p-Index From 2021 - 2026
12.421
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Ilmu Administrasi Publik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Psikopedagogia Indonesian Journal of Disability Studies Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Dinamika Pendidikan Journal of ICSAR Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Journal of Development Research International Research Based Education Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Jurnal ORTOPEDAGOGIA Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Community Service Learning J-MPI (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam) PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Jurnal Karinov JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Soeropati: Journal of Community Service International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) International Journal of Business, Law, and Education Diversity: Jurnal Ilmiah Pascasarjana Journal of Education Research Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Jurnal Educative: Journal of Educational Studies JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Journal of Education for Sustainability and Diversity International Education Trend Issues Manajemen Kreatif Jurnal Jurnal Jalan Jembatan Proceedings Series of Educational Studies Journal of Innovation and Teacher Professionalism Social & Economic Bulletin Khidmat Kasyafa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Progresif Humanist Journal Jurnal Pendidikan Islam Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK TERHADAP LAYANAN KAFETARIA Dian Laili Eka Prastiwi; Sultoni Sultoni; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.155 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p19

Abstract

Abstrak: The aim of this study is to describe: (1) the differences in students' needs for cafeterias at the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang; (2) the types of foods and drinks cafeterias needed by students in elementary and high schools of the Ma'arif Foundation in Malang City; (3) the differences of range of prices of food and beverages needed by students in elementary and high schools in the Ma'arif Foundation in Malang; (4) the different characteristics of cafeterias that required by students in the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang. This research uses a quantitative approach with a comparative descriptive design. The sampling technique used in this study was a random sampling technique. Samples obtained as many as 328 from a total population of 1807 students. The instrument used in this study was a questionnaire. The conclusions of this study: (1) there is a significant difference, namely Ma'arif Elementary School students need more snacks while Ma'arif High School students need heavy food; (2) the types of foods and drinks required by Ma'arif Elementary School students include toast, buns, bake cakes, donuts, pastels, mini moonlight, snacks, brownies, ice tea, orange ice. While the types of foods needed by high school students are meatball, fresh vegetables, grilled chicken, mineral water; (3) Students of Ma'arif Elementary School need a price range of Rp. 500.00 - Rp. 3,000.00 while Ma'arif High School students Rp. 500.00 - Rp. 5,000.00; (4) the cafeteria characteristics needed at Ma'arif Elementary School is the location of the school canteen which closer to the classroom and open space canteen while in Ma'arif high school, buyers are served directly by the canteen officer using a tray. Keyword: Students Needs, School Cafeterias Service Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan : (1) perbedaan  kebutuhan peserta didik terhadap kafetaria di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (2) jenis makanan dan minuman kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (3) perbedaan rentangan harga makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (4) perbedaan karakteristik kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang. Penelitian ini menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 328 dari jumlah populasi sebanyak 1807 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam  penelitian  ini berupa angket. Simpulan penelitian ini: (1) secara signifikan  terdapat perbedaan yaitu peserta didik SD Ma’arif  lebih membutuhkan makanan ringan sedangkan untuk peserta didik SMA Ma’arif  lebih membutuhkan makanan berat; (2) jenis makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik SD Ma’arif antara lain roti bakar, bakpao, kue cucur, donat, pastel, terang bulan mini, snack, brownis, es teh, es jeruk. Sedangkan jenis makanan yang dibutuhkan peserta didik SMA bakso, lalapan ayam, ayam bakar, air mineral; (3) peserta didik SD Ma’arif membutuhkan rentangan harga Rp500,00- Rp3.000,00 sedangkan peserta didik SMA Ma’arif Rp500,00- Rp5.000,00; (4) karakteristik kafetaria yang dibutuhkan di SD Ma’arif lokasi kantin sekolah yang dekat dengan kelas dan kantin dengan ruangan terbuka sedangkan di SMA Ma’arif  dimana pembeli dilayani secara langsung oleh petugas kantin dan penyajiannya menggunakan baki. Kata Kunci: kebutuhan peserta didik, layanan kafetaria sekolah
HUBUNGAN PEMBERIAN FASILITAS PENDUKUNG PENDIDIKAN GRATIS DENGAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Surya Wicaksono; Ahmad Supriyanto; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.377 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p238

Abstract

Abstract: This research purpose to describe (1) the level of quality facilities to support free education received by the student of SMPN in Blitar City; (2) the level of learning motivation junior high schools student in Blitar city; and (3) the relationship provising free educational support facilities with learning motivation junior high school student in Blitar city. This research uses descriptive quantitative approach with descriptive research design correlation based on quantitative data obtained from empirical data. The research location in the SMP as the city of Blitar, amounting to 9 schools. With a sample size of 380 students who were taken using proportional random sampling technique. Data collection techniques used is a research instrument in the form of a questionnaire. The analysis prerequisite test is validity, reliability, and test for normality. While the analysis of the data in this study using the technique of Pearson product moment correlation analysis The results showed that the level of provision of facilities to support free education in middle category with an average of 126,74 (60,3%), and the level of learning motivation also are in the category with an average of 89,30 (76,6%). Simultaneously there is a positive and significant relationship between the provising of support facilities for free education and learning motivation of junior high school student in Blitar city.Keyword: Support facilities, Free educational, and learning motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat kualitas fasilitas pendukung pendidikan gratis yang diterima peserta didik SMPN se Kota Blitar; (2) tingkat motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar; dan (3) hubungan pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi berdasarkan pada data kuantitatif yang diperoleh dari data empirik. Lokasi penelitian di SMPN se Kota Blitar yang berjumlah 9 sekolah. Dengan jumlah sampel 380 peserta didik yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen penelitian dalam bentuk angket/kuesioner. Uji prasyarat analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis berada pada kategori sedang yaitu dengan rata-rata 126,74 (60,3%), dan tingkat motivasi belajar peserta didik juga berada pada kategori sedang dengan rata-rata 89,30 (76,6%). Secara simultan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dengan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar.Kata Kunci: Fasilitas pendukung, Pendidikan gratis, dan motivasi belajar
FULLFILLMENT OF DISABILITY RIGHTS BASED ON DEFINITIONS, LEGAL BASIS, CRITERIA, AND AIMS OF INCLUSIVE EDUCATION IN INDONESIA Gardiana Karya; Insiatun Insiatun; Nindya Ayu Rizqianti; Putri Kartika Ningsih; Ediyanto Ediyanto; Asep Sunandar; Dzintra Iliško
International Journal of Educational Management and Innovation Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijemi.v2i3.4093

Abstract

One of the Indonesian government's efforts to provide equal education for disabilities is by implementing inclusive education. Inclusive education gives special needs (SEN) students have the same opportunity to get education together in class with the typical students of their age and obtain equal education services. So, inclusive education concept understanding is needed to provide information about inclusive education. Therefore, this article's arrangement provides information about inclusive education's definition, legal basis, characteristics, and aims. The current study method used a literature review of five books and 17 articles. It showed that inclusive education is the education service given to the unique needs students to have equal opportunity to school in the regular school and obtain equal service. The implementation of inclusive education had been regulating by international regulations and, in more detail, regulated by Indonesian government regulations. The characteristics of inclusive education must consider the interests of the disabilities and their flexibility to create an education that could run well and lasts long. In addition to imposing equal educational rights without any differentiation and optimizing special needs students' potential, inclusive education could also increase the interaction of special needs students.
ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS' PERCEPTION OF INCLUSIVE EDUCATION IN EAST JAVA, INDONESIA Ahsan R Junaidi; Asep Sunandar; Joko Yuwono; Ediyanto Ediyanto
International Journal of Educational Management and Innovation Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijemi.v2i3.4483

Abstract

Teachers' perception of inclusive education becomes an important indicator in evaluating the success of inclusive education. Teachers who have a positive perception of inclusive education will have a more controlled learning environment. This study used a survey method that investigates the current views of elementary school teachers toward inclusive education by exploring their perceptions. The respondents of this study are 70 elementary school teachers in East Java Province. This study found that: (1) There was no difference perception of teachers in primary schools concerning the concept of inclusive education, placement of students with disabilities, and processing of learning in inclusive classrooms; (2) Teachers' perceptions in primary schools towards inclusive education was not influenced by their duties as regular and special education teachers; (3) There are differences in perceptions of inclusive education based on the amount of training they followed; (4) There are differences in teachers' perceptions of inclusive education based on the length of teachers' experience teaching students with disabilities. Teachers' perceptions of inclusive education can be measured from three dimensions: the inclusion concept, disability student placement, and learning management.
PENERAPAN COLLABORATIVE LEARNING ALAM SEKOLAH INKLUSI DI SMP DIPONEGORO BATU Aprilia Ema Wardhani; Asep Sunandar; Asim Asim; Mohammad Efendi; Ahmad Samawi; Ediyanto Ediyanto
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2022): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v12i2.5907

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of collaborative learning given by teachers to children with special needs in inclusive schools at the junior high school level.The research method used is descriptive with a qualitative approach, while data collection uses observation, interviews, and documentation techniques for three teachers at SMP Diponegoro Batu.The results of the study indicate that the application of Collaborative learning given to children with special needs has been implemented quite well. This good implementation can be seen from the existence of special supervisor teachers from schools, the acceptance of students from various disabilities, and cooperation between classroom teachers and special supervisors. This collaboration makes the achievement of learning objectives in a class where there are normal students and students with special needs 
HUBUNGAN PEMBERIAN FASILITAS PENDUKUNG PENDIDIKAN GRATIS DENGAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Surya Wicaksono; Ahmad Supriyanto; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.377 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p238

Abstract

Abstract: This research purpose to describe (1) the level of quality facilities to support free education received by the student of SMPN in Blitar City; (2) the level of learning motivation junior high schools student in Blitar city; and (3) the relationship provising free educational support facilities with learning motivation junior high school student in Blitar city. This research uses descriptive quantitative approach with descriptive research design correlation based on quantitative data obtained from empirical data. The research location in the SMP as the city of Blitar, amounting to 9 schools. With a sample size of 380 students who were taken using proportional random sampling technique. Data collection techniques used is a research instrument in the form of a questionnaire. The analysis prerequisite test is validity, reliability, and test for normality. While the analysis of the data in this study using the technique of Pearson product moment correlation analysis The results showed that the level of provision of facilities to support free education in middle category with an average of 126,74 (60,3%), and the level of learning motivation also are in the category with an average of 89,30 (76,6%). Simultaneously there is a positive and significant relationship between the provising of support facilities for free education and learning motivation of junior high school student in Blitar city.Keyword: Support facilities, Free educational, and learning motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat kualitas fasilitas pendukung pendidikan gratis yang diterima peserta didik SMPN se Kota Blitar; (2) tingkat motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar; dan (3) hubungan pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi berdasarkan pada data kuantitatif yang diperoleh dari data empirik. Lokasi penelitian di SMPN se Kota Blitar yang berjumlah 9 sekolah. Dengan jumlah sampel 380 peserta didik yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen penelitian dalam bentuk angket/kuesioner. Uji prasyarat analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis berada pada kategori sedang yaitu dengan rata-rata 126,74 (60,3%), dan tingkat motivasi belajar peserta didik juga berada pada kategori sedang dengan rata-rata 89,30 (76,6%). Secara simultan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian fasilitas pendukung pendidikan gratis dengan motivasi belajar peserta didik SMPN se Kota Blitar.Kata Kunci: Fasilitas pendukung, Pendidikan gratis, dan motivasi belajar
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN BUDAYA RELIGIUS DI SEKOLAH Asnawi Asnawi; Bambang Budi Wiyono; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p131

Abstract

Abstrak : This study aims to find out, (1) steps the school principal creates religious culture, (2) forms of religious culture in schools, (3) ways of socializing and implementing religious culture, (4) support of teachers and school members in creating religious culture, ( 5) how to overcome the problem of creating a religious culture. This research uses a qualitative approach design, with a case study research design. The location of this research is at Public SHS 9 Malang. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The analysis technique used is reduction, data display, and data verification. The results of this study (1) the step of the school principal creating a religious culture begins with a meeting consisting of a core team to design an outline of the relevant activities then in consultation with the teachers, (2) the forms of religious culture in the school are Dhuha pray, DhuhurPray and AsrPray in congregation, study of the yellow book, Friday prayers in congregation and princess activities, non-Muslim students religious guidance, training to become qotib, istighosah, ramadhanpondok activities, Commemoration of Islamic Holidays, (3) socialization and implementation of Religious culture through social media, print , electronics, school websites, and verbally. While the implementation is a strategy that has been designed from the stages of planning, implementing, and habituating in daily life in the school environment, (4) teacher and school community support in creating a religious culture including, the teacher goes to the mosque when he hears the call to prayer, starts the lesson by praying, and encourage students to pray Dhuha before the lesson begins, students lead literacy, students become qotib, educational staff every Friday-morning at the morning apple to deliver information on activities carried out on that day. Parental support is parents doing zakat fitrah and zakat mal at school, the establishment of a school mosque is an idea and contribution from parents of students; (5) The way to overcome problems in creating a religious culture is by evaluating systematically and carried out by related parties. Keywords: Strategy, headmaster, religious culture Abstrak : Penelitian ini bertujuanmengetahui, (1)langkah-langkah kepala sekolah menciptakan budaya religius, (2) bentuk budaya religius di sekolah, (3) cara sosialisasi dan implementasi budaya religius, (4) dukungan guru dan warga sekolah dalam menciptakan budaya religius, (5) cara mengatasi masalah menciptakan budaya religius. Penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini di SMA Negeri 9 Malang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dandokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi, display data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini (1) langkah kepala sekolah menciptakan budaya religius diawali rapat yang beranggotakan tim inti untuk merancang segara garis besar terkait kegiatan barulah di musyawarahkan dengan para guru, (2) bentuk-bentuk budaya religius yang ada di sekolah adalah Salat Dhuha, Salat Dhuhur dan Ashar berjamaah, kajian kitab kuning, Salat jumat berjamaah dan kegiatan keputrian, siswa non muslim pembinaan keagamaan, pelatihan menjadi qotib, istighosah, kegiatan pondok ramadhan, Peringatan Hari Besar Islam, (3) sosialisasi dan implementasi budaya Religius melalui media sosial, cetak, elektronik, website sekolah, dan secara lisan. Sedangkan implementasinya adalah strategi yang sudah dirancang dari tahap pereencanaan, pelaksanakan, dan pembiasaan di keseharian di lingkungan sekolah, (4) dukungan guru dan warga sekolah dalam menciptakan budaya Religius meliputi, guru menuju masjid saat mendengar adzan untuk menunaikan Salat,mengawali pelajaran dengan berdoa, dan menganjurkan siswa untuk Salat Dhuha sebelum pelajaran dimulai, siswa memimpin literasi, siswa menjadi qotib, tenaga kependidikan setiap hari selasa-jumat dilakukan apel pagi untuk penyampaian informasi kegiatan yang dilakukan pada hari itu. Dukungan orangtua adalah orangtua melakukan zakat fitrah dan zakat mal disekolah, berdirinya masjid sekolah merupakan gagasan dan sumbangan dari orangtua siswa; (5) Cara mengatasi masalah dalam menciptakan budaya Religius adalah dengan evaluasi yang dilakukan secara sistematis dan dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait. Kata kunci : strategi, kepala sekolah, budaya religius 
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN CITRA PUBLIK Dian Erika Putri; Ali Imron; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.066 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p213

Abstract

Abstract: This study aims to describes the public image of SMAN 3 Malang, the leadership of the principal, the strategic steps of the principal, the problems and solutions made in building a public image. This study uses a qualitative approach with a type of case study research. The results of the study include: (1) SMAN 3 Malang has a good or positive image. This image is seen from achievements in the academic and non-academic fields, good school services and alumni ties, (2) The principal acts as the top leader and manager in leading SMAN 3 Malang, the principal has a high commitment and firmness and open minded, and the principal uses Bottom-Up in making decisions, which means analyzing and collecting data first and communicating with the parties involved, (3) SMAN 3 Malang uses the PDCA step in making a good program of activities, namely Plan, Do, Check, and Action. (4) There are problems that lie in the commitment section of some teachers that need to be motivated. In addition, there are problems, namely lack of carrying capacity such as facilities and infrastructure to finance. The solution is to motivate teachers to have a high commitment and take a humanist approach, especially to the community or student guardians so that the carrying capacity can be fulfilled. Keywords: leadership, principal, public image Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citra publik di SMAN 3 Malang, kepemimpinan kepala sekolah, langkah strategis kepala sekolah, serta masalah dan solusi yang dilakukan dalam membangun citra publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian meliputi: (1) SMAN 3 Malang memiliki citra yang baik atau positif. Citra ini dilihat dari prestasi di bidang akademik dan nonakademik, pelayanan sekolah dan ikatan alumni yang bagus, (2) Kepala sekolah berperan sebagai top leader dan manajer dalam memimpin SMAN 3 Malang, kepala sekolah memiliki komitmen yang tinggi dan sikap tegas dan open minded, serta kepala sekolah menggunakan Bottom-Up dalam pembuatan keputusan, yang artinya menganalisis dan mengumpulkan data terlebih dahulu dan melakukan komunikasi dengan pihak yang terlibat, (3) SMAN 3 Malang menggunakan langkah PDCA dalam pembuatan program kegiatan yang bagus, yaitu Plan, Do, Check, dan Action. (4) Terdapat permasalahan yang terletak pada bagian komitmen beberapa guru yang perlu untuk dimotivasi. Selain itu, terdapat masalah yaitu kurangnya daya dukung seperti sarana dan prasarana hingga finansial. Solusi yang dilakukan yaitu memotivasi guru-guru agar memiliki komitmen yang tinggi serta melakukan pendekatan humanis, terutama ke masyarakat atau wali murid sehingga daya dukung dapat terpenuhi. Kata kunci: kepemimpinan, kepala sekolah, citra publik
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN RUANG KELAS SEBAGAI SARANA PERKULIAHAN Barson Robert Murib; Ahmad Supriyanto; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p141

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) melihat tingkat keefektifan penggunaan ruang kuliah bagi mahasiswa Administrasi Pendidikan pada setiap semester mata kuliah tahun pelajaran 2018/2019; (2) bagi tingkat penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan angkatan 2016, 2017, dan 2018 pada semester genap tahun ajaran 2018/2019; dan (3) tingkat keefektifan penggunaan ruang kuliah bagi seluruh mahasiswa Administrasi Pendidikan semester genap tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat keefektif pada penggunaan ruang kuliah bagi mahasiswa Administrasi Pendidikan pada setiap semester mata kuliah tahun ajaran 2018/2019 termasuk kategori tinggi; (2) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan 2016, 2017 dan 2018 pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 juga termasuk dalam kategori tinggi; (3) Tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah bagi seluruh mahasiswa Administrasi Pendidikan semester genap tahun ajaran 2018/2019 juga termasuk dalam kategori tinggi. Kata kunci : Efektivitas; Penggunaan Ruang Kuliah; Jurusan Administrasi Pendidikan Abstrak: tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan tiap mata kuliah semester genap tahun akademik 2018/2019; (2) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan angkatan 2016, 2017 dan 2018 pada semester genap tahun akademik 2018/2019; dan (3) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah seluruh mahasiswa Adminitrasi Pendidikan semester genap tahun akademik 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah (1) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan tiap mata kuliah semester genap tahun akademik 2018/2019 termasuk kategori tinggi; (2) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan angkatan 2016, 2017 dan 2018 pada semester genap tahun akademik 2018/2019 juga dikatergori tinggi; (3) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah seluruh mahasiswa Administrasi Pendidikan pada semeter genap tahun akademik 2018/2019 juga dikategori tinggi.  Kata Kunci : Efektivitas; Penggunaan Ruang Kuliah; Jurusan Administrasi Pendidikan
MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK Moh. Dwi Kurniyawan; Sultoni Sultoni; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p192

Abstract

Abstrak:The purpose of the publication of this article is to describe the management of child-friendly schools in SMPN 10 Malang starting at the planning, organizing, implementing, monitoring, and roles of school principals, teachers, parents, and outsiders towards child-friendly school programs. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of research conducted at the planning stage are to make indicators of the implementation of child-friendly schools that are listed in eight national education standards. The organizing stage is forming a child-friendly school implementation team. At the implementation stage is learning activities outside the classroom as a form of child-friendly learning. Child-friendly school supervision is conducted regularly by teachers and school principals on all school activities. Principals play a role in setting up child-friendly school programs, teachers play a role in fostering and assisting child-friendly school programs, parents play a role in supporting and participating in child-friendly school activities, and outsiders play a role in socializing child-friendly schools.Keywords: management, school, child friendly schoolAbstrak: Tujuan dari publikasi artikel ini yaitu mendeskripsikan mengenai manajemen sekolah ramah anak di SMPN 10 Malang yang dimulai pada tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan peran kepala sekolah, guru, orang tua, dan pihak luar terhadap program sekolah ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada tahap perencanaan adalah membuat indikator implementasi sekolah ramah anak yang tertera di dalam delapan standar nasional pendidikan. Tahap pengorganisasian yaitu membentuk tim pelaksana sekolah ramah anak. Pada Tahap pelaksanaan adalah kegiatan belajar di luar kelas sebagai bentuk pembelajaran ramah anak. Pengawasan sekolah ramah anak dilakukan secara berkala oleh guru dan kepala sekolah terhadap semua kegiatan sekolah. Kepala sekolah berperan membuat tatanan program sekolah ramah anak, guru berperan membina dan mendampingi program sekolah ramah anak, orang tua berperan mendukung dan mengikuti kegiatan sekolah ramah anak, dan pihak luar berperan member sosialisasi terkait sekolah ramah anak.Kata kunci: manajemen, sekolah, sekolah ramah anak
Co-Authors ., Sudarsini Abd Rohim Asnawi Abd. Rohim Asnawi Abd. Rohim Asnawi Abdillah, Agni Abdul Huda, Abdul Achmad Supriyanto Ade Dian Firdiana Ade Dian Firdiana Adi Atmoko Agung Witjoro Agus Timan Agustina, Gina Ahmad Samawi Ahmad Supriyanto Ahmad Supriyanto, Ahmad Ahsan R Junaidi Ahsan R Junaidi, Ahsan R Aisah, Elis Nur Ali Imron Ali Imron Amir Tengku Ramly Amir, Andhini Dwi Wirayani Anarta, Raihan Nurani Anne Sarvitri Anti, Pridianti Dian Aprilia Ema Wardhani Aqilah, Thalsa Syahda Arafah Husna Argadinata, Hasan Arum D.E, Diajeng Sekar Asim Asim Asnawi Asnawi Azizah, Rafidah Azizatunnisa, Azizatunnisa Bambang Budi Wiyono Barson Robert Murib Basthomi, Yazid Al Bella Dina Fitrasari Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Deni Hadiana Deni Hadiana Desi Eri Kusumaningrum Dian Erika Putri Dian Laili Eka Prastiwi Diana Kurniawati Didin Hafidhuddin MS Dimas Arif Dewantoro Diniy Hidayatur Rahman Djum Djum Noor Benty Dwi Kumala Sari Dwi Kumala Sari Dwi Putri Handayani Dwi, Andhini Dzintra IliÅ¡ko Ediyanto Emilia Nur Chasanah Sholihin Endro Wahyuno Erlida Ariani Fahmi Fahmi Faiza, Dwi Eni Nur Faiza Fantika Febry Puspitasari Feibry Feronika Wiwenly Senduk Ferdinand Andreas Riovaldo Fina Riswari Fina Riswari Fina Riswari Fina Riswari Fiolina Hana Puspitasari Fiolina Hana Puspitasari Fiolina Hana Puspitasari Firdiana, Ade Dian Firman Budi Santoso Firman Budi Santoso Fisilky, Farodhiana Fitrasari, Bella Dina Gardiana Karya Gardiana Karya Gardiana Karya Gita Ayu Swastika Hanna Permatasari Tanjung Henny Indreswari Hutasuhut, Fadly Halim Ibrahim Bafadal Icca Nabilah Nisa Ilham Nur Sujatmiko IliÅ¡ko, Dzintra Imam Gunawan, Imam Imanuel Hitipeuw Imron Arifin Indra Andika Prananda Indra Lesmana Indra Lesmana Insiatun Insiatun Insiatun Insiatun Insiatun Insiatun Insiatun, Insiatun Irvan, Muchamad Isa Qori Datul Isa Qori Datul Islan Islan Iswahyudi, Silvana Rahma Izuddin Syarif Joko Yuwono Juan Ferdiana Juan Ferdiana Juharyanto Juharyanto Junaidi, Ahsan Romadlon Karine Rizkita Karya, Gardiana Kenila, Elisabet Khusnul Khotimah Kristanto, Prayoga Dwi Kurniawati, Nanin Diah Kusuma, Raedix Desta Latif, M. Baihaqi Rizki Abdul Lia, Nadia Tri Asfa Linda Setiawati Ludi Wishnu Wardana Maisyaroh Masrukhan, Luthfiyah Maulana Amirul Adha Melor Md Yunus Moh. Dwi Kurniyawan Mohammad Efendi Mohd.Mokhtar Bin Tahar Muhammad Irvan Muhammad Irvan Muhammad Syamsun Muhammad Zidni Ilman Nafiah Mukhamad Zulfikar Lutfi Mukhlisin, Muhammad Khoirul Mustiningsih Nadiyah, Salma Neny Yuniarti Neny Yuniarti Neny Yuniarti Nindya Ayu Rizqianti Nindya Ayu Rizqianti Ningsih, Putri Kartika Ni’matul Lailiyah Nova Syafira Ariyanti Novitasari, Dira Alifa Nunung Nurjanah Nur Amaliyah Hanum Nur Luthfi Ardhian Nur, Lulla Alisyah Nurabadi, Ahmad Nuri Hidayati Nurul Khikmah Maulidiyah Nurul Ulfatin Nuryani Nuryani Nur’aini, Andini Prima Oktafiyani, Dina Fitri Oktaviani Hidayah Paul Arjanto Pradipta, Rizqi Fajar Prananda, Indra Andika Puspitasari, Fiolina Hana Putri Kartika Ningsih Putri Kartika Ningsih Putri Kartika Ningsih Putri Zachrotul Chumairo Putri, Reza Sutarna Raden Bambang Sumarsono Rahmadani, Bella Wahyu Rahmania, Dwi Anggia Rahmawati, Laily Amalia Ramadhani, Risa Safira Ranti Novianti Rika Yulia Rahmawati Rini, Devi Indra Risa Safira Ramadhani Riswari, Fina Rizki Briandana Rizky Amalia Rosyidi Rizqianti, Nindya Ayu Rofiah, Khofidotur Rosyidi, Rizky Amalia Rusdianti, Fahriyana Sa'diyah, Maemunah Safitri, Berlian Ayu Saverinus Gordisona Setyowulan, Dese Silvana Rahma Iswahyudi Silvana Rahma Iswahyudi Sindy Mulia Eka Siti Romlah Sri Hadayani Sri Yeni Mulyani, Sri Yeni Suhendri Suhendri Sultoni Sultoni Sultoni Sultoni, Sultoni Sumarno Sunandar, Jauhari Sunarni Sunarni Sunarni Sunarni Sunarni Sunarwi, Taufik Wayan Supriyanto Supriyanto Surya Wicaksono Syamsul Hadi Teguh Triwiyanto Thalsa Syahda Aqila Tri Firmansyah Tyas, Hifani Nimas Umi Safiul Ummah Valmay, Azzahra Callistadea Vira Maratus Sholihah Wahyudi Siswanto Wardani, Cyntia Cakra Widiarini Widiarini Wijayanti Reka Wildan Zulkarnain, Wildan Wiwik Dwi Hastuti Wusu Kargbo Yazid Al Basthomi Yuniarti, Neny Yusuf Sobri, Ahmad Yusufu Kamara Yuwono, Joko