p-Index From 2021 - 2026
18.092
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kedokteran Brawijaya Majalah Kedokteran Bandung Indonesian Journal of Urology Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Buletin Farmatera Jurnal Kesehatan Medika Saintika Window of Health : Jurnal Kesehatan SCIENTIA JOURNAL Jambura Journal of Health Sciences and Research Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Kesehatan Medical Technology and Public Health Journal Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Jurnal Kesmas Prima Indonesia Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Prima Medika Sains Jurnal Doppler Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery TIN: TERAPAN INFORMATIKA NUSANTARA Babali Nursing Research Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Kesehatan Saintika Meditory PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Buletin Kedokteran dan Kesehatan Prima Indonesian Journal of Cancer Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Haga Journal of Public Health (HJPH) Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Info Kesehatan Folia Medica Indonesiana
Claim Missing Document
Check
Articles

SYSTEMATIC RIVIEW : POLARISASI MAKROFAG PADA ULKUS DIABETIKUM Pratiwi, Margareta; Girsang, Ermi; Napiah, Ali
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2477

Abstract

Luka diabetik ditandai dengan peningkatan sitokin proinflamasi dan disfungsi seluler yang konsisten dengan peningkatan kadar spesies oksigen reaktif (ROS). Gangguan penyembuhan luka merupakan salah satu komplikasi diabetes yang parah. Makrofag memiliki peran penting dalam penyembuhan luka. Pada luka yang berbeda, makrofag diklasifikasikan menjadi dua fenotipe: makrofag yang diaktifkan secara klasik dan diaktifkan secara alternative makrofag. Disregulasi fenotip makrofag menyebabkan gangguan penyembuhan luka yang parah pada diabetes. Makrofag adalah salah satu partisipan kunci dalam penyembuhan luka dan terus berlanjut memberikan perubahan fungsional pada lokasi luka sejak cedera. Secara ekstensif proses polarisasi makrofag dan modulasinya modifikasi epigenetik. Data dari model diabetes pra-klinis dan klinis mempunyai hubungan hiperglikemia yang menyebabkan perubahan ekspresi gen sehingga meningkatkan kejadian diabetes. Hiperglikemia dan stres oksidatif menjadikan lingkungan yang rentan terhadap perubahan kode epigenetic yang dimanifestasikan sebagai gen inflamasi yang berubah ekspresi. Berbagai modulasi epigenetik itu mungkin berkontribusi terhadap disregulasi polarisasi makrofag yang mengakibatkan penyembuhan luka tertunda. Kata Kunci : Luka diabetes, Polarisasi makrofag, Jalur sinyal, Penyembuhan luka
Anti Diabetic Activity of Ocimum Basillicum Extract: Literature Review Arista, Devi; Girsang, Ermi; Napiah, Ali
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2451

Abstract

Suatu kondisi metabolik rumit disebut diabetes melitus (DM) ditandai dnegan kadar glukosa darah yang tinggi secara terus-menerus. Hal ini disebabkan karena terjadi kelainan kerja atau sekresi pada insulin, ataupun keduanya. Diabetes kini lebih umum terjadi dibandingkan sebelumnya dan penyakit ini sangat berkaitan dnegan sejumlah masalah mikro dan makrovaskuler. Pemberian   terapi   farmakologis   pada pasien diabetes masih menimbulkan beberapa masalah dan efek samping. Salah satu efek sampingnya adalah tingkat keamanan penggunaan dalam jangka panjang. Salah satu tumbuhan tradisional yang mengandung efek antidiabetes adalah daun kemangi (Ocimum basilicum). Terdapat enam studi mengenai potensi daun kemangi sebagai antidiabetes yang ditemukan dalam studi ini. Menggunakan metode literature review, pencarian studi dilakukan melalui database online berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi serta penggunaan kata kunci yang telah ditetapkan. Berdasarkan studi inklusi, pemberian ektrak daun kemangi pada hewan coba diabetes, dapat menurunkan kadar glukosa darahm meregenerasi sel beta pancreas, meningkatkan kerja hormon insulin, serta berpotensi sebagai aktioksidan. Potensi dan manfaat antidiabetes daun kemangi dalam mengelola kadar glikemik dikaji secara mendalam dalam penelitian ini.Kata kunci: Diabetes melitus, hiperglikemi, ocimum basilicum
STUDI LITERATURE : MANFAAT EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DIABETES MELLITUS Intami, Eprina; Girsang, Ermi; Napiah, Ali
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2478

Abstract

Daun sirih merah merupakan tanaman liar yang menyebar ke seluruh Indonesia, daun sirih merah merupakan jenis tanaman herbal tradisional. Biasanya dimanfaatkan sebagai obat herbal, ramuan, tanaman upacara adat dan konsumsi sehari hari. Telah banyak didapatkan berbagai macam obat tradisional yang terbukti mampu mengobati berbagai penyakit. Secara tradisional daun sirih merah memiliki senyawa antidiabetes  yaitu mengandung senyawa flavonoid, saponi, tannin dan alkaloid. Sehingga tujuan dalam kajian Pustaka untuk mengetahui kandungan daun sirih merah terhadap penurunan kadar gula darah. Metodologi penelitian ini yakni menulis artikel berdasarkan tinjauan studi literature. Kriterianya adalah jurnal yang diterbitkan 5 tahun terakhir dan terindeks di Google Scholar. Berdasarkan studi literature dari berbagai jurnal diperoleh bahwa daun sirih merah memiliki senyawa bioaktif antidiabetagonik.Kata Kunci : ekstrak daun sirih merah, Diabetes Mellitus, Obat Tradisional
Gambaran Diagnostik dan Penatalaksanaan Pasien Infeksi Saluran Kemih Rawat Inap di Rumah Sakit Royal Prima Medan Tahun 2024 Wahyuni Br Nababan, Agata; Mukti, Ade Indra; Girsang, Ermi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62356

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada pasien rawat inap di rumah sakit. Faktor risiko utama meliputi jenis kelamin, usia, serta riwayat penyakit seperti benign prostatic hyperplasia (BPH), batu saluran kemih, dan diabetes mellitus. Diagnosis ISK dilakukan melalui pemeriksaan urin, darah, dan pencitraan, sedangkan penatalaksanaan mencakup pemberian antibiotik secara empiris atau berbasis hasil kultur dengan durasi yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi proporsi pasien ISK rawat inap berdasarkan karakteristik, diagnosis, dan pola penggunaan antibiotik. Penelitian menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan pendekatan studi kasus terhadap 85 pasien rawat inap yang terdiagnosis ISK. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien adalah perempuan (67,1%) dengan usia di atas 40 tahun (54,1%). Riwayat penyakit yang ditemukan meliputi BPH (9,4%), batu saluran kemih (10,6%), dan diabetes mellitus (22,4%). Pemeriksaan urin menunjukkan adanya eritrosit dan leukosit pada sebagian besar pasien, sedangkan pemeriksaan darah memperlihatkan variasi kadar leukosit, neutrofil, dan laju endap darah yang menandakan adanya respons imun. Pencitraan dilakukan secara selektif, dengan USG dan CT scan sebagai metode paling sering digunakan, sementara 41,2% pasien tidak menjalani pencitraan. Sebagian besar pasien mendapat terapi antibiotik empiris (82,4%) dengan durasi 2–7 hari (96,5%), sedangkan 17,6% mendapat terapi berbasis kultur. Disarankan pasien menjaga kebersihan saluran kemih dan mematuhi terapi antibiotik, sementara fasilitas kesehatan perlu menerapkan protokol diagnosis dan penggunaan antibiotik yang rasional.
An Exploratory Study: Mothers’ Perceptions of the Determinants of Stunting Among Toddlers in the Working Area of UPTD H.A.H Hasan Public Health Center, Binjai Ginting, Randy Frananta; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v8i1.1338

Abstract

Introduction:Stunting remains a major public health issue in Indonesia, including in the working area of UPTD Puskesmas H.A.H Hasan Binjai. Mothers’ perceptions and feeding practices are critical determinants influencing child growth and nutritional status. Understanding how mothers perceive the direct and indirect causes of stunting is essential to develop effective, culturally appropriate interventions at the community level. Methods:This study employed a qualitative exploratory design to explore mothers’ perceptions of stunting determinants. In-depth interviews were conducted with eight informants, comprising five mothers of toddlers, one community health volunteer, one village midwife, and one nutrition officer. Data were analyzed thematically through data reduction, data display, and conclusion drawing following the Miles and Huberman framework. Results:The findings indicated that most mothers had limited understanding of nutrition, emphasizing food quantity rather than quality. Exclusive breastfeeding practices were suboptimal due to misconceptions that watery breast milk lacks nutrition. Complementary feeding (MP-ASI) was monotonous and low in animal protein. Indirect determinants such as unstructured parenting, limited family support, and poor economic conditions contributed to stunting risk. The main barriers identified were economic hardship, time limitations, and limited access to health services. Mothers with positive perceptions demonstrated more consistent preventive behaviors, such as exclusive breastfeeding, providing diverse complementary foods, and active participation in community health programs. Conclusions:Mothers’ perceptions significantly influence stunting prevention behaviors. Low nutritional literacy, cultural beliefs, and economic challenges remain key barriers. Effective prevention efforts require family-based and culturally tailored nutrition education supported by community health cadres to enhance maternal understanding and sustainable child health practices. Keywords:Mothers’ perception, stunting, prevention
Analisis Pengaruh Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Pada Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Herrmina Medan Tahun 2025 Gunawan, Herry; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1789

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi terapeutik perawat merupakan komponen kritis dalam pemberian asuhan keperawatan berkualitas yang berpengaruh langsung terhadap kepuasan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap kepuasan pasien rawat inap di RS Hermina Medan tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 100 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta regresi logistik berganda. Hasil: Mayoritas responden menilai komunikasi terapeutik perawat dalam kategori baik (57%) dengan tingkat kepuasan pasien cukup puas (53%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien (p<0,001; OR=15,802; 95% CI: 5,592-44,627). Fase kerja merupakan determinan paling dominan (?=0,367; p=0,002), diikuti fase terminasi (?=0,257; p=0,035). Simpulan: Komunikasi terapeutik perawat berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien, dengan fase kerja dan terminasi sebagai determinan utama. Saran: agar rumah sakit memperkuat program pelatihan komunikasi terapeutik berbasis bukti, khususnya pada fase kerja dan terminasi, serta melakukan evaluasi berkala sebagai bagian dari indikator mutu layanan keperawatan.
Obstacles to the Implementation of clinical practice guidelines at Mandau District General Hospital. Zelvia, Sindy; Nasution, Sri Wahyuni; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
Folia Medica Indonesiana Vol. 60, No. 2
Publisher : Folia Medica Indonesiana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Highlights: 1. Given the suboptimal implementation of clinical practice guidelines at Mandau District General Hospital, it is important to conduct research on potential obstacles to this problem. 2. The findings of this study can encourage hospitals to develop and apply effective clinical practice guidelines while also addressing the obstacles to their implementation. Abstract Clinical practice guidelines are procedures followed by physicians to optimize healthcare services and achieve more effective outcomes. Conducted in October 2022, this study aimed to analyze the factors that hinder the implementation of clinical practice guidelines among physicians at Mandau District General Hospital, Bengkalis, Indonesia. This study used an analytical survey design and a cross-sectional approach. This study included all 85 individuals who were employed as general practitioners at the Mandau District General Hospital. The data were subjected to univariate, bivariate, and multivariate analyses. The independent t-test was used in the data analysis, with a value of p<0.05 considered significant. The results showed that there was an association between the implementation of clinical practice guidelines and several variables, including the levels of ability in recognizing and explaining clinical pictures of diseases (p=0.008), diagnosing diseases (p=0.004), carrying out initial management (p=0.000), and carrying out independent and directed management (p=0.001). Upon conducting the follow-up analysis on logistic regression, it was found that the variables that were associated with the implementation of clinical practice guidelines were the ability to carry out initial management (p=0.000, OR=65.512, 95% CI=22.048–98.835). In conclusion, physicians' insufficient ability to perform initial management hinders the implementation of clinical practice guidelines. This study suggests incorporating the findings as input in the evaluation and development of training for physicians on the implementation of clinical practice guidelines.
Analisis Perhitungan Kebutuhan Tenaga Kesehatan Perawat dengan Metode Workload Indicator Staff Need (WISN) Minati, Tengku Nanda Edwina; Girsang, Ermi; Ramadhani, Sri Lestari
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 6 No 6 (2025): November 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/tin.v6i6.8736

Abstract

The balance between the number of nursing staff and workload is crucial to ensure the quality of healthcare services. A mismatch between staffing levels and workload can lead to fatigue, decreased performance, and reduced quality of care. This study aims to analyze the calculation of nursing staff requirements using the Workload Indicator of Staffing Need (WISN) method in the inpatient units of Mitra Guray Petumbukan General Hospital. The specific objectives are to determine the available working time, existing human resource categories, workload standards, allowance standards, and the number of nurses required based on actual workload. This research employs a quantitative descriptive method with an observational approach, involving 20 nurses as the sample. Data were collected through observation, interviews, and document review of nursing activities, and analyzed using the WISN components, namely available working time, workload standards, and allowance factors. The results showed that the available working time was 3,132 hours per year, with an average of 9 nurses on the morning shift and 6 nurses on the night shift. The total staffing requirement based on the WISN calculation was 22.1 nurses, while the actual number of nurses was 20, resulting in a WISN ratio of 0.9, indicating a shortage of two nurses. The study concludes that the number of nurses in the inpatient units of Mitra Guray Petumbukan General Hospital is not yet fully balanced with the existing workload. It is recommended that the hospital add more nursing staff, organize work schedules more proportionally, and regularly evaluate workload to maintain the quality of nursing services.
Factors Influencing Chemotherapy Adherence in Patients with Triple-Negative Breast Cancer: A Cross-Sectional Study at the National Cancer Center, Dharmais Hospital, Indonesia Suryana, Kresna Dharma; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Tadjoedin, Hilman; Anjasari, Melati Salsabila
Indonesian Journal of Cancer Vol 19, No 4 (2025): December
Publisher : http://dharmais.co.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33371/ijoc.v19i4.1653

Abstract

Background: Triple‑negative breast cancer (TNBC) is an aggressive subtype of breast malignancy with limited targeted therapy options, making adherence to systemic therapy critical for improving survival outcomes. This study aimed to determine the sociodemographic, clinical, and psychosocial factors influencing adherence to systemic therapy among patients with TNBC, especially in resource-constrained settings.Method: A cross-sectional observational study was conducted among 105 female TNBC patients undergoing systemic therapy at the Dharmais Cancer Hospital. Adherence was defined as completion of ≥ 85% of planned systemic therapy cycles without unjustified delay or omission. Data were collected from medical records and structured questionnaires, covering sociodemographic, clinical, and psychosocial characteristics, including psychological distress measured using the Depression Anxiety Stress Scale-10 (DASS-10). Bivariate and multivariate logistic regression analyses were performed to identify factors associated with non-adherence.Results: Median patient age was 48 years (range 25–76), and the majority worked as housewives (58.1%). Most had completed high school education (51.5%), and nearly half earned less than IDR 3 million monthly (48.6%). Clinically, most patients were diagnosed at stage III (40.9%) or IV (38.1%), with comorbidities present in 41.9%, predominantly hypertension (19.1%). While overall adherence to systemic therapy was relatively high, logistic regression analysis identified significant predictors of non-adherence. Comorbid conditions (p 0.01; OR 5.7; 95% CI: 1.94–16.02) and severe levels of anxiety/depression based on DASS-10 scores (p = 0.015; OR 5.65; 95% CI: 1.08–29.42) remained independently associated with lower adherence (p 0.05), underscoring the importance of psychological and clinical support to improve treatment compliance.Conclusion: Comorbid conditions and psychological distress significantly contribute to non-adherence among TNBC patients. Integrating psycho-oncology support and comorbidity management into routine cancer care may enhance treatment adherence and outcomes.
Application Of Consumption Method With Eoq, Mmsl Forecasting And Abc-Ven Analysis In Pharmaceutical Briefing Management In Hospitals General Royal Prima Marelan Afni Kartika, Ajeng; Girsang, Ermi; Wienaldi, Wienaldi; Novalinda Ginting, Chrismis
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 4 No. 4 (2023): July 2023
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v4i4.850

Abstract

Hospitals should plan for drug needs using accountable methods to avoid empty drugs. Good drug planning can improve pharmaceutical stock control in hospitals. The purpose of this study was to find out about the application of consumption methods with EOQ, MMSL and ABC-VEN forecasting in the management of pharmaceutical supplies in hospitals. This study used retrospective mix-method data, quantitative data and qualitative primary data. The research was conducted at RSU Royal Prima Marelan. The results showed that drug supply control using the EOQ method of getting drugs reordered: cefixime 200MG ordered at 447, ondacetron 4MG 740, gabapentin 300MG 706, ranitidine 25MG 1467, novorapid flexpen / 5" 42. In the SS method, the number of drugs available at delivery, cefixime 200MG should be 627 drugs at the time of shipment, ondacetron 4MG should be 522, gabapentin 300MG should be 470, ranitidine 25MG should be 940, and novorapid flexpen/5" should be 26. In the ROP method the drug was reordered at cefixime 200MG it was reordered when the stock was 447 and the quantity ordered was 12027, ondacetron 4MG 740 and 10000, gabapentin 300MG 706 and 9020, ranitidine 25MG 1467 and 18040, novorapid flexpen 42 and 502. In the ABC method, group A as many as 59 types 70.59% with a total investment of 70.59% drug use and an investment value of IDR 606,511,106, group B 64 drug investment 20.33% investment 20.33% drug use investment 174,722,327, group C 146 types (9.08%) investment 9.08% drug use and investment 78,028,263.
Co-Authors ., Saprilliani A.F. Depari, Sania AA Sudharmawan, AA Abdi Eliezer Dakhi, Juang Achmad Noerkhaerin Putra Adelia Adelia, Adelia Aditya Jamin, Muhammad Adrian Adrian Adrisya Lubis, Putri Anggie Afni Kartika, Ajeng Agatha, Callista Della Agung Abadi Kiswandono Ahmad Nasir Pulungan Akbarinda, Zsizsi Alice Putri, Ivana Amanda, Silvia Rizki Anggita, Nindi Dwi Anggraini, Tri Lidya Anggraini, Wenti Anjasari, Melati Salsabila Arianti, Rahmi Aris, Anita Armansyah, Adek Aulia, Dinda Rahmah Aulia, Kharina Rizki Azzahra, Siti Khumairah Bangbang Buhari Bangun, Henny Arwina Binarwan Halim Boas, Richie Ray Barry Br Pelawi, Riri Sri Hagana Br Pintubatu, Christina Delina BT Hasan, Riyani Susan Bu'ulolo, Christian Siuwandy Butar-Butar, Erika Fatrecia Marsaulina Cahya, Septian Dwi Candra Rukmana Dalimunthe Carles, Carles Cenggono, Melise Chiuman, Linda Cisca, Anita Merry Damanik, Marco Frans Hernandes Daulay, Ayu Sasmita Dedek Sucahyo Devi Arista Djohan Djohan Duha, Kristin Berlianta Dwi Siswanta Edlin, Edlin Edy Fachrial Elis Anggeria Elisabeth, Mariska Elizabeth, Riana Elvira, Cut Eprina Intami Erda, Roza Fahliza Ismar, Elza Farrasizdihar, Diaz Fatmasari Bangun, Nita Febrianty, Novita Dwi Ferdianti, Desy Lailani Ferdinand Ginting, Sahna Fieterson, Kriahan Joel Fioni, Fioni Fitrianto, Rahmad Geeta, Ginting, Chrismis Novalinda Ginting, Crismis Novalinda Ginting, Gabby Gabriela Ginting, Liani Ginting, Rafael Ginting, Randy Frananta Ginting, Sopianita Healthy Grace Rezeki, Naomi Grandis G. D., Lexandria Gultom, Yosephine Octaviana Gunawan, Herry Gusnawati, Gusnawati Hadiprasetyo, Dhanar Septyawan Hafizah, Nandani Zakia Haicha Pratama, Irza Halima, Piyanto Hamdi, Sintiya HAMSI, QURATUL AINI Handayani, Rr. Anisa Siwianti Harahap, S. Shelly Hazlina Harahap, Vinnie Hazriah Harianto, Ongky Harjanti, Mathelda Weni Hartantio, Agnes Haryanti, Mathelda Weni Hasan Basri Nasution, Muhammad Hasibuan, Khairinnisa Hati Harefa, Lurusan Hermansyah Aziz Hilal, Zaimah HILMAN TADJOEDIN, HILMAN Hutagalung, Caroline Febrina I.N. Silangit, Silka Idariani, Idariani Irwan, Mulia irza Haicha Pratama Isabela Silalahi, Marlinang Isabella Silalahi, Marlinang Johannes Bastira Ginting Juanda, Lidya Sari Juniva Laila Sihombing, Juniva Laila Kaban, Kamelia Kaban, Lyta Imanti Kalimah, Kalimah Karmila, Erni Kesuma, Farah Shyfa Khairullah Sembiring, Firza Khoironissa, Analita Kosasih, Putri Peggy Yanti Kurniawan Purba, Abdi Kusumaningrum, Tri Siwi Lawrence, Christopher Leli Khairani Leoditta Sitinjak, vivian Lestari Nasution, Sri Lestari Ramadhani Nasution, Sri Lestari Ramadhani, Sri Lie, Sukirman Lie, Veronica Liena, Liena Liester, I Nyoman Ehrich Lilies Lingkaran Linawaty, Linawaty Lister, I Nyoman Ehrich Lister, I Nyoman Ehrich Lister, Nyoman Ehrich Lubis, Maas Lubis, Nurul Sri Finna Maler, Tangge Manik, Nova Larysca Marcelino, Nico Mare A, Fauzan Margareta Pratiwi Maricella, Adrianie Marisca Evalina Gondokesumo, Marisca Evalina Marzuki, Marlinda Maulidin, Muhammad Mawarni, Evi Maywinsih Jauhari, Mutia Mega Fatimah Rosana Mendrofa, Trisman Basri Mendrofa, Tuho Konsultasi Michael Michael Milka Rositi Sianipar Minati, Tengku Nanda Edwina Muhammad Maulidin Mukti, Ade Indra Munazar Rahmat, Said Mutia, Maya Sari Naibaho, Iren Theresia Melati Br Nainggolan, Nuryani Napiah Nasution , Ali Napiah Nasution, Ali Napiah, Ali Nardi, Leo Nasuition, Ali Napiah Nasution, Ali N. Nasution, Ali Napiah Nasution, Muhammad Andriady Saidi Nasution, Sri Lestari Nasution, Sri Ramadhani Nasyushan, Sri Lestari Ramadhani Natali, Oliviti Natalia Desvalentina Lase NELDA, FITRI Nindya, Faradhina Salfa Njoto, Lina Novalinda, Chrismis Noviana, Amelia Nst, Sri Wahyuni Nurul Hidayat Aprilita Nurunnisa, Syarifah Nyoman Ehrich Lister, I Oktaviani, Emma Parapat, Winny G I Patriana, Dhona Poernomo, Dwi Hery Puspita, Sunny Putranto Manalu Putri Anggraini, Herisa Putri, Dara Maulidya Putri, Muna Soraya Putri, Nadya Nazimuddin Putri, Riri Virzan Putri, Seisarita Qurrota’aini, Zakiyyah Rachmi Yuana, Syafrina Rahmadana, Rizka RAHMAT, DENI Rahmiana Zein Raif, M. Rahmad Ramadhani, Sri Lestari Ramazata, Bayu Rapael Ginting Raveli , Kalvin Rehulina Br Purba, Farida Resmalita, Nelli Adelia Resmi Pangaribuan Rizki Maulidi, Risyad Rosar, Naufal Rushe, Rhesiwenny Saharman Gea Salovetian, Marcelino Samosir, Frans Judea Santy Deasy Siregar Santy, Darnedy Fatwa Mely Sari Mutia, Maya Sari, Diah Sekar Sarumaha, Abrianus Saufa, Zahra Qisthi Sembiring , Intan Permata Sari br. Sembiring , Jessyca Sembiring, Melyala Cristy Silaen, Mangatas Simanjorang, Delpini Siregar, Fitria Desiana Siregar, Lidya Siregar, Lusyana Siregar, Novalina Sitanggang, Rido Aliberto Sitepu, Enda Menaisa Sitompul, Christian Michael Oloan Sitompul, Fernades Soraya, Annisa Sri Juari Santosa Sri Lestari Ramadhani Nasution Sri Rezeki, Dewi Sri Wahyuni Nasution Stephan, Weldy Subang Aini Nasution Subrata, Mariany Puspita Suhartina Suhartina Suhartina, Suhartina Sumiati Sumiati Suryana, Kresna Dharma Suryono, Tan Suyono, Tan Suyono, Tan Syahputra, Nedi Takasenserang, Oktaviana Takashi Hayashita Tambunan, Gempita Cahaya Aulia Tambunan, Ridhona Tarigan, Almina Rospitaria Tarigan, Gracia Hosanna Evelyn Telaumbanua, O'ozisokhi Telaumbanua, Renjiro Howuhowu Teresa Liliana Wargasetia Triharsiwi, Dwi Nur Tua, Vridian Mangara Turnip, Modesto Lam Ulido Putra VERONICA VERONICA Vonikartika, Arie - WAHYU WIDOWATI Wahyuni Br Nababan, Agata Wahyuni Nasution, Sri Wau, Herberd Wibowo, Satrio Haryo Benowo Widodo, Wahyu Setia Widya Yanti Sihotang Wienaldi Wienaldi, Wienaldi Wijaya, Cindy Eka Wijaya, Franks Wijaya, Joshua Andre Wijayanti, Natasha Rismayana Y. Sihotang, Widya Yessica Putri H Yolanda Eliza Putri Lubis Yulidar Yulidar Yusuf, Lydia Zahiroh, Fadhilah Haifa Zebua, Sawato Zelvia, Sindy Zulkarnain Chaidir