Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi dan Pengenalan Augmented Reality sebagai Inovasi Pembelajaran Praktik dalam Kurikulum SMK Supardi, Rafsanjani; Amiruddin, Amiruddin; Setialaksana, Wirawan; Rasyid, Ramli; SN, Ulfaizah
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 04 Nomor 01 (April 2025)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v4i1.8351

Abstract

This program aims to introduce Augmented Reality (AR) technology as an interactive learning medium for practical instruction in Vocational High Schools (SMK). Within the context of educational digitalization and the challenges posed by the Fourth Industrial Revolution, the implementation of AR technology presents an alternative solution to enhance students’ interest, motivation, and learning outcomes. The outreach activities targeted both teachers and students through interactive lectures and demonstrations of mobile-based AR applications. The outcomes indicate improved teacher understanding of AR’s potential to support practice-oriented curricula, along with a growing readiness to integrate AR into the teaching and learning process. This initiative is expected to serve as a foundational step toward a more adaptive and technology-driven educational transformation.
Pengembangan Instrumen Efikasi Diri dalam Matematika: Studi Validasi dengan Analisis Faktor Eksploratori Abdal, Nurul Mukhlisah; Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Setialaksana, Wirawan
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 2, Mei (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i2.1409

Abstract

Salah satu faktor afektif yang dapat mempengaruhi proses belajar siswa adalah efikasi diri. Efikasi diri berpengaruh ketika siswa melakukan proses investigasi yang tercermin dari tindakan, usaha, kegigihan, fleksibilitas dalam perbedaan, dan realisasi tujuan. Efikasi diri matematika mencakup interpretasi mahasiswa terhadap pencapaian mereka sebelumnya, penilaian diri terhadap kemampuan mereka, dan estimasi pribadi terhadap kinerja selanjutnya pada tugas matematika yang diberikan. Terlepas dari relevansi efikasi diri matematika dengan minat dan motivasi siswa untuk menyelesaikan studi secara profesional, sebagian besar penelitian yang menganalisis efikasi diri siswa dalam matematika menggunakan instrumen yang tidak dapat diandalkan atau kurang disesuaikan dengan konteks mahasiswa dan kebahasaan. Penelitian sebelumnya dalam literatur efikasi diri matematis kemudian menyesuaikannya dengan konteks dan bahasa yang baru, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Spanyol, dan Bahasa Mexico. Penelitian ini yang akan menjadi pelopor instrumen efikasi diri dalam matematika dengan menggunakan Bahasa Indonesia Betz dan Hackett. Partisipan dalam penelitian ini adalah 620 oarng mahasiswa fakultas teknik tahun pertama hingga tahun ketiga. Survei dalam bentuk digital dikirimkan kepada mahasiswa melalui ketua tingkat masing-masing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuesioner Source-of Self-Efficacy in Mathematics (SOSEM-24) menunjukkan sifat psikometri yang baik. Perbedaan mendasar dari hasil uji coba SOSEM-24 di mahasiswa Indonesia berdasarkan EFA yang dilakukan adalah faktor-faktor sumber efikasi diri dalam matematika menjadi lebih sedikit dalam konteks Indonesia.
Pelatihan Praktikum Digital untuk Employbilty Skill Siswa SMK Amiruddin, Amiruddin; Baharuddin, Fiskia Rera; Muhammad Hasim; Supardi, Rafsanjani; Wirawan Setialaksana
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 1 (Februari 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i1.608

Abstract

Pendidikan kejuruan memiliki peran strategis dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki employability skills yang relevan dengan dunia kerja modern. Kegiatan ini membahas pelaksanaan program inovasi pembelajaran berbasis media digital di SMKN 10 Makassar yang bertujuan untuk meningkatkan employability skills siswa. Program ini dilaksanakan dalam lima tahap: identifikasi kebutuhan pembelajaran, pengembangan media dan prosedur praktikum digital, pelatihan guru dan siswa, implementasi pembelajaran, serta evaluasi untuk menilai peningkatan employability skills.Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa penggunaan media digital dalam praktikum dapat memperkuat pemahaman teknis sekaligus mengembangkan keterampilan penting seperti komunikasi, kerja tim, inisiatif, kedisiplinan, dan pemecahan masalah. Program ini juga berdampak positif terhadap kapasitas guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif serta meningkatkan motivasi dan kemandirian siswa. Temuan ini mendukung pembelajaran digital praktikum sebagai pendekatan yang relevan dan efektif untuk pendidikan vokasi di era industri 4.0 dan society 5.0. Artikel ini merekomendasikan penguatan infrastruktur digital, peningkatan kompetensi guru, dan replikasi model serupa di SMK lain untuk mempercepat transformasi pendidikan kejuruan yang adaptif dan berkelanjutan.
Peningkatkan Daya Cipta Guru STEM: Integrasi Computational Thinking dalam Pengembangan Soal HOTS Setialaksana, Wirawan; B. , Muhammad Fajar; Mansyur, Mansyur; Suhardi, Iwan; Abdal, Nurul Mukhlisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8556

Abstract

Penguatan kompetensi guru dalam menyusun instrumen evaluasi pembelajaran menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tuntutan kurikulum abad ke-21. Salah satu tantangan yang dihadapi guru STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), khususnya guru Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia, adalah keterbatasan dalam menyusun soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) serta minimnya pemahaman terhadap pendekatan computational thinking (CT). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang soal evaluasi yang mengintegrasikan prinsip HOTS dan CT secara sistematis dan kontekstual. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 26–27 Mei 2025 di SMP dan SMA Al Biruni dalam bentuk workshop interaktif yang melibatkan pemaparan materi, studi kasus, diskusi kelompok, dan praktik penyusunan soal. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan rata-rata skor peserta dari 58 menjadi 83. Selain itu, hasil angket kepuasan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa sangat puas dengan relevansi dan efektivitas pelatihan. Hasil penyusunan soal menunjukkan bahwa peserta mampu mengintegrasikan elemen HOTS dan CT dalam soal yang berbasis konteks dan menuntut pemikiran kritis. Kegiatan ini berhasil menjawab kebutuhan guru akan peningkatan kompetensi evaluatif dan memberikan dasar bagi replikasi program serupa di sekolah lain.
Reflection learning innovation in the context of the lipa sabbe bunga caramming motif Aras, Andi; Prahmana, Rully Charitas Indra; Zahrawati B, Fawziah; Buhaerah, Buhaerah; Busrah, Zulfiqar; Jumaisa, Jumaisa; Setialaksana, Wirawan
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14 No 1 (2023): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v14i1.15912

Abstract

The low ability of students to understand and transform the concept of reflection to solve everyday problems is the main problem with learning mathematics because the implementation of learning mathematics is mechanical. Mathematics is taught by conveying formulas practically without linking them to students' daily activities. For this reason, this study aims to design a reflection learning trajectory in the context of the Lipa Sabbe Bunga Caramming motif as a starting point in learning to help students understand reflection material for solving everyday problems. The method used in this study is design research, which consists of three stages: preliminary design, design trials, and retrospective analysis. The subjects of this study were 23 students in class VIII-A of SMP Negeri 1 Tanasitolo. The instruments used in this study were student activity sheets (LAS), learning achievement tests, and interview guidelines. Student activity data during learning were analyzed retrospectively, and learning outcomes data were analyzed descriptively. The results of this study found that the learning trajectory of transformation geometry using the context of the lipa sabbe bunga caramming motif has four learning stages: (1) informal; (2) modes of; (3) modes of; and (4) formal. The learning stages can easily increase students' understanding of the concept of reflection. In the learning process, mathematical concepts are connected with daily habits, so students are enthusiastic and active in the learning process. This learning trajectory can assist teachers in optimizing learning so that students can easily understand the concept of reflection, equip them with critical thinking skills, and shape their character (cooperation, empathy, respect for others, awareness of social problems, a social spirit, and responsibility).
Effects of Dizziness, Authenticity, and Satisfaction on Students’ Intention to Use VR in Vocational High School Rahman, Muhammad Haristo; Mahmud, Amiruddin; Setialaksana, Wirawan
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 10 No. 3 (2025): Juli
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v10i3.15295

Abstract

The study aims to identify the influence of variables such as dizziness, activity-related authenticity, object-related authenticity, and satisfaction on students' behavioural intentions to continue using Virtual Reality (VR) technology in a learning context. In this study, path analysis was employed to ascertain the impact of dizziness on satisfaction and behavioural intentions in VR technology users. The findings of the study demonstrate a substantial negative correlation between dizziness and satisfaction, indicating that an escalation in dizziness levels is concomitant with a decline in satisfaction and behavioural intention to persist in utilising VR. Furthermore, activity-related authenticity and object-related authenticity have been demonstrated to exert a significant positive influence on behavioural intention, thereby indicating that students are more inclined to continue utilising VR technology if they perceive the activities and objects within VR as more authentic. The study also found that student satisfaction is the strongest factor in increasing behavioural intention to continue using VR, with path coefficients indicating a significant positive influence. The findings of this study provide important insights into the factors influencing students' behavioural intentions to continue using VR in learning. Consequently, it is anticipated that this study will contribute to the development and application of VR technology in the domain of vocational education. Moreover, it is expected to provide recommendations for technology developers and educators to design more effective and enjoyable learning experiences, taking into account the physical comfort and authenticity of the VR content used.
Development of a health coaching model to improve caregivers’ ability to care for patients with mental disorders Andriani, Andriani; Yusuf, Ah; Fitryasari, Rizki; Kadar, Kusrini S.; Basrah, Miftahul Jannah; Sarih, Karmila; Fitriani, Nurlaila; Arsyad, Dian Sidik; Setialaksana, Wirawan
Jurnal Ners Vol. 20 No. 3 (2025): VOLUME 20 ISSUE 3 (AUGUST 2025)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jn.v20i3.72926

Abstract

Introduction: This study aimed to develop a health coaching model grounded in these theoretical frameworks. Methods: An explanatory cross-sectional design was employed, involving 155 caregivers purposively recruited from seven primary health care centers in Makassar, Indonesia. Eligible participants were primary caregivers from nuclear or extended families, aged ≥18, with complete contact information, available for home visits, and referred by the mental health program coordinator. Study variables included family, caregiver, patient, nurse, and health care service factors, as well as health coaching, planned behavior, behavioral intention, and caregiver ability. Data were collected between February to June 2024 using structured questionnaires and analyzed with Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (SmartPLS v3.8). Results: The family, patient, and nurse-related factors significantly affected health coaching. These factors, along with caregiver characteristics, also affected planned behavior, which in turn significantly influenced behavioral intention and caregiver ability. Conclusions: Health coaching directly improved caregivers’ capability. These findings highlight the importance of comprehensive health coaching and family-centered training as integral components of mental health services.
EFIKASI DIRI MATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN DARING ASINKRON: DAMPAK FASILITATOR DAN HAMBATAN PADA MAHASISWA TEKNIK Setialaksana, Wirawan; Abdal, Nurul Mukhlisah; Supardi, Rafsanjani; Rahman, Muhammad Haristo
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2024): ELIPS, Maret 2024
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika memegang peran penting dalam menentukan pencapaian akademik dan kompetensi profesional dalam pendidikan teknik, yang sering kali dipengaruhi oleh efikasi diri matematika. Hanya sedikit penelitian yang telah mengeksplorasi hubungan antara efikasi diri matematika dan pencapaian matematika dalam konteks asinkron. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh fasilitator dan hambatan pembelajaran asinkron terhadap efikasi diri matematika dan pencapaian matematika mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental. Sebanyak 320 mahasiswa berpartisipasi secara sukarela dalam penelitian ini dan mengisi kuesioner. Hubungan antara variabel diteliti menggunakan model persamaan struktural partial least squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator pembelajaran daring memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efikasi diri matematika mahasiswa, namun tidak berpengaruh langsung terhadap hasil belajar matematika. Penghambat dalam kuliah daring asinkron tidak berpengaruh signifikan terhadap efikasi diri dan hasil belajar matematika. Pengaruh positif dan signifikan dari efikasi diri terhadap hasil belajar membuat efikasi diri memiliki fungsi sebagai variabel media penuh antara hubungan fasilitator dan hasil belajar matematika.
Sinergi Pendidikan dan Praktik: Pengabdian dalam Standar Jaringan untuk Siswa SMK Negeri 5 Gowa Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan Prima Putra, Kurnia; Fajar B, Muhammad; Setialaksana, Wirawan; Yususf, Andi Zulfikar; Jumadin
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i1.2761

Abstract

Dalam era digital saat ini, jaringan komputer menjadi tulang punggung dari hampir semua aspek kehidupan manusia, baik itu dalam bidang bisnis, pendidikan, pemerintahan, maupun kehidupan sehari-hari. Keberadaan jaringan komputer memungkinkan pertukaran informasi secara cepat dan efisien, menghubungkan jutaan perangkat di seluruh dunia. Untuk memastikan komunikasi yang efektif dan efisien antara perangkat-perangkat ini, diperlukan adanya serangkaian aturan dan standar yang diakui secara universal, yang dikenal sebagai standar jaringan. Standar jaringan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari cara data dikodekan dan ditransmisikan, hingga bagaimana perangkat jaringan berkomunikasi satu sama lain dan bagaimana keamanan data dijamin. Bagi siswa SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), pemahaman yang mendalam tentang standar jaringan sangatlah penting. Siswa diharapkan tidak hanya memahami teori di balik standar tersebut, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik. Mereka harus menguasai keterampilan dalam mengkonfigurasi, mengelola, dan memelihara jaringan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Tahapan kegiatan terdiri atas tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan kegiatan, dan tahapan pendampingan. Setelah pelatihan ini siswa mendapatkan (1) pemahaman yang mendalam tentang dasar-dasar jaringan komputer, termasuk konsep topologi jaringan, protokol jaringan, dan model referensi OSI/TCP/IP; (2) pengetahuan tentang berbagai jenis jaringan seperti LAN, WAN, dan MAN, beserta aplikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari; (3) keterampilan dalam mengidentifikasi, mengkonfigurasi, dan mengelola perangkat jaringan seperti router, switch, access point, dan modem; serta (4) kemampuan untuk membuat, memasang, dan menguji kabel jaringan serta konektor RJ45 menggunakan crimping tool.
Pembuatan Abon Ayam Berbagai Rasa Sebagai Alternatif Lauk Pengganti Marhayati; Putra, Reski Praja; Setialaksana, Wirawan; Wahid, Abdi; Rasjid, Ramli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10986

Abstract

Training activities on making various flavors of chicken floss were carried out as an effort to improve the community's skills in producing practical, nutritious, and long-lasting ready-to-eat side dishes. The objectives of the training were to provide technical knowledge on making chicken floss in various flavors, train participants to produce chicken floss that is safe for consumption and has a long shelf life, encourage the creation of micro-business opportunities based on local food processing, and strengthen household food security through the diversification of ready-to-eat side dishes. Chicken floss was chosen as the training material because of the easy availability of raw materials, a relatively simple production process, and the opportunity to develop a variety of flavors that can be accepted by various consumer groups. The training covers the stages of raw material selection, hygienic processing techniques, spice formulation for various flavors (original, spicy, sweet-spicy, and herbal), drying techniques, packaging, and food safety standards. This activity involves target community groups, particularly housewives and local MSME actors, using demonstration, hands-on practice, and mentoring methods. The results of this activity show an increase in participants' ability to understand safe, consistent production techniques that meet household and small business standards. In addition, participants are able to produce chicken floss in several flavors that are suitable for consumption and have the potential to be developed as an alternative side dish in everyday life. Another impact is the increased motivation of the community to develop food processing businesses and the creation of new economic opportunities based on local product innovation. Thus, this training contributes to improving family food security and strengthening the local community's economy.
Co-Authors Abdal, Nurul Mukhlisa Abdal, Nurul Mukhlisah Abdul Wahid Abdul Wahid Ady Rukma Afifah, Fadhillah Ah Yusuf, Ah Ahmad, Haslinah Akmal Hidayat Akmal Hidayat Alamsyah - Alimuddin Sa'ban Miru Ambo Dalle Aminuddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Andi Aras Andi Muhammad Irfan Andi Muhammad Taufik Ali Andi Yunarni yun Yunarni, Andi Yunarni yun Andika Isma Andriani Andriani Anwar, Andi Ratu Ayu Ashari Anwar, Andi Ratu ayuashari Aras, Andi Ashadi, Nini Rahayu Ashadi, Ninik Rahayu Ashari, Hilda Asmar AR Asrirawan B. , Muhammad Fajar Baso, Fadhlirrahman Basrah, Miftahul Jannah Budi Nurani Ruchjana Buhaerah Buhaerah Buhaerah Buhaerah, Buhaerah Burhamzah, Muftihaturrahmah Busrah, Zulfiqar Chairunnisa Ar. Lamasitudju Damayanti, Lusy Daud Mahande, Ridwan Dedi Rosadi Della Fadhilatunisa Dewi Fatmarani Surianto Dewi, Shabrina Syntha Dian Sidik Arsyad Dinda Hummayra Dinda Hummayra Fadhlirrahman Baso Fathahillah Fathahillah Fawziah Zahrawati B Firdaus Firdaus Fiskia Rera Baharuddin Gumgum Darmawan Harifuddin Haripuddin . Hasim, Muhammad Hermawan, Nanang Hidayat M, Wahyu Irwansyah Suwahyu Irwansyah Suwahyu Israwati Hamsar Iwan Suhardi J. Hadi, Anto Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jasruddin Daud Malago Johar Amir Jumadin Jumaisa Jumaisa Jumaisa, Jumaisa Kurnia Prima Putra Kusrini S. Kadar Lucy Widasari M. Miftach Fakhri Mahmud, Amiruddin Mansyur Mansyur Marhayati Masikki Muh. Asriadi Muhammad Asriadi Muhammad Azwar Muhammad Fajar B Muhammad Haristo Rahman Muhammad hasim Muhammad Hasim Muhammad Husnul Khuluq Mukhlisah Abdal, Nurul Nini Rahayu Ashadi Ninik Rahayu Ashadi Nur Aini Anis Nurlaela Nurlaela Nurlaela Nurlaila Fitriani Nurul Mukhlisa Abdal Nurul Mukhlisa Abdal Nurul Mukhlisah Abdal Pramono, Ashar Prima Putra, Kurnia Putra, Reski Praja Ramli Rasyid, Ramli Rasjid, Ramli Resa Septiani Pontoh Ridwan Daud Mahande Rizki Herdiani Rosidah Rully Charitas Indra Prahmana Rusli Ismail Sanatang Sarih, Karmila Shabrina Syntha Dewi Shabrina Syntha Dewi SN, Ulfaizah Sulaiman, Dwi Reski Anandari Sulaiman, Dwi Rezky Anandari Supardi, Rafsanjani Sutrisni, Elly Syam, Sriwidayani Syawaluddin, Ahmad Umar, Nur Fadhilah Wahid, Abdi WAHYUDI Widiastuty, Lilis Yususf, Andi Zulfikar Zahrawati B, Fawziah Zulfiqar Busrah