p-Index From 2021 - 2026
11.945
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Ilmu Administrasi Publik Jurnal Pendidikan Humaniora Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Psikopedagogia Indonesian Journal of Disability Studies Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Dinamika Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Journal of ICSAR Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Journal of Development Research Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat International Research Based Education Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Jurnal ORTOPEDAGOGIA Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Community Service Learning J-MPI (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam) PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Jurnal Karinov JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Soeropati: Journal of Community Service International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) International Journal of Business, Law, and Education Diversity: Jurnal Ilmiah Pascasarjana Journal of Education Research Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Educative: Journal of Educational Studies JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik International Education Trend Issues Manajemen Kreatif Jurnal Jurnal Jalan Jembatan Proceedings Series of Educational Studies Journal of Innovation and Teacher Professionalism Social & Economic Bulletin Khidmat Kasyafa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Progresif Humanist Journal Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN BUDAYA RELIGIUS DI SEKOLAH Asnawi Asnawi; Bambang Budi Wiyono; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.377 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i22020p131

Abstract

Abstrak : This study aims to find out, (1) steps the school principal creates religious culture, (2) forms of religious culture in schools, (3) ways of socializing and implementing religious culture, (4) support of teachers and school members in creating religious culture, ( 5) how to overcome the problem of creating a religious culture. This research uses a qualitative approach design, with a case study research design. The location of this research is at Public SHS 9 Malang. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The analysis technique used is reduction, data display, and data verification. The results of this study (1) the step of the school principal creating a religious culture begins with a meeting consisting of a core team to design an outline of the relevant activities then in consultation with the teachers, (2) the forms of religious culture in the school are Dhuha pray, DhuhurPray and AsrPray in congregation, study of the yellow book, Friday prayers in congregation and princess activities, non-Muslim students religious guidance, training to become qotib, istighosah, ramadhanpondok activities, Commemoration of Islamic Holidays, (3) socialization and implementation of Religious culture through social media, print , electronics, school websites, and verbally. While the implementation is a strategy that has been designed from the stages of planning, implementing, and habituating in daily life in the school environment, (4) teacher and school community support in creating a religious culture including, the teacher goes to the mosque when he hears the call to prayer, starts the lesson by praying, and encourage students to pray Dhuha before the lesson begins, students lead literacy, students become qotib, educational staff every Friday-morning at the morning apple to deliver information on activities carried out on that day. Parental support is parents doing zakat fitrah and zakat mal at school, the establishment of a school mosque is an idea and contribution from parents of students; (5) The way to overcome problems in creating a religious culture is by evaluating systematically and carried out by related parties. Keywords: Strategy, headmaster, religious culture Abstrak : Penelitian ini bertujuanmengetahui, (1)langkah-langkah kepala sekolah menciptakan budaya religius, (2) bentuk budaya religius di sekolah, (3) cara sosialisasi dan implementasi budaya religius, (4) dukungan guru dan warga sekolah dalam menciptakan budaya religius, (5) cara mengatasi masalah menciptakan budaya religius. Penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini di SMA Negeri 9 Malang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dandokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi, display data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini (1) langkah kepala sekolah menciptakan budaya religius diawali rapat yang beranggotakan tim inti untuk merancang segara garis besar terkait kegiatan barulah di musyawarahkan dengan para guru, (2) bentuk-bentuk budaya religius yang ada di sekolah adalah Salat Dhuha, Salat Dhuhur dan Ashar berjamaah, kajian kitab kuning, Salat jumat berjamaah dan kegiatan keputrian, siswa non muslim pembinaan keagamaan, pelatihan menjadi qotib, istighosah, kegiatan pondok ramadhan, Peringatan Hari Besar Islam, (3) sosialisasi dan implementasi budaya Religius melalui media sosial, cetak, elektronik, website sekolah, dan secara lisan. Sedangkan implementasinya adalah strategi yang sudah dirancang dari tahap pereencanaan, pelaksanakan, dan pembiasaan di keseharian di lingkungan sekolah, (4) dukungan guru dan warga sekolah dalam menciptakan budaya Religius meliputi, guru menuju masjid saat mendengar adzan untuk menunaikan Salat,mengawali pelajaran dengan berdoa, dan menganjurkan siswa untuk Salat Dhuha sebelum pelajaran dimulai, siswa memimpin literasi, siswa menjadi qotib, tenaga kependidikan setiap hari selasa-jumat dilakukan apel pagi untuk penyampaian informasi kegiatan yang dilakukan pada hari itu. Dukungan orangtua adalah orangtua melakukan zakat fitrah dan zakat mal disekolah, berdirinya masjid sekolah merupakan gagasan dan sumbangan dari orangtua siswa; (5) Cara mengatasi masalah dalam menciptakan budaya Religius adalah dengan evaluasi yang dilakukan secara sistematis dan dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait. Kata kunci : strategi, kepala sekolah, budaya religius 
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN CITRA PUBLIK Dian Erika Putri; Ali Imron; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.066 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p213

Abstract

Abstract: This study aims to describes the public image of SMAN 3 Malang, the leadership of the principal, the strategic steps of the principal, the problems and solutions made in building a public image. This study uses a qualitative approach with a type of case study research. The results of the study include: (1) SMAN 3 Malang has a good or positive image. This image is seen from achievements in the academic and non-academic fields, good school services and alumni ties, (2) The principal acts as the top leader and manager in leading SMAN 3 Malang, the principal has a high commitment and firmness and open minded, and the principal uses Bottom-Up in making decisions, which means analyzing and collecting data first and communicating with the parties involved, (3) SMAN 3 Malang uses the PDCA step in making a good program of activities, namely Plan, Do, Check, and Action. (4) There are problems that lie in the commitment section of some teachers that need to be motivated. In addition, there are problems, namely lack of carrying capacity such as facilities and infrastructure to finance. The solution is to motivate teachers to have a high commitment and take a humanist approach, especially to the community or student guardians so that the carrying capacity can be fulfilled. Keywords: leadership, principal, public image Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citra publik di SMAN 3 Malang, kepemimpinan kepala sekolah, langkah strategis kepala sekolah, serta masalah dan solusi yang dilakukan dalam membangun citra publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian meliputi: (1) SMAN 3 Malang memiliki citra yang baik atau positif. Citra ini dilihat dari prestasi di bidang akademik dan nonakademik, pelayanan sekolah dan ikatan alumni yang bagus, (2) Kepala sekolah berperan sebagai top leader dan manajer dalam memimpin SMAN 3 Malang, kepala sekolah memiliki komitmen yang tinggi dan sikap tegas dan open minded, serta kepala sekolah menggunakan Bottom-Up dalam pembuatan keputusan, yang artinya menganalisis dan mengumpulkan data terlebih dahulu dan melakukan komunikasi dengan pihak yang terlibat, (3) SMAN 3 Malang menggunakan langkah PDCA dalam pembuatan program kegiatan yang bagus, yaitu Plan, Do, Check, dan Action. (4) Terdapat permasalahan yang terletak pada bagian komitmen beberapa guru yang perlu untuk dimotivasi. Selain itu, terdapat masalah yaitu kurangnya daya dukung seperti sarana dan prasarana hingga finansial. Solusi yang dilakukan yaitu memotivasi guru-guru agar memiliki komitmen yang tinggi serta melakukan pendekatan humanis, terutama ke masyarakat atau wali murid sehingga daya dukung dapat terpenuhi. Kata kunci: kepemimpinan, kepala sekolah, citra publik
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN RUANG KELAS SEBAGAI SARANA PERKULIAHAN Barson Robert Murib; Ahmad Supriyanto; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p141

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) melihat tingkat keefektifan penggunaan ruang kuliah bagi mahasiswa Administrasi Pendidikan pada setiap semester mata kuliah tahun pelajaran 2018/2019; (2) bagi tingkat penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan angkatan 2016, 2017, dan 2018 pada semester genap tahun ajaran 2018/2019; dan (3) tingkat keefektifan penggunaan ruang kuliah bagi seluruh mahasiswa Administrasi Pendidikan semester genap tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat keefektif pada penggunaan ruang kuliah bagi mahasiswa Administrasi Pendidikan pada setiap semester mata kuliah tahun ajaran 2018/2019 termasuk kategori tinggi; (2) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan 2016, 2017 dan 2018 pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 juga termasuk dalam kategori tinggi; (3) Tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah bagi seluruh mahasiswa Administrasi Pendidikan semester genap tahun ajaran 2018/2019 juga termasuk dalam kategori tinggi. Kata kunci : Efektivitas; Penggunaan Ruang Kuliah; Jurusan Administrasi Pendidikan Abstrak: tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan tiap mata kuliah semester genap tahun akademik 2018/2019; (2) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan angkatan 2016, 2017 dan 2018 pada semester genap tahun akademik 2018/2019; dan (3) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah seluruh mahasiswa Adminitrasi Pendidikan semester genap tahun akademik 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah (1) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan tiap mata kuliah semester genap tahun akademik 2018/2019 termasuk kategori tinggi; (2) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan angkatan 2016, 2017 dan 2018 pada semester genap tahun akademik 2018/2019 juga dikatergori tinggi; (3) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah seluruh mahasiswa Administrasi Pendidikan pada semeter genap tahun akademik 2018/2019 juga dikategori tinggi.  Kata Kunci : Efektivitas; Penggunaan Ruang Kuliah; Jurusan Administrasi Pendidikan
MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK Moh. Dwi Kurniyawan; Sultoni Sultoni; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.612 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i22020p192

Abstract

Abstrak:The purpose of the publication of this article is to describe the management of child-friendly schools in SMPN 10 Malang starting at the planning, organizing, implementing, monitoring, and roles of school principals, teachers, parents, and outsiders towards child-friendly school programs. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of research conducted at the planning stage are to make indicators of the implementation of child-friendly schools that are listed in eight national education standards. The organizing stage is forming a child-friendly school implementation team. At the implementation stage is learning activities outside the classroom as a form of child-friendly learning. Child-friendly school supervision is conducted regularly by teachers and school principals on all school activities. Principals play a role in setting up child-friendly school programs, teachers play a role in fostering and assisting child-friendly school programs, parents play a role in supporting and participating in child-friendly school activities, and outsiders play a role in socializing child-friendly schools.Keywords: management, school, child friendly schoolAbstrak: Tujuan dari publikasi artikel ini yaitu mendeskripsikan mengenai manajemen sekolah ramah anak di SMPN 10 Malang yang dimulai pada tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan peran kepala sekolah, guru, orang tua, dan pihak luar terhadap program sekolah ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada tahap perencanaan adalah membuat indikator implementasi sekolah ramah anak yang tertera di dalam delapan standar nasional pendidikan. Tahap pengorganisasian yaitu membentuk tim pelaksana sekolah ramah anak. Pada Tahap pelaksanaan adalah kegiatan belajar di luar kelas sebagai bentuk pembelajaran ramah anak. Pengawasan sekolah ramah anak dilakukan secara berkala oleh guru dan kepala sekolah terhadap semua kegiatan sekolah. Kepala sekolah berperan membuat tatanan program sekolah ramah anak, guru berperan membina dan mendampingi program sekolah ramah anak, orang tua berperan mendukung dan mengikuti kegiatan sekolah ramah anak, dan pihak luar berperan member sosialisasi terkait sekolah ramah anak.Kata kunci: manajemen, sekolah, sekolah ramah anak
PENGELOLAAN PERSIAPAN AKREDITASI SEKOLAH Emilia Nur Chasanah Sholihin; Ibrahim Bafadal; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.513 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i22018p171

Abstract

Abstract: The purposes of this research to describe: (1) the process of establishing school accreditation teams, (2) completing accreditation instruments and physical evidence, (3) inhibiting and supporting factors in preparation of school accreditation, (4) quality control of process completing accreditation instrument and physical evidence, (5) follow-up preparation of school accreditation, and (6) successful strategies in school accreditation. This research uses a qualitative approach, with a case study research design. Research location at SDN Ketawanggede Malang. Data collection techniques with interviews, observation, and documentation. The results of this research (1) the process of establishing the team through the appointment of the team leader by the principal, drafting SK, meeting and making SK team, (2) completing the accreditation instrument and physical evidence through attending socialization, checklist of accreditation instruments, preparation of accreditation data and fulfillment of physical evidence , (3) inhibiting factors such as time constraints, the existence of teacher mutation, pension and death, the document is irregular and printer is inadequate while the supporting factors are principal assistance and motivation, inter-team collaboration, and assistance of school stakeholders (4) control through checks and evaluation meetings, (5) follow-up preparations by familiarizing the completeness of school equipment, establishing school programs, and undertaking quality assurance through the SPMI team, and (6) success strategies in school accreditation there are strategies to get score A values and strategies for rapid done.Keyword: management, preparation, school accreditationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembentukan tim akreditasi sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (3) faktor penghambat dan pendukung dalam persiapan akreditasi sekolah, (4) quality control dari proses pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (5) tindak lanjut persiapan akreditasi sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di SDN Ketawanggede Malang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini (1) proses pembentukan tim melalui penunjukan ketua tim oleh kepala sekolah, membuat draft SK, rapat dan membuat SK tim, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik melalui menghadiri sosialisasi, melakukan checklist instrumen akreditasi, persiapan data akreditasi dan  pemenuhan bukti fisik, (3) faktor penghambat yaitu keterbatasan waktu, adanya guru mutasi, pensiun dan meninggal dunia, dokumen letaknya tidak beraturan dan printer kurang memadai sedangkan faktor pendukung yaitu bantuan dan motivasi kepala sekolah, kerja sama antar tim, dan bantuan stakeholders sekolah (4) quality control melalui pengecekan dan rapat evaluasi, (5) tindak lanjut persiapan dengan membiasakan kelengkapan perangkat sekolah, membuat program sekolah, dan melakukan penjaminan mutu melalui tim SPMI, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah terdapat strategi untuk mendapatkan nilai A dan strategi supaya cepat selesai.Kata Kunci: pengelolaan, persiapan, akreditasi sekolah
PENAKSIRAN NILAI ASET DAN MANAJEMEN ASET DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Ferdinand Andreas Riovaldo; Maisyaroh Maisyaroh; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.236 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i32019p156

Abstract

Abstract:  The purpose of this research is to; Calculating the estimated value of current assets in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi;  Calculating the estimated value of fixed assets in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; Calculating the estimated value of the asset is not fixed in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; Know the asset management in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. To achieve that goal this research is implemented by a descriptive method. The data collection techniques used are by observation methods, documentation and interviews. While the research object is done in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. The analytical techniques used are descriptive analysis by data on all assets owned by the school, calculating the value of the assets and reduced by the depreciation rate, and then the value of the asset owned by the school. The results of this study indicate that; Assets owned by SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi belong to current assets, fixed assets, and intangible assets; Based on the results of the study is known that the estimated tangible assets owned by the school is Rp 224,474,037.00. Estimated value of electronic category asset Rp 169,454,490.00. Estimated value of vehicle assets Rp 465,709,286.00. Estimated value of land and building assets Rp. 57,380,000,000.00.Keyword: Value, Assets, and Asset Management Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk; Menghitung taksiran nilai aset lancar di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi;  Menghitung taksiran nilai aset tetap di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; Menghitung taksiran nilai aset tidak tetap di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; Mengetahui manajemen aset di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan objek penelitian dilakukan di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mendata semua aktiva yang dimiliki sekolah, menghitung nilai aset dan dikurangi dengan nilai penyusutan, dan selanjutnya manaksir nilai aset yang dimiliki sekolah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa; Aset yang dimiliki SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi tergolong dalam aktiva lancar, aktiva tetap, dan aktiva tak berwujud; Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa taksiran aset berwujud yang dimiliki sekolah yaitu Rp 224.474.037,00. Taksiran nilai aset katagori elektronik Rp 169.454.490,00. Taksiran nilai aset kendaraan Rp 465.709.286,00. Taksiran nilai aset tanah dan bangunan Rp. 57.380.000.000,00.Kata Kunci : Nilai, Aset, dan Manajemen Aset
PEMBINAAN POTENSI KEPEMIMPINAN SISWA MELALUI LAYANAN EKSTRAKURIKULER Wijayanti Reka; Burhanuddin Burhanuddin; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p199

Abstract

Abstrak : Potensi kepemimpinan siswa tidak cukup hanya dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas tetapi juga di luar kelas yaitu melalui layanan ekstrakurikuler untuk memberikan kesempatan yang besar kepada siswa untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi kepemimpinan yang diperoleh siswa melalui adanya layanan ekstrakurikuler. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah wakil kepala sekolah bidang kemahasiswaan yang didukung oleh informan tambahan seperti Pembina OSIS, Pembina Ekstrakurikuler, Orang Tua, dan Siswa. Analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mereduksi, menyajikan, dan mengambil keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Paskibra, Pramuka, Taekwondo, Karate, Tari Modern, dan Penyiaran merupakan jenis layanan ekstrakurikuler yang dapat mengembangkan potensi kepemimpinan siswa melalui pembentukan kepribadian pemimpin dan penerapan langsung dalam memobilisasi, mempengaruhi, dan memotivasi orang lain. Strategi pengembangan potensi kepemimpinan siswa adalah dengan menarik perhatian siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler melalui kegiatan sosialisasi, pengabdian penuh, dan pemberian penghargaan kepada siswa dan pembina ekstrakurikuler. Partisipasi yang diberikan oleh guru SMA Negeri Taruna Nala melalui pembinaan dan untuk partisipasi orang tua diberikan melalui adanya komite sekolah. Bentuk partisipasi berupa dana dan bantuan lainnya. Pelaksanaan layanan ekstrakurikuler dilaksanakan mulai dari pembuatan program kerja, pembagian tugas dan tanggung jawab, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dalam mewujudkan tujuan pengembangan potensi siswa melalui setiap kegiatan, dan memberikan motivasi kepada siswa. Faktor pendukung dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah pembina yang berpengalaman, motivasi belajar siswa, sarana prasarana, dan dukungan dana. Faktor penghambat seperti kurangnya pengawasan, komentar orang tua siswa, kesulitan berkomunikasi, kondisi cuaca, lokasi kegiatan ekstrakurikuler, dan kurangnya motivasi siswa. melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dalam mewujudkan tujuan mengembangkan potensi siswa melalui setiap kegiatan, dan memberikan motivasi kepada siswa. Faktor pendukung dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah pembina yang berpengalaman, motivasi belajar siswa, sarana prasarana, dan dukungan dana. Faktor penghambat seperti kurangnya pengawasan, komentar orang tua siswa, kesulitan berkomunikasi, kondisi cuaca, lokasi kegiatan ekstrakurikuler, dan kurangnya motivasi siswa. melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dalam mewujudkan tujuan mengembangkan potensi siswa melalui setiap kegiatan, dan memberikan motivasi kepada siswa. Faktor pendukung dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah pembina yang berpengalaman, motivasi siswa, sarana prasarana, dan dukungan dana. Faktor penghambat seperti kurangnya pengawasan, komentar orang tua siswa, kesulitan berkomunikasi, kondisi cuaca, lokasi kegiatan ekstrakurikuler, dan kurangnya motivasi siswa. Keywords: development; leadership potential; extracurricular services. Abstrak: Potensi kepemimpinan siswa tidak cukup hanya dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas tetapi juga di luar kelas yaitu melalui layanan ekstrakurikuler dalam upaya memberikan peluang besar bagi siswa-siswi dalam mengembangkan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kepemimpinan yang diperoleh siswa melalui adanya layanan esktrakurikuler. Teknik  pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan Key dalam penelitian ini yaitu wakil kepala sekolah bidang kesiswan dengan didukung informan tambahan seperti pembina OSIS, pembina ekstrakurikuler, orangtua siswa serta siswa. Analisa data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Paskibra, Pramuka, Taekwondo, Karate, Modern dance, dan Broadcasting merupakan jenis layanan ekstrakurikuler yang dapat mengembangkan potensi kepemimpinan siswa melalui pembentukan kepribadian seorang pemimpin dan penerapan secara langsung dalam mengerakkan, mempengaruhi, dan memotivasi orang lain. Program pengembangan pada layanan ekstrakurikuler diantaranya yaitu, personal wellbeing, creativity and arts, global citizenship, dan special program. Strategi dalam mengembangkan potensi kepemimpinan siswa yaitu dengan menarik perhatian siswa-siswi untuk mengikuti kegiatan ekstrakrurikuler melalui kegiatan sosialisasi, pelayanan penuh, dan pemberian awards kepada siswa dan pembina ekstrakurikuler. Partisipasi yang diberikan oleh guru SMA Negeri Taruna Nala yaitu melalui pembinaan dan untuk partisipasi orangtua siswa diberikan melalui adanya komite sekolah, bentuk partisipasi tersebut berupa bantuan pendanaan dan bantuan lainnya. Implementasi layanan ekstrakurikuler dilakukan mulai dari pembuatan program kerja, pembagian tugas dan tanggung jawab, melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dalam mewujudkan tujuan pengembangan potensi siswa melalui setiap kegiatan, dan memberikan motivasi terhadap siswa-siswi. Faktor pendukung dalam kegiatan ekstrakurikuler yaitu pembina yang berpengalaman, motivasi siswa, sarana prasarana, dan dukungan dana. Faktor penghambat seperti kurang pengawasan, komentar dari orangtua siswa, kesulitan berkomunikasi, kondisi cuaca, lokasi kegiatan ekstrakurikuler, dan kurangnya motivasi siswa-siswi. Kata kunci: pembinaan; potensi kepemimpinan; layanan ekstrakurikuler
KONSTRUK MODEL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI DAERAH PEDESAAN CONSTRUCT OF PRINCIPAL LEADERSHIP MODELS IN RURAL AREAS Diana Kurniawati; Burhanuddin Burhanuddin; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.863 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22019p73

Abstract

Abstrac: The leadership of the head of the school is the effort to achieve the goals of education and carry out educational programs in order to improve the quality of education. To achieve the vision and mission of the school of motivation in work so that teachers have good performance learning process. The gap is found at the moment is the principal have not showed the applicability of management education in schools in rural areas. This research aims to know the factors which form the principal leadership in rural areas, see invalid constructs of motivation and the factors that affect the performance of teachers in rural invalid constructs. Then to describe the influence of principal leadership and motivation against the performance of primary school teachers in the Blitar. The research design used was descriptive korelasional. Results of the study of leadership high school principal (46.7%), motivation levels are (56.7%), a high level of teacher performance (44.4%)  There is a positive influence provided leadership and motivation against the performance of teachers. The influence of the leadership after invalid constructs models made on performance and path analysis gained 0.68 β value. For motivation on performance of teachers acquire the value of β 0.6. So the factors that can affect the performance of primary school teachers such as leadership, and motivation.Keywords: leadership, motivation, performanceAbstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang membentuk kepemimpinan kepala sekolah di daerah pedesaan, melihat konstruk motivasi dan faktor yang mempengaruhi konstruk kinerja guru di pedesaan. Kemudian untuk mendeskripsikan pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi terhadap kinerja guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Blitar, populasi penelitian sejumlah 106 diambil sampel 180 responden dari 20 SD di Kec Garum dan Kec. Gandusari. Desain penelitian yang digunkan adalah deskriptif korelasional. Hasil penelitian kepemimpinan kepala sekolah tinggi (46,7%), tingkat motivasi sedang (56,7%), tingkat kinerja guru tinggi (44,4%)  ini terdapat pengaruh positif yang diberikan kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja guru. Pengaruh kepemimpinan setelah dibuat model konstruk terhadap kinerja dan path analysis memperoleh nilai β 0,68. Untuk motivasi terhadap kinerja guru memperoleh nilai β 0,6. Sehingga faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru SD diantaranya adalah kepemimpinan, dan motivasi.Kata Kunci: kepemimpinan, motivasi, kinerja
PERBEDAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK TERHADAP LAYANAN KAFETARIA Dian Laili Eka Prastiwi; Sultoni Sultoni; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.155 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p19

Abstract

Abstrak: The aim of this study is to describe: (1) the differences in students' needs for cafeterias at the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang; (2) the types of foods and drinks cafeterias needed by students in elementary and high schools of the Ma'arif Foundation in Malang City; (3) the differences of range of prices of food and beverages needed by students in elementary and high schools in the Ma'arif Foundation in Malang; (4) the different characteristics of cafeterias that required by students in the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang. This research uses a quantitative approach with a comparative descriptive design. The sampling technique used in this study was a random sampling technique. Samples obtained as many as 328 from a total population of 1807 students. The instrument used in this study was a questionnaire. The conclusions of this study: (1) there is a significant difference, namely Ma'arif Elementary School students need more snacks while Ma'arif High School students need heavy food; (2) the types of foods and drinks required by Ma'arif Elementary School students include toast, buns, bake cakes, donuts, pastels, mini moonlight, snacks, brownies, ice tea, orange ice. While the types of foods needed by high school students are meatball, fresh vegetables, grilled chicken, mineral water; (3) Students of Ma'arif Elementary School need a price range of Rp. 500.00 - Rp. 3,000.00 while Ma'arif High School students Rp. 500.00 - Rp. 5,000.00; (4) the cafeteria characteristics needed at Ma'arif Elementary School is the location of the school canteen which closer to the classroom and open space canteen while in Ma'arif high school, buyers are served directly by the canteen officer using a tray. Keyword: Students Needs, School Cafeterias Service Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan : (1) perbedaan  kebutuhan peserta didik terhadap kafetaria di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (2) jenis makanan dan minuman kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (3) perbedaan rentangan harga makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (4) perbedaan karakteristik kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang. Penelitian ini menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 328 dari jumlah populasi sebanyak 1807 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam  penelitian  ini berupa angket. Simpulan penelitian ini: (1) secara signifikan  terdapat perbedaan yaitu peserta didik SD Ma’arif  lebih membutuhkan makanan ringan sedangkan untuk peserta didik SMA Ma’arif  lebih membutuhkan makanan berat; (2) jenis makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik SD Ma’arif antara lain roti bakar, bakpao, kue cucur, donat, pastel, terang bulan mini, snack, brownis, es teh, es jeruk. Sedangkan jenis makanan yang dibutuhkan peserta didik SMA bakso, lalapan ayam, ayam bakar, air mineral; (3) peserta didik SD Ma’arif membutuhkan rentangan harga Rp500,00- Rp3.000,00 sedangkan peserta didik SMA Ma’arif Rp500,00- Rp5.000,00; (4) karakteristik kafetaria yang dibutuhkan di SD Ma’arif lokasi kantin sekolah yang dekat dengan kelas dan kantin dengan ruangan terbuka sedangkan di SMA Ma’arif  dimana pembeli dilayani secara langsung oleh petugas kantin dan penyajiannya menggunakan baki. Kata Kunci: kebutuhan peserta didik, layanan kafetaria sekolah
HUBUNGAN PEMBERIAN FASILITAS PENDUKUNG PENDIDIKAN GRATIS DENGAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Surya Wicaksono; Ahmad Supriyanto; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.377 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p238

Abstract

Abstract: This research purpose to describe (1) the level of quality facilities to support free education received by the student of SMPN in Blitar City; (2) the level of learning motivation junior high schools student in Blitar city; and (3) the relationship provising free educational support facilities with learning motivation junior high school student in Blitar city. This research uses descriptive quantitative approach with descriptive research design correlation based on quantitative data obtained from empirical data. The research location in the SMP as the city of Blitar, amounting to 9 schools. With a sample size of 380 students who were taken using proportional random sampling technique. Data collection techniques used is a research instrument in the form of a questionnaire. The analysis prerequisite test is validity, reliability, and test for normality. While the analysis of the data in this study using the technique of Pearson product moment correlation analysis The results showed that the level of provision of facilities to support free education in middle category with an average of 126,74 (60,3%), and the level of learning motivation also are in the category with an average of 89,30 (76,6%). Simultaneously there is a positive and significant relationship between the provising of support facilities for free education and learning motivation of junior high school student in Blitar city.Keyword: Support facilities, Free educational, and learning motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat kualitas fasilitas pendukung pendidikan gratis yang diterima peserta didik SMPN se Kota Blitar; (2) tingkat motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar; dan (3) hubungan pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi berdasarkan pada data kuantitatif yang diperoleh dari data empirik. Lokasi penelitian di SMPN se Kota Blitar yang berjumlah 9 sekolah. Dengan jumlah sampel 380 peserta didik yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen penelitian dalam bentuk angket/kuesioner. Uji prasyarat analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis berada pada kategori sedang yaitu dengan rata-rata 126,74 (60,3%), dan tingkat motivasi belajar peserta didik juga berada pada kategori sedang dengan rata-rata 89,30 (76,6%). Secara simultan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dengan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar.Kata Kunci: Fasilitas pendukung, Pendidikan gratis, dan motivasi belajar
Co-Authors ., Sudarsini Abd Rohim Asnawi Abd. Rohim Asnawi Abdillah, Agni Abdul Huda, Abdul Achmad Supriyanto Ade Dian Firdiana Ade Dian Firdiana Adi Atmoko Agus Timan Agustina, Gina Ahmad Samawi Ahmad Supriyanto Ahmad Supriyanto, Ahmad Ahsan R Junaidi Ahsan R Junaidi, Ahsan R Aisah, Elis Nur Ali Imron Ali Imron Amir Tengku Ramly Amir, Andhini Dwi Wirayani Anarta, Raihan Nurani Anne Sarvitri Anti, Pridianti Dian Aprilia Ema Wardhani Aqilah, Thalsa Syahda Argadinata, Hasan Arum D.E, Diajeng Sekar Asim Asim Asnawi Asnawi Asnawi, Abd. Rohim Azizah, Rafidah Azizatunnisa, Azizatunnisa Bambang Budi Wiyono Barson Robert Murib Basthomi, Yazid Al Bella Dina Fitrasari Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Deni Hadiana Deni Hadiana Desi Eri Kusumaningrum Dian Erika Putri Dian Laili Eka Prastiwi Diana Kurniawati Didin Hafidhuddin MS Dimas Arif Dewantoro Diniy Hidayatur Rahman Djum Djum Noor Benty Dwi Putri Handayani Dwi, Andhini Dzintra IliÅ¡ko Ediyanto Emilia Nur Chasanah Sholihin Endro Wahyuno Erlida Ariani Fahmi Fahmi Faiza, Dwi Eni Nur Faiza Fantika Febry Puspitasari Feibry Feronika Wiwenly Senduk Ferdinand Andreas Riovaldo Fina Riswari Fina Riswari Fina Riswari Fina Riswari Fiolina Hana Puspitasari Fiolina Hana Puspitasari Fiolina Hana Puspitasari Firdiana, Ade Dian Fisilky, Farodhiana Fitrasari, Bella Dina Gardiana Karya Gardiana Karya Gardiana Karya Gita Ayu Swastika Hanna Permatasari Tanjung Henny Indreswari Hutasuhut, Fadly Halim Ibrahim Bafadal Icca Nabilah Nisa Ilham Nur Sujatmiko IliÅ¡ko, Dzintra Imam Gunawan, Imam Imanuel Hitipeuw Imron Arifin Indra Andika Prananda Indra Lesmana Indra Lesmana Insiatun Insiatun Insiatun Insiatun Insiatun, Insiatun Irvan, Muchamad Islan Islan Iswahyudi, Silvana Rahma Izuddin Syarif Joko Yuwono Juharyanto Juharyanto Junaidi, Ahsan Romadlon Kamara, Yusufu Kamila, Adissa Cahya Kargbo, Wusu Karya, Gardiana Kenila, Elisabet Khusnul Khotimah Kristanto, Prayoga Dwi Kurniawati, Nanin Diah Kusuma, Raedix Desta Latif, M. Baihaqi Rizki Abdul Lia, Nadia Tri Asfa Linda Setiawati Maisyaroh Masrukhan, Luthfiyah Maulana Amirul Adha Melor Md Yunus Moh. Dwi Kurniyawan Mohammad Efendi Mohd.Mokhtar Bin Tahar Muhammad Irvan Muhammad Irvan Muhammad Syamsun Muhammad Zidni Ilman Nafiah Mukhamad Zulfikar Lutfi Mukhlisin, Muhammad Khoirul Mustiningsih Nadiyah, Salma Neny Yuniarti Neny Yuniarti Neny Yuniarti Nindya Ayu Rizqianti Nindya Ayu Rizqianti Ningsih, Putri Kartika Ni’matul Lailiyah Nova Syafira Ariyanti Novitasari, Dira Alifa Nunung Nurjanah Nur Amaliyah Hanum Nur, Lulla Alisyah Nurabadi, Ahmad Nuri Hidayati nurliah, nurliah Nurul Khikmah Maulidiyah Nurul Ulfatin Nuryani Nuryani Nur’aini, Andini Prima Oktafiyani, Dina Fitri Oktaviani Hidayah Paul Arjanto Pradipta, Rizqi Fajar Prananda, Indra Andika Puspitasari, Fiolina Hana Putri Kartika Ningsih Putri Kartika Ningsih Putri Kartika Ningsih Putri Zachrotul Chumairo Putri, Reza Sutarna Raden Bambang Sumarsono Rahmadani, Bella Wahyu Rahmania, Dwi Anggia Rahmawati, Laily Amalia Ramadhani, Risa Safira Ranti Novianti Rika Yulia Rahmawati Rini, Devi Indra Risa Safira Ramadhani Riswari, Fina Rizki Briandana Rizky Amalia Rosyidi Rizqianti, Nindya Ayu Rosyidi, Rizky Amalia Rusdianti, Fahriyana Sa'diyah, Maemunah Safitri, Berlian Ayu Sari, Dwi Kumala Sary, Kezia Arum Saverinus Gordisona Setyowulan, Dese Silvana Rahma Iswahyudi Silvana Rahma Iswahyudi Sindy Mulia Eka Siti Romlah Sri Hadayani Sri Yeni Mulyani, Sri Yeni Suhendri Suhendri Sultoni Sultoni Sultoni Sultoni, Sultoni Sumarno Sunandar, Jauhari Sunarni Sunarni Sunarni Sunarni Sunarni Sunarwi, Taufik Wayan Supriyanto Supriyanto Surya Wicaksono Syamsul Hadi Teguh Triwiyanto Thalsa Syahda Aqila Tri Firmansyah Tyas, Hifani Nimas Umi Safiul Ummah Valmay, Azzahra Callistadea Vira Maratus Sholihah Wahyudi Siswanto Widiarini Widiarini Wijayanti Reka Wildan Zulkarnain, Wildan Wiwik Dwi Hastuti Yazid Al Basthomi Yuniarti, Neny Yusuf Sobri, Ahmad Yuwono, Joko