p-Index From 2021 - 2026
16.672
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tengkawang : Jurnal Ilmu Kehutanan Jurnal Pariwisata Pesona Dinamika Pendidikan Jurnal Kajian Bali Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah LAW REVIEW Jurnal Dinamika Pendidikan POLYGLOT Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Manajemen Indonesia JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Journal EVALUASI Jurnal HAM International Journal of New Media Technology Jurnal Sinergitas PkM & CSR JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan ABDIMAS SILIWANGI Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM YUME : Journal of Management JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Jurnal Masyarakat dan Budaya Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Sukma: Jurnal Pendidikan Jurnal Mantik Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Syntax Idea International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Manajemen Bencana (JMB) International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Mulawarman Law Review Gadjah Mada Journal of Tourism Studies Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel Enrichment : Journal of Management EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Industrial Engineering & Management Research (JIEMAR) INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL, POLICY AND LAW (IJOSPL) Buletin Poltanesa Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin Journal of Community Service and Engagement Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen Milestone: Journal of Strategic Management Feedforward: Journal of Human Resource Jurnal Ekonomi JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Journal Of World Science Indonesian Marketing Journal Toba: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Journal of Innovation Research and Knowledge International Journal of Applied Business and International Management Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Media Bina Ilmiah Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Eduvest - Journal of Universal Studies Journal Community Service Consortium Jurnal Nusantara Mengabdi Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Fokus Bisnis: Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Sukma: Jurnal Pendidikan Taawun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Open Access DRIVERset Edumaspul: Jurnal Pendidikan At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CIPINANG MELALUI PROGRAM WATER CLOSET MANDIRI GUNA TINGKATKAN SANITASI CIPINANG [EMPOWERMENT OF CIPINANG VILLAGE COMMUNITY THROUGH THE PROGRAM OF INDEPENDENT WATER CLOSET TO IMPROVE CIPINANG'S SANITATION] Jack Widjajakusuma; Rudy Pramono; Adolf Parhusip; Reinhard Pinontoan; Nisvi Suciati Dewi; Siti N. Napilah; Aji Sulistian; Riska Apriliani; Nasya I. Arifa; M. U. Al-abqori; A.G. Hendra; A Hasyati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 3 (2021): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4984

Abstract

The habit of open defecate of residents can pollute the environment and cause various sources of infectious diseases. Cipinang Village Community, District Angsana Pandeglang Regency still has a habit of defecating carelessly. Therefore, Pandeglang Regency Young Fighters in collaboration with Universitas Pelita Harapan in the frame of Community Service, trying to change the bad habit of open defecation of the Community in Cipinang by build Independent Water Closet Program. This program consists of three stages. The first stage is Socialization to increase awareness of the Cipinang Village community about the benefits and disadvantages of open defecation which is conducted in the hall of SDN 1 Cipinang. Second Stage is to build 5 units of adequate toilet facilities as a pilot unit. Stage Third, trigger and empower the community independently to develop toilet facilities by providing raw materials for the manufacture of latrines and septic tanks. The results is that the community in Cipinang Village already aware and have and knowledge about dangers and disadvantages of open defecation. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS) oleh penduduk dapat mencemari lingkungan dan menyebabkan berbagai sumber penyakit menular. Masyarakat Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang masih mempunyai kebiasaan BABS. Oleh karena itu, Pejuang Muda Kabupaten Pandeglang bekerja sama dengan Universitas Pelita Harapan dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat berusaha mengubah kebiasaan buruk BABS dari masyarakat desa Cipinang dengan Program Water Closet Mandiri. Program Water Closet Mandiri terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Cipinang tentang manfaat dan kerugian BABS melalui sosialisasi di Aula SDN 1 Cipinang. Hasil survey dan wawancara dengan masyarakat dalam sosialisasi ini menunjukkan bahwa masyarakat desa Cipinang sudah mempunyai kesadaran dan pengetahuan yang tinggi tentang bahaya dan kerugian BABS. Faktor yang memicu BABS ini adalah masyarakat tidak memiliki fasilitas toilet yang memadai karena tidak ada dana untuk membangun fasilitas tersebut.  Tahap kedua adalah membangun 5 unit fasilitas toilet yang memadai sebagai unit percontohan. Tahap ketiga adalah memicu dan memberdayakan masyarakat secara mandiri dalam pembangunan fasilitas toilet dengan cara memberikan bahan baku pembuatan water closet dan septic tank. Pelaksanaan program dimulai sejak 16 - 29 Desember 2021 dengan sasaran 70 keluarga yang terdiri dari 6 kampung di Desa Cipinang. Dengan demikian, program ini dapat mengurangi kebiasaan BABS masyarakat Desa Cipinang dan berharap dapat memicu warga yang belum mendapat bahan baku pembuatan water closet dan septic tank membangun toilet yang memadai secara swadaya.
PELATIHAN KOMERSIALISASI KRIYA BAMBU-BATIK INDONESIA JEPANG BAGI MITRA USAHA SAHABAT BAMBU YOGYAKARTA [TRAINING ON COMMERCIALIZATION OF INDONESIAN-JAPANESE BAMBOO-BATIK CRAFTS FOR BUSINESS PARTNER SAHABAT BAMBU YOGYAKARTA] Sabrina O. Sihombing; Rudy Pramono; July Hidayat
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 4, No 2 (2020): April
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v4i2.2287

Abstract

Bamboo craft is one of the components of the creative economy that can support the country's economic growth. It's the kind of cooperation needed between the government, academics, business people and the craftsman community so that handicrafts are not only oriented towards the domestic market but can penetrate the export market to obtain higher economic value. Therefore, small industries with innovative products will advance the regional and national economy and eventualy can contribute to the country's foreign exchange when it successfully penetratrates the export market. The product chosen to be developed, namely bamboo-batik craft, already has IPR registration. This training aims to transfer systematic and standardized production system knowledge for bamboo crafts in Yogyakarta. The training was attended by 12 participants of bamboo craftsmen in Rimpak Village, Wonosobo Sapuran Regency. This training was facilitated by Mrs. Takayuki Shimizu from Japan. Participants were taught to craft bamboo combined with batik to become an export-value art object. Based on the results of the evaluation, the participants were impressed with the ability of the facilitator to craft bamboo into a work of art. The result of the training was that the participants' abilities improved in crafting bamboo into art objects. The next stage, the craft of bamboo-batik, will be developed for sale in the domestic handicraft market and penetrate the international market through the stages of the commercialization process as follows: 1) imagination, 2) incubation, 3) demonstration, 4) promotion, and 5) sustainability.Bahasa Indonesia Abstrak:  Abstrak Kerajinan bambu merupakan salah satu komponen ekonomi kreatif yang dapat menudukung pertumbuhan perekonomian negara. Hanya saja, diperlukan kerja sama antara pemerintah, akademisi, pelaku bisnis dan komunitas pengrajin agar hasil kerajinan tidak hanya berorientasi pada pasar domestik namun bisa menembus pasar ekspor untuk mrndapatkan nilai ekonomis yang tinggai. Oleh karena itu industri kecil dengan produk yang inovatif akan memajukan perekonomian regional, nasional dan akhirnya bisa ikut menyumbang devisa negara ketika berhasil menembus pasar ekspor. Produk yang dipilih untuk dikembangkan, yaitu kriya bambu-batik sudah memiliki pendaftaran HKI. Pelatihan ini bertujuan untuk melakukan transfer pengetahuan sistem produksi yang sistematis dan terstandarisasi bagi kerajinan bambu di Yogyakarta. Pelatihan diikuti oleh 12 peserta yang berasal dari pengrajin bambu Desa Rimpak, Kecamatan Sapuran Wonosobo. Pelatihan ini didampingi oleh Mrs. Takayuki Shimuzu dari Jepang. Peserta diajarkan mengolah bambu yang digabungkan dengan batik untuk menjadi benda seni yang bernilai ekspor. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta terkesan dengan kemampuan fasilitator mengolah bambu menjadi sebuah karya seni. Hasil dari mengikuti pelatihan, kemampuan peserta meningkat dalam hal mengolah bambu mejadi benda seni. Tahap selanjutnya, kriya bambu batik akan dikembangkan untuk dijual di pasar kerajinan domestik dan menembus pasar internasional melalui tahapan proses komersialisasisebagaiberikut: (1) imajinasi,(2) inkubasi,(3) demonstrasi,(4) promosi, dan (5) keberlanjutan.
DISASTER PREPAREDNESS SCHOOL (SSB) TRAINING FOR TEACHERS AND STUDENTS AT EARLY CHILDHOOD EDUCATION PROGRAMS (PAUD) SUB-DISTRICT CIWANDAN, CILEGON – BANTEN [PELATIHAN SEKOLAH SIAGA BENCANA (SSB) BAGI GURU-GURU DAN SISWA-SISWI LEMBAGA PAUD DI CIWANDAN, KOTA CILEGON – BANTEN] Rudy Pramono; Yubali Ani; Chandra Han; Ashiong P. Munthe; Manek Ndoloe
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disaster Preparedness School (SSB) is an effort to build school preparedness against disasters in order to raise awareness of all elements in the education sector both individually and collectively in schools and the school environment before, during, and after a disaster occurs. The training was conducted at Widuri PAUD located in Kubang Welut Village, Ciwandan Sub-District, Cilegon City. Method of training is simulations. Simulations in disaster management can measure and improve one's readiness in facing of disasters. In this training needed the support of principals, teachers, staff, and all parties in the school and active participation of all students. There are two stages in this exercise and simulations. First, to learn about the threat of danger, to find out whether schools are safe from the threat of earthquake disasters. According to the circumstances and location of each school, students must learn, pay attention to the situation and location of the school guide by the teacher. Second, disaster simulation training, to increase knowledge about ways to do early warning and rescue when a disaster occurs. Simulation exercises is to shape attitudes, togetherness, cohesiveness, and mutual help. In this exercise the teacher, the staff, parents are guided to increase the awareness and develop skills of students in rescuing in the moment of disaster. In order for the simulation to succeed well, this exercise needs to be planned, prepared, carried out, and evaluated repeatedly.Bahasa Indonesia Abstrak: Sekolah Siaga Bencana (SSB) merupakan upaya membangun kesiapsiagaan sekolah terhadap bencana dalam rangka menggugah kesadaran seluruh unsur-unsur dalam bidang pendidikan baik individu maupun kolektif di sekolah dan lingkungan sekolah baik itu sebelum, saat, maupun setelah bencana terjadi. Kegiatan pelatihan siaga bencana pada anak-anak ini dilakukan di PAUD Widuri yang berlokasi di Kelurahan Kubang Welut, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Metode pelatihan yang digunakan adalah dengan simulasi. Simulasi di dalam manajemen bencana dapat mengukur dan meningkatkan kesiapan seseorang dalam menghadapi bencana. Dalam pelatihan ini diperlukan dukungan kepala sekolah, guru, staf, dan semua pihak di lingkungan sekolah dan partisipasi aktif siswa. Ada dua tahap dalam latihan dan simulasi ini. Pertama, menyampaikan materi kepada para guru tentang ancaman bahaya, untuk mengetahui apakah sekolah aman dari ancaman bahaya bencana gempa bumi. Sesuai keadaan dan lokasi sekolah, siswa/i agar dapat belajar, memperhatikan keadaan dan lokasi sekolah dengan bimbingan para guru. Kedua, latihan simulasi menghadapi bencana: untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara-cara melakukan peringatan dini dan penyelamatan ketika terjadi bencana. Latihan simulasi bertujuan untuk membentuk sikap, kebersamaan, kekompakan dan saling tolong menolong. Dalam latihan ini dibimbing oleh guru, staf, dan orang tua untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam melakukan penyelamatan bila terjadi bencana. Agar latihan simulai dapat berhasil dengan baik, maka latihan perlu direncanakan, dipersiapkan, dilaksanakan, dan dievaluasi secara berulang-ulang.
PENINGKATAN KETERAMPILAM MENULIS SISWA SMA MELALUI PROGRAM PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH [IMPROVING HIGH SCHOOL STUDENT’S WRITING SKILLS THROUGH A SCIENTIFIC WRITING TRAINING PROGRAM] Niko Sudibjo; Rudy Pramono; HG Retno Harsanti
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 3, No 1 (2018): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing scientific papers is an important skill for all students in undergoing their education at schools and continuing their studies at universities. The skills to write scientific works are needed by the students in delivering their ideas scientifically and responsibly. Unfortunately, there are not many schools that equip their students to understand the importance of scientific writing skills and how to implement them properly so that the students experience difficulties in carrying out various tasks in writing scientific papers, both at the school levels and in the next stages of their higher education. The purpose of the scientific writing training conducted in the study was to provide an understanding of the importance of having scientific writing skills and helping Dian Harapan Daan Mogot high school students to have basic skills in writing scientific papers. This activity included an explanation of the materials of writing scientific papers and a training on writing scientific papers. The data were collected using the tests and questionnaires given to 58 students. The data obtained were analyzed descriptively and the mean comparisons were tested through the Wilcoxon test. The results of this activity have indicated that the training provided can improve the students' scientific writing skills significantly.
IbM BUDIDAYA LEBAH MADU DENGAN MEMBERDAYAKAN IBU RUMAH TANGGA DI DESA SINGA BANGSA KABUPATEN BOGOR [IbM CULTIVATION OF HONEY BEE BY EMPOWERING HOUSEWIFE IN SINGABANGSA VILLAGE OF BOGOR REGENCY] Adolf J.N. Parhusip; Abel Gandhy; Rudy Pramono
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 2, No 1 (2017): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singabangsa Village, Tenjo is a village located in Tenjo district, Bogor regency, West Java. The population of Singabangsa village recorded  in 2015 was 3,998. 2,002 residents were women who mostly worked as housewives, and they were categorized as underprivileged inhabitant. As the result, a program is needed for the empowerment of women so that standard living of family can be improved. The program carried out was development of honey bee farming business. The objectives of this program are to create a more independent farmer group by empowering women and be able to produce products in accordance to consumers’ preference.  This program began in February 2017, and it was divided into several stages. The initial stage was an introductory stage where the participants were explained about basic knowledge regarding honey bee cultivation, bee farm, and its equipment. The later stage was the implementation, where at this stage the participlants were asked to perform the knowledge that has been learned. At the last stage, the participants were given information about processing stages of harvested products. It is hoped that through the stages of socialization program, the Singabangsa’s Honey Bee Farmers group, Tenjo, can manage their honey bee farm independently. Harvesing of honey is done every 3 months with an average production yield of 3 kg honey/colony. The honey products is used for individual needs as a supplementary to family nutrient intake, and they are also packed in a bottle of 250 ml as an addition to family’s income.
PENGENALAN DAN PELATIHAN MENGENAI PROFESSIONAL ETHICS DAN SOCIAL RESPONSIBILITIES FOR HOSPITALITY AND TOURISM [INTRODUCTION AND TRAINING ON PROFESSIONAL ETHICS AND SOCIAL RESPONSIBILITIES FOR HOSPITALITY AND TOURISM] Juliana Juliana; Rudy Pramono; Rosianna Sianipar; Febryola Indra
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.2611

Abstract

Community service is an undertaking that involves exchanging information and expertise in order to increase a feeling of caring for the local community. The goals of community service programs are to (1) exchange students' expertise and skills through courses at Pelita Harapan University's Faculty of Tourism, and (2) to give back to the community. (2) To train human capital for professional careers, especially in the hospitality and tourism industries, in the Normal period. (3) To put the expertise and skills acquired by students at Pelita Harapan University's Faculty of Tourism to use. This activity was attended by 323 respondents spread across several universities in Indonesia, which took place virtually. Therefore, the Community Service team created a community service activity program in the form of a webinar. It is hoped that this activity can be helpful for students / the general public and be developed in the future. With this webinar, participants can get an overview of professional ethics and social responsibility in hospitality and tourism and can apply it in the professional world. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Dedikasi kepada warga merupakan aktivitas yang dicoba buat tingkatkan rasa hirau warga dekat dengan metode memberikan ilmu ataupun keahlian kepada warga dekat.( 1) Memberikan pengetahuan serta keahlian yang dipunyai oleh mahasiswa lewat mata kuliah di Fakultas Pariwisata, Universitas Pelita Harapan,( 2) Mempersiapkan sumber energi manusia buat merambah dunia practitioner paling utama bidang perhotelan serta pariwasata( 3) Buat mengaplikasikan ilmu serta pengetahuan yang diperoleh mahasiswa lewat riset di Fakultas Pariwisata, Universitas Pelita Harapan. Kegiatan ini diikuti oleh 323 responden yang tersebar pada beberapa perguruan tinggi di Indonesia yang berlangsung secara virtual. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat membuat program kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk webinar. Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa/masyarakat umum dan dapat dikembangkan di masa depan. Dengan webinar ini para peserta dapat mendapatkan gambaran mengenai etika profesi dan tanggung jawab sosial di dunia perhotelan dan pariwisata serta dapat mengaplikasikannya di dunia professional. 
PEMBUATAN KUE PANEKUK Rudy Pramono; Fiona Tri Utami Jaya; Meilissa Octavia; Yesis Christie Laatung
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 1, No 2 (2017): April
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancake is the one of the most common food and easy to find. Which is this menu is easy to prepare also. As for the materials pancake is consist of flour, egg, and water. But in practice in Indonesia, many people make pancakes using domestic chickhen egg, which is easy to use and cheaper price that other eggs. This study is a product development research. Based on the assessment of the expert pastry, 32 potential consumers, as well as the price analysis can be concluded that the pancake that uses basic ingredients quail egg is a pancake that is acceptable among the general public. Pancake has potential for productive businesses for housewives as a source of income. 
PERSPEKTIF SOSIOLOGIS DALAM PENANGGULANGAN BENCANA SOCIOLOGICAL PERSPECTIVES IN DISASTER MANAGEMENT Rudy Pramono
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 18 No. 1 (2016)
Publisher : LIPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jmb.v18i1.342

Abstract

Abstract Studies on disasters in the recent decade tend to shift from problems and management to human and community approaches. This paper aims to describe disaster management from sociological perspective. It discusses various understandings, responses as well as the management patterns of local communities and other actors (organizations), who mostly experience contestations on the disaster management. Disaster management offers multidisciplinary approach combining concepts, conclusions, and analysis of sociology, public administration and other disciplines. Disasters are mostly related with individual’s or community’s knowledges as well as their strategies to cope with the hazards. Planning and preparedness activities to manage the disasters are more sustainable learning processes rather than end goals. Sociological perspective is not only knowledge, but also a mutual understanding process to arrange programs, priorities and strategies to cope with the hazards. The disaster management strategy incorporating human and communities are more effective; therefore, it should be embedded to their daily lives. Keywords: hazards, disasters, sociological, contestation, response Abstrak Kajian tentang bencana dalam dekade terakhir menunjukkan terjadinya perubahan orientasi, yang semula lebih banyak membahas masalah teknis tentang kejadian yang memicu bencana dan penanganan korban bencana menjadi pendekatan yang menekankan pada pendekatan manusia dan masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan uraian perspektif sosiologis tentang pengelolaan bencana, yang membahas keragaman pemahaman, tanggapan dan pola masyarakat lokal menghadapi bencana dan pemahaman, tanggapan dan pola aktor atau organisasi eksternal dalam menghadapi, yang seringkali berkontestasi untuk dijadikan rujukan dalam pengelolaan bencana. Pengelolaan bencana merupakan pendekatan multidisiplin antara konsep, simpulan dan analisis dari sosiologi, administrasi publik dan berbagai disiplin ilmu lain. Dalam berbagai kejadian, bencana berkaitan dengan bagaimana pola pengetahuan individu atau masyarakat terhadap suatu ancaman bencana dan bagaimana pola mereka dalam menghadapi ancaman tersebut. Kegiatan perencanaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan proses belajar yang berkelanjutan menghadapi suatu ancaman, bukan tujuan yang ada akhirnya. Perspektif sosiologis bukan hanya sekedar pengetahuan, namun suatu proses saling memahami antarpihak terkait dalam menyusun kegiatan program, prioritas dan strategi implementasi pengelolaan suatu ancamanan berncana secara berkelanjutan. Jika strategi pengelolaan bencana menjadi acuan dalam tanggapan perilaku manusia atau kelompok sosial dalam menghadapi suatu ancaman bencana menjadi lebih efektif, maka strategi tersebut perlu dikembangkan dan diterapkan menjadi bagian hidup manusia atau kelompok yang mengalami suatu ancaman bencana dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: ancaman, bencana, sosiologis, kontestasi, respon
Pendidikan Vokasi BTEC UK di Indonesia: Studi Fenomenologi Esensi Pengalaman Peserta Didik Johan Jang; Agus Purwanto; Dian Purnamasari; Mohamad Ramdan; Leo Hutagalung; Stefy Falentino Akuba; Andi Sulistiyadi; Rudy Pramono; Innocentius Bernarto
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2020): March
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.818 KB) | DOI: 10.33394/jk.v6i1.2319

Abstract

Studying abroad, including in the United Kingdom is one of the aspirations for students and parents in Indonesia. In comparison to directly continuing study overseas, the availability of BTEC UK curriculum in Indonesia allows students to study for 20 months then continued their final year in the country they are planning to go to, including in the UK. Unfortunately, there is no record of the experience of students undergoing this curriculum in Indonesia, even though the curriculum already exists in Indonesia for more than ten years. This study then explores the motivations behind the decisions of students undergoing the BTEC curriculum in Indonesia, their experiences and the outcomes that occur after. Interviews with the 7 BTEC alumni in Indonesia were conducted and analyzed using qualitative phenomenology study. The results obtained that internal motivation is the main trigger whereas external motivation also applies, which is built up through social influence. The experience felt at the beginning was generally difficult to follow because the students were not used to the system, even though some felt excited about the curriculum learning system. In the middle and end of the semester, some of them feel more accustomed to it while some still find it difficult to follow this curriculum. The results in the form of a variety of positive attitudes including courage, self-confidence, and the development of communication skills.
Pengaruh Hard Skills, Soft Skills dan Mediasi Budaya Sekolah Terhadap Kapabilitas Inovasi Guru di Jawa Barat Masduki Asbari; Agus Purwanto; Laksmi Mayesti Wijayanti; Choi Chi Hyun; Sekundina Williana Kusumaningsih; Evy Yanthy; Firdaus Putra; Winanti Winanti; Donna Imelda; Rudy Pramono; Innocentius Bernarto
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2020): March
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.99 KB) | DOI: 10.33394/jk.v6i1.2320

Abstract

This study aims to measure the effect of hard skills and soft skills on the innovation ability of the teachers in West Java which are mediated by organizational culture. The method used in this research is quantitative method. Data collection is done by simple random sampling via electronic to the teacher population in West Java. The results of the returned and valid questionnaire are 667 samples. Data processing using SEM method with SmartPLS 3.0 software. The results of this study concluded that hard skills and soft skills have a positive and significant effect on teacher innovation ability, both directly and indirectly through mediating organizational culture. This new research proposes a model to build innovation capabilities of the teachers among teachers in West Java through enhancing hard skills and soft skills with organizational culture as a mediator. This research can pave the way to increase teacher readiness in the face of the education 4.0.
Co-Authors A Hasyati A.G. Hendra Adi Abdurahman Adinda, Fala Hindun Agnella Gwenisa Agus Hari Hadi Agus Purwanto Agus Purwanto Agus Purwanto AGUS PURWANTO Agus Purwanto Agustian Budi Prasetya Aji Sulistian Akuba, Stefy Falentino Alamsyah, Virza Utama Alatas, Thania Ali Djamhuri Alicia Pricelda Amelda Pramezwary Andi Sulistiyadi Andiaresmi, Putrityatami Anton Wachidin Widjaja Antonio, Ferdi Anugerah Agungputranto Anugerah Agungputranto Anugrah Agungputranto Ardian Sopa Arlina Arifin Djemahir Asbari, Masduki Ban Jung Bellyana Octavia Berlianto, Margaretha Pink Bhakti, Peter Dharma Cahyono, Yoyok Cahyono, Yoyok Calen Calen Candy Adeline Cendana, Wiputra Chandra Han Chandra Han Chelsea Annabel Cherry Darmawan Christiana Trisna Wati Christiawan, Rio D. M. Lemy, L. Soemarni, A. Pramezwary, Y Kristiana Dadang Irawan Daicy, Venessa Daniel Ong Kim Kui Darmawan, Cherry Deandra Asthyn Pakasi Deandra Asthyn Pakasi Delima S Desideria Lumongga Dwihadiah Desman B. Larosa Dewi, Dessi Novianti dharmawan, Cherry Dian Purnamasari Diena M.Lemy Diena Mutiara Lemy Dimas, Mathew Djakasaputra, Arifin Donna Imelda Dr. Adolf J.N. Parhusip Eka, Ni Gusti Ayu Elang Kusumo Ellen Viana Emanuel Agung Wicaksono Erwin Santosa Evo S Hariandja Evy Yanthy F. X. Suwarto Fachrul Rizky Fadhilah Agustya Febryola Indra Fiona Tri Utami Jaya Firdaus Putra Florencia Vanya Vaniara Fransisco Budi Hardiman Freddy Ong Gandhy, Abel Grace Kezia Josephine Gracia S Ugut Gracia, Chatrin Gumulya, Devanny Hadi Cahyadi Hananto, Brian Alvin Handayani, Nungki Sri Handoko Limaho Handoko Limaho Hanjani, Florencia Hanna H. Sihombing, Irene Harsanti, HG Retno Hartanto, Wijaya Hartono, Tiffany Hendra Achmadi, Hendra Hendrawan Supratikno Hendrawan Supratikno Hendrawan Supratikno Hendrawan Supratikno Hendrawan Sutikno Hendyansyah Putra Hubner, Ira B. Hulu, Meitolo Humala Sitinjak hutagalung, leo Hyun, Choi Chi I Gusti Agung Anom Yudistira I.T. Wiguna I.T. Wiguna Imelda, Donna Indra, Febryola Indriantari Sekarrini Indriantari Sekarrini Indriany Sartjie Ingrit, Belet Lydia Innocentius Bernarto, Innocentius Irwan Suarly Jack Widjajakusuma Jang, Johan Janice A.P. Pramono Janice A.P. Pramono Jessica Shaina Wijaya Jimmy Muller Hasoloan Situmorang Jocelyn Roon Johan . Johan Jang Juliana Juliana Juliana Juliana Juliana Juliana Liem Juliana, Juliana Juliet Sutedja July Cornelia July Hidayat July Hidayat Karisha Alifputri Kelvin Candiago Khoiruddin Bashori Kinantasya, Tianna Kotamena, Fredson Krisnayanti, Iga Ayu Anggela Heni Kristijono, Natali Hasto Kumalasari, Nugraheni Sri Kusumaningsih, Sekundina Williana Laksmi M Wijayanti Lemy, Diena. M Leo Hutagalung Lestari, Dessy Puji Lia Apriliani Limaho, Handoko M. U. Al-abqori M.A.Kholik M.A.Kholik M.B. Rini W M.I. Alfajri M.I. Alfajri Maleachi, Sandra Manek Ndoloe Martinus Tukiran Martinus Tukiran Masduki Asbari Masduki Asbari Meilani, Yohana Cahya Palupi Meilissa Octavia Meita Orlina Meranga, Isana Moerdijat, Lestari Mohamad Ramdan Monica S Moses Lorensius Parlinggoman Hutabarat Mukidi, Mukidi Mulyono, Andreas Tedy Munthe, Ashiong P. Nasya I. Arifa Natali Hasto Kristijono Nathalia, T. C. Nefianto, Tirton Nicodemus Filipi Apthioman Nisvi S. Dewi8, S.F Nisvi S. Dewi8, S.F Nisvi Suciati Dewi Noel Praba, Lorensius Nova Bernedeta Sitorus Nova Bernedeta Sitorus Nova Bernedeta Sitorus Nova Bernedeta Sitorus Nova Bernedeta Sitorus Nova Bernedetta Sitorus Nova Bernedetta Sitorus Nove Bernedeta Sitorus Nugraheni Sri Kumalasari Oki Hermawati Ong Kim Kui, Daniel Orlina, Meita Otto Berman Sihite P. M. Winarno Pakpahan, Martina Pakpahan, Rosdiana Pamungkas, Yohanes Farrel Panjaitan, Andry M. Parera, Sisilia Chelsye Parhudip, Adolf JN Patria, Danet Pierre Senjaya Poltak Sinaga Prameswari, Mirza Pramezwary, Amelda Prayogi, Adiba Dithyanissa Prinastining Dyah Wigati Pubby Vianohita Pubby Vianohita Purba, John Tampil Putra, Firdaus Putu Chintya Nitiyani Santika Ramdan, Mohamad Ratna Handayani Ratna Setyowati Putri Rehan, Martinus Reinhard Pinontoan Rinto Rain Barry Rio Christiawan Ripno Ripno Riska Apriliani Riza Primahendra, Riza Roon, Jocelyn Rosianna Sianipaar Rosianna Sianipar Rosianna Sianipar Rosmaya N Ruth Debora S.F. Jamaludin S.F. Jamaludin S.F. Jamaludin S.F. Jamaludin Sabrina O Sihombing Sabrina O. Sihombing Sampepadang, Mega Samsiah Nelly Samuel Musa Liha Samuel Tanasjah Setiawan Sandra Maleachi Santoso, Priyono Budi Sarliyani Sarliyani Sartjie, Indriany Sebastian, Aaron Sekar Syallomitha, Dinda Sekundina Williana Kusumaningsih Shanti Paramita Siahaan, Hernawati Sianipar, Rosianna Sihite, Otto Berman Simatupang, Apriani Sinaga, Nelly Azwarni Sisilia Chelsye Parera Siti A. Napilah Siti A. Napilah Siti Amalia Siti Amalia Siti H.T Jammalliah Siti H.T. Jammalliah Siti H.T. Jammalliah Siti N. Napilah Sitorus, Nova Situmorang, Jimmy Muller Hasoloan Soenarjo, Hady Stascia, Stefani Steffi Devina Sugandhi Stevano Putra Hardianto Sudibjo, Niko Sugiarto S Sugiarto Sugiarto Sulistiyadi, Andi Sumarlie, Franky Surliyani Surliyani Surliyani, Surliyani Susantio, Catherine Sutikno, Hendrawan Suwarto Suwarto Suwarto Suwarto Syallomitha, Dinda Sekar Tan, Jacob Donald Theodosia C. Nathalia Theresia Theresia Tiffany Tiffany Valensky, Sherla Vasco Adato H Goeltom Vasco Adato H. Goeltom Venessa Daicy Wati, Christiana Trisna Wella Wella Wella Wella Wijayanti, Laksmi Mayesti Wilhelmina Rosse Marisca Gajeng Williana kusumaningsih Winanti Winanti WINANTI, WINANTI Winarno Darmoyuwono Wowor, Wulan Meiaya Wuisan, Dewi Wulan Meiaya Wowor Wylen Djap Wynona Ramli Y.K Sastradi yanthy, Evy Yesis Christie Laatung Yohana F. Cahya Palupi Meilani Yuantika, Adelia Yubali Ani, Yubali Yulia Andriyani Yulius, Kevin Gustian Yustisia Kristiana