p-Index From 2021 - 2026
20.72
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam Jurnal Ekonomi & Bisnis PNJ (JEKBIS PNJ) JURNAL DESTINASI PARIWISATA Jurnal Indo-Islamika DE JURE Al-'Adalah Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Al-Ulum An-Nida' Al-Ahkam Islam Futura PIONIR: Jurnal Pendidikan KOMUNITAS JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Intizar El Tarbawi KONTEMPLASI: JURNAL ILMU-ILMU USHULUDDIN Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Jurnal Studi Islam JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) Jurnal Asy-Syari'ah Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam El-Mashlahah Al-Mustashfa MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik JURISDICTIE Jurnal Hukum dan Syariah Isamic Communication Journal Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Ahkam: Jurnal Hukum Islam Raheema JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Al-Albab FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ekonomi Islam SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Al-'Adl Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Jambe Law Journal JURNAL TARBIYAH Journal of Islamic Economic Laws Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Diakom : Jurnal Media dan Komunikasi IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Paedagogia: Jurnal Pendidikan Harmoni Nizham Journal of Islamic Studies Journal of Economicate Studies Justisia Ekonomika Politicon : Jurnal Ilmu Politik EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis AL IMARAH : JURNAL PEMERINTAHAN DAN POLITIK ISLAM Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Dialog Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Tatar Pasundan : Jurnal Diklat Keagamaan Al Huquq : Journal of Indonesian Islamic Economic Law Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Jurnal Bimas Islam Istinbath : Jurnal Hukum Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Asy Syar'iyyah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Perbankan Islam Ulumuna Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir POLITICA: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum Oikonomika: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah El Mudhorib Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Hukum Ekonomi Islam (JHEI) Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer El-Qish: Journal of Islamic Economics Muqaranah Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI) Cakrawala: Jurnal Studi Islam Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam QOF: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Integrasi Ilmu Syariah (Jisrah) Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Jurnal Pariwisata Nusantara Qawanin: Journal of Economic Syaria Law Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Analisa: Journal of Social Science and Religion Jurnal Analisa Pemikiran Insan Cendikia Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Jurnal Lektur Keagamaan Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Jurnal Ekonomi Islam Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan el hisbah: Journal of Islamic Economic Law Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law Indonesian Journal of Religion, Spirituality, and Humanity MILRev: Metro Islamic Law Review Al Ushuliy Ta'dib Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Jurnal Pembumian Pancasila : Mewujudkan TRISAKTI sebagai Pedoman Amanat Penderitaan Rakyat Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Kontemplasi : Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI) Jurnal Pendidikan Islam Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Madania: Jurnal Kajian Keislaman Journal of Islamic Economic Laws Khazanah Hukum Khazanah Pendidikan Islam AL-MAIYYAH: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan Tawazun: Journal of Sharia Economic Law Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah
Claim Missing Document
Check
Articles

MENTAL REVOLUTION TO INCREASE ECONOMIC INDEPENDENCE AND NATION’S COMPETITIVENESS OF SURAH AR-RA’D VERSE 11 PERSPECTIVE Doli Witro; Betria Zarpina Yanti; Mhd. Rasidin
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol. 21 No. 2 (2020): Juli
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/qh.2020.2102-10

Abstract

Observing the reality of the Indonesian nation, which could be said to be in an appalling economic condition, it seems that the desire to do what is known as the Mental Revolution must be intensified. Mental revolution is considered as an alternative solution to the various crisis problems that have plagued this nation, especially concerning economic independence and national competitiveness. Through a mental revolution, the Indonesian nation is believed to be able to rediscover the lost humanity and the starting point for building a new society or a better civilization. In this paper, the author wants to describe the economic independence revolution as an essential part that needs attention in the implementation of the mental revolution program currently being run by the government. This is based on the reality of Indonesian society, which is still shackled by a mentality of a low work ethic, not creative, not innovative, rough work, lazy, and even still adhering to the principle of working a little, the results (money) a lot. In analyzing this problem, the writer explains it based on the analysis of the letter ar-Ra’d verse 11. This verse gives a clue that Allah will not change the economic condition of a country, as long as that country does not change the cause of its economic setback. Likewise, if a nation changes its state from immorality to obedience, then Allah will change his condition from misery to happiness.
Hybrid Contracts in Leasing and Ijarah Muntahiya Bit Tamlik in Indonesia Sharia Financial Institutions Darti Busni; Doli Witro; Raid Alghani; Iwan Setiawan; Nana Herdiana Abdurrahman
EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2022): EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/EkBis.2022.6.1.1505

Abstract

This article discusses the implementation of the concept of hybrid contracts in the product of ijarah al muntahiya bit tamlik (IMBT) and leasing at Indonesia Islamic Financial Institutions. This article aimed to find out the implementation of hybrid contract concept in IMBT and leasing products at Indonesia Islamic Financial Institutions. This article was conducted using qualitative research method. The data in this study were obtained from library materials such as books, journals, articles, etc. Data analysis techniques used were data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The analysis results showed that the development of contracts in Islamic financial institutions was inevitable due to the implementation of multi-contracts. The merging of two contracts is also known as (hybrid contract or al-'uqudal-murakkabah) such as ijarah al mutahiya bit tamlik (IMBT). IMBT is a combination of two inter-ijarah contracts (lease) and the sale and purchase or grant is made at the end of the lease term. The implementation and merging of two contracts (hybrid contracts) in IMBT may use several contracts, including ijarah contract, ba'i contract, wakalah contract, and hibah contract.
Analisis Perbandingan Fatwa-Fatwa DSN-MUI Tentang Akad Pengalihan Utang Di Lembaga Keuangan Syariah Muhamad Izazi Nurjaman; Dena Ayu; Doli Witro; Helmi Muti Sofie; Istianah Istianah
Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah FAI UMT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/almaal.v4i1.5990

Abstract

Peneltian  ini dilatarbelakangi dengan adanya dua fatwa DSN-MUI mengenai produk pengalihan utang yang memiliki skema alternatif akad hybrid contract yang berbeda-beda. Sehingga penelitian ini mengungkap analisis perbandingan fatwa DSN-MUI tentang akad pengalihan utang di LKS. Artikel ini merupakan penelitian hukum ekonomi syariah dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Sehingga dipaparkan dengan menggunakan metode deskriptif kepustakaan. Data diambil secara langsung dalam bentuk data primer berupa fatwa DSN-MUI dan data sekunder dari berbagai literatur yang berkaitan dengan objek penelitian. Data yang digunakam dalam artikel ini adalah data kualitatif. Teknik analisis data yang dilakukan dengan tiga mekanisme yaitu kondensasi data, menyajikan data dan menarik benang merah sebagai suatu kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan fakta bahwa perlu adanya pembaharuan Fatwa Nomor 31 Tahun 2002 dalam rangka menambah keberagaman akad yang sesuai dengan kebutuhan pelaku LKS dengan memperhatikan prinsip akad yang digunakan. Pembaharuan tersebut yaitu menambahkan akad hiwalah bi al-ujrah dan akad MMQ dalam skema alternatif akad produk pengalihan utang nasabah di LKK kepada LKS. Sehingga memberikan kepastian hukum mengenai penggunaan skema akad pengalihan utang yang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah.
Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Muhamad Izazi Nurjaman; Doli Witro
Al-Huquq: Journal of Indonesian Islamic Economic Law Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/alhuquq.v4i1.6107

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kedudukan fatwa DSN-MUI yang mengalami transformasi yang awalnya sebagai legal opinion menjadi legal binding, sehingga memiliki kekuatan hukum mengikat. Secara tidak langsung, substansi fatwa diadopsi oleh peraturan perundang-undangan. Namun, apakah substansi fatwa mengenai penyelesaian sengketa ekonomi syariah juga diadopsi oleh peraturan perundang-undangan atau fatwa yang mengadopsi peraturan perundang-undangan. Maka dari itu, penelitian ini akan memaparkan penyelesaian sengketa ekonomi syariah menurut fatwa DSN-MUI. Dengan menggunakan metode deskriptif kepustakaan melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengungkapkan fakta bahwa dalam substansi penyelesaian sengketa ekonomi syariah, DSN-MUI mengadopsi peraturan perundang-undangan yang memberikan kewenangan kepada sebuah lembaga untuk memeriksa dan memutus perkara ekonomi syariah. Sehingga memberikan pilihan penyelesaian sengketa yang beragam dengan memposisikan jalur musyawarah mufakat sebagai jalur penyelesaian sengketa utama yang harus ditempuh terlebih dahulu sebagai ciri khasnya, sebelum para pihak memilih jalur penyelesaian sengketa yang lain. (This research is motivated by the position of the DSN-MUI fatwa which underwent a transformation which was originally a legal opinion to become legal binding, so that it has binding legal force. Indirectly, the substance of the fatwa is adopted by legislation. However, whether the substance of the fatwa regarding the settlement of sharia economic disputes is also adopted by laws and regulations or the fatwa that adopts laws and regulations. Therefore, this study will describe the settlement of sharia economic disputes according to the DSN-MUI fatwa. By using the descriptive literature method through a normative juridical approach, this study reveals the fact that in the substance of sharia economic dispute resolution, DSN-MUI adopts laws and regulations that authorize an institution to examine and decide on sharia economic cases. Thus providing various dispute resolution options by positioning the deliberation and consensus path as the main dispute resolution path that must be taken first as a characteristic, before the parties choose another dispute resolution path.)
Tokoh Politik Islam Era Orde Lama Indonesia: Kajian Pemikiran KH Idham Chalid Dalam Menerima Konsep Demokrasi Terpimpin Tahun 1965 Andri Nurjaman; Arzam Arzam; Zufriani Zufriani; Doli Witro
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v4i1.132

Abstract

After the ups and downs of the cabinet during the parliamentary democracy or often referred to as liberal democracy, Soekarno implemented a new concept and model of democracy since 1959 called guided democracy. Nahdlatul Ulama which at that time was chaired by KH Idham Chalid accepted Soekarno’s guided democracy concept, and NU was the only Islamic party that accepted guided democracy. The purpose of writing this article is to find out the political thoughts of KH Idham Chalid in accepting the concept of guided democracy. The method used in the preparation of this article uses the historical method, namely heuristics (search for sources), the main primary sources are the Islamic fire magazine published in 1965 and the book Islam and Guided Democracy, both primary sources written directly by KH Idham Chalid. Criticism (source selection), interpretation (interpretation) and historiography (writing). The results of this study are known that KH Idham Chalid accepted the concept of guided democracy because NU’s politics were flexible and chose to cooperate with the authorities, he had the idea that the concept of guided democracy was in accordance with Islamic teachings, namely syuro or deliberation.
BALANCE OF CONSUMPTION WITH ALMS IN ISLAMIC ECONOMIC LAW ETHICS Doli Witro; Syahrul Anwar
EL MUDHORIB : Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.989 KB) | DOI: 10.53491/elmudhorib.v2i2.198

Abstract

In Islam, consumption is interpreted as fulfilling spiritual and physical needs that aim to maximize the function of humanity as a servant of Allah s.w.t. in obtaining happiness and prosperity in this world and the hereafter (falah). Islam also advocates the distribution of prosperity and economic opinion in society. One of the Islamic solutions to distribute economic prosperity and people’s income is alms. This paper discusses the balance between consumption and alms in the view of sharia economic law ethics. This article aims to determine the balance between consumption and alms in the ethics of sharia economic law. This article is qualitative research with library research. The data in this study were obtained from library materials such as books, journals, etc. The data writing technique used is a data analysis technique known by Miles et al., namely data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that in creating a balance between alms and consumption in the ethics of sharia economic law, humans must be able to distinguish between needs and desires, humans must also prioritize self, family, and social benefits, humans are prohibited from justifying what is stipulated as haram and forbidding anything lawful.
KEPERANTARAAN (WASATHAH) DAN PENERAPAN AKAD YANG TERJADI DI DALAMNYA Muhamad Izazi Nurjaman; Arzam Arzam; Doli Witro
EL MUDHORIB : Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article is motivated by the rapid development of the intermediary business which is very much needed in the marketing mechanism. Intermediary in sharia economic law includes new contracts. However, in practice the use of intermediary contracts is schemed in other forms of contracts, such as in the DSN-MUI fatwa on intermediary. Therefore, this article will reveal the intermediary and application of the contract that occurs in it. This article is a study of sharia economic law by taking into account the fiqh of muamalah maliyyah as an analytical lens. Sources of data obtained in the form of primary data sources in the form of DSN-MUI fatwa and secondary data in the form of various scientific literature in the form of books and scientific journals. By using a normative juridical approach that is presented through a descriptive literature method, this study finds the fact that the application of intermediary contracts (wasathah) in sharia economic law can be discussed in wakalah bi al-ujrah, ju’alah and bai’ al-samsarah contracts. So that the use of one of these contracts will affect the mechanism for implementing the contract and the benefits obtained by the wasit party, namely in the form of ujrah from the wakalah bi al-ujrah contract, ju’l from the ju’alah contract and the margin from the excess of the bai’ al-samsarah contract. This shows that the wasathah contract is a contract scheme that adapts to the practices and needs of the community for intermediary services. The implementation of these contracts provides legal certainty in their implementation in accordance with sharia economic principles.
KONTESTASI MARKETPLACE DI INDONESIA PADA ERA PANDEMI: ANALISIS STRATEGI PROMOSI TOKOPEDIA, SHOPEE, BUKALAPAK, LAZADA, DAN BLIBLI DALAM PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL Doli Witro; Muhamad Izazi Nurjaman; Dena Ayu; Camelia Sofwan Al-Rasyid
OIKONOMIKA: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 2 (2021): OIKONOMIKA : Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.243 KB) | DOI: 10.53491/oikonomika.v2i2.178

Abstract

Berbagai promo dan iklan yang ditawarkan marketplace berimplikasi terhadap minat masyarakat untuk belanja online. Dengan berbagai macam promo dan iklan tersebut, terlihat adanya kontestasi antar marketplace untuk menarik minat pembeli, baik Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, dan Blibli. Penelitian ini membahas tentang kontestasi antar marketplace dalam melakukan promo dan iklan dalam dunia digital pada era pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kontestasi yang terjadi antara berbagai macam marketplace dalam melakukan strategi promo maupun iklan di dunia digital. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat pustaka. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis yang dikenalkan oleh Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kontestasi marketplace yang sudah tersistem menjadi sebuah kontestasi yang positif dalam rangka mempertahankan dan menumbuhkan ekonomi masyarakat di era pandemi saat ini.
HADIS TENTANG JUAL BELI DAN RIBA: IMPLEMENTASI PADA SISTEM KREDIT Mhd Rasidin; Arzam Arzam; Zufriani Zufriani; Doli Witro
EL MUDHORIB : Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.298 KB) | DOI: 10.53491/elmudhorib.v2i1.84

Abstract

Tulisan ini membahas mengenai jual beli kredit yang berpotensi mengandung riba. Jual beli kredit tersebut ditelaah dari perspektif hadis tentang jual beli dan hadis tentang riba. Tulisan ini bertujuan menyoroti jual beli kredit yang dibolehkan dan tidak dibolehkan yang berangkat dari hadis-hadis tentang jual beli dan riba. Dengan melihat jual beli kredit seperti apa yang dibolehkan dalam Islam, maka diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada khalayak masyarakat yang melakukan transaksi jual beli kredit. Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat pustaka. Bahan-bahan dalam penelitian ini diambil dari bahan pustaka seperti buku dan artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas yaitu tentang implementasi hadis-hadis jual beli dan riba pada sistem kredit. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan mendapatkan keuntungan lebih dari harga normal dalam jual beli kredit, merupakan sesuatu hal yang logis, karena pada jual beli kredit ini sejatinya memberikan kemudahan bagi seluruh manusia terkhusus umat Islam ketika sedang membutuhkan sesuatu benda atau barang, namun belum mampu membelinya secara tunai sehingga menempuh jual beli secara kredit sebagai jalan alternatif.
Pandangan Ulama Mazhab (Fuqaha) terhadap Akad Mudharabah dalam Ilmu Fikih dan Penerapannya dalam Perbankan Syariah Dena Ayu; Mursal Mursal; Doli Witro
Muqaranah Vol 6 No 1 (2022): Muqaranah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muqaranah.v6i1.11676

Abstract

Abstract: This paper discusses fuqaha's view of the mudharabah system in fiqh and Islamic banking. This discussion is critical because the mudharabah contract is one of the contracts that can help the community in conducting economic transactions through Islamic banking. This article aims to oversee the mudharabah contract in fiqh and the mudharabah system in Islamic banking. The research method used is the library research method. The research data used is qualitative. The collection is carried out from several sources for reference, such as books, both online and in print, scientific articles downloaded from journals, fatwas from the National Sharia Council of the Indonesian Ulama Council (DSN-MUI), regulations from the Financial Services Authority (OJK) and other data sources. Data analysis techniques used are data condensation, data presentation, and concluding. The results of the analysis show that the mudharabah contract, according to the majority of Fuqaha, is a contract made by two parties who interact with each other, and one of them becomes the investor and surrenders his assets to share/manage, and the profits will be divided according to what has been determined. In Islamic banking, the mudharabah contract is divided into two forms: a system and a product.
Co-Authors Abda Abda Abdul Khamid Abdul Mufti Albasyari Abdul Rohman Abdullah Firdaus Adi Pratama Awadin Afan, Marjai Afridawati Afridawati Ahmad Fikri Ahmad Mundzir Ahmad MuÔÇÖis Ahmad, Jafar Ahmad, Sabarudin Ainiyatul Latifah Ajeng Hijriatul Aulia Al-Hakim, Sofian Al-Rasyid, Camelia Sofwan Alamin, Nurul Alfikri, Annisa ‘Alwiyah Alghani, Raid Ali Hamzah Ali Hamzah Ali Hamzah Alwis Alwis Alwis Alwis Anak Agung Sugiantiningsih Anas Bayan Mubarok Andini Andini Andri Nurjaman Andri Nurjaman Anisah Agustina Annas, Gilang Kresnanda Annisa ‘Alwiyah Alfikri Annisa ‘Alwiyah Alfikri Anwar Musadad Ardi, Muh Zaitun Ariyanti, Sari Asa'ari Asa'ari Asa’ari, Asa’ari Asa’ari Asa’ari Asa’ari, Asa’ari Athoillah, Mohamad Ayendha Pangesti Ayi Yunus Rusyana Ayi Yunus Rusyana Ayu, Dena Badrus Zaman Bahari, Lalu Pradipta Jaya Baskoro, Aji Berlian Arista Putri Betria Zarpina Yanti Betria Zarpina Yanti Betria Zarpina Yanti Betria Zarpina Yanti Betria Zarpina Yanti Bibi Suprianto Billah, Mutasim Binti Rosli, Roslieza Burhanudin Burhanudin Burhanudin Burhanudin Busni, Darti Camelia Sofwan Al-Rasyid Camelia Sofwan Al-Rasyid Chaerul Saleh D.I. Ansusa Putra Dadan Rusmana Daini, Hening Sukma Darti Busni Darti Busni Darti Busni Deden Effendi Dena Ayu Dena Ayu Dena Ayu Deni Miharja Dewi Amrom Musta’idah Diana, Rahmi Didah Durrotun Naafisah Dimas Indianto S. Dindin Saepudin Dudi Permana Eka Putra Elvi Nilda Ermawan, Muhammad Zakky Ubaid Evi Muafiah Fachry Abda El Rahman Fadli Daud Abdullah Fadli Daud Abdullah Faizin Faizin Fatimatuz Zahro Mulia Syahbani Fauzan Ali Rasyid Ferry, Dharma Fitri Yanti Hainadri Hainadri Hakim, Atang Abdul Hakim, Sofian Al- Halil Khusairi Hamdan Fathurrahman Hardiansyah Tambunan Harisah Hayatul Islami Helmi Muti Sofie Helmina Helmina, Helmina Hendro Kartika Juniawan Hermanto Harun Hetri Yulianti Hibaturohman, Iib Hida, Manarul Hidayat, Asep Achmad Hulaiva Pary Ibnu Elmi A.S. Pelu Pelu Iffah Al Walidah Iffaty Nasyiah, Iffaty Iib Hibaturohman Iim Septiana Ike Yulisa Ike Yulisa Ike Yulisa Ike Yulisa Ike Yulisa Ilahi, Restu Prana Ilma Amalia Imaro Sidqi Imaro Sidqi Imaro Sidqi Imaro Sidqi Indianto S., Dimas Indra Ramdhani Intania, Naila Irma Suryani Istianah Istianah iwan setiawan Iwan Setiawan Izazi Nurjaman, Muhamad Izzuddin, Washif Jalaluddin, Mufti Labib Jalwis Jalwis Jalwis, Jalwis Januri, Muhammad Fauzan Jefry Tarantang Juniawan, Hendro Kartika Juraidi, Juraidi Kesi Afrilia Kesi Afrilia Khairuddin Koko Komaruddin, Koko Kustana Kustana Kustiawan, Muhamad Taufik Lalu Pradipta Jaya Bahari Latifah, Ainiyatul Lida Maulida Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri Luqyana Azmiya Putri M. Athoillah Maimunah Maimunah Mandala, Ican MARIA BINTANG Mhd Rasidin Mhd Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mira Zuzana Misbahul Munir Makka Moh. Nailul Muna Moh. Zarkani Mohamad Dindin Hamam Sidik Mohamad Sar'an Mohammad Hidayaturrahman Mualimin Mochammad Sahid Mubarok, Anas Bayan Mufti Labib Jalaluddin Muh Zaitun Ardi Muhamad Agus Soleh Muhamad Izazi Nurjaman Muhamad Izazi Nurjaman Muhamad Izazi Nurjaman Muhamad Sadi Is Muhamad Taufik Kustiawan Muhamad Taufik Kustiawan Muhamad Yusuf Muhamad Yusuf Muhamad Yusuf, SE., M.Si. Muhammad Asyrofudin Muhammad Iqbal Zia Ulhaq Muhammad Nasrulloh Muhammad Nasrulloh Muhammad Nur Muhammad Ridha DS Muna, Moh. Nailul Mursal Mursal Mushbihah Rodliyatun Muslih Muslih Naafisah, Didah Durrotun Nadhif Muhammad Mumtaz Nana Herdiana Abdurrahman, Nana Herdiana Nasrulloh, Muhammad Natardi Natardi Natardi Natardi Natardi, Natardi Neni Nuraeni, Neni Nisa, Siti Maymanatun Nisaul Fadillah Norman Ohira Novia Nurfadila Nurasih, Wiji Nurdiansyah, Rifqi Nurjaman, Andri Nurjaman, Muhamad Izazi Nurul Alamin Nurul Alamin Nurul Alamin Nurul Alamin Nurul Alamin nuzul iskandar Ogi Sandria Pitriani Pitriani Pitriani Pitriani, Pitriani Pradja, Juhaya S. Purwaningsih, Rahma Fitria Putra, D I Ansusa Putra, D.I. Ansusa Putri Jianti Putri Wulansari Rabiyatul Adawiyah Rahma Fitria Purwaningsih Rahma Fitria Purwaningsih Rahma Fitria Purwaningsih Rahma Fitria Purwaningsih Rahmad Setyawan Rahmad Setyawan Rahmad Setyawan Rahmi Diana Rahmi Diana Raid Alghani Raid Alghani Ramdani Wahyu Sururie Ramdhani, Indra Rasidin, Mhd. Restu Prana Ilahi Restu Prana Ilahi Ridha DS, Muhammad Rifqi Nurdiansyah Rifqi Nurdiansyah Rifqi Nurdiansyah Rifqi Nurdiansyah Rismanuddin Sahid, Mualimin Mochammad Samsul Bahri Samsul Bahri Santosa, Tomi Apra Setyawan, Rahmad Shinta Azzahra Sudrajat Sidqi, Imaro Sisi Ade Linda Sofian Al Hakim Sofian Al Hakim, Sofian Sofwan Al-Rasyid, Camelia Sri Juwita, Sri Subhan Hi. Ali Dodego Suci Indah Sari Sugiantiningsih, Anak Agung Putu Sumanti, Eva Syafnan Syafnan Syafnan Syafnan Syahbani, Fatimatuz Zahro Mulia Syahid Mujahid Wiwaha Syahrul Anwar Syamsarina, Syamsarina syukrawati, syukrawati Tajul Arifin Tamrin Tamrin TATI NURHAYATI Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Ubaid, Ahmad Hasan UBAID, AHMAD HASAN Ulum, Kefi Miftachul Vegia Oviensy Vegia Oviensy Vegia Oviensy Vini Hidayani Waliko Wiji Nurasih Wiji Nurasih Wiji Nurasih Wiji Nurasih Yanti , Betria Zarpina Yasni Efyanti Yasni Efyanti Yessy Gusminalita Yumna Hasna’ Azizah Yuserizal Bustami Zaenab Tri Lestari Zaenuddin Hudi Prasojo Zaenuddin Hudi Prasojo Zarkani, Moh. Zufriani Zufriani Zufriani Zufriani, Zufriani Zulfatun Inayah