p-Index From 2021 - 2026
13.854
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Teknik dan Ilmu Komputer Tajdida Suhuf J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Ishraqi Profetika JURNAL IQRA´ Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Pendidikan Islam SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Educan : Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) PARAMUROBI Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Jurnal PAI Raden Fatah Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Instructional Development Journal Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Hikmah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Didaktika: Jurnal Kependidikan Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Abdi Psikonomi Edusoshum: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Humaniora Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Prosiding University Research Colloquium Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Jurnal Lektur Keagamaan QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) LECTURES: Journal of Islamic and Education Studies Innovative: Journal Of Social Science Research AL ULYA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Solo Universal Journal of Islamic Education and Multiculturalism Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (Jurnal AMPOEN) JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Jurnal Pendidikan Islam AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam Profetika: Jurnal Studi Islam Educan: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Revitalisasi Pendidikan Kuttab Di Era Digital Armin Nurhantanto; Siti Nur'aini; Wachidi Wachidi; Muhammad Ali
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.3828

Abstract

Kuttab education, as a traditional Islamic educational institution that has played an important role in educating generations of Muslims since medieval times, is now facing great challenges in the digital era. Advances in technology and changes in people's lifestyles have had a significant impact on the way of learning and teaching. This study aims to explore the revitalization efforts of Kuttab education in the face of digital transformation, focusing on curriculum adaptation, information technology utilization, and community involvement in the education process. The method used in this research is a qualitative approach with literature studies, interviews with educational practitioners, as well as direct observation in several Kuttab institutions that have begun to integrate digital technology in their learning process. The results showed that the revitalization of Kuttab in the digital era does not only involve updating teaching materials, but also the need to develop digital competencies for teachers and students. The use of digital learning platforms, Quran-based applications, and distance learning are some of the innovations that support the effectiveness of Kuttab education in this era. This study concludes that Kuttab education that integrates digital technology has great potential to expand access to quality Islamic religious education, while maintaining the traditional values that characterize Kuttab education.
Islamic Religious Education Teachers' Efforts to Adapt to Digital Challenges Sholahudin Muhammad Iqbal; Mohamad Ali
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 2 (2026): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tadrib.v12i2.6050

Abstract

The current digital era has had a significant impact on the education sector, where Islamic Religious Education (PAI) teachers are required not only to master religious material but also to be able to adapt technology in the learning process. The purpose of this study is to examine in depth the efforts of PAI teachers in adapting to digitalization, including adjusting learning methods, utilizing technology, and pedagogical approaches to meet the demands of the times. The research method used is a qualitative approach. Primary data sources were obtained through in-depth interviews with PAI teachers at SMK BATIK 1 Surakarta, while secondary data were obtained through literature studies from relevant books and scientific journals. Data analysis techniques were carried out through an interactive model that includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results and discussion indicate that the main challenges in PAI learning in the digital era include the gap in technology access, low digital literacy of educators, and the tendency of students to be more interested in entertainment content than educational materials. As a solution and adaptation effort, PAI teachers at SMK BATIK 1 Surakarta implemented a creative strategy by providing game-based quizzes to increase student motivation and active involvement. Furthermore, platforms such as blogs, digital journals, and video and infographic-based assignments are being utilized to instill Islamic values contextually. The success of this adaptation depends heavily on the synergy between teacher   creativity at school and parental supervision at home, creating a digital education ecosystem that is both character-based and religious
Transformasi Smp Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu Kabupaten Karanganyar Arif Nasiruddin; Mohamad Ali; Muh. Nur Rochim Maksum
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10383

Abstract

Perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang pesat menuntut lembaga pendidikan Islam untuk melakukan transformasi agar tetap relevan dan berdaya saing tanpa kehilangan identitas keislamannya. Dalam konteks pendidikan Muhammadiyah, transformasi kelembagaan menjadi kebutuhan strategis untuk merespons tantangan global sekaligus meneguhkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Namun, kajian empiris yang mengkaji transformasi sekolah Muhammadiyah tingkat menengah pertama secara mendalam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses transformasi SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu Kabupaten Karanganyar yang mencakup aspek tata kelola/manajemen, sarana prasarana, guru, dan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi sekolah dilakukan secara sistematis melalui penguatan visi kelembagaan, reformasi manajerial, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan sarana prasarana, serta implementasi program unggulan. Program kelas digital, tahfidz, dan kelas reguler berciri Islami menjadi instrumen utama dalam membentuk budaya sekolah yang adaptif, meningkatkan mutu pembelajaran, serta memperkuat karakter religius siswa. Meskipun demikian, keterbatasan kesiapan sumber daya manusia dan sarana pendukung masih menjadi tantangan yang memerlukan pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap kajian transformasi pendidikan Islam serta menawarkan rujukan praktis bagi sekolah Muhammadiyah dan sekolah Islam lainnya dalam mengembangkan strategi transformasi yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Pelatihan dan pendampingan deep learning untuk guru ISMUBA di Sekolah Muhammadiyah se-Surakarta Mohamad Ali; Istanto Istanto; Nurul Latifatul Inayati; Dartim Dartim; Muh. Nur Rochim Maksum; Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi; Lintang Faza Muqoddas; Ernita Chandra Choirunisa; Febriyani Amelia Putri; Linda Ayu Sholekhah; Indah Setyaningrum; Alya Amellia Ayu Janati; Fadhilla Nangroe Anggraini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38470

Abstract

Abstrak Transformasi digital pendidikan menuntut guru memiliki literasi teknologi dan kemampuan pedagogik berbasis data, namun sebagian guru ISMUBA masih memiliki pemahaman terbatas mengenai pemanfaatan Deep Learning dalam pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pembelajaran berbasis Deep Learning. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan konseptual dan praktik, pendampingan project-based learning, serta evaluasi. Mitra kegiatan adalah 15 sekolah Muhammadiyah di Surakarta dengan 60 guru ISMUBA sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta penilaian produk pembelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, yaitu kategori pengetahuan tinggi meningkat dari 25% menjadi 70%. Selain itu, peserta berhasil mengembangkan minimal tiga model pembelajaran berbasis Deep Learning yang siap diterapkan serta meningkatkan kepercayaan diri guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran. Program juga membentuk komunitas kolaboratif guru berbasis teknologi sehingga berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran adaptif dan berbasis data secara berkelanjutan. Kata kunci: deep learning; literasi digital; ISMUBA; pembelajaran berbasis data; pengabdian masyarakat. Abstract The digital transformation of education requires teachers to have technological literacy and data-based pedagogic skills, but some ISMUBA teachers still have a limited understanding of the use of Deep Learning in learning. This service aims to improve teachers' knowledge competencies and skills in designing and implementing Deep Learning-based learning. The implementation method uses a participatory approach through socialization, conceptual and practical training, project-based learning assistance, and evaluation. The partners of the activity were 15 Muhammadiyah schools in Surakarta with 60 ISMUBA teachers as participants. Evaluation is carried out using pre-test and post-test as well as assessment of learning products. The results showed a significant increase in competence, i.e. the category of high knowledge increased from 25% to 70%. In addition, participants managed to develop at least three Deep Learning-based learning models that are ready to be implemented and increase teachers' confidence in the use of learning technology. The program also forms a collaborative community of technology-based teachers so that it has the potential to improve the quality of adaptive and data-based learning in an ongoing manner. Keywords: deep learning; digital literacy; ISMUBA; data-driven learning; community service.
Pendidikan Islam dan Critical Pedagogy Paulo Freire: Upaya Pemberantasan Korupsi Sistemik: Islamic Education and Paulo Freire's Critical Pedagogy: Efforts to Eradiate Systemic Corruption Nurli Nurlinda; Fadeli; Mohamad Ali
Educan Vol. 9 No. 1 (2025): Curriculum and Teaching Metodology of Islamic Education (Teaching Qur'an, Hadit
Publisher : Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, UNIDA GONTORs Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corruption in Indonesia is believed to have become an entrenched part of the social structure. Indonesia Corruption Watch reported that the number of corruption cases throughout 2023 reached the highest level in the past five years, with potential state losses amounting to IDR 28.4 trillion. Corruption damages the values of integrity and national identity, leading to a systematic decline in the quality of human behavior if left unaddressed. Efforts within the field of Islamic education have been carried out through character education aimed at shaping individuals who reject corruption. However, individual-based efforts alone are insufficient to eradicate systemic corruption. This study develops an anti-corruption education approach that not only cultivates individual morality but also promotes collective movements against corruption through the integration of Paulo Freire’s Critical Pedagogy theory with Islamic education. This study employs a qualitative method with descriptive, interpretative, and conceptual analytical approaches. The relationship between corruption, social structure, and the role of Islamic education is analyzed descriptively. Interpretative and conceptual analyses are conducted on Paulo Freire’s Critical Pedagogy theory and the values of Islamic education derived from the Qur’an and Hadith to formulate an anti-corruption education concept relevant to the Indonesian context.
Perkembangan Sekolah Muhammadiyah di Surakarta pada Tahun 1920-1970 Mohamad Ali
Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 15 No. 2: December 2019
Publisher : Fakultas Studi Islam dan Peradaban, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/AIIJIS.2019.0107.302-327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: a) menggambarkan dinamika Islam di Surakarta menjelang terbitnya matahari Muhammadiyah di kota bengawan, b) mendeskripsikan gerak langkah sekolah Muhammadiyah di Surakarta pada kurun 1920-1970, dan c) menganalisis corak pengembangan pendidikan Muhammadiyah Surakarta. Dengan menggunakan metode sosio-historis penelitian ini berhasil menemukan hal-hal berikut. Pertama, ketika Muhammadiyah muncul di Surakarta, gerakan modernisasi Islam telah melanda kota ini; poros Kauman mendirikan madrasah Mambaul Ulum Kasunanan pada 1905 dan poros saudagar Laweyan mendirikan Sarekat Dagang Islam (SDI) pada 1911, kehadiran Muhammadiyah memberi warna pada modernisme yang berhaluan reformis. Kedua, secara garis besar gerak langkah sekolah Muhammadiyah di Surakarta selama kurun 1920-1970 dapat dipilah menjadi tiga periode, yaitu: perintisan 1920-1942, pencarian identitas 1942-1957, dan pemekaran 1957-1970. Terakhir, corak pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Surakarta mirip pola Yogya yang lebih banyak mendirikan sekolah dari pada madrasah.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abdul Nizar Abdul Rohman Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi Aboubacar Barry Abror Dikna Anugrah Abror Dikna Anugrah Agung Wahyu Utomo Ahmad Muzaki Ahmad Muzaki Ahmad Nubail Alhijri, Muhammad Rasyidil Fikri Alya Amellia Ayu Janati Amir Reza Kusuma Ana Retna Anas Fauzi Hakimudin Andri Nirwana AN Anugrah, Abror Dikna Arfi Fatah Nur Fadillah Ari Anshori Ari Anshori, Ari ARI SUSANTO Ari Susanto Ari Susanto Arif Nasiruddin Arif Nasiruddin Aris Munandar Armin Nurhantanto Arnawati Arnawati Arribath, Dzakiy Arsyada, Aziz Rizqi Atiqoh, Sifa Lutfiyani Azani, Mohamad Zakki Azis Ilham Saputra Aziz, Ridlo Nur Azka Musthofa Badat Alauddin, Muhammad Bambang Sumardjoko Bayu Tiansyah Putra Bima Azisza Mahardika Chori Miftahul Kosidatul Natus Chusniatun Chusnul Fauziah Clara Duta Wahyu Dinata Dartim Denise Kautsar Desi Amaliyah Dewi Rohmah Diana Romdhoningsih Dzakiy Arribath Een Nuraeni Eka Andy Ristianto Eko Nur Wahyudi Elias Ahmed Elly Ulfah Wardani Erham Budi Wiranto Erna Widiyastuti Ernita Chandra Choirunisa Estetika, Rio Fadeli Fadeli Fadhilla Nangroe Anggraini Fadilah Fadilah Faizal, Ihsan Farida, Gina Fatih, Muhammad Iqbal Al Febriyani Amelia Putri Fifi Nur Lynda Febriyani Fiftiyansyah, Mohamad Dzikri Fricticarani, Ade Ganapathy, Malini Hadi, Muhammad Wafi Hilman Luthfil Hafidz Hafidz Halima, Raden Ayu Hamzah Kamaludin Handito, Rama Hanifah, Rizky Hannah Ummu Atikah Hasniar Amanah Hera Damayanti Hidayat, Syamsul Hoga Saragih Husna Nashihin Indah Setyaningrum Insani, Zulaiha Nurul Isa Ahlian Muttaqin Istanto Istanto Istanto Jafar Ihza Yuska Azzacky Janati, Alya Amellia Ayu Jannah, Khonsa? Izzatul Jobeda Khanom Juli Arianto Jumhana, Enjum Kamaludin, Hamzah Katla Novriyani Kautsar, Denise Khoiril Al Amin, Rizky Khoiriyah, Nurul Asma Khonsa’ Izzatul Jannah Kurnia Dwi Ramadhani* Kurniawati, Dewi Nurlita Kusuma, Amir Reza Kusuma, Ria Nata Lail Septia Aidah Larasati, Indah Linda Ayu Sholekhah Lintang Faza Muqoddas Lumiati, Sri Luqman Hakim Lutfi Hafid Ramadana Lutfiah, Jihan Luthfi Syifa' Fauziyah M. Archie Hardinagoro Maghfiroh, Rofi Atina Mahardika, Bima Azisza Mahasri Shobahiya Maheraka, Naufal Aden Maradon, Permai Dwiki Mari Wulandari Maryam Hanifah Mashudi Al furqon Maulana, Abdul Khafid Rayhan Ma’arif Jamuin Moh Zakki Azanin Moh. Danil Warisi Mohamed Iyas Valarthodi Mohammad Zakki Azani Moordiningsih Moordiningsih Mu'minah Mualim, Rojif Muammar Zulfiqri Muchlis Nurseha Muchtar, Zulfa Iftinani Muh Nur Rochim Maksum Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Badat Alauddin Muhammad Farhan Muhammad Ramadhansyah Muhammad Rasyidil Fikri Alhijri Muhammad Wildan Shohib Muk Andhim Mukhlis Royyani NS Mukti, Oscharil Aji Mursiti, Tutik Muthoifin Mutohharun Jinan Na'imah, Ridha Niyom, Wanchai Nur Ayu Safitri Nur Vambudi, Viky Nur Wachidah Nurfitriana Nurfitriana Nurli Nurlinda Nurli Nurlinda Nursaidah Ahmad Nurseha, Muchlis Nurul Latifatul Inayati Oktaviyani, Rissa Pakpahan, Akbar Waliyuddin Pathurahman, Irfan Permata Ashfi Raihana Permatasari, Eka Wahyu Dian Pratiwi, Woro Yustia Punarsih Punarsih Punarsih, Punarsih Puput Anggreani Putri Komala Sari R. Bilqis Bunga Nirwana Ramadhani*, Kurnia Dwi Ramadhansyah, Muhammad Refi Mulyadi Retna, Ana Riana Sari Rio Estetika Ristianto, Eka Andy Rizky Hanifah Rizky Khoiril Al Amin Rizqianto Hermawan Rohenah Rojif Mualim Royyani NS, Mukhlis Sabar Narimo Safitri, Hana Ayu Saif Uddin Ahmed Khondoker Salim, Hakimuddin Samsirin Saniati Saniati Saputra, Azis Ilham Setyarini, Tri Shohabia, Mahasri Sholahudin Muhammad Iqbal Sholihah, Munaya Maratus Sifa Lutfiyani Atiqoh Sinta Diah Ayu Wandani Siswanto Masruri Siti Mahfudoh Siti Nur'aini Sodiq Azis Kuntoro Sri Lestari Sri Lestari Sri Lestari, Sri Lestari Sri Sumarti Sri Wahyu Basuki Sudarno Shobron, Sudarno Sudarno Sudarno Surya, Jaka Sutrisno Sutrisno Syahrur Rohman Wahid Syamsudin Nawwar Hibatulloh SYAMSUL HIDAYAT Tarani, Muhammad Natsir Tika Retnowati Toni Ardi Rafsanjani Tri Era Khoiriyah Tri Setiyarini Tri Setyarini Triono Ali Mustofa Tsani, Bilal Ahmad Tutik Mursiti Utomo, Agung Wahyu Wachidah, Nur Wachidi Wachidi Wahid Ahmad Al-Qodri Wahyono, Sigit Wanchai Niyom Waston Widiyarto, Angga Zendi Ahmad Maghrobi Zidny Akrima Melati Zikroatul Nurul Uula