p-Index From 2021 - 2026
11.081
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Konselor Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Irfani Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Sosial Budaya Islam Futura Jurnal Al-Tadzkiyyah Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu HUMANISMA : Journal of Gender Studies Al-Ta'lim Jurnal Dedikasi Pendidikan Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Habitus: Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Jurnal Akrab (Aksara agar Berdaya) Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Kafa’ah: Journal of Gender Studies LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam INVENTION: Journal Research and Education Studies Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Hakam : Jurnal Kajian Hukum Islam dan Hukum Ekonomi Islam Arfannur: Journal of Islamic Education Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan HUMANISMA : Journal of Gender Studies Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Jurnal Basicedu Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Concept: Journal of Social Humanities and Education Mamangan Social Science Journal Penamas Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Indonesian Research Journal on Education Journal of Advanced Islamic Educational Management Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Al-Wasith : Jurnal Studi Hukum Islam Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra BELIEF: Sociology of Religion Journal Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Hakamain: Journal of Sharia and Law Studies International Journal of Islamic Educational Research Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Kips: Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial PALASTREN: Jurnal Studi Gender
Claim Missing Document
Check
Articles

The Compilation of Islamic Law as a Socio-Digital Product in the Reform of Islamic Law in Indonesia Doni, M.; Hanani, Silfia
Hakamain: Journal of Sharia and Law Studies Vol. 4 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/hakamain.v4i1.1335

Abstract

This study aims to analyze the Compilation of Islamic Law (KHI) as a digital social product reflecting the transformation of Islamic law in Indonesia amidst an increasingly digitized and complex society. It examines how information technology influences the understanding, interpretation, and application of Islamic legal norms contained in the KHI. This study employs a qualitative method with a field research approach, examining the process of drafting the KHI by considering social and digital factors, including public participation and the development of legal discourse. Field research was conducted to explore the implementation of KHI within Indonesia’s religious court system, focusing on the utilization of digital technology to enhance access, transparency, and efficiency in the enforcement of Islamic law. The findings indicate that KHI functions not only as a formal legal document but also as a dynamic social construction that adapts to the needs of contemporary society and technological developments. However, challenges related to the relevance, flexibility, and formal legal status of KHI within the national legal framework still need to be addressed. The study concludes that reformulating KHI as a digital social product is crucial to responding to the modern legal challenges faced by the Indonesian Muslim community, emphasizing the need for adaptive and inclusive regulations. This contribution plays a strategic role for policymakers and legal practitioners to strengthen the role of KHI in building a responsive, participatory, and contextual Islamic legal system in the digital era.
WOMEN AND MUSLIM EDUCATION IN WEST SUMATRA, INDONESIA Srimulyani, Eka; Firdaus, Firdaus; Sarwan, Sarwan; Hanani, Silfia; Hayati, Syarifatul
Islam Futura Vol 25 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v25i1.21850

Abstract

Minangkabau was known for its dominant Islamic education history especially in modern times since the beginning of the twentieth century as a number of so-called madrasah or Islamic educational reforms have been credited to several prominent figures in the region. This region also has a significant history and tradition of matriarchal and matrilineal kinship that relate to women’s position, and their contributions in the public affairs, including in the field of education. Several prominent women from the region have been named as founders of several schools for women, or journalists that campaign for women’s education. This study examines the socio-historical aspects of women and education and the women’s educational movement initiatives from the cases of few female figures such as Rahmah el-Yunusiyyah and others. From a historical perspective and qualitative library research data, this study shows the presence of local female figures in the field of education alongside their male counterparts amidst the kaum muda and kaum tua socio-religious contestation. The socio-local traditions influenced women’s presence and contribution to the public sphere, and those women not only established schools for women but also advocated women’s rights, including their rights for education through journalism and politics.
Layanan Pendidikan Spiritual Bagi Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi Zain, Najmal Hadi; Hanani, Silfia; Sesmiarni, Zulfani; Husni, Arman
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2712

Abstract

Pelayanan kesehatan rumah sakit saat ini menuntut pendekatan yang tidak hanya bersifat penyakit fisik saja, tetapi juga menyentuh aspek psikososial dan spiritual pasien. Pelayanan spiritual holistik menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi pasien, terutama pasien yang sedang mengalami kecemasan, kondisi kritis atau terminal. Artikel ini bertujuan menjelaskan pelayanan spiritual dalam sistem layanan kesehatan di Rumah Sakit Otak DR.Drs.M.Hatta Buktinggi. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif ditemukan bahwa pelayanan spiritual dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan kepuasan terhadap layanan rumah sakit. Temuan lapangan menunjukkan bahwa hanya satu orang rohaniawan yang melayani sekitar 15 pasien rawat inap per hari. Materi bimbingan difokuskan pada nilai sabar dan tawakal dengan penekanan bahwa ikhtiar medis merupakan bagian dari keimanan. Selain itu, layanan mencakup bimbingan shalat di tempat tidur dan pemulasaran jenazah sesuai ajaran agama serta pendekatan psikososial keluarga. Meski telah berjalan, layanan spiritual ini masih menghadapi kendala dari segi keterbatasan sumber daya manusia dan ketiadaan standar pelayanan baku. Hasil ini mengindikasikan perlunya penguatan sistem layanan spiritual melalui penambahan tenaga rohaniawan, pelatihan spiritual care bagi tenaga kesehatan, dan penyusunan SOP berbasis spiritual holistik. Layanan spiritual yang terstruktur dan profesional dapat memperkuat kualitas hidup pasien dan mendukung proses penyembuhan secara menyeluruh.Integrasi layanan spiritual yang berbasis nilai-nilai keagamaan, khususnya dalam konteks Indonesia yang religius, menjadi urgensi yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, rumah sakit perlu merancang kebijakan dan strategi untuk mengoptimalkan pelayanan spiritual sebagai bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan.
Active Learning Based on Deep Learning: A Critical Review of The Role and Readiness of Islamic Religious Education Teachers Elvy Gustina; Silfia Hanani; Zulfani Sesmiarni
International Journal of Islamic Educational Research Vol. 2 No. 3 (2025): July : International Journal of Islamic Educational Research
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidkan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijier.v2i3.331

Abstract

This study aims to analyze the perceptions and readiness of Islamic Religious Education (PAI) teachers in implementing the deep learning concept in active learning. The method used is a qualitative approach through a literature review, where data were collected from various relevant sources such as scientific journals, books, and research articles discussing deep learning concepts, active learning, teacher readiness, and their implications in the context of PAI learning. The analysis was conducted descriptively and critically using content analysis techniques to identify key themes related to teachers’ perceptions, supporting and inhibiting factors of readiness, and the impact of implementing active learning based on deep learning. The findings show that PAI teachers generally have a positive perception of deep learning as an approach capable of deepening understanding and Islamic values meaningfully; however, their readiness to implement it varies and is influenced by competencies, training, technological infrastructure, and institutional policy support. The implications of applying this concept include a shift in teachers’ roles to facilitators, development of interactive and reflective learning designs, and authentic and holistic evaluation methods while considering cultural sensitivity and contextual integration of Islamic values. This study recommends strengthening teacher capacity through continuous training, enhancing technological facilities, and policy synergy to realize transformative, critical, and character-oriented PAI learning in the digital era.
Pendidikan dan Pengaruhnya pada Pembangunan Ekonomi Yusuf, M.; Hanani, Silfia
Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2025): Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ajmpi.v15i1.7677

Abstract

Development and education are closely connected fields, and education undoubtedly plays a significant role in development. Achieving social and economic wellbeing and making development are possible via education. An overview and findings of research on the role of education on Indonesia's economic development are presented in this paper. Descriptive qualitative research techniques are employed in this study to gather data, which is then examined by looking at secondary data and observing the visual correlation between variables. Information gathered from official educational institutions' publications or records. The study's findings indicate that Indonesian education, both in terms of quantity and quality, indirectly supports the country's economic growth.
The Development of an Extracurricular Activity Model Based on Religious Strengthening in Building MAN Batusangkar Students’ Characters Yasmansyah, Yasmansyah; Ahida, Ridha; Sesmiarni, Zulfani; Hanani, Silfia
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 2 (2024): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v15i2.23193

Abstract

The decline in religious values and morals among students in Tanah Datar Regency indicates a significant moral crisis. Morals are an important foundation for obtaining blessed knowledge. The school and community need Immediate and strategic action to overcome this problem and create a generation that is not only academically intelligent but also noble and religiously observant. This research employed development research (Research and Development). The data source of this research was PAI (Islamic Religious Education) teachers at four MAN (Islamic Senior High Schools) in Tanah Datar Regency. The data collection techniques were observation, interview, questionnaire, and documentation. The data analysis techniques used were descriptive, qualitative, and quantitative. The results showed that the validity of the model of extracurricular activities based on religious strengthening in the character building of students obtained an average of 100% with a highly valid category. The results of the practicality test obtained an average of 91.7% in the very practical category. Thus, the model of extracurricular activities based on religious strengthening in character building is declared very effective
August Comte's Positivism in Educational Decision Making Fuad, Rahmad; Hanani, Silfia
Journal of Advanced Islamic Educational Management Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Advanced Islamic Educational Management
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jaiem.v4i2.24637

Abstract

This research aims to examine the application of Auguste Comte's principles of positivism in decision-making in education management at SDN 02 Aur Kuning. Using descriptive qualitative methods, this study describes the impact of a data-driven approach to education policy. The results show that applying positivism enhances objectivity, accountability and transparency in decision-making and supports continuous improvement in academics and student character building. However, challenges such as limited resources, access to accurate data and integration of religious values with the scientific approach still need to be overcome. This research emphasizes the importance of commitment from all parties to ensure the implementation of positivism can optimally improve the quality of education.
Management Strategy for Early Childhood Inclusive Education Based on Ibnu Khaldun's Thought Lova, Roza Andria; Hanani, Silfia
Journal of Advanced Islamic Educational Management Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Advanced Islamic Educational Management
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jaiem.v4i2.25928

Abstract

This study aims to analyze the implementation of inclusive education at PAUD TerpaduInklusiInspirasiSemutSemut using the sociological thoughts of Ibn Khaldun, particularly the concept of ashabiyah. Inclusive education is defined as a process that provides equal access and opportunities for all learners, including children with special needs (CWSN). The research method employed is a mixed-method approach with a quantitative dominance, including structured surveys, systematic observations, and documentation analysis. The findings indicate that the implementation of inclusive education based on Ibn Khaldun's thoughts has a positive impact on children's social and academic development. Approximately 80% of children showed an increase in empathy skills, and 70% of CWSN made progress in learning. Recommendations for further development include strengthening teacher training programs, developing a more integrated curriculum, and enhancing community involvement in inclusive education programs.
Layanan Pendidikan Spiritual Bagi Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi Zain, Najmal Hadi; Hanani, Silfia; Sesmiarni, Zulfani; Husni, Arman
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2712

Abstract

Pelayanan kesehatan rumah sakit saat ini menuntut pendekatan yang tidak hanya bersifat penyakit fisik saja, tetapi juga menyentuh aspek psikososial dan spiritual pasien. Pelayanan spiritual holistik menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi pasien, terutama pasien yang sedang mengalami kecemasan, kondisi kritis atau terminal. Artikel ini bertujuan menjelaskan pelayanan spiritual dalam sistem layanan kesehatan di Rumah Sakit Otak DR.Drs.M.Hatta Buktinggi. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif ditemukan bahwa pelayanan spiritual dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan kepuasan terhadap layanan rumah sakit. Temuan lapangan menunjukkan bahwa hanya satu orang rohaniawan yang melayani sekitar 15 pasien rawat inap per hari. Materi bimbingan difokuskan pada nilai sabar dan tawakal dengan penekanan bahwa ikhtiar medis merupakan bagian dari keimanan. Selain itu, layanan mencakup bimbingan shalat di tempat tidur dan pemulasaran jenazah sesuai ajaran agama serta pendekatan psikososial keluarga. Meski telah berjalan, layanan spiritual ini masih menghadapi kendala dari segi keterbatasan sumber daya manusia dan ketiadaan standar pelayanan baku. Hasil ini mengindikasikan perlunya penguatan sistem layanan spiritual melalui penambahan tenaga rohaniawan, pelatihan spiritual care bagi tenaga kesehatan, dan penyusunan SOP berbasis spiritual holistik. Layanan spiritual yang terstruktur dan profesional dapat memperkuat kualitas hidup pasien dan mendukung proses penyembuhan secara menyeluruh.Integrasi layanan spiritual yang berbasis nilai-nilai keagamaan, khususnya dalam konteks Indonesia yang religius, menjadi urgensi yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, rumah sakit perlu merancang kebijakan dan strategi untuk mengoptimalkan pelayanan spiritual sebagai bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan.
Penguatan Wawasan Moderasi Beragama Mahasiswa melalui Mata Kuliah Kebijakan Pendidikan Islam di IAI Yasni Bungo Khamim, Siti; Silfia hanani; Nindia Mirwanti
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 12 No. 1 (2025): (April 2025)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v12i1.975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi, proses pelaksanaan, dan efektivitas penguatan wawasan moderasi beragama mahasiswa melalui pembelajaran Mata Kuliah Kebijakan Pendidikan Islam di Institut Agama Islam Yasni Bungo. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana nilai-nilai moderasi seperti tawassuth (moderat), tasamuh (toleransi), i’tidal (adil), dan tawazun (seimbang) diinternalisasikan dalam proses pembelajaran, serta bagaimana kontribusinya dalam membentuk sikap keberagamaan mahasiswa yang inklusif dan adaptif terhadap keragaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan terdiri atas dosen pengampu, mahasiswa, dan pengelola program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan wawasan moderasi beragama dilakukan melalui integrasi nilai moderasi dalam materi kuliah, diskusi reflektif yang mengaitkan isu-isu kontemporer dengan kebijakan pendidikan Islam, serta pendekatan pembelajaran yang humanis dan partisipatif. Dosen memiliki peran strategis sebagai fasilitator, inspirator, sekaligus role model dalam mewujudkan pembelajaran yang moderatif. Pembelajaran ini tidak hanya memperkuat pemahaman keislaman mahasiswa secara konseptual, tetapi juga membentuk kepekaan sosial dan komitmen kebangsaan yang kuat. Kontribusi spesifik penelitian ini adalah memberikan model integratif penguatan moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan tinggi keagamaan, khususnya pada mata kuliah yang bersifat normatif-kebijakan. sehingga temuan ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan kurikulum berbasis moderasi, pelatihan dosen, dan kebijakan kelembagaan dalam rangka membangun budaya akademik yang damai, toleran, dan inklusif.
Co-Authors Abdurrahman Abdurrahman Agus Salim Aisyah Syafitri Akmal Hadi Al faruq, Muhammad Afif Alaidin Koto Aldian, Elsa Alfiandrizal Alfiandrizal Alfin, Aidil Ali Mustopa Yakub Simbolon Ali Rahman Almuarif Almuarif Almuarif Almuarif Anas, Iqbal Andy Riski Pratama Anggi Fitria Arman Husni Atika Prihatini Bashori Bashori BRANSIKA, DIEN MUHAMMAD ISMAL Bt. Abdul Manaf, Azima Dafizki, Ashlih Dedi Efendi Delvi Wahyuni Devi, Indra Dilla Gusti Elfira Dina Sri Mulyani Dina Sri Mulyani Doni, M. Eefendi, Darno Eka Srimulyani Eliwatis Eliwatis Elsy Pranita Elvy Gustina Fadilah, Rahmi Fauzah Nur Aksa Febri Wandha Putra Firdaus Firdaus Fitrah Qalbina Syahril Friyadi, Rio Fuad, Rahmad Gazali Gazali Hadi Latif Hayati, Syarifatul Helfi Helfi, Helfi Hendri Hendri Hendri, Novi Hermawati Hermawati Hilma Pami Putri Indra Devi Indra Devi Irsyadul Ubad Irwan Syah Iswantir M Jasmienti, Jasmienti Juanda, Muhamad Aldi Jumni Nelli Jumni Nelli Junaidi Junaidi Karina Marlin Rades, Charel Khairan, Ihsan Khairani Rahmaditha Khairunnas Rajab Khamim, Siti Koto, Alaidin Kunalan Kuriaya Kunalan Kuriaya Kurnia Mira Lestari Lailal Amna Limilia, Putri Lova, Roza Andria Lubis, Khadijah M. Doni M. Yogi Riyantama Isjoni M. Yusuf Marizal Putra, Roni Meldianto, Redni Putri Milda Muliati Mimi Lasmita Mira Febrina, Mira Mohd Noor, Ahmad Yunus bin Muaddyl Akhyar Muhamad Iqbal Muhamad Iqbal Muhammad Irsyad Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Muklisin Muklisin Muklisin, Muklisin Mulia, Ezi Neka Zulwiddi Nelmaya, Nelmaya Nelmaya, Nelmaya Nindia Mirwanti Nofri Andy N Nofri Andy N Nofrianti Putri Utami Nofrianti Putri Utami Nur Indri Yani Harahap Nur Indri Yani Harahap Nurfarida Deliani Nurfarida Deliani Pahutar, Elisah Paulina Virgianti Prasetyawan, Dhicky Pratiwi, Desi Dwi Prima Dini Susanti Putri, Yesi Eka Rahmalina Rahmalina Rahman, Ali Rahman, Ali Rahmana, Sitto Ramadhoni Aulia Gusli Rara Anggraini Redni Putri Meldianto Redni Putri Meldianto Ridha Ahida Ridha, Abdurrasyid Riko Anas Riko Anas Ritonga, Pitriani Sabastian, Aleena Sarwan, Sarwan Sayuti, Lalu Simbolon, Ali Mustopa Yakub Siregar, Nuryanti Suharjo Suharjo Sumarni, Weni Susanda Febriani Susi Ratna Sari, Susi Ratna Syafitri, Aisyah Syafitri, Dian Syafwan Rozi Syawaluddin Syawaluddin Taufik, Muhammad Tri Mustikarani, Wahyu Ubad, Irsyadul Ulmadevi, Ulmadevi Ulya, Zakiyah undang sakti rangkuti Widia, Siska Mona Yaldi, Yusri Yanti Elvita Yanti, Ira Yasmansyah, Yasmansyah Yenti Murni Yuliana, Diva Dwi Yusra Zain, Najmal Hadi Zakir, Adillah El Zakir, Supratman Zulfani Sesmiarni