p-Index From 2021 - 2026
10.906
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat International Journal of Integrated Health Sciences Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ekologi Kesehatan Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia VISIKES Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Global Medical and Health Communication ODONTO Dental Journal Jurnal Kesehatan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Public Health of Indonesia Journal of Health Education Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Health Notions Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Media Ilmu Kesehatan Holistic Nursing and Health Science Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Jurnal Serambi Engineering Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Amerta Nutrition Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Unnes Journal of Public Health Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Journal of Health Sciences Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ners Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Pena Medika : Jurnal Kesehatan Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Narra J Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Odonto dental journal Journal of Pharmaceutical and Sciences. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Jurnal Info Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan Diagnosis Awal Pasien Kanker Payudara Tri Cita Pelima; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i3.1291

Abstract

Breast cancer in women affects 2.1 million women each year. Cancer that is found at an early stage and gets treatment quickly and appropriately will experience healing and a longer life expectancy. Previous studies have shown that delays in the diagnosis of breast cancer are common, but the characteristics or factors that influence the delay and its relationship with the appearance of the stage of breast cancer are not well documented. The purpose of this study is to describe the factors that influence the delay in early diagnosis of breast cancer. The study method was a literature review, from the databases of Google Scholar, Sciencedirect, Springerlink, Pubmed and ASCO; which finally selected 6 articles published during 2015-2019. Furthermore, it was known that the factors that influence the delay in diagnosis are knowledge, education level, rural population, exposure to information, husband's support, breast self-examination (BSE), misdiagnosis, alternative medicine and fears/concerns. Keywords: breast cancer; delay in diagnosis; related factors ABSTRAK Kanker payudara pada wanita mempengaruhi 2,1 juta wanita setiap tahunnya. Kanker yang ditemukan pada stadium dini serta mendapat pengobatan secara cepat dan tepat akan mengalami kesembuhan dan harapan hidup yang lebih lama. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa keterlambatan diagnosis kanker payudara banyak ditemukan, namun karakteristik atau faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dan hubungannya dengan kemunculan stadium kanker payudara masih belum didokumentasikan dengan baik. Tujuan dari studi ini adalah menggambarkan faktor yang mempengaruhi keterlambatan diagnosis awal kanker payudara. Metode studi adalah literature review, dari database Google Scholar, Sciencedirect, Springerlink, Pubmed dan ASCO; yang akhirnya terpilih 6 artikel yang dipublikasikan selama 2015-2019. Selanjutnya diketahui bahwa faktor yang mempengaruhi keterlambatan diagnosis adalah pengetahuan, tingkat pendidikan, penduduk pedesaan, keterpaparan informasi, dukungan suami, pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), kesalahan diagnosis, pengobatan alternatif dan ketakutan/kekhawatiran. Kata kunci: kanker payudara; keterlambatan diagnosis; faktor terkait
Intervensi Musik dan Relaksasi Untuk Pasien Hipertensi : A Literature Riview Silvia Nurvita; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v11i0.738

Abstract

Hypertension was a non-communicable disease whose mortality and morbidity rates increase globally. Therapy of pharmacological and non-pharmacological hypertension was difficult to achieve because it required public awareness. Music and relaxation interventions presented as additional solutions to complement pharmacological and non-pharmacological therapies in the treatment of hypertension. Purpose of this study was to describe the effect music intervention and relaxation for reducing blood pressure in hypertensive patients. The research method was literature review from electronic databases such as Google Scholar, Science Direct, Pubmed, Sage and selected 5 articles published from 2017-2018. Results were all articles reviewed showed decrease in blood pressure due to music and relaxation interventions in hypertension patients. The conclusion that music and relaxation interventions have been shown to have a major effect on reducing blood pressure in patients with hypertension. It hoped that hypertension patients could to implement music and relaxation interventions. Keywords: intervention; music and relaxation; hypertension ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang angka kematian dan kesakitan penderitanya terus meningkat secara global. Penanganan hipertensi secara farmakologi dan nonfarmakologi sulit tercapai karena membutuhkan kesadaran masyarakat. Intervensi musik dan relaksasi hadir sebagai solusi tambahan untuk melengkapi terapi farmakologi dan nonfarmakologi dalam penyembuhan penyakit hipertensi. Tujuan penelitian untuk menggambaran besar efek intervensi musik dan relaksasi dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode penelitian adalah literature review dari data elektronik seperti Google Scholar, Science Direct, Pubmed, Sage dan terpilih 5 artikel yang dipublikasi dari tahun 2017 – 2018. Hasil penelitian semua artikel yang ditinjau terbukti kombinasi intervensi musik dan relaksasi menimbulkan efek penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kesimpulannya adalah intervensi musik dan relaksasi terbukti memiliki efek besar dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Sehingga diharapkan pasien hipertensi dapat mengimplementasikan intervensi musik dan relaksasi secara teratur untuk penyembuhan penyakit hipertensi. Kata kunci: intervensi; musik dan relaksasi; hipertensi
Kemampuan Stroke Literacy pada Perspektif Non Penderita Stroke: A Literature Review Wenny Malisa; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i4.1293

Abstract

Stroke is a non-communicable disease which is the second cause of disability and death globally. Stroke literacy is the ability to access, understand, assess, and apply information related to stroke to generate knowledge that enables a person to address the three domains of behavioral health prevention, treatment and care. Prevention of death and disability due to stroke can be developed by increasing literacy in people who are not sick. Data on stroke literacy among non-sufferers in the world is still lacking, the number of publications conducted in Indonesia is still very small and only focuses on sufferers. The research objective was to describe literacy skills from the perspective of nonsufferers. This study uses the literature review database method used, including Science Direct, Pubmed, BMJ, SAGE, Google Scholar, Google Scholar, Reserchgate and Biomed. In December 2020, 5 articles published in 2009 to 2019 were selected that met the inclusion criteria. The ability to easily access information is done by providing various choices of information sources, the ability to understand information related to stroke and symptoms is still low, the ability to assess information on people who have a low risk, and the ability to apply information by visiting health services when symptoms occur is still low. So it is hoped that health promotion efforts will increase the ability of the population to understand, understand, assess, and apply information related to stroke.Keywords: literacy stroke; the perspective of non sufferers; abilityABSTRAKStroke merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kedua kecacatan dan kematian secara global. Stroke literacy adalah kemampuan mengakses, memahami, menilai, dan menerapkan informasi terkait stroke menghasilkan pengetahuan yang memungkinkan seseorang untuk mengarah ke tiga domain kesehatan perilaku pencegahan, pengobatan, dan perawatan. Pencegahan kematian dan kecacatan akibat stroke dapat dikembangkan dengan meningkatkan literasi pada orang yang tidak sakit. Data tentang stroke literacy pada non penderita di dunia masih sangat kurang, jumlah publikasi yang dilakukan di Indonesia masih sangat sedikit dan hanya fokus ke penderita. Tujuan penelitian untuk menggambarkan kemampuan stroke literacy pada perspektif non penderita. Penelitian ini menggunakan metode literature review database yang digunakan antara lain Science Direct, Pubmed, BMJ, SAGE, Google Scholar, Google Cendekia, Reserchgate dan Biomed pada bulan Desember 2020 terpilih 5 artikel yang dipublikasika pada tahun 2009 sampai 2019 yang memenuhi kriteria inklusi. Kemampuan mengakses informasi mudah dilakukan dengan tersedianya berbagai pilihan sumber informasi, kemampuan memahami informasi terkait stroke dan gejala masih rendah, kemampuan menilai informasi pada orang yang mempunyai faktor risiko masih rendah, dan kemampuan mengaplikasikan informasi dengan mendatangi pelayanan kesehatan saat terjadi gejala masih rendah. Sehingga diharapkan upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kemampuan populasi dalam mengakses, memahami, menilai, dan mengaplikasikan informasi terkait stroke.Kata kunci: stroke literacy; perspektif non penderita; kemampuan
Situasi Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bandaharjo Kota Semarang Tahun 2018-2019 Widya Widya; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11, No 4 (2020): Oktober
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11420

Abstract

There were 813 cases of pneumonia in toddler (children under five years old) at Bandarharjo Public Health Center, 328 cases in 2018 and there was an increase of 485 cases in 2019. Notably high number of pneumonia in toddler at Bandaharjo Public Health Center, and there were no research on the situation. The purpose of research is to obtain situation of pneumonia in toddler in 2018-2019 at Bandaharjo Public Health Center in Semarang City. The research method was used descriptive with cross-sectional design used secondary data of diagnosed pneumonia from Bandaharjo Public Health Center. The data obtained were number of cases per year, number of cases per village, age, sex, and number of visits of toddler with cough/difficulty breathed symptoms. The results of the study show that there was an increased of 485 cases in 2019, with the highest cases found in Bandaharjo Village by 273 cases while the lowest cases found in Dadapsari Village with 93 cases. It also showed that toddler age ≥1-5 year old is the highest by 76.1%, male toddler by 55.7%, and toddler with cough/difficulty breathed symptoms in 2018 by 41% and in 2019 by 59%. Conclusions is that there was an increase in the number of pneumonia cases in toddler from 2018 to 2019, the average age group most affected is toddler 1-5 year old with male toddler found higher, also number of visits of toddlers with cough/difficulty breathing symptoms increased from 2018 to 2019. Keywords: pneumonia; descriptions of pneumonia cases; Bandaharjo ABSTRAK Puskesmas Bandarharjo terdapat 813 kasus pneumonia pada balita, pada tahun 2018 sebesar 328 kasus dan tahun 2019 sebesar 485 kasus. Tingginya kasus pneumonia pada balita di Puskesmas Bandaharjo, dan belum ada yang melakukan penelitian mengenai situasi pneumonia pada balita di Puskesmas Bandaharjo tahun 2018-2019. Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya situasi kasus pneumonia pada balita tahun 2018-2019 di Puskesmas Bandaharjo Kota Semarang. Jenis penelitian menggunakan data sekunder Puskesmas Bandaharjo tahun 2018-2019 yang terdiagnosis pneumonia. Data yang diperoleh yaitu jumlah kasus per tahun, jumlah kasus per kelurahan, umur, jenis kelamin, dan jumlah kunjungan balita yang batuk. Hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa pada pada tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar 485 kasus, dengan penemuan kasus pneumonia tertinggi pada balita di Kelurahan Bandaharjo sebesar 273 kasus, sedangkan penemuan kasus pneumonia terendah yakni di Kelurahan Dadapsari sebesar 93 kasus. Usia 1-5 tahun lebih banyak terkena pneumonia yaitu sebesar 76,1% dengan jenis kelamin laki laki sebesar 55,7%, memiliki gejala seperti batuk /kesukaran bernapas pada tahun 2018 sebesar 41% pada tahun 2019 sebesar 59%. Kesimpulan adalah bahwa setiap tahunnya mengalami kenaikan jumlah kasus pneumonia pada balita, dan rata-rata kelompok umur yang paling banyak terkena pneumonia adalah kelompok umur 1-5 tahun dengan jenis kelamin laki-laki, serta balita yang memiliki gejala seperti batuk /kesukaran bernapas di tahun 2018 mengalami kenaikan pada tahun 2019. Kata kunci: pneumonia; gambaran kasus pneumonia; Bandaharjo
Gambaran Kejadian Kematian Ibu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah Tahun 2016-2018 Nimas Puspitasari; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk138

Abstract

Grobogan District is the biggest contributor to maternal mortality cases in Central Java. Maternal Mortality Rate in Grobogan District increased again in 2018 by 152.5 per 100,000 live births. The purpose of this research is to analyze the description of the incidence of maternal mortality in Grobogan District in 2016-2018. This research was a descriptive study using secondary data of Maternal Verbal Autopsy (OVM) on maternal mortality at the Grobogan District Health Office from 2016-2018. The results of this study indicated that the majority of maternal mortality occurred at the age of 20-35 years (77.9%), mothers with primary education (42.9%), during childbirth (66.2%), hypertension (39.0%), death unknown (40.3%), hospital (85.7%). The results of this study are expected to be used as material in determining the direction of maternal health program policies in Grobogan District. Suggestions in this study are the need for early recognition of the pregnancy period, and the puerperium and increase alertness to pregnancy complications. Keywords: maternal mortality; Grobogan District ABSTRAK Kabupaten Grobogan merupakan penyumbang terbesar kasus kematian ibu di Jawa Tengah. Angka Kematian Ibu di Kabupaten Grobogan kembali meningkat di tahun 2018 sebesar 152,5 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis gambaran kejadian kematian ibu di Kabupaten Grobogan tahun 2016-2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan data sekunder Otopsi Verbal Maternal (OVM) kematian ibu yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan dari tahun 2016-2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas kematian ibu terjadi pada usia 20-35 tahun (77,9%), ibu berpendidikan SD (42,9%), saat nifas (66,2%), hipertensi (39,0%), waktu kematian tidak diketahui (40,3%), Rumah Sakit (85,7%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan dalam penentuan arah kebijakan program kesehatan maternal di kabupaten Grobogan. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya pengenalan secara dini mengenai masa kehamilan, dan masa nifas serta meningkatkan kewaspadaan terhadap komplikasi kehamilan. Kata kunci: kematian ibu; Kabupaten Grobogan
Gambaran Umur, dan Jenis Kelamin Pasien Kanker Payudara di RS Ibnu Sina Kota Makassar Elma Elmika; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11, No 4 (2020): Oktober
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11421

Abstract

Breast cancer is the most popular neither in advanced nor developing countries within case of 38 per 100,000 women. Breast cancer is still one of the health problems that occur in women in the world but does not rule out the possibility of men. This study aims to found the description of the age, and sex of breast cancer patients at Ibnu Sina Hospital Makassar. This research method was used a cross-sectional study with secondary data from medical records in 2018-2019 diagnosed with breast cancer. The data obtained of the number of annual cases, age, sex, and the number of cases that died. The results showed that in 2019, it was twice as high as 70.8% patients with a diagnosis of breast cancer, with an average age of 45-65 years, in female-dominated sex, but in this study there were 1.1 % male, the highest number of deaths occurred in 2018 with 12 cases 60.0%. The conclusion of this research is breast cancer are generally dominated from women but does not ruled out the possibility of occurring in the men, ages 45-65 who are middle-aged or elderly. So it is expected to always have a routine check as a preventative stage. Keywords: age; gender; breast cancer ABSTRAK Kanker payudara adalah kanker terbanyak di negara maju maupun negara berkembang dengan insiden 38 per 100.000 perempuan. Kanker payudara masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada perempuan di dunia, namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada laki-laki. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran umur, dan jenis kelamin pasien kanker payudara di RS Ibnu Sina Makassar. Metode penelitian ini menggunakan cross-sectional dengan data sekunder rekam medis tahun 2018-2019 yang terdiagnosis kanker payudara. Data yang diperoleh yaitu jumlah kasus per tahun, umur, jenis kelamin, dan jumlah kasus meninggal. Hasil penelitian menunjukkan pada tahun 2019 dua kali lipat lebih tinggi dengan 70,8% pasien dengan terdiagnosis kanker payudara, dengan rata-rata usia 45-65 tahun, pada jenis kelamin didominasi oleh perempuan namun pada penelitian ini terdapat 1,1% berjenis kelamin laki-laki, kasus meninggal terbanyak yaitu pada tahun 2018 dengan 12 kasus 60,0%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kanker payudara umumnya di dominasi oleh perempuan namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada laki-laki, usia 45-65 yang merupakan usia setengah baya atau lansia. Jadi diharapkan untuk selalu pemeriksaan rutin sebagai tahap pencegahan. Kata kunci: umur; jenis kelamin; kanker payudara
Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil selama Pandemi Coronavirus Disease 2019 Azwar Asy'ari Fahruddin; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12312

Abstract

The Coronavirus-2019 (Covid-19) pandemic is spreading across the globe. Indonesia is one of the countries worst affected by COVID-19. The COVID-19 pandemic has raised serious concerns including anxiety in pregnant women. Mental and physical changes during pregnancy, pregnant women are most likely to be exposed to the virus. The purpose of this study was to assess the level of anxiety and related factors during the COVID-19 pandemic in pregnant women. This study method was a literature review of electronic data such as Google Scholar, Science Direct, Pubmed and selected 5 articles published in 2020. The results of this literature review study indicated that the corona virus pandemic has a significant psychological impact on the mother's physiological state. Covid-19 has been shown to greatly affect the level of maternal anxiety during pregnancy during this pandemic. Excessive anxiety can adversely affect the health of the fetus. The length of time during isolation, quarantine, national lockdown, gestational age, lack of information related to COVID-19, low education are factors that affect the level of maternal anxiety during pregnancy. Keywords: anxiety; pregnant mother; covid-19; coronavirus disease 2019 ABSTRAK Pandemi Coronavirus-2019 (Covid-19) menyebar di seluruh dunia. Indonesia termasuk salah satu negara yang paling parah terkena dampak covid-19. Pandemi covid-19 telah menimbulkan kekhawatiran serius termasuk kecemasan pada ibu hamil. Perubahan mental dan fisik selama kehamilan, ibu hamil kemungkinan besar akan terkena virus tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menilai tingkat kecemasan dan faktor-faktor terkait selama pandemi covid-19 pada ibu hamil. Metode studi ini adalah literature review dari data elektronik seperti Google Scholar, Science Direct, Pubmed dan terpilih 5 artikel yang dipublikasikan tahun 2020. Hasil penelitian literatur review ini menunjukkan bahwa pandemi virus corona memiliki dampak psikologis yang signifikan terhadap keadaan fisiologis ibu. Covid-19 terbukti sangat berpengaruh terhadap tingkat kecemasan ibu saat hamil dimasa pandemi ini. Kecemasan yang berlebihan dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan janin. Lamanya waktu saat isolasi, karantina, lockdown nasional, usia kehamilan, kurangnya informasi terkait covid-19, pendidikan yang rendah merupakan faktor yang berpengauh terhadap tingkat kecemasan ibu saat hamil. Kata kunci: kecemasan; ibu hamil; covid-19; coronavirus disease 2019
PERILAKU PETANI PENYEMPROT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR SERUM CHOLINESTERASE Devi Ayu Susilowati; Suhartono Suhartono; Bagoes Widjanarko; Mateus Sakundarno Adi; Suratman Suratman
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 13 No. 4: DESEMBER 2017
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.779 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v13i4.3152

Abstract

Petani penyemprot merupakan salah satu populasi berisiko untuk mengalami keracunan pestisida akibat dari aktivitas pertanian yang sangat dekat dengan pestisida. Untuk mengetahui adanya paparan pestisida dan penilaian risiko keracunan pestisida adalah dengan pengukuran kadar serum cholinesterase. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan hubungan antara pengetahuan, perilaku merokok ketika menyemprot, dan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) ketika menyemprot dengan kadar serum cholinesterase pada petani penyemprot. Jenis penelitian ini observasional dengan desain studi cross sectional. Jumlah sampel 88 petani penyemprot di Desa Dukuhlo Kabupaten Brebes. Sampel diambil dengan teknik acak sederhana. Hasil analisis multivariat dengan multipel regresi logistik menunjukkan bahwa faktor yang terbukti berhubungan dengan kadar serum cholinesterase adalah pengetahuan tentang pestisida p=0,005 (OR=12,369; 95% CI=2,1-71,5) dan merokok ketika menyemprot p=0,005 (OR=9,641; 95% CI=2,0-46,1). Petani penyemprot yang memiliki pengetahuan kurang tentang pestisida mempunyai risiko 12,3 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang memiliki pengetahuan tentang pestisida yang baik dan petani penyemprot yang merokok ketika menyemprot mempunyai risiko 9,6 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Pengetahuan tentang pestisida dan merokok ketika menyemprot terbukti berhubungan dengan kadar serum cholinesterase pada petani penyemprot.
EVALUASI PROGRAM PENCEGAHAN HIV MELALUI TRANSMISI SEKSUAL (PMTS)DI KOTA SEMARANG Benita Noffritasari; Zahroh Shaluhiyah; Mateus Sakundarno Adi
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v8i1.562

Abstract

Epidemi HIV di Indonesia masih bersifat terkonsentrasi pada kelompok populasi kunci. Secara global sekitar 47% kasus infeksi baru  pada tahun 2017 ditemukan pada kelompok populasi kunci dan pasangannya.Jumlah kasus HIV pada kelompok LSL di Indonesia meningkat hingga 500% selama tahun 2007 hingga tahun 2015. Peningkatan kasus HIV AIDS pada kelompok populasi kunci LSL menunjukkan bahwa kelompok ini merupakan kelompok yang berisiko tinggi baik untuk terinfeksi ataupun untuk menginfeksi.Program PMTS sebagai upaya pencegahan HIV/AIDS yang berfokus pada faktor risiko penularan melalui hubungan seksual, dirasa belum memberikan hasil yang optimal.Program PMTS dialksanakan dengan menggunakan empat komponen utama yaitu peningkatan peran positif pemangku kepentingan, komunikasi perubahan perilaku, manajemen pasokan kondom dan pelicin, serta layanan IMS dan HIV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaanempat komponen utama program PMTS pada LSL di Puskesmasyang ada di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kota Semarang selama bulan Agustus hingga Oktober 2019. Subjek penelitian sebanyak 14 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih ada stigma dan diskriminasi dari pemangku kepentingan, LSl belum menjadi fokus utama dalam program PMTS. Klien LSL belum terbuka terhadap program dan pemakaian kondom pada LSL masih rendah. Belum semua Puskesmas menyediakan pelicin untuk program PMTS. Layanan HIV di Puskesmas belum komprehensif serta masih ada stigma dan diskriminasi dari petugas terhadap LSL. Rekomendasi dari penelitian ini adalah peningkatan upaya penghapusan stigma dan diskriminasi terhadap LSL, baik dari para pemangku kepentingan maupun petugas kesehatan; peningkatan upaya penjangkauan dan pendampingan terhadap LSL, sehingga mereka lebih terbuka terhadap program penanggulangan HIV; serta peningkatan kapasitas layanan HIV di Puskesmas, sehingga layanan HIV yang diberikan lebih komprehensif, termasuk penyediaan kondom dan pelicin.   Kata Kunci: Evaluasi PMTS, LSL
Tingkat Depresi Lansia yang Tinggal di Panti Sosial Putu Eka Novayanti; Mateus Sakundarno Adi; Rita Hadi Widyastuti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.694 KB) | DOI: 10.26714/jkj.8.2.2020.117-122

Abstract

Menua merupakan suatu keadaan yang pasti dirasakan oleh setiap individu, namun menua dengan sehat belum tentu dirasakan oleh setiap lansia. Salah satu masalah psikologis yang paling banyak terjadi pada lansia ialah depresi. Depresi pada lansia sering sekali tertutupi oleh gejala fisik. Depresi dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya biologi, psikologis dan sosial. Angka kejadian depresi yang terus meningkat dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan kualitas kesehatan serta kualitas hidup lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat depresi lansia yang tinggal di panti sosial. Penelitian ini merupakan suatu studi dengan desain cross sectional. Observasi dilakukan terhadap 135 lansia yang didapatkan melalui teknik purpossive sampling dan dilakukan pada bulan Maret 2020. Kriteria inklusi penentuan sampel adalah lansia yang berusia 60 tahun keatas, lansia yang telah menghuni panti selama lebih dari 6 bulan dan tidak memiliki keluarga. Hasil penelitian didapatkan bahwa lansia yang tinggal di panti sosial terbanyak pada rentang usia 65-69 tahun (37,0%),  rentang usia lansia yang paling sedikit adalah lansia yang berusia 80 tahun keatas (10,4%). Jenis kelamin lansia yang paling banyang tinggal di panti sosial adalah laki-laki yaitu sebanyak 73 lansia (54,1%). Data karakteristik pendidikan lansia yang tinggal di panti sosial paling banyak adalah SD sebanyak 50 lansia (37,0%). Status pernikahan lansia yang ada di panti sosial terbanyak adalah duda yaitu sebanyak 65 lansia (48,1%). Tingkat depresi pada lansia yang ada di panti sosial terbanyak adalah tingkat depresi ringan yaitu sebanyak 55 lansia (40,7%) Kata kunci: depresi, lansia, panti sosial THE LEVEL OF DEPRESSION IN THE ELDERLY LIVING IN NURSING HOME ABSTRACTAging is a condition that must be felt by every individual, but aging is not necessarily healthy for every elderly. One of the most common psychological problems in the elderly is depression. Depression in the elderly is often masked by physical symptoms. Depression is influenced by several factors including biology, psychological and social. It is faered that the incidence of depression will increase the quality of health and the elderly quality of life. The aim of this study is to determine the level of depression in the elderly who live in nursing homes. Ths research is a study with cross sectional design. The observations were made on 135 elderly who were obtained through purposive sampling techniques and carried out in March 2020. The inclusion criteria for determining the sample are the elderly who are aged 60 years and over, the elderly who have inhabited in nursing home for more than 6 months and have no family. The result showed that the most elderly people living in nursing home were in the age range of 65-69 years (37,0%), the lowest age range was the elderly who were aged 80 years and over (10,4%). The most eldely sexes who live in nursing home are male, as many as 73 elderly people (54,1%). Data on the characteristics of the education of the elderly who live in nursing home is the most elementary school as many as 50 elderly (37,0%). The status of the marriage of the elderly in the most nursing home is widower with 65 elderly people (48,1%). The highest level of depression in elderly at nursing home is the level of mild depression, which is 66 elderly (40,7%). Keywords: depression, elderly, nursing home
Co-Authors Abdullah, Rabiya Afina Karimatu Zahidah Afra Nabila Ansar Afrialman, M. Rizal Agung Prabowo Kusumo Agus Subagio Agustina Ayu Wulandari, Agustina Ayu Ali Djamhuri Aloto Ximenes Belo Amaral Aminuyati Andalusia Sarigando Banilai, Puti Andri Setiawan Anies Anies Anies Anies Annisa Bekti Rohmatus Annisa, Yunita Antono Suryo Putro Antono Suryoputro Anugrah Dian Wardhani Ardiansyah, Dandy Nova Ari Pratiwi Ari Soewondo Ari Suwondo Ari Suwondo Ari Udijono Ari Udijono Ari Udiyono Ari Udiyono Ari Udiyono Ariyanto Ariyanto Asfi Manzilah Atik Mawarni Aufiena Nur Ayu Merzistya Auliandari, Rizky Amelia Ayu Diana Meilantika Ayu Dya Puspaning Tyas Ayun Sriatmi Aziza, Nur Azizah, Waviq Azwar Asy'ari Fahruddin Bagoes Widjanarko Bailai, Puti Andalusia Sarigando Benita Noffritasari Binti Sabrina Bruh, Rasidah Huraini Budi Laksono Budi Laksono Budiyono Budiyono Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami, Cahya Cherinita Hamida Chimezie Finian Nwadinigwe Choirun Nisa Cornelia Palmasari Ariesta Putri Daniswara, Sabrina Denny, Hanifa Maher Devi Ayu Susilowati Dewi, Candrawati Puspita Dhian Ika Prihananto Dhimas Adi Putranto Dian Aulia Kurniawati Dian Ratna Sawitri Dian Rohmayanti Didik Sumanto Diyah Fatmasari Diyana, Sutra Dwi Pudjonarko Dwi Sutiningsih Elma Elmika Erlin Fitria Dewi Erlin Fitria Dewi Eva Lestari Eva Lestari Eva Lestari Evrilda Andani Putri Fajar Istiqomah Falah, Yanuar Fajrul Fania Maulida Layli Faradina Pramesti Nandariesta Farid Agushybana Farid Farid Agushybana Fawziya, Vyanadia Rizka Ferianto Ferianto, Ferianto Frida, Chebet Frima Rifqi Azzahroh Galuh Ajeng Pangestika Ghea Yanna Aulia Giyantolin, Giyantolin Gosari, Kevin Rayes Hamdan, Yusuf Lensa Handayani, Fitria Hanifah Ardiani Hanung Nurany Hany Yuliani Harahap, Ana Pujianti Hardi Warsono Hardiko Hardiko, Hardiko Harfaina, Harfaina Hariyanto, Hendri Hastaning Sakti Hayuningsih, Akmaliya Hendri Setyawan Henry Setiawan Susanto Henry Setyawan Santoso Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Herliani, Emy Herry Poernomo Hitipeuw, Derico Husnia Tahta Afwina Hussein, Maiga Ayub I Dewa Made Widaryana, I Dewa Made Ibrahim, Mochammad Malik Idha Setyowati Ika Nur Jannah Inova Inova Intansari, Fety Fatima Irva Rahmi Yuliasari Ita Puji Lestari Jayawarsa, A.A. Ketut Jeany Rahma Nafizar Jerry Ferdinand Haposan Saragih Joma Chyntia Lattu Juliyanti Pasorong K. Heri Nugroho HS, K. Heri Kadek Lia Dwiyanthi Kamilah Budhi Kamilah Budhi Rahardjani, Kamilah Budhi Khairunnisa Khairunnisa Kristie Hapsari Primaharini Kuncoro, Teguh Tri Laksmono Widagdo Lanny Sunarjo Lattu, Joma Chyntia Lestariningsih Lestariningsih Liena Sofiana Lintang Dian Saraswati Lukmono, Djoko Trihadi M. Arie Wuryanto M. Arie Wuryanto Mada Gautama Marek Samekto Maria Mexitalia Maria Ulfa Maria Ulfa Maria Ulfah Marisa Gita Putri Marisa Gita Putri Marisa Gita Putri Martha Irene Kartasurya Martini Martini Martini Martini Maurizka Viera Chairunissa Mawaddah Salwa Megah Andriany Megah Andriany Megah Andriany Mery Tresiana Effendi Mexitalia Setiawati Mexitalia Setiawati Meza Nuraisya Misinem, Misinem Moh Arie Wuryanto Mohammad Arie Wuryanto Mostang Arianto Muchlis Achsan Udji Sofro Muchlis AU Sofro Mudiyono Mudiyono Muh Fauzi, Muh Muh, Fauzi Muhammad Saleh Muin, Muhammad Muin, Muhammad mukhibin, akhmad Mulyasari, Septiana Mursid Raharjo Nahari Ratu Cempaka Wilis Nimas Puspitasari, Nimas Nissa Kusariana Nita Anggerina Putri Hi Setiawan Noor Azizah Novy Sandhyana Panengah Nugroho, Farid Setyo Nur Azizah Azzahra Nur Endah Wahyuningsih Nur Faizah Nur Fitriah Nur Fitriah, Nur Nur Siyam Nur Widyastuti Nurjazuli Nurjazuli Nurul Aini Fadilah, Nurul Aini Nurullya Rachma Nurullya Rachma Nurwijayanti Onny Setiani Onny Setiani Pamungkas, Motris Patmawati Pinto, João Menezes Praba Ginandjar Pranitia, Rainta Presenta, Lorda Pujianti Harahap, Ana Purnamaningsih, Indah Purwanti, Sumy Hastry Purwoko, Agus Pusaka, Semerdanta Putu Eka Novayanti Rahatina, Vilianti Eka Fitri Rahayu, Misti Ramadhani Eka Putri Raysha Afiff Retno Hestiningsih Reza Ayu Rizqi Meilani Ria Nur Madyasari Rina Hudayani Rini Fajarani Risna Endah Budiati Rita Hadi Widyastuti Rizqi Dian Pratiwi Roesipin, Sri Wahyuningsih Rofida Ulinnuha Rohmah Kusuma Putri RR. Ella Evrita Hestiandari Rr. Sri Ratna Rahayu Rr.Sri Endang Pujiastuti S, Henry Setyawan S. Sugiharto Safitri, Iski Nur Saidi, Ntambi Salsabila, Rahmalia Shoffy Samal, Rizky Febryan Samekto, Marek Sari, Gracilaria Puspa Satria, Hardiat Dani Sayono Sayono Selamat Budijitno Selvy Soejono Septo Pawelas Arso Setyowati Setyowati Shafa Mutiara Afifah Shofia Aji Hidayatillah Silvia Nurvita Simanjuntak, Agnes Apria Sinta Wati Sirait, Chronika Kesya Siswoaribowo, Andika Siswoaribowo, Andika Siti Rahayu Siti Rahayu Siti Rosidah Siti Susanti Siti Yulaekah, Siti Siti Zuraidah, Siti Soeharyo Hadisaputro Sofro, Muchlis AU Solikin Solikin Sri Achadi Nugraheni Sri Nuraini, Sri Sri Wahyuningsih Sri Yuliawati Sri Yuliawati Sugianto Sugianto Sugih Wijayati, Sugih Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono, Suhartono Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Sukamto . Sulistiyani Sulistiyani Suparyatmo, J.B Supriharti Supriharti Suratman Suratman Surjoputro, Antono Suryawati, Chriswardhani Susanti Susanti Sutaip Sutaip Sutopo Patria Jati Syamsulhuda BM Syarief Thaufik H, Syarief T.M. Rafsanjani Teguh Dwi Hartanto Thamrin, Jumianti Lestari Tiar M Pratamawati Tri Cita Pelima Tridaya P Handayani Trihadi Lukmono, Djoko Tristanti, Wita Istiqomah Ulfa Bariroh Umaya Umaya Umi Ardiningsih Wahyu Estining Tyas Wana Wandhana P. Wenang Triatmo, Wenang Wenny Malisa Widya Widya Widya, Tiya Nur Widyaning Dara Utami Witri Pratiwi Wiwid Royanialita Wurjanto, Moh Arie Wurjanto, Moh. Arie Yuli Fatmasari Yusli Harini Yusniar Hanani D., Yusniar Yusuf Lensa Hamdan Zahroh Shaluhiyah