Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung melalui penguatan kapasitas pemasaran digital dan pengembangan kemasan ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM setempat meliputi rendahnya literasi digital, penggunaan media promosi konvensional, serta kurangnya kesadaran terhadap pentingnya kemasan produk yang menarik dan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui pelatihan aplikatif, workshop desain kemasan, serta pendampingan langsung selama tiga bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama: pemahaman pemasaran digital meningkat dari 24% menjadi 92%, penggunaan media sosial dari 20% menjadi 100%, dan adopsi kemasan ramah lingkungan dari 18% menjadi 72%. Selain itu, partisipasi aktif seluruh peserta dan terbentuknya jejaring kolaboratif antar pelaku UMKM menunjukkan bahwa intervensi tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga memperkuat modal sosial komunitas. Metode pemberdayaan yang digunakan terbukti sesuai dengan tantangan dan potensi lokal, serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan baik secara ekonomi maupun sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain dengan pendekatan yang disesuaikan, dan dikembangkan lebih lanjut melalui penguatan kelembagaan serta integrasi dengan ekosistem digital dan pembiayaan usaha.