p-Index From 2021 - 2026
18.879
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Keperawatan Indonesia Majalah Keperawatan Unpad Idea Nursing Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Manajemen Keperawatan Jurnal Keperawatan Komunitas Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Juiperdo Jurnal NERS Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jendela Nursing Journal (JNJ) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Belitung Nursing Journal JURNAL WACANA KESEHATAN Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Nursing Current : Jurnal Keperawatan Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Faletehan Health Journal Journal of Nursing Care Journal of Health Sciences Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Real in Nursing Journal Jurnal JKFT Jurnal Kesehatan Karya Husada Health Information : Jurnal Penelitian Syntax Idea Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Adi Husada Nursing Journal JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Syntax Transformation Jurnal Menara Medika Caring : Indonesian Journal of Nursing Science Cendekia Medika : Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Gema Keperawatan Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of International Conference Proceedings Indonesian Journal of Nursing Scientific DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Journal of Pubnursing Sciences Jurnal Kedokteran Meditek Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Journal of Global Research in Public Health Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) NERS Jurnal Keperawatan Jurnal Info Kesehatan Jurnal Kesehatan Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Webinar dalam Bidang Keperawatan Syarifatul Izza; Bhekti Setya Ningrum; Rr. Tutik Sri Hariyati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.946 KB) | DOI: 10.37287/jppp.v1i1.14

Abstract

Sistem Informasi Kesehatan merupakan bagian yang penting bila dikaitkan dengan perkembangan dalam bidang kesehatan. Teknologi ini membuka peluang untuk berinteraksi dengan berbagai audiens untuk memberikan strategipendidikan baru dalam dunia keperawatan. Dengan penyebaran teknologi informasi dan kemajuan internet, pendidikan telah berubah dan pembelajaran onlinemenjadi berkembang pesat. Salah satunya adalah dengan pemanfaatan Webinar. Pelajaran berbasis webinar dengan pendidikan berkelanjutan melalui internet. Teknologi Webinar memiliki banyak manfaat di bidang pembelajaran online, memungkinkan untuk komunikasi realtime dan sinkron antara pembicara dan pendengar, mencakup jarak jauh untuk menjangkau audiens potensial, dan memungkinkan untuk mengarsipkan informasi berbasis web untuk digunakan nanti.Penelitian ini menggunakan perangkat penelitian PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Data diambil dari berbagai jurnal dari tahun 2010 sampai tahun 2019 tentang penielitian terkait pelaksanaan webinar pada perawat dan mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan Webinar dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman perawat dalam proses pembelajaran. Kata kunci: education, e-learning, literature review, penelitian, teknologi, webinar WEBINAR UTILIZATION IN NURSING ABSTRACT Health Information System is an important part when it is associated with developments in the health sector. This technology opens opportunities to interact with various audiences to provide new educational strategies in the world of nursing. With the spread of information technology and the advancement of the internet, education has changed and online learning is developing rapidly. One way is to use Webinars. Webinar-based learning with continuing education via the internet. Webinar technology has many benefits in the field of online learning, allows for realtime and synchronous communication between speaker and listener, covers long distances to reach potential audiences, and makes it possible to archive web-based information for later use. This research uses the PICO research tool (Population, Intervention , Comparison, Outcome). Data was taken from various journals from 2010 to 2019 about research related to the implementation of webinars for nurses and nursing students. This research shows that the use of webinars can enhance nurses' knowledge and experience in the learning process. Keywords: education, e-learning, literature review, research, technology, webinars
PENGGUNAAN VIRTUAL REALITY EXPOSURE THERAPY PADA KLIEN DENGAN GANGGUAN KECEMASAN : FOBIA SOSIAL Mutia ningsih; Rr.Tutik Sri Hariyati
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Vol 4 No 2 (2018): vol 4 no.2 Jurnal Kesehatan Bhakti Husada
Publisher : UP3M AKPER-AKBID BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.36 KB)

Abstract

Kecemasan merupakan gangguan mental yang paling umum terjadi. Salah satu bentuk gangguankecemasan adalah fobia. Fobia merupakan ketakutan tidak berdasar pada objek atau situasi tertentu.Fobia banyak terjadi pada usia dewasa, dimana prevalensinya mencapai 26,9%. Salah satu jenis fobiayang sering terjadi adalah fobia sosial. Penatalaksanaan yang sering dilakukan pada pasien denganfobia adalah exposure therapy. Exposure therapy telah terbukti efektif dalam pengobatan fobia, namunterapi ini memiliki keterbatasan, diantaranya berpotensi membahayakan klien karena tidak memilikikontrol terhadap lingkungan. Oleh sebab itu dikembangkan virtual reality eksposure therapy (VRET).VRET adalah teknologi berbasis komputer yang digunakan dalam memberikan terapi exposure denganmemaparkan klien terhadap situasi atau objek yang ditakuti namun dalam dunia virtual, sehinggaaman bagi klien. VRET memiliki kemampuan untuk memberikan dampak terhadap situasi sosial padakehidupan nyata. VRET terbukti efektif dalam mengurangi ketakutan yang dimiliki oleh klien.
Penerapan Fungsi Manajemen Kepala Ruangan dalam Pengendalian Mutu Keperawatan Nurdiana -; Rr. Tutik Sri Hariyati; Siti Anisah
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.064 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v2i3.93

Abstract

ABSTRAKTujuan: Mengidentifikasi masalah penerapan fungsi pengendalian mutu dan mengembangkan solusi pemecahan masalah di ruang rawat inap. Metode: Metode yang digunakan analisis hasil dan gap implementasi menggunakan kajian literatur. Permasalahan dianalisis menggunakan diagramfishbone. Penyelesaian masalah menggunakan tools Plan Do Study Action (PDSA). Data diambil melalui wawancara terstruktur, survei, dan observasi lapangan pada 11 responden kepala ruangan dan 88 staf perawat pada tanggal 19-27 Oktober 2017. Data dianalisis secara deskriptif dengan melihat distribusi frekuensi persepsi kepala ruangan dan staf tentang pengendalian mutu dan pelaksanaan fungsi manajemen dalam pengendalian mutu. Hasil: Fungsi pengendalian mutu keperawatan belum dilaksanakan optimal pada tahap perencanaan, pemantauan dan tindak lanjut masalah (45,45%). Implementasi penyelesaian dalam bentuk sosialisasi dan workshop yaitu panduan, prosedur, kamus dan instrumen pemantauan indikator mutu keperawatan. Hasil evaluasi menunjukkan 62% Kepala Ruangan meningkat pengetahuannya tentang pengendalian mutu dengan rata-rata skor pre-post test meningkat 1,33 poin dari 6,10 menjadi 7,43. Survei pasca implementasi menghasilkan persepsi yang baik dari 86,67% Kepala Ruangan mengenai pengendalian mutu keperawatan. Diskusi: Program pengendalian mutu merupakan salah satu fungsi utama kepala ruangan. Rumah sakit telah memiliki program pengendalian mutu yang dipersyaratkan standar akreditasi rumah sakit, namun kepatuhan penerapannya masih perlu dipertahankan. Rumah sakit dipersyaratkan untuk dapat mempertahankan kepatuhan dan kesinambungan pengendalian mutu guna mengevaluasi proses kerja secara berkelanjutan. Kesimpulan: Sosialisasi mengenai penerapan pengendalian mutu keperawatan cukup efektif meningkatkan pengetahuan kepala ruangan dan tentang program mutu yang dipersyaratkan akreditasi rumah sakit. Pimpinan rumah sakit perlu memberi pengakuan, dukungan, dan motivasi bagi kepala ruangan penerapan pengendalian mutu keperawatan di ruangan rawat.Kata Kunci: fungsi manajemen, mutu keperawatan, pengendalian mutu, perawat manajer.IMPLEMENTATION OF MANAGEMENT FUNCTION OF HEAD OF WARD IN NURSING QUALITY CONTROLABSTRACTObjective: To identify problems in implementing quality control functions and develop solutions to problems in the inpatient ward. Method: The research employed results analysis and implementation gap by using literature review. Problems were analyzed usingfishbone diagram. Problem were solved using Plan Do Study Action (PDSA) tools. Data were taken through structured interviews, surveys, andfield observations in 11 heads ofward and 88 nursing staff between 19 and 27 October 2017. Data were analyzed descriptively by identifying the frequency distribution of the perception of head nurse and staff regarding quality control and the implementation of management functions in quality control. Results: The function of nursing quality control was not optimally implemented at the stages of planning, monitoring and follow-up of the problem (45.45%). The solutions were implemented in the form of socialization and workshops, including guidelines, procedures, dictionaries and monitoring instruments for nursing quality indicators. The results of evaluation indicated that the average score of pre-posttest on knowledge about quality control increased by 1.33 points 6.10 to 7.43 in 62% of the Heads of Ward. The post-implementation survey produced a good perception in 86.67% of the Head of the Ward regarding the nursing quality control. Discussion: The quality control program is one of the primary functions of the head of ward. The hospital has had a quality control program that is required by hospital accreditation standards, but it should maintain the adherence of its application. Hospitals are required to maintain adherence and sustainability of quality control in order to evaluate the sustainable work process. Conclusion: The socialization of the application of nursing quality control is quite effective in increasing the knowledge ofthe head ofward. In regard to the program of quality required by the hospital accreditation, the board of hospital management should give recognition, support, and motivation for the heads of ward to implement nursing quality control in the nursing ward.Keywords: management function, nursing quality, quality control, nurse- manager.
PENGUATAN FUNGSI MANAJEMEN KEPALA RUANGAN DALAM PENGENDALIAN MUTU KEPERAWATAN: MINI PROJECT DI RUMAH SAKIT MILITER DI JAKARTA Nurdiana Nurdiana; Rr. Tutik Sri Hariyati; Siti Anisah
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v2i3.54

Abstract

Tujuan: Mengidentifikasi masalah penerapan fungsi pengendalian mutu di ruang rawat inap dan mengembangkan solusi pemecahan masalah. Metode: Metode yang digunakan berupa mini project serta analisis hasil dan gap implementasi dengan pembahasan berdasarkan kajian literatur. Permasalahan dianalisis menggunakan diagram fishbone. Penyelesaian masalah menggunakan tools Plan Do Study Action (PDSA) dimulai dari Plan of Action (POA), implementasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Data diambil melalui wawancara terstruktur, survei, dan observasi lapangan dengan responden 11 Kepala Ruangan dan 88 Staf Perawat. Hasil: Fungsi pengendalian mutu keperawatan belum dilaksanakan optimal pada tahap perencanaan, pemantauan dan tindak lanjut masalah (45,45%). Implementasi penyelesaian masalah berupa sosialisasi dan workshop penyusunan panduan, prosedur, kamus dan instrumen pemantauan indikator mutu keperawatan. Hasil evaluasi menunjukkan 62% Kepala Ruangan meningkat pengetahuannya tentang pengendalian mutu dengan rata-rata skor pre-post test meningkat 1,33 poin dari 6,10 menjadi 7,43. Survei pasca implementasi menghasilkan persepsi yang baik dari 86,67% Kepala Ruangan mengenai pengendalian mutu keperawatan. Diskusi: Pengendalian mutu merupakan salah satu fungsi utama Kepala Ruangan. Rumah sakit telah memiliki program pengendalian mutu yang dipersyaratkan oleh standar akreditasi rumah sakit, namun compliance penerapannya masih perlu dipertahankan. Rumah sakit dipersyaratkan secara mutlak untuk dapat mempertahankan kepatuhan dan kesinambungan pengendalian mutu untuk mengevaluasi proses kerja secara berkelanjutan. Kesimpulan: Sosialisasi, workshop, dan simulasi langkah-langkah dalam penerapan pengendalian kualitas keperawatan cukup efektif meningkatkan pengetahuan Kepala Ruangan dan membuka wawasan yang lebih luas tentang pemantauan mutu yang dipersyaratkan akreditasi rumah sakit. Persepsi yang baik dari Kepala Ruangan tentang pentingnya fungsi pengendalian mutu menjadi modal awal dalam menjalankan fungsinya dengan baik. Kata Kunci: management function, nurse manager, nursing quality, quality control.
OPTIMALISASI FUNGSI KEPALA RUANGAN DALAM PENETAPAN JADWAL DINAS PERAWAT BERBASIS KOMPETENSI: PILOT STUDY Ichsan Rizany; Tutik Sri Hariyati; Sri Purwaningsih
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.975 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v1i3.35

Abstract

e"> ABSTRAKTujuan penelitian: melakukan pemberdayaan fungsi kepala ruangan dalam implementasi jadwaldinas berbasis kompetensi di rumah sakit umum vertikal kelas A yang menjadi rumah sakit pusatrujukan nasional. Metode: pendekatan pilot studi yang dilaksanakan dari analisis situasi, pembuatanplan of action, implementasi, evaluasi dan analisis gap menggunakan literatur review. Pilot studidilakukan selama ± 7 minggu kepada 43 perawat dan 16 kepala ruangan sebagai responden.Analisis situasi dilakukan dengan menggunakan diagram fi sh bone. Hasil: Masalah utama ialahbelum optimalnya pelaksanaan jadwal dinas berbasis kompetensi. Implementasi yang dilakukanialah brainstorming kepada kepala ruangan tentang pentingnya kompetensi dalam pelaksanaanjadwal dinas dan melakukan uji coba jadwal dinas berbasis kompetensi. Hasil uji coba didapatkanbahwa 100% kepala ruangan merasa jadwal dinas berbasis kompetensi lebih efektif. Hasil kuesionermenunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kepala ruangan tentang pentingnya kompetensidalam penjadwalan perawat menjadi 8,6 dan rata-rata penilaian diri (self asessment) dari kepalaruangan tentang evaluasi pembuatan jadwal dinas berbasis kompetensi sebesar 7,88 dari 10 poin.Pelaksanaan penjadwalan berbasis kompetensi mendapat hambatan berupa kurangnya jumlahtenaga perawat, karakteristik perawat, dan pemerataaan kompetensi. Simpulan: pemberdayaanfungsi kepala ruangan dalam implementasi jadwal dinas berbasis kompetensi lebih efektif danmemudahkan pekerjaan kepala ruangan dalam pengaturan jadwal dinas. Peran kepala ruangansangat penting dalam pembuatan jadwal dinas berbasis kompetensi. Peran kepala bidangkeperawatan sangat membantu sistem jadwal dinas dengan membuat kebijakan yang tepat dansejalan dengan misi pelayanan keperawatan untuk memberikan pelayanan berkualitas dan aman.Kata Kunci: jadwal dinas, kompetensi, perawat.OPTIMIZATION THE FUNCTION OF THE HEAD NURSE IN DETERMINING COMPETENCEBASED NURSE SERVICE SCHEDULE: A PILOT STUDYABSTRACTObjective: To empower the function of head nurse in implementing competence-based nurse serviceschedule in grade A hospital which serves as a national referral hospital. Methods: This studyemployed a pilot study approach that was performed in situation analysis, making of Plan of Action,implementation, evaluation and gap analysis using literature review. The pilot study was conductedfor approximately 7 weeks to 43 nurses and 16 head nurses as respondents. The situation analysiswas performed using fi shbone diagram. Results: The main problem was unoptimal implementationof competence-based nurse service schedule. The implementation done was brainstorming tothe head nurses about importance of competence in the implementation of service schedule andconducting trial of the competence-based nurse service schedule. The trial results indicated that100% of the head nurses thought that the competence-based nurse service schedule was moreeffective. The questionnaire results indicated increased head nurses’ knowledge of the importanceof competence in nurse scheduling by 8.6, and average self-assessment of the head nurseson the evaluation of competency-based nurse service scheduling by 7.88 out of 10 points. Theimplementation of competence-based scheduling was obstructed by lack of the number of nurses,characteristics of nurses and even distribution of competence. Conclusion: The empowerment ofthe function of head nurses in the implementation of competence-based nurse service schedule wasmore effectively and could facilitate the work of head nurses in managing the service schedule. The role of head nurses was very important in competence-based nursing service scheduling. The roleof head nurses was useful in nurse service schedule system by making appropriate policy and wasin line with the mission of nursing care in providing quality and safe service.Keywords: nurse scheduling, competence, nurse
OPTIMALISASI PENGELOLAAN ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT JALAN RS X Meylona Verawaty Zendrato; Rr.Tutik Sri Hariyati; Akhmad Yani Suryana
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.56

Abstract

Abstrak Kualitas asuhan keperawatan menjadi elemen kunci mutu pelayanan di rumah sakit. Fenomena di rawat jalan sangat minimal dalam pemberian asuhan keperawatan. Tujaun : mengoptimalkan pengelolaan asuhan keperawatan di rawat jalan. Metode: menggunakan pilot studi, identifikasi masalah dengan teknik wawancara terstruktur, observasi, dan pengisian kuesioner kepada 28 perawat. Analisa masalah dengan fish bone, pemecahan masalah menggunakan metode plan, do, check, action. Hasil: terjadi peningkatan pengetahuan perawat terhadap proses asuhan keperawatan sebelum (17,80%), sesudah implementasi (82.3%), dan didapati 4 faktor yang mempengaruhi pemberian asuhan di rawat jalan yaitu sumber daya manusia, sistem kerja yang jelas antar bagian, dokumentasi manual diluar keperawatan, dan fasilitas dan sarana kurang memadai. Diskusi: pengelolaan asuhan keperawatan membutuhkan dukungan manajemen. Kesimpulan: sebaiknya manajer melakukan perencanaan untuk peningkatan kualiatas asuhan keperawatan melalui pengarahan pelayanan kepada visi rumah sakit, peningkatan pendidikan, peningkatan motivasi, dan berkoordinasi dalam pengadaan fasilitas dan sistem layanan guna optimalisasi pengelolaan asuhan keperawatan. 
Optimalisasi Pengelolaan Asuhan Keperawatan di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit X Meylona Verawaty Zendrato; Rr. Tutik Sri Hariyati
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.454 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.86

Abstract

ABSTRAKKualitas asuhan keperawatan menjadi elemen kunci mutu pelayanan di rumah sakit. Fenomena yang terjadi di instalasi rawat jalan ialah pemberian asuhan keperawatan yang sangat minim. Tujuan penelitian: mengoptimalkan pengelolaan asuhan keperawatan di instalasi rawat jalan. Metode: Metode yang digunakan studi pilot, identifikasi masalah dengan teknik wawancara terstruktur, observasi, dan pengisian kuesioner kepada 28 perawat. Analisis masalah dilakukan dengan metode fish bone, pemecahan masalah menggunakan metode plan, do, check, action. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan perawat terhadap proses asuhan keperawatan sebelum (17,80%), sesudah implementasi (82,3%), dan didapati empat faktor yang memengaruhi pemberian asuhan di instalasi rawat jalan, yaitu sumber daya manusia, sistem kerja yang jelas antarbagian, dokumentasi manual di luar keperawatan, dan fasilitas dan sarana yang kurang memadai. Diskusi: pengelolaan asuhan keperawatan membutuhkan dukungan manajemen. Kesimpulan: sebaiknya manajer melakukan perencanaan untuk peningkatan kualitas asuhan keperawatan melalui pengarahan pelayanan kepada visi rumah sakit, peningkatan pendidikan, peningkatan motivasi, dan berkoordinasi dalam pengadaan fasilitas dan sistem layanan guna optimalisasi pengelolaan asuhan keperawatan.Kata kunci: asuhan keperawatan, pengelolaan, rawat jalan.OPTIMIZATION OF NURSING CARE MANAGEMENT AT OUTPATIENT INSTALLATION OF X HOSPITALAbstractThe quality of nursing care is a key element of hospital service quality. A phenomenon that occurs in outpatient care is providing nursing care at the minimum. Objective: To optimize the nursing care management t outpatient installation. Methods: This study employed pilot study, identifying problem using structured interview technique, observation, and filling out questionnaires to 28 nurses. Problems were analyzed using fish bone and solved using plan, do, check, action method. Results: There was an increase in nurses’ knowledge about the process of nursing care before (17.80%) and after the implementation (82.3%), and there were 4 factors that affected the provision of care in outpatient installation, namely human resources, a clear job system between departments, manual documentation beyond nursing, and inadequate facilities and infrastructure. Discussion: Nursing care management requires support from the management. Conclusion: Managers should plan on increasing the quality ofnursing care by directing services to the vision of the hospital, improving education, increasing motivation, and coordinating in the procurement of facilities and service systems in order to optimize the nursing care management.Keywords: nursing care, management, outpatient
Pendidikan Berkelanjutan Melalui E-Learning bagi Perawat Suatu Program Inovasi Rita Setianingrum; Rr. Tutik Sri Hariyati; Desnita Fitri
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 3 No 1 (2021): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v3i1.2031

Abstract

This study aims to analyze and develop learning methods to improve nurses' competence in continuing education through e-learning in inpatient rooms. The method used is a pilot project starting from data collection, problem analysis, determination of problem priorities, preparation of a plan of action, implementation and evaluation. The results showed that after e-learning learning, it was found that there was an increase in the knowledge of nurses in the surgical inpatient room with an average increase of 29.59% from pretest to posttest. 55% of patients' satisfaction with the quality of nursing care was satisfied, while 45% felt dissatisfied. The nurses' satisfaction who stated that the nurses were pleased with the nursing profession was 96%, while 4% of the total respondents were not satisfied with the 28 nurses. There were 12 nurses (agreed) and 16 nurses (strongly approved) from 28 respondents who stated that continuous training through e-learning could increase knowledge. In conclusion, the continuing education learning method through e-learning can improve nurses' competence in surgical inpatient rooms. Keywords: CPD, E-Learning, Satisfaction, Nurse
Pengembangan Panduan Peran dan Fungsi Top Manajer Keperawatan di Rumah Sakit Asra Dewi; Rr. Tutik Sri Hariyati; Laurentia Dewi
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 3 No 1 (2021): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v3i1.2065

Abstract

This study aims to develop guidelines for the role and function of the head of the nursing field. This study method is a case study with a situation analysis. Data obtained through interviews and document study. The stages start from the assessment, problem identification, problem analysis, determination of problem priorities and making a plan of action. Implementation begins with the preparation of a draft guide and self-assessment, hiring expert, socialization and evaluation. This study is an innovation project that already has a permit from the Jakarta Hospital. The results showed that the role and function of the head of the nursing field has the potential to be improved. Innovations are developed by making guidelines and self-assessment referring to the literature covering three main managerial roles and five management functions. The trial of filling out self-assessment tools can be carried out. The conclusion of the roles and functions of the head of the nursing field is very important in supporting nursing governance and improving performance. Keywords: Nursing, Guidelines, Development, Management Roles and Functions, Top Managers
Pola Shift Perawat di Masa Pandemi COVID-19 Kartika Mawar Sari Sugianto; Rr. Tutik Sri Hariyati; Annisa Rahmi Galleryzki
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 3 No 1 (2021): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v3i1.2157

Abstract

This study aims to determine the shift patterns used by the hospital during the pandemic. The research design uses systematic reviews through online databases such as Science Direct, EBSCOhost, Scopus, ProQuest, Google Scholar, and other search sources. The article selection process uses the PRISMA method. The number of articles obtained was 795, and then only 11 were used in this review. The results of this study indicate that the shift pattern during the pandemic period includes (1) 12 hours per shift; (2) 6 hours per shift; (3) 4-8 hours divided into shifts; (4) pattern 7-7-10; (5) flexible work schedules, short intervals; (6) three stages of rotation and a 14 day quarantine plan. In conclusion, the 12 or 6 hour shift pattern without a break is not suitable for nurses' health, while other shift patterns tend to pay attention to the health and safety of nurses during a pandemic. Keywords: Pandemic COVID-19, Nurse Shift Pattern
Co-Authors Achir Yani Achir Yani S. Hamid Achir Yani S. Hamid Achmad Djojo Achmad Djojo Achmad Nizar Hidayanto Achmad Sigit S Achmad Syaifudin Adang Bachtiar Afiyanti, Efi Agnes Rini Eka Wulandari Agnes Rini Eka Wulandari Agrina Agrina Agung Waluyo Agus Rachmadi Ahsan Ahsan Akbar Nur Akhmad Yani Suryana Aldri Frinaldi Alpan Habibi Amir, Haeril Amiruddin Amiruddin ANDI AMALIA WILDANI Andi Amalia Wildani Andi Nur Indah Sari Andri Setiya Wahyudi Andrian Waluya Adi Anggie Aprizal Anggita Dian Puspita Anik Maryunani Anik Maryunani Annisa Rahmi Galleryzki Antia Antia Anung Widi Armunanto Anyong Said Anyta Hera Wahyuni Arieny Rizafni Aris Teguh Arni Sunarti Arsad Suni Asmara, Amelia Asra Dewi Astuti Lestari Astuty, Mazly Aziz, Herawani Azizah, Yuni Baskoro Abdiansyah Bela Pertiwi Besral . Bhekti Setya Ningrum Budi Anna Keliat Candra Panji Asmoro, Candra Panji Choriati Nuormanisa Christina Anugrahini Cicilia Ika Wulandari Citra Hafilah Shabrina Cori Tri Suryani Cori Tri Suryani Cori Tri Suryani Cori Tri Suryani Dahlia, Debie - Deby Zulkarnain Rahadian Syah, Deby Zulkarnain Rahadian Dedi Damhudi Delsy Cantika Sari Denissa Faradita Aryani Deny Gunawan Deny Gunawan Desnita Fitri Desnita Fitri Desnita Fitri Desnita Fitri Desyi Prana Napitupulu Devy Feby Febyola Siahaan Dewi Gayatri Dewi Irawati - Dewi Irawati -, Dewi Irawati Dewi Irawaty Dewi Sartika Dewi Wulandari Dewi Wulandari Dewi, Laurentia Dian Eka Resty Dian Novita Diantha Soemantri Diki Armansyah Diki Armansyah Djarang, Lilyance Djojo, Achmad Djuma, Elviera Dumilah Ayuningtyas Dwi Nopriyanto Dwi Nopriyanto Dwiantoro, Luky Dwiantoro, Luky Dyah Fitri Wulandari Dyah Fitri Wulandari Dyah Fitri Wulandari Effy Afifah Efi Afifah Efi Afiyanti Efi Riani Efy Afifah Eka Handayani Eka Pujiyanti Elisabeth Dewi Puspitaningrum Elly Nurachmah Endang Nilaprapti Enie Novieastari Ennie Novieastari Enny sripurwanti Erenda Pratiwi Ermi Rabiuliya Erna Puspita Sari Erni Saraswati Erwin Erwin Estelle Lilian Mua Ester Inung Sylvia Esti Giatrininggar Etty Rekawaty Eva Eva Eva Oktaviarini Eva Riyani Eva Yuliana Fadllah, Ellya - Farida Rachmi, Shanti Fatiyah Fatiyah Fitri Alfisah Fitri Alfisah Fitri Susilowati Fitriadi, Khairul Fredinan Yulianda Friska Friska Friska Lestari Gad Datak Gorean, Grace Irma Halimatul Nurhikmah Hana Mutiasari Hanny Handiyani Hanny Handiyanti Harpendewisasmita Harpendewisasmita Harpendewisasmita, Harpendewisasmita Harwina Harwina Hasibuan, Shinta Yuliana Hendra Dwi Cahyono Hendra Firmansyah Hening Pujasari Herawani Azis Herawani Herawani Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Hernawati, Lestari Hidayat, Aris Teguh I Wayan Gede Saraswasta I Wayan Gede Saraswasta I Wayan Gede Saraswasta Ibnu Malik Ibnu Rusdi Ida Faridah Ida Rosyada Ignatius Nandang Ika Chandra Nuryana Ilham Cahyo Nugroho Imelda, Jessica Renata Indraswari, Anies Dewi Wirati Inyalebe Talaohu Irawati Novita J Junaidi Janes Jainurakhma Junaidi, J Junaiti Sahar Juwi Athia Rahmini Kapadia, Raju Kartika Mawar Sari Kartika Mawar Sari Sugianto Kartika Mawar Sari Sugianto Kartika, Imelda Rahmayunia Ketut Holifah Keumalasari, Keumalasari Khairul Fitriadi Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Malawat Krisna Yetti Malawat Kristina Ana Kuntarti L. M. Harmain Siswanto La Ode Abdul Rahman La Ode Rahman Laurentia Dewi Laurentia Dewi Laurentia Dewi Laurentia Dewi Lestari Hernawati Lestari Hernawati Lestari, Astuti Lia Dwi Jayanti Lilis Rayatin Lilis Rayatin Lily Yuniar Made Sumarwati Made Yashinta Yashinta Maharani Magdalena, Helen Manoppo, Inggerid Agnes Margareta Susilowati Maria Franciska Vianney Boro Maria Merry Maria Wea Masfuri - Mediati, Ati Surya Mediawati, Ati Surya Melissa Selviany Merduati, Rona Cahyantari Merduaty, Rona Cahyantari Merry, Maria Mery Anglelia Sirait Mery Anglelia Sirait Moh Heri Kurniawan Moh. Heri Kurniawan Muchtaruddin Mansyur Muhamad Rofi’i Muhamad Rofi’i Muhamad Rofi’i Mulia Hakam Mutia ningsih Nandang, Ignatius Nasri, Khairul Nasution, Lina Anisa Neli Suharti Nelly Safrina Nelwati Nelwati Nilaprapti, Endang Nilasari, Putri Nopiana, Inna Novita, Irawati Novy Helena Chatarina Daulima Nugraha, Susiana Nunik Suryanti Nunik Suryanti Nur Oktavia Hidayati Nur Wulan Nur Wulan, Nur Nurchayati, May Nurdiana - Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurhayati Nurhayati Nuridha Fauziyah Octary, Tiara Oktaviarini, Eva Perdana, Riska Rusfita Pratiwi, Leny Prima Agustina Nova Prima Ardian Puguh Widiyanto PUJI LESTARI Purwaningsih, Sri Purwanti, Enny Sri puspita, vema tiyas Putri Nilasari Putri Nilasari Putri Nilasari Putro, Prasetyo Adi Wibowo Rachmadi, Agus Rachmi, Shanti Farida Raju Kapadia Ratna Meilina Reidha Fitri Reni Dwi Rusnawati Reni Dwi Rusnawati Resty, Dian Eka Retno Purwandari Rina Ainurrahmah Rio Verdiansyah Rista Tri Wulandari Rita Setianingrum Rizany, Ichsan Rona Cahyantari Merduati Rona Cahyantari Merduaty Rosdelima Simarmata Rosina Tarigan Rosyada, Ida Rozalinda Rozalinda Rumentalia Sulistini Rusdiansyah Rusdiansyah Rusdiyansyah Rusdiyansyah S Suhariyanto Saho, Musa Salim Harris Santi Wahyuningsih, Santi Sari, Delsy Cantika Sari, Erna Puspita Sekarsari, Rita Sepni Walvri Septianata, Viesca Septirini, Maria Indah Setiawati, Deni Setyaningrum, Ikawati Setyowati , Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati, Setyowati Setyowaty Shanti Farida Rachmi Silitonga, Ester Mutiara Indah Simatupang, Yesi Juniarta Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Sitta Diani Fichara Soni Roy Kurniawan Hulu Sri Nining Sri Puguh Kristiyawati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sugeng Riyanto Sugihasih, Sugihasih Suhani, Nini Suhariyanto Suhariyanto Suhariyanto, S Sukawana, I Wayan Sukihananto Sukihananto Sukihananto, Sukihananto Sumijatun Sumijatun, Sumijatun Suroso Kamim Syafa'atun Mirzanah Syafa’atun Mirzanah Syahrul Tuba Syarifatul Izza Tatik Wahyuni Taufik Kurahman Teuku Muhammad Zaini Tiara Octary tifane winesa Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Muhaeriwati Titin Ungsianik Tomy Suganda Tori Rihiantoro Trevino A. Pakasi Trevino A. Pakasi Tri Ilmiah Fattah Tri Ilmiah Fattah Tri Ilmiah Fattah Tri Mulia Herawati Triaswati, Rusmai Tris eryando Tuti Afriani Tuti Nuraini Tuti Nuraini Umi Fatmawati Umi Fatmawati Umi Fatmawati Umi Fatmawati UMI FATMAWATI Utari Christya Wardhani vema tiyas puspita Veronica Chain Vivianti Fraliana Lesnussa Wahadi S.Kep, Ns Wahyu Kusumadi Retnoningtyas Wahyuni, Tyas Wea, Maria Eka Brigida Wonga Widasari Sri Gitarja, Widasari Sri Widiasari, Widiasari Wildan Wildan Wildan Wildan Wildani, Andi Amalia Wirdani, Andi Wilda Yandih Mardean Yayah Yayah Yeni Rustina Yesi Juniarta Simatupang yesica tria enggriani Yiyin Qamariah Takaredas Yiyin Qamariah Takaredas Yogi Ervandi Yudho Giri Sucahyo Yudi Yudi Yudi Yudi Yulia Yulia Yuliana Bernadetta Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuni Azizah Yuni Susiana Nur Yunita Panjaitan Yuvensius Pili Yuyun Setiyawati Yuyun Tafwidhah Zaharany, Tsania Ayu Zakiyyah, Naadiyah Zendrato, Mey Lona Verawaty