Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PUPUK HIJAU PAITAN DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH GAMBUT Watini, Watini; Zulfita, Dwi; Rahmidiyani, Rahmidiyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.61904

Abstract

Kailan merupakan salah satu jenis sayuran daun yang termasuk jenis kubis-kubisan dan merupakan tanaman yang relatif baru. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 10 Agustus sampai 23 Oktober 2022. Penelitian bertujuan terjadi interaksi antara pupuk hijau paitan dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kailan pada lahan gambut dan mendapatkan interaksi antara pupuk hijau paitan 30 ton/ha setara dengan 375 g/polibag dan NPK 300 kg/ha setara dangan 1,2 g/polibag dapat memberikan pertumbuhan dan hasil kailan pada lahan gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor perlakukan yaitu pupuk hijau paitan (B) dan NPK (P) yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap perlakuan terdapat 3 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah perlakuan pupuk hijau paitan dengan 3 taraf yaitu b1 (pupuk hijau paitan 20 ton/ha), b2 (pupuk hijau paitan 30 ton/ha) dan b3 (pupuk hijau paitan 40 ton/ha). Perlakuan pupuk NPK terdiri dari 3 taraf yaitu p1 (NPK 200 kg/ha), p2 (NPK 300 kg/ha), p3 (NPK 400 kg/ha). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, volume akar, berat segar tanaman, jumlah daun, luas daun, berat kering tanaman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pemberian pupuk hijau paitan dan NPK terhadap berat kering tanaman kailan pada tanah gambut. Interaksi antara pupuk hujau kalian dosis 30 ton/ha setara dengan 375 kg/polybag dan NPK dosis 200kg/ha setara dengan 0,8 g/polybag memberikan pertumbuhan dan hasil kalian yang terbaik pada tanah gambut.
PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI PUPUK AB-MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI PADA BUDIDAYA AKUAPONIK Janoldi, Florentinus; Susana, Rini; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62122

Abstract

Sawi (Brassica juncea L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai komersial dan prospek yang baik, sehingga memiliki kelayakan untuk diusahakan di Indonesia, sayuran ini mempunyai kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh manusia seperti energi, protein,lemak, karbohidrat, serat, fosfor, zat besi, natrium, kalium dan sumber vitamin. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan interaksi konsentrasi dan frekuensi pupuk AB-Mix yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pada budidaya akuaponik. Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani yang terletak di Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Waktu penelitian dilakukan pada 04 September-04 Oktober 2022. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan dengan pola faktorial Rancangan AcakLengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yang terdiri dari konsentrasi pupuk AB-mix (K) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua adalah frekuensi (F) dengan 2 taraf perlakuan. Masing- masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap unit percobaan terdapat 4 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah : k1 : 900 ppm/ liter air k2 : 1200 ppm/ liter air k3 : 1500 ppm/ liter air. Faktor Frekuensi (f) yang terdiri dari 2 taraf, yaitu : f1 : seminggu 1 kali f2 : seminggu 2 kali. Pelaksanaan penelitian meliputi persiapan tempat penelitian, persiapan instalasi akuaponik, persipan media tanam, penyemaian, pembuatan larutan pupuk AB-Mix, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan. Variabel penelitian meliputi jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan tidak ditemukan dosis interaksi konsentrasi dan frekuensi pupuk AB-Mix yang terbaik, tetapi dosis efektif ditunjukkan konsentrasi pupuk AB- Mix 1500 ppm/l air dengan frekuensi pemberian sebanyak seminggu 2 kali terhadap pertumbuhan dan hasil sawi dengan budidaya akuaponik.
PENGARUH POC KULIT KACANG HIJAU DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH GAMBUT Aurelia, Tasha Neila; Zulfita, Dwi; Rahmidiyani, Rahmidiyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62806

Abstract

Kailan merupakan salah satu jenis sayuran daun yang termasuk jenis kubis-kubisan dan merupakan tanaman yang relatif baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis terbaik dari interaksi pemberian POC kulit kacang hijau dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jl. Podomoro, Gg. Sanjaya, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 - Desember 2022. Penelitian ini menggunakan metode Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu perlakuan POC kulit kacang hijau (p) yang terdiri dari 3 taraf perlakukan, sedangkan faktor kedua yaitu perlakuan pupuk NPK (n) juga terdiri dari 3 taraf perlakuan, dan diulang sebanyak 3 kali. Setiap perlakuan diambil 3 sampel tanaman, sehingga jumlah tanaman keseluruhannya adalah 81 tanaman. Faktor pertama yaitu POC kulit kacang hijau (P) :p1 = 150 ml/liter air, p2 = 300 ml/liter air, p3 = 450 ml/liter air. Faktor kedua yaitu pupuk NPK (N) : n1 = 300 kg/ha (1,2 g/polybag), n2 = 400 kg/ha (1,6 g/polybag) n3 = 500 kg/ha (2 g/polybag). Pemberian POC kulit kacang hijau dan pupuk NPK memberikan pertumbuhan dan hasil yang baik pada kailan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kulit kacang hijau dan interaksi pemberian POC kulit kacang hijau dan NPK berpengaruh nyata terhadap luas daun kailan pada tanah gambut.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANMAN GAMBAS DENGAN PEMBERIAN PUPUK NPK DAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA MEDIA GAMBUT Waroki, Veronika Gita; Asnawati, Asnawati; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.63141

Abstract

Gambas merupakan tanaman yang merambat, gambas juga dapat dibudidayakan di dataran rendah maupun tinggi dan banyak ditemukan di daerah tropis. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi gambas dan mengatasi masalah pada tanah gambut adalah dengan kombinasi pupuk NPK dan POC dengan dosis dan konsentrasi yang sesuai kebutuhan tanaman. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi antara pupuk NPK dan POC yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gambas pada tanah gambut. Penelitian ini akan dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini berlangsung dari 11 Mei sampai 23 Juli tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap ( RAL), dengan 2 factor perlakuan. faktor pertama adalah konsentrasi POC TOP G2 yang terdiri dari 3 taraf (a1 = POC TOP G2 5 ml/polybag, a2 = POC TOP G2 3 ml/polybag, a3 = POC TOP G2 1 ml/polybag) dan factor kedua yaitu pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf (b1 = NPK 200 kg/ha, b2 = NPK 300 kg/ha,b3 = NPK 400 kg/ ha). Totalnya adalah 9 kombinasi perlakuan yang di ulang 3 kali dimana setiap satuan unit percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman, sehingga total keseluruhan 108 tanaman.Variabel pengamatan yang diamati yaitu Volume Akar (cm ³), Berat Kering Tanaman (g), Jumlah Buah per Tanaman (buah), Berat Buah per Tanaman, Panjang Buah (cm), Diameter buah (cm), Berat Buah Perbuah (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pupuk NPK dosis 200 kg/ha dan POC Top G2 dosis 1 ml/L air memberikan pertumbuhan dan hasil yang optimal pada tanah gambut. Hasil penelitian dapat disimpulkan interaksi pupuk NPK dan POC memberikan rerata tertinggi terhadap volume akar, berat kering, jumlah buah pertanaman, Panjang buah dan diameter buah, dengan dosis yang optimal yaitu NPK 200 kh/ha, 300 kg/ha, 300 kg/ha dan POC1 ml/ L menunjukkan bertumbuhan dan hasil tanaman gambas yang optimal pada tanah gambut.
PENGARUH ABU BOILER DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH GAMBUT DENGAN SISTEM JENUH AIR Ariswandi, Bonifasius; Santoso, Eddy; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.63697

Abstract

Kubis bunga adalah jenis tanaman sayuran yang banyak mengandung gizi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Pemanfaatan tanah gambut dalam budidaya tanaman dihadapkan pada beberapa kendala berupa sifat fisik, sifat kimia, dan sifat biologi tanah gambut yang kurang mendukung pertumbuhan tanaman. Upaya untuk meningkatkan pH tanah gambut dapat dilakukan dengan pemberian abu boiler kelapa sawit dan pupuk NPK untuk penambah unsur hara pada tanah gambut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui interaksi antara abu boiler dan pupuk NPK dan mendapatkan dosis terbaik antara abu boiler dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Penelitian ini dimulai dari tanggal 11 Mei sampai 24 Juli 2022 yang berlokasi di Desa Panca Roba Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 2 faktor yaitu dosis abu boiler (A) tiga taraf dan pupuk NPK (P) dengan tiga taraf perlakuan pupuk NPK (P) dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan terdiri 4 sampel tanaman sehingga total keseluruhan diperoleh 100 tanaman 108 tanaman. Faktor pertama yaitu dosis abu boiler (A) terdri dari 3 taraf yaitu:a1 = Abu boiler 10 ton/ha setara 176 g/polybag, a2 = Abu boiler 20 ton/ha setara 352 g/polybag, a3 = Abu boiler 30 ton/ha setara 528 g/polybag. Faktor kedua yaitu pemberian pupuk NPK (P) terdiri dari 3 taraf yaitu: p1 = NPK 300 kg/ha atau setara dengan 2,7 g/tanaman, p2 = NPK 600 kg/ha atau setara dengan 5,4 g/tanaman, p3 = NPK 900 kg/ha atau setara dengan 8,1 g/tanaman. Variabel yang diamati pada penelitan ini adalah jumlah daun (helai), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), berat segar massa bunga (g) dan diameter bunga (cm). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terjadi interaksi dari abu boiler dan pupuk NPK terhadap semua variabel pengamatan. Pemberian abu boiler 30 ton/ha dan pupuk NPK 900 kg/ha merupakan dosis yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah gambut.
PENGARUH TEPUNG CANGKANG SIPUT LAUT (Clypeomorus batillariaeformis L.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL OKRA PADA TANAH GAMBUT Itnu, Itnu; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.63825

Abstract

Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus L.) biasanya dikenal dengan sebutan kacang mia, dan kacang mekkah ini mempunyai beberapa keunggulan antara lain bersifat ekonomis, dapat dibudidayakan secara sederhana dan mudah serta dapat cepat di panen. Selain itu tanaman okra mengandung gizi yang cukup tinggi dan mempunyai banyak serat yang dipercaya dapat membantu pencernaan. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman salah satunya dipengaruhi oleh media tanam. Tingkat kemasaman tanah menjadi faktor pembatas dalam pengembangan gambut untuk tujuan pertanian. Upaya untuk mengatasi permasalahan tanah gambut yang masam dapat dilakukan dengan pemberiaan tepung cangkang siput laut dapat digunakan untuk meningkatkan pH tanah gambut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis tepung cangkang siput laut terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil okra pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi yang terletk di Jl. Reformasi Gg. Racana Untan. Penelitian ini akan dilaksanakan dari tanggal 2 Oktober 2022- 29 Desember 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor perlakuan yaitu faktor pemberian tepung cangkang siput laut (A) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan 4 sampel Perlakuan. Sehingga terdapat 100 tanaman, adapun rancangan yang dimaksud adalah, a1 245,28 g/polybag,a2 367,91 g/polybag, a3 490,54 g/polybag, a4 613,17 g/polybag, a5 735,08 g/polybag. Variabel Pengamatan meliputi, Tinggi Tanaman, Volume Akar, Berat Kering Tanaman, Jumlah Buah Segar per tanaman dan Berat Buah/tanaman. hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan, Pemberian berbagai dosis tepung cangkang siput laut dapat meningkatkan pH tanah untuk pertumbuhan dan hasil okra pada tanah gambut. Pemberian tepung cangkang siput laut dengan dosis 490,54 g/polybag meningkatkan pH tanah dari 3,00 menjadi 5,5 merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil okra pada tanah gambut tetapi pemberian tepung cangkang siput laut dosis 245,27 g/polybag merupakan dosis efektif untuk pertumbuhan dan hasil okra pada tanah gambut.
Pengaruh Tepung Cangkang Telur dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung pada Tanah Gambut Randi, Randi; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64902

Abstract

Produktivitas Terung di Kalimantan Barat secara masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan produktivitas nasional pada tahun 2020. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa produksi terung di Kalimantan Barat tahun 2020 sebesar 77. 254 ton dengan produktivitas mencapai 3,77 ton/ha, jumlah ini masih sangat rendah jika dibandingkan dengan produksi nasional pada tahun yang sama. Usaha untuk meningkatkan produktivitas terung di Kalimantan Barat adalah dengan memaksimalkan potensi lahan yang tersedia. Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tumbuh tanaman terung dihadapkan pada kendala tingkat kesuburan yang rendah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan penambahan tepung cangkang telur untuk meningkatkan pH tanah gambut. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan dosis interaksi antara tepung cangkang telur dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil terung pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang berlokasi di Kecamatan Pontianak Tenggara dengan ketinggian tempat 1 mdpl. Penelitian ini berlangsung selama kurang lebih tiga bulan dimulai pada tanggal 01 Februari "“ 10 April 2023. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan dengan pola faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu Tepung Cangkang Telur (T) dan faktor kedua yaitu pupuk NPK (P). Masing "“ masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel sehingga terdapat 81 tanaman. perlakuan yang dimaksud yaitu faktor pertama dengan 3 taraf yaitu 12 g/polybag; 16 g/polybag dan 20 g/polybag. Faktor kedua terdiri dari 3 taraf yaitu 7,5 g/tanaman; 10 g/tanaman dan 12,5 g/tanaman. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, luas daun, jumlah buah, berat buah per buah, berat buah per tanaman, panjang buah dan diameter buah. Data hasil pengamatan di analisis seara statistik dengan menggunakan varians (uji F taraf 5%). Apabila uji F menunjukkan adanya pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pemberian tepung cangkang telur dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil terung pada tanah gambut dan tepung cangkang telur dosis 8 ton/ha setara dengan 16 g/polybag dan pupuk NPK dosis 400 kg/ha setara dengan 10 g/tanaman memberikan pertumbuhan dan hasil terung yang terbaik pada tanah gambut.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN BABY AKIBAT PEMBERIAN DOLOMIT DAN FREKUENSI POC CAMPURAN LIMBAH BUAH PADA TANAH GAMBUT Shoba'ah, Rizky; Zulfita, Dwi; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64929

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan jenis sayuran familia cucurbitacae atau labu-labuan yang popular di seluruh dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan dosis interaksi antara pemberian dolomit dan frekuensi POC campuran limbah buah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun baby pada tanah gambut. Pupuk organik cair (POC) adalah pupuk yang tersedia dalam bentuk cair. Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang terletak di Jalan Reformasi Gg. Struktur, Pontianak Tenggara berlangsung dari 07 Desember 2022 - 22 Januari 2023. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan dengan pola faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu kapur dolomit (D) dan faktor kedua adalah frekuensi campuran limbah buah (F). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel sehingga terdapat 108 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu faktor pertama pemberian dolomit dengan 3 dosis taraf perlakuan yaitu 123 g/polybag; 150 g/polybag; 180 g/polybag. Faktor yang dua yaitu frekuensi POC campuran limbah buah yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu pemberian 2 hari sekali, taraf kedua pemberian 3 hari sekali dan taraf ketiga pemberian 4 hari sekali. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan luas daun. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan varians (uji F taraf 5%). Apabila uji F menunjukkan adanya pengaruh nyata, maka dilanjutkn uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara dolomit dosis 150 g/polybag dan frekuensi POC campuran limbah buah 3 hari sekali memberikan pertumbuhan dan hasil mentimun baby yang terbaik pada tanah gambut walaupun interaksi pemberian dolomit dosis 123 g/polybag dan frekuensi POC campuran limbah buah 3 hari sekali sudah cukup efektif nutuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil mentimun baby pada tanah gambut
PENGARUH BOKASI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT CHERRY PADA TANAH ALUVIAL Fransiano, Frediricus; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.65734

Abstract

Tomat cherry (Lycopersicum esculentum) merupakan tanaman sayuran komersial yang sedang dikembangkan di Indonesia. Tomat cherry bernilai ekonomi tinggi atau multiguna, pengembangan produksi tomat cherry yang optimal sangat ditentukan oleh teknik budidaya tanaman yang baik dan tepat, salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu tanah dan pemupukan serta ketersediaan unsur-unsur hara bagi pertumbuhan dan produksi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara dosis bokasi TKKS dan pupuk NPK yang memberikan pertumbuhan dan hasil tomat cherry yang terbaik pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jalan Reformasi Gg. Racana Untan, mulai dari tanggal 17 Januari sampai 10 Maret 2023. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu Bokasi TKKS (B) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu b₁ = 20 ton/ha, b₂ = 30 ton/ha dan b₃ = 40 ton/ha dan faktor kedua yaitu Pupuk NPK (N) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu n₁ = 200 kg/ha, n₂ = 300 kg/ha, dan n₃ = 400 kg/ha sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga total keseluruhan tanaman adalah 108 tanaman. Tidak ditemukan dosis perlakuan terbaik dari berbagai kombinasi perlakuan, namun pemberian bokasi TKKS 30 ton/ha dan Pupuk NPK 300 kg/ha merupakan dosis yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tomat cherry pada tanah aluvial.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK PADA TANAH ALUVIAL Melsy, Clara Francini; Zulfita, Dwi; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67410

Abstract

Poduktivitas kubis bunga di Kalimantan Barat masih rendah karena pengembangannya dalam skala area kecil dan teknologi pemupukan Syang belum berimbang pada tanah-tanah yang cenderung bersifat masam contohnya tanah aluvial, mengakibatkan kubis bunga tidak dapat tumbuh optimal, sehingga penambahan unsur hara pada tanah aluvial dapat dilakukan dengan penambahan pupuk kandang kambing dan pupuk NPK. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Reformasi, Gg. Struktur. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 18 Maret sampai 18 Mei 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi antara Pupuk Kandang Kambing dan pupuk NPK yang terbaik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kubis Bunga pada Tanah Aluvial. Penelitian ini menggunakan rancangan Faktorial dengan Pola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu dosis pupuk kandang kambing (K) dengan 3 taraf perlakuan dan Pupuk NPK (N) dengan 3 taraf perlakuan. Penelitian terdiri dari 3 ulangan dan 4 sampel dengan jumlah total 108 tanaman. Perlakuan yang dimaksud terdiri dari faktor pertama dosis perlakuan pupuk kandang kambing (K) yaitu k1 = 20 ton/ha setara dengan 100 g/polybag, k2 = 30 ton/ha setara dengan 150 g/polybag, dan k3 = 40 ton/ha setara dengan 200 g/polybag; dan faktor kedua dosis perlakuan pupuk NPK (N) yaitu n1 = 350 kg NPK/ha setara dengan 11 g/tanaman, n2 = 450 kg NPK/ha setara dengan 15 g/tanaman dan n3 = 550 kg NPK/ha setara dengan 18 g/tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah helai daun (helai), volume akar (cm3), luas daun (cm), berat kering tanaman (g), berat segar krop (g), dan diameter krop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pemberian dosis pupuk kandang kambing 20 ton/ha setara dengan 100 g/polybag dan dosis pupuk NPK dosis 350 kg/ha setara dengan 11 g/tanaman merupakan dosis yang efisien untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah aluvial.Kata kunci: Tanah Aluvial, Kubis Bunga, Pupuk Kandang Kambing, Pupuk NPK.
Co-Authors 'Azizah, Nur Wafiq ., Astina ., Meisan ., rafika A. Ulipiana S Angreni, A. Ulipiana S A.A. Ketut Agung Cahyawan W ABSAH, ABSAH Achmadi Achmadi Acinake, Acinake Ade Elbani Ade Mirza Aditya Aditya Adrianus Kamaledho Dume, Adrianus Kamaledho Afrizal - Agita, Rendi Agus Hariyanti Agus Hariyanti Agus Hariyanti agus ruliyansyah Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Ahmad Mulyadi Surojul Ainurrahman, Yadi Aktris Nuryanti, Aktris Alan Nuari, Alan Alhadiansyah Amanda, Tasya Ananda, Restia Diaz Anangga, Josti Andi Ihwan Apriansa, Sona Ari Firmansyah, Ari ari krisnohadi Arien, Arien Ariswandi, Bonifasius AS, FEBRIYANTI Asep Nursangaji ASHARI - Ashari, Asri Mulya Asmita, Nurul Asnawati Asnawati Aswandi - Aurelia, Tasha Neila Basuni, Basuni Bella, Apriana Bistari Boby, Faskalis Candra, Joko Chairani Siregar Damayanti, Fena Ruthmayda Ernita Daniar Wulandari Darussalam Darussalam, Darussalam Dermawati Sitorus Dini Anggorowati Diputra, Juhar dupa bandem, putu Dwi Raharjo Eddy Santoso Eddy Santoso Edy Suasono Edy Syahputra Eko Ariyanto Elegant, Yohana Febriani Elly Mustamir Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Fadjar Rianto Fauziah, Firdanti Feby, Febrina Fernando Etes Ferry Hadary Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary Fransiano, Frediricus FRANSISKA, EVA Ghazali, Fardhoni gusman fauzi Hamdani - Harahap, Rifiya Daffa Syafiyah Hardiyanti Ningsih Hasibuan, Hardiyanti Ningsih Hariyanti, Agus hasibuan, pria nugraha Helsandy Talino Henny Sulistyowati Herry Sujaini Hidayat Hidayat Hiromitsu, Kuno HUTAHAEAN, YOGI Imam Ghozali Indri Hendarti Ismahan Umran Ismawartati - Itnu, Itnu Iwan Sasli Jani, Nurjani Janoldi, Florentinus Jefri Jefri Jimiando, Mantius Jiran Jiran, Jiran Juanda Julyanti, Dewi Nor Indah Jumelissa Marum Juwita, Ida Karem, Christian Raymondo Kartika, Anna Silviyana Kristin, Valenti Kristina Lusiana, Kristina KURNIATI, NURMI Kurniawan, Chandra Chandra Kusumapradja, Rokiah Lala, Maria Elisabet Lamita, Dinni Layo, Aldi Pernando Lestari Lestari LIANTI, LIANTI lidi, Maulidi Magdalena Magdalena Maharani, Rizka Aulia Marbun, Tiurida Maria Magdalena MARSELA, ASTERIA ANDRIANTI Marudur, Reni Maswadi - Maulidi - Maulidi Maulidi MAULINDA, SEPTI Mbaku, Wilhelmina Wiku Meiran Panggabean meko, albertus Melsy, Clara Francini Memet Agustiar Mochammad Meddy Danial Monica, Astri Muanuddin - Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Yusuf Muhammad, Wahyu Muhsin Muhsin Muliandari, Nadya Mulyadi Safwan Muslimin, Uray Naufah, Naufah Nazara, Jefirstino Neni, Lusia Ningsih, Kurnia nira, Masmanira Noni Sari, Kristina Normansyah, Hadi Ikhlas Novensius, Edoardus Nurhayati Nurhayati Nurjani Nurjani, Nurjani Nurjani Nurjayanti - Nurmainah - Nurmainah Nurmainah Nurmainah Nurmainah NYANGKO, ALDIANUS Pangaribuan, Franky Parizal, Parizal Patriani Patriani, Patriani Pramulya , Muhammad PRANATA, YUDA Prayonas, Walan Priyo Saptomo Pujianto Pujianto Purwaningsih - Purwaningsih - Putri, Ekas July Putri, Muslimah Duwi Putri, Yuliani Lia Putriani, Eka Putu Dupa Bandem Putu Dupa Bandem QURSAIN, ZAILANI Rachmawati Ragiman, Ragiman Rahmanda, Rizki Ari Rahmidiani, Rahmidiani Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramadhani, Rossy Suchitra Ramli Ramli Randi, Randi Ratna Herawatiningsih Razanni - Resi, Resi Riduansyah - Rikardo Halomoan Sihotang rini hazriani Rini Susana Rita Kurnia Apindiati Rommy Patra Rossy Emiliawati, Rossy Rue, Getrudal Ryan Mustakim Sabtia, Desi Sadin, Helgagio Billy Safara Safara, Safara Safriadi Safriansyah, Gusti Sagita, Tiara Putri Sahat Irawan Manik sandra, edi Santyago, Emanuel Wendi Saputri, Gita Saputri, Helmi SELUS, * Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setiawan, Moh Ricky Nanda Pratama Shenny Oktoriana Shoba'ah, Rizky Sholva, Yus SIGALINGGING, SARJUN HENDRY Silalahi, Ferdinand Krismanto Simamora, Cico Jhon Karunia Simarmata, Haris Ganda Saputra Sinaga, Dewi Betharia Sinaga, Siska Rauni Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah Sitorus, Dermawati Sopiansyah Sopiansyah, Sopiansyah SRI RAHAYU Sri Rahayu Stepanus Sahala Sitompul Sukardi, Viktor Sularto - Surachman - Surachman - Surachman . Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surya Ningsih Sy. Hasyim Azizurrahman Syafiuddin, Wasi'an Syahbani, La Muhammad Imam Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , syarief ferry alkadrie Tantri Palupi Tarigan, Monika Febriani Tatang Abdurrahman, Tatang Taufiqulhakim, Muhammad Alvin Titis Wijayanto Uslianti, Silvia Uswatun Hasanah Uti Asikin Valentino, Fernando Vega, Afrilliani Sania Vega, Afrilliania Sania Vivi Bachtiar Wahyu Setiyadi Wahyuni, Anis Wanti Fitrianti Wardiah, Ahla Warganda Warganda Waroki, Veronika Gita Wasian Syafiuddin, Wasian wasian wasian, wasian Watini, Watini Wendy Windhu Putra Wirda Wirda WIREN, WIREN Witarsa - Wulandari, Tutut Dwi Yanti, Yesi Yohanes Gatot Sutapa Yos Anas Riadi Yuliansyah Yuliansyah Yuline - Yulis Jamiah Yusrizal, Herri Zubaidah R