p-Index From 2021 - 2026
24.409
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL HUKUM Syiar Hukum: Jurnal Ilmu Hukum FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Qistie: Jurnal Ilmu Hukum Logika : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Pembaharuan Hukum Sriwijaya Law Review JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI YUSTISI Journal on Education Awang Long Law Review Journal of Humanities and Social Studies Kosmik Hukum PALAR (Pakuan Law review) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JURNAL EDUKASI NONFORMAL JURNAL DE JURE MUHAMMADIYAH CIREBON Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences NOMOI Law Review Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL, POLICY AND LAW (IJOSPL) JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Hukum Responsif : Jurnal Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum Arkus Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Journal of Law, Administration, and Social Science IBLAM Law Review COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Jurnal Hukum Legalita Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Pakuan Justice Journal of Law (PAJOUL) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Journal of Islamic and Law Studies (JILS) Jurnal Hukum Pelita Journal of Legal and Cultural Analytics (JLCA) JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum International Journal of Science and Environment Jurnal Sosial dan Sains AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Journal of Law, Education and Business AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Perkara: Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik Jurnal Sains Student Research Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Enigma in Law Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Journal of Innovative and Creativity Activa Yuris: Jurnal Hukum International Journal of Sociology and Law Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Cendekia Ilmiah Themis: Jurnal Ilmu Hukum Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) PALAR : Pakuan Law Review QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum
Claim Missing Document
Check
Articles

TANGGUNG JAWAB HUKUM DAN KONSEKUENSI BAGI PELAKU PENIPUAN DENGAN MODUS ARISAN MELALUI PLATFORM MEDIA SOSIAL M. Adaninggar; Fregy Andhika Perkasa; Asmak Ul Hosnah
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v3i1.1670

Abstract

Pada era modern saat ini, internet telah memberikan berbagai kemudahan, termasuk di dalamnya yaitu arisan online. Definisi atas arisan online yakni suatu praktik pengumpulan dana pada sebuah kelompok dengan memakai sistem undian, yang dilakukan secara daring atau tanpa kehadiran fisik. Selain itu, UU ITE yang diterbitkan pada tahun 2008 memberikan aturan perihal aksi penipuan yang dapat diaplikasikan dalam konteks daring. Penelitian ini mengeksplorasi suatu artikel ilmiah yang mempunyai judul "Tanggung Jawab Hukum dan Konsekuensi Bagi Pelaku Penipuan dengan Modus Arisan Melalui Platform Media Sosial" dengan merujuk pada UU No 19 Tahun 2016. Setiap anggota yang telah menandatangani perjanjian memiliki tanggung jawab untuk mematuhi peraturan dan membayar iuran sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.Hal tersebut mencerminkan relevansi hukum siber beserta sebuah Undang-undang yang mengenai Informasi beserta suatu Transaksi Elektronik yang dikenal juga dengan UU ITE dalam konteks penipuan yang melalui sebuah modus arisan lewat berbagai platform media sosial. Penipuan tersebut melibatkan penggunaan media elektronik dan platform media sosial, sehingga menjadi relevan dengan regulasi hukum siber. Penelitian ini memiliki fokus pada penerapan metode hukum normatif dan penelitian deskriptif analitis. Penggunaan sumber data memakai beberapa data sekunder. Metode untuk mengumpulkan datanya yakni dengan memakai metode yang berupa penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini. Harapannya adalah dapat memberikan pemahaman berkelanjutan tentang penanganan hukum terhadap pelaku penipuan dengan modus arisan melalui platform media sosial.
SISI GELAP PERMAINAN ROLE PLAYING DILIHAT DARI SUDUT PANDANG HUKUM DAN KEJAHATAN SIBER Yerisha Afriani; Ronauly Juwita Christin Simbolon; Asmak Ul Hosnah
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v3i1.1671

Abstract

Berkembangnya zaman menjadikan teknologi begitu berkembang begitu juga dengan kejahatan serta hukum yang berlaku di media sosial, kejahatan tadi merupakan kejahatan yang sulit untuk dipecahkan sebab jangkauannya yang terlalu luas serta penyebarannya yang sangat cepat, maka akan sangat cepat bagi anak-anak yang tidak mengetahui wacana internet akan terjerumus kedalam penyalahgunaan internet dan media umum seperti role playing, untuk mencegah hal tersebut terjadi, pendidikan serta penalaran anak semenjak dini dalam menggunakan media umum sangat diperlukan oleh anak-anak, dengan adanya bimbingan dari orang tua serta guru maka akan memperkecil kemungkinan anak untuk melakukan hal-hal yangg tidak diinginkan. Walaupun telah diatur dalam undang-undang, kiprah orang tua serta pengajar masih sangat diperlukan untuk mengawasi aktivitas anak dalam mengikuti perkembangan zaman seperti penggunaan media sosial dan internet, oleh karena itu dibutuhkannya pengawasan yang ekstra terhadap anak pada saat bermain menggunakan media sosial serta internet.
Kriminalisasi Penggunaan Deepfake dalam Tindak Pidana Penipuan dan Pencemaran Nama Baik: Tantangan dan Solusi Hukum Putri, Silvia Maharani Iskandar; Salsabila, Nashwa; Hosnah, Asmak UI
Legalita Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Hukum Legalita
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/legalita.v6i2.1453

Abstract

The increasing use of deepfake technology is causing new dangers in digital crimes like fraud and defamation. This technology can change audio-visual content in a way that makes it hard to tell apart from the original recording. This can allow criminals to use deepfakes for fraud or to harm someone's reputation without them or the public knowing. This journal analyzes how deepfakes are used for fraud and defamation in Indonesia. It looks for legal solutions to address these issues. This study used a normative legal research method to discover that the Electronic Information and Transaction Law (UU ITE) can catch criminals using deepfakes. However, there is a legal gap that makes it difficult to enforce the law effectively. The main problems with making deepfake use illegal are the absence of clear rules and limited knowledge of the technology among law enforcement officers. To fix these problems, it is suggested to update rules about deepfakes and provide more training for law enforcement. Law enforcement can improve their ability to fight crimes involving deepfake technology by taking the right actions. This will help keep the public safe from the harmful effects of deepfake technology.
Beyond the Law: Exploring the Moral and Philosophical Dimensions of Pancasila in Promoting a Human Rights Culture in Indonesia Nandarista Tama Aullia Syahrani; Tri Wahyu Ningsih; Asmak Ul Hosnah
Arkus Vol. 11 No. 1 (2025): Arkus
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/arkus.v11i1.671

Abstract

This research delves into the moral and philosophical dimensions of Pancasila, Indonesia's national philosophy, and its potential to foster a robust human rights culture in the country. It examines how the five principles of Pancasila, which encompass divinity, humanity, unity, democracy, and social justice, can shape individual and collective attitudes toward human rights, transcending legal frameworks. This study employs a qualitative approach, utilizing a combination of document analysis, case studies, and historical and contemporary literature review. The research analyzes relevant legal documents, including the Indonesian Constitution and human rights laws, alongside philosophical interpretations of Pancasila and its application in Indonesian society. The study reveals that Pancasila's inherent values align with the core principles of human rights, emphasizing human dignity, justice, and equality. By promoting these values, Pancasila can foster a sense of responsibility and respect for human rights at all levels of society. However, the study also identifies challenges in fully realizing this potential, including socio-cultural barriers, historical legacies, and varying interpretations of Pancasila. In conclusion, Pancasila offers a powerful moral and philosophical framework for cultivating a human rights culture in Indonesia. By strengthening the understanding and application of Pancasila's principles, Indonesia can promote a more just and equitable society that upholds the rights of all its citizens.
Disparity in Sentencing and the Effectiveness of Indonesia's Narcotics Law: A Critical Analysis of Law No. 35 of 2009 Alex Rikardo Siahaan; Hasan Hiawatha Rifai; Asmak Ul Hosnah
Arkus Vol. 11 No. 1 (2025): Arkus
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/arkus.v11i1.680

Abstract

Drug abuse in Indonesia remains a pervasive issue with significant social, economic, and health implications. Law No. 35 of 2009 concerning Narcotics was enacted to combat this problem through comprehensive provisions encompassing prevention, criminalization, and rehabilitation. This study critically analyzes the implementation of Law No. 35 of 2009, focusing on sentencing disparities and their impact on achieving the law's objectives. This study employed a qualitative approach with a normative legal analysis. Primary data sources included Law No. 35 of 2009, related regulations, court decisions, and legal documents. Secondary data comprised academic publications, reports from government and non-government organizations, and expert opinions. Data analysis involved a comprehensive review and thematic analysis of the collected materials, focusing on identifying patterns, inconsistencies, and challenges in the application of the law. The study revealed a significant disparity in sentencing under Law No. 35 of 2009. Drug users, often suffering from addiction, frequently receive harsher punishments than drug dealers, who play a more significant role in the illicit narcotics trade. Judges often fail to differentiate between users and dealers, leading to inappropriate sentencing. Despite provisions for rehabilitation, many users end up incarcerated due to limited access to treatment facilities and programs. In conclusion, while Law No. 35 of 2009 provides a comprehensive legal framework for addressing drug abuse, its implementation reveals significant shortcomings, particularly concerning sentencing disparities. Judges need comprehensive training to understand the nuances of the law and apply it fairly, considering the roles of different actors in drug-related offenses. Increased investment in rehabilitation programs and facilities is crucial to offer effective treatment options for drug users, reducing recidivism and promoting reintegration into society.
Oligarchic Hegemony in Elections: A Criminal Offense Undermining Integrity and Threatening Democracy in Indonesia Hosnah, Asmak Ul; Antoni, Herli; Rohaedi, Edi; Nuraeny, Henny; Faturachman, Fauzan Azima
Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 18 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25041/fiatjustisia.v18no3.3640

Abstract

The election of the President and Vice President serves as a fundamental pillar of democracy and a crucial moment in the democratic process in Indonesia. However, in recent decades, the hegemony of oligarchs has posed a significant threat to the fairness and integrity of the electoral system. Oligarchs, wielding substantial power and influence, frequently manipulate the electoral process for personal and group interests, often resorting to criminal activities such as bribery, political intimidation, and the misuse of state resources. These actions undermine the legitimacy of elections and erode public trust in the democratic process. This research seeks to analyze the methods employed by oligarchs in the presidential election as criminal acts that damage the integrity of the electoral process in Indonesia. Using a normative legal approach, this research examines various written sources, including books, journals, and empirical data from past elections. The findings reveal a consistent pattern of legal violations by oligarchs that significantly compromise the electoral process. Based on these findings, the research recommends reforms aimed at strengthening the enforcement of criminal laws related to elections and enhancing the capacity of electoral oversight institutions to prevent oligarchic interference. These reforms are crucial for preserving an inclusive and fair democracy in Indonesia.
Juridical Analysis of Minors Who Commit the Crime of Murder Rizka Handayani Pohan; Rima Vania Ramadhani; Asmak UI Hosnah
JOURNAL OF ISLAMIC AND LAW STUDIES Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jils.v8i2.15206

Abstract

The aim of this research is to clarify the handling of criminal acts where the perpetrator is a minor, especially the crime of murder, and to clarify the application of the juvenile criminal justice system (SPPA) in prosecuting criminal acts committed by children. As a rule of law, Indonesia regulates all the lives of its citizens. country through applicable laws and regulations. The current laws do not provide justice to all Indonesian people without discrimination. As criminal acts committed by minors occur in society, especially in Indonesia, applicable law enforcement is different from criminal law in general. To overcome this problem, there is a special law that regulates it, SPPA (Juvenile Criminal Justice System). It would be more effective to use punitive sanctions and behavioral sanctions simultaneously (two-track principle). Efforts to divert at all stages of the investigation and limit prison sentences and recidivism. Article 8 concerns parties participating in diversion activities through advisory procedures and the diversion principles in Article 9.
Upaya Mengenal Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Muhamad Ade Bazar Septiana; Aulia Nurdin; Asmak Ul Hosnah
Perkara : Jurnal Ilmu Hukum dan Politik Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Perkara: Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/perkara.v2i2.1877

Abstract

Prevention is the process of preventing or holding back something from happening. It is possible that the eradication efforts carried out before the violation were procedures to eliminate the crime of money laundering so that criminal acts would not occur which would result in state losses. Money laundering is an attempt to hide or disguise the source of money obtained from criminal acts and then converted into money that appears to come from legitimate actions. Therefore, it is not surprising that more complex crimes are evolving into more sophisticated types as technology and science advances. Because of this, laws to overcome it are difficult to create, and criminal law itself is difficult to cover crimes such as corruption that use sophisticated tools such as telephones and computers. This type of crime also occurs in banking institutions. Often, the perpetrators are the bank administrators themselves or collaborate with other parties who are not members of the bank, so that other people do not know about it or find it difficult to understand it.
Kebijakan Penegakan Hukum Tindak Pidana Terhadap Pencucian Uang (Money Laundering) Di Indonesia Shiva, Khadizah Aliyah; Putry, Salsabila Afifany Susanta; Hosnah, Asmak UI
TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 4 No. 10 (2024): Volume 4 Nomor 10, Desember 2024
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47268/tatohi.v4i10.2581

Abstract

Introductioan: Law enforcement against money laundering in Indonesia is a major challenge, given the complexity of cases, linkages with other crimes, and efforts by perpetrators to hide the proceeds of crime. Effective policies are needed to ensure the integrity of the financial system, prevent state losses, and strengthen coordination between law enforcement agencies.Purposes of the Research: The purpose of this article is to analyze the effectiveness of policies, obstacles to law enforcement, and provide recommendations to strengthen the handling of money laundering in Indonesia.Methods of the Research: Using normative legal research methods by using the main focus on laws and regulations such as Law No. 8 of 2010.Results of the Research: The results show that Law Number 8 Year 2010 provides a strong legal basis for the prevention and eradication of money laundering in Indonesia. The existence of institutions such as PPATK is a key factor in detecting and reporting suspicious transactions. However, the effective implementation of this law is often constrained by weak coordination between law enforcement agencies, lack of technical understanding of money laundering cases, and limited human resources and technology. In addition, tracing assets hidden overseas remains a major challenge, despite international cooperation efforts.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP IMPLEMENTASI PRINSIP KEADILAN RESTORATIF DI INDONESIA Muhammad Giosefi; Syafiq Ijlal Islami; Asmak Ul Hosnah
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 6 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v10i6.10239

Abstract

Prinsip keadilan restoratif merupakan pendekatan alternatif dalam sistem peradilan pidana yang berfokus pada pemulihan korban dan rehabilitasi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip keadilan restoratif di Indonesia, termasuk kendala dan tantangan yang dihadapi. Meskipun konsep ini telah dikenal dalam konteks penanganan anak pelaku tindak pidana, penerapannya dalam kasus pidana umum masih terbatas. Faktor-faktor seperti regulasi yang mengedepankan pendekatan retributif, rendahnya pemahaman aparat penegak hukum, dan minimnya partisipasi korban menjadi hambatan signifikan. Selain itu, ketidaksiapan infrastruktur serta penerimaan masyarakat terhadap keadilan restoratif juga mempengaruhi efektivitas implementasi prinsip ini. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan langkah strategis seperti revisi peraturan perundang-undangan, pelatihan bagi aparat penegak hukum, dan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan demikian, keadilan restoratif dapat menjadi bagian integral dari sistem peradilan pidana yang lebih humanis dan berkelanjutan di Indonesia.
Co-Authors Abda Abda Abdillah, Matsani Abdullah, Ahmad Danial Abian Farhan Alfahrezy HSB Abil Arya Putra Addison Ghazia Aristito Adhie Nugroho, Matheus Bobby Adila Fitriani Adinda Nurul Syahrani Adji, Vipta Afrisyal Chandra Permana Agustin, Arini Aulia Agustin, Nenty Ahmad Sanusi Ahmad Sanusi Aida Fatimah Aida Fatimah Airel Hamu Lee Hunggu Aisah Putri Arief Ajeng Ghina Sana Aji, Adam Andromeda M. Akila A, Rezkika Akmal Reihan Akmal, Syauqi Alghifari Aldhito Benyamin Alex Rikardo Siahaan Alfaridzi, Muhammad Alfian, Risky Alif Sultan Alifya Putri Azahra Alifya Putri Azahra Amelia Nurliana Amirullah, Fachran Andhika Nugraha Utama Andi juliandi Andi Juliandi Andiani, Natalie Puspita Andika Agung, Andika Andika, Aimar Putra Andini Karamoy Angelica Clara Anaztasia Simanjuntak Angelica Clara Anaztasia Simanjuntak Anggraieda, Annisa Rahma Anjani, Maudy Annisa Rifka Desiana Annisa Rifka Desiana Anwar Sulaiman Anwar Sulaiman Arief, Aisah Putri Aristito, Addison Ghazia Arridho Dwinanda Enriartyo Arsad, Sarah Widia Arya Nugra Dewangga Ashifa, Kinnayah Asmida Ahmad Asmida Ahmad Asyafira, Livvy Aulia Febriliana Basyuni Aulia Nurdin Aulia, Ardiansyah Aurel Putri Ayu Lestari , Megha Azahra, Serla Yolanda Azalia, Anashya Azhar, Bintang Azzahra, Najwa Maulida Azzam, Muhamad Fatih Bella, Wayne Gladys Octatiana Cahyani, Gisella Tiara Cahyono, Dwi Erlangga Ceysa, Salisa Dwi Chambari, Gibran Iqbal Chandrika, Muhammad Ikrar Putra Charen Toisuta Charen Toisuta Citra, Amelia Kurnia Clara Auroeria Lyantina Utami Daffa Muhammad Nazar Dahlia Bunga Rembulan Danang Mahesa Danang Mahesa Dapurahayu, Sella Dea Andriany Dea Delyana Dedy Pratama Della Abelia Hermawan Dendy Suma Pratama Deni Maulana Deni Maulana Ihsan Deni Setya Bagus Yuherawan Desi Ratnasari Desi Ratnasari Devi Raiva Aprilia Dhea Salsabila Dhea Salsabila Dhifa Ridho Dwiputra Hidayat Diaz, Yosaphat Diffa Aulia Putri Syadena Djakarsih Putro, Sapto Handoyo Djamilus Djamilus Djamilus, Djamilus Doni Christian Nainggolan Doorson, Stiveen DP, Sapto Handoyo. DRD, Moch Ilham Dzaki, Ahmad ebriansyah , Noval F Edi Rohaedi Edwina Natalie Bremer Edy Sahputra Tarigan Edy Sahputra Tarigan Elisabet, Tasya Elsa Kristina, Krisna Yuliyanti Enggar Agni Wibowo Er, Vickri Hafis Fadillah Erwan Ramdan Hidayat Esfandiary, Jennifer Kayla Fachrina, Qorin Fadhil Fadhlurrahman Putra Ismail Fadilah, Tegar Aulia Fairuzzen , Mohamad Revaldy Faizal , Willy Faizal, Willy Falentine, Anisa Fanny Tanuwijaya Farahdinny Siswajanthy Faris Febrian Farros, Muhammad Sayyid Al Farros, Sayyid Al Fatika Karmila Fatimah Ratu Azzahra Faturachman, Fauzan Azima Faturrahman, M. Zaidan Fauzan Irawan Febriansyah , Noval Febriansyah, Noval Febriansyah, Zidan Ferdricka Nggeboe Fernando Saputra Fhadilah, Indah Fianden, Fachmi Maya Syafirah Fiboda, Engku Firza Prasetya Wardhana Fisabil, Kintan Fitriani, Agnes Franciscus Budi Iskandar Fregy Andhika Perkasa Fregy Andhika Perkasa Frya Zeynia Fryazeynia Gagah Arjunaman Elit Ghefira Puteri Rahmadina Giliman Christupa Gumilar , Reza Ramdan Gunawan, Ilham Gustira Sabrina Irawan H.M. Yunus Haider, Edwardo Cipta Hanifah, Zalyka Amartya Hapsari, Maharani Dwi Harahap, Ahmad Rivai Ardiansyah Hardana, Firdi Hasan Hiawatha Rifai Henny Nuraeny Henny Nuraeny Henti Palupi Henti palupi Herli Antoni Herli Antoni Herli Antoni Hermawan, Rizki Hertadi, Raihan Heryadi, Raihan Hidayat, Rio Maulana Humaira R, Khaila Hunggu, Airel Hamu Lee Husnaini, Ervina Hutagalung, Anggi Muhammad Chandraca Hutasoit, Tomi J.E Ibnu Fahmi Ileven Junita Prastika Ileven Junita Prastika ILHAM Indah Fhadilah Indah Permatasari Indria Nur Septia Indrianti Putri Laila Inggria, Deva Irawan, Khansa Kamilah Roza Irsan, Laila Yuniar Ismail, Fadhil Fadhlurahman Putra Iwan Darmawan Izzati, Meydina Janeva, New Jasmin L.Parreno Jason Johanis Walean Jason Johanis Walean Jauharah, Sri Adisty Jawade Hafidz Jenal Mutaqin Jenniviera, Johana Jevis, Weldy Jingga, Anya Jibril Ratu Johana Jenni Viera Josadi, Ilyas Jufel D. Fernandez Juniar, Fajar Junior, Rogie Garcia Juwita Puspita Sari Karina Permata Karmila, Fatika Karunia, Karunia Kasyifa Alifya Anfasha Kenisha Andiani Kesuma, Prama Tusta Kezia Hera Putri Khaila Humaira Ridwan Khoirul Anwar Dalimunthe Kiara, Jenifer Kusuma hapsari Kusuma Hapsari Kusuma, Eduardus Kusuma, Eduardus E. S. Leli Indriyani Lestari, Erin Dwi Lestari, Megha Ayu Lestari, Neng Aini Sri Sunda Lilik Prihatini Lindriyani Sjofjan Lindryani Sjofjan Liu, Fanny Livvy Asyafira Lubis, Rania Faradita Lukman Salim Nur Hakim M Frasetyo M Reval Alfiadi Farisqi M, Ray Rafi Kahramandika M. Adaninggar M. Adaninggar M. Zaki Rizaldi M.Adaninggar Maita, Rafel Malik Maulana Malik, Agusto Abdul Mangatur Untung Sinaga Marendra , Nadia Rhaesa Marpaung, Vriyan Holten Martha, Putri Maryam, Salsabilla Maryono, Bayu Tri Maulana, M Syahrul Megha Ayu Lestari Mohamad Revaldy Fairuzzen Monica, Tri Muhamad Ade Bazar Septiana Muhamad Fadly Darmawan Muhamad Fatih Azzam Muhamad Giosefi Muhamad Iqbal Zur'ain Muhamad Marpin Putra Muhammad Azka Muhammad Bintang Al – Faridzi Muhammad Fahmi Reza Muhammad Farhan Muhammad Giosefi Muhammad Habsy Muhammad Hanif Abdurrahman Muhammad Iqbal Purwanto Muhammad Rafli Putra Sugiana Muhammad Rafli Rismawan Muhammad Rizky Kurniawan Muhammad Rizky Kurniawan Muhammad Sulthan Rizqyansyah Muhammad Sulthan Rizqyansyah Muhammad Wirdan Mukhlish Muhammad Maududi Mulia, Risma Mustakim Mustika Mega Wijaya N, Zahra Febriani Nabila, Salsa Putri Nadia Rastika Alam Nadiariani, Arista Nadine Electra Nivedita Naia Saifanah Insani Nandarista Tama Aullia Syahrani Nayla Lutpiana Dewi Nayla P, Putu Audy Nazaruddin Lathif Nazarudin Lathif Nazarudin Latif Nazarudin Latif Nazarudin Latif Nugraha, Agi Septia Nugraha, Helena Refa Nur Alia Nur Alia Nur Mutiara Gandasari Panca Muchtar Panjaitan, Rayner Aktatrinitius Parlindungan Parlindungan Parlinggoman, Yonathan Parreño, Jasmin L. Perkasa , Fregy Andhika Permana, Gilang Ilham Permana, Rifka Tria Permata, Karina Prabu Wisnu Puji Wibowo Pradini, Yustia Okta Pratama, Dendy Suma Pravitri, Ivana Meilani Purwati, Siti Ayu Resa Putra, Abil Arya Putra, Muhamad Marpin Putri Hariyanti Putri J Lesikal Amanda Z Putri Nesya Azahra Putri, Balqis Dwi Ananda Putri, Dinda Aulia Putri, Junita Demar Putri, Kezia Hera Putri, Sherlyn Novtrsiya Melati Putri, Silvia Maharani Iskandar Putry, Salsabila Afifany Susanta Putu Audy Nayla P R.Muhammad ilhan ma'ruf Rachell Abigael, Ellena Rahayu, Diana Fitria Rahman, Aqshal Raihan Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Raihan, Ilham Ahmad Raihan, Muhammad Rajasa Syaefunaldi Rama Dwi Aryandhes Rama Dwi Aryandhes Ramadhan, Muhamad Rizki Ramadhani, Muhammad Ramadhanti, Aura Nasha Ramadhoni, Rizki Raysa Nurahmah Mulyana Reihan , Akmal Rendy Riansyah Hidayat Ridha Rahma Khaerunnisa Rifai, Hasan Hiawatha Rifqi Hidayat, Rifqi Rima Vania Ramadhani Risjunarko, R Aria Diva Rismawati Rismawati Rizaldi, M. Zaki Rizka Handayani Pohan Rizki Dwi Putra Rizki Ramadhan Rizki Ramadhoni Rizkia, Shalima Nayla Rizkiawan, Muhamad Fadlan Rizky Ramadhan, Gilang Rizky Satria Dimlana Roby Satya Nugraha Rogie Garcia Junior Ronauly Juwita Christin Simbolon Ronauly Juwita Christin Simbolon Roy, Muhammad Tahsin Rustandi, Rizka Maulidaen S, M Naufal Raihan Sabella, Derena Sabrina Tabrani Safitri, Kaylah Safitri, Vivi Sahda, Haura Mahsa Said , Muhammad Kafka Aghna Saleh, Weldy Jevis Salsabila Maryam Salsabila, Nashwa Salsabila, Salsabila Salsabilla Kusuma Salsabillah, Dara Nurul Sandi Fitriansyah Siregar Sapto Handoyo Sapto Handoyo Djarkasih Putro Sapto Handoyo DP Saputra , Fajar Sari, Desi Puspita Satria Manggala Putra Sella Dapurahayu Selly Ridha Putri Septian Mukti Firdaus Septian Mukti Firdaus Serla Yolanda Azahra Shafira Nur Annisa Shantika Vidia Az Zahra Sherlyn Novtrsiya Melati Putri Shidqi, Arfina Shiva, Khadizah Aliyah Sholehah, Siti Bilkis Sihombing, L. Alfies Silvia Nur Oktaviani Silvia Nur Oktaviani Simanjuntak, Angelica Clara Anaztasia Simanungkalit, Jason A.R. Simanungkalit, Jason Aaron Riado Sinaga, Mangatur Untung Sinaga, Walter Aaron Life Siskarina, Melvy Dwi Sita Amelia Salsabilla Siti Nuraisyah Putri Sri Adisty Jauharah Suhamdani, Nadila Novanty Suhartanto, Feri Pramudya Sulistyani Eka Lestari Supenawati, Erni Susanto, Aldo Permana Putra Syafiq Ijlal Islami Syafiq Ijlal Islami Syahlahaifa , Zahra Syahputri, Della Syahrani, Adinda Nurul Syahrani, Nandarista Tama Aullia Syaidah, Siti Syifaa Ayudia Nirmalasari SylviaNabila Tabrani, Sabrina Tasya Elisabet Taufik H. Simatupang Taufik H. Simatupang Tias, Tessa Ayuning Todi, Yusuf Afrenoldi Tri Rahmawati, Tri Tri Wahyu Ningsih Tri Wahyu Ningsih Tridewo, Naura Fairusyifa Turino Ferdian Atmojo Turino Ferdian Atmojo Tusyadiah, Hapifah Ulumuddiin, Muhammad Humam Usnan, Amar Utama, Andhika Nugraha Vania Anindya Velliana Tjan Vivi Safitri Wafa, Muhammad Rifqi Fawaid Ali Wahyudinanty, Rayhani Walean, Jason Johanis Walter AL Sinaga Wardana, Desna Tri Weldy Jevis Weldy Jevis Weldy Jevis Wibowo, Aryo Willy Faizal Wisnu Pebrianto Yazidil Bustomi Yennie K Milono Yenny Febrianty Yenny Febrianty Yerisha Afriani Yerisha Afriani Yoga Juliandi Putra Yolanda Azahra, Serla Yusuf, Khadafi Zacharias, Vasco Javarison Zahra Nurul Nissa Zahra Rahmah Fadilah Zalyka Amartya Hanifah Zhafirah Dinda Lolita Zhafirah, Alya Zidan Febriansyah Ziddan Febriansyah