p-Index From 2021 - 2026
22.949
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan EL-IDARE: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Jurnal Mirai Management Al Ishlah Jurnal Pendidikan POLYGLOT Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Jurnal Bina Praja Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen SEIKO : Journal of Management & Business JURNAL PETIK JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI YUME : Journal of Management GEMA EKONOMI JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Academy of Education Journal Media Manajemen Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Educatio FKIP UNMA Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Literatus Journal On Teacher Education (Jote) Cakrawala Repositori Imwi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Education and Teaching Learning Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Sinestesia Media: Jurnal Filsafat dan Teologi LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Bina Bangsa STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran International Journal of Social Service and Research Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Journal of Social Research International Journal of Information Techonology and Education (IJITE) Kompetensi: Jurnal Bahasa Dan Seni SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Asia Pacific Journal of Management and Education JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education JGK (Jurnal Guru Kita) Innovative: Journal Of Social Science Research Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Dieksis ID LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam IJIE Abdurrauf Science and Society Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Lingua Scientia Journal (LSJ) Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Merdeka Belajar Sebagai Transformasi Kebijakan Pendidikan Jelly Maria Lembong; Harol Reflie Lumapow; Viktory Nicodemus Joufree Rotty
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4620

Abstract

Dalam transformasi pendidikan, kebijakan Merdeka Belajar merupakan inisiatif yang bertujuan untuk mengubah paradigma pendidikan tradisional menjadi pendidikan yang lebih mandiri, inovatif, dan relevan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji tentang implementasi Merdeka Belajar sebagai transformasi kebijakan pendidikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif studi literatur. Implementasi kebijakan Merdeka Belajar di Indonesia membutuhkan strategi efektif seperti peningkatan kualitas SDM, penerapan zonasi, penyederhanaan format RPP, penghapusan UN, penerapan USBN oleh sekolah, serta diseminasi kebijakan yang komprehensif. Tantangan meliputi adaptasi selama pandemi, infrastruktur pendidikan yang kurang memadai, pemahaman yang terbatas, dan perbaikan kualitas pembelajaran dan SDM. Meskipun demikian, kebijakan ini telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi dan karakter siswa, mengurangi beban administratif guru, serta meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan kebijakan Merdeka Belajar terus memperbaiki sistem pendidikan dan mendorong pertumbuhan generasi muda berkualitas.
Problematika dan Perubahan Kebijakan Pendidikan di Indonesia Josly Yakob Tintingon; Harol Reflie Lumapow; Viktory Nicodemus Joufree Rotty
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5088

Abstract

Institusi pendidikan digunakan untuk membantu siswa mewujudkan potensi penuh mereka. Perubahan strategi persekolahan di Indonesia mengalami pasang surut oleh pertemuan-pertemuan tertentu. Pendidikan Indonesia perlu segera ditingkatkan jika ingin menghasilkan generasi-generasi individu yang tangguh yang mampu bersaing dengan bangsa lain dan tidak ketinggalan tren global. Salah satu tantangan yang dihadapi pendidikan saat ini ialah perubahan kebijakan ini. Pelaksanaan pembelajaran di sekolah tentunya nantinya sangat dipengaruhi oleh perubahan kebijakan. Suka atau tidak suka guru dan siswa, mereka harus bisa beradaptasi dengan kebijakan pendidikan yang baru. Kajian ini bertujuan untuk (1) mempelajari lebih dalam tentang isu-isu pendidikan di Indonesia; (2) Mempelajari perubahan kebijakan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan dan kajian pustaka. Konsekuensi dari ujian ialah perubahan strategi pelatihan yang menggantikan sepenuhnya niat bekerja pada sifat persekolahan, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kesungguhan tinggi dan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan zaman globalisasi, tampaknya hasilnya harus belum terlihat dengan baik.
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN INOVASI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN Hetwi Marselina Saerang; Harol R. Lumapow; Viktory Nicodemus Joufree Rotty
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v4i1.528

Abstract

Changes in the use of technology are taking place in the world of education. There are three main changes currently taking place, namely (1), the emergence of extensive (broad) use of technology, (2), the transition to the use of technology from elementary schools to high schools, (3), the introduction of a national curriculum using the Information Communication system and Technologies” (ICT). Innovation can be thought of as having a cycle with four phases: (1), idea generation and invention; (2), idea selection; (3), implementation of ideas; and (4), the diffusion of ideas (Eggers & Singh, 2019). Innovation offers benefits and can include the introduction of knowledge. Hence how do people see the word 'innovation' in education, as Norton (2013:1) argues that “more innovation needs to be encouraged in education so that students can benefit from new technologies through face-to-face and online approaches; or Innovation High School (2012: 1) states that "they provide technology in the learning environment for all students by adjusting education to suit the individual needs of the students themselves. Innovation means many new things, and creative for the development of education, so that the old way is no longer effective. The 2022 national curriculum uses the Information Communication and Technologies (ICT) system for all subjects. The use of technology in mathematics began with scientific calculators and is now being extended to graphical calculators and computer programs. Image and sound recording facilities are enhanced through the submission of assignments. The presence of technology creates its own worries for teachers, students who are not ready to accept change and individualistic attitudes emerge. The common issues discussed here regarding teacher anxiety and the use of technology are currently taking place in schools. Problem solving for students generally requires a type of pedagogy that is often adapted to the needs of individual students. This requires far more innovative practices than before because a large number of students still exhibit apprehension about using learning technology. Therefore, it takes innovation and creativity to overcome the problem of learning to use technology.
Penerapan Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka di Masa New Normal Gloria Ester Verelin Walewangko; Harol R Lumapow; Viktory Nicodemus Joufree Rotty
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah pelaksanaan pembelajaran daring sejak Maret 2020, pemerintah mengambil kebijakan untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan tetap menjaga protocol kesehatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dikarenakan pembelajaran secara daring tidak efektif dan terjadi penurunan kualitas belajar. Sekolah-sekolah khususnya di Kota Manado sudah diberikan himbauan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan kehadiran siswa 100%. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran tatap muka di masa new normal. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Dengan metode pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Pembelajaran tatap muka di masa new normal beresiko terpapar virus begitu besar maka dari itu sekolah merancang strategi pembelajaran tatap muka yaitu tetap menjalankan protocol kesehatan dan merancang RPP yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah. Adapun tantangan yang ditemui sekolah dalam proses jalannya pembelajaran tatap muka di masa pandemi yaitu menurunnya motivasi belajar siswa dan semangat untuk mengerjakan tugas secara mandiri. Mentalitas ini terbentuk karena kebiasaan pembelajaran daring yang berlangsung cukup lama. Meski demikian pembelajaran tatap muka lebih efektif di bandingkan pembelajaran jarak jauh atau daring dilihat dari data hasil belajar siswa yang meningkat.
Penerapan Keputusan Bersama Menteri Tentang Panduan Pelaksanaan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 Harol R. Lumapow; Jeffry S.J. Lengkong; Viktory N.J. Rotty; Marcia I. Watulingas
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.449 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7543

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data terkait Penerapan Keputusan Menteri Bersama Menteri Tentang Panduan Pelaksanaan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskiptif. Data diperoleh melalui studi pustaka, jurnal ilmiah dan dokumen yang terkait pendidikan. Keputusan bersama menteri telah diterapkan di semua unit pendidikan. Sebagian besar sekolah telah menerapkan pembelajaran daring/online, tapi ada juga sekolah yang menerapkan pembelajaran luring/tatap muka dengan protocol kesehatan yang ketat. Masalah umum yang sering terjadi dalam pembelajaran adalah tidak stabilnya jaringan internet di beberapa daerah. Beberapa upaya telah dilakukan pemerintah untuk membantu masyarat, salah satunya dengan memberikan bantuan kuota gratis bagi peserta didik dan guru.
Era Pembelajaran Daring: Kesadaran Akan Jati Diri Anak Asli Papua yang Berubah Hetwi Marselina Saerang; Herry Sumual; Eli Jeini Usoh; Viktory Nicodemus Joufree Rotty
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.229 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i5.12054

Abstract

Merebaknya virus covid-19 atau lebih dikenal dengan corona mengguncangkan semua sendi kehidupan termasuk pendidikan di atas Tanah Papua. Virus ini tidak memandang usia, pangkat, jabatan. Apa pun dia, siapa pun dia, semua memiliki peluang untuk terserang. Virus ini memaksa kehidupan sosial harus berubah, termasuk metode pembelajaran yang mengantar orang asli Papua mengalami perubahan paradigma kehidupan. Selama ini, pendidik di Papua selalu menggunakan metode pembelajaran konvensional, yaitu tatap muka di kelas antara guru dengan murid atau dosen dengan mahasiswa. Proses pembelajaran, diskusi, tanya-jawab, dan bimbingan semua berlangsung tatap muka. Sekarang harus menggali diri kepada metode belajar dalam jaringan atau disingkat daring (online). Lompatan itu bukanlah berarti apa-apa untuk dunia Pendidikan di Tanah Papua, terutama bagi tenaga pengajar yang masih muda-muda, karena mereka memang generasi yang tumbuh pada era digital atau jaringan. Sementara tenaga pengajar yang sudah lanjut usia dipaksa harus berlari menyesuaikan diri dengan cara baru itu. Walaupun tampak kedodoran, mereka harus siap untuk ikut perubahan. Bagaimana dengan pendidikan tingkat dasar, seperti SD dan SMP apalagi di daerah pedalaman? Tentu saja akan seru sekali jadinya karena pembelajaran daring di samping diperlukan kemampuan mengoperasionalkan jaringan dengan perangkatnya, juga harus dibekali pedagogi daring, sebab pedagogi daring sendiri belum menjadi bahan baku pembelajaran selama ini. Untuk tingkat SD masih sedikit tertolong karena orang tua mereka, terutama ibu-ibu, selalu mendampingi anaknya belajar. Walaupun orang tuanya tidak begitu menguasai penggunaan perangkat, mereka masih bisa diajak bekerja sama untuk membimbing anak-anaknya. Akan tetapi, menjadi persoalan tersendiri bagi anak-anak, bahwa ternyata tidak semua ibu bisa menjadi pendamping yang baik bagi anak-anaknya. Bahkan, cara ibunya mengajar membuat mereka tertekan secara psikologis, malah ada yang berontak dengan membuat puisi agar corona cepat berlalu supaya bisa bertemu guru. Sementara itu, guru SMP dan SMA mengeluh karena ada topik-topik tertentu yang sulit didaringkan. Alasannya, transformasi kognisi bisa dilakukan dengan daring, sementara transformasi afeksi masih banyak kendala yang dihadapi. Tentu ini merupakan tantangan tersendiri antara guru dan murid yang sudah beda zaman dan tantangan. Media daring menjadi titik perubahan jati diri dan system pembelajaran.
Review Of Smart Environment Tourism Indicator Policies In The Development Of The Likupang Tourism Special Economic Zone Felly Ferol Warouw; Viktory Nicodemus Joufree Rotty; Piet Hein Pusung; Lady Grace Jane Giroth
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v7i1.47415

Abstract

This research is to analyze the application of tourism smart environment policies in the development of the Likupang Tourism Special Economic Zone (SEZ) in North Sulawesi, Indonesia. The data publication policy is explained by using a qualitative approach method. Assessment based on scores based on tourism smart environment indicators. The results of the study show that the tourism potential in the Likupang area is the government's policy by proposing this area as a tourism special economic zone. The policy was published in the form of Government Regulation number 84 of 2019 as a Legal Basis with an area of 197.4. The first question which describes the findings of the literature carried out in journal articles shows that the vision of a smart environment tourism policy in the development of the Likupang Tourism Special Economic Zone in the era of the COVID-19 pandemic has been carried out a lot. The second question is the researcher's attempts to trace the perception of stakeholders to the understanding of stakeholders about whether or not it is necessary to develop a smart environment in the Likupang SEZ area using a smart environment tourism approach at an ecocentrism or supportive level. The third question can be seen from the process of implementing the Likupang SEZ which is the government's effort to develop regional tourism potential, of course with a smart environment tourism approach as well as a way to reduce emissions, manage waste and involve community participation.
KEMAMPUAN SISWA KELAS XI DALAM MEMPRODUKSI TEKS EKSPLANASI DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI QUESTION STUDENT HAVE Iyenyuh Srivin Nalung; Susan Monoarfa; Viktory N. J. Rotty
KOMPETENSI Vol. 3 No. 9 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i9.6429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan kemampuan siswa kelas XI dalam memproduksi teks eksplanasi dengan menggunakan strategi ‘Question Student Have’ Penelitian ini juga disusun dalam rangka mendeskripsikan penerapan strategi ‘Question student have’ dalam pembelajaran memproduksi teks eksplanasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tondano dan merupakan sebuah penelitian deskriptif pada pendekatan kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah Siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Tondano yang berjumlah 20 orang. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan tes. Untuk menganalisis data yang peneliti peroleh teknik yang digunakan adalah menarik presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 1 Tondano tergolong mampu dalam memproduksi teks eksplanasi. Hal ini tergambar melalui presentase nilai rata-rata yang dicapai secara klasikal yiatu 84,3%. Aspek-aspek yang dinilai dalam memproduksi teks eksplanasi adalah kesesuaian isi teks berdasarkan topik (96.5%), ketepatan organisasi atau struktur teks (81.25%), kosakata yang digunakan (87.5%), Penggunaan bahasa/keefektifan kalimat (80.5%), dan ketepatan mekanik atau tanda baca yang digunakan (61.5%). Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa Strategi Question Student Have mampu memaksimalkan kemampuan siswa dalam kegiatan memproduksi teks eksplanasi.
THE LEARNING OF POEM WRITING BY IMPLEMENTING PROJECT-BASED LEARNING FOR 8TH GRADE STUDENTS Fiona Desty Punusingon; Intama J. Polii; Viktory N. J. Rotty
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 2 No. 6 (2022): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v2i6.7312

Abstract

The purpose of this study is to describe the experiences of eighth-grade junior high school students who use Project Based Learning as a paradigm for learning to write poems. This study was also organized to see the implementation of the Project Based Learning model in learning to write poetry for eighth-grade junior high school students. This research was conducted at SMP Kristen Taraitak and was organized using an analytic descriptive approach. The participants in this study were 22 eighth-grade students from SMP Kristen Taraitak. Data were collected using methods including interviews, surveys, and testing. The percentage method was used to analyze the data. Findings from the Project Based Learning method for teaching poetry writing Students in grade VIII of SMP Kristen Taraitak were considered "competent" because their average scores were in the 80-89 percentile. Thus, the use of the Project Based Learning model is one of the right and suitable steps for teachers to improve the learning process of writing poetry, which certainly brings many benefits to students' development in learning to write, especially in terms of learning to write poetry for class VIII students of SMP Kristen Taraitak.
Guru Sebagai Manajer Pembelajaran (Studi Kasus Pada Smp Negeri 1 Kawangkoan Di Kabupaten Minahasa) Resina Dintje Kaunang; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6921

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh hasil analisis dan deskripsi yang jelas dan rinci tentang: 1. Guru sebagai perencana pembelajaran pada SMP Negeri I Kawangkoan di Kabupaten Minahasa 2. Guru sebagai pelaksana pembelajaran pada SMP Negeri I Kawangkoan di Kabupaten Minahasa 3. Guru sebagai penilai pembelajaran pada SMP Negeri I Kawangkoan di Kabupaten Minahasa. Menggunakan jenis penelitian yang tergolong studi kasus, pada awalnya melihat konteks permasalahan dalam latar penelitian yang luas kemudian terfokus dan menyempit pada kasus-kasus yang telah ditentukan yaitu berkenaan dengan permasalahan tentang guru sebagai manajer (Studi Kasus pada SMP Negeri I Langowan di Kabupaten Minahasa). Penelitian ini menurut rencana akan dilaksanakan pada SMP Negeri I Kawangkoan di Kabupaten Minahasa. Sekolah ini dipilih dengan alasan; berstatus sebagai sekolah penggerak yang ada di Kabupaten Minahasa, memiliki prestasi akademik dan non akademik (prestasi olahraga dan kesenian), kuantitas guru pengajar untuk semua mata pelajaran (39 guru), berpendidikan S1 (33 guru), S2 (6 guru), jumlah guru yang sudah disertifikasi (22 guru), pegawai tata usaha (2 pegawai), jumlah siswa tahun pelajaran 2022/2023 (492 siswa), serta jumlah rombongan belajar (18 rombongan belajar). Waktu penelitian akan dilaksanakan selama kurang lebih empat (4) bulan, terhitung sejak penyusunan proposal penelitian hingga perbaikan tesis (Mei-Agustus 2023). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini menyangkut data tertulis maupun yang diamati bahkan yang berkaitan dengan guru sebagai manajer dalam pembelajaran pada SMP Negeri I Kawangkoan di Kabupaten Minahasa. Prosedur yang akan ditempuh dalam penelitian ini mengikuti produser yang dikemukakan oleh Nasution (2003:33) yang terdiri dari tiga tahap yaitu (1) tahap orientasi, (2) tahap eksplorasi, (3) tahap member chek. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan hasil penelitian yang telah diuraikan mengenai guru sebagai manajer pembelajaran pada SMP Negeri 1 Kawangkoan dapat ditarik simpulan sebagai berikut: 1). Guru sebagai perencana pembelajaran. 2) Guru sebagai pelaksanan pembelajaran, 3). Guru sebagai penilai pembelajaran, juga berfungsi mengetahuai tingkat ketercapaian dan perkembangan hasil belajar murid.
Co-Authors Alfrina Mewengkang Anita Costanci Christine Tengker Arie Frits Kawulur Ariel N. Rengkuan Arje Cerullo Djamen Ayu Lestari Ayu Lestari Badriah Wangi Baginda Al Azhar Balqis Hassan Bernadette E. Pontoh Brianto Meixon Aruro Chika Dwi Putri Ansik Chrisant Florence Lotulung Christar Arstilo Rumbay Christi Diana Mambo Christine Rawis Christine Rawis Cliferd Osaka Najoan Damianus Pongoh David Livingstone Araro Debie K. R. Kalalo Deiby Neltje Fransiska Tiwow Deisye Supit Deitje Adolfien Katuuk Delli Sabudu Deril Mangundap Djami Olii Djbir Eddy Kembuan Djubir Kembuan Donal Mateos Ratu Edino Ayub Lomban Edino Ayub Lomban Eli Jeini Usoh Elni Usoh Enny Corry Setiyawati Erric Kondoy Falensia Egidia Ngantung Felly Ferol Warouw Fendy Aring Fenny N. Pusung Fernanda Samantha Lowing Ferry Hertog Mandang Fientje J.A. Oentoe Fientje Malinggas Fiona Desty Punusingon Fitri Herawati Mamonto Fransisca Leonitha Rasu Freida F Masoko Fridolin J. P Kukus Gerry Kadamehang Gilly Marlya Tiwow Gladys F Togas Gloria Ester Verelin Walewangko Grace Kimbal Grace Shirley Luntungan Hadi Ignatius Untu Halifat Wahid Hana Wagey Hance Ponto Haris Monoarfa Heidy Tamboto Heinrich Saneba Hendrie Joudi Palar Hendro S. Lumunon Henny N. Tambingon Herman Meiky Koessoy Herry Sumual Hetwi Marselina Saerang Hetwi Marselina Saerang Ignatius Javier C. Tuerah Imelda Wokas Incha Kristanty Japar Injilika Eunike Salasa Intama Jemy Polii Irana Dewi Supomo Isir, Apelina Isir, Apilena Iwan W. Joseph Iyenyuh Srivin Nalung Jeffry Sony Junus Lengkong Jelly Lembong Jelly Maria Lembong Jelly Maria Lembong Jimmy F. Rumampuk Johan Reimon Batmetan Jolie Ponamon Joni Loho Josly Tintingon Josly Yakob Tintingon Josly Yakob Tintingon Joulanda A. M. Rawis Junita A. Tumurang Jurni Pande Kalesaran, Renaldy J. Kamajaya AL Katuuk Kaparang, Maria Wihelmina Kapoh, Timothy Waraney Karim, Ridwan Katuuk, Antoinette L. Grace Kembuan, Djubir Ruslan Edy Ketsia Zeke Kezia Konehe Kocu, Antoneta Koessoy, Herman Komedien, Brianne E.J. Korompot, Sudarmin Krety Debora Welong Krinto, Karolus Kyrie Eleison Ruata Lady Grace Jane Giroth Lady Grace Jane Giroth Lando E. Sumarauw Lanny Anggriany Ointu Lantang, Dani Larry Mandey Lengkong, Jefrry S. J. Leydi F. Pontoh Lihart Lumapow Listriyanti Palangda Lolong, Rima Lolong, Rima Fien Lomban, Edino Ayub Lord Steward Ebe Lucy L. Tami Mowilos Lumapouw, Harol Lumapouw, Harol Reflie Lumapow, Harol R Lusia Sumenda1 M.Teol Mailangkay, Sonny D.J. Malinggas, Fientje Mamonto, Mutahir Mamuaja, Marlin Penina Mandagie, Selanova Citra Mandey, Larry J Manengkei, Steven Bons Manueke, Teddy Marcia I. Watulingas Maria R. Walukow Marlin Penina Mamuaja Marshela - Pondaag Marshela Pondaag Marssel Michael Sengkey Masinambow, Christo J. R. Maukar, Merry EC Maya Lidya Maria Rotty Mayske Rinny Liando Mega Yuniar Palit Melisa Golonggom Melkian Naharia Merci Hosang Mercy Hosang Meylan M. Rumengan Michella Supit Michelle Supit Misyela Prisilia Sembung Misyela Prisilia Sembung Mongdong, Romi Junior Mozes Markus Wullur Mozes Y. Legi Naflia F. I. Pratasik Nancy Lidya Sampouw Navel Oktaviandy Mangelep Ngadiorejo, Hartini Nindi Puspadita Pratiwi Dumat Nontah, Rosalia Angel Novita Tarigan O. Naharia Oldie S. Meruntu Olivia Lalamentik Orbanus Naharia Oroh, Oliviane Palilingan, Verry Ronny Palit, Mega Yuniar Papising, Yosepiniawati parabelem tinno dolf rompas Patrisia Lembong Paulus Robert Tuerah Peggy Veronica Togas Piet Hein Pusung Piri, Meiske Feiny Sialom Pitoy, Jureyke I. Ponto, Hance Pontoh, Bernadette E. Pratasik, Naflia Ferline Ingrit Pratasik, Stralen Prycilia Pingkan Mamuaja Punuh, Grace Punuh, Liesje Grace Lourino Pusung, Fenny N. Quido Conferti Kainde Rambitan, Bella Felicita Refien K. S Rawung Refien K. S. Rawung Resina Dintje Kaunang Ressy Mewengkang Richard Daniel Herdy Pangkey Ridwan Karim Rima Fien Lolong Rima Lolong Rinny Meilani Tinangon Rolles N. Palilingan Rolly R. Oroh Rolly Robert Oroh Romi J. Mongdong Roos M. S. Tuerah Ruth C. Paath Ruth Nayoan Sadsuitubun, Marisca A. B. Saerang, Hetwi Marselina Salangka, Sella D.I. Santje Iroth Sasuswu, Lismayalin Selvie Serly Rumagit Sendy Moningka Setny Raube Shelty D. M. Sumual Sifra Ch. Kalangi Silvana Novanda Bulu, Linneke Siska Saselah Sitti Rachma Abu Stief Aristo Walewangko Suharto Pulukadang Suma, Elfira Yesy Sumual, Syerri Y. Susan Monoarfa Susan Noviaty Herienth Jacobus Tamboto, Heidy Tellma Monna Tiwa Tengker, Irithca J. Thelma I.M. Wengkang Thomas Martin Senduk Tiersa Reinie Undap Tinangon, Rinny M. Tinneke Evie Meggy Sumual Tomi Itje Tontuli, Wiwi Pratiwi Tuerah, Javier I. Tumbel, Goinpeace Handerson Venny Yece Roring Veronica Oktavia Menggana Vidlina Lie Vidlina Lie Viginia Saneba Virginia H Saneba Wakur, Neiles Walewangko, Stief Aristo Welong, Krety Debora Willem Hanny Rawung Wulan Mercy Wulur Yayi Suryo Prabandari Yean M V Rasu Yean Rasu Yeane Koyongian Yudi Betsi Londa ⁠Patrisia Lembong