p-Index From 2021 - 2026
19.443
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Edukasi: Jurnal Pendidikan INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Rang Teknik Journal Jurnal Inotera Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation Journal of Education Technology Mimbar Ilmu Journal on Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi EDUTEC : Journal of Education And Technology Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering PAKAR Pendidikan Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Community Empowerment MSI Transaction on Education AEEJ : Journal of Automotive Engineering and Vocational Education Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Gender and Society Journal Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Mechanical Engineering for Society and Industry Automotive Experiences Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia J-CoSE: Journal of Community Service & Empowerment Indonesia Journal of Engineering and Education Technology (IJEET) Research in Education and Technology (REGY) Jurnal Polimesin The Indonesian Journal of Computer Science Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Karakteristik Nyala Api Bioetanol dari Limbah Kulit Singkong dan Kulit Pisang melalui Fermentasi dan Distilasi Muhammad Febriyana Ilham Pratama; Wawan Purwanto; Dwi Sudarno Putra; Ahmad Arif
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i2.430

Abstract

Limbah kulit singkong dan kulit pisang berpotensi menjadi bahan baku bioetanol dan mendukung pengolahan limbah organik. Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik nyala api bioetanol dari kedua limbah tersebut melalui hidrolisis, fermentasi, dan distilasi. Penelitian menggunakan ragi Farmipan sebagai sumber Saccharomyces cerevisiae dengan variasi massa 4 g dan 8 g, serta volume bahan bakar 1 mL, 2 mL, dan 3 mL. Parameter yang diamati meliputi kadar gula terlarut, tinggi, luas, dan durasi nyala api. Kulit singkong menghasilkan kadar gula terlarut 66°Brix, sedangkan kulit pisang 16°Brix. Bioetanol kulit pisang 8 g menghasilkan tinggi nyala tertinggi pada seluruh volume. Luas nyala tertinggi diperoleh pada kulit pisang 8 g untuk 1 mL dan kulit singkong 8 g untuk 2–3 mL. Durasi terlama diperoleh pada kulit pisang 4 g untuk 1–2 mL dan kulit singkong 4 g untuk 3 mL. Temuan ini merupakan data awal karena kadar etanol, nilai kalor, rendemen, dan emisi belum diukur. Cassava peel and banana peel wastes have potential as bioethanol feedstocks. This study compared the flame characteristics of bioethanol from these wastes through hydrolysis, fermentation, and distillation. The experiment used Farmipan yeast containing Saccharomyces cerevisiae at 4 g and 8 g, with fuel volumes of 1 mL, 2 mL, and 3 mL. The observed parameters were soluble sugar, flame height, flame area, and flame duration. Cassava peel produced 66°Brix soluble sugar, whereas banana peel produced 16°Brix. Banana peel bioethanol with 8 g yeast produced the highest flame height at all volumes. The highest flame area was obtained from banana peel 8 g at 1 mL and cassava peel 8 g at 2–3 mL. The longest duration was obtained from banana peel 4 g at 1–2 mL and cassava peel 4 g at 3 mL. These findings are preliminary because ethanol content, calorific value, yield, and emissions were not measured.
Pengujian Campuran Pertamax–Bioetanol Ampas Tebu dan Kulit Nanas terhadap Emisi CO dan HC pada Honda Beat Injeksi Wahyudi Pratama; Wawan Purwanto; Dwi Sudarno Putra; Ahmad Arif
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i2.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan campuran Pertamax dengan bioetanol dari ampas tebu dan kulit nanas terhadap emisi gas buang Honda Beat 2025 sistem injeksi. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan lima variasi bahan bakar, yaitu Pertamax murni (B0), E5 tebu, E10 tebu, E5 nanas, dan E10 nanas. Pengujian dilakukan pada 1500, 2500, 4000, 5500, dan 7000 rpm dengan tiga pengulangan. Parameter yang diamati meliputi CO, CO₂, HC, O₂, lambda, dan AFR menggunakan gas analyzer dan scan tool. Hasil menunjukkan bahwa campuran bioetanol menurunkan rata-rata CO dan HC dibandingkan Pertamax murni. Nilai CO terendah diperoleh pada E10 tebu sebesar 0,410%, sedangkan HC terendah diperoleh pada E10 nanas sebesar 96,20 ppm. Secara deskriptif, E10 tebu menunjukkan penurunan CO paling menonjol, sedangkan E10 nanas menunjukkan penurunan HC paling menonjol dibandingkan variasi bahan bakar lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa bioetanol limbah tebu dan limbah nanas berpotensi sebagai campuran Pertamax untuk mendukung pembakaran yang lebih bersih pada motor injeksi. This study analyzed Pertamax blended with bioethanol from sugarcane bagasse and pineapple peel on exhaust emissions of a 2025 fuel-injected Honda Beat motorcycle. An experimental method was applied using five fuel variations: pure Pertamax (B0), E5 sugarcane, E10 sugarcane, E5 pineapple, and E10 pineapple. Tests were conducted at 1500, 2500, 4000, 5500, and 7000 rpm with three repetitions. The observed parameters included CO, CO₂, HC, O₂, lambda, and AFR, measured using a gas analyzer and scan tool. The results showed that bioethanol blends reduced average CO and HC compared with pure Pertamax. The lowest CO was obtained with E10 sugarcane at 0.410%, while the lowest HC was obtained with E10 pineapple at 96.20 ppm. Descriptively, E10 sugarcane showed the most prominent CO reduction, whereas E10 pineapple showed the most prominent HC reduction among the tested fuel variations. These findings indicate the potential of sugarcane and pineapple waste bioethanol as a Pertamax blend to support cleaner combustion in fuel-injected motorcycles.
Pengujian Emisi CO dan HC pada Honda BeAT Injeksi Menggunakan Campuran Pertamax–Bioetanol Limbah Kulit Pisang dan Singkong Welman Saputra; Wawan Purwanto; M. Yasep Setiawan; Ichsan Nasution
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i2.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan emisi gas buang Honda BeAT injeksi menggunakan Pertamax murni dan campuran Pertamax–bioetanol dari limbah kulit pisang serta limbah singkong. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif deskriptif pada kondisi tanpa beban setelah mesin mencapai suhu kerja. Variasi bahan bakar meliputi E0, E5 pisang, E10 pisang, E5 singkong, dan E10 singkong. Pengujian dilakukan pada 1500, 3000, 4500, 6000, dan 7500 rpm dengan lima pengulangan. Parameter CO, CO₂, O₂, HC, lambda, dan AFR diukur menggunakan gas analyzer. Data dianalisis melalui rata-rata dan persentase perubahan terhadap E0. Hasil menunjukkan seluruh campuran bioetanol menurunkan rata-rata CO dan HC dibandingkan E0. E10 pisang menjadi variasi paling menonjol secara deskriptif, dengan CO 0,410% dan HC 98,67 ppm, atau turun 40,92% dan 48,01%. Temuan ini mengindikasikan potensi awal bioetanol limbah kulit pisang sebagai campuran Pertamax untuk menurunkan CO dan HC pada rentang rpm yang diuji. This study compared exhaust emissions of a fuel-injected Honda BeAT operated with pure Pertamax and Pertamax blended with banana-peel and cassava-waste bioethanol. A descriptive quantitative experimental method was applied under no-load conditions after the engine reached operating temperature. Five fuel variations were tested: E0, E5 banana, E10 banana, E5 cassava, and E10 cassava. Tests were conducted at 1500, 3000, 4500, 6000, and 7500 rpm with five replications. CO, CO₂, O₂, HC, lambda, and AFR were measured using a gas analyzer. Data were analyzed using mean values and percentage changes relative to E0. All bioethanol blends reduced average CO and HC compared with E0. E10 banana was the most prominent variation descriptively, with CO of 0.410% and HC of 98.67 ppm, corresponding to reductions of 40.92% and 48.01%. These findings indicate the preliminary potential of banana-peel bioethanol as a Pertamax blend to reduce CO and HC.
Optimal design of stator slot with semi-closed type to maximize magnetic flux connection and reduce iron leakage in high-speed spindle drives Wawan Purwanto; Firoj Mulani; Krismadinata krismadinata; Hasan Maksum; Ahmad Arif; Dwi Sudarno Putra; Kathleen Ebora Padrigalan
Mechanical Engineering for Society and Industry Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/mesi.10492

Abstract

A novel approach was devised to optimize the stator slot semi-closed type in order improve the magnetic flux connection and minimize iron leakage in high-speed spindle drives. The concept was executed through a combination of response surface approach including the technique of finite element analysis. The primary objective of this investigation would be to provide an engineering approach which improves the functionality of stator criteria, including the stator slot geometry, coil turn per slot, and wire size. The purpose is to achieve higher flux connection and minimize iron leakage. This study presents an enhanced analytical approach that incorporates the analysis of stator flux connection, finite element calculation of flux connection, and iron leakage analysis of stator variables. The results are analyzed through the utilization of finite element computation, and their accuracy is verified through experimental measurements. The findings suggest the ideal design yields increased magnetic flux connection and reduced iron leakage in comparison to the industrial layout. The precision provided by the suggested model is confirmed through the comparison of the simulation and experimental information. In general, the percentage of errors is estimated to be around 7%.
Co-Authors Abadi, Zainal Abadi Abdul Syukur Alfauzi Abimanyu, Bintang Abratiguin, Joel O. Adam Rasyid Sidiqi Agus Baharudin Agus Baharudin Agus Bahrudi1 Agusrianto, Rival Ahmad Abadi Arif Ahmad Arif Ahmad Arif Ahmad Ilham Ahmad Juanda Ahmad Junaidi Ahmad, Syalsa Billa Aken Derisman Al Ichlas Imran Alamsah Alexsandra, Alexsandra Alfiza Candra Ali Basrah Pulungan Alim Kusuma Ambiyar, Ambiyar Anang Baharuddin Sahaq Anbiya, Rafiqul Andre, Joni Andrizal Andrizal Andrizal Anreski, Vanny Ariadi, Mhd. Fajar Arif Brinaldi Arif, Ahmad Abadi Arya Adhi Pratama Asmar Yulastri Asni, Idrus Asri, Angeline Pramesha Athaya Atsiq Aulia Fajrin Rahmadani Nasution Azani, Magribfa Baehaqi Baharudin, Agus Bahrul Amin Binta Ustafiano Bintha Ustafiano Buala Jefriana Waruwu Budhi Prasetiyo Budi Utomo Wisesa Budi Utomo Wisesa Budi Waluyo Dedi Setiawan Dedi Setiawan Dedy Agustanto Dedy Irfan Desmiarni Desmiarni Diswanto Diswanto Donny Fernandez Dori Yuvenda Dwi Sudarno Putra Dwi Sudarno Putra edy susanto Eko Indrawan Eliza Baharo Enjela Dwi Ananda Erik Fernandes Ernal Nofiandri Erzeddin Alwi Fadel Muhammad Fakhri Fadhli Ranuharja Fadila Fadila, Fadila Fadli Randa Fahmi Rizal Fajar Hanifudin Afifi Faris Afif Fatahul Arifin Faulina, Faulina Faunesya, Faunesya Fauzan . Fauzan Fauzan Fauzan Zaharbaini Fauzan, Nauval Fazrin Hidayat Fazrin Hidayat Febiola, Aulia Azhari Febriansyah, Ilham Fenandes, Yose Firoj Mulani Ganefri Giatman, M Ginola Gunawan, Akmal Gustia Ramadhani Guswara, Ade Mukhfir Habibullah Hakim, Zaidan Ibnul Hamdani Hamdani Hamid Nasrullah Hamid Nasrullah Hamid Nasrullah Hanapi Hasan Hansi Effendi Haris Abizar, Haris Harris Fedriansyah Hasan Köten Hasan Maksum Hendra Dani Saputra Herlando Hernando, Fadli Huda, Asrul Ichsan Elfandy Ichsan Nasution Ichwan Yelfianhar Ikhwan, Aroma Ilham Febriansyah Ilham Ilham Ilham Putra Chaniago Ina Marlina Lubis Irma Yulia Basri Jerry Chih Tsong Su Jheri Hermanto Jin Cherng Shyu Jodhi Ananda Prima Joel O. Abratiguin Joumil Aidil Saifuddin Juri, Arfin Kathleen Ebora Padrigalan Koto, Rahmat Desman Krismadinata Krismadinata Kristine Mae Paboreal Dunque kustanrika, irma wirantina Kutni Lasyatta Syaifullah Latifah, Ulfi M Giatman M. Giatman M. Nasir M. Reza M. Sadly Firmansyah M. Yasep Setiawan Mahdi, Arisul Margana Margana Marlina Marlina Marliyati Marliyati Marliyati Marliyati Martias Martias Martias Martias Martias Masykur Masykur Mayuliardi, Mayuliardi Meri Azmi Milana Milana Muhamad Arpan Muhammad Dava Lencana Muhammad Febriyana Ilham Pratama Muhammad Fikri Muhammad Latifur Rochman Muhammad Mukhbit Nurdin Muhammad Nasir Muhammad Ridwan Muhammad Shiddiq Muhammad Sofyan Muhammad Yanda Muhammad Yasep Setiawan Muhibbudin Muhibbudin Muji Setiyo Mukhlidi Musykir Mulyanto Mulyanto Muslikhin Muslim Muslim Nanang Apriandi Nanda Farhan Mardhatillah Narti, Deswira Nenden Azka Zakhiha Nizwardi Jalinus Nizwardi Zalinus Nofiandri, Ernal Nofrial, Nofi Novia Hendra Nur Kholistiyawatin Nurhasan Syah Nurindah Dwiyani Nursyafti, Yolana Nuzul Hidayat, Nuzul Okin Johepan Handanu Okvianda, Wendika Ori Kurniawan Pahlevi, Reza Trio Pratama Saputra, Agung Prayuda, Agus Putra, Benny Adeka Putra, Rido Putra, Rizky Kurnia R. Chandra R. Chandra Rahmad Rahmad Rahmadani Rahmadani Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia Rahmi, Salsabila Tri Rahul Fuaddi Ramadhan, Miftahuddin Ramadhani, Gustia Ramadhani, Witri Refdinal, Refdinal Remon Lapisa Remon Lapisa Remon Lapisa Ridho Wahyudi Ridwan Rifdarmon Rifdarmon, Rifdarmon Rifdarmon, Rifdarmon Risfendra Risfendra Risha Febriyanti Rizky Ema Wulansari RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Sandra Arifin S.Pd, Zulfadli Sa'adah, Agis Amelia Saifudin Saifudin Saifudin Salsabila Tri Rahmi Santosa, Tomi Apra Saputra, Riko Sari, Yetti Anita Septiantar Tebe Nursaputro Setiawan, M.Yasep Setiawan, Yasep Siman, Siman Sofi, Abdullah Su, Jerry Chih Tsong Sugiarto, Toto Sugiarto, Toto Suharry Supriyo Supriyo Syahril Syahril Syahrul Huda Syalsa Billa Ahmad Syalsa Billa Ahmad Thorikul Huda Toto Sugiarto Toto Sugiarto Toto Sugiarto Toto Sugiarto Toto Sugiarto Tung-Kwan Liu Ustafiano, Bintha Vanny Anreski Veby Yansyah, Wahyu Danang Viroza, Al-Thoriq WAGINO Wagino Wahyu Danang Veby Yansyah Wahyu Sulistiyo Wahyudi Pratama Wahyuningtias, Asri Wakhinuddin Wakhinuddin S Wakhinuddin S Wakhinuddin Wakhinuddin Wakhinuddin Wakhinuddin, Wakhinuddin Wanda Afnison Warsono Putra Waruwu, Buala Jefriana Waskito Waskito Waskito, Waskito Welman Saputra Weny Late Afriza Wulansari, Rizky Ema Yanda Septian Putra Yeka Hendriyani Yodi Agus Pratama Yoga Guntur Sampurno Yolana Nursyafti Yose Fenandes Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuliandi, Andri Yuniswar, Yuniswar Yusuf Dewantoro Herlambang Yusuf Dewantoro Herlambang Zainal Abadi Abadi Zakki Fuadi Emzain Zikri Fauzi Zikri Zikri ‘Ariqsyah, Muhammad