p-Index From 2021 - 2026
18.706
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Education and Learning (EduLearn) QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Emerging Science Journal Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) IJoLE: International Journal of Language Education Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Social Science Jurnal Syntax Transformation Jurnal Filsafat Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Journal of English Language and Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Journal of General Education and Humanities Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Media Bina Ilmiah Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan SocioEdu: Sociological Education Journal of Social Science Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia International Journal of Multidisciplinary Sciences JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Journal of Islamic Elementary Education Journal of Media, Sciences and Education Journal of Innovation and Learning Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana Journal of Innovative Technology and Sustainability Education An-Najmu
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (STARTER EXPERIMENT APPROACH) BERBANTUAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Putu Andi Saputra; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Pendekatan Starter Eksperimen (Starter Experiment Approach) berbantuan video dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas V Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 95 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, pada teknik ini yang dirandom adalah kelas. Pemilihan sampel dilakukan dengan tehnik undian. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Bukti yang berjumlah 23 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 1 Bukti yang berjumlah 20 siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu (1) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong kriteria tinggi dengan rata-rata (M) 22,56, (2) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong kriteria sedang dengan rata-rata (M) 15,85 dan (3) hasil uji t menunjukkan bahwa thit = 5,545 dan ttab = 2,019 (thit > ttab). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Pendekatan Starter Eksperimen (Starter Experiment Approach) berbantuan video dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di sekolah dasar Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : pendekatan starter eksperimen , berbantuan video, hasil belajar ipa This research aimed to know the significant differences in science learning outcomes between groups of students who were taught by Starter Experiment Approach video-assisted and they who was taught by conventional learning in grade V Elementary School Cluster I Kubutambahan Buleleng District in academic Year 2016/2017. The type of research is a quasi-experimental study. The population of this study is all students of class V SD Gugus I District Kubutambahan Buleleng District in academic Year 2016/2017, the total students are 95 people. Sampling technique in this research using random sampling technique, in this technique the random is a class. The sample selection was done by drawing technique. The sample in this research is class V SD Negeri 2 Bukti which amounts to 23 students and students of class V SD Negeri 1 Bukti which amounted to 20 students. The data obtained were analyzed using descriptive statistical and inferential statistical techniques, ie t-test. The result of data analysis is (1) the result of science learning of the experimental group is high criterion with the average (M) 22,56, (2) the result of science learning of control group classified by medium criterion with average (M) 15, 85 and (3) t test results show that thit = 5.545 and ttab = 2.019 (thit > ttab). Thus, it can be concluded that there are significant differences in Science (IPA) learning outcomes between the groups of students who followed the learning using the Starter Experiment Approach with video-assisted and those who followed the learning by using conventional learning approaches in grade V students in primary school Gugus I Kecamatan Kubutambahan Buleleng Regency in Academic Year 2016/2017.keyword : experimental starter approach, video-assisted, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKTUAL BERBANTUAN MEDIA KONGKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS IV KECAMATAN PETANG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., I Wayan Harimawan Rahmadi; ., Dr. Desak Putu Parmiti, M.S.; ., Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.12918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kontekstual berbantuan media kongkret dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Petang tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Petang tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 82 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD yang berjumlah 64 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 7,48 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 1,658. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model kontekstual berbantuan media kongkret dan kelomopok yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dari rata–rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 23,14 dan kelompok kontrol adalah 14,03. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model kontekstual berbantuan media kongkret berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Petang.Kata Kunci : model kontekstual berbantuan media kongkret, hasil belajar IPA This study aims to determine differences in learning outcomes between students who follow the learning contextual model with concrete media assisted and students who follow the learning with conventional model in grade V students in Gugus IV Kecamatan Petang lesson year 2017/2018. This type of research is a quasi-experimental study. The population of this study is all students of class V in class IV Petang District in the academic year 2017/2018 which amounted to 82 people. The sample of this research is the students of class V SD which amounted to 64 people. Student learning outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the results of data analysis, obtained thi= 7.48 and ttab (at 5% significance level) = 1.658. This means that thit > ttab, so it can be interpreted that there are significant differences in science learning outcomes between groups that follow the learning with contextual model with concrete and concrete media that follow the learning with conventional model. From the average ( ) arithmetic, it is known that the experimental group is 23.14 and the control group is 14.03. This means that the experiment> control, so it can be concluded that the application of concrete media-aided contextual model affects the learning outcomes of science students of class V in the District Gugus Petang District. keyword : concrete media-aided contextual model, science learning outcomes of IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD GUGUS V KINTAMANI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., I Putu Mas Mahardika; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional Pada Siswa Kelas V Sd Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasie eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang ada di gugus V Kecamatan Kintamani, kabupaten Bangli tahun pelajaran 2017/2018, yang berjumlah 145 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelompok siswa kelas V SD Negeri 3 Belantih yang berjumlah 25 orang sebagai kelas eksperimen dan kelompok siswa kelas V SD N Catur yang berjumlah 30 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung 5,290 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,006. Hal ini berarti bahwa thitung> ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa hasil belajar IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) lebih tinggi dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran NHT (Numbered Head Together), hasil belajar IPS This study aims to determine the difference between IPS learning outcomes between groups of students who were taught by NHT (Numbered Head Together) learning model and group of students who were taught by conventional model In Grade V Students Sd V Kintamani Cluster Year 2017/2018. The type of this research is quasi experimental research. The population of this study is all students of class V that exist in cluster V Kecamatan Kintamani, Bangli regency year 2017/2018, which amounted to 145 people. The sample of this research is group of students of Grade V of SD Negeri 3 Belantih which is 25 students as experiment class and student group of class V SD N Catur which is 30 people as control class. Student learning outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the data analysis, obtained t count 5,290 and ttable (at 5% significance level) = 2,006. This means that thitung> ttable, so it can be interpreted that the learning result of IPS group of students who are taught by NHT (Numbered Head Together) learning model is higher than the student group that is taught by conventional learning model.keyword : NHT (Numbered Head Together) learning model, learning outcomes IPS
Tri Hita Karana Dalam Team Games Tournament Meningkatkan Hasil Belajar IPA Arisanti, Dewa Ayu Kade; Widiana, I Wayan; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpmu.v3i1.25176

Abstract

Siswa cenderung tidak aktif dalam pembelajaran dan hanya mendengarkan penjelasan dari guru saja sehingga pembelajaran terkesan pada teacher center sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen jenis non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian berjumlah 173 orang. Teknik random sampling digunakan untuk mengambil sampel berjumlah 54 siswa. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu tes. Instrument yang digunakan adalah instrument tes objektif. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung= 6,2439, sehingga thitung > ttabel maka H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana dan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Sehingga model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana layak diterapkan untuk mengatasi hasil belajar IPA yang rendah.
Mini Web Linktree Berbasis Kearifan Lokal Bali untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa Ni Made Widya Padmini; I Wayan Widiana; Ni Wayan Rati
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpmu.v5i1.49632

Abstract

Pembelajaran guru belum menekankan unsur-unsur kebudayaan khususnya kearifan lokal Bali dalam materi pelajaran yang relevan dan kurangnya media belajar siswa. Tujuan penelitian ini yaitu mennciptakan media pembelajaran mini web linktree berbasis kearifan lokal bali untuk meningkatkan literasi budaya siswa. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian yaitu 2 ahli isi dan 2 ahli media pembelajaran. Subjek uji coba kepraktisan yaitu 2 praktisi dan 10 siswa. Populasi penelitian ini berjumlah 197 siswa. Metode pengumpulan data adalah angket/kuesioner. Instrumen yang digunakan berupa lembar kelayakan. Teknik yang digunakan menganalisis data yaitu analisis kualitatif, kuantitatif, dan statistic inferensial. Hasil penelitian yaitu hasil validitas dari ahli media sebesar 95% (sangat baik) dan ahli materi 98,75% (sangat baik). Hasil respon guru 98% (sangat praktis) dan siswa 96,2% (sangat praktis). Berdasarkan uji hipotesis diperoleh nilai sebesar 0,017, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan literasi budaya antara siswa yang menggunakan media pembelajaran mini web Linktree. Hasil menunjukkan mini web Linktree berbasis kearifan lokal Bali efektif meningkatkan literasi budaya siswa. Implikasi penelitian ini web dapat digunakan guru. Implikasi penelitian ini diharapkan Mini web Linktree berbasis kearifan lokal Bali dapat meningkatkan kearifan lokal siswa.
Model Pembelajaran Value Clarification Technique dan Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Widiana, I Wayan
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v5i2.48841

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini adalah masih banyaknya siswa yang kurang memiliki kemampuan berpikir kritis sehingga berpengaruh pada hasil belajar PKn yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis dampak model pembelajaran value clarification technique dan pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang berjumlah 95 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling dengan jumlah 50 siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan tes. Instrumen pengumpulan data yaitu lembar tes objektif. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji-t sampel tak berkorelasi (Independent T-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran VCT dengan kelompok yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran VCT.  Hasil penelitian ini dikuatkan berdasarkan perhitungan uji-t yang memperoleh hasil angka signifikansi 0,000 yang berarti kurang dari 0,05 (0,000<0,05). Disimpulkan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD. Model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) DAN Penilaian Autentik terhadap Hasil Belajar Siswa Jayadiningrat, Made Gautama; Widiana, I Wayan; Tria Ariani, Nyoman Wiraadi; Widiani, Ni Komang
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v5i3.50268

Abstract

Prestasi sains siswa Indonesia berada di bawah rata-rata internasional. Hal ini akibat dari pembelajaran masih berpusat pada guru dan kurangnya aktivitas fisik siswa. Maka perlu diadakan pembaharuan untuk mendukung pembelajaran yang bersifat kontekstual. Sains Teknologi Masyarakat (STM) merupakan suatu model pembelajaran yang dapat dijadikan alternatif dalam pengelolaan kelas dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dan asesmen autentik terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu (quasi experiment) dengan rancangan the posttest only control group design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini semua kelas V SD sebanyak 81 siswa.  Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes objektif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji ANAVA dua jalur dan dilanjutkan dengan Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa bahwa model pembelajaran STM dan asesmen autentik mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar IPA. Model pembelajaran STM yang dientegrasikan dengan asesmen proyek memberikan hasil yang paling baik. Kombinasi ini sangat cocok diaplikasikan untuk mata pelajaran IPA di sekolah dasar karena model tersebut mengakomodasi karakteristik pendidikan IPA. Model pembelajaran STM dapat mengeksplorasi rasa ingin tahu siswa terhadap isu-isu sains dan teknologi melalui tahap penggalian isu-isu sains dan teknologi. Sedangkan asesmen proyek membuat anak bisa mengasimilasi dan mengakomodasi rangsangan dari lingkungannya, berinteraksi dengan objek, mengamati, meneliti, dan berpikir sehingga meningkatkan kemampuan kognitif nya.
The Impact of "Spiritual Tour" Based Panel Discussion Learning on Spiritual Intelligence and Emotional Intelligence I Wayan Suwendra; I Wayan Widiana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v6i2.59453

Abstract

Many students have high intellectual intelligence, but only a few have good spiritual and emotional intelligence. This is because the learning process that is carried out only focuses on applying conventional learning models. This study aims to determine the effect of panel discussions based on "spiritual tours" on spiritual and emotional intelligence. This research belongs to the type of quasi-experimental research design in the form of a posttest-only control design. The population in the study amounted to 105 students. Samples were taken by random sampling technique, amounting to 66 students. The data collection method used is standardized tests, both spiritual and emotional intelligence tests. The analysis technique uses MANOVA with the help of SPSS. The results showed that the analysis of the Pilae Trace, Wilks' Lambda Hotelling's Trace, and Roy's Largest Root showed that the F coefficient was 9535.67b with a value of Sig. 0.00. Analysis of Tests of Between-Subjects Effects shows an F value of 5.79 with Sig. 0.02, smaller than 0.05, indicates an effect of learning with a spiritual tour-based panel discussion learning model on spiritual intelligence. Moreover, the Tests of Between-Subjects Effects analysis results show an F value of 2.53 with Sig. 0.02, which is smaller than 0.05. It shows a big influence between learning with the spiritual tour-based panel discussion learning model on emotional intelligence. Based on these results, the panel discussion learning model based on spiritual tours simultaneously or partially impacts spiritual and emotional intelligence.
Instrumen Pengukuran Persepsi Kepemilikan Kemampuan Multiliterasi Siswa Sekolah Dasar Widiana, I Wayan; Widiani, Ni Komang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.69756

Abstract

Rendahnya hasil belajar akibat adanya pembelajaran yang belum optimal dan belum membiasakan siswa belajar untuk mengembangkan kemampuan literasi mengakibatkan kemampuan literasi siswa masih rendah. jika kondisi ini dibiarkan akan berdampak terhadap kualitas pendidikan. Sehingga solusi yang ditawarkan adalah mengembangkan instrumen multiliterasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen multiliterasi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan sebagai acuan adalah ADDIE. Model ADDIE merupakan tahapan model yang terdiri dari lima langkah yaitu analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), dan evaluasi (evaluate). Subjek dari penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV di Gugus 5 Kecamatan Buleleng, yang terdiri dari 6 sekolah dengan jumlah siswa keseluruhan sebanyak 125 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Pengujian instrumen dilakukan melalui uji pakar dengan menggunakan perhitungan CVR dan CVI. Instrumen diuji oleh 5 orang pakar. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh hasil CVI (Content validity index) sebesar 0,98, sehingga dapat dinyatakan bahwa instrumen di atas memiliki validitas sangat baik.  Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa instrumen multiliterasi yang dikembangkan bersifat valid dan dapat digunakan untuk mengukur kemampuan multiliterasi siswa sekolah dasar.
The Effectiveness of Group Counseling Services Through Feedback Techniques to Improve Fine Arts Learning Outcomes Widiana, I Wayan
International Journal of Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ijms.v2i2.2361

Abstract

The objectives in this study are: To determine the effectiveness of implementing group counseling services through feedback techniques in improving Fine Arts Learning Outcomes. The results of the study show that group counseling through feedback techniques in the subject of Fine Arts is an alternative that can be used as a solution in providing assistance with problems related to the learning process in the subject of Cultural Arts. This is inseparable from the essence of group counseling and feedback, namely emphasizing the reinforcement provided by the teacher so that students or counselees are able to foster motivation which later has implications for the speed in receiving the material presented, given that in general art material is more dominated by practical activities. So that group counseling services with feedback techniques can improve learning outcomes in Fine Arts, especially in the Basic Competencies of Self-Expression through works of pure art that are developed from elements of Indonesian fine arts. From the results of the study there was improvement in each cycle. Namely from pre-cycle to cycle I, from pre-cycle to cycle II, and from cycle I to cycle II, with improvement in learning outcomes scores, respectively by 1.75 points, 2.94 points, and 4.69 points. Meanwhile, classical completeness also increased. From 47% in pre-cycle to 65.63% in cycle I and increased again to 94% in cycle II.
Co-Authors ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi ., Gusti Ayu Putu Sugiantari ., I Dewa Gede Raka Wisnawa ., I Gde Dita Wijaya ., I Gede Marta Widana ., I Gede Parwata Setiawan ., I Gede Setya Mahendrawan ., I Nengah Arta Sedana ., I Putu Mas Mahardika ., I Wayan Harimawan Rahmadi ., Kadek Agustya Wira Budhi ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Ayuning Raresik ., Kadek Dian Kharisma ., Komang Trisna Yuliantari ., Made Vidha Ratnami ., Ni Ketut Januarti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Sri Ayu Lestari ., Ni Nyoman Astiti Rahayu ., Ni Wayan Depiani ., Ni Wayan Juliani ., Nur Muhammad ., Nym Agus Tri Adnyana ., Nyoman Agus Tri Adnyana ., Putu Andi Saputra ., Putu Ayu Pryantini ., Sang Gede Angga Wiguna A.A Istri Dewi Adhi Utami Adeoye, Moses Adeleke Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora ana, Kadek Yudi Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Andriani, Ni Made Angelia Widyastuti, putu Anggrayeni, Ni Komang Antara, I Gede Wahyu Suwela Antari, Putu Lusi Aprilia, Komang Ayu Ardithayasa, I Wayan Ari Anggreni Putri Arifin Arini, Ni Made Arisanti, Dewa Ayu Kade Artanayasa, Wayan Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Astra, Nyoman Rara Widayani Baharun, Hasan Baiq Aryani Novianti Basilius Redan Werang Budi Artawan, Nyoman Budi Artawan, Nyoman Budiastini, Ni Putu Putri Cahyaningsih, Haprilia Cahyo Febri Wijaksono Dang, Tin T. Darma, Ketut Ari Sukra Desak Kadek Sri Astiti Desak Ketut Trisna Lestari Desak Made Citrawathi Desak Putu Parmiti Desak Putu Sintha Wedayanti ., Desak Putu Sintha Wedayanti Dewa Ayu Candra Dwi Evayani Dewa Ayu Fionitha Arimas Wulantika . Dewa Ayu Pamella . Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Wira Pramana ., Dewa Gede Wira Pramana Dewa Nyoman Sudana Dewi Utami, Ni Luh Made Sintya Dewi, Dewa Ayu Padma Dewi, Ni Kadek Dita Cahyani Dewi, Ni Made Rosita Dharwisesa, Made Wruh Diyatmika, Utama Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Wiranata Dwiyanti, Maelani Edwin Edwin Edwin Edwin Eka Junaidi Eka Peri Artawan . Entika Fani Prastikawati Erawati, Gusti Ayu Putu Sintha Arma Fadli, Moh. Febrianti, Sang Ayu Diah Gde Artawan Gede Wira Bayu Gst Agung Teguh Mahardika . Gunada, I Wayan Agus Gusti Ayu Made Septina Witari Dewi . Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi Gusti Putu Suharta Habibi, Baiq Azmi Sukroyanti, Lovy Herayanti, Wirawan Putrayadi, dan Bq. Rina Amalia Safitri Hairil Wadi Halili, Siti Hajar Binti Hamidi, Vannya Sabrina Putri Handayani, Ni Komang Tri Hendra Wiranata, I Gede Huldiya Syamsiar I Dewa Ayu Eka Purba Dharma Tari I Dewa Ayu Nyoman Artanti, I Dewa Ayu Nyoman Artanti I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Sudiantara I Gede Ananta Wiradnyana . I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Nurjaya I Gede Parmita Raditia I Gede Ratnaya I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ayu Priyanitha Prawini I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Sastriawan . I Gusti Putu Suharta I Gusti Putu Suharta I Kadek Angga Yatha Wiweka I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suranata I Ketut Ari Darma Putra ., I Ketut Ari Darma Putra I Ketut Gading I Ketut Mudana, I Ketut I Ketut Puspayoga Ariana I Ketut Restana Asta ., I Ketut Restana Asta I Ketut Sandi . I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Ardika Yasa I Made Citra Wibawa I Made Rupia Arsana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Angga Suryadi I Putu Mas Dewantara I Wayan Diana Putra . I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Lasnawan I Wayan Riski Ananda Putra I Wayan Suwendra I. K. Sudiana Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Putrayasa Iftitah, Nurlaili Ignatius I Wayan Suwatra Imam Shofwan Indah Cahayani Damanik Indrasuari, Ni Kadek Savitri Irdianti, Putu Ria Isnaeni, Arifati Japa, Ngurah Jatien Nandang Jayadiningrat, Made Gautama Jayanti, Luh Sri Surya Wisma Juliantari, Made Yeni Juniati, Ni Wayan Juniati, Ni Wayan Kadek Ariyani Kadek Mita Lasmini Kadek Rihendra Dantes Kadek Yudiana Kadek Yudiana Kartini, Ni Putu Yuni Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Ketut Sedana Arta Ketut Suma Komang Sujendra Diputra Kresnadi, Ketut Agus Krisna, Rizky Kurniasih, Ni Wayan Kurniawan, Made Ferry Kusmariatni, Nyoman Kusrianto, Wiwin Laili Hidayati Lasmanawan, I Wayan laxmi zahara Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Luh Armini ., Luh Armini Luh Nyoman Gita Acyuta Dewi Luh Putu Putrini Mahadewi M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Hery Santosa Made Parwati Made Sumantri Made Vina Arie Paramita Made Wruh Dharwisesa Made Yeni Juliantari Made Yulia Pratiwi Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maharani, Ni Luh Gede Putri Mahayanti, Ni Kadek Anisa Mahendra, I Gede Ricky Manik, Yunda Maria Goreti Rini Kristiantari Metta Anugrah Dewi ., Metta Anugrah Dewi Muh. Arafik Muzakir Ndara Tanggu Rendra Ni Kadek Dita Julianti Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Ratih Vidiawati Ni Kadek Savitri Indrasuari Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sundari Ni Komang Eti Mastini Ni Komang Hernawati Ni Komang Jayanti . Ni Komang Karyawati . Ni Komang Puspaniati . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Luh Putu Eka Widhi Artini . Ni Luh Putu Nila Cahyani Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Luh Wayan Yasmiati Ni Made Putri Sulistiantini . Ni Made Rosita Dewi Ni Made Viona Adelia Cahyani Ni Made Widya Padmini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Rediani, Ni Putu Ayu Prima Saraswati . Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Mei Anggreni Ni Putu Noviarini Ni Wayan Arini Ni Wayan Juniati Ni Wayan Rati Ni Wayan Wulantari Ni Wayan Yuliani NI WAYAN YULIANI Noviana, Putu Wiwin Nugraha, A.A. Putu Pradana Yogi Nuraeni Nuraeni Nurhasanah, Enung Nurwijayanti Nyoman Andy Widya Putra ., Nyoman Andy Widya Putra Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Rara Widayani Astra Octaviyantari, Ni Luh Ardhia Pangga, Dwi Parera, Ni P. Gita Permatasari, Anak Agung Prasasti, Komang Ayu Dewi Pratiwi, Gusti Ayu Nyoman Ratih Arik Pratiwi, Ni Komang Intan Putri Premana, Dewa Nyoman Dede Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Puger, I Gusti Ngurah Putra, I Gede Diyana Putra, Mujiono Sang Putri, Anak Agung Vira Widya Putri, Ari Anggreni Putri, Putu Lanny Kristina Putu Aditya Antara Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Artawan Putu Desi Ratna Sari ., Putu Desi Ratna Sari Putu Dian Prawindaswari ., Putu Dian Prawindaswari Putu Indah Tresnayanti Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Noviana Eka Aristana . Putu Rahayu Ujianti Putu Ria Irdianti Putu Vina Aryadnyani Putu Wika Asnia Murni ., Putu Wika Asnia Murni Putu, Karisma Pebriyanti Rahayu, Ni Komang Ari Ratih Laily Nurjanah Rendra, Ndara Tanggu Reshmayanti, Putu Ika Rizky Krisna Rusdiana Yusuf S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . Safira, Isna Saputra, Gusti Made Rila Surya Adi Sari, Ni Made Daini Vitri Sinta Sedana, Dewa Nyoman Septiari, Ni Kadek Sigumonrong, Silver Yevwiner Silver Yevwiner Sigumonrong Sinta Javani Sintia, Made Diana Sri Astiti, Desak Kadek Sriariani, Ni Luh Made Suandita, I Made Yoga Suastra , Wayan Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin Suharta, Gusti Putu Sukariasti, Ni Nyoman Sri Sumantara, I Nengah Sundari, Ni Komang Ayu Sutriastini, Ni Ketut Suwatra, Ign. I Wyn. Suwatra, Ign. I Wyn. Suwela Antara, I Gede Wahyu Swarmahardika, Ida Komang Putra Teristonia, Ni Luh Pegy Tresnayanti, Putu Indah Tria Ariani, Nyoman Wiraadi Vidiawati, Ni Kadek Ratih Wadi, Hairil Wati, Luh Sri Diana Wayan Alit Jeliana ., Wayan Alit Jeliana Widiani, Ni Komang Widiastiningsih, Ni Luh Putu Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widikasih, Putu Astri Widyani, Ni luh Sadewi Widyani, Ni Luh Sadewi Wimbawati, Pande Kadek Ary Winardi, Diva Winding Seciola Syakhinna Yani, Ni Made Indhi Yosoa, Valentina Dewi Yutami, Ni Wayan Nindya