p-Index From 2021 - 2026
13.274
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Seni Rupa Serupa : The Journal of Art Education SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JURNAL OBOR PENMAS Journal on Education JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH FONDATIA Jurnal Pembelajaran Inovatif Jurnal Gentala Pendidikan Dasar COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Seni Nasional Cikini Jurnal Sosial Humaniora Sigli Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar GETER : Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Equity in Education Journal (EEJ) Andragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) Ghurnita: Jurnal Seni Karawitan Jurnal Komunitas Bahasa Al Hikmah: Journal of Education Jurnal Prajaiswara Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Mebang Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Concept: Journal of Social Humanities and Education Buletin Edukasi Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business JAKBS Journal of Innovative and Creativity Algebra Kepompong Children Centre Journal Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Indonesia Bergerak: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Education Curiosity Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Tambuleng: Jurnal Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik Imajinasi: Jurnal Seni Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Claim Missing Document
Check
Articles

Dinamika Pagelaran Kethoprak Wahyu Manggolo Di Era Modernisasi Nia Sri Rahmadani; Wasis Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14588

Abstract

Kethoprak merupakan seni teater tradisional Jawa yang memiliki fungsi penting sebagai media pendidikan moral dan pelestarian budaya. Penelitian ini berfokus pada Kethoprak Wahyu Manggolo di Kabupaten Pati yang mampu bertahan di tengah modernisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya, sistem keanggotaan, serta inovasi teknis dan konten pertunjukan yang dilakukan kelompok ini dalam menghadapi perubahan sosial budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pimpinan serta anggota kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahyu Manggolo menerapkan sistem keanggotaan berbasis gotong royong, melakukan pembaruan kostum dan tata panggung secara berkala, serta memadukan musik gamelan tradisional dengan instrumen modern. Inovasi tersebut terbukti mampu menarik minat penonton lintas generasi tanpa adanya menghilangkan nilai-nilai tradisionalnya. Kesimpulannya, keberhasilan kelompok ini terletak pada kemampuan adaptasi terhadap selera zaman dan dukungan masyarakat. Penelitian selanjutnya disarankan untuk meninjau potensi ekonomi kreatif dan strategi kolaboratif guna memperkuat keberlanjutan kesenian tradisional di era digital.
Kendang Dalam Perspektif Estetika Dasar Dalam Pembelajaran Seni Budaya Di Sd 1 Barongan Kudus Andani Nabil Arrasyid; Wasis Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kendang dalam perspektif estetika dasar pada pembelajaran Seni Budaya di SD 1 Barongan Kudus. Kendang tidak hanya dipahami sebagai alat musik tradisional yang berfungsi mengatur irama dan tempo dalam karawitan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mengandung nilai-nilai estetika dasar, meliputi aspek visual, auditif, dan kinestetik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru Seni Budaya dan peserta didik yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendang telah diimplementasikan secara aktif dalam pembelajaran Seni Budaya melalui kegiatan praktik karawitan, baik pada jam pelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler. Kendang mengandung nilai estetika dasar yang dapat diamati melalui keindahan bentuk, variasi bunyi, serta keindahan gerak dalam aktivitas menabuh. Namun demikian, pemahaman peserta didik terhadap nilai estetika dasar kendang masih cenderung terbatas pada aspek teknis, sementara penghayatan estetis dan makna budaya belum sepenuhnya berkembang. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan pembelajaran yang lebih reflektif agar kendang dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai media pembelajaran estetika berbasis kearifan lokal.
Makna Batik Parijoto Sebagai Warisan Budaya Kota Kudus Dalam Perspektif Estetis Khofifah Endah Saputri; Wasis Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14619

Abstract

Salah satu motif khas Kudus adalah batik Parijoto, yang berasal dari buah Parijoto (Medinilla speciosa), yang tumbuh di lereng Gunung Muria. Buah ini memiliki makna doa, keberkahan, dan harapan untuk masyarakat. Namun, pemahaman masyarakat tentang makna filosofis dan estetis dari motif Batik Parijoto masih terbatas. Akibatnya, diperlukan kajian lebih lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki sejarah penciptaan motif Batik Parijoto, proses kreatif yang digunakan oleh perajin, makna estetis dan simbolik yang terkandung di dalamnya, dan bagaimana fungsinya berubah dalam perkembangan budaya dan industri kreatif modern. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Untuk mengumpulkan data, observasi lapangan, wawancara mendalam dengan perajin batik, dan dokumentasi visual digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika Batik Parijoto tercermin dalam stilasi bentuk buah dan daun yang mempertahankan karakter aslinya, penggunaan warna yang harmonis, dan nilai simbolik yang terkait dengan kesuburan dan spiritualitas. Selain itu, motif Parijoto berubah menjadi fungsi yang dapat disesuaikan untuk berbagai produk kontemporer sambil mempertahankan identitas budaya lokal. Oleh karena itu, Batik Parijoto memiliki peran penting sebagai warisan budaya Kudus yang memiliki nilai estetika yang harus dilestarikan secara berkelanjutan.
HARMONI IRAMA DAN SOSIAL: ANALISIS KUALITATIF PELATIHAN GAMELAN EKSTRAKURIKULER PADA SISWA SD NEGERI NGAWEN Tantri, Inesya Kalyana; Wijayanto, Wasis
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4532

Abstract

Pendidikan seni di tingkat sekolah dasar umumnya hanya memperhatikan aspek kognitif, sehingga kesempatan untuk membentuk karakter melalui nilai-nilai budaya lokal masih belum cukup dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kualitatif bagaimana kegiatan pelatihan gamelan dalam ekstrakurikuler di SD Negeri Ngawen dapat membentuk interaksi sosial siswa melalui dinamika harmoni dan irama yang terjadi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan metode studi kasus tunggal, melibatkan 20 siswa kelas IV sebagai subjek selama satu semester. Data yang dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan siswa, guru, serta fasilitator, dan juga didukung oleh analisis dokumen seperti RPP dan jurnal kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selain meningkatkan keterampilan musik, kegiatan pelatihan gamelan juga mampu mengembangkan rasa empati, kerja sama tim, serta apresiasi terhadap budaya lokal melalui interaksi yang intens dalam proses pembelajaran. Meskipun terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan fasilitas dan waktu, upaya adaptasi yang dilakukan justru mendorong munculnya kreativitas dan inovasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler gamelan dapat menjadi model yang efektif dalam pembelajaran seni di sekolah dasar, terutama dalam mengintegrasikan nilai budaya dan pembentukan karakter siswa, terutama di lingkungan masyarakat pedesaan.
Penguatan Jiwa Entrepreneurship Dalam Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Penjualan Alat Musik Gamelan Wawan Shokib Rondli; Wasis Wijayanto; Irfai Fathurohman; Yollanda Vannesicha Widyatma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.8534

Abstract

Penelitian ini mengkaji penguatan jiwa entrepreneurship dalam pendidikan kewarganegaraan melalui kreativitas dan penjualan alat musik gamelan di Desa Ngablak, Pati. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, penelitian berfokus pada pengrajin gamelan sebagai unit analisis untuk memahami integrasi nilai-nilai kewirausahaan dengan pelestarian budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pengrajin gamelan telah mengimplementasikan pendekatan kreatif dalam pembuatan dan pemasaran gamelan yang tidak hanya berorientasi ekonomi tetapi juga mempertahankan nilai budaya. Melalui sistem magang, workshop, dan kunjungan industri, mereka berhasil mentransfer pengetahuan tradisional sekaligus menanamkan jiwa kewirausahaan pada generasi muda. Meskipun menghadapi tantangan berupa kesulitan regenerasi, persaingan dengan produk modern, dan keterbatasan modal, terdapat peluang dari tren apresiasi produk lokal, perkembangan teknologi digital, kebijakan pemerintah pendukung ekonomi kreatif, dan kolaborasi dengan institusi pendidikan. Model pembelajaran kontekstual yang menggabungkan entrepreneurship, pendidikan kewarganegaraan, dan pelestarian budaya ini berpotensi menjadi prototipe pengembangan kurikulum yang memperkuat identitas kultural sekaligus membangun kompetensi ekonomi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer.
Pemanfaatan Media Digital Chromebook dalam Pembelajaran SBdP untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas VI SD 3 Panjang Muti’ah, IzzatuL; Amalia, Rosa Nur; Wijayanto, Wasis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35936

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru dan siswa untuk beradaptasi dengan media pembelajaran modern, termasuk penggunaan Chromebook dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media digital Chromebook dalam pembelajaran SBdP serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan kreativitas siswa kelas VI SD 3 Panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara induktif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan validitas diperkuat oleh triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Chromebook dimanfaatkan untuk mencari inspirasi visual, mempelajari langkah pembuatan karya, dan mengeksplorasi ide melalui akses internet. Penggunaan perangkat ini mendorong peningkatan kreativitas siswa yang terlihat pada aspek kelancaran ide, keragaman variasi, dan keunikan karya. Selain itu, Chromebook juga meningkatkan motivasi, kemandirian, dan partisipasi aktif siswa dalam proses berkarya. Namun, efektivitas pemanfaatannya masih dipengaruhi oleh kendala teknis seperti kestabilan jaringan, keterampilan guru dalam mengelola teknologi, serta kesiapan sarana sekolah. Secara keseluruhan, Chromebook terbukti berkontribusi positif terhadap pembelajaran SBdP dan berpotensi menjadi media digital yang efektif dalam mendukung kreativitas siswa apabila didukung oleh infrastruktur dan kompetensi guru yang memadai.
Eksplorasi Motif Batik dalam Pembelajaran SBdP untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa SD Nadiyah, Hidayatun; Dewi, Lisna Wati; Wijayanto, Wasis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35940

Abstract

Pendidikan Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di tingkat Sekolah Dasar berperan sangat penting dalam menyuplai kreativitas, sensitivitas estetis, serta pengertian budaya di kalangan siswa. Namun, proses belajar seni rupa di sekolah dasar masih lebih memusatkan perhatian pada hasil akhir dan belum sepenuhnya menggabungkan kearifan lokal dengan cara yang tepat. Batik yang merupakan warisan budaya Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dijadikan sebagai sarana belajar seni yang berarti. Berdasarkan pengamatan awal dan wawancara di SD Negeri 3 Panjang, pembelajaran SBdP belum berjalan secara optimal dalam mengembangkan kreativitas siswa, yang disebabkan oleh keterbatasan materi ajar dan metode pembelajaran yang berorientasi pada proses. Oleh karena itu, fokus utama dari penelitian ini adalah bagaimana motif batik dapat dimasukkan ke dalam pembelajaran SBdP untuk meningkatkan kreativitas siswa di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses pembelajaran yang berbasis eksplorasi motif batik dan menganalisis dampaknya terhadap kreativitas siswa kelas V. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran SBdP yang berlandaskan kearifan lokal serta menambah wawasan akademis di bidang pendidikan seni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru SBdP, dan dokumentasi hasil karya siswa. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran SBdP yang ditujukan untuk mengeksplorasi motif batik, yang dilaksanakan melalui tahapan pengenalan, eksplorasi, dan refleksi, mampu meningkatkan kreativitas siswa, yang dapat dilihat dari beragam bentuk, komposisi, dan warna hasil karya yang dihasilkan. Selain itu, aktivitas membatik juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan motorik halus, peningkatan rasa percaya diri, dan pemahaman terhadap nilai budaya lokal siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penjelajahan motif batik dalam pembelajaran SBdP merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kreativitas, pengetahuan budaya, dan pengalaman belajar yang berarti bagi siswa di Sekolah Dasar.
PERAN LKP ASY SYIFA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DI BIDANG TEKNOLOGI KOMPUTER Dwi Rahayu Pitaloka; Sucitra; Wasis Wijayanto
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah (In Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v9i1.22569

Abstract

This study aims to analyze the role of ASY SYIFA Course and Training Institute (LKP ASY SYIFA) in improving community skills in computer technology. The research employed a qualitative approach using a case study method conducted at LKP ASY SYIFA in Pati Regency. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that LKP ASY SYIFA plays a significant role in enhancing community computer skills through interactive learning strategies, systematic training management encompassing planning, implementation, and evaluation, as well as the provision of adequate facilities and relevant learning modules. The training programs provide tangible benefits, including improved technical skills, increased self-confidence, and better work readiness among participants. Therefore, LKP ASY SYIFA contributes substantially to community empowerment and the strengthening of digital literacy in rural areas.
PERAN LKP ASY SYIFA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DI BIDANG TEKNOLOGI KOMPUTER Dwi Rahayu Pitaloka; Sucitra; Wasis Wijayanto
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah (In Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v9i1.22569

Abstract

This study aims to analyze the role of ASY SYIFA Course and Training Institute (LKP ASY SYIFA) in improving community skills in computer technology. The research employed a qualitative approach using a case study method conducted at LKP ASY SYIFA in Pati Regency. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that LKP ASY SYIFA plays a significant role in enhancing community computer skills through interactive learning strategies, systematic training management encompassing planning, implementation, and evaluation, as well as the provision of adequate facilities and relevant learning modules. The training programs provide tangible benefits, including improved technical skills, increased self-confidence, and better work readiness among participants. Therefore, LKP ASY SYIFA contributes substantially to community empowerment and the strengthening of digital literacy in rural areas.
Efektivitas pembelajaran berbasis outing class terhadap hasil kreativitas siswa dalam menggambar lingkungan sekitar pada mata pelajaran SBdP kelas 2 SD Purbo Jati Kusumo; Nur Fajrie; Wasis Wijayanto
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26936

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan, diketahui bahwa kemampuan siswa dalam mengekspresikan ide, khususnya dalam menggambar masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas siswa dalam menggambar melalui penerapan pembelajaran berbasis outing class. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain preexperimental. Jenis penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah siswa kelas 2 SD N 1 Padurenan, dengan teknik sampel jenuh yang melibatkan seluruh siswa sebanyak 26 orang. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji N-Gain. Hasil analisis uji N-Gain menunjukkan peningkatan dengan nilai rata-rata sebesar 0,66, yang berada dalam kategori sedang. Sementara itu, hasil N-Gain persen memperoleh rata-rata 66,37%, yang diinterpretasikan sebagai cukup efektif . Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran outing class efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa dalam menggambar lingkungan sekitar pada mata pelajaran SBdP. Penelitian ini merekomendasikan pembelajaran outing class sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam menggambar dilingkungan sekitar pada mata pelajaran SBdP di jenjang sekolah dasar.
Co-Authors Afifah, Asti Nur Ahmad Hariyadi Ahmad Hariyadi, Ahmad Ahmad Ulil Albab Aida Nur Aini Aisy, Fadia Rohadatul Amalia, Rosa Nur Amelia Lysanties Andani Nabil Arrasyid Angelia, Shelfi Anindia Anggraeni, Nurlita Anif Maghfiroh Annasih, Sa'aduddin Ardayanti, Melysa Dwi Arfiasya Husna Zakiyya Arif Budi Prasetya Aristianti, Siska Dwi Aryani, Dias Syifa Asmara, Fantasi Fana Sari Assakhiy, Herfiana Putri Aulia, Silvia Natasya Aurelia Cahya Fadhilatul Khalila Awaliyatul, Faza Ayuning, Riska Aziz, Muhammad Safri Rofiqul Budi, Hermawan Setia Cahyanisam, Clarista Chamidah, Fira Naelatul Darmawan Baihaqi Dea Novita Dea Rahma Putri Devi Arifia Fitriani Dewi, Lisna Wati Dini Adellia Angel Dwi Rahayu Pitaloka Dwihana, Janita Putri Elfara Putri Fauziah Elok Nashihah Fitriani Elrika, Anastasia Jevis Ema Zulfiani Endry, Ravena Zahra Fadia Rohadatul Aisy Faiq Syifaul Ajib Fajrie, Nur Fajrie Fatmawati, Nurul Fidya Fauzul Muna Febriyanti, Dian Kavita Fifit Fidyastuti Fitriyani, Dila Eka Furqon, Muhamad Nailul Hanindita Ayu Larasati Harun Isma’il Hidayah, Aulia Nurul Hidayah, Nor Ika Oktavianti Ilmi, Alfi Muzaro'atul Indah Kumalasari Indah Wulandari Indriyanto Nugroho, Aris Inesya Kalyana Tantri Inez Safitri Irfai Fathurohman Irfai Fathurohman, Irfai Jannah, Almira Durhotul Joannanda Meyza Ardika Kartikasari, Ratna Indah Khaiswarya, Ratih Tri Khalimah, Umi Khalimatus Sa'diyah, Isnaini khilda izza Khofifah Endah Saputri Khoirunnisa, Ony Khansa' Koestanti, Jeny Kurniawati, Nafisa Junita Laila, Naimatul Latifah, Nushrotul Latifah Lely Nur Hidayah Lintang Kironoratri Lola Indra Mukti Lorensa Anantatya Lu’lu’ul Maknun Maghfiroh, Anif Maghfirotul Ulia Margareta, Paulin Marshelyna, Mela Maulida, Dinda Laurenza Nailis Sikhah Maulida, Vina Cahya Mayariah, Alya Mazida, Risma Hanim Ma’ruf, Ariq Naqib Mega Ayu Putri Hapsari Muhammad Aufa Muhammad Faris Ananta R Muhammad Ilyas Fitrian Muhammad Saiq Muti’ah, IzzatuL Muzakki Jamil, Achmad Nadia Shofyana Nadiyah, Hidayatun Najikhah , Fatikhatun Nashan, Syafiq Nella Marsha Aulia Nia Sri Rahmadani Nur Fajrie Nurhidayah, Anessa Oktasabella, Salma Oliv Via Ani Ramadhan Prameswari, Claudia Pramudita, Diah Ayu Pratiwi, Ajeng Prastiana Purbo Jati Kusumo putri aji, Nafisa Putri, Arinda Elfana Putri, Meutia Revana Cahya Rahayu, Rismawati Rahmadhani, Renita Mila Rani Setiawaty Riany Aulia Shabila Rizky, Reina Rohani Anggita Permadani Rohmah, Sinvi Faido Rohmania, Qona’atur Rona Fristi Febbilla Sa'aduddin Annasih Sa'diyah, Isnaini Khalimatus Sabiela, Royana Nafisa Safitri, Rheza Sanusi, Ula Aulia As Sari, Fauziyah Kemala Sari, Liza Fatika Sa’diyah, Halimatus Sefiyani, Windi Putri Kurnia Setyanto, Beta Arif Shabrina Khilda Zulfia Sherin Himatussabrina Azzahra Shofwani, Siti Aniqoh Shokifatul Siti Khoirotun Nisa Solikha, Fatimatus Sucitra Suryandika, Ade Eka Sutono, Sugoro Bhakti Su’adah, Muthorida Sya’diah, Khalimatus Syeh Priyadi Tantri, Inesya Kalyana Taqiya, Izza Tasya Maqsida Titis Puspita Maharani Ula Aulia As Sanusi Umamah, Naila Farikhatun Umi Nur Kholifah Umi, Umi Nur Kholifah Vebrina Islamica, Karina W, Sri Surachmi Wahid Nur Fajri Wardani, Karina Wawan Shokib Rondli Widyatma, Yollanda Vannesicha Wijayanti, Santika Dwi Woro Prastika Yaqin, Makhfudz Ainul Yollanda Vannesicha Widyatma Yunia Nadiya Putri Yunita Amilia Aini Rohmah Yustantifa, Annabella Zahro, Anisa Zahro, Nabila Fatimatuz Zulfa, Nailul Arofah Zumala, Arina Shofia