Articles
Teaching Macro Excel on Pre-service Mathematics Teachers: Analysis Error in Solving the Syntax Manually
Wulandari, Nourma Pramestie;
Wahiduddin, Faishal;
Lu'luilmaknun, Ulfa;
Maulyda, Mohammad Archi;
Apsari, Ratih Ayu
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jtam.v5i1.3313
The aim of this study is to describe errors output when pre-service mathematics teachers were writing output of the syntax that given in macro excel manually. This research is a qualitative descriptive research with 101 participants from 2nd year pre-service mathematics teachers from one of state university at Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Instrument used consists of one syntax that has 8 outputs when it is run and that will be analysed using Newman’s procedures. The eight outputs come from 3 types of output, namely text, numbers, and count. The result showed that the average percentage of syntax output writing errors was 87.13%. It also indicated to reading errors of 48.51%, comprehension errors of 18.81%, transformation errors of 83.17%, process skill errors of 20.79%, and encoding errors of 87.13%. Based on the result, errors occur when participants incorrectly write output and wrong in writing the result of the count. In addition, factors that caused these errors are 1) participants were not trained in providing information that was in the problem, 2) participants did not read the instructions in the problem correctly, and 3) participants did not pay attention to the suitability of syntax and output as was learned before. This research can be a reference for lecturers to develop learning about programming languages that can make students understand the use of syntax with the emphasis on manual syntax learning which will make their logic easier when applyng the syntax on a computer.
Deskripsi Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas X Pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Maulyda, Mohammad Archi;
Nurmawanti, Iva;
Khair, Muhammad Sa’duddin
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 4 No 1 (2020): January 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/sjme.v4i1.2026
Koneksi matematis merupakan salah satu dari 5 standar kemampuan dasar yang wajib dimiliki siswa dalam proses pembelajaran matematika. Banyak kajian-kajian yang menyatakan pentingnya pengembangan kemampuan ini bagi siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan koneksi matematis siswa Kelas X Ilmu-Ilmu Sosial (IIS). Untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa Subjek penelitian ini adalah 34 siswa kelas X ilmu-ilmu sosial (IIS) SMA N 2 Banjarmasin. Hasil pekerjaan siswa dibagi dalam 3 kategori yakni, tinggi, sedang dan rendah. Selanjutnya dipilih 1 siswa dari masing-masing kategori dengan pertimbangan hasil pekerjaan subjek dapat mewakili hasil pekerjaan setiap kategori. Selanjutnya ketiga subjek terpilih diberikan soal tes. Dari hasil tes yang dilakukan kepada 3 orang siswa sebagai sampel, didapat bahwa subjek dengan kategori kemampuan rendah dan sedang belum memenuhi ketiga indikator koneksi matematis. Berbeda dengan subjek pada kategori tinggi yang telah memenuhi indikator ketiga namun belum memenuhi indikator lainnya.
Studi Psikometrik pada Skala Pengukuran Mathematical Resilience Calon Guru: Confirmatory Factor Analysis
Maulyda, Mohammad Archi;
Hidayati, Vivi Rachmatul
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/griya.v5i4.872
This study aims to test an instrument measuring the mathematical resilience of prospective elementary school teachers using a psychometric approach. The primary goal of this research is to evaluate the validity and reliability of the instrument using Confirmatory Factor Analysis (CFA), focusing on four key dimensions: value, struggle, growth, and culture. Data were collected from 204 prospective elementary school teachers at higher education institutions in Indonesia. The analysis results, using JASP with the Maximum Likelihood estimator, show that the instrument has good convergent validity with an Average Variance Extracted (AVE) value greater than 0.50 for most dimensions, as well as adequate reliability with omega and alpha coefficients above 0.70. The Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT) test also demonstrates good discrimination between dimensions. These findings provide significant contributions to the development of a valid and reliable instrument for measuring mathematical resilience in prospective teachers, which in turn can help improve mathematics teaching at the elementary education level.
UJI CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS INSTRUMEN PERSEPSI CALON GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP SUBJEK MATEMATIKA
Maulyda, Mohammad Archi;
Wahyuningsih, Baiq Yuni
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jumadikavol7iss2year2025page164-173
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji instrumen yang dapat mengukur persepsi calon guru terhadap matematika, dengan menggunakan pendekatan psikometrik. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan dalam mengukur persepsi calon guru terhadap matematika, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut. Metode yang digunakan adalah desain penelitian psikometrik dengan analisis data menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk mengukur tiga dimensi utama, yaitu sikap siswa, peran dosen, dan perspektif mahasiswa terhadap matematika. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini adalah 204 calon guru sekolah dasar yang sedang menjalani pendidikan di perguruan tinggi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan memiliki validitas konvergen yang baik dengan nilai Average Variance Extracted (AVE) yang cukup tinggi pada sebagian besar dimensi, serta reliabilitas yang baik dengan koefisien omega dan alpha lebih dari 0,70. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi calon guru terhadap matematika dan memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan instrumen pengukuran persepsi dalam konteks pendidikan matematika.
MENINGKATKAN WAWASAN MAHASISWA PRA-SKRIPSI TENTANG MANAJEMEN REFERENSI OTOMATIS BERBASIS MENDELEY
Oktaviyanti, Itsna;
Maulyda, Mohammad Archi;
Amrullah, Lalu Wira Zain;
Nurmawanti, Iva;
Erfan, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i1.41-47
The purpose of these community services activities was to solve the problem of writing references and bibliography for students who start writing their thesis. To achieve this purpose, community service is carried out in several stages, namely the preparation of webinars, Mendeley-based Automatic Reference Management webinars and evaluation of webinar activities. Preparation of webinar activities including coordination, preparation of zoom accounts and flyers for students, then the Mendeley-based Automatic Reference Management webinar as the core activity of this community service. The webinar evaluation is carried out by posttest. The service activities that have been carried out are considered successful shown by activities that have been done, the enthusiasm of the participants is quite high and the insight into writing references and making student bibliography increases. This is evident from the time the webinar activity was according to plan, the webinar participants reached 96 students and the posttest results showed that students' understanding of automatic reference management had increased by up to 77.5%.
Pendampingan penyusunan instrumen asesmen diagnostik matematika untuk mendesain pembelajaran beriferensiasi di Sekolah Dasar
Falistya Roisatul MN;
Nawang Sulistyani;
Mochammad Archi Maulyda;
Tyas Deviana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22258
Abstrak Salah satu kesulitan yang dialami guru di sekolah mitra dalam implementasi kurikulum merdeka yaitu mendesain pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika. Hal penting yang harus dilakukan guru dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi adalah melakukan asesmen diagnostic yang dapat membantu guru dalam mengidentifikasi kebutuhan dan memetakan kemampuan siswa. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pendampingan penyusunan instrument asesmen diagnostic matematika untuk mendesain pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan mitra yaitu melalui kegiatan: 1) workshop penyusunan instrumen asesmen diagnostik; 2) pendampingan penyusunan instrumen asesmen diagnostik; 3) implementasi asesmen diagnostik; 4) monitoring dan evaluasi; serta 5) pelaporan. Keberhasi;an program pengabdian kepada masyarakat ini ditunjukkan adanya peningkatan hasil pre-test dan post-test pengetahuan guru tentang konsep dan penyusunan instrument asesmen diagnostic. Instrument assessment diagnostic yang telah disusun berdasarkan hasil pendampingan, digunakan guru sebagai acuan dalam mendesain pembelajaran berdiferensiasi. Kelas yang bediferensiasi dapat menyajikan jalan yang berbeda dalam rangka memperoleh pengetahuan, memahami ide-ide dan mengembangkan produk sehinga pembelajaran terlaksana secara efektif. Kata kunci: asesmen diagnostic; instrumen asesmen; kurikulum Merdeka; pembelajaran berdiferensiasi Abstract One of the difficulties experienced by teachers at partner schools in implementing the merdeka curriculum is designing differentiated learning in mathematics subjects. The important thing that teachers must do in designing differentiated learning is to carry out diagnostic assessments that can help teachers identify needs and map student abilities. This activity aims to assist in preparing mathematics diagnostic assessment instruments to design differentiated learning in elementary schools. The method used to overcome partner problems is through activities: 1) workshops on preparing diagnostic assessment instruments; 2) assistance in preparing diagnostic assessment instruments; 3) implementation of diagnostic assessments; 4) monitoring and evaluation; and 5) reporting. The success of this community service program is demonstrated by an increase in pre-test and post-test results in teacher knowledge regarding the concept and preparation of diagnostic assessment instruments. Teachers use the diagnostic assessment instrument prepared based on the mentoring results as a reference in designing differentiated learning. Differentiated classes can present different paths to gaining knowledge, understanding ideas, and developing products so that learning can occur effectively. Keywords: diagnostic assessment; assessment instruments; independent curriculum; differentiated learning
Eksplorasi Dampak Mathematical Resilience Terhadap Mathematical Well-Being Calon Guru Sekolah Dasar: Studi Eskplanatori
Vivi Rachmatul Hidayati;
Mohammad Archi Maulyda
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.24755
Meskipun mathematical resilience diakui sebagai kemampuan penting bagi calon guru sekolah dasar, pemahaman tentang bagaimana kemampuan ini berkontribusi pada mathematical well-being mereka masih sangat terbatas. Di lapangan, calon guru sering menunjukkan ketahanan dalam menghadapi kesulitan matematika, namun hal tersebut tidak selalu sejalan dengan rasa nyaman, keterlibatan, atau sikap positif terhadap matematika yang seharusnya mendukung proses belajar dan pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak resiliensi matematika terhadap kesejahteraan matematika calon guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori, yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara resiliensi matematika dan kesejahteraan matematika. Partisipan penelitian ini terdiri dari 204 mahasiswa calon guru sekolah dasar yang terdaftar di universitas. Data dikumpulkan melalui instrumen yang mengukur dimensi-dimensi resiliensi matematika dan kesejahteraan matematika. Uji korelasi Pearson dan regresi logistik digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara resiliensi matematika dan kesejahteraan matematika dengan koefisien korelasi sebesar 0,760. Temuan ini memperkuat pentingnya pengembangan resiliensi matematika untuk meningkatkan kesejahteraan matematika calon guru. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam bidang pendidikan guru, khususnya terkait dengan pengaruh resiliensi matematika terhadap perkembangan akademik dan kesejahteraan calon guru sekolah dasar.
ANALISIS BAHAYA DAN RESIKO PADA UNIT PELAKSANA UJI BERKALA KENDARAAN BERMOTOR
Budiharjo, Anton;
Iqbal, M;
Maulyda, Mohammad Archi Maulyda Archi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35730/jk.v12i1.402
Pendahuluan : Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) Kabupaten Kebumen merupakan salah satu unit pelayanan publik yang setiap harinya melayani uji berkala kendaraan bermotor (keur) sehingga terdapat potensi bahaya dan resiko kecelakaan kerja yang mengintai setiap harinya.Tujuan : Penelitian ini secara khusus membahas bahaya dan resiko di dalam proses pengujian berkala kendaraan bermotor.Metode : Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) dipakai dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui serta mengidentifikasi bahaya serta resiko pada pelaksanaan uji berkala pada UPBKB Kabupaten Kebumen, sehingga dapat diberikan rekomendasi usulan pengendalian dan mitigasi dampak guna meminimalisir kecelakaan kerja berdasarkan jenis dan kategori resikonya.Hasil : Hasil dari penelitian ini adalah resiko pada pengujian kolong bawah kendaraan berada pada level tinggi dengan temuan bahaya berupa terbentur bagian kepala dengan bagian bawah kendaraan, terkena tetesan oli dan cairan panas dari bagian bawah kendaraan, paparan radiasi panas dari bagian mesin kendaraan. Resikonya luka pada kepala, iritasi pada mata dan kulit serta paparan radiasi panas ke tubuh.Kesimpulan : Kesimpulannya terdapat potensi bahaya dan resiko pada UPUBKB Kabupaten Kebumen yaitu pada pengujian kolong kendaraan mendapatkan risk level tinggi sehingga perlu adanya identifikasi dan mitigasi dampak guna mengeliminasi bahaya dan resiko tersebut.
Analisis Lintasan Berpikir Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika: Studi Kasus Siswa Broken Home SDN 32 Cakranegara
Abdul Rasyid;
Mohammad Archi Maulyda;
Vivi Rachmatul Hidayati
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 6 No 2 (2026): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/ijpse.v6i2.11674
This study aims to describe the thinking trajectories of students from broken home families in solving mathematical word problems at SDN 32 Cakranegara. This research employed a qualitative approach using a case study method. The research subjects consisted of 20 students from broken home families, with four students selected as the main subjects representing different family conditions: parental disharmony, parental divorce, parental absence, and parental death. Data were collected through written tests and semi-structured interviews. The data were analyzed through stages of data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The results showed that the thinking trajectories of the four subjects were not fully systematic according to Polya’s problem-solving stages. The subject with parental disharmony was able to follow the thinking trajectory well. The subject with divorced parents experienced difficulties in determining appropriate problem-solving strategies. The subject with parental absence encountered obstacles in carrying out the plan and explaining the solution process. Meanwhile, the subject who experienced parental death had difficulties starting from the stage of understanding the problem, which affected the following stages of problem solving. In general, the obstacles experienced by students were influenced by lack of concentration and limited habits of reviewing final results. This study contributes to enriching literature on mathematical problem solving based on Polya’s stages and can serve as a reference for teachers in designing more effective learning that supports students’ learning needs.
Mikrosimulasi Junction Metering dalam Meningkatkan Kinerja Simpang Menggunakan Software Vissim
Budiharjo, Anton;
Rusmandani, Pipit;
Inggriani, Keke;
Maulyda, Mohammad Archi
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 27, Nomor 2 (2021)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (422.977 KB)
|
DOI: 10.14710/mkts.v27i2.29834
Jarak pandang yang tidak sesuai standar, waktu antrian dan rendahnya kesadaran pengguna kendaraan bermotor untuk memberikan prioritas kepada pengguna jalan lain merupakan suatu penyebab terhambatnya pergerakan lalu lintas dan mengurangi kinerja persimpangan. Mayoritas kendaraan ketika menuju ataupun pada jalan minor menggunakan lajur lawan karena tidak terdapat marka pembagi, hal tersebut menyebabkan terjadinya konflik berupa crossing dan merging. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti melakukan penelitian mengenai Junction Metering yang terdiri dari pengaturan kontrol dan sensor untuk meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan. Metode yang digunakan dalam analisis kinerja simpang adalah dengan menggunakan bantuan software PTV Vissim Full Version dan perhitungan Gap Raff and Hunt. Data yang dikumpulkan dalam peneitian ini terdiri dari empat aspek, (1) inventarisasi simpang; (2) volume lalu lintas; (3) kecepatan lalu lintas; dan (4) selang waktu. Penanganan dari permasalahan berupa junction metering yang kemudian dilakukan perbandingan dengan kondisi eksisting. Variabel pembanding berupa tingkat pelayanan, panjang antrian dan waktu tundaan. Efektifitas penanganan simpang menggunakan junction metering dapat mengurangi panjang antrian menjadi 75% dan waktu tundaan 17% dengan klasifikasi tingkat pelayanan rata-rata simpang adalah A.