Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH PADA TANAH GAMBUT Zulfita, Dwi; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38780

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH PADA TANAH GAMBUT Seriwati(1), Dwi Zulfita(2), Nurjani(2) (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian (2) Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair sabut kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 15 Mei 2019 sampai dengan 15 Agustus 2019 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah k1 = 150 ml/liter air, k2 = 200 ml/liter air, k3= 250 ml/liter air, k4 = 300 ml/liter air, k5 = 350 ml/liter air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah polong isi per tanaman (polong), berat kering polong isi per tanaman (g), jumlah biji per polong tanaman (biji), berat biji kering per tanaman (g), berat 100 butir biji kering (g). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pemberian POC sabut kelapa pada berbagai konsentrasi berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan.Kata kunci: tanah gambut, pupuk organik cair, kacang tanah, sabut kelapa.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH SAYURAN HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU PADA TANAH PMK Rue, Getrudal; Zulfita, Dwi; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38786

Abstract

PENGARUH POC LIMBAH SAYURAN HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI HIJAU PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Getruda Laruwe1), Dwi Zulfita 2) dan Maulidi 3)1)Mahasiswa Fakultas Pertanian 2)Staf Pengajar Universitas Tanjungpura 3)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi POC limbah sayuran hijau yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau pada tanah Podsolik Merah Kuning. dilaksanakan dari tanggal 3 Februari 2019 "“ 6 Maret 2019. Yang berlokasi di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan sebagai berikut p1 = 5 ml/liter air POC limbah sayuran hijau , p2= 10 ml/liter air POC limbah sayuran hijau, p3= 15 ml/liter air POC limbah sayuran hijau, p4= 20 ml/liter air POC limbah sayuran hijau, p5= 25 ml/liter air POC limbah sayuran hijau. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah Volume Akar (cm3), Jumlah Daun (helai), Berat Kering Tanaman (g), Luas Daun Total (cm2) dan Berat Segar Tanaman (cm2). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pada penelitian ini tidak ditemukan konsentrasi POC limbah sayuran hijau yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah Podsolik Merah Kuning tetapi konsentrasi POC limbah sayuran hijau yang efektif untuk pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah Podsolik Merah Kuning ditunjukkan dengan pemberian POC konsentrasi 10 ml/liter air.Kata Kunci: POC limbah sayuran hijau, sawi hijau ,Tanah Podsolik Merah Kuning
PENGARUH BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS DI LAHAN GAMBUT Muhammad, Wahyu; Surachman, Surachman; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.39476

Abstract

Budidaya tanaman jagung di tanah gambut dihadapkan pada masalah fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Pemberian biochar sekam padi dan pupuk NPK pada tanah gambut diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah sehingga pertumbuhan tanaman jagung dapat lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui takaran dosis kombinasi terbaik antara biochar sekam padi dan pupuk NPK untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Petani di Desa Rasau Jaya II Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya dimulai sejak tanggal 12 Mei - 9 Agustus Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor perlakuan dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan terdapat 6 tanaman sampel. Faktor pertama yaitu biochar sekam padi (b1= 5 ton/ha, b2= 10 ton/ha, b3= 15 ton/ha), dan faktor kedua pupuk NPK (p1= 400 kg/ha, p2= 300 , p3= 200 kg/ha). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil daun, berat kering tanaman, luas daun total, volume akar, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol dan berat tongkol per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biochar sekam padi berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap variabel klorofil daun, tinggi tanaman, jumlah daun, berat tongkol berkelobot, dan panjang tongkol. Berdasarkan hasil pengamatan pemberian 10 ton/ha biochar sekam padi disertai dengan dosis pupuk NPK 200 kg/ha merupakan dosis yang efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung yang baik pada tanah gambut. Kata Kunci : Biochar, Gambut, Jagung, Pupuk NPK, Sekam Padi
APLIKASI BOKASI LIMBAH KULIT KACANG HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KALE (Brassica oleracea var. acephala) PADA TANAH ALUVIAL Elegant, Yohana Febriani; Maulidi, Maulidi; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42538

Abstract

Kale merupakan salah satu jenis kubis daun yang tidak membentuk krop. Tanah aluvial merupakan salah satu media tanam yang memiliki kendala yaitu struktur tanah yang keras, tekstur yang liat, rendahnya kandungan unsur hara, kejenuhan basah yang rendah, dan sifat yang masam. Usaha yang dilakukan untuk perbaikannya dengan menambah bahan organik yaitu bokasi limbah kulit kacang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi limbah kulit kacang hijau yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kale pada tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu dosis bokasi limbah kulit kacang hijau yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu : b1 (300 g/polybag), b2 (600 g/polybag), b3 (900 g/polybag), b4 (1.200 g/polybag), dan b5 (1.500 g/polybag). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dengan 4 sampel tanaman. Variabel yang diamati yaitu jumlah daun (helai), kehijauan daun (spad unit), luas daun (cm2) berat segar tanaman (g), dan berat kering tanaman(g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan dosis bokasi limbah kulit kacang hijau yang terbaik tetapi dosis yang efisien ditunjukkan dengan pemberian bokasi limbah kulit kacang hijau dengan dosis 600 g/polybag.Kata kunci : Bokasi Limbah Kulit Kacang Hijau, Kale, Tanah Aluvial
PENGARUH KOMBINASI PUPUK HAYATI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Santyago, Emanuel Wendi; Zulfita, Dwi; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari kombinasi pupuk hayati dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian dimulai dari bulan April sampai dengan bulan Agustus 2020 dilokasi yang terletak di Jalan Parit Demang Dalam, Gang Kulang Kulit kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan metode eksperimen pola Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor (P) yaitu 4 perlakuan dan 6 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud yaitu p1=pupuk hayati + NPK (100 kg/ha setara dengan 3 g/polibag), p2=pupuk hayati + NPK (200 kg/ha setara dengan 6 g/polibag), p3=pupuk hayati + NPK (300 kg/ha setara dengan 9 g/polibag) + pupuk hayati, p4= NPK (400 kg/ha setara dengan 12 g/polibag) tanpa pupuk hayati. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pupuk hayati dan pupuk NPK yang secara keseluruhan mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terung pada tanah PMK dengan perlakuan pemberian kombinasi pupuk hayati + pupuk NPK (200 kg/ha setara dengan 6 g/polibag) mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terung pada tanah PMK. Pemberian kombinasi pupuk hayati dan pupuk NPK dapat meningkatkan efisiensi dan mampu mengurangi penggunaan pupuk anorganik NPK hingga 50%.
PENGARUH BOKASI Hydrila verticilata L. TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KALE PADA TANAH ALUVIAL Pujianto, Pujianto; Maulidi, Maulidi; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.48784

Abstract

Kale adalah jenis sayuran yang memiliki nilai gizi cukup komplit yaitu kalori, lemak, natrium, kalium, kabohidrat, protein, vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi dan magnesium. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi Hydrilla verticillata L. yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil kale pada tanah aluvial.Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak dengan ketinggian tempat 2 meter dpl. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 5 Maret - 22 April 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dan 4 kali ulangan. Masing-masing unit perlakuan terdiri dari 4 sampel tanaman dengan total keseluruhan 96 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah b0= tanpa bokasi Hydrilla verticillata L., b1= 300 g/polybag bokasi Hydrilla verticillata L., b2= 600 g/polybag Hydrilla verticillata L., b3= 900 g/polybag Hydrilla verticillata L., b4= 1200 g/polybag Hydrilla verticillata L., b5= 1500 g/polybag Hydrilla verticillata L.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi Hydrilla verticillata L. pada berbagai dosis berpengaruh nyata terhadap berat kering tanaman dan berpengaruh tidak nyata terhadap variabel volume akar, kadar kehijaun daun, jumlah daun dan berat segar tanaman. Dimana diketahui bahwa berat kering pada pemberian bokasi Hydrilla verticillata L. dosis 1500 g/polybag berbeda nyata dengan pemberian bokasi Hydrilla verticillata L. dosis 0 g/polybag tetapi berbeda tidak nyata dengan dosis 300 g/polybag, 600 g/polybag, 900 g/polybag dan 1200 g/polybag. Pada umumnya semua dosis bokasi Hydrilla verticillata L. yang diujikan pada penelitian ini sama baiknya dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kale pada tanah aluvial, tetapi dosis efektif bokasi Hydrilla verticillata L. adalah 300 g/polybag.Kata kunci : Kale, bokasi Hydrilla verticillata L., tanah aluvial
Penggunaan Berbagai Jenis Bioaktivator pada Pembuatan Bokasi Limbah Ampas Tahu terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai pada Tanah Aluvial Monica, Astri; Maulidi, Maulidi; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.49523

Abstract

Kedelai merupakan komoditas pangan utama di Indonesia setelah padi dan jagung, dimana produk olahan dari kedelai seperti tahu, tempe, dan kecap. Kebutuhan kedelai di Indonesia setiap tahun meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan perbaikan pendapatan perkapita. Namun, sampai saat ini kebutuhan kedelai di Indonesia belum dapat mencapai swasembada kedelai, sehingga terpaksa diimpor setiap tahun. Maka untuk memenuhi kebutuhan kedelai sekitar 2 juta ton/tahun pemerintah mengimpor sekitar 60% dari kebutuhan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis bioaktivator pada pembuatan bokasi limbah ampas tahu yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada tanah alluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian selama 11 minggu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima taraf perlakuan berbagai jenis bioaktivator. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak lima kali, setiap ulangan terdiri dari empat tanaman sampel. Jenis bioaktivator yang diberikan dalam taraf perlakuan (A, B, C, D, E) terdiri dari: A = Bioaktivator EM-4, B = Bioaktivator M-21, C = Bioaktivator BeKa, D = Bioaktivator Yakult, E = Bioaktivator Trichoderma sp. Variabel yang diamati meliputi volume akar, kadar klorofil daun, luas daun, berat kering tanaman, tinggi tanaman, jumlah polong, berat 100 biji kering dan berat kering biji pertanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian bokasi limbah ampas tahu dengan berbagai jenis bioaktivator berpengaruh nyata terhadap volume akar, berat 100 biji kering, berat biji kering pertanaman namun berpengaruh tidak nyata terhadap kadar klorofil daun, luas daun, berat kering tanaman, tinggi tanaman, dan jumlah polong isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jenis bioaktivator pada proses pembuatan bokasi limbah ampas tahu dengan bioaktivator M-21, BeKa, Yakult dan Trichoderma sp. sama baiknya dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada tanah aluvial.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakchoy pada Tanah Gambut Bella, Apriana; Zulfita, Dwi; Budi, Setia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.49580

Abstract

Peningkatan produksi sawi pakchoy pada tanah gambut perlu diimbangi dengan teknik budidaya yang baik, salah satunya dengan mengaplikasikan POC daun lamtoro sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC daun lamtoro yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi pakchoy pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu penelitian dimulai dari tanggal 18 Agustus sampai 4 Oktober 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). POC daun lamtoro diaplikasikan dengan berbagai konsentrasi. Perlakuan yang dimaksud adalah p1( 5 ml/liter air ); p2 (10 ml/liter air); p3 (15 ml/liter air); p4 (20 ml/liter air); p5 (25 ml/liter air). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, dan terdiri dari 4 tanaman sampel sehingga tanaman sampel seluruh nya yaitu 100 tanaman. Variabel yang diamati yaitu jumlah daun, jumlah klorofil daun, luas daun, volume akar, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC daun lamtoro dengan konsentrasi 20 ml/liter air secara umum dapat memberikan pertumbuhan dan hasil pakchoy yang terbaik pada tanah gambut, tetapi dengan pemberian POC daun lamtoro konsentasi 15 ml/liter air sudah efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil pakchoy pada tanah gambut. Kata Kunci : POC daun latoro, sawi pakchoy, tanah gambut
PENGARUH KOTORAN WALET TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Julyanti, Dewi Nor Indah; Zulfita, Dwi; Darussalam, Darussalam
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.49662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis kotoran walet terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jalan Sepakat 2, Gang Racana UNTAN, Pontianak berlangsung dari 26 Desember 2020 "“ 26 April 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 4 sampel sehingga jumlah keseluruhan ada 100 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu yaitu W1 = 10 % berat tanah atau setara dengan 800 g/polybag, yaitu W2 = 15 % berat tanah atau setara dengan 1.200 g/polybag, W3 = 20 % berat tanah atau setara dengan 1.600 g/polybag, yaitu W4 = 25 % berat tanah atau setara dengan 2.000 g/polybag dan yaitu W5 = 30 % berat tanah atau setara dengan 2.400 g/polybag. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, kadar klorofil daun, volume akar, berat kering tanaman, berat buah per tanaman dan jumlah buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kotoran walet berpengaruh nyata pada berat kering tanaman, berat buah per tanaman dan jumlah buah per tanaman. Perlakuan dosis kotoran walet dosis 15% berat tanah atau setara dengan 1200 g/polybag sudah efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada tanah podsolik merah kuning.
Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang Kotoran Sapi dan Kapur Dolomit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy pada Tanah Gambut Kurniawan, Chandra Chandra; Anggorowati, Dini; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.50105

Abstract

Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tumbuh pakcoy pada umumnya dihadapkan pada permasalahan rendahnya pH tanah, rendahnya kandungan unsur hara yang tersedia dalam tanah diantaranya adalah unsur hara N, P dan K, dan rendahnya aktivitas mikroorganisme di dalam tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan dosis kombinasi pupuk kandang sapi dan kapur dolomit yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Jln Aloevera Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak mulai dari tanggal 23 Mei sampai 23 Juni 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu rancangan acak lengkap (RAL). Peralakuank1 = 20 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi setara dengan 250 g/polybag 11,25 ton/ha kapur dolomit setara dengan 45 g/polybag, k2 = 20 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi setara dengan 250 g/polybag 15 ton/ha kapur dolomit setara dengan 60 g/polybag, k3 = 20 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi setara dengan 250 g/polybag 18,75 ton/ha kapur dolomit setara dengan 75 g/polybag,k4 = 30 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi setara dengan 375 g/polybag 11,25 ton/ha kapur dolomit setara dengan 45 g/polybag, k5 = 30 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi setara dengan 375 g/polybag 15 ton/ha kapur dolomit setara dengan 60 g/polybag, k6 = 30 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi setara dengan 375 g/polybag 15 ton/ha kapur dolomit setara dengan 75 g/polybag, k7 = 40 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi setara dengan500 g/polybag 11,25 ton/ha kapur dolomit setara dengan 45 g/polybag, k8 = 40 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi setara dengan 500 g/polybag15 ton/ha kapur dolomit setara dengan 60 g/polybag, k9 = 40 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi setara dengan 500 g/polybag 18,75 ton/ha kapur dolomit setara dengan 75 g/polybag. Variabel yang diamati yaitu jumlah daun, luas daun, volume akar, berat kering tanaman, berat segar tanaman, dan kadar klorofil daun. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian kombinasi pupuk kandang kotoran sapi 40 ton/ha dan dolomit dosis 15 ton/ha merupakan perlakuan yang terbaik tehadap pertumbuhan dan hasil pakcoy pada tanah gambut tetapi kombinasi pupuk kandang kotoran sapi 40 ton/ha dan dolomit dosis 11,25 ton/ha sudah efektif terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy pada tanah gambut.
Co-Authors 'Azizah, Nur Wafiq ., Astina ., Meisan ., rafika A. Ulipiana S Angreni, A. Ulipiana S A.A. Ketut Agung Cahyawan W ABSAH, ABSAH Achmadi Achmadi Acinake, Acinake Ade Elbani Ade Mirza Aditya Aditya Adrianus Kamaledho Dume, Adrianus Kamaledho Afrizal - Agita, Rendi Agus Hariyanti Agus Hariyanti Agus Hariyanti agus ruliyansyah Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Ahmad Mulyadi Surojul Ainurrahman, Yadi Aktris Nuryanti, Aktris Alan Nuari, Alan Alhadiansyah Amanda, Tasya Ananda, Restia Diaz Anangga, Josti Andi Ihwan Apriansa, Sona Ari Firmansyah, Ari ari krisnohadi Arien, Arien Ariswandi, Bonifasius AS, FEBRIYANTI Asep Nursangaji ASHARI - Ashari, Asri Mulya Asmita, Nurul Asnawati Asnawati Aswandi - Aurelia, Tasha Neila Basuni, Basuni Bella, Apriana Bistari Boby, Faskalis Candra, Joko Chairani Siregar Damayanti, Fena Ruthmayda Ernita Daniar Wulandari Darussalam Darussalam, Darussalam Dermawati Sitorus Dini Anggorowati Diputra, Juhar dupa bandem, putu Dwi Raharjo Eddy Santoso Eddy Santoso Edy Suasono Edy Syahputra Eko Ariyanto Elegant, Yohana Febriani Elly Mustamir Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Fadjar Rianto Fauziah, Firdanti Feby, Febrina Fernando Etes Ferry Hadary Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary Fransiano, Frediricus FRANSISKA, EVA Ghazali, Fardhoni gusman fauzi Hamdani - Harahap, Rifiya Daffa Syafiyah Hardiyanti Ningsih Hasibuan, Hardiyanti Ningsih Hariyanti, Agus hasibuan, pria nugraha Helsandy Talino Henny Sulistyowati Herry Sujaini Hidayat Hidayat Hiromitsu, Kuno HUTAHAEAN, YOGI Imam Ghozali Indri Hendarti Ismahan Umran Ismawartati - Itnu, Itnu Iwan Sasli Jani, Nurjani Janoldi, Florentinus Jefri Jefri Jimiando, Mantius Jiran Jiran, Jiran Juanda Julyanti, Dewi Nor Indah Jumelissa Marum Juwita, Ida Karem, Christian Raymondo Kartika, Anna Silviyana Kristin, Valenti Kristina Lusiana, Kristina KURNIATI, NURMI Kurniawan, Chandra Chandra Kusumapradja, Rokiah Lala, Maria Elisabet Lamita, Dinni Layo, Aldi Pernando Lestari Lestari LIANTI, LIANTI lidi, Maulidi Magdalena Magdalena Maharani, Rizka Aulia Marbun, Tiurida Maria Magdalena MARSELA, ASTERIA ANDRIANTI Marudur, Reni Maswadi - Maulidi - Maulidi Maulidi MAULINDA, SEPTI Mbaku, Wilhelmina Wiku Meiran Panggabean meko, albertus Melsy, Clara Francini Memet Agustiar Mochammad Meddy Danial Monica, Astri Muanuddin - Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Yusuf Muhammad, Wahyu Muhsin Muhsin Muliandari, Nadya Mulyadi Safwan Muslimin, Uray Naufah, Naufah Nazara, Jefirstino Neni, Lusia Ningsih, Kurnia nira, Masmanira Noni Sari, Kristina Normansyah, Hadi Ikhlas Novensius, Edoardus Nurhayati Nurhayati Nurjani Nurjani, Nurjani Nurjani Nurjayanti - Nurmainah - Nurmainah Nurmainah Nurmainah Nurmainah NYANGKO, ALDIANUS Pangaribuan, Franky Parizal, Parizal Patriani Patriani, Patriani Pramulya , Muhammad PRANATA, YUDA Prayonas, Walan Priyo Saptomo Pujianto Pujianto Purwaningsih - Purwaningsih - Putri, Ekas July Putri, Muslimah Duwi Putri, Yuliani Lia Putriani, Eka Putu Dupa Bandem Putu Dupa Bandem QURSAIN, ZAILANI Rachmawati Ragiman, Ragiman Rahmanda, Rizki Ari Rahmidiani, Rahmidiani Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramadhani, Rossy Suchitra Ramli Ramli Randi, Randi Ratna Herawatiningsih Razanni - Resi, Resi Riduansyah - Rikardo Halomoan Sihotang rini hazriani Rini Susana Rita Kurnia Apindiati Rommy Patra Rossy Emiliawati, Rossy Rue, Getrudal Ryan Mustakim Sabtia, Desi Sadin, Helgagio Billy Safara Safara, Safara Safriadi Safriansyah, Gusti Sagita, Tiara Putri Sahat Irawan Manik sandra, edi Santyago, Emanuel Wendi Saputri, Gita Saputri, Helmi SELUS, * Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setiawan, Moh Ricky Nanda Pratama Shenny Oktoriana Shoba'ah, Rizky Sholva, Yus SIGALINGGING, SARJUN HENDRY Silalahi, Ferdinand Krismanto Simamora, Cico Jhon Karunia Simarmata, Haris Ganda Saputra Sinaga, Dewi Betharia Sinaga, Siska Rauni Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah Sitorus, Dermawati Sopiansyah Sopiansyah, Sopiansyah Sri Rahayu SRI RAHAYU Stepanus Sahala Sitompul Sukardi, Viktor Sularto - Surachman - Surachman - Surachman . Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surya Ningsih Sy. Hasyim Azizurrahman Syafiuddin, Wasi'an Syahbani, La Muhammad Imam Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , syarief ferry alkadrie Tantri Palupi Tarigan, Monika Febriani Tatang Abdurrahman, Tatang Taufiqulhakim, Muhammad Alvin Titis Wijayanto Uslianti, Silvia Uswatun Hasanah Uti Asikin Valentino, Fernando Vega, Afrilliani Sania Vega, Afrilliania Sania Vivi Bachtiar Wahyu Setiyadi Wahyuni, Anis Wanti Fitrianti Wardiah, Ahla Warganda Warganda Waroki, Veronika Gita Wasian Syafiuddin, Wasian wasian wasian, wasian Watini, Watini Wendy Windhu Putra Wirda Wirda WIREN, WIREN Witarsa - Wulandari, Tutut Dwi Yanti, Yesi Yohanes Gatot Sutapa Yos Anas Riadi Yuliansyah Yuliansyah Yuline - Yulis Jamiah Yusrizal, Herri Zubaidah R