 4, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan (1) prinsip kesantunan berbahasa guru, (2) penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa guru, (3) prinsip kesantunan berbahasa siswa, dan (4) penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa siswa pada saat proses belajar-mengajar di kelas VII SMP Negeri 1 Gerokgak. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Gerokgak. Objek penelitian ini adalah prinsip kesantunan berbahasa serta penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa guru dan siswa pada saat proses belajar-mengajar di kelas VII SMP Negeri 1 Gerokgak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Metode observasi digunakan untuk mencari data terkait keempat masalah yang dikaji dalam penelitian ini. Metode wawancara digunakan sebagai metode lanjutan untuk mencari data yang dianggap kurang saat observasi. Metode analisis data digunakan beberapa langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Prinsip kesantunan berbahasa guru pada saat proses belajar-mengajar di kelas VII SMP Negeri 1 Gerokgak sebanyak 83 tuturan. (2) Penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa guru pada saat proses belajar-mengajar di kelas VII SMP Negeri 1 Gerokgak sebanyak 91 tuturan. (3) Prinsip kesantunan berbahasa siswa pada saat proses belajar-mengajar di kelas VII SMP Negeri 1 Gerokgak yang muncul sebanyak 40 tuturan. (4) Penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa siswa pada saat proses belajar-mengajar di kelas VII SMP Negeri 1 Gerokgak yang muncul sebanyak 48 tuturan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa prinsip kesantunan berbahasa guru sebanyak 83 dengan penyimpangan 91, sedangkan prinsip kesantunan berbahasa siswa sebanyak 40 dengan penyimpangan 48 tuturan dalam proses pembelajaran di kelas VII SMP Negeri 1 Gerokgak. Untuk itu, pihak sekolah hendaknya lebih mendidik siswanya agar menjadi lebih santun, baik dalam bersikap maupun dalam bertutur sapa. Keterampilan menggunakan bahasa yang santun nantinya akan berimplikasi bagi penciptaan karakter siswa yang baik dan sopan.Kata Kunci : Kata-kata kunci: penyimpangan kesantunan, pembelajaran bahasa Indonesia. This qualitative descriptive study aimed to describe (1) the principle of politeness teachers, (2) the deviation principle of politeness teacher, (3) the principle of politeness students, and (4) the deviation principle of politeness students during the teaching-learning process in class VII SMP Negeri 1 Gerokgak. The subjects were teachers and students of class VII SMP Negeri 1 Gerokgak. The object of this research is the deviations principle of politeness teachers and students during the teaching-learning process in class VII SMP Negeri 1 Gerokgak. The data collection method used is the observation and interviews method. Data analysis methods used several steps, namely data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that (1) the amount of the principle of politeness teacher during teaching and learning process is 83 data. (2) The amount of deviation principle of politeness teacher during teaching and learning process is 91 data. (3) The amount of the principle of politeness students during the teaching-learning process in class VII SMP Negeri 1 Gerokgak is 40 data. (4) The amount the deviation principle of politeness students during the teaching-learning process in class VII SMP Negeri 1 Gerokgak is 48 data. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the principle of speech politeness of teachers and students more dominant than the amount of deviation principles of speech politeness teachers and students in the learning process in class VII SMP Negeri 1 Gerokgak. Therefor, the school should be more to educate students to become well-mannered students, both in attitude and in speech. Using polite language skills will have implications for the creations of the character of the students were kind and polite.keyword : Key words: deviation politeness, learning Indonesian.
Co-Authors ., Abu Farhan ., Baiq Laily Septiana Anggraini ., Grace Diana Uli Sidabutar ., I Gusti Ayu Seni p ., I Komang Gede Wahyu Gunawan ., I WAYAN AGUS SETIAWAN ., I WAYAN SUMERTA ., Kadek Astina ., Kadek Ryan Sukanatha ., KOMANG SUJANA ., Muh Hisni ., Ni Komang Mardani ., Ni Luh Astini ., Ni Luh Cintia Rosa Dewi ., Ni Luh Eka Sumiarti ., NI LUH PUTU RATIH KARTIKA DEWI ., Ni Luh Rai Asri Arsini ., NI LUH SRI WAHYUNI LESTARI DEWI ., NI MADE DWI ARYASTINI ., NI MADE EVA PRISTIAN ., Ni Made Reniasih ., NI MADE SUARNITI ., NI PUTU AYU WRASPRADNYA MITA DEWI ., NI PUTU NITRA PRIYANTHINI ., NI WAYAN DESI BIDRAWATI ., Ni Wayan Juniati Widiantari ., Putu Yoko Andriawan ., Safitri Nurul Wahyuni ., Ulfa Hidayah A. A. RATNA RAKASIWI . A.A. NGURAH SATRIA WIGUNA ., A.A. NGURAH SATRIA WIGUNA AAIN Marhaeni A’yun, Bella Qurrata Abu Farhan Abu Farhan . Adelia, Sita Adnyana, Komang Surya Agus Eddy Hartawan . Agus Hari Wahyudi . Ainur Rohmah Ainur Rohmah, Ainur Alfin, Yunita Ratna Andi Wapa Anfal, Wahyuddin Anjani Putri, Rai Kompyang Dewi Antara, I Gede Wahyu Suwela Ardian, Teofilus Arthaningsih, Ni Kadek Juni Baiq Laily Septiana Anggraini . Barkah Bella Qurrata A’yun Budi, Imanuel Setyo Budiani, Luh candra prastya Christina Purwanti Christina Purwanti Christina Purwanti, Christina Citra, I Made Darsana, I Gede Beny Defa Defa Desak Gede Twelva Wiryani DESAK PUTU EKAYANI . Desak Putu Reza Maylita Dewa Ayu Ambarawati Dewa Bagus Sanjaya Dewa Made Riyan Gunawan Dewa Nyoman Suardana Dewa Putu Ramendra Dewa Putu Sarjana . Dewa Putu Sarjana ., Dewa Putu Sarjana Dewa Putu Yugista . Dewa Putu Yugista ., Dewa Putu Yugista Dewi, Ni Komang Sri Krisna Dewi, Ni Luh Degeng Ratna Dewi, Ni Putu Eva Fransiska Dewi, Ni Putu Kusma Dian Syahfitri Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Dukha Yunitasari Dwipayani, Ni Made Ayu Eka Yanti, Ni Putu Dewi Fachry Abda El Rahman Fajriani, Anida Farhan, Abu Gde Artawan Gede Gunatama Gede Rasben Dantes GEDE SIDI ARTAJAYA . Gede Wirantika Gita Septinauli Sidabutar Githa, I Dewa Gede Fathur Try Grace Diana Uli Sidabutar . Gusti Ayu Putu Intan Kusuma D Gusti Ayu Putu Trisna Wulandari H. LALU SEGEP WIDJAYA . Hafidzin, Muhammad Halena Gena, Engel Bertha Harianja, Anjelina Septiana Hasyda, Suryadin Hermaditoyo, Stanislaus Hidayat Hidayat Himawati, Luh Putu I Gede Denly Anayuda Giantika . I GEDE EKAYASA . I Gede Nurjaya I GEDE PUTRA ARIAWAN . I Gede Satria Aditya Wibawa I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Ayu Hari Widayani . I Gusti Ayu Mariyati I Gusti Ayu Niken Launingtia, I Gusti Ayu Niken I Gusti Ayu Seni p . I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Putu Suastika . I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Arta I Kadek Berry Hermana . I Kadek Berry Hermana ., I Kadek Berry Hermana I Kadek Tediana Saputra I Ketut Paramarta I Komang Eka Putra I Komang Gede Wahyu Gunawan . I KOMANG RIKA ADI PUTRA . I Komang Sugi Partawan . I Komang Wahyu Wiguna I Made Aditya Dharma I Made Aditya Dharma I Made Astika I Made Sutama I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nengah Sueca I Nyoman Laba Jayanta I NYOMAN PAYUYASA . I Nyoman Sudana I Nyoman Yasa I Putu Gede Sutrisna . I Putu Mas Dewantara I Putu Suardipa I Putu Suardipa I W Heru Sanjaya I Wayan Artika I Wayan Dio Sepliawan I Wayan Karmadi . I Wayan Karmadi ., I Wayan Karmadi I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra I Wayan Wendra I Wayan Widiana I Wayan Widyastama Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putu Arnyana Ida Bagus Sutresna Indriana Safitri . Indriana Safitri ., Indriana Safitri Jamaah, Jamaah Jayawangsa, I Gusti Agung Rai Julhidayat Muhsam Kadek Astina . Kadek Paria Wati Kadek Ryan Sukanatha . Kadek Wirahyuni Kami, Kanisius Kanisius Kami Karmini Kadek . Karmini Kadek ., Karmini Kadek Kemit, Esterina Meriahta Br Ketut Eli Mariadeni Ketut Partami KOMANG MARIANI ARTATI . Komang Suburna . Komang Trisna Yuliantari Krismapera Kusuma, Putu Wira Adi LALU MUHAMAD HIDLIR . Larasati, Putti Ledang, Herlince Beri LETASADO, MUHAMAD RUSADI Listiana, Ni Made Silvia Putrinawa Luh Ari Parwati Luh Budiani Luh Juni Susanti . Luh Juni Susanti ., Luh Juni Susanti Luh Krisya Bawanti . Luh Krisya Bawanti ., Luh Krisya Bawanti Luh Putu Cakrawati M. Deni Siregar M. YAMIN JAMALUDIN . M.Hum ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Arya Sistadewi Made Hendra Astika . Made Sri Indriani Mahartini, Komang Trisna Mahayanti, Kadek Manu, Ferderika Nofriyanti Margaretha Hege Udju Mariamah, Mariamah MARNIATI . Meidiani, Ni Made Mekson Fernandes Landu Miranda, Dinda Vida Muh Hisni . MUHAJI . Muhammad Hasby Muhammad Romli Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Mulyadin, Mulyadin Musaddat, Syaiful Mustakim Mustakim Negara, I Komang Astra Nengah Kadek Selamet Nenoliu, Dian Sidiarna Ni Kade Indu Dewi Kumala Sari Ni Kadek Anggreni Ni Kadek Ayulina Agustini Ni Kadek Ima Suryani . Ni Kadek Jelita Puspita Mardani Ni Kadek Nita Noviani Pande Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Mardani . Ni Luh Ariastini . Ni Luh Astini . Ni Luh Cintia Rosa Dewi . Ni Luh Eka Sumiarti Ni Luh Eka Sumiarti . NI LUH GEDE RIWAN PUTRI BINTARI . Ni Luh Lina Agustini Dewi . Ni Luh Pegiyanti​​ pegiyanti NI LUH PUTU AYU NITASARI . Ni Luh Putu Divya Jyoti Mahardika Ni Luh Putu Ekayanti Savitri . Ni Luh Putu Ekayanti Savitri ., Ni Luh Putu Ekayanti Savitri Ni Luh Rai Asri Arsini . Ni Made Apriatini Ni Made Diantari Pratiyaksi Ni Made Prila Trisna Rini Ni Made Rai Wisudariana Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Reniasih . Ni Made Siska Ery Swandini Ni Nyoman Ayu Yuliastri Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Kurnia Wati ni nyoman kurnia wati Ni Nyoman Sri Arianti Ni Putu Adi Utami Ni Putu Ayu Nita Lestariani . Ni Putu Ayu Novi Arini . Ni Putu Ayu Novi Arini ., Ni Putu Ayu Novi Arini Ni Putu Diana Sari Ni Putu Diantari Ni Putu Eka Maryani Dewi Ni Putu Eni Astuti Ni Putu Kusma Dewi Ni Putu Sepnita Lestari Yanti Ni Putu Sintya Winata . Ni Putu Sudiarti Ni Putu Suparmini Ni Wayan Juniati Widiantari . Ni Wayan Puji Andari​​ Ni Wayan Rinawati . Ni Wayan Rinawati ., Ni Wayan Rinawati Ni Wayan Serra Yuni Ari Cahyani Ni Wayan, Sri Darmawati Nur Afni Nurul Humairah nyana, Putu Suwid Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Pande Agus Adi Wijaya Pande Gede Brahmandika Paramartha, I Ketut Petrus Sepi Kogoya Pracintya, Ida Ayu Kadek Dwi Wulan Pradnyani, I Gusti Ayu Putu Pratiwi, Ni Made Wisudarini Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Pt Melia Suandewi Purnama, Yulian Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti Putu Adi Krisna Juniarta Putu Andyka Putra Gotama Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti Putu Yoko Andriawan . Roselina Anjeni . Rukmana, Gede Weda S. A. Pt. S. Indrayani . S. A. Pt. S. Indrayani ., S. A. Pt. S. Indrayani S.S. M.Pd Ida Ayu Sukma Wirani . Safitri Nurul Wahyuni . SAMSUL JAYADI . Sang Ayu Putu Sriasih Sari, Mira Yulia Sarwan Hamid Sembiring, Fabriella Happy Agata Br Setiawati, Veronika Ni Ketut SHERLLY SUSIARISMA . Siagian, Yosua Marasi Parningotan Sidiasih, Nyoman Silvata, Ursula Ajeng Sinta Sari, Ni Made Dainivitri Sritaman, Ni Luh Suandewi, Pt Melia Suandi I Nengah Suandi, Nengah SUARDIANI, NI PUTU Suarmayanti, Kadek Idha Sudiana , I Nyoman Sudiartini, Ni Nyoman Sukarto, Sukarto Sukrin, Sukrin Sumiarti, Ni Luh Eka Suryani, Komang Suryaningsih, Ketut Susianti, Hartanti Woro Susila, Luh Putu Adhi Laksmini Syaiful Bahri SYAIFUL BAHRI SYAMSUL WATHONI . Tantri, Ade Asih Susiari Tristaningrat, Made Adi Nugraha Ulfa Hidayah . Vera Astrawan I Kadek . Vera Astrawan I Kadek ., Vera Astrawan I Kadek Veronika Ni Ketut Setiawati Widana, I Nengah Adi Widiantana, I Kadek Widiastini, Ni Wayan Eka Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widyatnyana, Kadek Nara Wijaya, I Wayan Aditya Kurnia Wijaya, Putu Ayu Paramitha Winata, I Made Oka Adi Wirantika, Gede Yanti Maliani Yantika, I Wayan Ade Yanuarius Bria Seran YOGA PUTRA SEMADI . Yuliastri, Ni Nyoman Ayu Yusita, Ni Ketut Pebry