p-Index From 2021 - 2026
11.03
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Auladuna Edukasia Islamika Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Al-Hayat: Journal of Islamic Education Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Jurnal Basicedu EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN RELIGIA Forum Tarbiyah Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Paedagogy Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Paradigma JURALIANSI (Jurnal Lingkup Anak Usia Dini) International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) Jurnal Impresi Indonesia IBTIDA : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Asian Journal of Innovative Research in Social Science Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Jurnal Basicedu ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah Millah: Journal of Religious Studies Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Pustaka: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Madako Elementary School Jurnal Kajian Pendidikan Islam Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Jurnal Penelitian Asghar: Journal of Children Studies Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Jurnal Bimbingan Konseling Flobamora Cemara Education and Science AL-MAFAZI: JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT Manajia: Journal of Education and Management Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam Education Transformation: Jurnal Ilmiah Insan Pendidikan Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Hukum Islam Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Journal of Education Sciences (Edusci) Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Journal of Educational Science and E-Learning Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran QOUBA : Jurnal Pendidikan JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI) Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Social Humanities and Education: Scripta Humanika Social Journal of Studies in Education Sumbula : Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Advances In Education Journal JIPSOS: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu Sosial
Claim Missing Document
Check
Articles

FILSAFAT PENDIDIKAN DALAM PANDANGAN MARIA MONTESSORI Khafid Islahul Ula; M. Sugeng Sholehuddin; Abdul Khobir
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat pendidikan dapat dikatakan dapat memecahkan persoalan-persoalan yang mendasar dalam pendidikan, seperti dalam menentukan tujuan pendidikan, kurikulum, metode pembelajaran, manusia, masyarakat, dan kebudayaan yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan itu sendiri. Namun, ada sementara kalangan, filosof, atau negara seperti Amerika Serikat, yang meletakkan filsafat pendidikan atas dasar pengkajian beberapa aliran filsafat tertentu, seperti pragmatisme, realisme, idealisme, dan eksistensialisme, lalu dikaji bagaimana konsekuensi dan implikasi dalam dunia pendidikan. Artikel ini membahas tentang konsep pendidikan yang diusung oleh Maria Montesori, dimana beliau merupakan salah satu tokoh pendidikan Barat yang mendedikasikan hidupnya untuk mendalami dunia pendidikan khususnya dalam pendidikan anak-anak. Teori-teori pendidikan Barat seringkali mengesampingkan nilai-nilai Islam dan memunculkan kesan bahwa perintis keilmuan pendidikan berasal dari Barat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempelajari tokoh-tokoh pendidikan Barat dan memahami konsep-konsep dasar ilmu pendidikan agar dapat mengembangkan pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan sekarang.
DIFERENSIASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF PROGRESIVISME Huda, Dafid Yanuaril; Sholehuddin, M. Sugeng; Khobir, Abdul
Education Transformation: Jurnal Ilmiah Insan Pendidikan Vol 2 No 1 (2024): Education Transformation
Publisher : BBGP Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan jalan mulia yang bertujuan menjadikan setiap peserta didik memiliki kecakapan hidup. Pembentukan karakter dapat dilakukan melalui pembelajaran pendidikan agama Islam, karena Pendidikan agama Islam mengandung muatan-muatan materi tentang ketauhidan dan juga akhlak yang berada pada tataran teoritis dan praktis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan mix methode antara studi kepustakaan dan lapangan. Dari berbagai literatur review yang disajikan oleh penulis memberikan gambaran bahwa pola pembelajaran diferensiasi yang diamanatkan pemerintah melalui kurikulum merdeka sangat penting untuk dilakukan guru dalam rangka memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar peserta didik. Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik berdampak positif bagi peserta didik itu sendiri yang tidak hanya membentuk kompetensi kognitif saja, melainkan juga berkontribusi dalam membentuk sikap atau karakter peserta didik. Pembelajaran diferensiasi sejalan dengan teori progresivisme yang memandang bahwa pembelajaran harus bersifat merdeka, tidak otoriter serta memberikan kebebasan bagi peserta didik dan pendidik untuk mendesain pembelajaran yang mengarah pada kemajuan atau perbaikan.
Potret Curriculum Portrait Independent Learning At The Center Of Excellence School : (Study cases SMK Ma'arif NU Tirto Pekalongan) Khobir, Abdul; Chonitsa, Ana; Chorida Adila, But
Jurnal Edusci Vol 1 No 6 (2024): Vol. 1 No.6 July 2024
Publisher : Annpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/edusci.v6i1.296

Abstract

In education, the curriculum is the main aspect of the learning process. The independent learning curriculum is categorized as a Center of Excellence school for vocational schools and a Driving School for high schools. However, this research focuses on vocational schools categorized as Center of Excellence schools. This study uses a qualitative method approach with field study research at SMK Ma'arif NU Tirto Pekalongan. The purpose of the research is to find out how the learning system in the Center of Excellence schools implements the Independent Learning Curriculum. Vocational Secondary Schools implementing the Merdeka Learning curriculum include the term P5BK (Pancasila Student Profile Strengthening and Work Culture Project) in each subject. Therefore, school principals, teachers, and students must be ready to implement the Independent Learning curriculum. For PK vocational schools in Pekalongan, the level of readiness is mature and according to the criteria of the Ministry of Education. This can be seen from the supporting factors, which include synchronization between teachers and students regarding the concept of the Independent Learning Curriculum, teachers as facilitators of student learning, and the encouragement of counseling guidance teachers for students and many young teachers who can utilize technology. In addition, there are several inhibiting factors, namely the difficulty of teachers in understanding the diversity of students' characters, the inadequate facilities and infrastructure of the automotive department, and the absence of conducive classroom conditions. This makes it difficult for teachers to adjust learning to the diversity of students' characters. However, the existing obstacles do not last long because at SMK Ma'arif NU Tirto Pekalongan, there is a collaboration with industry partners and assistance funds to complete the school's needs.  
An Examination of Organizational Development at FTIK UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan From the Viewpoint Of Stakeholders And The Academic Community Solehudin, Moch. Sugeng; Jaeni, Muhamad; Sopiah, Sopiah; Khobir, Abdul
Jurnal Edusci Vol 1 No 6 (2024): Vol. 1 No.6 July 2024
Publisher : Annpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/edusci.v6i1.348

Abstract

This study is descriptive qualitative research. From the academic community's and stakeholders' viewpoint, this study identifies the critical areas for developing the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Sciences of K.H. Abdurrahman Wahid State Islamic University Pekalongan. To determine the answers to the issues with organizational development facing the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Sciences at K.H. Abdurrahman Wahid State Islamic University Pekalongan, as seen from the viewpoint of the academic community and stakeholders. In this study, documentation, interviews, and observation are the methods used for gathering data. The academic community and stakeholders of K.H. Abdurrahman Wahid State Islamic University Pekalongan's Faculty of Tarbiyah and Keguruan Sciences are the subjects of this study. The study's findings show that organizational growth inextricably linked to the three pillars of higher education is among the top priorities for FTIK UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan from the viewpoints of stakeholders and the academic community. In education and learning, research, publications, services, and supporting fields, organizational development refers to the development of research, publications, services, education and learning, and related sectors.
Pendidikan Moral Pandangan Immanuel Kant Murtadlo, Muhammad Khasib Amin; Khobir, Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5371

Abstract

Seseorang bertindak atau berakhlak diawali dengan kebebasan otonomnya sebagai manusia yang dapat memilih mana tindakan yang diinginkan sebagai bukti bahwa jiwanya masih ada. Namun begitu, manusia pada hakikatnya selalu mendapat ilham dari Tuhan untuk bertindak tanduk mulia karena keberadaannya sebagai khalifah Tuhan di muka bumi, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemikiran dari Immanuel Kant dalam pendidikan moral serta mengetahui implikasi pemikiran immanuel kant dalam diskursus pendidikan moral di Indonesia. Dengan menggunakan Penelitian Studi tokoh merupakan salah satu jenis penelitian kualitatif. Sebagai jenis penelitian kualitatif, studi tokoh juga menggunakan metode sebagaimana lazimnya dalam penelitian kualitatif, yakni wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan perjalanan hidup sang tokoh.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan akhlak mengetahui ujung transendental dan darinyalah termaknai pendidikan moral. Tuhan menjadi ujung transendental pendidikan akhlak sekaligus solusi dari segala keterbatasan manusia. Etik Kant dan pendidikan moral memiliki kesamaan pada konsepsi ideologi moral yang berakar pada prinsip deontologis. Faktor-faktor fundamental yang dapat mempengaruhi sebuah tindakan antara etik Kant dan pendidikan moral juga memiliki kesamaan yakni kebebasan berkehendak, immortalitas jiwa dan keberadaan Tuhan. Yang berbeda dari keduanya adalah pada tatanan dimensi transendental, di mana Kant hanya menerka namun tidak menemukan Dzat tersebut sementara pendidikan moral sedari awal berangkat dari pemaknaan dzat tersebut
Tantangan Pendidikan di Era Millenial Faizah, Haizatul; Khobir, Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5401

Abstract

Era milenial memberi tantangan baru dalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pendidikan yang sebenarnya, perubahannya di era millenial ini serta bagaimana tantangan pendidik dalam menghadapi peserta didik di era milenial ini. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dimana hasil dari penelitian ini ditunjukkan menggunakan narasi yang didapat dari beberapa sumber jurnal terdahulu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh pendidik dalam dunia pendidikan khususnya dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang timbul pada peserta didik khususnya pada generasi milenial ini. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pendidik era ini mampu menghadapi permasalah-permasalah yang timbul dikarenakan perkembangan zaman ini, tentunya dengan tidak menolak gaya peserta didik yang milenial namun dapat mengimbangi dan berperan sebagai figur yang dapat menuntun ke arah yang lebih baik
Ontologi , Epistimologi dan Aksiologi Filsafat Pendidikan Luthfiyah, Luthfiyah; Khobir, Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6150

Abstract

Filsafat, yang berasal dari bahasa Yunani, adalah cinta akan pengetahuan dan kebenaran. Filsafat pendidikan adalah ilmu yang membahas berbagai aspek dalam bidang pendidikan. Fungsi filsafat dalam konteks ini mencakup aspek spekulatif, normatif, kritik, teori, praktik, dan integratif.Pendidikan Islam, sebagai bagian integral dari filsafat pendidikan, memiliki tujuan untuk membimbing manusia dalam mencari kebenaran, menghormati nilai-nilai transendental, dan membentuk pribadi muslim yang berakhlak karimah.Artikel ini menggunakan metode penelitian library research untuk menggali pengetahuan dari berbagai sumber literatur. Tahap-tahap metode ini mencakup pemilihan topik penelitian, pengumpulan sumber informasi relevan, evaluasi kredibilitas sumber, analisis, dan interpretasi hasil.Pada bagian hasil dan pembahasan, artikel ini membahas konsep ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam pendidikan Islam. Ontologi mengeksplorasi hakikat pendidikan, epistemologi berfokus pada sumber pengetahuan dan metode pendidikan, sementara aksiologi menekankan pada nilai-nilai dalam pendidikan.Terakhir, artikel ini menyoroti hubungan erat antara ketiga aspek ini dalam konteks pendidikan. Ontologi mendefinisikan hakikat pendidikan, epistemologi menentukan cara mendapatkan pengetahuan, dan aksiologi mengarahkan nilai-nilai dalam pendidikan. Kesimpulannya, filsafat pendidikan, dengan ontologi, epistemologi, dan aksiologinya, memberikan kerangka yang kuat untuk memahami dan membimbing pendidikan Islam.
Konsep Pendidikan Anak dalam Islam Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauzy Oktafiani, Dewi Ayu; Khobir, Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6366

Abstract

Pendidikan anak merupakan aspek yang sangat fundamental bagi bekal kehidupan mereka kelak. Sukses tidaknya pendidikan anak tergantung pada sejauh mana peran orang tua membimbing anak dalam proses perkembangan mereka dan adaptasi dengan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Ibnu Qayyim tentang pendidikan anak dalam Islam dengan metode studi tokoh dan kajian literatur. Sebagai jenis penelitian kualitatif, studi tokoh juga menggunakan metode sebagaimana lazimnya, yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan perjalanan hidup sang tokoh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan anak dalam Islam harus dimulai sejak masa prenatal (dalam kandungan). Ibnu Qayyim al-Jauzy menawarkan beberapa konsep mengenai bagaimana cara mendidik anak, di antaranya adalah bahwa sarana penunjang ilmu adalah panca indera manusia itu sendiri. Pendengaran, penglihatan dan akal fikiran merupakan sarana pendidikan. Sasaran pendidikan anak atau yang lebih tepat dikatakan sisi-sisi yang hendak digarap oleh tarbiyah menurut Murabbi yang agung ini sangat banyak macamnya, diantaranya adalah: tarbiyah imaniyyah, tarbiyah ruhiyyah, tarbiyah fikriyyah, tarbiyah khuluqiyyah, tarbiyah ijtimaiyyah, tarbiyah badaniyyah dan tarbiyah jinsiyyah. Dari konsep tersebut, orang tua mempunyai peran dan kontribusi penting dalam mendidik dan membimbing anaknya agar menjadi “insan kamil”.
Microlearning sebagai Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir Siswa (SPPKB) di Era Digital Farhan M, Arif; Syah, Wahyu Firman; Khobir, Abdul; Mahmudah, Umi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8044

Abstract

Inovasi strategi pembelajaran menjadi semakin penting, terutama dalam hal meningkatkan kapasitas kognitif siswa dalam konteks era digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana microlearning mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa dan bagaimana microlearning dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam lingkungan pembelajaran online. Data diperoleh melalui tinjauan menyeluruh terhadap buku, artikel jurnal, catatan, dan laporan terkait dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif pada proses tinjauan literatur. Menurut hasil penelitian, dalam lingkungan pembelajaran digital, microlearning memfasilitasi kegiatan belajar mandiri berbasis kelompok yang sederhana yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Sumber daya pembelajaran digital dapat dengan mudah diakses dan digunakan oleh guru dengan memanfaatkan sesi tanya jawab interaktif, presentasi, dan percakapan untuk menerapkan pembelajaran mikro secara efektif. Microlearning adalah pengganti yang berguna yang dapat digunakan kapan saja, di mana saja untuk mendukung pembelajaran mandiri, yang menjadikannya alat pengajaran yang berguna.
MEMBANGUN CITRA DAN REPUTASI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI STRATEGI MARKETING LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Supandi, Supandi; Abdul Khobir; Aini, Kurratul
AL-MAFAZI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Vol 2 No 1 (2024): JULI AL-MAFAZI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT STUDY PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/al-mafazi.v2i1.228

Abstract

Islamic education is an integral part of the identity of Muslims, therefore, an effective marketing strategy is needed to build progress and a strong image of the institution in society. This research aims to explore the marketing value contained in the Al-Qur'an and apply it in the context of Islamic education to strengthen the image and reputation of the progress of Islamic educational institutions. The research method uses a literature study approach with a focus on the Koran as the main source. The research stages include identifying relevant verses of the Koran, collecting in-depth Islamic literature, analyzing marketing values ​​in the Koran, as well as comparing them with modern marketing principles. The analysis results show that the Koran contains ethical values ​​such as honesty, trustworthiness, justice, and concern for consumers which can be adapted into Islamic education marketing strategies. The implication of this research is the preparation of marketing strategy recommendations based on Al-Qur'an values ​​to build a positive image and reputation for Islamic educational institutions. This study is expected to contribute to developing an understanding of the application of Al-Qur'an values ​​in the context of marketing Islamic education as well as providing practical guidance for decision-makers in utilizing the spiritual heritage of the Al-Qur'an for ethical and effective marketing purposes. The implications of this research are: 1) the importance of recommendations and testimonies, 2) teaching transparency and honesty, 3) service and quality, 4) community and social solidarity.
Co-Authors A. Rifqi Hanif, A. Rifqi Abidin, M Yasin Achmad Irwan Hamzani Achmad Tubagus Surur Adam Abd. Azid, Muhammad Adam Abd. Azid Adji, M. Arsalrifki Ahmad Isa Abdallah Ahsa Aini, Rofiqotul Akbar Nor Rochmat Akmal, Maulidina Alisia Zahro’Atul Baroroh Amat Zuhri Amma Chorida Fadhila Amrullah, Arfan Ana Chonitsa Ana Chonitsa Anisa, Sofiatun Arafah, Tiara Pelangi Aravik, Havis ARDIANSYAH, SYAHRUL Arkan Abdul Ghoni Azam, Nisrina Luthfiya Baihaqi Chatarina Umbul Wahyuni Chayatu Riski Chonitsa, Ana Chorida Adila, But Daningsih, Nur Deva Nela Reditha Dhini Maulidatul Isnaini Diva Khasanadia Diyah Andini Kusumastuti Dliyaudin Achmad El-Muhtadi Rizal, Zacky Al-Ghofir Eli Mufidah Elia Nur Rohmah Ely Mufidah Fachry Abda El Rahman Faizah, Haizatul Farah Dilah Zahra Farah Qotrun Nada Farhan M, Arif Farkhan Syahrul Mubarok Fatmawati Nur Hasanah Fidiyah Sari Fina Nikmatul Kamelia Firdaus, M Nur Hamdani, Miftah Hani Hasnah Safitri Harits Mafaza Hendri Hermawan Adinugraha Hendri Hermawan Adinugraha Herfanda Agif Ghifarix Huda, Dafid Yanuaril Iis Arifudin Ika Nur Iliza Ike Janu Arya Diningrum Ila Khayati Muflikhah Ima Rosila Ima Rosila Imamudin Imamudin Inayah Priyatun Inayah Priyatun Indah Lestari, Nur Khofia Insani, Ayu Amalia Intan Permatasari Iqlil Khoerul Ma’mun Isna Mazroah Isriani Hardini Isval Maulana Izza, Nailatul I’anatul Ashriyah Joina, Ceren Desta Juwita Rini Khafid Islahul Ula Kharismatul Khasanah Khikmatun Khikmatun Khimmataliev, Dustnazar Omonovich Kunduri Kunduri Kurratul Aini, Kurratul Lail, M. Khabib Jamlalul Legita Pramesti Lilis Mulyawati Luthfiyah Luthfiyah M. Fadlullah M. Khafidz Alfaza M. Rafi M. Tegar Husain M.Sugeng Solehudin Malik Al-majdi, Muhammad Martina Septi Manisa Masykuroh, Siti Maulidia, Rahma Alfina Ma’mun Hanif Mei Yuniati Miftahul Ula Miftahul Ula Moh. Abrori Mohammad Ja’far Firdaus Mohammad Syaifuddin Mufidatuzzulfa, Nisa Muhamad A’Tho Fiizatillah Muhamad Jaeni Muhamad Yusma Triyundana Muhammad Maskur Musa Muhammad Maskur Musa Muhammad Maskur Musa Muhammad Maskur Musa Muhammad Zakki Musyafa Muhammad Zufar Sabiq Muhammmad Maskur Musa Muhandis Azzuhri Muhlisin Muhlisin Muhlisin muhlisin Muhtar, Aprilia Kartika Mujabah, Thibtum Murodah, Naily Murtadlo, Muhammad Khasib Amin Musa, Muhammad Maskur Mustaqim Pabbajah Nadzifah A’isyah Fauzi nafisah, lulu Nailal Mubarokah Nailatul Izza Nala Ni’matul Maula Nanang Hasan Susanto Nanang Ilham Fatih Neza Dwi Nasyfa Nilna Zulfa Nisrin Humaida Annur Ni’matul Izzati, Arsya Ma’wa Nok Uzana Nur Afina Laelatun Ni’mah Nur Daningsih NUR HASANAH Nur Khasanah Nur Khasanah Nur Rahmaliya Aula Haanie Nurul Athiyah NURUL FAHMI, MUHAMMAD Oktafiani, Dewi Ayu Pratama, Ilham Alif Pristalinda, Delfina Eka Putri Amalia Sholiha Putri Dyah Ayu Rosalinda Qotrunnadya, Fella Sufah Refi Mariska Ria Ratna Ningtyas Rifa Qotrun Nada Rifa’i, Much Rachmat Rofiatur Risqoh, Siti Chumaerotur Rofiqotuzzahro, Rofiqotuzzahro Rohmah Nur Mahmudah Ropiah Sitorus Rosalina Sabila Faiza Al Izzati Amin Safitri, Nida Fadhila Salma Kusuma Listiani Saniyyah, Saila Rizkiyati Santika Lya Diah Pramesti Saputra, M Rinka Saputra, Wahyu Candra Seviani Najiyah Shiva, Aeni Silmi Afifah Siti Anisa Al Maulani Siti Salamah Siti Salamah Solehuddin, Moh. Sugeng Solehudin, Moch. Sugeng Sopiah * Sopiah Sopiah Sopiah Sopiah Sopiah, Sopiah Sopiah, Sopiah Sugeng Sholehuddin, Sugeng Supandi Supandi Syah, Wahyu Firman Syauqie Muahammad Marier Taufik Afandi Taufiqoh Khasanah Teguh Handoyo Teguh Handoyo Teguh Handoyo Tri Astutik Haryati Ulul Albab Umi Mahmudah Umi Mahmudah Untung Arif Warasanto Vina Dhiyaul Aulia Vina Mafaza Wafda Sabilla Wahyu Taufiqur Rohman WANARTI RUSIMAMTO, PUPUT Yundari, Yundari Zakiyah, Nur Zalfa Zayyana Zamrudin Ruwais Zamzami, Abid Khaidar Zidan Kurniawan, Muhammad Ziyadah El fadllilah