Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Glukosa Darah Puasa dan Tekanan Darah Pada Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Hasnah, Hidayatul; Yulia, Dwi; desmawati, Desmawati; fadrian, fadrian; alioes, yustini; arisanty, dessy
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i4.p371-382.2024

Abstract

Tujuan : mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan kadar glukosa darah puasa dan tekanan darah pada tenaga kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross-sectional dengan subjek penelitian sebanyak 37 orang yang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas pada tanggal 08 September 2021. Metode pengambilan sampel ini dengan total sampling, analisis data hubungan indeks massa tubuh dengan kadar glukosa darah puasa dan tekanan darah menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Nilai median indeks massa tubuh sebesar 24,22 Kg/, nilai rerata 24,94 Kg/, nilai minimum sebesar 16,23 Kg/ dan nilai maksimum 40,15 Kg/. Nilai median kadar glukosa darah puasa 127 mg/dL, nilai rerata 143,65 mg/dL, nilai minimum sebesar 93 mg/dL dan nilai maksimum 399 mg/dL. Nilai median dari tekanan darah 126 mmHg,nilai rerata 128,7 mmHg,  nilai minimum 94 mmHg, dan nilai maksimum 213 mmHg. Tidak terdapat korelasi bermakna antara indeks massa tubuh dengan kadar glukosa darah puasa (p=0,203) ataupun pada indeks massa tubuh dengan tekanan darah (p= 0,097) pada subjek penelitian. Kesimpulan: tidak terdapat korelasi bermakna antara indeks massa tubuh dengan kadar glukosa darah puasa dan antara indeks massa tubuh dengan tekanan darah pada tenaga kependidikan pada Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.  
Perawatan Payudara Selama Kehamilan Di RW 04 Kelurahan Pampangan Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung Amir, Arni; Erwani, Erwani; Nurrizma, Delsy; Berliani, Hasvia; Putri, Mira Eka; Alfina, Nabila; Humaira, Noni; Rina, Rina; Hamidah, Waldatul; Yusrawati, Yusrawati; Desmawati, Desmawati; Ayunda, Aldina Ayunda Insani; Basyir, Vaulinne; Karmila, Hudila Rifa
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i1.427

Abstract

Angka kematian ibu dan Angka kematian bayi merupakan indikator pentig derajat kesehatan terutama dalam perkembangan ilmu kebidanan. Berdasarkan hasil pendataan yang di RW 04 dari 15 ibu hamil yang diwawancarai ditemukan lebih dari separuh (66,7%) ibu hamil tidak mendapatkan informasi tentang perawatan payudara oleh tenaga kesehatan saat antenatal care (ANC). Implementasi dilaksanakan dengan  mengembangkan inovasi pelayanan kesehatan dan promosi kesehatan pada ibu hamil melalui kelas ibu hamil secara daring yaitu Whatsapp Group dan Video Call sehingga ibu hamil dapat menambah pengetahuan, pemahaman dan informasi perawatan payudara selama kehamilan, dimana di group tersebut tim pengabdian memberikan informasi perawatan payudara melalui video, link informasi kesehatan yang dapat dibaca oleh ibu hamil, serta sharing dan demonstrasi menggunakan Video Call. Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan RW 04, 66,7% ibu hamil tidak mendapatkan informasi tentang perawatan payudara oleh tenaga Kesehatan saat ANC. Berdasarkan hasil Pretest, pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara selama kehamilan didapatkan 80% ibu hamil pengetahuanya kurang baik mengenai perawatan payudara dan 20% berpengetahuan baik tentang perawatan payudara. Hasil evaluasi posttest didapatkan hasil seluruh ibu hamil (100%) sudah memiliki pengetahuan baik tentang Perawatan Payudara. Diharapkan adanya peningkatan dalam melaksanakan pemberian informasi terkait perawatan payudara kepada setiap ibu hamil saat melakukan antenatal care
Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegambiran Kota Padang Tahun 2022 Yusrawati, Yusrawati; Desmawati, Desmawati; Amir, Arni; Serudji, Joserizal; Basyir, Vaulinne; Defrin, Defrin; Karmia, Hudilla Rifa; Ayunda, Aldina Ayunda Insani; Safaringga, Miranie; Evareny, Lisma; Agus, Meilinda
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i1.429

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) Indonesia secara Nasional tahun 2017 dan 2019 tidak mengalami perubahan yaitu 305 per-100.000 kelahiran hidup. Menurut data Rakernas 2019, ibu hamil meninggal akibat komplikasi kebidanan yang tidak ditangani dengan baik dan tepat waktu, 15% mengalami komplikasi, dan 85% normal. Penyebab utama kematian ibu akibat hipertensi (33,07%), perdarahan obstetrik (27,03%), komplikasi non-obstetrik (15,7%), komplikasi obstetrik lainnya (12,04%), infeksi pada kehamilan (6,06%), dan penyebab lainnya (4,81%). Kelainan saat kehamilan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin. Akibatnya, janin mengalami gangguan hingga pertumbuhan dan perkembangan nantinya saat lahir dan masa lima tahunnya (balita). Tindakan promotif dan preventif agar masalah ini teratasi sangatlah penting. Salah satunya kolaborasi Bidan dan dokter kandungan melakukan tindakan promotif dan preventif khususnya pada deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Kegiatan dilakukan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pegambiran, meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, penyuluhan nutrisi ibu hamil dan tanda bahaya pada kehamilan serta Pemeriksaan USG. Didapatkan hasil 3,8% ibu hamil dengan plasenta previa, 3,8% ibu hamil dengan fetal distress, dan terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil terkait nutrisi dan tanda bahaya pada kehamilan. Ibu hamil dengan risiko tinggi pada kehamilan dilakukan rujukan ke fasilitas lebih lengkap. Diharapkan adanya pendampingan dan selalu menggalakkan kebiasaan untuk nutrisi seimbang dan selalu melakukan pemeriksaan (antenatal care).
Potential of Bioactive Compounds from Gambier (Uncaria Gambir Roxb.) in Modulating Cognitive Function: A Scoping Review Yusuf, Rahmi Novita; Adrial, Adrial; Desmawati, Desmawati; Lipoeto, Nur Indrawaty
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.5936

Abstract

Aging is a process of diminishing tissue capacity for self-repair and maintenance of normal structure and function, leading to vulnerability to injury and damage. The high incidence of neurodegenerative diseases coincides with increased life expectancy in the elderly. An unavoidable negative effect of neurodegenerative diseases is the potential to cause cognitive decline. Gambier (Uncaria gambir Roxb.), containing 90% catechin, is a traditional plant with potential to enhance cognitive function. This scoping review aims to map existing research on the potential of bioactive compounds from gambier in modulating cognitive function, based on research articles in journals from the last 10 years in the PubMed, PMC, Google Scholar, and Google Scholar databases (2014-2024). The research was conducted by collecting research data from the last 10 years, totaling 12 articles. Among these, 4 articles met the inclusion criteria, focusing on the potential of bioactive compounds from gambier in modulating cognitive function. The article screening was conducted systematically using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) as 1 a guideline, followed by screening based on inclusion and exclusion criteria. This scoping review found potential for bioactive compounds from gambier in modulating cognitive function, as evidenced by increased Montreal Cognitive Assessment (MoCA) scores, decreased levels of Beta Amyloid (Aβ), Microtubule-Associated Protein Tau (MAPT), Malondialdehyde (MDA) levels, and increased Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF). The potential of catechin, the primary bioactive compound in gambier, which possesses antioxidant, anti-inflammatory, and neuroprotective effects, yields beneficial results in enhancing cognitive function in the elderly.
Asupan zat besi, kadar hepsidin, dan kadar hemoglobin pada mahasiswi obesitas dan normal Putri, Fonny Kurnia; Desmawati, Desmawati; Defrin, Defrin
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 20, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, FK-KMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijcn.79076

Abstract

Fe intake, hepcidin levels, and hemoglobin levels in obese and normal female studentsBackground: The most common anemia is related to problems with nutritional status. Obesity increases the risk of anemia because of the accumulation of fat in adipose tissue that triggers inflammation which can lead to anemia.Objective: This study aims to determine differences in iron (Fe) intake, hepcidin levels, and hemoglobin (Hb) levels in obese and normal female students.Methods: This research is an observational study with a comparative cross-sectional research design. Sampling was done by systematic random sampling. Data assessment of Fe intake, hepcidin levels, and Hb levels was carried out by SQ-FFQ interview, ELISA method, and cyanmethemoglobin method. Normality test and data analysis were performed using the Shapiro-Wilk test, independent t-test, Mann-Whitney, and Chi-Square.Results: The mean intake of Fe in obesity was 14.39±6.87 mg higher than the normal female students' 14.14±7.50 mg (p=0.726). The median hepcidin level in obesity was 322.32 pg/mL higher than normal female students 315.67 pg/mL (p=0.677). The mean hemoglobin level in obesity was 11,2±1,1 g/dL lower than normal female students 12,1±1,09 g/dL (p=0.001).Conclusions: There was no significant difference in Fe intake and hepcidin levels in the obese and normal female students. However, there was a significant difference in hemoglobin levels in obese and normal female students.
Myopic Progression of Children in RSUP Dr M Djamil During COVID-19 Pandemic Devilen, Yuki San; Sayuti, Kemala; Desmawati, Desmawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v4i4.1185

Abstract

Background: Myopia (nearsightedness) is an eye condition when a far object reflection is focused in front of the retina without accommodation, so far object cannot be seen clearly. The elongation of the eye's axial length primarily causes myopia. Lack of outdoor activities and excessive near work (screentime) during home confinement duringthe COVID-19 pandemic have increased the risk of myopia development, primarily in school children. Objective: This study aims to see children's myopic progression during the COVID-19 pandemic. Methods: This research was an observational analytic study by a retrospective cohort about children's myopic progression based on the difference between the spherical equivalent (SE) of 34 patients in RSUP Dr. M. Djamil from before (September 2019–February 2020) followed up to late (September 2021–February 2022) of COVID-19 pandemic from their medical records. Results: The results showed that myopic progression majorly occurredin children who were females (47.0%), had myopic parents (67.6%), ≥ 2 hours of outdoor activity (61.7%), > 5 hours of screentime (79.4%); with slow annualized myopic progression (61.7%). The median of SE from before and late the COVID-19 pandemic are -4.00 (-16.00 – -0.25) D and -4.62 (-17.00 – -0.25) D respectively; p<0.001. Conclusion: Children did have myopia worsening during the COVID-19 pandemic. Keywords: Myopia, Progression, COVID-19, Children, Spherical Equivalent
Demographic and Obstetric Determinants of Section Cesarean in RSUP Dr. M. Djamil Padang in 2019 Asy Syukri, Muhammad Hasbi; Desmawati, Desmawati
Andalas Obstetrics And Gynecology Journal Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aoj.7.2.405-410.2023

Abstract

Introduction: Demographic and obstetric determinants are the dominant factors for the incidence of section cesarean, such as; age, education, occupation, parity, history of wrong delivery, and obstetric complications. This research aims to determine the determinants of demography and obstetric service section cesarean section at RSUP Dr. M. Djamil Padang in 2019. Method: This type of research is an observational descriptive research design cross-sectional. The form sample is secondary data used in the total sampling method, which comes from 420 mothers maternity. Research in analysis univariate and presented in form table frequency. Results: Research obtained that mothers give birth by section cesarean was a risky parity (59.77%), the most medically indicated was placenta previa (27.27%), and more than half (58.64%) were mothers with a history of abnormal delivery, the majority (80.90%) mothers with higher education. Most (67.73%) of mothers with a section cesarean are in the fertile period or not at risk, and more than half (55.00%) of mothers who receive sectional services cesarean section is a mother who does not work. Conclusion: Implied this research found mother section cesarean age risk, education high, no work, parity risk, and history of labor risk, with the indication of most medical incidents that is placenta previa. Suggestions are that mothers are expected to be able to know from the start what risk factors or abnormal labor are.
Analysis Factors Related to Menstrual Disorders in Female Medical Students Situmorang, Risna Sari; Desmawati, Desmawati; Murni, Arina Widya
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Volume 10 Number 2 Year 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkkt.v10i2.577

Abstract

Background: Every woman can experience various disorders of menstruation, ranging from amenorrhea, oligomenorrhea, polymenorrhoea, hypomenorrhea, hypermenorrhoea, and dysmenorrhoea. This study aimed to elucidate the factors related to menstrual disorders in female students of the faculty of medicine at Universitas Andalas.  Methods: The purpose of this case-control study is to determine factors that increase the likelihood of developing a disease by comparing a group of cases with a group of controls, focusing on their exposure status. The respondents to this study were teenagers aged 18-21 years. A sample of 108 female students was taken using consecutive sampling. Data collection from anthropometric measurements and questionnaires menarche age, The International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), Food Frequencies Questionnaire (FFQ) and Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI). The Chi-Square test was used to analyze the data.  Results: The result showed no significant relationship between menarche age (p-value 0.420), stress levels (p-value 0.406), and physical activity (p-value 0.348), with menstrual disorders. There was a relationship between nutritional status (p-value 0.001), sleep quality (p-value 0.002), and eating patterns (p-value 0.001) with menstrual disorders. Conclusion: Diet is the factor most associated with menstrual disorders in female students, followed by sleep quality and nutritional status. The study recommends preventing menstrual disorders in female students by prioritising improvements in diet, sleep quality and nutritional status.
SUPLEMENTASI BESI-FOLAT PADA WANITA PEKERJA: HUBUNGAN ANEMIA DEFISIENSI BESI DAN PRODUKTIVITAS KERJA Magistri, Putri Mira; Evynatra, Evynatra; Desmawati, Desmawati
Jurnal LINK Vol 20 No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.10996

Abstract

Status gizi, khususnya kecukupan zat besi, menjadi faktor krusial yang memengaruhi produktivitas kerja terkusus pekerja perempuan. Anemia pada wanita usia subur menimbulkan risiko pada kesehatan dan produktivitas. Suplementasi zat besi dan asam folat di tempat kerja diusulkan sebagai solusi untuk mengatasi anemia dan meningkatkan kesejahteraan pekerja wanita. Review ini bertujuan untuk memotret kompleksitas isu ini dan mendesak perlunya perhatian pada kesehatan dan produktivitas pekerja Wanita. Anemia, terutama disebabkan kekurangan zat besi, menjadi isu kesehatan global yang merugikan, terutama di kalangan pekerja. Keterkaitan langsung antara zat besi dan produktivitas kerja, terutama pada pekerja wanita, ditegaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi zat besi, terutama dengan dosis pagi tunggal, dapat meningkatkan kadar hemoglobin dan produktivitas kerja. Implikasi kebijakan melibatkan peningkatan akses terhadap suplementasi zat besi dan perbaikan pola makan untuk mendukung kesejahteraan pekerja wanita. Dapat disimpulkan bahwa pentingnya mengidentifikasi dan mengatasi kekurangan zat besi dengan suplementasi besi-folat pada wanita pekerja adalah kunci untuk mencegah anemia defisiensi besi dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan tenaga kerja.
EDUKASI PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN BATUANG TABA NAN XX KECAMATAN LUBUK BEGALUNG KOTA PADANG Safaringga, Miranie; Desmawati, Desmawati; Yulika, Marzatia; Tasman, Auwilla Marta; Driza, Novi Aulia; Aisyah, Siti; Sari, Asti Marian; Fijri, Kiran Nandini
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v7i3.514

Abstract

Cervical cancer is the second leading cause of death due to cancer in women after breast cancer, especially in developing countries. The high morbidity and mortality rates of cervical cancer according to WHO are due to delays in treatment. This happens because of the delay in early detection of cancer and the lack of public knowledge about the symptoms of cervical cancer. Based on the results of a survey conducted at RW 1 Batuang Taba Village, Lubuk Begalung District, there were 71% of women of childbearing age who were sexually active, with 93% of them having never done early detection of cervical cancer either by IVA or Pap Smear methods. For this reason, it is necessary to revive public awareness to carry out early detection of cervical cancer, one of which is health education. Based on an analysis of the pretest and posttest questionnaires given to 12 women, the Wilcoxon test showed that the education provided had a significant effect on increasing women's knowledge (Z = -3.126, p = 0.002). The percentage of knowledge increased significantly from 58.3% to 83.3% after education. Apart from that, from the post-test questionnaire, it was also known that as many as 91.7% of women were interested in early detection of cervical cancer. This activity succeeded in increasing the knowledge and interest of women of childbearing age regarding early detection of cervical cancer so that it is hoped that it can increase the awareness of women of childbearing age to carry out early detection of cervical cancer every 5 years in women of childbearing age.
Co-Authors Abdani, Fathan Alif Abdiana Abdiana Abdiana Abdiana, Abdiana Adela Resa Putri Adilla Oktariza Zarwin Adrial Adrial, Adrial Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afi Putra Perdana Nurullah Afriani, Nita Afriwardi Afriwardi Agnestya Nurul Fergita Aisyah Elliyanti Alfina, Nabila Andani Eka Putra Angriani, Winda Annisa Defani Annisa Defani Annisa Namirah Nasution Annisa Namirah Nasution Annisa Yuda Mahdiyah Annisaul Husna Ansharina, Hafiznie Ariadi Ariadi Arina Widya Murni Arni Amir Arni Amir Asti Marian Sari Asti Marian Sari Asy Syukri, Muhammad Hasbi Aulia Echi Ramadhani Aulia Echi Ramadhani Auwilla Marta Tasman Auwilla Marta Tasman Avit Suchitra Azahra, Azizah Firda Basyir, Vaulinne Berliani, Hasvia Bobby Indra Utama Bobby, Bobby Cimi Ilmiawati, Cimi Darmayanti Siregar Defrin Defrin Defrin, Defrin Delmi Sulastri Delmi Sulastri Dessy Arisanty Devilen, Yuki San Dewi Rusnita Dinda Aprilia Dio Jainata Dityarika, Ridia Doa Vami Doa Vami Driza, Novi Aulia Dwi Yulia Dwisari Dillasamola Edison Edison Edison Edison Effendi, Muhammad Dzaky Sayyid Efrida Efrida Eka Nofita Elizabeth Bahar Elmatris Sy Erda, Roza Ernesto, Gian Erwani, Erwani Eti Yerizel Evynatra Evynatra Evynatra, Evynatra Fadhilah, Syifa Fadil Oenzil Fadrian, Fadrian Fathiyyatul Khaira Fathiyyatul Khaira Fathiyyatul Khaira, Fathiyyatul Fauzul Azhim Fergita, Agnestya Nurul Fijri, Kiran Nandini Fika Tri Anggraini Fitri Khoiriyah Fitri Khoiriyah Fonny Kurnia Putri Fonny Kurnia Putri Gardenia Akhyar Gusti Revilla Hamidah, Waldatul Hamidi, Dachriyanus Hasmiwati Hasnah Hasnah Hasnah, Hidayatul Hasvia Berliani Hirowati Ali, Hirowati Hudila Rifa Karmia Hudila Rifa Karmila Hudila Rifa Karmila Hudilla Rifa Karmia Hudilla Rifa Karmia Humaira, Noni Husna, Annisaul Husnil Kadri I Gusti Bagus Wiksuana Ida Rahman Burhan Ilmiawati, Ilmiawati Ilvira Ulpa Ismail Ilvira Ulpa Ismail Indradewa, Rhian Insani, Aldina Ayunda Intan Julianingsih Intan, Shinta Ayu Iria Ningsih Busri Iria Ningsih Busri Izmi Fadhillah Nasution Izmi Fadhillah Nasution Joserizal Serudji Julizar Julizar Juwita, Dinda Ratna Karmia, Hudila Rifa Karmia, Hudilla Rifa Karmila, Hudila Rifa Karolina Karolina Karolina Karolina Kemala Sayuti Kiky Meyliza Utami Kiran Nandini Fijri Kiran Nandini Fijri Lili Irawati Lisma Evareny Lisma Evareny Magistri, Putri Mira Marintan, Trisnanda Marzatia Yulika Marzatia Yulika Masrul Mayetti Mayetti Meilinda Agus, Meilinda Meilinda, Agus Mia Nurnajiah Mimi Rahmawati Miranie Safaringga Mohamad Reza Mohammad Arraniri Mona Indah Putriani Mona Indah Putriani Muhamad Gerry Fadilla Muhammad Adzka Putra Anbiar Muhammad Hasbi Asy Syukri Muhammad Rayyan Rifqi Muthara, Indah Nadya Khaira Nurdi Nadya Khaira Nurdi Nelmi Silvia Netti Suharti Netti Suharti, Netti Nissa Primasari Nita Afriani Novi Aulia Driza Novi Aulia Driza Novy Ratnasari Sinulingga Novy Ratnasari Sinulingga Nur Afrainin Syah Nur Afrinin Syah Nur Afrinin Syah Nur Indrawati Lipoeto Nur Indrawaty Lipoeto Nur Indrawaty Lipoeto Nurrizma, Delsy Nurul Fadhilah Nurul Fadhilah Nurullah, Afi Putra Perdana Nuzulia Irawati Pandu Prakoso Moendanoe Pandu Prakoso Moendanoe Primasari, Nissa Putri Mira Magistri Putri, Fonny Kurnia Putri, Mira Eka Putri, Rahmi Dwi Qorirah Summayah Indrapati Qorirah Summayah Indrapati Rahmani Welan Rahmawati, Mimi Rahmeidia Audya Yusmi Rahmeidia Audya Yusmi Rahmi Andrita Yuda Rahmi Nurjannah Rani Ashari Rani Ashari Rani Ashari Rauza Sukma Rita Rena Afri Ningsih Rena Afri Ningsih Rian Rizki Ananda Rian Rizki Ananda Ridia Dityarika Rika Sarfika Rina Rina Rinaldiansyah Rinaldiansyah Rionitara W ikarya Risanti, Suci Padma Rosfita Rasyid Ruhilmi Nisa Rusnita, Dewi Ryskina Fatimah Siregar Salma Afriliza Salma Afriliza Saputri, Winda Dwi Sari Surahmi Sari Surahmi Sari, Asti Marian Satya Wydya Yenny Selfi Renita Rusjdi Sihaloho, Febri Theresia Sintia, Ela Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Nurhajjah Siti Nurhajjah, Siti Situmorang, Risna Sari Sri Shinta Agustin Suci Padma Risanti Suci Padma Risanti Sukri Rahman Susi Susanti Syifa Fadhilah Tasman, Auwilla Marta Thamrin, Silvia Tofrizal Tofrizal Tofrizal Trisnanda Marintan Ulvi Mariati Ulvi Mariati Ulya Uti Fasrini Usna Maria Harahap Utama, Bobby Indra Vauline Basyir Vaulinne Basyir Vaulinne Basyir Wahyu Kodri A Wahyu Kodri A Wilfa Muslimah Sihaloho Wirza, Thifla Rafifa Wiwie Putri Adila Wiwie Putri Adila Wiyola Audina Yaumil Fuziah Yaumil Fuziah Yessi Pertiwi Yessi Pertiwi Yolanda Syahdia Yolanda Syahdia Yolanda Syahdia Yulia Fauziah Amizuar Yulia, Dwi Yulika, Marzatia Yulistini, Yulistini Yuniar Lestari Yusmalia Hidayati Yusmalia Hidayati Yusrawati Yusrawati Yusri, Elfira Yustini Alioes yusuf, rahmi novita Zelly Dia Rofinda Zikra Fadhilah Zikra Fadhilah