p-Index From 2021 - 2026
11.081
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Konselor Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Irfani Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Sosial Budaya Islam Futura Jurnal Al-Tadzkiyyah Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu HUMANISMA : Journal of Gender Studies Al-Ta'lim Jurnal Dedikasi Pendidikan Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Habitus: Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Jurnal Akrab (Aksara agar Berdaya) Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Kafa’ah: Journal of Gender Studies LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam INVENTION: Journal Research and Education Studies Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Hakam : Jurnal Kajian Hukum Islam dan Hukum Ekonomi Islam Arfannur: Journal of Islamic Education Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan HUMANISMA : Journal of Gender Studies Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Jurnal Basicedu Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Concept: Journal of Social Humanities and Education Mamangan Social Science Journal Penamas Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Indonesian Research Journal on Education Journal of Advanced Islamic Educational Management Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Al-Wasith : Jurnal Studi Hukum Islam Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra BELIEF: Sociology of Religion Journal Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Hakamain: Journal of Sharia and Law Studies International Journal of Islamic Educational Research Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Kips: Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial PALASTREN: Jurnal Studi Gender
Claim Missing Document
Check
Articles

Applying the Contextual Teaching and Learning Model to Enhance 21st Century Skills in Fikih Learning: A Case Study in Madrasah Aliyah Milda Muliati; Silfia Hanani; Zulfani Sesmiarni; Supratman Zakir; Iswantir M
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7941

Abstract

The limited application of varied, contextual teaching methods in Fikih learning has led to a gap in students' ability to connect religious concepts with real-life situations, limiting the development of 21st-century skills. This study investigates the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in Fikih education at Madrasah Aliyah and its effectiveness in enhancing students’ critical thinking, creativity, collaboration, and communication skills. Using a qualitative case study approach, data were collected through classroom observations, in-depth interviews with a principal, one Fikih teacher, and students, as well as document analysis. Data were analyzed using thematic coding and triangulation to ensure validity. Findings reveal that CTL was implemented through key stages including constructivism, inquiry, questioning, learning communities, modeling, reflection, and authentic assessment. Students showed improved engagement, deeper understanding of Fikih concepts, and increased ability to relate them to contemporary social issues. Challenges identified include varying student abilities and time constraints, which were addressed through differentiated instruction, teacher creativity, and stakeholder collaboration. The study concludes that CTL is an effective pedagogical model for Islamic education, particularly in fostering 21st-century competencies in Fikih learning. It highlights the need for continuous professional development for teachers, integration of authentic assessments, and the use of real-life contexts in religious instruction. Broader implementation of CTL is recommended to support holistic student development in Madrasah environments.
Reaktualisasi Hukum Adat Minangkabau dalam Praktik Sewa Hak Pakai Tanah: Sebuah Analisis Sosiologi Hukum Islam Marizal Putra, Roni; Hanani, Silfia
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v8i2.1463

Abstract

The Minangkabau customary law, as one of the oldest customary legal systems in Indonesia, has a unique land management mechanism, particularly through the concept of ulayat land which is collectively managed by clans or tribes. The practice of leasing land use rights is one form of utilizing this ulayat land. However, the understanding of the community and government officials regarding ulayat land is not uniform, leading to conflicts related to its status and management. This study aims to analyze the re-actualization and contextualization of Minangkabau customary law in the practice of leasing land use rights through an Islamic legal sociology approach. The research method used is qualitative with literature study and document analysis, including Minangkabau customary texts, fiqh books, legislation, and scholarly journals. The research results show that the practice of leasing land use rights in Minangkabau is still influenced by local traditions, although modernization and globalization have changed land ownership patterns from communal to individual.
Peran Tokoh Agama Islam dalam Penanggulangan Covid-19 di Kota Bukittinggi Fitrah Qalbina Syahril; Silfia Hanani
Jurnal Kajian Islam dan Politik Vol. 1 No. 2 (2025): KIPS - Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial
Publisher : KIPS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65980/journalkips.v1i2.10

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam praktik keagamaan masyarakat. Di Kota Bukittinggi, peran tokoh agama Islam menjadi penting dalam memberikan edukasi, sosialisasi, dan dukungan moral kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran tokoh agama Islam dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tokoh agama Islam yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama Islam berperan dalam menyampaikan ceramah edukatif melalui media sosial, mengeluarkan fatwa dan maklumat terkait pelaksanaan ibadah selama pandemi, serta terlibat dalam Gugus Tugas Covid-19 Kota Bukittinggi. Peran mereka sebagai motivator dan fasilitator turut membantu masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan tanpa mengabaikan kewajiban beribadah. Kesimpulannya, peran tokoh agama Islam sangat signifikan dalam membimbing masyarakat untuk tetap patuh terhadap kebijakan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.
Peran Tokoh Agama Islam dalam Penanggulangan Covid-19 di Kota Bukittinggi Fitrah Qalbina Syahril; Silfia Hanani
Jurnal Kajian Islam dan Politik Vol. 1 No. 2 (2025): KIPS - Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial
Publisher : KIPS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65980/journalkips.v1i2.10

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam praktik keagamaan masyarakat. Di Kota Bukittinggi, peran tokoh agama Islam menjadi penting dalam memberikan edukasi, sosialisasi, dan dukungan moral kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran tokoh agama Islam dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tokoh agama Islam yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama Islam berperan dalam menyampaikan ceramah edukatif melalui media sosial, mengeluarkan fatwa dan maklumat terkait pelaksanaan ibadah selama pandemi, serta terlibat dalam Gugus Tugas Covid-19 Kota Bukittinggi. Peran mereka sebagai motivator dan fasilitator turut membantu masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan tanpa mengabaikan kewajiban beribadah. Kesimpulannya, peran tokoh agama Islam sangat signifikan dalam membimbing masyarakat untuk tetap patuh terhadap kebijakan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.
KEPEMIMPINAN TUANKU DALAM MENGELOLA PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Khairani Rahmaditha; Silfia Hanani
Irfani Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i1.6767

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan signifikan dalam dunia pendidikan pada era 5.0 yang menuntut integrasi teknologi digital dengan kehidupan manusia, termasuk dalam sistem pendidikan pesantren yang berbasis nilai-nilai Islam tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kepemimpinan Tuanku mampu mengadaptasi kemajuan teknologi secara efektif dalam konteks pendidikan tradisional, guna tetap menjamin mutu pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap Tuanku sebagai pimpinan dan para tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tuanku menerapkan kepemimpinan adaptif yang mengintegrasikan nilai tradisional dengan inovasi teknologi secara bijak, melalui pembelajaran digital terbatas tanpa mengabaikan adab, serta pengembangan kurikulum terpadu yang menjamin lulusan berakhlak dan berdaya saing. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan Tuanku berhasil menjaga relevansi dan mutu pendidikan pesantren di era digital tanpa kehilangan identitasnya.
Peran Tokoh Agama dalam Dakwah Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara Karina Marlin Rades, Charel; Hanani, Silfia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan banjir parah di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara. Banjir tidak hanya merendam dan merusak rumah warga, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum, pendidikan, perkebunan, dan pertanian masyarakat. Data menunjukkan enam jembatan gantung putus, 49 rumah mengalami kerusakan berat, dua rumah terbawa arus, serta 2.839 rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 cm hingga 1 meter. Kondisi ini diperparah oleh minimnya pemahaman masyarakat mengenai mitigasi bencana, yang berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tokoh agama dalam dakwah mitigasi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Informan terdiri atas tiga tokoh agama sebagai informan kunci, empat masyarakat terdampak banjir, serta satu sekretaris camat sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan kecermatan, dan triangulasi sumber, teknik, serta waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi banjir melalui dakwah yang menekankan ajaran Islam tentang menjaga lingkungan, solidaritas sosial, dan tanggung jawab manusia terhadap alam. Dakwah dilakukan melalui khutbah Jumat, pengajian, penyuluhan, serta kegiatan sosial, sehingga meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana.
Religiusitas Masyarakat Pasca Bencana Lahar Dingin: Studi Interaksionisme Simbolik di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam Tri Mustikarani, Wahyu; Hanani, Silfia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya bencana lahar dingin di Nagari Bukik Batabuah yang berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, baik secara fisik, sosial, maupun psikologis. Kerusakan harta benda, kehilangan anggota keluarga, serta trauma mendalam mendorong masyarakat untuk mencari makna atas peristiwa yang dialami. Dalam kondisi tersebut, religiusitas menjadi salah satu sumber kekuatan spiritual dan pegangan hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi religiusitas masyarakat serta menggambarkan kondisi religiusitas masyarakat pasca bencana lahar dingin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat terdampak bencana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas masyarakat pasca bencana dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pengalaman, kehidupan, dan intelektual. Peningkatan religiusitas tercermin melalui tumbuhnya solidaritas sosial, kebersamaan, dan aktivitas keagamaan yang memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat.
Tradisi Punjungan Dalam Pernikahan Campuran Jawa-Minangkabau Studi Akulturasi Agama dan Budaya Prasetyawan, Dhicky; Rozi, Syafwan; Hanani, Silfia; Kamal, Muhiddinur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7845

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keberagaman budaya Indonesia, khususnya pertemuan antara budaya Jawa dan Minangkabau di Nagari Ophir. Fenomena pernikahan campuran antara kedua suku ini menciptakan ruang interaksi budaya yang intensif, hal ini ditunjukkan dalam tradisi punjungan. Penelitian ini menerapkan metode penelitian pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus utama pada kedalaman dan detail informasi. Lokasi penelitian terletak di Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode, yaitu observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian terkait akulturasi agama dan budaya dalam pernikahan campuran Jawa dan Minang di Nagari Ophir ditemukan bahwa: Pertama, pelaksanaan tradisi punjungan melibatkan enam tahapan utama, yaitu penentuan menu atau isan di dalam berkat, pemilihan penerima berkat, pemilihan utusan, mengantarkan berkat, sumbangan balik, dan pelaksanaan acara. Proses ini menunjukkan adanya adaptasi dan inklusi unsur-unsur budaya Minangkabau, seperti penggunaan rendang dalam menu berkat yang mencerminkan fleksibilitas tradisi punjungan dalam di adat Jawa dalam konteks multikultural. Kedua, akulturasi dalam tradisi punjungan terjadi melalui empat bentuk utama, yaitu akulturasi simbolis, akulturasi ritual, akulturasi filosofis, dan akulturasi norma. Keempat bentuk akulturasi tersebut tidak hanya menciptakan harmoni budaya, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan nilai-nilai gotong royong lintas etnis di Nagari Ophir.
PEMIKIRAN OTORITAS MAX WEBER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI SEKOLAH: STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN TARBIYAH ISLAMIYAH GOBAH V SURAU Hadi Latif; Silfia Hanani
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2025): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/jurnalmanajemenpendidikanislam.v4i2.1393

Abstract

This study aims to examine the implications of the application of Max Weber's authority thinking in the decision-making process at Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Gobah V Surau. This research uses a qualitative approach with a case study method to explore the application of Max Weber's authority thinking in decision making at the Tarbiyah Islamiyah Gobah V Surau Islamic Boarding School. The main focus of this research is to understand how Weber's three types of authority, namely traditional, charismatic, and rational-legal authority, play a role in the decision-making process involving pesantren leaders, teachers, and santri. The results of this study indicate that the application of Weberian authority in Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Gobah V Surau shows that the combination of traditional, charismatic, and rational-legal authority creates a strong and adaptive educational environment. Traditional authority safeguards spiritual and moral values, while the charismatic authority of leaders such as kyai builds loyalty among santri. On the other hand, the application of rational-legal authority increases efficiency and transparency in education management. Although there are challenges in maintaining traditional values in the midst of modernization, the combination of these three forms of authority provides a solid foundation for pesantren to adapt to the times, without losing its distinctive identity and character. Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Gobah V Surau has the potential to become a relevant and responsive educational institution, while being faithful to its existing cultural and spiritual heritage
Nikah Subarang Ayie Kontestasi Nikah Formalistik di 50 Kota Sumatera Barat hanani, silfia; Alfin, Aidil; Rahman, Ali
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 13, No 2 (2020): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v13i2.7448

Abstract

Subarang Ayie marriage, marriages that are performed through marriage services that are not regulated by the state, or not through procedures that have been established by applicable laws and regulations, so that this marriage does not have official documents, as regulated  by the state.  Ayie's Subarang marriage still occurs due to practices carried out by actors who need and need each other, making it difficult to be eliminated.  Marriage under the hand is still a rational and normative choice, especially among those who have problems in marriage.  Therefore, Subarang Ayie's marriage still survives.
Co-Authors Abdurrahman Abdurrahman Agus Salim Aisyah Syafitri Akmal Hadi Al faruq, Muhammad Afif Alaidin Koto Aldian, Elsa Alfiandrizal Alfiandrizal Alfin, Aidil Ali Mustopa Yakub Simbolon Ali Rahman Almuarif Almuarif Almuarif Almuarif Anas, Iqbal Andy Riski Pratama Anggi Fitria Arman Husni Atika Prihatini Bashori Bashori BRANSIKA, DIEN MUHAMMAD ISMAL Bt. Abdul Manaf, Azima Dafizki, Ashlih Dedi Efendi Delvi Wahyuni Devi, Indra Dilla Gusti Elfira Dina Sri Mulyani Dina Sri Mulyani Doni, M. Eefendi, Darno Eka Srimulyani Eliwatis Eliwatis Elsy Pranita Elvy Gustina Fadilah, Rahmi Fauzah Nur Aksa Febri Wandha Putra Firdaus Firdaus Fitrah Qalbina Syahril Friyadi, Rio Fuad, Rahmad Gazali Gazali Hadi Latif Hayati, Syarifatul Helfi Helfi, Helfi Hendri Hendri Hendri, Novi Hermawati Hermawati Hilma Pami Putri Indra Devi Indra Devi Irsyadul Ubad Irwan Syah Iswantir M Jasmienti, Jasmienti Juanda, Muhamad Aldi Jumni Nelli Jumni Nelli Junaidi Junaidi Karina Marlin Rades, Charel Khairan, Ihsan Khairani Rahmaditha Khairunnas Rajab Khamim, Siti Koto, Alaidin Kunalan Kuriaya Kunalan Kuriaya Kurnia Mira Lestari Lailal Amna Limilia, Putri Lova, Roza Andria Lubis, Khadijah M. Doni M. Yogi Riyantama Isjoni M. Yusuf Marizal Putra, Roni Meldianto, Redni Putri Milda Muliati Mimi Lasmita Mira Febrina, Mira Mohd Noor, Ahmad Yunus bin Muaddyl Akhyar Muhamad Iqbal Muhamad Iqbal Muhammad Irsyad Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Muklisin Muklisin Muklisin, Muklisin Mulia, Ezi Neka Zulwiddi Nelmaya, Nelmaya Nelmaya, Nelmaya Nindia Mirwanti Nofri Andy N Nofri Andy N Nofrianti Putri Utami Nofrianti Putri Utami Nur Indri Yani Harahap Nur Indri Yani Harahap Nurfarida Deliani Nurfarida Deliani Pahutar, Elisah Paulina Virgianti Prasetyawan, Dhicky Pratiwi, Desi Dwi Prima Dini Susanti Putri, Yesi Eka Rahmalina Rahmalina Rahman, Ali Rahman, Ali Rahmana, Sitto Ramadhoni Aulia Gusli Rara Anggraini Redni Putri Meldianto Redni Putri Meldianto Ridha Ahida Ridha, Abdurrasyid Riko Anas Riko Anas Ritonga, Pitriani Sabastian, Aleena Sarwan, Sarwan Sayuti, Lalu Simbolon, Ali Mustopa Yakub Siregar, Nuryanti Suharjo Suharjo Sumarni, Weni Susanda Febriani Susi Ratna Sari, Susi Ratna Syafitri, Aisyah Syafitri, Dian Syafwan Rozi Syawaluddin Syawaluddin Taufik, Muhammad Tri Mustikarani, Wahyu Ubad, Irsyadul Ulmadevi, Ulmadevi Ulya, Zakiyah undang sakti rangkuti Widia, Siska Mona Yaldi, Yusri Yanti Elvita Yanti, Ira Yasmansyah, Yasmansyah Yenti Murni Yuliana, Diva Dwi Yusra Zain, Najmal Hadi Zakir, Adillah El Zakir, Supratman Zulfani Sesmiarni