p-Index From 2021 - 2026
9.005
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Ekspresi: Indonesian Art Journal Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Lisanuna: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Moneter : Jurnal Akuntansi dan Keuangan AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Jurnal Biologi Tropis JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Jurnal Abdi Insani PINISI Discretion Review ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat JURNAL MASYARAKAT NEGERI ROKANIA Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Abdimas Bina Bangsa Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Journal of Law, Administration, and Social Science Indo-MathEdu Intellectuals Journal As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Journal of Research Applications in Community Services Journal of Scientific Research, Education, and Technology Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat CENDEKIA PENDIDIKAN Transforma: Jurnal Manajemen Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Insaniyah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Karimah Tauhid Al-Gafari: Manajemen dan Pendidikan Bulletin of Informatics and Data Science Journal Education And Islamic Studies Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Economic: Journal Economic and Business Jurnal Aktor Eduprof Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Candradimuka: Journal of Education Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas) JIM Sendratasik Jurnal Literasi Indonesia Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 3 dan 4 Tahun dalam Tataran Fonologi di Dusun Tanjung Godang Menaming Suandi, Ade Lestari; Fitri, Anisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30376

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pemerolehan bahasa pada anak usia 3 dan 4 tahun dalam tataran fonologi. Bahasa pada anak-anak kadang sukar diterjemaahkan dan sumber data yang ditemukan anak dwibahasa. Pada umumnya anak-anak masih menggunakan pelafalan bahasa yang kacau dan masih mengalami tahap transisi dalam berbicara sehingga sulit dipahami oleh mitratuturnya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa yang terdapat dalam analisis pemerolehan bahasa pada anak usia 3 dan 4 tahun dalam tataran fonologi di Dusun Tanjung Godang Menaming. Jenis penelitian ini merupakan jenis metode kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pemerolehan bahasa diliihat dalam bentuk fonem sebanyak 74 tuturan yaitu: 1) perubahan fonem sebanyak 27 data, 2) penambahan fonem sebanyak 11 data, dan 3) penghilangan fonem sebanyak 36 data. Pemerolehan bahasa yang paling dominan dalah pada penghilangan sebanyak 36 tuturan, penghilangan pada fonem /h/, /r/, /j/, /a/, /m/, /g/, /t/, /e/, /s/, /y/, /k/, /b/, /w/, dan /l/. Tuturan menggunakan fonem /r/ mengalami penghilangan sebanyak 15 kali. Simpulan dari penelitian ini adalah pada pola asuh keluarga dan lingkungan dimana anak jarang diajak berinteraksi sehingga jarang melatih alat ucapnya karena sering bermain smartphone yang terlalu lama. Pemerolehan bahasa yang paling sedikit ditemukan ialah pada penambahan fonem yaitu sebanyak 11 tuturan kesalahan fonem yang sering di temukan pada fonem /h/ terdapat di sela-sela kata yang seharusnya tidak dituturkan.
PELATIHAN PEMBUATAN E-MODUL BERBASIS AI DAN METODE PENGAJARANNYA SERTA PENGEMBANGAN TEACHERPRENEUR DI MTS MABDAUSSHOLAH POMAHAN Fitri, Anisa; Zumrudiana, Ainu; Farisy, M Husen Al
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2449

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era digital mengubah proses pembelajaran, menuntut guru menguasai keterampilan baru, termasuk teknologi berbasis AI. Penggunaan e-modul berbasis AI dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, menciptakan pengalaman yang interaktif, efisien, dan personal. Selain penguasaan teknologi, guru juga perlu memiliki keterampilan kewirausahaan (teacherpreneurship) untuk menciptakan solusi inovatif. Pelatihan di MTs Mabdaussholah Pomahan membekali guru dengan keterampilan AI dan teacherpreneurship melalui kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri. Pelatihan pembuatan e-modul berbasis kecerdasan buatan (AI) dan pengembangan teacherpreneurship di MTs Mabdaussholah Pomahan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan era digital. Kegiatan yang berlangsung pada 20 Januari 2025 ini, menghadirkan dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri sebagai narasumber dengan materi mencakup pembuatan e-modul interaktif berbasis AI, penerapan metode pengajaran inovatif, serta pengembangan keterampilan teacherpreneur. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta, dibuktikan dengan hasil pre-test dan post-test yang rata-ratanya meningkat dari 63 menjadi 70. Analisis menggunakan paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), yang menegaskan efektivitas pelatihan ini. Guru-guru yang terlibat tidak hanya mampu menciptakan materi pembelajaran yang adaptif dan personal berbasis teknologi, tetapi juga mulai mengembangkan potensi kewirausahaan melalui produk pendidikan seperti e-modul. Program ini mendorong transformasi guru menjadi inovator pendidikan yang kreatif dan mandiri, sekaligus memperkuat daya saing dalam era digital. Untuk keberlanjutan program, disarankan agar sekolah menjalin kerja sama dengan lembaga teknologi pendidikan guna memperbarui kompetensi guru, serta memperluas pelatihan ke aspek kewirausahaan sehingga dampak positif program dapat terus berkembang.
PEMBUATAN SEDIAAN BALSEM STICK DARI MINYAK ATSIRI SEREH (CYMBOPOGON CITRATUS (DC.) STAPF) DAN MINYAK ATSIRI KULIT JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA (CHRISTM.) SWINGLE) SEBAGAI AROMATERAPI Tampubolon, Manuppak Irianto; Supartiningsih, Supartiningsih; Zubaidi, Peri Aisyah; Fitri, Anisa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47706

Abstract

Aromaterapi bermanfaat dalam memelihara kesehatan, meningkatkan semangat, serta menyegarkan dan menenangkan jiwa. Salah satu tumbuhan yang sering digunakan adalah sereh (Cymbopogon citrates (DC.) Staph) dan kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia (Christm.) Swingle). Minyak atsiri dari tumbuhan ini, ketika dihirup, akan merangsang reseptor aroma yang mengirimkan sinyal ke otak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas minyak atsiri sereh dan jeruk nipis dalam formulasi balsem stick menggunakan metode eksperimental (experiment research) adalah percobaan yang bertujuan untuk mengetahui minyak atsiri sereh dan kulit jeruk nipis dapat diformulasikan sebagai sediaan balsem stick dan mengetahui sediaan yang paling baik berdasarkan evaluasi sediaan. Beberapa konsentrasi yang diuji meliputi F0, F1, F2, F3 dengan berbagai uji evaluasi, seperti uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji titik lebur, uji iritasi kulit, dan uji hedonik. Hasil penelitian pada 15 responden menunjukkan bahwa F4 lebih disukai dibandingkan formulasi lainnya. Hal ini disebabkan oleh sensasi hangat dan aroma yang lebih kuat. Uji organoleptis dan homogenitas menunjukkan hasil yang baik dengan warna dan aroma yang seragam. Rata-rata pH yang dihasilkan adalah 5, dan sediaan balsem stick tetap stabil pada suhu di atas 50°C. Tidak ditemukan adanya iritasi pada kulit responden. Kesimpulan penelitian ini, minyak atsiri sereh dan kulit jeruk nipis dapat diformulasikan dalam sediaan balsem stick yang memenuhi mutu.
Pertunjukan Tradisi Lukah Gilo di Nagari Tarung-Tarung IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat Fitri, Anisa; Kasman, Selvi
Ekspresi Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ekspresi.v14i1.17151

Abstract

AbstrakArtikel ini ditulis untuk mendeskripsikan tata cara pelaksanaan serta fungsi pertunjukan tradisi Lukah Gilo bagi masyarakat setempat. Adapun artikel ini merupakan luaran penelitian yang menggunakan teori tradisi dari Bronislaw Malinowski. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Adapun objek penelitian ini adalah pertunjukan tradisi Lukah Gilo. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Lukah Gilo merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan rakyat yang menampilkan keahlian khas masyarakat dalam menciptakan ilusi seolah-olah sebuah benda mati yakni lukah atau perangkap ikan dari bambu dapat bergerak dan hidup dengan sendirinya. Gerakan-gerakan lukah tersebut tidak dilakukan secara langsung oleh manusia, melainkan melalui serangkaian ritual, mantra, dan iringan musik tradisional yang diyakini mengundang kekuatan gaib. Atraksi ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mencerminkan kepercayaan spiritual serta kearifan lokal masyarakat pendukung tradisi tersebut. Fungsi pertunjukan tradisi Lukah Gilo bagi masyarakat Taruang-Taruang, adalah sebagai hiburan, sebagai tempat ekspresi bagi pelaku kesenian,memberikan kenikmatan estetis,sebagai komunikasi dan juga pengintegrasian masyarakat, sebagai representasi simbolis, sebagai respon fisik, memperkuat konformitas norma-norma sosial, serta stabilitas kebudayaan. Lukah Gilo juga berfungsi sebagai hiburan dan tontonan yang menarik terutama dalam acara-acara adat, festival, atau upacara tertentu.Kata kunci :  Lukah Gilo, Pertunjukan, Tradisi, FungsionalismeAbstractThe Lukah Gilo Traditional Performance in Taruang-Taruang IX Koto Sungai Lasi, Solok Regency, West Sumatra Province. This study aims to describe the procedures of implementation as well as the functions of the Lukah Gilo traditional performance for the local community. To support the research, the study employs Bronislaw Malinowski’s theory of tradition. In addition, the research applies a qualitative approach with data collection techniques including direct field observation, interviews, and documentation. The object of this research is the Lukah Gilo traditional performance. The data sources consist of both primary and secondary sources. Data analysis was carried out through three stages: data collection, data reduction (which includes reducing data, presenting data, and drawing conclusions with verification). The results of the study indicate that the Lukah Gilo performance is one form of folk performing arts that showcases the distinctive skills of the community in creating the illusion that an inanimate object—namely lukah (a bamboo fish trap)—can move and come to life on its own. The movements of the lukah are not directly controlled by humans, but rather are brought forth through a series of rituals, chants, and traditional musical accompaniment believed to summon supernatural forces. This attraction not only entertains but also reflects the community’s spiritual beliefs and local wisdom. The functions of the Lukah Gilo traditional performance for the people of Taruang-Taruang include entertainment, providing a space for artistic expression, offering aesthetic enjoyment, serving as a means of communication and community integration, symbolic representation, physical response, reinforcing conformity to social norms, and maintaining cultural stability. Lukah Gilo also functions as an appealing spectacle, especially in customary ceremonies, festivals, or certain rituals.Keywords: Lukah Gilo, Performance, Tradition, Functionalism
The Tradition of Maantaan Padi Jo Mangubang in Situmbuk Village, Salimpaung District, Tanah Datar Regency, West Sumatra Fitri, Anisa; Suharti
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 4 No. 3 (2025): Vol. 4 No. 3 2025
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v4i3.852

Abstract

This research is entitled "Tradition of Maantaan Padi Jo Mangubang in Nagari Situmbuk, Salimpaung District, Tanah Regency, West Sumatra" This research aims to find out about the process of implementing maantaan padi jo mangubang in Nagari Situmbuk. And in this research also aims to describe the symbolic meanings contained in the tradition of maantaan padi jo mangubang. The theory used in this research is the symbolic interpretative theory of Clifford Geertz. The method used in this research is a qualitative method. The results of this research explain the background of the tradition of maantaan padi jo mangubang in Nagari Situmbuk, that the history of maantaan padi jo mangubang is divided into two activities, namely maantaan padi and mangubang. Maantaan padi began in the 1640s. Meanwhile, mangubang was carried out several months after the creation of maantaan padi, the person who first made the kubang of the bride's family named Mayang Sani. This tradition begins with several processions, namely determining the time of marriage, the bundo kanduang meeting, pre-wedding processes, the wedding time, maantaan padi, mangubang and manampuah. Behind this, this tradition turns out to have a general meaning, namely the meaning of family and kinship. As for other meanings, there are symbolic meanings such as the meaning of rice meaning the first livelihood, the meaning of sumpik minciang meaning the woman who is married is ready to be accommodated by the man's family. The meaning of Ceret means that marriage begins with pure intentions, the meaning of Mangubang means repairing a strained bond. The meaning of Kubang means that the man and woman are united in the bonds of the household. The meaning of sticky rice means prayers for a close-knit household and grated coconut means the sweet, salty and bland life after marriage. Finally, the meaning of the basin means being ready to accept the risks of good and bad after marriage.
MAN 7 Bireuen لترقية قدرة الطلبة على فهم التركيب الوصفي بـ Flash Card فعالية استخدام وسيلة Ridha, Muhammad; Syahminan, Syahminan; Abdullah, Abdullah; Fitri, Anisa
لســـانـنــا (LISANUNA): Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 2 (2023): لســـانـنــا (LISANUNA): Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya (JULI-DES
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan keguruan- UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ls.v13i2.21076

Abstract

The aim of this research is to determine the effectiveness of using Flash Card to improve students' ability to understand At-Tarkib Al-Washfi at MAN 7 Bireuen, and also to determine student activities during the At-Tarkib Al-Washfi learning process using Flash Card. The research method used is an experimental method with a one-group pre-test and post-test design. As for tools for collecting data, researchers use observation and tests. The results of this research show that the use of Flash Card is very effective in improving students' ability to understand At-Tarkib Al-Washfi, with the results of the pre-test and post-test being at a significance level (sig. 2-tailed) of 0.000 < 0.05. This value indicates that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (H0) is rejected. And student activity is very good when the learning process uses flash card. It is proven from the results of direct observations (observations) of student activities of 90‥. ranges from 80-100‥ in the very good category. This value shows that students responded well and participated actively in the Tarkib Wasfi learning process using flash cards.
Komputerisasi dan Menimbang Arah Baru Sistem Ketatanegaraan Indonesia Asyrofuddin, Muhammad Isa; Rosyid, Muhammad Ikhwanuddin Al; Salam, Shoffan Abdus; Syam, Alfad Haffan; Fitri, Anisa; Lestari, Fitha Dieni Puja; Fajar, Galih Sigit Al
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2053

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk sistem ketatanegaraan. Sayangnya, pemanfaatan teknologi dalam pemerintahan Indonesia, khususnya di tingkat lokal, masih menghadapi berbagai kendala. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta didik di MTs An-Nur Haurgeulis mengenai pentingnya komputerisasi dalam sistem pemerintahan modern. Metode kegiatan meliputi presentasi dan diskusi interaktif yang melibatkan sekitar 50 siswa kelas 7 hingga 9. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep e-Government, manfaat digitalisasi, serta tantangan sosial budaya yang mempengaruhi penerimaan teknologi dalam sistem pemerintahan. Kegiatan ini juga menghasilkan temuan terkait hambatan literasi digital dan infrastruktur, serta menawarkan solusi strategis berbasis edukasi dan kolaborasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran kritis generasi muda terhadap arah baru sistem ketatanegaraan Indonesia yang berbasis teknologi.
MENELISIK NILAI-NILAI MORAL DALAM BUKU LEGENDA SUNGAI TAPUNG KUMPULAN CERITA RAKYAT ROKAN HULU Fitri, Anisa; Suriana, Suriana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.4095

Abstract

Nilai moral dalam masyarakat Indonesia saat ini memerlukan perhatian lebih, terutama di kalangan generasi muda. Nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat daerah memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter bangsa yang berakhlak mulia dan mampu menghadapi tantangan zaman Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai moral yang terdapat dalam buku Legenda Sungai Tapung: Kumpulan Cerita Rakyat Rokan Hulu. Metode penelitian dalam penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari buku Legenda Sungai Tapung Kumpulan Cerita Rakyat Rokan Hulu yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Provinsi Riau, Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil analisis pada cerita rakyat yang berjudul Legenda Sungai Tapung, Asal Usul Wonosari, Asal Mula Sialang Rindang, Asal Usul Sungai Sorai, dan Asal Mula Desa Okak terdapat 23 nilai-nilai moral yang secara umum terbagi dalam 1) hubungan manusia dengan dirinya sendiri berupa nilai niat baik, rela berkorban dan pantang menyerah. 2) Hubungan manusia dengan manusia lainnya berupa nilai persahabatan, dorongan, pengabdian kepada orang tua, nasehat, kerjasama, dan sikap kekeluargaan. 3) Hubungan manusia dengan lingkungan alam berupa nilai memuji keindahan alam. 4) Hubungan manusia dengan Tuhannya berupa nilai ibadah, doa, syukur, dan memohon ampunan kepada Allah Swt.
Peran Pemerintah Nagari Dalam Upaya Meningkatkan Daya Saing Pasar Tradisional Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nagari Lubuk Gadang Selatan Kec. Sangir Fitri, Anisa; Dewi, Yenty Astarie; Ridhah, Habibatur; Nurani, Khadijah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3013

Abstract

Latar belakang dari penelitian yang dilakukan di pasar tradisional Nagari Lubuk Gadang Selatan Kec. Sangir ini terdapat adanya keterbatasan pemerintah nagari dalam penataan pasar tradisional dan keterbatasan dari sarana dan prasarana dalam mendukung daya saing di pasar tradisional Nagari Lubuk Gadang Selatan kec. Sangir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana peran pemerintah nagari dalam upaya meningkatkan daya saing pasar tradisional dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Nagari Lubuk Gadang Selatan Kec. Sangir.Jenis penelitian skripsi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu menganalisis dan menguraikan fenomena atau peristiwa yang terjadi saat ini. Sumber data yang diambil dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari Walinagari dan pedagang pasar Nagari Lubuk Gadang Selatan Kec. Sangir dan data sekunder yang diperoleh dari publikasi informasi yang dikeluarkan berbagai penelitian dari jurnal, artikel dan buku serta data-data yang berhubungan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan menunjukkan bahwa peran pemerintah dalam mendukung kegiatan daya saing pasar tradisional Nagari Lubuk Gadang Selatan Kec. Sangir ini hasilnya masih belum optimal karena adanya keterbatasan dana baik dari segi penataan pasar dan segi sarana dan prasarana.
Penyusunan Instrumen Penilaian Kognitif Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Risnawati, Risnawati; Rizqa, Miftahir; Fitri, Anisa; Muhammad, Ilham; Hidayati, Okfrida; Husni, Radhiatul
Journal Education And Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2023): Journal Education And Islamic Studies
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062//IJR.2023.v1i2.331/5

Abstract

This research aims to explain how to compile knowledge assessment instruments (cognitive), including tests consisting of objective tests, essay tests, matchmaking tests, true false tests and also how to score in each type of cognitive tests. The method used in this paper is the library research method. The literature method is a research method carried out by obtaining data from various sources, including books in libraries, magazines or documents related to the topic discussed. The results of the study concluded that the cognitive realm is a process of knowledge that is more based on its development from perception, introspection or memory of students. According to Bloom, cognitive learning objectives are developed at six levels: knowledge, comprehension, application, analysis, synthesis and evaluation. To determine the ability of students according to the levels in cognitive learning objectives, a measuring tool is needed, namely tests. Tests in this cognitive realm include objective tests, description tests, matchmaking tests and true false tests.
Co-Authors A, Muhammad Rizal A. Latif, Al Firman Aan Putra Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdur Rahim, Abdur Ade Akhmad Saputra Adinda, Yus Tri Afandi, Echa Azkia agung setiawan Ahmad Sofyan Ainu Zumrudiana Akmal, Najmuddin Aldian, Yun Amril, La Ode ANDIKA SAPUTRA Andini, Andini Angga Purnama Anggraini, Nabila Anggun, Septiasri Ani Rakhmanita Aprillia Dwi Ardianti arianti, rita Arisman Arisman Asfi Yanti We, Asfi Yanti Asiana, Nur Rul Aslinda, Andi Astuti, Putri Widiya Asyrofuddin, Muhammad Isa Azhary, Aura Bisri , Hasan Choirun Niswah, Choirun Damayanti, Aira Puteri Darman Manda Manda Dedy Husrizal Syah, Dedy Husrizal Devi Arisanti Dewi, Eva Dewi, Yenty Astarie Dyah Mahendrasari Sukendra Edy Edy Effendy, Moh. Mahfud Eli Suryani Elvia Budianita Erviana, Irna Fajar, Galih Sigit Al Fatma, Azwar Ayu Fatmawati Fatmawati Fazrina, Fazrina Febrian, Raka Fijri Astuti, Tia Fitri Indrawati Ginting, Terbit Rizkinta Gumilang, Ibnu Fajar Guntur, Muhamamd Gusti, Siska Kurnia Haedar Akib Haerul, Haerul Hamam Burhanuddin Hamda Sulfinadia Hapsari, Cahyaningrum Putri Harahap, Rifqi Ramadhan Haryadi - HERMAWAN Hermawati, Bertakalswa Hidayati, Okfrida Hizbullah, Diva Huda, M. Ikhwanul Husni, Radhiatul Ibrahim Ibrahim Iis Afrianty Ikhwanudin, Muhammad Ilham Muhammad Indra, Adam Malik Indrianti, Rita Irfanita Nurhidayah Iskandar Arnel Jumanta, Toto Jurna Petri Roszi, Jurna Petri Kurniawati, Naning Kustiawan, Winda LA ODE ANHUSADAR Lestari, Anisa Lestari, Fitha Dieni Puja Lubis, Zakaria Musa M, Amril M. Husen Al Farisy M. Ivan Ariful Fathoni Maharhani, Arvia Dhitya Malse Anggia Mardiah Astuti Marjuki, Ali Megasari, Fritha Miftahir Rizqa Muh Nur Rochim Maksum Muhammad Fajar Muhammad Fuad Muhammad Guntur, Muhammad Muhammad Ichsan Muhammad Ridha Muhammad Ridha Muhammad Wildan Shohib Muslim Muslim Muslim Nandasari, Nandasari Nasution, Alya Azra Mutia Nazily, Haqqy An Nazwa, Windy Sakila Nina Agustina, Nina Ningsih, Asih Ria Nirmala Sari Nisa, Fauzatul Laily Nofrita, Misra Novayanti Sopia Rukmana, Novayanti Sopia Nur Rusliah Nur, Andi Cudai Nurani, Khadijah Nuratika Nuratika, Nuratika Nurhazani, Nurhazani Nurlaelah Nurlaelah, Nurlaelah Nursabilah Isu, Mutimah Oktari, Legiana Oky Nur Pratiwi Johansyah Pohan, Sarhul Azkar Pramesti, Alia Rega Pratiwi, Ayuntin Nonik Pratiwi, Yunita Dwijaya Purba, Sinky Arisky Putri, Amelia Fajri Rahman, Haikal Ramadhani, Risky ratih ratih Rejeki, Rejeki Ria Ningsih, Asih Ridhah, Habibatur Rijal, Ahlan Khoir Syah Rismawati Rismawati Risnawati Risnawati Rita Kurnia Rohmah, Siti Ngainnur Rosdialena Rosita, Jamiati Rosyid, Muhammad Ikhwanuddin Al Ruri Wijayanti Rusman, Karmila Sahidin, La Ode Sakawati, Herlina Salam, Shoffan Abdus Sari, Astrid Chandra Savitri, Suciani Selvi Kasman Setianingsih, Dias Setiawan, Rizal Ahmaludin Silfia, Nur Siregar, Irfan Maulana Siregar, Zulkarnain Siti Fatimah Azzahra Siti Khadijah Suandi, Ade Lestari Suharti Sukmawati Sukmawati Sulmiah, Sulmiah Supadmi, Tri Supartiningsih - - Suriana Suriana Suryana, Icha Susilawati, Delvi Syahminan Syahminan Syahputra, Roni Syahridani, Muhammad Aziz Syahrini, Lita Syam, Alfad Haffan Syam, Febrianto Tampubolon, Manuppak Irianto Tengku Hartati Triana, Tara Wasikin, Wasikin Widyawati Widyawati Yamin, Muh Nur Yamin, Muh. Nur Yanti, Disnia Fitri Yanti, Resky Yaqin, Alamul Yulianti Yulianti Yuni Ahda Yunita Dyah Puspita Santik, Yunita Dyah Puspita Zahra, Rani Zubaidi, Peri Aisyah Zulkifli Zulkifli