Articles
Analisis Framing Berita Nasib Aset Indra Kenz Akibat Kasus Binomo Media Detik dan Tirto
Mufidah, Dzakhirotul;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3277
Penelitian ini difokuskan pada dua buah berita yang membahas seputar nasib aset Indra Kenz akibat kasus Binomo. Peneliti menganalisis dua buah media yang meliputi berita tersebut, yaitu Media Detik dan Tirto. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menganalisis bagian isi dan pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan medeskripsikan hasil analisis. Peneliti memakai Teori Analisis Framing Zhong Dang Pan dan Gerald M. Kosicki. Teori ini membahas 4 struktur yaitu sintaksis, tematik, skrip, dan teoritis. Hasil yang ditemukan adalah kedua berita ini menggunakan media yang sama, yaitu pendapat dari para narasumber. Berdasarkan hasil penelitian analisis ditemukan Media Tirto lebih banyak mencantumkan narasumber dibandingkan Media Detik. Media Tirto menjabarkan secara lengkap dibandingkan Media Detik.
Luhut Binsar Pandjaitan Membantah Dugaan Pengambilan Untung Bisnis PCR: Analisis Framing Model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki pada Media CNN Indonesia dan Detik.com
Setiawan, Mia;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3280
Informasi diperoleh dari sebuah berita. Manusia hidup dalam dunia yang terikat informasi, hampir setiap hari bahkan menit atau jam informasi terus hidup dan berkembang seiring pengais informasi mengulik sesuatu yang menarik untuk diliput. Dengan adanya berita yang diliput dari berbagai bentuk dan media, manusia menjadi masyarakat yang update tentang bagaimana kondisi sekitar, negara, atau dunia. Media digital atau media online adalah sarana yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengais informasi, selain cepat dalam memberikan informasi baru, media online juga sangat praktis karena hanya dengan memanfaatkan gawai dan jaringan internet, masyarakat dapat mencari berita yang sedang hangat diperbincangkan. Indonesia memiliki banyak media pemberitaan online dengan berbagai jenis pengemasan yang berbeda dalam setiap medianya. Untuk mengetahui bagaimana wartawan mengemas berita, kegiatan analisis framing dapat dilakukan dengan menggunakan model-model analisis framing yang didasari oleh teori para ahli. Dalam analisis framing, model analisis dari teori Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang memandang teks berita sebagai wacana publik ini banyak digunakan dalam analisis framing.
Luhut Binsar Pandjaitan Membantah Dugaan Pengambilan Untung Bisnis PCR: Analisis Framing Model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki pada Media CNN Indonesia dan Detik.com
Amalia, Mia;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3282
Informasi diperoleh dari sebuah berita. Manusia hidup dalam dunia yang terikat informasi, hampir setiap hari bahkan menit atau jam informasi terus hidup dan berkembang seiring pengais informasi mengulik sesuatu yang menarik untuk diliput. Dengan adanya berita yang diliput dari berbagai bentuk dan media, manusia menjadi masyarakat yang update tentang bagaimana kondisi sekitar, negara, atau dunia. Media digital atau media online adalah sarana yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengais informasi, selain cepat dalam memberikan informasi baru, media online juga sangat praktis karena hanya dengan memanfaatkan gawai dan jaringan internet, masyarakat dapat mencari berita yang sedang hangat diperbincangkan. Indonesia memiliki banyak media pemberitaan online dengan berbagai jenis pengemasan yang berbeda dalam setiap medianya. Untuk mengetahui bagaimana wartawan mengemas berita, kegiatan analisis framing dapat dilakukan dengan menggunakan model-model analisis framing yang didasari oleh teori para ahli. Dalam analisis framing, model analisis dari teori Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang memandang teks berita sebagai wacana publik ini banyak digunakan dalam analisis framing.
Analisis Framing Pemberitaan Membuka Kemasan Ilegal Motor Ducati pada Media Dalam Jaringan CNNIndonesia.com dan Detiksport.com
Nurmala, Dewi;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3291
Penelitian yang berjudul “Analisis Framing Pemberitaan Membuka Kemasan Ilegal Motor Ducati pada Media Dalam Jaringan CNNIndonesia.com dan Detiksprot.com” bertujuan untuk melihat dan mengamati bagaimana pemberitaan mengenai membuka kemasan ilegal atau biasa disebut unboxing sebuah peti berisi motor Ducati yang akan digunakan pada ajang World Superbike (WSBK) Mandalika dibingkai oleh dua media dalam jaringan yakni CNNIndonesia.com dan Detiksport.com yang dipublikasi pada bulan November 2021 diselidiki dari struktur sintaksis, tematik, skrip, dan retoris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori analisis framing oleh Zhongdang Pan dan Kosicki. Temuan dan hasil dari penelitian ini yaitu terlihat perbedaan yang cukup signifikan antara dua media dalam jaringan CNNIndonesia.com dan Detiksport.com dalam membingkai berita mengenai insiden membuka kemasan ilegal motor Ducati.
Analisis Framing Model Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki dengan Topik Berita “ Bencana Alam di Kalbar”
Sembel, Erika Aprilia;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3292
Berita merupakan salah satu sumber informasi yang mudah untuk didapatkan. Banyak media untuk menyiarkan suatu berita. Seperti media cetak, media elektronik auditif, media elektronik audiovisual dan media online semua ini tergantung pembaca ingin mendapatkan berita darimana. Berita mempunyai tujuan yang bukan hanya informasi. Tetapi, menghibur dan juga edukasi. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mencari tahu penggunaan karakteristik bahasa dalam media online. 2) Mencari atau membandingkan perbedaan antara media online. 3) Analisis Framing menggunakan model zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengumpulkan beberapa hasil data dari sebuah media online. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) mengerti penggunaan karakteristik bahasa dalam media online. 2) mampu Mencari atau membandingkan perbedaan antara media online. 3) mampu menghasilkan Analisis Framing menggunakan model zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki.
Analisis Framing Pemberitaan Prajurit Tni Al Aniaya Warga pada Media Online CNN Indonesia dan Merdeka.com
Mulyadi, Dina Amalia;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3356
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui media CNN Indonesia dan Merdeka.com dalam membingkai berita mengenai kronologi enam prajurit TNI AL yang melakukan penganiayaan pada warga di Purwakarta. dan 2) menganalisis pemberitaan kronologi enam prajurit TNI AL yang melakukan penganiayaan pada warga di Purwakarta pada media online CNN Indonesia dan Merdeka.com. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis dengan pendekatan kualitatif. Metode analisis ini menggunakan model Zhongpan dan Gerald M. Kosicki dengan menganalisis struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retorik. Berdasarkan hasil analisis penelitian mengenai pembingkaian pada pemberitaan kronologi enam prajurit TNI AL menganiaya warga dipurwakarta. Dalam penelitian ini terdapat perbedaan pada struktur sintaksis dalam kedua media online tersebut. Struktur sintaksis media online CNN Indonesia menjelaskan bagimana kronologi enam prajurit tersebut melakukan penganiayaan. Sedangkan Merdeka.com menjelaskan bagaimana media tersebut mencantumkan judul dalam berita.
Analisis Framing Berita "Pengaruh Miras, Suami Aniaya Istri Hingga Tewas" Pada Media Online CNN Indonesia dan Kumparan.com
Zahra, Mutiah;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3389
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berita "Pengaruh Miras, Suami Aniaya Istri Hingga Tewas". Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan dan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Kosicki yang mengemukakan perangkat framing yang terdiri dari empat struktur yaitu, Sintaksis, Skrip, Tematik dan Retoris. Penulis juga menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini mengemukakan bahwa framing yang dilakukan oleh media online CNN Indonesia dan Kumparan.com terkait berita suami aniaya istri hingga meninggal akibat miras terdapat perbedaan dan persamaan. Lalu Unsur 5W + 1H dalam media CNN Indonesia dan Kumparan.com sudah lengkap sehingga berita yang dihasilkan dapat menjelaskan banyak hal. Penggunaan kata pada media berita Kumparan tidak efektif sehingga pembaca kurang memahami arti dari isi teks berita yang disampaikan
Analisis Framing Pembangunan Jokowi Tak Boleh Berhenti Atas Nama Deforestasi pada Media Berita Daring Republika dan CNBC Indonesia
Sari, Herna;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3398
Utasan yang dilontarkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar melalui akun media sosial twitter menjadi perdebatan dikalangan warganet. Lantaran Menteri Siti Nurbaya Bakar membuat pernyataan mengenai pembangunan yang dilakukan diera kepemimpinan Presiden Jokowi tidak boleh berhenti atas nama deforestasi. Padahal sehari sebelumnya Presiden Jokowi menandatangani perjanjian pemberhentian deforestasi per 2030 bersama dengan 190 negara lainnya melalui Konferensi Perubahan Iklim PBB yang diselenggarakan di Glasglow, Skotlandia. Media berita ini akan dianalisis bagaimana cara Republika.co.id dan CNBC Indonesia dalam mengemas pemberitaan. Untuk mengetahui fakta yang terjadi maka dilakukan analisis framing. Analisis framing bertujuan untuk mengetahui berita yang disajikan apakah sudah sesuai dengan fakta yang ada atau terdapat fakta yang disembunyikan. Analisis framing yang digunakan adalah menurut Zhongdang Pan dan M. Kosicki pada penelitian ini sebagai bukti bahwa stuktur, perangkat framing dan unit yang diamati merupakan hal yang sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara wartawan mengemas berita dan menyajikannya kepada publik. Adapun hasil penelitian yang ditunjukan pada media daring Republika.co.id dan CNBC Indonesia adalah secara sintaksis memiliki kesamaan yaitu judul yang mengarah pada Menteri LHK walaupun sebenarnya terdapat nama Presiden Jokowi. Secara tematik kedua media daring tersebut fokus membahas deforestasinya walaupun pada media berita Republika.co.id pada akhirnya membahas rencana Presiden Jokowi dalam mengatasi perubahan iklim yang terjadi. Secara skrip kedua media berita daring tersebut sudah memenuhi unsur 5W+1H. Secara retoris yang memiliki sedikit perbedaan karena CNBC Indonesia lebih fokus membahas tentang ketikan Ibu Menteri LHK difacebook sedangkan Republika.co.id fokus membahas melalui media sosial twitter yang saat itu sedang dipermasalahkan oleh warganet.
Analisis Framing pada Pemberitaan NPWP Diganti NIK dalam Media Massa Online republika.co.id dan merdeka.com
Guna, Septa Dwi;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3473
Analisis framing pada pemberitaan NPWP bakal dihapus dan diganti NIK di media massa online republika.co.id dan merdeka.com. Dalam penelitian ini bertujuan untuk memahami serta menganalisis berita dalam dua media massa online republika.co.id dan merdeka.com. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penelitian analisis framing. Fokus penelitian ini adalah analisis framing dalam pemberitaan NPWP bakal dihapus dan diganti dengan NIK, sehingga untuk teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isu yang diangkat oleh media massa online republika.co.id dan merdeka.com adalah informasi serta perbandingan antara kedua media tersebut. Analisis framing menentukan pemaknaan pembaca dalam memahami teks berita yang disajikan oleh media online, yaitu republika.co.id dan merdeka.com. Maka dapat disimpulkan bahwa, media massa online republika.co.id dan merdeka.com lebih menampilkan realitas berita yang ada sesuai dengan faktanya atau tidak disadari rangkaian informasi yang disampaikan dapat mempengaruhi pola piker pembaca.
Analisis Framing Berita Mengenai Kasus Pelecehan Seksual Pada Media Online Suara.Com Dan Tribun News
Suryani, Lilis Lisda;
Setiawan, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3476
Penelitian ini berdasarkan kepada kasus pelecehan yang terjadi dalam ruang lingkup Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah ditempa oleh MS (nama samaran) yang dinilai sebagai kasus pelecehan seksual yang membuat mentalnya sangat tidak baik hingga dalam waktu yang sangat lama serta memiliki rasa traumatis yang sangat mendalam. Analisis framing yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembingkaian yang dilakukan oleh media online Suara.com dan Tribun News dalam memberikan pemberitaan kasus pelecehan yang dilakukan oleh sejumlah orang yang terlibat kedalam pelaku pelecehan seksual terhadap MS selaku karyawan dalam kantor Komisi Penyiaran Indonesia tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis framing menurut Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki.