p-Index From 2021 - 2026
19.879
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Udayana Mengabdi Jurnal SPEKTRUM AKSIOMA Jurnal Pendidikan Matematika TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Journal of Education and Learning (EduLearn) PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic PROSIDING CSGTEIS 2013 Journal of Business & Banking Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I) Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Jurnal Tadris Kimiya JOIV : International Journal on Informatics Visualization Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Efektor COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika JAE (Jurnal Akuntansi dan Ekonomi) Jurnal Online Insan Akuntan Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EAJ (ECONOMICS AND ACCOUNTING JOURNAL) International Journal of Engineering and Emerging Technology Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Performance : Jurnal Bisnis dan Akuntansi Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Review of Management and Entrepreneurship Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Journal of Telenursing (JOTING) Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science International Journal of Advances in Data and Information Systems Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen Prima Spektrum Sipil Marine Kreatif Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT ALACRITY : Journal Of Education Emerging Information Science and Technology ProBisnis : Jurnal Manajemen CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Jurnal Ekonomi dan Bisnis GROWTH (JEBG) Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Ekonomi dan Manajemen (JEKMA) Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi Investama : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jurnal Multidisiplin Sahombu Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Business and Management Jurnal Rekayasa elektrika Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research Abdi Akommedia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Prosiding Seminar Nasional dan Call Paper STIE Widya Wiwaha Jurnal Medika Nusantara Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Jurnal Investasi Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Pharmaceutical Science Journal Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan At Tahkim Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Portofolio: Jurnal Manajemen dan Bisnis KIC SENMEA Prosiding Simposium Nasional Manajemen dan Bisnis International Journal of Business and Quality Research Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Greenation Ilmu Akuntansi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PESHUM Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Educational Researcher Journal Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia (jupenkei) AKSIOMA
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY PADA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIG SMP NEGERI 10 PALU Musdalifa; Evie Awuy; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pertidaksamaan linear satu variabel di Kelas VII SMP Negeri 10 Palu. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pertidaksamaan linear satu variabel, mengikuti langkah-langkah: Course (1) menyajikan materi PtLSV dengan pemberian contoh masalah dan mengarahkan siswa untuk mengamati informasi yang termuat dari contoh masalah yang diberikan secara individu, (2) memberikan kesempatan kepada siswa tanya jawab. Review (3) meninjau kembali pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan sebelumnya dengan menguji pemahaman siswa secara berkelompok melalui pemberian LKPD, (4) meninjau kembali secara keseluruhan dengan meminta masing-masing perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan LKPD kelompoknya didepan kelas dan kelompok lain menanggapi. Horay (5) memberikan reward kepada kelompok yang jawabannya benar yaitu berupa stiker emoticon smile serta berteriak Horee dan jawaban salah yaitu berupa stiker emoticon sad (6) mengumpulkan LKPD dan lembar petak horay masing-masing kelompok untuk dihitung skor tiap-tiap kelompok (7) memberikan penghargaan kepada kelompok yang memperoleh emoticon smile atau jumlah “horee” terbanyak. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay; Hasil Belajar; Pertidaksamaan Linear satu variabel. Abstract: This study aims to obtain a description of the application of cooperative learning model Course Review Horay type (CRH) to improve student learning outcomes on linear inequality one variable in Class VII SMP Negeri 10 Palu. This type of research is a Classroom Action Research (PTK). This research refers to the design of Kemmis and Mc research. Taggart, ie planning, action execution, observation and reflection. This study was conducted in two cycles. The results showed that the application of cooperative learning model type TheCourse Review Horay can improve student learning outcomes on linear inequality material one variable, following the steps: Course (1) directing students to observe the information contained from examples of problems given by teachers individually, (2) giving students an opportunity to answer questions. Review (3) reviewing students 'understanding of the material given earlier by testing students' understanding in groups through the provision of LKPD, (4) review the whole by asking each representative of the group to present the results of his group's LKPD work in front of the class and other groups responding. Horay (5) give rewards to the group that the correct answer is in the form of smile emoticon sticker and shout Horee and the wrong answer is a sad emoticon sticker (6) collect LKPD and horay plot sheets for each group to calculate the score of each group (7) reward the group with the highest emoticile smile or number of "horee". Keywords: Cooperative Learning Model Course Horay Type Course; Learning outcomes; Linear Inequality one variable.
KOLABORASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIIA SMP LABSCHOOL UNTAD PALU PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME LIMAS Annisa; Muh. Rizal; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 6 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang kolaborasi model pembelajaran Discovery Learning dan kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatan hasil belajar siswa kelas VIII A SMP Labschool UNTAD Palu pada materi luas permukaan dan volume limas. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I banyaknya siswa yang tuntas yakni 14 siswa dengan persentase ketuntasan 66,67% dan pada siklus II banyak siswa yang tuntas yakni 16 siswa dengan persentase ketuntasan 76,19%. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I berada pada kategori baik dan mengalami peningkatan pada siklus II berada pada kategori sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I berada pada kategori baik dan mengalami peningkatan pada siklus II berada pada kategori sangat baik. Subjek penelitian ini sebanyak 23 siswa dan dipilih tiga sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan kolaborasi model pembelajaran Discovery Learning dan kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatan hasil belajar siswa kelas VIII A SMP Labschool UNTAD Palu pada materi luas permukaan dan volume limas, dengan enam komponen yaitu: 1) Stimulation dan Think, 2) Problem Statement dan Think, 3) Data Collection dan Pair, 4) Data Processing dan Share, 5) Verification dan Share, 6) Generalization. Kata kunci: model pembelajaran Discovery Learning dan Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS); Hasil Belajar; Luas Permukaan dan Volume Limas. Abstract: This study aims to obtain a description of the collaboration of Discovery Learning learning models and cooperative type Think Pair Share (TPS) can improve learning outcomes of class VIII A SMP Labschool UNTAD Palu on material surface area and volume of pyramid. This research is classroom action research (CAR) which refers to the research design of Kemmis and Mc. Taggart namely (1) planning, (2) implementation of actions, (3) observation and (4) reflection. This research was conducted in two cycles. In the first cycle the number of students who completed were 14 students with a percentage of completeness of 66.67% and in the second cycle many students were completed ie 16 students with a percentage of completeness of 76.19%. The results of the observation of teacher activities in the first cycle were in the good category and experienced an increase in the second cycle in the very good category. The results of the observation of student activities in the first cycle were in the good category and experienced an increase in the second cycle in the very good category. The subjects of this study were 23 students and three were chosen as informants. The results showed that learning in collaboration with the Discovery Learning learning model and cooperative type Think Pair Share (TPS) can improve the learning outcomes of class VIII A SMP Labschool UNTAD Palu in the material surface area and volume of pyramid, with six components: 1) Stimulation and Think , 2) Problem Statement and Think, 3) Collection and Pair Data, 4) Data Processing and Share, 5) Verification and Share, 6) Generalization. Keywords: Discovery Learning learning model and Cooperative Think Pair Share (TPS) type; Learning outcomes; Surface Area and Limitation Volume.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Indah Dwi Kurniawanti; Muh. Rizal; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 6 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model problem based learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi teorema Pythagoras di kelas VIII D SMP N 18 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc.Taggart. penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan model PBL dengan mengikuti langkah-langkah, yaitu (1) orientasi siswa pada masalah (2) mengorganisasikan siswa untuk belajar, (3) membantu penyelidikan individual maupun kelompok, (4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Dari hasil analisis tes akhir tindakan siklus I dan siklus II yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII D yang berjumlah 25 orang menunjukkan bahwa pada siklus I dengan persentase ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 64% sedangkan pada siklus II dengan persentase ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 76%. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II yang telah berhasil mencapai nilai KKM yang diharapkan yaitu ≥ 75%. Pada aktivitas guru dan siswa pada siklus I berada dalam ketegori baik, sedangkan pada siklus II berada dalam kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pada aktivitas guru dan siswa dari siklus I ke siklus II yang telah berhasil mencapai kategori yang diharapkan yaitu dari baik ke sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi teorema Pythagoras di kelas VIII D SMP Negeri 18 Palu melalui aktivitas yang dilakukan siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi, wawancara, dan tes akhir tindakan yang dilakukan oleh peneliti. Kata Kunci: model Problem Based Learning, Hasil Belajar, Teorema Pythagoras. Abstract: The main purpose of this research is to describe the application model problem based learning (PBL) in order to increase the result of students learning on system material of teorem Pythagoras in class VIII D SMPN 18 Palu. The type of this research is classroom action research. The design of this research referred to Kemmis and Mc. Teggart’s design. This research was conducted in two cycles. This research was conducted using model PBL by following the steps, as follow(1) orientation the students at the problem, (2) organize the students to learn, (3) assist in the investigation of individual and group, (4) develop and present work result and, (5) analyze and evaluate problem-solving process. From result of analysis of final test of action of cycle I and cycle II which followed by all student of class VIII D which amounted to 25 people indicate that in cycle I with percentage of classical completeness achieved equal to 64% whereas in cycle II with percentage of classical completeness achieved equal to 76%. This indicates that there is an increase in learning outcomes from cycle I to cycle II which has successfully achieved the expected KKM score of ≥ 75%. In the activity of teachers and students in cycle I are in good category, while in cycle II is in very good category. This indicates that there is an increase in the activity of teachers and students from cycle I to cycle II who have successfully achieved the expected category that is from good to very good. The results of this study indicate that the application of PBL model can improve student learning outcomes on the material Pythagoras theorem in class VIII D SMPN 18 Palu through the activities of students in the learning process. This can be seen from the results of observations, interviews, and final tests conducted by the action of researchers. Key Word: Problem Based Learning model,, Learning Results, Teorem Pythagoras
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SAUSU PADA KONSEP SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA Ayu Sri Puspita Devi; Usman H.B; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh dan memahami makna tentang kemampuan koneksi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sausu pada konsep sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan kemampuan matematika. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dipilih berdasarkan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan koneksi matematis siswa pada konsep sistem persamaan linear dua variabel yang berkemampuan tinggi (Subjek TG) meliputi: siswa mengetahui tentang informasi yang ada pada soal dengan lengkap dan tepat karena mampu mengaitkan soal dengan konsep-konsep yang dipelajari sebelumnya, siswa mengaitkan soal melalui representasi dalam bentuk gambar persegi panjang dan melalui representasi simbolik terhadap konsep keliling persegi panjang dan selisih antara panjang dan lebarnya, siswa memahami konsep-konsep yang ada dan mengaitkan konsep-konsep tersebut melalui prosedur yang tepat dalam menyelesaikan soal SPLDV. 2) Kemampuan koneksi matematis siswa pada konsep sistem persamaan linear dua variabel yang berkemampuan sedang (Subjek SD) meliputi: siswa mengetahui tentang informasi yang ada pada soal dengan lengkap dan tepat karena mampu mengaitkan soal dengan konsep-konsep yang dipelajari sebelumnya, siswa mengaitkan soal melalui representasi simbolik terhadap konsep keliling persegi panjang dan selisih antara panjang dan lebarnya, siswa tidak paham dengan baik konsep-konsep yang ada dalam menyelesaikan soal SPLDV dan melakukan kesalahan prosedural terhadap konsep yang dikaitkan dalam menyelesaikan soal SPLDV. 3) Kemampuan koneksi matematis siswa pada konsep sistem persamaan linear dua variabel yang berkemampuan rendah (Subjek RN) meliputi: siswa tidak mengetahui semua informasi yang ada pada soal secara benar, siswa melakukan kesalahan dalam mengaitkan soal melalui representasi simbolik, siswa tidak paham konsep-konsep yang ada dalam menyelesaikan soal SPLDV dan melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal SPLDV karena konsep dan prosedur yang dikaitkan salah. Kata kunci: Analisis, Koneksi Matematis, Kemampuan Matematika, SPLDV
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING) PADA MATERI FUNGSI INVERS Deliana Sapareng; Dasa Ismaimuza; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan model pembelajaran penemuan (discovery learning) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi invers di kelas X MIA 1 SMA Negeri 9 Palu. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 9 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2017/2018. Subjek penelitian ini sebanyak 22 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Pada penelitian ini diterapkan model pembelajaran penemuan (discovery learning) dengan mengikuti fase-fase pembelajaran, meliputi: (1) menstimulasi/pemberian rangsangan, (2) pernyataan/mengidentifikasi masalah, (3) pengumpulan data, (4) pengolahan data, (5) verifikasi/pembuktian, dan (6) menarik kesimpulan/generalisasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) siswa dapat menemukan konsep fungsi invers dan mengingat definisi dari fungsi invers untuk siklus I; (2) siswa dapat menemukan sifat/aturan pada fungsi invers dan menentukan rumus fungsi invers untuk siklus II; (3) melalui penerapan model pembelajaran penemuan (discovery learning), hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sebesar 57,14% ke siklus II sebesar 85%; (4) setiap aspek aktivitas guru dan siswa dalam pelaksanaan fase-fase model pembelajaran penemuan (discovery learning) pada lembar obsevasi berada pada minimal kategori baik; (5) lembar observasi aktivitas guru dan siswa berada pada kategori baik pada siklus I dan berada pada kategori sangat baik pada siklus II dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran penemuan (discovery learning). Kata kunci: model pembelajaran penemuan (discovery learning), hasil belajar, fungsi invers. Abstract: This research aimed to describe about the application of discovery learning model that can increase scholastic achievement of students on the topic of inverse functions at grade X MIA 1 SMA Negeri 9 Palu. This research was a classroom action research which referred to Kemmis and Mc. Taggart research design that were planning, acting and observing as well as reflecting. This research was conducted in two cycles. Subject of research was grade X MIA 1 student of SMA Negeri 9 Palu in the academic year 2017/2018. The number of research subject were 22 students and three students were selected as informants. In this research was applied discovery learning model through the phases of learning, they were: (1) stimulation, (2) problem statement, (3) data collection, (4) data processing, (5) verification, and (6) generalization. The results of this research by applied discovery learning model such as: (1) students can find the concept of inverse function and remember the definition of the inverse function in the first cycle; (2) students can find the properties or rules that exist in the inverse function and determine the inverse function formula in the second cycle; (3) through the application of discovery learning model, the scholastic achievement of students increased by 57.14% of the first cycle to the second cycle amounted to 85%; (4) each aspect of the teacher’s and the student’s activities through the application of discovery learning model phases minimal were in good category at observation sheet; (5) the observation sheet activities of teachers and students are in the good category in cycle 1 and are in the category of very both in cycle 2 according to phase of Discovery Learning model.
PROFIL PENALARAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PERSAMAAN GARIS LURUS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT (FI) DAN FIELD DEPENDENT (FD) Hartina Pertiwi; Sukayasa; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh profil penalaran siswa FI dan FD dalam menyelesaikan masalah persamaan garis lurus. Subjek penelitian ini yaitu dua orang siswa kelas VIII Anggur SMP Negeri 4 Palu yang terdiri dari satu orang siswa bergaya kognitif FI dan satu orang siswa bergaya kognitif FD. Pemilihan subjek dalam penelitian ini diklasifikasikan berdasarkan hasil tes gaya kognitif di kelas VIII Anggur SMP Negeri 4 Palu. Tes pengklasifikasian gaya kognitif yang digunakan adalah Group Embedded Figure Test (GEFT) yang dikembangkan oleh Witkin. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas instrumen utama dan instrumen pendukung. Instrumen utama yaitu peneliti sendiri, dan instrumen pendukung yaitu tes GEFT dan tes tertulis masalah persamaan garis lurus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil penalaran siswa dengan gaya kognitif FI dalam menyelesaikan masalah persamaan garis lurus adalah dengan cara menghubungkan informasi-informasi yang diketahui pada masalah yang dihadapi dengan pengetahuan serupa yang pernah dijumpai sebelumnya untuk memperoleh solusi dari masalah yang diberikan, sehingga memperoleh kesimpulan baru, sedangkan profil penalaran siswa dengan gaya kognitif FD dalam menyelesaikan masalah persamaan garis lurus adalah dengan cara menghubungkan informasi-informasi yang diketahui pada masalah yang dihadapi dengan pengetahuan serupa yang pernah dijumpai sebelumnya untuk memperoleh solusi dari masalah yang diberikan namun belum lengkap, sehingga belum memperoleh kesimpulan baru. Kata Kunci: Profil, Penalaran, Persamaan Garis Lurus, Gaya Kognitif, FI, FD. Abstract: this research aims to obtain the students reasoning profile in FI and FD in solving problem on straight line equation. The subjects of the research were two eight graders Anggur of SMP Negeri 4 Palu consisting of one student style cognitive FI and one more style cognitive FD. The subject was classified based on the result of cognitive style in eight grade Anggur of the school. Test of the classification used was Group Embedded Figure Test (GEFT) developed by Witkin. Instrument used were two, namely main instrument and supporting instrument. The main instrument was the researcher, while the supporting one is GEFT test and written test about straight line equation matter. The research result reveals that students reasoning profile with cognitive style FI in solving problem of straight line equation is by connecting known informations on the matter with the same knowledge ever found to get solution from the problem given, so it can have a new conclusion, whereas the students reasoning profile with cognitive style FD in solving problem of straight line equation is by connecting known informations on the matter with the same knowledge ever found to get solution from the problem given but still incomplete, so it cannot have a new conclusion. Keywords: Profile, Reasoning, Straight Line Equation, Cognitive Style, FI, FD.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VIII B SMPN 20 PALU DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN METODE NEWMAN I Made Cahrianto; Gandung Sugita; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dan penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VIII B SMPN 20 Palu dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan linear dua variabel berdasarkan metode Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah 3 siswa yang diambil dari 21 siswa kelas VIII B. Hasil penelitian ini adalah (1) tidak ada subjek yang melakukan kesalahan membaca soal (reading errors), kaena pada saat diminta untuk membaca soal, semua sujek dapat membaca soal dengan baik. (2) kesalahan memahami masalah (comprehension errors) dilakukan oleh semua subjek penelitian, hal ini ditandai dengan subjek menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dalam soal tetapi tidak lengkap. (3) kesalahan transformasi (transformation errors) dilakukan oleh dua subjek penelitian hal ini ditandai dengan subjek gagal dalam memahami soal-soal untuk diubah kedalam kalimat matematika yang benar. (4) kesalahan keterampilan proses (process skills errors) dilakukan oleh semua subjek penelitian hal ini ditandai dengan subjek salah dalam melakukan perhitungan dan tidak dapat melanjutkan jawaban. (5) kesalahan penulisan jawaban (encoding errors) dilakukan oleh semua subjek penelitian hal ini ditandai dengan subjek salah dalam menuliskan hasil akhir atau tidak menuliskan hasil akhir dari jawaban. Beberapa faktor penyebab siswa melakukan kesalahan adalah (1) tidak memahami soal dan tidak teliti dalam menemukan hal yang diketahui dalam soal. (2) gagal dalam memahami soal-soal untuk diubah kedalam kalimat matematika yang benar. (3) tidak teliti dalam melakukan proses perhitungan, kurang memahami metode eliminasi dan subtitusi, kurang memahami operasi bentuk aljabar dan tidak mengecek kembali jawaban. (4) tidak cermat dalam memahami permaslahan pada soal.. Kata kunci: Analisis Kesalahan; Sistem Persamaan Linear Dua Variabel; Metode Newman
PROFIL PEMECAHAN MASALAH BANGUN RUANG SISI LENGKUNG SISWA SMP NEGERI 8 PALU DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVER (EXTROVERT) DAN INTROVER (INTROVERT) Fani Isdayanti; Sukayasa; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah bangun ruang sisi lengkung siswa SMP Negeri 8 Palu ditinjau dari tipe kepribadian ekstrover dan introver. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan tahap-tahap pemecahan masalah dari Polya. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari satu siswa berkepribadian ekstrover, dan satu siswa berkepribadian introver. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pada tahap memahami masalah, subjek berkepribadian ekstrover dan subjek berkepribadian introver relatif sama yaitu menemukan informasi yang diketahui dan ditanyakan, hanya saja subjek introver sebelum menceritakan kembali masalah dengan menggunakan kalimatnya sendiri terlebih dulu membayangkan dan membuat ilustrasi dari kondisi dan bentuk bangun ruang sisi lengkung pada masalah yang diberikan. 2) pada tahap membuat rencana pemecahan masalah, subjek berkepribadian ekstrover dan berkepribadian introver menentukan keterkaitan informasi yang terdapat pada masalah, menggunakan semua informasi yang didapatkan untuk membuat rencana pemecahan masalah, dan menggunakan konsep geometri dalam membuat rencana pemecahan masalah. 3) tahap melaksanakan rencana pemecahan, subjek berkepribadian ekstrover dan berkepribadian introver melaksanakan rencana sesuai dengan yang dibuat sebelumnya, hanya saja subjek ekstrover kurang teliti dalam langkah pemecahan masalah sehingga mendapatkan penyelesaian yang tidak tepat. 4) tahap memeriksa kembali, subjek berkepribadian ekstrover tidak memeriksa kembali jawaban sehingga tidak mengetahui letak kesalahan pada saat mengerjakan masalah, sedangkan subjek berkepribadian introver memeriksa kembali jawaban dengan melihat setiap langkah-langkah pemecahan masalah dan menguji hasil yang diperoleh. Kata kunci: Profil, Pemecahan Masalah, Bangun Ruang Sisi Lengkung, Tipe Kepribadan, Ekstrover, Introver. Abstract: This study aims to describe the problem solving of the curved side space of SMP Negeri 8 Palu students in terms of extrovert and introvert personality types. This type of research is qualitative descriptive approach based on the stages of problem solving from Polya. The subject in this study consisted of one student with an extrovert personality, and one student with an introvert personality. The result of this study indicate that 1) at the stage of understanding the problem, the subject with extrovert personality is finding information that is known and asked, it’s just that the introvert subject before retelling the problem using its own setence first imagines and illustrates the conditions and shapes of the curved side spaces in the problem given. 2) at the stage of making a problem solving plan, the subject of extrovert personality and introvert personality determines the relevance of information contained in the problem, uses all the information obtained to plan problem solving, and uses geometric concepts in making problem plans. 3) at the stage of implementing the solution plan, the subject of extrovert personality and introvert personalty carried out the plan in accordance with what was made before, except that the extrovert subject was not thorough in the problem solving steps so that the solution was not right. 4) at the stage of checking again, the subject with extrovert personality did not re-examine the answers so he did not know the location of the error while working on the problem, while the introvert personality re-examined the answers by looking at each step of solving problems and testing the result obtained. Keywords: Profile of Problem Solving, Curved Side, Personality Type, Extrovert, Introvert.
PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI INDUKSI MATEMATIKA KELAS XI MIA MA DDI LONJA Siti Hajar Adriani; Sudarman Bennu; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada materi induksi matematika rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh deskripsi mengenai penerapan metode penemuan terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIA MA DDI Lonja pada materi induksi matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian oleh Kemmis dan Mc. Taggart yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MA DDI Lonja yang berjumlah 16 siswa terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi induksi matematika dengan mengikuti langkah-langkah yaitu: 1) perumusan masalah, guru memberikan informasi pokok-pokok materi dan penjelasan tentang hal-hal yang akan dipelajari dan membagikan LKPD kepada setiap kelompok, 2) pemrosesan data, guru menjelaskan kepada siswa hal-hal yang dilakukan dengan bantuan LKPD, 3) penyusunan dugaan sementara, guru mengamati aktivitas siswa dalam kelompok dan memberikan bimbingan seperlunya kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun konjektur, 4) pemeriksaan dugaan sementara, guru memeriksa hasil konjektur tiap kelompok dan memberikan penjelasan apabila terdapat kesalahan siswa dalam mengerjakan konjektur, 5) verbalisasi dugaan sementara, guru meminta perwakilan masing-masing kelompok untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas, mengambil alih diskusi dan memberikan kesempatan pada setiap kelompok untuk menanggapi dan mengajukan pertanyaan tentang presentasi yang belum jelas, dan membimbing siswa membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari, 6) umpan balik, guru meminta siswa untuk mengerjakan soal latihan tambahan yang terdapat pada LKPD dan memeriksa jawaban siswa terhadap soal latihan tambahan. Abstract: The main problem in this study is student learning outcomes in mathematics induction material is low. The purpose of this study was to obtain an explanation of the application of guided methods to improve learning outcomes of class XI MIA MA DDI Lonja students on mathematical induction material. This type of research design by Kemmis and Mc. Taggart is planning, implementing actions, observing and reflecting. This subjects of this study were students of class XI MA DDI Lonja which accommodates 16 students consisting of 7 male students and 9 female students. This research was conducted in two cycles. The results of this study indicate that the application of guided discovery methods can improve student learning outcomes in mathematical induction material by following the steps, namely: 1) problem formulation, the teacher provides information on the subject matter and an explanation of the distributes the LKPD to each group, 2) data processing, the teacher explains to students the things that will be done with the help of the LKPD, 3) temporary guesswork, the teacher observes the activities of students in the group and provides guidance as needed to students if they experience difficulties in arranging the conjecture, 4) provisional examination, the teacher checks the results of the conjecture of each group and gives an explanation if there is a studnt’s error in working on the conjecture, 5) provisional verbalization, the teacher asks representatives of each group to present the results of their group work in front of the class, takes over the discussion and provides opportunities for each group to respond and ask questions if there are still unclear things, and guide students to draw conclusions about material that has been studied, 6) feedback, the teacher asks students to work on the additional practice questions contained in the LKPD and checks students answers to additional practice questions. Keywords: Guided discovery method, learning outcomes and mathematical induction
PENERAPAN PENDEKATAN CTL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN SENILAI DAN BERBALIK NILAI DI KELAS VIIA SMP NEGERI 13 SIGI Afriani Maso; Ibnu Hadjar; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang Penerapan Pendekatan CTL dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Perbandingan Senilai dan Perbandingan Berbalik Nilai di Kelas VIIA SMP Negeri 13 Sigi. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan desainnya menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart, dengan tahapannya yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjeknya adalah seluruh siswa kelas VIIA yang berjumlah 27 orang siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil observasi aktivitas guru siklus I dan siklus II memperoleh kriteria taraf keberhasilan sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa siklus I yaitu memperoleh kriteria taraf keberhasilan baik, dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu memperoleh kriteria taraf keberhasilan sangat baik. Dari hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIA SMP Negeri 13 Sigi pada materi perbandingan senilai dan berbalik nilai, dengan memuat tujuh komponen yaitu: 1) kontruktivisme, 2) bertanya, 3) menemukan, 4) masyarakat belajar, 5) pemodelan, 6) refleksi dan 7) penilaian autentik. Kata kunci : pendekatan CTL, hasil belajar, perbandingan senilai dan berbalik nilai. Abstract: The objective of this research was described the application of CTL approach in at attempt improve student learning outcomes of mathematic on proportion equality and inverse material to the VIIA SMP Negeri 13 Sigi. In this case, the researcher applied Class Action Research (CAR) and the desing referred to Kemmis and Mc. Taggart model which covered planning, action, observation, and reflection. The subjects of the research were 27 students. This research was divided into two cycles, each of these cycles included one meetings. The results showed that the result of observations of teacher activity in cycle I and cycle II obtained very good criteria for success. The results of observations of the activities of students in cycle I are obtaining good success criteria, and have increased in cycle II, namely obtaining very good success criteria.from the results of the research, it can be concluded that the application CTL approach in at attempt improve student learning outcomes of mathematic on proportion equality and inverse material to the VIIA SMP Negeri 13 Sigi in proportion through some componens: 1) contructivism, 2) questioning, 3) inquiry, 4) learning community, 5) modeling, 6) reflection and 7) authentic assessment.
Co-Authors Abdul Hamid Abdul Mughni Abdur Rohman Abiyyuwono K, Ahmad Abrar, Muhammad Daffa Adelia, Gita Afadil Afifah, Vika Nur Afriani Maso agung aditya nugraha Agus Luthfi Agus Sukerta Agustina Susilawati Tumangger Al Baihaqi, Ahmad Aldri Frinaldi Alfisyahra, Alfisyahra Ali, M Firdaus Alit Winaya Amelia Nur 'Izza Amelia, Puja Amin Tohari Amin, Debisal Anak Agung Ayu Putri Ardyanti Anang Kusnadi Anantia Aliva Rizqa Andryan Andryan, Andryan Andy Kurniawan, Andy Aniek Laksmidewi Anifiatiningrum, Anifiatiningrum Annisa ANNISA HANDAYANI Antika, Rizaldi Ardhian Putra, Govan Ardiansiah Ardiansiah Ardiansyah, Daffa Ari Wilani, Ni Made Ariana, Anak Agung Gede Bagus Ariana, Melati Ariani, Adriana Venny Arif Himawan, Arif Aristawati, Nadiyah Asa Arya Sudarman Asana, I Made Dwi Putra Asnawi, Choerun Asnita Sinaga Asyari, Putri Leni Aurelia, Akilah Awalanty, Aprilia Putri Ayu Sri Puspita Devi Azizah, Windi Nur Badrus Zaman Bagaskara, Ardha Dewa Baharuddin Hamzah Bakri Mallo Betty Holiwarni Chanief Budi Setiawan Cokis Ratih Kumbara Daniel Happy Putra DARMANSYAH . darnisah, Darnisah Dasa Ismaimuza Debbi Irfan Mudhoep Deliana Sapareng Dessy Hariyanti, NK Destiani Destiani Devi Febriyanti Devi, Larasati Dewa Bagaskara, Ardha Dewa Made Wiharta Dewi Rosanthi Dewintara, Yayang Dharmika, Ida Bagus Diah Nurdiwaty Dilgu Meri Dirgahayunita, Aries Djaddang, Syahril Dwi Perwitasari Wiryaningtyas, Dwi Perwitasari E. Patras, Yuyun Efendi, Aidil Noval Efraim William Solang Elia Ardyan Erna Yuniati Evie Awuy Evie Awuy Evy Nulandari Faisol Faisol Faisol Faisol Fajar, Rahmat Ilham Fani Isdayanti Faris Aji Vagood Lucky Febry Kurniawan Firdarini, Khoirunnisa Cahya Firdawati, Ery Firdha Senja Maelaningsih Fitri Wulandari Fitria Ramadhani, Charisa Fitrianti Fitrianti, Fitrianti Fitrisnawanti, Shilfia Flori, Florianus G M Arya Sasmita Gandung Sugita Gatot Suhirman Gde Made Budi Antara Gede Adi Aryanata Gede Patrianaya Margayasa Wirsuyana Gede Sukadarmika Gerson Feoh Gusti, Yenny Kurnia Halawa, Irena Mei Darnis Hanifatul Mar’ah Harefa, Romana Mutiara Hartina Pertiwi Hartono, Rudi Haryati Ruslan Hendri Hendri Heni, Lidia Herdiyanti, Devi Herdiyanti, Fitria Hermani, Sofiati Hidayatullah, Ade Himphinit, Musakkid Hirza Rahmita Hiyah, Siti Asrorotul Ikah Humaira Fadhilah Humairoh, Amanda Sevta I Dewa Gede Hardi Rastama I G.A.K. Warmayana I G.M.W. Meindra Sidemen I GEDE PUTU WIRAWAN I Gusti Made Meri Utama Yasa I Gusti Ngurah Gede Agung Suniantara I K A Riki Gunawan I K. A. Riki Gunawan I ketut Gede Darma Putra I Komang Leo Puja Artana I Made Agus Setiawan I Made Bayu Dibawan I Made Cahrianto I Made Kris Widiantara I Made Oka Semara Putra I Made Oka Widyantara I Made Rai Suarimbawa I Made Suartika I Nyoman Gede Arya Astawa I Nyoman Gunantara I Nyoman Setiawan I Nyoman Setiawan I Putu Agus Eka Pratama I Putu Arie Pratama I Putu Gede Gentha Kesuma Negara I Putu Gede Hendra Suputra I Putu Oka Wisnawa I Putu Sudharma Yoga I Wayan Andis Indrawan Ibni Hadjar Ida Ayu Dwi Giriantari Ida Bagus Gede Manuaba Iftihor, Iftihor IGA Sri Melati IGP. Agus Aries Pratama Imran Saputra Surbakti Indah Dwi Kurniawanti Intan Tsamrotul Fu’adah Irene Christina Wenas Irfan Romadhony , Rahmad Irianti, Een Jaeng, Maxinus Jannah, Azzahra Raudhatul Jannah, Rodhotul Joshua Fernaldy Sudarsono Jovica, Theresia Maurine Julian, Alfito Jumirta, Jumirta Junivan Junivan K.O Saputra Kamarudin, Nur Diyana Kamelia Sinaga Karniawan, Arya Whisnu Kasmiati KHAIRANI, MIFTAHUL Khalid, Nursyahidah binti Khusna, Masro'ul Komang Oka Saputra Kundala, Manendha Maganitri Kurniawan, Elfian Aldi Kustiati Kustiati Kusuma, M. Putra Hadi Kusumaningsih, Indriati Larasati, Adelya Dwi Lenny Anwar Lestikasari, Febri Lie Jasa Lilik Purwanti Lubis, Alvin Syahri Luh Ika Dhivtyasari Suryani Lukito Pramono Lukmawati, Puji Putri Lukmawati, Putri Puji Luthfih, Yussi Dwi Luthfiyah, Yussi Dwi Made Aryawan Made Sudarma Mahmudah, Atim Matul Mahmudah, Dwiyana Farizka Mahmudi Mahmudi Mala Nurilmala Mannan, Mannan Manuaba, Ida Bagus Gede Maolana, Moch Rifky Marinus B. Tandiayuk Marinus Barra Tandiayuk Marlina, Nana Maxinus Jaeng Meidiana, Ghaida Meilana, Putri Bibit Mendrofa, Rode Aryantafati Moh. Adenan Moh. Isom Mudin Muchtaranda, Ismail Hoesain Muh. Rizal Muh. Rizal Muhammad Fadli Muhammad Yusuf Mujiyanti, Nur Mujiyanti Musdalifa MUSTAMIN IDRIS Mustapa, Noviana Mutia, Cut Vilda N Paramaita Nabela Amelia Nafis, Moh. Abi Adhurun Nailah, Syafira Khansa Ngurah Indra ER Ngurah Narendra Dananjaya Ni Gusti Ayu Dewi Paramita Arisandi Ni Komang Ayu Sri Anggreni Ni Made Anita Belinda Ni Made Ary Esta Dewi Wirastuti Ni Made Ary Esta Dewi Wirastuti Niama Dwi Susila, Made Ningrum, Rani Ulan Nisa, Qutsi Khoiru Janahtul NMAE Dewi Wirastuti NMAED Wirastuti Noer, Asmadi M. Nur Solikin Nur Widiastuti Nurkhalisah, Hasna Nurul Huda1 Nurwijayanti Nyoman Pramaita Nyoman Putra Sastra Nyoman Wendy Saputra Octaviani, Jessica Erviana Oka Semara Putra, I Made Parera, Dian Pathuddin Pawana, I Wayan Adi Juliawan Pertiwi, Tami Cahya Pipit, Tabita Pomalingo, Dwina Ramadhani Pramono, Lukito Pramudyanti, Naomi Pratama, Pratama Pratiwi, Natasya Priyastiwi, Priyastiwi Puji Astuti Puji Winarko, Sigit Purnawan, Fahry Purwoningsih, Siti Khotimah Puspita, Erna Puspitasari, Imelda Puspitasari, Kristanti Ambar Putra Adi Wibowo Putra, Rezi Eka Putri Agung Permata Sari Putri Puji Lukmawati Putri, Melati Dwi Putri, Melly Monika Putri, Oktavira Tiara Putu Arya Mertasana Putu Sri Merta Suryani Qoriah, Ciplis G Rahmadi, Silvi Rahmadi, Silvia Rahmawati, Titah Rama Beta Herdian Rama Sanjaya Ramadhani, Charisa Fitria Ramadhania, Syakira Ratih Kumalasari Niswatin Remansah, Risma Adelia Renata, Febby Riawanto Tambun Ridho Yurham Rifky Lana Rahardian Rini, Arsita Dwi Puspo Riska Riski Riswahyuning, Mareta Selvia Rizal, Muh Rohman, Alfan Nur rois, fatqu Romadhony, Rahmad Irfan Rosdiana Matoneng Rukmi Sari Hartati Rukmi Sari Hartati Sabila Asma Rizkia Safitri, Rika Sagung Intan Saraswati Saifudin, Muhammad Agus Salbila, Tiara Sandi, Santi Pertiwi Hari Sari, Meilinda Trinita SB, Sigit Wisnu SB, Sigit Wisnu Serani, Gabriel Setiani, Rina Lailatul Ayuk Setiyaningati, Mela Dwi Astari Setyaningsih, Sri Setyowati, Marshela Dewi Siadari, Jonathan Kirana Sianturi, Maria Angie SIGIT PUJI WINARKO Sinaga, Riska Indramaya Siregar, Abdul Hasyim Mazhurin Siswo Wardoyo Siti Aisyah Siti Hajar Adriani Sitti Rahmawati Soewarto Hardhienata Sofiana, Shevila Nyssa Sofiati Sofiati, Sofiati Solikah, Mar atus solikah, mar'atus Solikah, Mar’atus Sondang Ratnauli Sianturi Sri Agustina, Sri Sri Andriati Asri Sri Andriati Asri, Sri Andriati Sri Hartati Candra Dewi Sri Kurnianti Sri Widiawati , Hestin Subekti, Dayat Sudarman Bennu Sudirman Sugeng Sugeng Sugiyarti, Ririn Suhardi Suhardi Sukayasa Sumardi . Suprihatin, Sholikah Suryandari,, Marul Susanti P, Susanti P Suseno, Ari Susi Yusrianti, Susi Susilo Susilo Sutrichastini, Ary Sutrischastini, Ary Sutrisno, Erwan Syafaah, Amalia Rahmawatus Syafruddin Rais, Syafruddin syailendra, syailendra Syarah, Erie Siti Tantri, Afifah Luftiah Taras, Muhammad Luthfi Mars Idris Tasya, Diva Tri Sulistyowati Tri Widyastuti Triana, Dewi Ulfiani Usman H.B Utami, Anissa Veronica Ambassador Flores Vina Fauziah W. Setiawan Wahyu Purwanto Wangi, Sari Sekar Wibowo, Agung Edy Widiastuti , Nur Widiawati, Hestin Sri Widyadi Setiawan Wiharyana, Najwa Wikananda, I Gusti Ngurah Satya Wira Ekdeni Aifa Wulandari, Amelia Agustri Wulandari, Eko Wulur, Yolanda Yenni Kurnia Gusti Yoga Divayana Yohanes Pracoyo Widi Prasetyo Yohanes Yohanes Yulianti, Sinta Dwi Yunizar, Noni Yurike Sindi Gloriana Zikriyah, Siti Zulaikah, Dewi Zulfahrin, LM Zulistiani, Zulistiani Zuriat, Zuriat