p-Index From 2021 - 2026
15.158
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Publikasi Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Journal of ICSAR Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan JURNAL KONSELING GUSJIGANG JKI (Jurnal Konseling Indonesia) International Journal of Research in Counseling and Education GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Bisma The Journal of Counseling Islamic Guidance and Counseling Journal JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Psychocentrum Review KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Jurnal Educatio FKIP UNMA Bulletin of Counseling and Psychotherapy Masyarakat Berdaya dan Inovasi Jurnal Paedagogy International Journal of Applied Guidance and Counseling Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Journal of Advanced Guidance and Counseling Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Riset Agama International Journal of Entrepreneurship and Sustainability Studies Flourishing Journal Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat KONSELOR kawanad Jurnal Pendidikan Progresif Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Buletin Konseling Inovatif Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Journal of Cultural Guidance and Counseling Journal of Counseling, Education and Society COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kompetensi Guru BK dalam Penerapan Layanan Konseling Realita untuk Permasalahan Belajar Siswa Nur Mega Aris Saputra; Henny Indreswari; Lutfi Fauzan; Fitri Wahyuni; Tutik Haryanti; M. Khoirudin Jalil
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v5i1.377

Abstract

This community service activity was designed to strengthen the professional capacity of Guidance and Counseling (BK) teachers in applying the reality counseling approach as a relevant strategy for addressing student learning problems at the junior high school level. The training involved 20 BK teachers who are members of the MGBK SMP in Malang City and was conducted through a blended format combining online and face-to-face sessions. Materials covered an introduction to the fundamentals of reality counseling, analysis of learning problems, application of counseling techniques, and the use of digital media. The results showed a significant increase in the understanding, technical skills, and self-confidence of the BK teachers in delivering more effective counseling services. Furthermore, the program served as a platform for sharing best practices and strengthening collaborative networks among BK practitioners. These findings suggest that reality counseling holds considerable potential as a practical approach to improving the quality of guidance services in schools.  
Integrasi Nilai Budaya Upah-Upah Tondi Dalam Praktik Layanan Bimbingan dan Konseling Indah Purnama Sari Sitorus; Henny Indreswari; Khairul Bariyyah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.7252

Abstract

Penelitian ini menganalisis integrasi nilai budaya upah-upah tondi dalam layanan bimbingan dan konseling di Indonesia dengan menyaring 30 artikel awal menjadi 8 artikel yang relevan. Tradisi upah-upah tondi, yang mengandung nilai sosial, spiritual, dan kearifan lokal, berpotensi memperkuat hubungan emosional antara konselor dan konseli. Penelitian ini menekankan pentingnya penghargaan terhadap keragaman budaya dalam praktik konseling. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan model PRISMA, meliputi identifikasi, penyaringan, dan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Literatur dicari menggunakan kata kunci "nilai budaya," "upah-upah tondi," dan "layanan bimbingan konseling" di Google Scholar. Hasilnya, 8 artikel dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai upah-upah tondi meningkatkan efektivitas layanan bimbingan dan konseling serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang menghargai keberagaman. Implikasi penelitian adalah pengembangan praktik bimbingan yang relevan dan kontekstual. Namun, penelitian ini terbatas pada jumlah artikel yang dianalisis dan belum mencakup studi empiris. Studi lanjutan disarankan memperluas cakupan literatur dan melibatkan penelitian empiris. Kata kunci: nilai budaya, upah-upah tondi, bimbingan dan konseling
Upaya Pencegahan Early Dating pada Siswa di SDN 2 Banjararum Singosari Kabupaten Malang Devy Probowati; Rizka Apriani; Arbin Janu Setiyowati; Henny Indreswari
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i12024p8-13

Abstract

Abstract: Early dating or dating at an early age is carried out on individuals who are less than 14 years old. Early dating has a big impact because the perpetrator is still not mature enough to make decisions and has not yet reached emotional stability. Elementary school students who do early dating do not know that all forms of action taken must be accounted for. They only follow the fun and trends in social circles. This problem is the basis for the importance of providing education about the impact of early sex as a step to prevent early dating at SD Negeri Banjararum 2 Singosari. This service is carried out by presenting material and continuing with sociodrama. The results of the service implementation showed that 98.9% of students understood the material presented, and 95.9% of students were interested and happy with the material presented. Abstrak: Early dating atau berpacaran pada usia dini dilakukan pada individu yang berumur kurang dari 14 tahun. Early dating mempunyai dampak yang begitu besar melihat pelaku masih belum cukup dewasa dalam mengambil keputusan dan belum mencapai kestabilan emosi. Para siswa SD yang melakukan early dating tidak mengetahui segala bentuk tindakan yang dilakukan harus dipertanggungjawabkan. Mereka hanya menuruti kesenangan dan trend dikalangan pergaulan sosial. Permasalahan tersebut menjadi dasar pentingnya memberikan edukasi mengenai dampak seks usia dini sebagai langkah untuk mencegah terjadinya early dating di SD Negeri Banjararum 2 Singosari. Pengabdian ini dilaksanakan dengan pemaparan materi dan dilanjutkan dengan sosiodrama. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan 98,9% siswa memahami materi yang disampaikan, serta 95,9% siswa tertarik dan senang dengan materi yang disampaikan.
Kemampuan Guru SDN Karang Besuki II dan III Kota Malang dalam Menangani Perilaku Siswa Secara Tepat Arbin Janu Setiyowati; Henny Indreswari; Irene Maya Simon
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SDN Karangbesuki II dan III Kelurahan Karangbesuki Kecamatan Sukun Kota Malang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menangani perilaku siswa khususnya perilaku off task yang dimunculkan oleh siswa secara tepat. Solusi yang ditawarkan untuk menghadapi permasalahan mitra dalam menangani perilaku siswa secara tepat adalah dengan menggunakan analisis pengubahan tingkah laku. Analisis pengubahan tingkah laku dipandang efektif untuk membantu guru dalam menangani perilaku siswa secara tepat karena di dalam analisis pengubahan tingkah laku, fokus pada penerapan prinsip-prinsip teori behavioristik dalam menangani perilaku siswa secara tepat. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah semua guru di SDN Karangbesuki II dan III yang berjumlah 20 orang. Target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: Meningkatnya kemampuan guru SDN Karangbesuki II dan III dalam menangani perilaku siswa secara tepat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ceramah bervariasi, diskusi dan tugas terbimbing, lokakarya dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SDN Karangbesuki II dan III yaitu: adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan guru dalam menangani perilaku siswa secara tepat. Seluruh guru (100%) memahami pentingnya menangani perilaku siswa secara tepat. Sebagian besar guru (80%) mampu menangani perilaku siswa secara tepat. Dapat disimpulkan bahwa prinsip analisis pengubahan tingkah laku untuk meningkatkan kemampuan guru SD dalam menangani perilaku siswa secara tepat.
Kemampuan Guru BK SMP di Kota Malang dalam Mengajarkan Perilaku Adaptif Siswa dengan Menggunakan Teknik Sinema Edukasi Nugraheni Warih Utami; Henny Indreswari
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v2i22019p103-108

Abstract

Remaja mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Tingkah laku yang dimunculkan remaja, cenderung maladaptive, karena lingkungan belum mengajarkan perilaku adaptif secara tepat. Tujuan kegiatan pengabdian berupaya meningkatkan kemampuan guru BK SMP di Kota Malang dalam mengajarkan perilaku adaptif siswa dengan menggunakan teknik sinema edukasi. Pengabdian dilaksanakan dengan memberikan pelatihan mengajarkarkan perilaku adaptif dengan menggunakan teknik sinema edukasi. Pengabdian dilaksanakan pada 38 guru BK perwakilan dari SMP Negeri dan Swasta di Kota Malang. Hasil kegiatan pengabdian berupa pemaparan materi pelatihan mengajarkan perilaku adaptif bagi siswa dan pendampingan pelatihan penggunaan sinema edukasi untuk mengajarkan perilaku adaptif bagi siswa.
Pelatihan Aplikasi Digital Pengelolaan Himpunan Data Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional MGBK SMP Kota Malang Irene Maya Simon; Adi Atmoko; Henny Indreswari; Sausanuz Zakiyyah Hamibawani; Clara Pavita Novenia Setyadi
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p24-29

Abstract

Tantangan dan peluang guru BK saat ini adalah mampu mengkolaborasikan media berbasis digital terutama dalam penghimpunan data BK supaya mampu menunjang pelaksanaan manajemen BK yang baik. Kondisi di lapangan ternnyata menunjukkan bahwa saat ini masih banyak guru BK dalam pengelolaan data mengandalkan cara dan media tradisional, sehingga dalam beberapa kondisi terjadi kendala berupa data yang tidak terhimpun secara baik karena hilang. Melihat kondisi ini dilakukan pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan bagi guru BK dalam mengelola himpunan data bimbingan dan konseling melalui aplikasi digital berbasis platform Appsheet. Pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan teknik ceramah untuk berbagi pengetahuan, simulasi untuk memberikan arahan terkait proses pengembangan aplikasi, lokakarya sebagai bentuk penugasan bagi peserta dalam menggunakan aplikasi ke sekolah, serta evaluasi dan diskusi untuk melihat hambatan yang dialami. Keefektifan pelatihan dilihat  berdasarkan hasil pre-test dan post test yang diuji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelatihan terbukti efektif karena nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.000<0.05. Hasilnya menunjukkan bahwa delapan belas peserta mengalami peningkatan signifikan, lima peserta pada kondisi tetap, dan tidak ada peserta yang mengalami penurunan.
Program Peningkatan Kompetensi Konselor Melalui Analisis dan Pengubahan Tingkah Laku pada Siswa SMP Kota Malang Henny Indreswari; Rizka Apriani; Riskiyana Prihatiningsih; Linka Latifany Falasifa Reidana; Alief Laili Budiyono
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i22024p137-146

Abstract

Abstract: This community service project applies research findings on developing a model program to enhance the competencies of counselors through behavior analysis and modification for junior high school students in Malang City. The model is designed to provide training and guidance in implementing behavior analysis and modification programs for problematic student behaviors, as well as to offer recommendations and improvement guidelines. The training employs the Problem-Based Learning (PBL) method, following these procedures: (1) preparation, (2) implementation, (3) evaluation and follow-up, and (4) reporting. The target of the counselor competency enhancement program consists of 20 junior high school counselors in Malang City. The outcome of this program is demonstrated by an increase in the partners' competencies in conducting behavior analysis and modification, as indicated by higher post-test scores. Abstrak: Pengabdian pada masyarakat ini merupakan penerapan hasil penelitian tentang pengembangan model program peningkatan kompetensi konselor melalui analisis dan pengubahan tingkah laku pada siswa SMP kota Malang. Model ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pelaksanaan program analisis dan pengubahan tingkah laku bermasalah siswa, serta memberikan panduan dan rekomendasi perbaikan. Pelatihan dilaksanakan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL), dengan prosedur : (1) persiapan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi dan follow-up, (4) pelaporan. Sasaran program peningkatan kompetensi konselor terdiri atas 20 konselor SMP di Kota Malang. Hasil dari pelaksanaan program ini berupa peningkatan kompetensi mitra dalam melaksanakan analisis dan pengubahan tingkah laku yang ditunjukkan dengan peningkatan skor posttest.
Gender and Emotional Maturity Categories Among Students at SMP Negeri 1 Pakis: Implications for Gender-Responsive Guidance and Counseling Services Anisa Safitri; Henny Indreswari; M Ramli; Khairul Bariyyah
Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/s7tp2p32

Abstract

Emotional maturity is an important developmental competence that supports adolescents in regulating emotions, building healthy interpersonal relationships, and responding adaptively to developmental demands. This study aimed to examine the association between gender and emotional maturity categories among students at SMP Negeri 1 Pakis and to identify its implications for gender-responsive Guidance and Counseling services. A quantitative cross-sectional comparative design was employed involving 134 students, consisting of 67 male and 67 female students aged 12–15 years. Data were collected using a 25-item emotional maturity scale adapted from Hilyana (2020), covering self-awareness, self-regulation, motivation, empathy, and social skills. The instrument demonstrated excellent internal consistency, with McDonald’s ω = .933. Data were analyzed using descriptive statistics and the Fisher–Freeman–Halton exact test, while Cramér’s V was used to estimate the effect size. The results showed that 91.0% of students were classified in the moderate emotional maturity category, 5.2% in the low category, and 3.7% in the high category. Although female students showed a higher proportion in the high category than male students, no statistically significant association was found between gender and emotional maturity category, p = .350, with a small effect size, Cramér’s V = .124. These findings indicate that gender should not be used as the sole basis for evaluating students’ emotional development. Guidance and Counseling services should therefore be universal, inclusive, and gender-responsive, while remaining grounded in students’ actual developmental needs rather than gender stereotypes.
Differences in Career Anxiety of Senior High School Students by Gender: A Comparative Study in East Java Annisau Qonitaturrohmah; Henny Indreswari; Khairul Bariyyah; Nur Hidayah; Diniy Hidayaur Rahman
Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ccy2vr41

Abstract

Career anxiety is commonly experienced by high school students as they face increasing demands for educational and career planning. However, evidence regarding gender differences in career anxiety at the senior high school level, particularly in Indonesia, remains limited. This study aimed to examine the level of career anxiety among senior high school (or equivalent) students in East Java and determine whether significant differences exist based on gender. A quantitative comparative design was employed involving 128 students (36 males and 92 females) selected through cluster sampling from several senior high schools in East Java. Data were collected using a career anxiety scale with strong psychometric properties (Cronbach's Alpha = 0.927). The data were analyzed using normality and homogeneity tests followed by an Independent Samples t-test. The findings indicated that students generally experienced a moderate level of career anxiety. Female students obtained a slightly higher mean score (M = 79.95) than male students (M = 76.72); however, the difference was not statistically significant (t = -1.137, df = 126, p = .258). These findings suggest that gender is not a significant predictor of career anxiety among high school students. Instead, career anxiety may be more strongly influenced by individual factors, such as self-confidence and career readiness, as well as contextual support. Therefore, career guidance and counseling services should focus on strengthening career readiness, self-confidence, and career decision-making skills while providing equal support for all students regardless of gender.
Needs Assessment To Develop A Vocational Identity Crisis Instrument For Students Yunita Odinlia Ere; Henny Indreswari; Khairul Bariyyah
Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/7zezzr28

Abstract

This study aims to analyze the need for developing a vocational identity crisis instrument for university students, as a first step to address the lack of contextually relevant career crisis assessment tools in Indonesia. This descriptive quantitative study involved 30 fourth- and sixth-semester students from the Catholic Religious Education program at Atma Reksa Pastoral College in Ende, selected using a purposive sampling technique. The initial instrument was developed based on five aspects: career confusion, self-doubt, lack of direction in life, difficulty in decision-making, and emotional response, consisting of 30 statements with a four-point Likert scale. Content validity was evaluated by three experts, resulting in Aiken's V coefficients ranging from 0.73 to 0.92. Descriptive statistics showed that all dimensions were in the moderate category, with mean scores ranging from 2.69 to 2.87. The lack of direction in life dimension was the most prominent (M=2.87; SD=0.39), followed by the emotional response dimension (M=2.85; SD=0.44). These findings reveal that university students experience psychosocial vulnerability, highlighting the urgent need for preventive career planning support. Implicitly, the 30 developed statements effectively reflect the actual conditions of students and provide a strong empirical foundation for further validity and reliability testing in scale development. Future research should expand the sample size and conduct Confirmatory Factor Analysis (CFA).
Co-Authors 'Aliyah, Shabrina Muyassirotul A. As&#039;ad Fathan Abdullah, Haslee Sharil Lim Abi Fa&#039;izzarahman Prabawa Abi Fa&#039;izzarahman Prabawa Abu Yazid Abu Bakar Achmad Miftachul &#039;Ilmi Achmad Miftachul 'Ilmi Achmad Miftachul ‘Ilmi Adi Atmoko Aditya, Ronal Surya Afifah Army Age Ahadinasrikin, Hanifan Ahmad Fitra Rasyadi Akbar Gibran Yusri Alamsyah, Muh. Nur Alief Laili Budiyono Alief Laili Budiyono Aliyah, Shabrina Muyassirotul Amalia, Riza Amelia Bernike Gunasenjaya Amna Riskya Anisa Safitri Annisau Qonitaturrohmah Antika, Eni Rindi Aprilyaningtiyas, Happy Dyah Arbin Janu Setiyowati, Arbin Arbin Janu Setyowati Asep Sunandar Augusto Da Costa Awalya Siska Pratiwi Aziziyah Munawaroh Bahar, Henri Bambang Budi Wiyono Banu, Edigius Paulus Bayu Koen Anggoro Betty Masruroh Blasius Boli Lasan Budiyono, Alief Laili Cantiga, Jaed Brian L. Clara Pavita Novenia Setyadi Darma Putri, Ramtia Devy Probowati Dinata, Wisnu Cahya Dinda Putri Abadi Diniy Hidayatur Rahman Diniy Hidayaur Rahman Djoko Budi Santoso Easter Victoria Gunawan Edigius Paulus Banu Ediyanto Eko Pramudya Laksana Elia Flurentin Ely Roy Madoni Eva, Nur Fausta, Thadeus Ega Fitri Wahyuni Fitrianingsih Fitrianingsih Gita Ayu Swastika Hakam Baihaqi, Muhammad Hanifan Ahadinasrikin Hanurawan, Fattah Hengki Tri Hidayatullah Henny Indreswari Henri Bahar Herlin Ika Nafilasari Hermawan, Salsabila Yuli Adys Hidayatullah, Hengki Tri Hsin-Hung Wu I Nyoman Sudana Degeng Ilmi, Achmad Miftachul IM. Hambali Imam Setiawan Imanuel Hitipeuw Indah Purnama Sari Sitorus Indriyana Indriyana Rachmawati Irene Maya Simon, Irene Ivvatul Ihda Qurrotul Aini Ivvatul Ihda Qurrotul Aini Jaafar, Wan Marzuki Wan Joice Zhenrike Memmase Kadek Suhardita Kasa, Mark Khairul Bariyyah kheren carollina pamintarso Kristiyorini, Yuana Kususanto, Prihadi Ditto Laili Indah Sari Rohmawati Laili Indah Sari Rohmawati Laksono Budiarto Linka Latifany Falasifa Reidana Lismaini, Lismaini Lisnanti, Anisa Ultari Lutfi Fauzan M Ramli M. Khoirudin Jalil M. Ramli M. Ramli M.Ramli Mahalle, Salwa Maizura, Nining Mauritia Dian Adiningtyas Mauritia Dian Adiningtyas Menany Soputan, Shania Dea Moch Syihabudin Nuha Muhamad Affan Rahmad Saputra Muhamad Affan Rahmad Saputra Muhammad Syamsun Munawaroh, Aziziyah Muslihati Muyassirotul ‘Aliyah, Shabrina Noradilah Md Nordin Nugraheni Warih Utami Nur A, Sherly Nur Eva Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Pamintarso, Kheren Carollina Prabawa, Abi Fa'izzarahman Prabawa, Abi Fa’izzarahman Pramudia Trisnani, Rischa Prasetyani, Yohana Pratama, Aji Mulya Prihatiningsih, Riskiyana Pristiwanti, Yuwanita Punaji Setyosari Putri, Daniar Eka Rafli, Muhammad Ramadhani, Erfan Rasyadi, Ahmad Fitra Raup Padillah Riskiyana Prihatiningsih Riza Aqilah Silmy Riza Aqilah Silmy Rizka Apriani Rusnila Rusnila, Rusnila Salsabila Yuli Adys Hermawan Salwa Mahalle Santi Widiasari Sausanuz Zakiyyah Hamibawani Sausanuz Zakiyyah Hamibawani Shabrina Muyassirotul &#039;Aliyah Shabrina Muyassirotul 'Aliyah Shabrina Muyassirotul ‘Aliyah Siti Nurhaliza Suharto, Rachel Devita Syahira Alfikriah Thadeus Ega Fausta Tristiadi Ardi Ardani Tutik Haryanti Untung Wiyono Via Puspita Lindasari Via Puspita Lindasari Widana, I Wayan Wisnu Cahya Dinata Wiwik Dwi Hastuti Wu, Yohana Prasetyani Yuliati Holifah Yulis khana Yunita Odinlia Ere Zamroni Zamroni ‘Aliyah, Shabrina Muyassirotul