p-Index From 2021 - 2026
10.906
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat International Journal of Integrated Health Sciences Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ekologi Kesehatan Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia VISIKES Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Global Medical and Health Communication ODONTO Dental Journal Jurnal Kesehatan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Public Health of Indonesia Journal of Health Education Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Health Notions Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Media Ilmu Kesehatan Holistic Nursing and Health Science Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Jurnal Serambi Engineering Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Amerta Nutrition Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Unnes Journal of Public Health Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Journal of Health Sciences Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ners Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Pena Medika : Jurnal Kesehatan Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Narra J Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Odonto dental journal Journal of Pharmaceutical and Sciences. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Jurnal Info Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Stres Lansia dengan Penyakit Tidak Menular Dian Aulia Kurniawati; Mateus Sakundarno Adi; Rita Hadi Widyastuti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.507 KB) | DOI: 10.26714/jkj.8.2.2020.123-128

Abstract

Stres pada lansia dengan penyakit tidak menular merupakan masalah psikososial yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kesejahteraan lansia apabila tidak segera diatasi, terutama dalam hal perawatan dirinya yang berpusat pada kepatuhan dalam pengobatan serta manajemen diri. Namun, penelitian yang membahas tentang tingkat stres pada lansia dengan penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Pudakpayung Kota Semarang belum tersedia sehingga penelitian ini perlu dilakukan untuk melihat tingkat stres lansia dengan penyakit tidak menular: diabetes mellitus dan hipertensi. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 109 lansia dengan penyakit tidak menular yang didapatkan melalui teknik total sampling di wilayah kerja Puskesmas Pudakpayung di Kota Semarang pada tahun 2020. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah lansia berusia 60 tahun keatas dengan penyakit tidak menular yaitu diabetes melitus dan hipertensi, menderita penyakit < 5 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Depresion, Anxiety, Stress Scale (DASS-42) berisi 14 pertanyaan, dengan tingkatan Discriminant validity dan mempunyai reliabilitas sebesar 0,8806 berdasarkan Cronbach Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia dengan diabetes melitus sebagian besar mengalami stres sedang sebesar 62,7% dan lansia dengan hipertensi mengalami stres sedang sebesar 59,1%. Kata kunci: lansia, penyakit tidak menular, stres STRESS LEVELS IN ELDERLY WITH NON-COMMUNICABLE DISEASES  ABSTRACTStress in elderly with Non-communicable Diseases is an psychosocial problem that can affect the quality of life and well-being of the elderly if not immediately addressed, especially in terms of self-care that is centered on adherence in medication and self-management. However, research that discusses about the levels of stress in elderly with non-communicable diseases in the working area of Pudakpayung’s Public Health Centers in Semarang City is not yet available, so this research are needs to be done to look at the stress levels in elderly with non-communicable diseases : diabetes mellitus and hypertension. The study used a cross sectional design with 107 elderly with non-communicable diseases to be a sample obtained through total sampling techniques in Pudakpayung’s Public Health Centers in Semarang City on 2020. The criteria of inclusion in this study were the elderly aged 60 years and above with non-communicable diseases, suffering from illness < 5 years. The instruments used in this study were Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS-42) contains 14 questions, with levels Discriminant validity and reliability have amounted to 0,8806 by Cronbach Alpha. The results showed that elderly with diabetes mellitus mostly experienced moderate stress by 62,7% and the elderly with hypertension experienced moderate stress by 59.1%.  Keywords: elderly, non-communicable diseases, stress
Analisis Pengaruh Dimensi Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Peserta BPJS Kesehatan di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. H. Soewondo Kendal Nur Widyastuti; Bagoes Widjanarko; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 6, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.6.1.2018.39-49

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah ada pengaruh antara dimensi kualitas pelayanan yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy terhadap kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan di instalasi rawat jalan RSUD dr. H. Soewondo Kendal.Penelitian ini menggunakan metode  pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional . Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan peserta BPJS Kesehatan di poli rawat jalan RSUD dr. H. Soewondo Kendal, sedangkan subyeknya adalah pasien peserta BPJS Kesehatan di poli rawat jalan yang telah pernah periksa minimal 2-3 kali dengan menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Pengumpulan data menggunakan cara Non Probability Sampling. Data diolah dan dianalisisi dengan analisis Smart PLS. Besar sampel sejumlah 100 orang responden dan menggunakan teknik Purposive Sampling untuk pengambilan sampel.   Berdasarkan analisis dengan Smart PLS hasil penelitian menunjukkan bahwa tangible / bentuk fisik  mempunyai pengaruh positif secara signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai t-hitung 3,043 > 1.96 , reliability / keandalan mempunyai pengaruh positif secara signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai t-hitung 2,571 > 1.96, responsiveness / daya tanggap  mempunyai pengaruh positif secara signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai t-hitung 3,101 > 1.96, assurance / jaminan tidak mempunyai pengaruh positif secara signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai t-hitung 1,491 < 1.96, dan empathy / perhatian  mempunyai pengaruh positif secara signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai t-hitung 3,469 > 1.96. Hasil uji hipotesis ini menunjukkan bahwa tidak semua dimensi kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan.Kesimpulan penelitian ini adalah empat dari lima dimensi kualitas pelayanan yang diteliti mempunyai pengaruh positip secara signifikan terhadap kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. H. Soewondo. Dimensi mutu tangible, reliability, responsiveness dan emphaty mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. H. Soewondo dan dimensi assurance tidak mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pasien.
Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Untuk Mendukung Penegakkan Diagnosa TB Dots Di Rumah Sakit Aisyiyah Muntilan Susanti Susanti; Mateus Sakundarno Adi; Atik Mawarni
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.4.2.2016.123-128

Abstract

Tuberculosis (TB) disease intervention is a national program and being a target of MDGs. Therefore, a government determined minimum service standards of a hospital that had to be implemented in all health service units and hospitals in Indonesia. A strategy of DOTS at Aisyiyah Hospital in Muntilan had been available particularly in terms of case finding. Notwithstanding, a process of patient diagnosis had not been implemented in accordance with a standard of human resource. Number of medical officers at a TB DOTS unit was not sufficient. In addition, quality of information like completeness, accurateness in diagnosis, and timeliness in reporting TB cases had not achieved a target. The aim of this study was to develop decision support system of TB as an effort to systematically diagnose and manage data of TB based on the standard. This was qualitative-quantitative research. A qualitative method was used to identify each step of information system development. Meanwhile, a quantitative method was used to assess quality of information between before and after developing information system using pre-experimental design (the one group pre and posttest design). Qualitative data were collected by conducting indepth interview, whereas quantitative data were collected using checklist. Data were analysed using T test. Research object was decision support system before and after applying at TB unit at Aisyiyah Hospital in Muntilan. Research subjects consisted of four TB officers as main informants. Informants for triangulation purpose consisted of head of SIMRS and head of medical services. The results of T test showed that variables of completeness, accurateness, and preciseness after developing the decision support system were better than that of before developing the system (p-value = 0.000). As suggestions, head of SIMRS needs to conduct further development of decision support system of TB in another unit particularly in inpatient unit. The decision support system needs to be evaluated and adjusted with the standard.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Implementasi Program Pengendalian Tuberkulosis di Puskesmas Wilayah Kabupaten Magelang Ita Puji Lestari; Laksmono Widagdo; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 6, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.6.2.2018.114-120

Abstract

Prevalensi TB di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 adalah sebesar 106,42 per 100.000 penduduk. Penemuan kasus dan Case Detection Ratedi bawah standar 70%, pada level kota/ kabupaten maupun level puskesmas dan untuk CDR terendah di Kabupaten Magelang yaitu 21,82%. Kabupaten Magelang pada tahun 2013 perkiraan kasus baru TB Paru BTA positif sebanyak 1285 orang dengan cakupan penemuan kasus TB Paru BTA positif pada tahun 2013 mencapai 17,98%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan implementasi program pengendalian TB di Puskesmas Kabupaten Magelang.Jenis penelitian adalah observasional analitik  dengan pendekatan Cross Sectional. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh petugas pelaksana yang terdiri satu perawat koordinator program, seorang tenaga laboratorium, dan serang dokter sebanyak 87 orang. Analisis data dilakukan secara multivariat.Hasil penelitian dengan uji statistik menunjukkan  ada hubungan antara faktor komunikasi dengan implementasi (p=0,001), ada hubungan antara faktor disposisi dengan implementasi (p=0,001),ada hubungan antara faktor karakteristik badan pelaksana dengan implementasi (p=0,001), ada hubungan antara pemahaman standar dengan implementasi (p=0013),tidak ada hubungan antara faktor sumber daya dengan implementasi (p=0,240), dan tidak ada hubungan yang bermakna antara faktor lingkungan dengan implementasi program TB (p=0,057).Disarankan Puskesmas untuk menyusun instrumen yang mengukur efektifitas koordinasi dalam program,membuat kegiatan pendidikan dan pelatihan kaderisasi penyakit TB secara berkala. Puskesmas menjalin jejaring kerja sama dengan stakeholder dan masyarakat, menyusun pengembangan sistem reward bagi petugas maupun kader TB yang memiliki peran yang aktif ,menyusun suatu  task force khusus untuk program pengendalian TB yang dilegalkan dengan Surat Keputusan dari Kepala Puskesmas.  
Sistem Pengendalian Manajemen Pelayanan Kesehatan Di Unit Pengobatan Penyakit Paru-Paru (Up4) Provinsi Kalimantan Barat Juliyanti Pasorong; Antono Suryo Putro; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 6, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.6.2.2018.138-144

Abstract

Kinerja UP4 Provinsi Kalimantan Barat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sangat bergantung pada keberhasilan pihak manajemen dalam menerapkan sistem pengendalian manajemen (SPM) sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis terhadap pelaksanaan SPM di UP4 dalam mendukung upaya dan kinerja UP4 untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas terhadap masyarakat. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Informan utama dalam penelitian ini adalah pihak manajemen yang terdiri dari kepala UP4 dan para kepala bagian, sedangkan informan triangulasi pegawai pada masing-masing bagian/seksi. Pengolahan dan analisis data menggunakan teknik analisis sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPM dalam bentuk sistem perencanaan, sistem operasional, sistem pengukuran kinerja, sistem umpan balik, dan sistem evaluasi dan penghargaan yang diterapkan di UP4 belum berjalan secara baik. Bentuk SPM seperti perencanaan, sistem operasional, sistem umpan balik masih ada permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaannya yang mengakibatkan SPM menjadi kurang efektif. Penelitian ini menemukan bahwa aspek partisipasi dan komunikasi menjadi persoalan utama dalam pelaksanaan SPM. UP4 juga belum memiliki sistem pengukuran kinerja dan sistem evaluasi dan penghargaan yang terformalisasi secara baik. Disarankan agar pihak UP4 dapat meningkatkan partisipasi pegawai dalam aktivitas perencanaan, meningkatkan diskusi-diskusi formal maupun informal untuk menjembatani sering terjadinya kesalahan komunikasi, serta mendesain sistem pengukuran kinerja dan sistem evaluasi dan penghargaan yang baik.
Analisis Perbandingan Komitmen Bidan Koordinator dalam Pencatatan dan Pelaporan PWS KIA di Kabupaten Kapuas Kristie Hapsari Primaharini; Sutopo Patria Jati; Mateus Sakundarno Adi
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 8, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.8.2.2020.88-97

Abstract

The midwife's commitment in recording the PWS KIA is a form of responsibility in reporting the PWS KIA and contributing to the achievement of the PWS KIA target. The lack of data and information on PWS KIA can lead to achievement of low and not low targets and cause PWS KIA problems to be resolved. Observation results of the PWS KIA Kapuas report found problems, namely; the report is incomplete, only partially filled in, even the number of formats sent is different for each puskesmas.This research is a qualitative research. Methods of data collection using questionnaires, observation of documents and in-depth interviews. The object of this study was the coordinating midwife and the Head of the Yankesdas Section as the person in charge of PWS KIA in Kapuas Regency.The results of the study are of 2 categories: coordinator midwives with "high commitment" of 17 health centers and "low commitment" of 9 health centers. Midwife coordinator with high commitment supported, among others; long work experience, has the attitude and responsibility for the trust that was stabbed, SK was appointed as a coordinating midwife, had a SOP supporting document PWS KIA report, received support from kapus and coworkers as well as the monev from the Kapuas District Health Office where the condition was not obtained from coordinating midwives with "low commitment". It is recommended to increase support for all coordinating midwives in the recording and reporting of PWS KIA in the form of supervision of the Kapuas District Health Office with quality activities, both the time and the material delivered.Keywords: Commitment, Midwife Koordinaor, PWS KIA
Gambaran Kualitas Pengelolaan Rantai Dingin Vaksin Meningitis di Wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Andri Setiawan; Lintang Dian Saraswati; Mateus Sakundarno Adi; Ari Udijono
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 31 No 2 (2021)
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v31i2.3706

Abstract

Meningitis vaccine is a special vaccine given to protect prospective umrah or hajj pilgrims against meningitis. Storage of the meningitis vaccine that is not standard can result in spoilage of the vaccine, thereby reducing or eliminating its immune potential. So far there is no data describing the management of the meningitis vaccine cold chain in the province of Special Region Yogyakarta. The aim of the study was to describe the characteristics of cold chain management officers, the availability of cold chain equipment, the behavior of receiving vaccines, the behavior of storing vaccines, and the behavior of managing vaccine waste This study was descriptive observational of 20 cold chain management officers at the Port Health Office Clinic (KKP), clinics and hospitals administering meningitis vaccination in Special Region Yogyakarta province. The data were collected using a data collection technique in the form of questionnaires and observations in December 2019-June 2020. The results showed that there were no meningitis vaccination providers in Yogyakarta who had managed the vaccines cold chain management in accordance with immunization guidelines. It is concluded that there are no officers who have implemented cold chain management in accordance with the guidelines of the Ministry of Health. It is suggested that officers need to improve compliance in implementing cold chain management in accordance with the guidelines of the Ministry of Health. Abstrak Vaksin meningitis merupakan vaksin khusus yang diberikan untuk melindungi calon jamaah umrah atau haji terhadap penyakit meningitis. Penyimpanan vaksin meningitis yang tidak sesuai standar dapat mengakibatkan kerusakan vaksin sehingga menurunkan atau menghilangkan potensi kekebalannya. Sejauh ini belum ada data yang menggambarkan pengelolaan rantai dingin vaksin meningitis di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan karakteristik petugas pengelola rantai dingin, ketersediaan peralatan rantai dingin, perilaku menerima vaksin, perilaku menyimpan vaksin, dan perilaku mengelola limbah vaksin. Penelitian ini adalah deskriptif observasional terhadap 20 petugas pengelola rantai dingin di klinik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) serta klinik dan rumah sakit penyelenggara vaksinasi meningitis di Provinsi Derah Istimewa Yogyakarta. Data dikumpulkan dengan teknik pengambilan data berupa angket dan observasi pada bulan Desember 2019–Juni 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum ada penyelenggara vaksinasi meningitis di Yogyakarta yang melakukan pengelolaan rantai dingin vaksin sesuai dengan pedoman penyelenggaraan imunisasi. Disimpulkan bahwa belum ada petugas yang menerapkan pengelolaan rantai dingin sesuai dengan standar pedoman Kementerian Kesehatan. Disarankan agar petugas perlu meningkatkan kepatuhan dalam menerapkan pengelolaan rantai dingin sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan.
PARASIT Plasmodium sp PADA TERNAK KAMBING ETAWA DI DAERAH ENDEMIK MALARIA KABUPATEN PURWOREJO Didik Sumanto; Suharyo Hadisaputro; Mateus Sakundarno Adi; Siti Susanti; Sayono Sayono
JURNAL EKOLOGI KESEHATAN Vol 20 No 1 (2021): JURNAL EKOLOGI KESEHATAN VOLUME 20 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jek.v20i1.4092

Abstract

ABSTRACT Kaligesing Subdistrict, Purworejo Regency, is a malaria endemic area in Central Java Province, with an Annual Parasite Incidence (API) of 0,32‰ in 2017 with the confirmed vector being An. aconites and An. maculatus. Anopheles zoophagic nature and existence of livestock around the residence has an important role as a barrier to the transmission of malaria. One type of livestock that is widely cultivated by the community is the type of “Etawa” goat. This study aims to determine the type of Plasmodium found in livestock. This is a descriptive study with cross-sectional design and 97 samples were taken by purposive sampling. The variables analyzed were the distance between the cage and the place of residence, the presence of parasites in the blood of cattle and mosquitoes eviction attempts by the community. Examination conducted by microscopic blood clots with Giemsa staining. The results of the examination, found 4 slides (4,12%) positive for Plasmodium sp in goat blood with the cage located less than 10 meters from the residence. Parasites of Plasmodium vivax (75%) and Plasmodium falciparum (25%) trophozoites were detected in 4 goats (4,1%). A total of 75,3% of community activities burn straw around the animal enclosures, in an effort to repel mosquitoes. Etawa goats as a potential barrier in the village Jatirejo District of Kaligesing, found with P. vivax and P. falciparum. Further research is needed using molecular methods to strengthen the findings. Keywords: Malariae, Plasmodium sp, etawa goats ABSTRAK Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo, merupakan wilayah endemik malaria di Provinsi Jawa Tengah, dengan Annual Parasite Incidence (API) 0,32‰ tahun 2017 dan vektor terkonfirmasi adalah An. aconitus dan An. maculatus. Sifat zoofagik Anopheles dan keberadaan ternak di sekitar tempat tinggal mempunyai peran penting sebagai barrier dalam penularan malaria. Salah satu jenis ternak yang banyak dibudidayakan masyarakat adalah jenis kambing etawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis Plasmodium yang terdapat pada ternak tersebut. Penelitian bersifat deskriptif dengan disain cross-sectional dan sebanyak 97 sampel diambil secara purposive sampling. Variabel yang di analisa adalah jarak kandang dengan tempat tinggal, keberadaan parasit dalam darah ternak dan kegiatan upaya pengusiran nyamuk oleh masyarakat. Pemeriksaan sediaan darah dilakukan secara mikroskopis dengan pewarnaan giemsa. Hasil pemeriksaan, ditemukan 4 slide (4,12%) positif Plasmodium sp pada darah kambing dengan letak kandang berjarak kurang dari 10 meter dari rumah tinggal. Terdeteksi adanya parasit tropozoit Plasmodium vivax (75%) dan tropozoit Plasmodium falciparum (25%) yang ditemukan pada 4 ekor kambing (4,1%). Sebanyak 75,3% kegiatan masyarakat membakar jerami di sekitar kandang ternak, sebagai upaya mengusir nyamuk. Ternak kambing Etawa berpotensi sebagai barrier di Desa Jatirejo Kecamatan Kaligesing, dengan ditemukan parasit P. vivax dan P. falciparum. Diperlukan penelitian lebih lanjut menggunakan metode molekuler untuk memperkuat hasil temuan. Kata kunci: Malaria, Plasmodium sp, kambing etawa
RISK FACTORS OF TYPE 2 DIABETES MELLITUS DURATION AND NON-COMPLIANCE WITH MEDICATION TO POOR GLYCEMIC STATUS Marisa Gita Putri; K. Heri Nugroho HS; Mateus Sakundarno Adi; Suhartono Suhartono; Bagoes Widjanarko
Jurnal Berkala Epidemiologi Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Berkala Epidemiologi (Periodic Epidemiology Journal)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbe.V8I32020.256-264

Abstract

Background: Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that is still a global health problem. Uncontrolled diabetes mellitus (DM) can result in poor glycemic status, with factors that affect patients including long-term DM and medication compliance. Purpose: This study aimed to determine the risk factors of long-term DM and non-compliance with medication on the poor glycemic control status of patients with type 2 DM. Methods: This type of research used observational analysis with a case–control design. Samples were taken from patients with type 2 DM, with 40 cases and 40 controls. The criteria for sample inclusion were that the patients had a glycosylated hemoglobin level check, were willing to be research respondents, and could communicate well. The exclusion criterion was patients experiencing a drastic decline in health status during the study. The sampling technique used was consecutive sampling. This research was conducted at the Panti Wilasa Citarum Hospital in Semarang City from July to September 2019. The relationship and the risk of long-term DM and adherence to taking medication with glycemic status were tested using the chi-square test. Results: This study showed that a duration of DM >5 years (p = 0.01; Odss Ratio (OR) = 3.46; 95% confidence interval [CI] = 1.37 < OR < 8.69) and non-compliance with taking medication (p = 0.02; OR = 3.15; 95% CI = 1.25 < OR < 7.93) are risk factors for poor glycemic status. Conclusion: Duration of DM >5 years and non-compliance with taking medication are risk factors for poor glycemic status in patients with type 2 DM.
THE QUALITY OF TUBERCULOSIS SERVICES IN PATIENTS’ PERSPECTIVES: A LITERATURE REVIEW Aufiena Nur Ayu Merzistya; Mateus Sakundarno Adi; Dwi Sutiningsih; Sri Ratna Rahayu
Indonesian Journal of Health Administration Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jaki.v9i1.2021.67-81

Abstract

Background: The assessment from the patient's perspective is the assurance of TB service’ quality to achieve the "End TB" target. The information regarding TB services’ quality assessment in the dimensions of QUOTE TB Light is not widely found.Aims: The study aims to review TB services' quality from the patients’ perspective in the 7 dimensions of QUOTE TB Light.Methods: This literature review study searched from 3 databases, namely PubMed, Science-Direct, and Google Scholar since July - October 2020. The inclusion criteria were research on TB services quality, patients’ perspective, and patient assessment of 7 dimenssion. Articles assessed the other health services’ quality and published before January 2015 was excluded.Results: A total of 7 from 89 articles found were selected for review. The patients’ assessments are based on their experiences or satisfactions. Most of the studies are satisfied with service availability, communication, patient-provider interactions, competence, and affordability. The patients’ dissatisfactions about infrastructure and stigma acquired during treatment.Conclusion: Infrastructure and stigma are assessed negatively. The continously evaluation and training for health workers need to be improved so they can serve patients well. The patients’ perspectives can be the major consideration for providers to enhance the TB services’ quality.Keywords: Quality of TB services, QUOTE TB Light, patients’ perspectives, Tuberculosis
Co-Authors Abdullah, Rabiya Afina Karimatu Zahidah Afra Nabila Ansar Afrialman, M. Rizal Agung Prabowo Kusumo Agus Subagio Agustina Ayu Wulandari, Agustina Ayu Ali Djamhuri Aloto Ximenes Belo Amaral Aminuyati Andalusia Sarigando Banilai, Puti Andri Setiawan Anies Anies Anies Anies Annisa Bekti Rohmatus Annisa, Yunita Antono Suryo Putro Antono Suryoputro Anugrah Dian Wardhani Ardiansyah, Dandy Nova Ari Pratiwi Ari Soewondo Ari Suwondo Ari Suwondo Ari Udijono Ari Udijono Ari Udiyono Ari Udiyono Ari Udiyono Ariyanto Ariyanto Asfi Manzilah Atik Mawarni Aufiena Nur Ayu Merzistya Auliandari, Rizky Amelia Ayu Diana Meilantika Ayu Dya Puspaning Tyas Ayun Sriatmi Aziza, Nur Azizah, Waviq Azwar Asy&#039;ari Fahruddin Bagoes Widjanarko Bailai, Puti Andalusia Sarigando Benita Noffritasari Binti Sabrina Bruh, Rasidah Huraini Budi Laksono Budi Laksono Budiyono Budiyono Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami, Cahya Cherinita Hamida Chimezie Finian Nwadinigwe Choirun Nisa Cornelia Palmasari Ariesta Putri Daniswara, Sabrina Denny, Hanifa Maher Devi Ayu Susilowati Dewi, Candrawati Puspita Dhian Ika Prihananto Dhimas Adi Putranto Dian Aulia Kurniawati Dian Ratna Sawitri Dian Rohmayanti Didik Sumanto Diyah Fatmasari Diyana, Sutra Dwi Pudjonarko Dwi Sutiningsih Elma Elmika Erlin Fitria Dewi Erlin Fitria Dewi Eva Lestari Eva Lestari Eva Lestari Evrilda Andani Putri Fajar Istiqomah Falah, Yanuar Fajrul Fania Maulida Layli Faradina Pramesti Nandariesta Farid Agushybana Farid Farid Agushybana Fawziya, Vyanadia Rizka Ferianto Ferianto, Ferianto Frida, Chebet Frima Rifqi Azzahroh Galuh Ajeng Pangestika Ghea Yanna Aulia Giyantolin, Giyantolin Gosari, Kevin Rayes Hamdan, Yusuf Lensa Handayani, Fitria Hanifah Ardiani Hanung Nurany Hany Yuliani Harahap, Ana Pujianti Hardi Warsono Hardiko Hardiko, Hardiko Harfaina, Harfaina Hariyanto, Hendri Hastaning Sakti Hayuningsih, Akmaliya Hendri Setyawan Henry Setiawan Susanto Henry Setyawan Santoso Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Herliani, Emy Herry Poernomo Hitipeuw, Derico Husnia Tahta Afwina Hussein, Maiga Ayub I Dewa Made Widaryana, I Dewa Made Ibrahim, Mochammad Malik Idha Setyowati Ika Nur Jannah Inova Inova Intansari, Fety Fatima Irva Rahmi Yuliasari Ita Puji Lestari Jayawarsa, A.A. Ketut Jeany Rahma Nafizar Jerry Ferdinand Haposan Saragih Joma Chyntia Lattu Juliyanti Pasorong K. Heri Nugroho HS, K. Heri Kadek Lia Dwiyanthi Kamilah Budhi Kamilah Budhi Rahardjani, Kamilah Budhi Khairunnisa Khairunnisa Kristie Hapsari Primaharini Kuncoro, Teguh Tri Laksmono Widagdo Lanny Sunarjo Lattu, Joma Chyntia Lestariningsih Lestariningsih Liena Sofiana Lintang Dian Saraswati Lukmono, Djoko Trihadi M. Arie Wuryanto M. Arie Wuryanto Mada Gautama Marek Samekto Maria Mexitalia Maria Ulfa Maria Ulfa Maria Ulfah Marisa Gita Putri Marisa Gita Putri Marisa Gita Putri Martha Irene Kartasurya Martini Martini Martini Martini Maurizka Viera Chairunissa Mawaddah Salwa Megah Andriany Megah Andriany Megah Andriany Mery Tresiana Effendi Mexitalia Setiawati Mexitalia Setiawati Meza Nuraisya Misinem, Misinem Moh Arie Wuryanto Mohammad Arie Wuryanto Mostang Arianto Muchlis Achsan Udji Sofro Muchlis AU Sofro Mudiyono Mudiyono Muh Fauzi, Muh Muh, Fauzi Muhammad Saleh Muin, Muhammad Muin, Muhammad mukhibin, akhmad Mulyasari, Septiana Mursid Raharjo Nahari Ratu Cempaka Wilis Nimas Puspitasari, Nimas Nissa Kusariana Nita Anggerina Putri Hi Setiawan Noor Azizah Novy Sandhyana Panengah Nugroho, Farid Setyo Nur Azizah Azzahra Nur Endah Wahyuningsih Nur Faizah Nur Fitriah Nur Fitriah, Nur Nur Siyam Nur Widyastuti Nurjazuli Nurjazuli Nurul Aini Fadilah, Nurul Aini Nurullya Rachma Nurullya Rachma Nurwijayanti Onny Setiani Onny Setiani Pamungkas, Motris Patmawati Pinto, João Menezes Praba Ginandjar Pranitia, Rainta Presenta, Lorda Pujianti Harahap, Ana Purnamaningsih, Indah Purwanti, Sumy Hastry Purwoko, Agus Pusaka, Semerdanta Putu Eka Novayanti Rahatina, Vilianti Eka Fitri Rahayu, Misti Ramadhani Eka Putri Raysha Afiff Retno Hestiningsih Reza Ayu Rizqi Meilani Ria Nur Madyasari Rina Hudayani Rini Fajarani Risna Endah Budiati Rita Hadi Widyastuti Rizqi Dian Pratiwi Roesipin, Sri Wahyuningsih Rofida Ulinnuha Rohmah Kusuma Putri RR. Ella Evrita Hestiandari Rr. Sri Ratna Rahayu Rr.Sri Endang Pujiastuti S, Henry Setyawan S. Sugiharto Safitri, Iski Nur Saidi, Ntambi Salsabila, Rahmalia Shoffy Samal, Rizky Febryan Samekto, Marek Sari, Gracilaria Puspa Satria, Hardiat Dani Sayono Sayono Selamat Budijitno Selvy Soejono Septo Pawelas Arso Setyowati Setyowati Shafa Mutiara Afifah Shofia Aji Hidayatillah Silvia Nurvita Simanjuntak, Agnes Apria Sinta Wati Sirait, Chronika Kesya Siswoaribowo, Andika Siswoaribowo, Andika Siti Rahayu Siti Rahayu Siti Rosidah Siti Susanti Siti Yulaekah, Siti Siti Zuraidah, Siti Soeharyo Hadisaputro Sofro, Muchlis AU Solikin Solikin Sri Achadi Nugraheni Sri Nuraini, Sri Sri Wahyuningsih Sri Yuliawati Sri Yuliawati Sugianto Sugianto Sugih Wijayati, Sugih Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono, Suhartono Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Sukamto . Sulistiyani Sulistiyani Suparyatmo, J.B Supriharti Supriharti Suratman Suratman Surjoputro, Antono Suryawati, Chriswardhani Susanti Susanti Sutaip Sutaip Sutopo Patria Jati Syamsulhuda BM Syarief Thaufik H, Syarief T.M. Rafsanjani Teguh Dwi Hartanto Thamrin, Jumianti Lestari Tiar M Pratamawati Tri Cita Pelima Tridaya P Handayani Trihadi Lukmono, Djoko Tristanti, Wita Istiqomah Ulfa Bariroh Umaya Umaya Umi Ardiningsih Wahyu Estining Tyas Wana Wandhana P. Wenang Triatmo, Wenang Wenny Malisa Widya Widya Widya, Tiya Nur Widyaning Dara Utami Witri Pratiwi Wiwid Royanialita Wurjanto, Moh Arie Wurjanto, Moh. Arie Yuli Fatmasari Yusli Harini Yusniar Hanani D., Yusniar Yusuf Lensa Hamdan Zahroh Shaluhiyah