p-Index From 2021 - 2026
10.397
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KUMARA CENDEKIA Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Inklusi Journal of Disability Studies QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora al-Afkar, Journal For Islamic Studies Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam Aulad : Journal on Early Childhood EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Jurnal Asy-Syukriyyah As Sibyan : Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Poros Onim International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Journal of Contemporary Islamic Education International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Journal of Early Childhood Education Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (JASIKA) Indonesian Journal of Islamic History and Culture NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Action Research Journal Indonesia (ARJI) Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Asghar: Journal of Children Studies Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi Musala : Jurnal Pesantren dan Kebudayaan Islam Nusantara Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Asy-Syukriyyah Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Journal of Islamic Education Management Research As-Salam: Journal Islamic Social Sciences And Humanities AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Pendidikan Progresif Al-Hayat: Journal of Islamic Education Al Ihsan : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

INTEGRATION OF VALUES AND PRACTICES OF CHARACTER EDUCATION: A COMPARATIVE ANALYSIS BETWEEN IBN MISKAWAIH AND THOMAS LICKONA Siti Khodijah; Hermi Cahyawati; Maragustam; Muhammad; Sibawaihi
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : CV. RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v4i2.1498

Abstract

This research adopts a comparative analysis method to explore the integration of values and character education practices, based on the philosophical-spiritual perspective of Ibn Miskawaih and the psychological-social perspective of Thomas Lickona. The focus is on the internalization of moral values in character education, highlighting the role of family and society. Through literature research, this article reveals how character education can be a solution to the contemporary moral crisis. The research results show the importance of a holistic approach in character education, which integrates intellectual and moral aspects to form intelligent individuals with integrity. This research contributes to the understanding of effective character education in facing today's social challenges.
Sintesis Pemikiran Al Attas dan Lickona dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di Era Digital Kurniasari, Nia; Arif, Mahmud; Sibawaihi, Sibawaihi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7211

Abstract

Era digital menghadirkan tantangan kompleks dalam pembentukan karakter anak usia dini, memerlukan pendekatan yang mengintegrasikan nilai tradisional dengan konteks teknologi modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis pemikiran Muhammad Naquib Al-Attas dan Thomas Lickona untuk mengembangkan kerangka teoritis pembentukan karakter anak usia dini di era digital. Menggunakan metode kualitatif systematic literature review dengan framework PRISMA, penelitian ini mengkaji relevansi dan komplementaritas kedua pemikiran tersebut. Hasil penelitian mengidentifikasi keunggulan unik masing-masing pendekatan: konsep adab Al-Attas memberikan fondasi spiritual-metafisik yang mendalam, sementara model Lickona menawarkan operasionalisasi praktis melalui trilogi moral knowing, feeling, dan action. Novelty penelitian terletak pada pengembangan model integratif "Adab-Digital Character Framework" yang menggabungkan dimensi transendental adab dengan pendekatan empiris Lickona, dilengkapi strategi implementasi khusus untuk konteks digital. Model ini memberikan kontribusi teoretis berupa kerangka konseptual baru yang menjembatani pendekatan Timur dan Barat, serta kontribusi praktis berupa panduan implementasi yang dapat diterapkan di lembaga pendidikan anak usia dini untuk menghadapi tantangan era digital secara efektif.
Metodologi Keilmuan Pendidikan Model Conscientizationi (Penyadaran) Paulo R. Friere bagi Pengembangan Ilmu PAI Yanti Yanti; Usman Usman; Sibawaihi Sibawaihi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang metodologi keilmuan pendidikan model conscientization (penyadaran) yang dikembangkan oleh Paulo Freire dan relevansinya bagi pengembangan Ilmu Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini mencakup analisis terhadap latar belakang pemikiran Freire, konstruksi filsafat pendidikannya yang dipengaruhi oleh personalisme, eksistensialisme, fenomenologi, dan kristianitas, serta konsep kunci konsientisasi dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dengan menganalisis karya-karya Freire seperti Pedagogy of the Oppressed dan Education as the Practice of Freedom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan kritis Paulo Freire memiliki relevansi signifikan terhadap pendidikan Islam. Pertama, terdapat kesesuaian dalam tujuan pendidikan, yaitu membangun kesadaran kritis dan memanusiakan manusia melalui pengembangan potensi spiritual, intelektual, dan moral. Kedua, konsep pendidik sebagai fasilitator dialog dan pembebas sesuai dengan peran guru dalam Islam. Ketiga, siswa tidak diposisikan sebagai objek pasif, melainkan sebagai subjek aktif yang diberi ruang untuk berpikir, berdialog, dan bertindak secara kritis terhadap realitas sosial. Integrasi nilai-nilai konsientisasi Freire dengan prinsip-prinsip Islam dapat memperkaya pendekatan pedagogis dalam pendidikan Islam yang berorientasi pada transformasi sosial dan pembentukan insan kamil.
Genealogy of the Concept of Wasathiyyah in Islamic Education: A Critical Analysis of Classical and Digital Texts Wartinah, Wartinah; Ichsan, Ichsan; Sibawaihi, Sibawaihi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 6 : Al Qalam (November 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i6.5701

Abstract

This research aims to examine the conceptual dynamics of wasathiyyah (Islamic moderation) in the context of Islamic education by conducting a genealogical exploration of classical texts and a critical analysis of current digital representations. The method used is qualitative, with a literature study and critical discourse analysis of two main corpora. First, classical Islamic literature, including tafsir, hadith, and works of authoritative scholars. And secondly, digital content such as online articles, social media, and da'wah videos. The findings show that in classical texts, wasathiyyah is understood as an epistemological principle that harmonizes reason and revelation and rejects extremism. In the digital space, that meaning is often simplified or even distorted due to the influence of ideological interests and populist communication patterns. The challenge for Islamic education in maintaining its scientific authority and transformative value arises from this phenomenon. Thus, the integration of classical scientific heritage and critical religious digital literacy is a key strategy in building a contextual, reflective, and value-rooted Islamic education paradigm based on the principle of rahmatan lil-‘alamin.
PARENTING PATTERNS AND PREVENTION OF DISCRIMINATORY BEHAVIOR IN YOUNG CHILDERN IN PATI Aulia, Zahro; Purnama, Sigit; Sibawaihi; 'Aziz, Hafidh; Adikusuma, Melati Puspitajati
JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : PG PAUD Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Childhood is a fundamental stage in the formation of individual character and social behavior, particularly regarding acceptance or rejection of diversity. Children aged 4–6 years are in a highly sensitive developmental phase where parenting styles play a central role in shaping how they perceive differences. This study aims to analyze the influence of parenting styles on the tendency toward discriminatory behavior in early childhood in Kertomulyo Village, Pati Regency. Using a qualitative approach and case study method involving four families, data were collected through online interviews and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal that modern parenting styles such as positive parenting, mindful parenting, and gentle parenting when applied consistently, can foster empathy, tolerance, and acceptance of differences. Conversely, inconsistent parenting, authoritarian styles, excessive protectiveness, or lack of supervision over digital media consumption can contribute to the development of discriminatory attitudes in children. These findings underscore the crucial role of parents in instilling inclusive values and shaping children's character from an early age, as well as the need for collaboration among families, educational institutions, and communities in creating environments that support the growth of a tolerant and just generation
Kolaborasi Edukatif: Strategi Guru Dan Orang Tua Dalam Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Khoirotin; Sibawaihi; Sigit Purnama; Melati Puspitajati Adikusuma; Awallia Romadhona; Fitri Junianti
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v5i2.11483

Abstract

Kemampuan berbahasa merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena mendukung kemampuan berpikir, berinteraksi sosial, dan kesiapan memasuki pendidikan formal. Namun, tidak semua anak memperoleh stimulasi yang cukup, baik di rumah maupun di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan strategi kolaborasi edukatif antara guru dan orang tua dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di TK Al-Hidayah 67 Jember. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang dianalisis secara tematik dengan mengacu pada model Miles dan Huberman. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber dan teknik, yaitu membandingkan hasil wawancara, observasi, serta bukti dokumentasi perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru dan orang tua terwujud melalui komunikasi dua arah, keterlibatan dalam kegiatan sekolah, serta penyelarasan strategi pembelajaran di rumah. Strategi guru mencakup metode bercerita, bermain peran, dan diskusi kelompok, sementara orang tua membiasakan berdialog, membacakan cerita, dan mengurangi penggunaan gawai. Anak-anak yang mendapatkan stimulasi berkelanjutan dari kedua lingkungan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keberanian berbicara, penguasaan kosakata, dan penyampaian gagasan. Meski demikian, hambatan seperti kesibukan orang tua dan kurangnya pemahaman literasi masih ditemukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi edukatif berperan besar dalam menunjang perkembangan bahasa anak usia dini. Dengan demikian, sinergi antara sekolah dan keluarga dapat menciptakan lingkungan belajar yang konsisten dan mendukung literasi sejak dini.
MEMBEDAH TEORI NASIKH MANSUKH DALAM AL-QUR'AN sibawaihi; Rahmawati, Aulia; Syaripah; Abdurrahman; Dedi Siswanto; Akhmad Dasuki
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 11 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi November)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i11.1219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif teori nasikh dan mansukh dalam Al-Qur’an, mulai dari definisi, rukun dan syarat, jenis-jenis nasikh, hingga perbedaan pandangan ulama klasik dan kontemporer mengenai keberadaannya. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur klasik dan modern yang relevan dalam bidang Ulumul Qur’an, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan historis-deskriptif untuk melihat perkembangan pemahaman konsep ini sepanjang sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskh merupakan konsep yang diakui oleh mayoritas ulama sebagai mekanisme penyempurnaan hukum agar tetap selaras dengan perubahan kondisi sosial. Tiga bentuk utama naskh yang sering dibahas meliputi penghapusan bacaan dan hukum sekaligus, penghapusan hukum namun bacaan tetap ada, serta penghapusan bacaan tetapi hukumnya tetap berlaku. Perdebatan muncul di kalangan ulama; sebagian menerima keberadaan naskh sebagai bagian dari dinamika wahyu, sementara sebagian lainnya, seperti al-Isfahani, menolaknya dan memilih pendekatan takhsis. Kajian terhadap pemikiran Syah Wali Allah, Abdullah An-Na’im, dan Abdullah Saeed menunjukkan bahwa gagasan kontemporer cenderung menafsirkan naskh sebagai proses historis yang memungkinkan kontekstualisasi hukum di masa kini. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman perkembangan teori nasikh-mansukh serta implikasinya dalam pendidikan Islam, khususnya dalam penguatan metode interpretasi Al-Qur’an yang lebih kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan zaman.
Meningkatkan Antusiasme Belajar Siswa pada Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Melalui Metode Role Playing Haqiah, Nur Azizatul; Sa’adah, Rofiatus; Rahma, Aufa Fatchia; Putri, Fadhilla; Sibawaihi, Sibawaihi
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.201

Abstract

The present research investigates whether the implementation of role-playing can enhance learners’ enthusiasm for Islamic Cultural History (SKI) at MI Al-Huda. The study was motivated by observed declines in student interest and engagement attributed to traditionally teacher-centered instructional practices. Adopting a qualitative descriptive framework, the researcher obtained information through classroom observations, semi-structured interviews, and documentary evidence. To ensure the credibility of findings, the study employed triangulation across data sources, collection techniques, and temporal periods. The findings indicate that applying the role-playing method effectively increased students’ enthusiasm for learning. Learners became more active, confident, and motivated to participate in SKI activities. The method also fostered positive social interaction, cooperation, and a sense of responsibility among students. Its main advantage is the creation of an engaging, contextual, and enjoyable learning atmosphere, while its limitation lies in the extended time required and limited school facilities. Overall, the role-playing method proved effective as an alternative strategy for promoting interactive and meaningful SKI learning.
Internalisasi Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI di Sekolah: Respons terhadap Etika Pergaulan Siswa Rahma, Aufa Fatchia; Maesaroh, Maesaroh; Haqiah, Nur Azizatul; Nurhamidah, Winda Islamitha; Sibawaihi, Sibawaihi
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.203

Abstract

This study aims to describe how religious moderation values are internalized in Islamic Education (PAI) learning at SMAN 2 Sleman. Strengthening religious moderation is considered crucial to respond to the moral and social challenges experienced by Generation Alpha in today’s digital era. Core values such as tolerance, fairness, and balance need to be cultivated early to build students’ openness and appreciation for diversity. This research applied a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The results show that the internalization process occurs through teachers’ exemplary behavior, routine practices, and reflective-dialogue-based learning. The process is supported by an inclusive and cooperative school climate, while challenges arise from digital media influences and peer rivalry. Overall, religious moderation in PAI learning contributes significantly to shaping students’ moderate and respectful character in the school environment.
MODEL PENDIDIKAN CONSCIENTIZATION PAULO FREIRE: KONTRIBUSI BAGI PENGEMBANGAN ILMU PAI Mulyadi; Usman; Sibawaihi
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss1.art8

Abstract

Artikel ini mengkaji kontribusi model pendidikan conscientization Paulo Freire bagi pengembangan Ilmu Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks kontemporer. Kritik Freire terhadap banking education menunjukkan perlunya pendidikan yang dialogis dan membebaskan, sehingga peserta didik tidak hanya menjadi objek penerima informasi, tetapi subjek yang mampu berpikir kritis dan melakukan tindakan transformatif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka terhadap karya-karya Freire dan literatur terkini terkait pedagogi kritis serta pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep penyadaran relevan dengan prinsip pendidikan Islam yang menekankan integrasi akal, iman, dan amal. Conscientization memperkaya epistemologi PAI dengan menghubungkan pembacaan teks keagamaan dan realitas sosial, serta menawarkan pendekatan problem-posing sebagai alternatif pembelajaran yang lebih dialogis dan partisipatif. Selain itu, pendekatan ini mendorong penguatan literasi digital kritis, pengembangan kurikulum yang kontekstual, dan reposisi peran guru sebagai fasilitator penyadaran. Dengan demikian, model pendidikan penyadaran Freire memiliki kontribusi signifikan bagi rekonstruksi tujuan, metodologi, dan praksis PAI agar lebih humanis, kritis, dan responsif terhadap tantangan zaman
Co-Authors 'Aziz, Hafidh Abdul Muis Abdurahman Abdurrahman Adikusuma, Melati Puspitajati Afaful Ummah Afifah, Eva Asngadzatul Afriyanto, Dwi Ahmad Abdul Rochim Ahmad Musadad Akhmad Asyari Akhmad Dasuki Akhmad Roja Badrus Zaman Akhmad Sholeh Al Faqh, Muhammad Abid Al-Kahfi, Muhammad Farij Alam, M. Syahrul Qhodi ALBAR, MAWI KHUSNI Alsulami, Naif Daifullah Altamimi, Mansour Ibrahim Amri Saputra Anatansyah Ayomi Anandari Angga Febiyanto Anis Wahdati Annisa Aprilia Astuti, Sriyati Dwi Asy'ari, Ary Aulia Mutiara Putri Aulia Rahmawati, Aulia Aulia, Zahro Awallia Romadhona Brooks, Melanie Cahniyo Wijaya Kuswanto Chudzaifah, Ibnu David Ricardo, David Dedi Siswanto Delimanugari, Daluti Diah Rusmala Dewi Dian Nur Anna, Dian Nur Dinda Nopiana Sari Z Dini Rahmawati Dini Septi Harianti Dini Septi Harianti Dwi Ratnasari Dwi Wulan Sari Dwi Wulan Sari Edo Alvizar Dayusman Elvi Tri Astuti Rohmah Endang Sulistiyowati Fahmi, Muhammad Zaki Fathurrohman, Rizal Fitri Junianti Futhira, Nadia Hafidz Yuliansyah Hanasto, Hanasto Hani Zahrani Haqiah, Nur Azizatul Harianti, Dini Septi Hasan Basri Hasanuddin, Sultan Hermi Cahyawati Hilmi, Muhammad Haidar Holis Holis Ichsan Ichsan Ichsan Ichsan Iffah Khoiriyatul Muyassaroh Iksan Indriyani Ma'rifah Junianti, Fitri Juniati, Fitri Kastiawan, Joko Khoirotin Khoirotin, Khoirotin Lativa, Lativa Lely Nur Hidayah Syafitri Lutfiah Holifa Balkis Lutfina Aribah M Abdullah Umar M. Juliansyah Maesaroh Maesaroh Maesaroh Maesaroh Mahmud Arif Mahpudoh , Supihatul Maksudin . Mansour Ibrahim Altamimi Maragustam Mariana, Mela Melati Puspitajati Adikusuma Moh. Saddad Muhibbi Moh. Solikul Hadi Mohd. Arifullah Muh Fatkhan Muhammad Muhammad Abid Al Faqh Muhammad Abid Al Faqh MUHAMMAD ALI MUHAMMAD FAHMI Muhammad Irsyad Muhammad Taisir Muhammad Yusuf MULYADI Muqowim, Muqowim Muqowim, Muqowim Mustafa Tekke Mustaqim, Mustaqim - Nabila Sethia Izzati Nadia Futhira Nadila Adiansa Nadlir Nadlir Nafi'ah, Eriza Choirotin Nia Kurniasari, Nia Ninik Finalita Ficia Nopiana Sari Z, Dinda Nur Anna, Dian Nur Azizatul Haqiah Nur Fadilah Ramadhany Nurdiani Nurdiani, Nurdiani Nurhadi nurhadi Nurhamidah, Winda Islamitha Nurjannah Nurul Al Fadhillah Nurul Hidayah NURUL HIDAYAH Ovi Soviya Permana, Ahmad Bayu Phanichharath, Samoth Pratiwi, Annisa Rizki Purnama, Sigit Putri, Aulia Mutiara Putri, Fadhilla Putro, Khamim Zarkasih Rahma, Aufa Fatchia Ramadhan, M. Affan Reza Zanjabila Ridwan, Mahfudz Rita Sari Rizki Kurniati Romadhona, Awallia Romadhona, Awwalia Sabarudin Sabarudin Salsabila, Unik Hanifah Sangkot Sirait, Sangkot Santosa, Sedya Sari, Afifah Nabila Sa’adah, Rofiatus Septi Harianti, Dini Sholihah, Vety Sigit Prasetyo Sigit Prasetyo Sigit Prasetyo Sigit Purnama Sihono, Ridwan Faqih Siska Qurrota A'yun SITI KHODIJAH Siti Nursheila Khairuddin Yap Sri Purnami, Sri Suardi, Indra Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman sulaeman sulaeman Sumiati, Endang Sunariya Utama SUTRISNO Syamsi, Achmad Badarus Syaripah Tri Pujiati Ulinnuha, Labib Umar, M. Abdullah Usman Usman Usman Usman Usman Wahyu Nurrohman Wahyu Restiafandi Wahyuni, Ana Dwi Wartinah Wartinah Widyani , Reffin Laily Nur Winda Islamitha Nurhamidah Yanti Yanti Yap, Siti Nursheila Khairuddin Yayan Suryana Z., Anis Fuadah Zulkipli Lessy Zumratul azka ⁠Mohd Faiz Mohd Yaakob