p-Index From 2021 - 2026
18.879
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Keperawatan Indonesia Majalah Keperawatan Unpad Idea Nursing Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Manajemen Keperawatan Jurnal Keperawatan Komunitas Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Juiperdo Jurnal NERS Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jendela Nursing Journal (JNJ) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Belitung Nursing Journal JURNAL WACANA KESEHATAN Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Nursing Current : Jurnal Keperawatan Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Faletehan Health Journal Journal of Nursing Care Journal of Health Sciences Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Real in Nursing Journal Jurnal JKFT Jurnal Kesehatan Karya Husada Health Information : Jurnal Penelitian Syntax Idea Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Adi Husada Nursing Journal JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Syntax Transformation Jurnal Menara Medika Caring : Indonesian Journal of Nursing Science Cendekia Medika : Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Gema Keperawatan Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of International Conference Proceedings Indonesian Journal of Nursing Scientific DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Journal of Pubnursing Sciences Jurnal Kedokteran Meditek Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Journal of Global Research in Public Health Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) NERS Jurnal Keperawatan Jurnal Info Kesehatan Jurnal Kesehatan Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer di Indonesia, Sudah Perlukah? Rr. Tutik Sri Hariyati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 6 No 1 (2002): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v6i1.118

Abstract

Perawat mempunyai kontribusi yang sangat penting dalam melaksanakan pelayanan kesehatan pada umumnya dan keperawatan pada khususnya. Kondisi pelaksanaan suhan keperawatandan pelaksanaan dokumentasi keperawatan di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Dalam pelaksanaandokumentasi keperawatan perawat srring mengeluh terhadap dokumentasi yang memakan waktu, terlalu banyak memerlukan tulisan dan banyaj perawat belum sepenuhnya faham menuliskannya. Sistem informasi yang berbasis computer sangat praktis karena mampu menyimpan data yang sangat banyak dalam sebuah kotak kecil/hard disk yang berukurab 15x10x5 cm. sistem informasi juga dirancang untuk mengikuti era globalisasi sehingga perawat di Indonesia tidak tertinggal dengan perawat yang di luar negeri. Sistem informasi manajemen berbasis computer sangat banyak keuntungannya tapi perlu dipersiapkan dengan matang sehingga diperoleh sistem informasi yang efektif, handal, akurat dan terpercaya. Nurses have important contribution to deliver health care services in general and nursing care service in particular. Nursing care delivery system includes nursing documentation in Indonesia needs to be improved. In implementing the nursing documentation, many nurses complained of insufficient time, too wordy, and lack of understanding in writing the documentation. He proposed solution is to implement computer based management information system. Computer based management Information System (MIS) is very practical since it has capability to keep bunches of data in a small box/hard disk of 15x10x5 cm. computer based MIS is designed to empower Indonesian nurses in documentation, so they will not be left behind by their colleagues from other countries. Computer based MIS has many advantages, how ever it’s still to be comprehensively prepared in order to produce an effective, accurate, achievable, manageable and trusted information system.
Phenomenological Study on the Experience of Male Nurses in Caring for Female Patients Anik Maryunani; Rr. Tutik Sri Hariyati; Enie Novieastari
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 24, No 1 (2021): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v24i1.690

Abstract

Nurses provide care equally and do not discriminate between men and women. However, male nurses face challenges and obstacles, especially when they take care of female patients. This study aimed to explore the experiences of male nurses who look after female patients by using a descriptive qualitative design with a phenomenological approach. Ten male nurse participants aged 26–43 years and having an experience of caring for female patients for at least 2 years were included in this study. Seven themes were identified: the discomfort of female patients and male nurses; patient’s trust and privacy; the identification of factors affected by body image, age, and types of sensitive areas and actions; attention to the religion, personal beliefs, ethics, and culture of patients; professionalism, role, and competencies of nurses; communication strategies and asking for female nurses for assistance based on team methods; and the view of males in the nursing profession. This study focused on two of the main themes: attention to the religion, personal beliefs, ethics, and cultures of patients and communication strategies and asking female nurses on the team for help. Results suggest that nursing facilities need to improve their patient-focused services by considering a patient’s ethical and cultural concerns, using communication strategies, and seeking team assistance when needed in accordance with a hospital’s national accreditation standards. Abstrak Studi Fenomenologi Pengalaman Perawat Laki-Laki dalam Merawat Pasien Perempuan. Perawat memberikan asuhan yang setara dan tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan. Namun perawat laki-laki menghadapi tantangan dan kendala, terutama saat merawat pasien perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman perawat laki-laki yang merawat pasien perempuan dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sepuluh peserta perawat laki-laki berusia 26–43 tahun dan memiliki pengalaman merawat pasien perempuan setidaknya selama 2 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Tujuh tema diidentifikasi, yaitu ketidaknyamanan pasien wanita dan perawat pria; kepercayaan dan privasi pasien; identifikasi faktor yang dipengaruhi oleh citra tubuh, usia, dan jenis area dan tindakan sensitif; perhatian pada agama, keyakinan pribadi, etika, dan budaya pasien; profesionalisme, peran, dan kompetensi perawat; strategi komunikasi dan meminta bantuan perawat wanita berdasarkan metode tim; dan pandangan laki-laki dalam profesi perawat. Studi ini berfokus pada dua tema utama, yaitu perhatian pada agama, keyakinan pribadi, etika, dan budaya pasien serta strategi komunikasi dan meminta bantuan perawat wanita dalam tim. Hasil menunjukkan bahwa fasilitas keperawatan perlu meningkatkan layanan yang berfokus pada pasien dengan mempertimbangkan masalah etika dan budaya pasien, menggunakan strategi komunikasi, dan mencari bantuan tim bila diperlukan sesuai dengan standar akreditasi nasional rumah sakit. Kata kunci: budaya pasien, etika, pasien perempuan, perawat laki-laki, perawatan
PENGARUH MANAJEMEN STRES TERHADAP KESIAPAN PASIEN STROKE DAN KELUARGA DALAM MERENCANAKAN PERILAKU ADAPTIF PASCA PERAWATAN DI RUMAH SAKIT Rr. Tutik Sri Hariyati; Made Sumarwati; Hanny Handiyani
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 8 No 1 (2004): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v8i1.141

Abstract

AbstrakSerangan stroke di masyarakat sering dianggap bencana karena menimbulkan kegagalan fungsi tubuh. Hal ini berdampak pada kehidupan biologi, psikologi, sosial, ekonomi, dan spiritual. Stres juga dapat muncul pasca serangan akut stroke berupa penolakan diri, rendah diri, marah, depresi, dan dihantui bayang-bayang kegagalan fungsi atau kematian. Stres pada pasien dan keluarga umumnya disebabkan karena kecemasan dan ketidaktahuan tentang kondisi penyakitnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh manajemen stres terhadap kesiapan pasien stroke dan keluarga dalam merencanakan perilaku adaptif pasca perawatan di rumah sakit. Desain penelitian adalah eksperimental dengan post test control group di mana pasien dan keluarga mendapatkan manajemen stres yang dikembangkan dalam penelitian dan dinilai perencanaan perilaku adaptif pascaperawatan di rumah sakit. Data primer diperoleh dari 84 responden (42 pasien dan 42 keluarga) melalui kuisioner, pengkajian fisik, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan 93,1% partisipasi keluarga dan pasien saat perawatan di rumah sakit nilainya baik, hanya 6,9 % yang mempunyai partisipasi sedang, dan 0 % partisipasi kurang. Perencanaan perilaku adaptif menunjukan 50% mempunyai perencanaan yang baik dan sisanya punya perencanaan yang cukup serta 73,35% responden punya perilaku yang baik dalam mengantisipasi kekambuhan. Perbandingan koping terhadap stres pada kondisi sebelum dilakukan manajemen stres dengan kondisi setelah diberikan manajemen stres dari 78,9 % meningkat menjadi 88,9 %. Responden juga melaksanakan perencanaan perilaku adaptif sesuai dengan kondisinya. AbstractStroke attact is considered to be a serious problem since it affects human biology, psychology, social, economic, and spirituality. Stress after acute attack can be manifested by depression, self-rejection, low self confident, and anger. Many stroke client feel afraid of loss of their functional ability and death. Anxiety and lack of knowledge abaout the disease is a common source of stress. This study investigated the impact of stress management to readiness of client and family in order to plan adapting behaviors after hospitalization. The experimental design with posttest conrol group was chosen. Primary data were collected through questionnaire, interview, and physical assesment from 84 respondent (42 clients and 42 families). Finding indicate that the quality of clients and families paticipation are 93,1% good, 6,9% moderate and none low quality. Half of respondent develop a good plan of adaptive behavior and the rest of them are fair. Majority of respondents (73,3%) constructed a good plan in anticipating stroke recurrent. Coping stress ratio before and after intervention increase from 78,9% to 88,9%. Respondents implement their adaptive behavior plan according to their condition.
Penurunan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Melalui Terapi Reiki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Ester Inung Sylvia; Krisna Yetti; Rr.Tutik Sri Hariyati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 14 No 2 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v14i2.318

Abstract

AbstrakReiki merupakan terapi komplementer untuk menurunkan kadar glukosa darah. Terapi ini menggunakan energi alami yangdisalurkan pada tubuh pasien dengan tujuan menyelaraskan energi yang tidak seimbang dalam tubuhnya. Penelitian untukmengetahui pengaruh Reiki terhadap penurunan glukosa darah dan mengidentifikasi apakah faktor stres dan berat badan(obesitas) berperan dalam penurunan KGD pasien Diabetes Melitus tipe 2 dilakukan di Klub Diabetes sebuah RS di Jakarta.Desain penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Sejumlah 18 sampel dipilih denganteknik purposive sampling. Terapi dilakukan selama tiga puluh hari dengan dua metode, secara langsung dan jarak jauh. Hasilpenelitian menunjukkan perbedaan bermakna antara glukosa darah sebelum dan setelah intervensi Reiki (p= 0,000; α= 0,05).Penelitian ini menyarankan penggunaan Reiki dalam asuhan keperawatan.Kata Kunci: diabetes melitus tipe 2, kadar glukosa darah, Reiki, terapi komplementerAbstractReiki is one of the complementary therapies that are used to decrease blood glucose level. The therapy transfers naturalenergy into the patient’s body to synchronize the energy imbalance in the body. The research to examine the effect of Reiki andthe role of the stress and weight factor to decrease blood glucose level of DM type 2 patients was held in a hospital-baseddiabetic club in Jakarta. The design of this study was pre-experimental with the one-group pretest-posttest design. Eighteenpatients were selected with the purposive sampling technique. Reiki therapy was performed in 30 days using two methods:direct and distant healing method. The result revealed that there was a significant difference in random blood glucose levelbefore and after the Reiki intervention (p= 0.000; α= 0.05). It is recommended to incorporate the Reiki therapy in nursingcare.Keywords: type 2 Diabetes Mellitus, blood glucose level, Reiki, complementary therapy
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMATIKA DALAM DUNIA PENDIDIKAN Rr. Tutik Sri Hariyati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9 No 1 (2005): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v9i1.156

Abstract

AbstrakPada era perkembangan teknologi terjadi beberapa pergeseran bentuk metode pemberian pendidikan, kalau dahulu kita kenal bahwa pembelajaran terjadi di kelas dan jika ada interaksi antara pengajar dan peserta didik pada waktu dan tempat yang sama maka saat ini hal tersebut sudah berubah. Banyaknya metode pembelajaran jarak jauh yang berbasis web, maka proses pembelajaran dapat dilaksanakan di mana saja dan kapan saja. Peserta didik dapat belajar di rumah, di tempat kerja atau di perpustakaan. Ini sangat memudahkan peserta didik. Tulisan ini memaparkan tentang penggunaan teknologi informasi dalam pendidikan khususnya pendidikan keperawatan di Indonesia serta kendala yang dihadapinya. AbstractIn the era of high technology a revolution in learning has occurred and has moved from classroom and synchronous to a more independent and asynchronous method. Distance learning based on web makes many students have access to learn any time and anywhere whether they want it-at home, at work, or in the local library. It is very flexible for students. The article discusses about information technology in nursing education and also the problems that are usually encountered in Indonesia.
PEMANFAATAN PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENAGA KEPERAWATAN Rr. Tutik Sri Hariyati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10 No 1 (2006): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i1.170

Abstract

AbstrakTujuan penelitian fenomenologi ini adalah mengidentifikasi persepsi perawat dan keluarga pasien HIV/AIDS tentang pengetahuan yang diperlukan perawat dan keluarga yang merawat untuk merawat pasien HIV/AIDS di rumah sakit dan di rumah. Sejumlah 5 perawat & 5 keluarga pasien berpartisipasi dalam penelitian ini. Dari hasil analisis didapatkan 6 hal yang harus diketahui perawat. Persepsi perawat tentang pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki perawat saat merawat pasien HIV/AIDS adalah: (1) pengetahuan dan keterampilan tentang konseling, (2) ARV & efek sampingnya, (3) Universal Precaution, (4) symptom management, (5) dukungan mental, dan (6) penanganan jika terpapar HIV. Sedangkan dari keluarga ada 4 hal yang harus diketahui oleh keluarga saat mereka merawat pasien di rumah, yaitu: (1) pengetahuan tentang HIV/AIDS & cara penularannya, (2) pengetahuan tentang tanda & gejala HIV/AIDS, (3) pengetahuan dan keterampilan tentang pencegahan penularan (Universal Precaution) dan (4) symptom management. Rekomendasi penelitian ini adalah perlu ada penelitian lanjut pada jumlah responden yang lebih luas. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan efektifitas asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS dan juga kualitas hidup pasien saat mereka di rumah. AbstractThe purpose of this phenomenology study was to identify the nurse’s and relative’s perception on knowledge and skill needed by the nurses & relatives in caring patient in the hospital and in their house. Ten respondents (5 nurses and 5 relatives of the patients) participated the study. The findings identified knowledge & skill needed by nurses are: (1) knowledge & skill on counseling, (2) Anti Retro Viral therapy & its side effect, (3) universal precaution, (4) symptom management, (5) mental support, and (6) treatment standard on occupational exposure to HIV. The findings from the relative’s are: (1) knowledge on HIV/AIDS and how it spreads (2) knowledge on signs & symptoms of HIV/AIDS, (3) knowledge & skill on universal precaution and (4) symptom management. Some recommendations of the study were proposed that this study should be continued to have some other respondents. The result of these studies could be beneficial to improve the nursing care to the HIV/AIDS patient and their quality of life during AIDS stage, and it could be beneficial to the improvement the effectively of the nursing care of patient with HIV/AIDS.
PENGARUH EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (EFT) TERHADAP PENINGKATAN HARGA DIRI NARAPIDANA PEREMPUAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BOGOR Nur Oktavia Hidayati; Achir Yani S. Hamid; Tutik Sri Hariyati
Majalah Keperawatan Unpad Vol 13, No 2 (2011): Majalah Keperawatan Unpad
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.244 KB)

Abstract

Nur Oktavia Hidayati*Achir Yani S. Hamid**Tutik Sri Hariyati**                                                                                      ABSTRAKSalah satu isu penting dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) adalah masalah gender dan masalah psikososial. Hampir 73% gangguan jiwa di derita oleh narapidana perempuan di  Amerika Serikat. Salah satu masalah yang banyak dikeluhkan oleh narapidana perempuan yang ada di Lapas Bogor adalah harga diri rendah, sehingga perlu sekali suatu terapi seperti EFT yang berguna untuk meningkatkan harga diri mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Emotional Freedom Technique (EFT) terhadap peningkatan harga diri narapidana perempuan. Desain penelitian adalah one group pre test–post test (before and after). Teknik penarikan sampel penelitian adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 32 responden. Analisis data univariat dengan menganalisis variabel-variabel secara deskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi dan proporsi, mean, median, standar deviasi, minimal–maksimal, 95%CI. Analisis bivariat menggunakan dependent sample t-test dan rank-spearman test. Hasil penelitian menunjukkan rata–rata umur responden 28,03 tahun, rata–rata lama masa hukuman adalah 2,72 tahun, pendidikan paling banyak berada pada tingkat SMA, dan responden paling banyak berstatus kawin. Rata-rata harga diri sebelum EFT adalah 21,16 dan rata-rata harga diri sesudah EFT adalah 24,72. Ada perbedaan yang signifikan antara harga diri sebelum dan sesudah EFT (p-value=0,000), ada hubungan yang signifikan antara umur dan harga diri setelah diberikan EFT (p-value=0,000), tidak ada hubungan antara pendidikan, status perkawinan dan lama masa hukuman dengan harga diri setelah diberikan EFT. Dari  hasil tersebut perlu adanya pelatihan-pelatihan dan seminar tentang EFT bagi tenaga kesehatan khususnya keperawatan dalam upaya meningkatkan pelayanan keperawatan bagi komunitas terbatas seperti narapidana yang ada di Lapas. Kata Kunci: EFT, Harga Diri, Lapas, Narapidana perempuan  ABSTRACTOne important issue in prisons is a matter of gender and psychosocial problems. Nearly 73% of mental disorder suffered by female inmates in the United States. One problem that many inmates complained of by the women in prison Bogor is low self esteem, so it is essential to a therapy such as EFT is useful for improving their self esteem. The goal of this research was to determine the influence of Emotional Freedom Technique (EFT) for self-improvement of women inmates. The design research used one group pre test - post-test (before and after). Sample was taken totally 32 respondents with purposive sampling. Univariat data analysis analyzed variables descriptively with calculating the frequency distribution and proportion, mean, median, deviation standart, minimal–maximal, 95%CI. Bivariat analysis used dependent sample t-test and rank-spearman test. The Results of this research showed the average age of respondents were 28.03 years old, the average of sentences was 2.72 years, the most education was on high school level, and most respondents were married. The average value of self esteems before the EFT was 21.16 and the average value of self esteem after the EFT was 24.72. There was significant difference in the self esteem level before and after EFT (p-value = 0.000), there was significant relation between age and self esteem after EFT (p-value = 0.000), there was no relation between education, marital status and duration sentences period with self esteem after given by EFT. This result encouraged necessary training and seminars about EFT for health worker especially nurse in effort to improve nursing services in the limited community such as inmates  in prison. Keywords : EFT, Prison, Self esteem, Women inmates
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Dengan Integrated Clinical Pathway Terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan Lia Dwi Jayanti; Rr. Tutik Sri Hariyati
Syntax Idea Vol 2 No 2 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v2i2.148

Abstract

Integrated Clinical pathway (ICP) adalah rencana asuhan pasien terintegrasi dan terkoordinasi efektif antar multidisiplin dengan mendayagunakan sumber daya yang ada secara efisien dalam pelayanan kesehatan. Implementasi Clinical pathway bisa menjadi fasilitas dalam tercapainya peningkatan mutu pelayanan keperawatan. Akan tetapi, pengembangan dan penerapan ICP di Rumah Sakit tidaklah mudah karena pendokumentasian ICP dilakukan multidisiplin maka memerlukan pengetahuan yang mumpuni dan keterampilan klinis yang baik dalam menerapkan clinical pathway. Tujuan dari tinjauan literature review ini adalah untuk mengetahui pengembangan sistem informasi manajemen dengan Integrated Clincal Pathway terhadap mutu pelayanan keperawatan di Rumah Sakit. Studi ini menggunakan perangkat penelitian PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome) dengan mengambil sumber dari EBSCO, ProQuest, Scopus, JKI dan artikel lain. Studi ini menunjukkan bahwa ICP yang terintegrasi dengan sistem informasi manajemen dapat mengefisienkan waktu serta tenaga saat pemberian asuhan keperawatan professional. Penerapan sosialisasi, pelatihan dan evaluasi Clinical pathway yang optimal dapat. mengeskalasi mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit Kata kunci: Clinical Pathway, Manajemen Keperawatan, Mutu Pelayanan, Sistem Informasi
Pemahaman Dan Persepsi Positif Jenjang Karir Meningkatkan Efikasi Diri Perawat Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Amiruddin Amiruddin; Tutik Sri Hariyati; Tuti Nuraini
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 7, No 2 (2019): JKP Desember 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v7i2.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemahaman dan persepsi jenjang karir dengan efikasi diri dalam pemberian asuhan keperawatan. Desain penelitian cross sectional eksplorative dengan jumlah sampel 182 perawat diambil dengan teknik simple random sampling. Data dianalis menggunakan uji Korelasi Pearson, Kruskal-Wallis dan Regresi Linear Multivariabel. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertinggi efikasi diri adalah perawat PK IV 80% (174) dari nilai total, gambaran persepsi perawat terhadap jenjang karir menunjukkan hal yang positif sebesar 82% (56) dari nilai total, sedangkan gambaran efikasi diri perawat berdasarkan keyakinan diri perawat akan kemampuan melakukan asuhan keperawatan masih dibawah 80% yaitu 77,9% (167,52) dan pemahaman terhadap jenjang karir menunjukkan masih dibawah 80% yaitu 75% (36), terdapat hubungan yang bermakna antara pemahaman jenjang karir dengan efikasi diri perawat (p
00OPTIMALISASI PELAKSANAAN SERAH TERIMA PASIEN ANTAR SHIFT KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP DEWASA RUMAH SAKIT: PILOT STUDY Nelly Safrina; Rr Tutik Sri Hariyati; Umi Fatmawati
Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.179 KB) | DOI: 10.52199/inj.v10i1.15646

Abstract

Serah terima pasien antar shift keperawatan merupakan salah satu aspek yang berperan penting dalam keselamatan pasien. Studi ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi bagi pelaksanaan serah terima antar shift keperawatan agar lebih optimal. Metode yang digunakan adalah pilot study pada dua ruang Rawat Inap Dewasa di RS. Tahapan dimulai dengan pengisian kuesioner, observasi dan wawancara lalu dilakukan analisis menggunakan diagram fishbone dan diperoleh masalah yaitu belum optimalnya pelaksanaan serah terima pasien pasien antar shift keperawatan. Implementasi yang dilakukan berupa penyempurnaan SPO, meningkatkan komunikasi efektif perawat dengan SBAR, membuat video role play serah terima dan penyempurnaan fungsi Catatan Harian Pasien Terintegrasi. Kesimpulan yang didapatkan yaitu serah terima dapat optimal dengan adanya komunikasi yang lebih terstruktur, serah terima melibatkan pasien, pelatihan mengenai komunikasi efektif dalam serah terima pasien dan pendokumentasian yang tepat. Rekomendasi: Tindak lanjut dengan merevisi SPO serah terima pasien dan melakukan evaluasi pelaksanaan serah terima pasien melalui supervisi secara berkala.Kata Kunci: Manajemen, Serah Terima, Asuhan KeperawatanABSTRACTPatient handover  is  an important role in patient safety. The study aim to optimizing handover’s  implementation due to Pilot Study Project which conducted  with questionnaires, observations and interviews and then analyzed using fishbone diagrams. Implementation was carried out to improving SPO, improving nurses' communication  skill with SBAR, introducing handover videos role play and improving daily notes functions. The result shows that  handover will be optimal with SBAR communication, motivation, supervision and training on patient nursing care.  Recommendations given to hospital  is to follow up and revising the hand over standars using SBAR and evaluate the implementation of the patient's handover through supervision. Keywords: Management, Handover, Nursing Care
Co-Authors Achir Yani Achir Yani S. Hamid Achir Yani S. Hamid Achmad Djojo Achmad Djojo Achmad Nizar Hidayanto Achmad Sigit S Achmad Syaifudin Adang Bachtiar Afiyanti, Efi Agnes Rini Eka Wulandari Agnes Rini Eka Wulandari Agrina Agrina Agung Waluyo Agung Waluyo Agus Rachmadi Ahsan Ahsan Akbar Nur Akhmad Yani Suryana Aldri Frinaldi Alpan Habibi Amir, Haeril Amiruddin Amiruddin Andi Amalia Wildani ANDI AMALIA WILDANI Andi Nur Indah Sari Andri Setiya Wahyudi Andrian Waluya Adi Anggie Aprizal Anggita Dian Puspita Anik Maryunani Anik Maryunani Annisa Rahmi Galleryzki Antia Antia Anung Widi Armunanto Anyong Said Anyta Hera Wahyuni Arieny Rizafni Aris Teguh Arni Sunarti Arsad Suni Asmara, Amelia Asra Dewi Astuti Lestari Astuty, Mazly Aziz, Herawani Azizah, Yuni Baskoro Abdiansyah Bela Pertiwi Besral . Bhekti Setya Ningrum Budi Anna Keliat Candra Panji Asmoro, Candra Panji Choriati Nuormanisa Christina Anugrahini Cicilia Ika Wulandari Citra Hafilah Shabrina Cori Tri Suryani Cori Tri Suryani Cori Tri Suryani Cori Tri Suryani Dahlia, Debie - Deby Zulkarnain Rahadian Syah, Deby Zulkarnain Rahadian Dedi Damhudi Delsy Cantika Sari Denissa Faradita Aryani Deny Gunawan Deny Gunawan Desnita Fitri Desnita Fitri Desnita Fitri Desnita Fitri Desyi Prana Napitupulu Devy Feby Febyola Siahaan Dewi Gayatri Dewi Irawati - Dewi Irawati -, Dewi Irawati Dewi Irawaty Dewi Sartika Dewi Wulandari Dewi Wulandari Dewi, Laurentia Dian Eka Resty Dian Novita Diantha Soemantri Diki Armansyah Diki Armansyah Djarang, Lilyance Djojo, Achmad Djuma, Elviera Dumilah Ayuningtyas Dwi Nopriyanto Dwi Nopriyanto Dwiantoro, Luky Dwiantoro, Luky Dyah Fitri Wulandari Dyah Fitri Wulandari Dyah Fitri Wulandari Effy Afifah Efi Afifah Efi Afiyanti Efi Riani Efy Afifah Eka Handayani Eka Pujiyanti Elisabeth Dewi Puspitaningrum Elly Nurachmah Endang Nilaprapti Enie Novieastari Ennie Novieastari Enny sripurwanti Erenda Pratiwi Ermi Rabiuliya Erna Puspita Sari Erni Saraswati Erwin Erwin Estelle Lilian Mua Ester Inung Sylvia Esti Giatrininggar Etty Rekawaty Eva Eva Eva Oktaviarini Eva Riyani Eva Yuliana Fadllah, Ellya - Farida Rachmi, Shanti Fatiyah Fatiyah Fitri Alfisah Fitri Alfisah Fitri Susilowati Fitriadi, Khairul Fredinan Yulianda Friska Friska Friska Lestari Gad Datak Gorean, Grace Irma Halimatul Nurhikmah Hana Mutiasari Hanny Handiyani Hanny Handiyani Hanny Handiyani Hanny Handiyanti Harpendewisasmita Harpendewisasmita Harpendewisasmita, Harpendewisasmita Harwina Harwina Hasibuan, Shinta Yuliana Hendra Dwi Cahyono Hendra Firmansyah Hening Pujasari Herawani Azis Herawani Herawani Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Hernawati, Lestari Hidayat, Aris Teguh I Wayan Gede Saraswasta I Wayan Gede Saraswasta I Wayan Gede Saraswasta Ibnu Malik Ibnu Rusdi Ida Faridah Ida Rosyada Ignatius Nandang Ika Chandra Nuryana Ilham Cahyo Nugroho Imelda, Jessica Renata Indraswari, Anies Dewi Wirati Inyalebe Talaohu Irawati Novita J Junaidi Janes Jainurakhma Junaidi, J Junaiti Sahar Juwi Athia Rahmini Kapadia, Raju Kartika Mawar Sari Kartika Mawar Sari Sugianto Kartika Mawar Sari Sugianto Kartika, Imelda Rahmayunia Ketut Holifah Keumalasari, Keumalasari Khairul Fitriadi Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Malawat Krisna Yetti Malawat Kristina Ana Kuntarti L. M. Harmain Siswanto La Ode Abdul Rahman La Ode Rahman Laurentia Dewi Laurentia Dewi Laurentia Dewi Laurentia Dewi Lestari Hernawati Lestari Hernawati Lestari, Astuti Lia Dwi Jayanti Lilis Rayatin Lilis Rayatin Lily Yuniar Made Sumarwati Made Yashinta Yashinta Maharani Magdalena, Helen Manoppo, Inggerid Agnes Margareta Susilowati Maria Franciska Vianney Boro Maria Merry Maria Wea Masfuri - Mediati, Ati Surya Mediawati, Ati Surya Melissa Selviany Merduati, Rona Cahyantari Merduaty, Rona Cahyantari Merry, Maria Mery Anglelia Sirait Mery Anglelia Sirait Moh Heri Kurniawan Moh. Heri Kurniawan Muchtaruddin Mansyur Muhamad Rofi’i Muhamad Rofi’i Muhamad Rofi’i Mulia Hakam Mutia ningsih Nandang, Ignatius Nasri, Khairul Nasution, Lina Anisa Neli Suharti Nelly Safrina Nelwati Nelwati Nilaprapti, Endang Nilasari, Putri Nopiana, Inna Novita, Irawati Novy Helena Chatarina Daulima Nugraha, Susiana Nunik Suryanti Nunik Suryanti Nur Oktavia Hidayati Nur Wulan Nur Wulan, Nur Nurchayati, May Nurdiana - Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurhayati Nurhayati Nuridha Fauziyah Octary, Tiara Oktaviarini, Eva Perdana, Riska Rusfita Pratiwi, Leny Prima Agustina Nova Prima Ardian Puguh Widiyanto PUJI LESTARI Purwaningsih, Sri Purwanti, Enny Sri puspita, vema tiyas Putri Nilasari Putri Nilasari Putri Nilasari Putro, Prasetyo Adi Wibowo Rachmadi, Agus Rachmi, Shanti Farida Raju Kapadia Ratna Meilina Reidha Fitri Reni Dwi Rusnawati Reni Dwi Rusnawati Resty, Dian Eka Retno Purwandari Rina Ainurrahmah Rio Verdiansyah Rista Tri Wulandari Rita Setianingrum Rizany, Ichsan Rona Cahyantari Merduati Rona Cahyantari Merduaty Rosdelima Simarmata Rosina Tarigan Rosyada, Ida Rozalinda Rozalinda Rumentalia Sulistini Rusdiansyah Rusdiansyah Rusdiyansyah Rusdiyansyah S Suhariyanto Saho, Musa Salim Harris Santi Wahyuningsih, Santi Sari, Delsy Cantika Sari, Erna Puspita Sekarsari, Rita Sepni Walvri Septianata, Viesca Septirini, Maria Indah Setiawati, Deni Setyaningrum, Ikawati Setyowati , Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati, Setyowati Setyowaty Shanti Farida Rachmi Silitonga, Ester Mutiara Indah Simatupang, Yesi Juniarta Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Sitta Diani Fichara Soni Roy Kurniawan Hulu Sri Nining Sri Puguh Kristiyawati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sugeng Riyanto Sugihasih, Sugihasih Suhani, Nini Suhariyanto Suhariyanto Suhariyanto, S Sukawana, I Wayan Sukihananto Sukihananto Sukihananto, Sukihananto Sumijatun Sumijatun, Sumijatun Suroso Kamim Syafa'atun Mirzanah Syafa’atun Mirzanah Syahrul Tuba Syarifatul Izza Tatik Wahyuni Taufik Kurahman Teuku Muhammad Zaini Tiara Octary tifane winesa Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Titiek Muhaeriwati Muhaeriwati Titin Ungsianik Tomy Suganda Tori Rihiantoro Trevino A. Pakasi Trevino A. Pakasi Tri Ilmiah Fattah Tri Ilmiah Fattah Tri Ilmiah Fattah Tri Mulia Herawati Triaswati, Rusmai Tris eryando Tuti Afriani Tuti Nuraini Tuti Nuraini UMI FATMAWATI Umi Fatmawati Umi Fatmawati Umi Fatmawati Umi Fatmawati Utari Christya Wardhani vema tiyas puspita Veronica Chain Vivianti Fraliana Lesnussa Wahadi S.Kep, Ns Wahyu Kusumadi Retnoningtyas Wahyuni, Tyas Wea, Maria Eka Brigida Wonga Widasari Sri Gitarja, Widasari Sri Widiasari, Widiasari Wildan Wildan Wildan Wildan Wildani, Andi Amalia Wirdani, Andi Wilda Yandih Mardean Yayah Yayah Yeni Rustina Yesi Juniarta Simatupang yesica tria enggriani Yiyin Qamariah Takaredas Yiyin Qamariah Takaredas Yogi Ervandi Yudho Giri Sucahyo Yudi Yudi Yudi Yudi Yulia Yulia Yuliana Bernadetta Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuni Azizah Yuni Susiana Nur Yunita Panjaitan Yuvensius Pili Yuyun Setiyawati Yuyun Tafwidhah Zaharany, Tsania Ayu Zakiyyah, Naadiyah Zendrato, Mey Lona Verawaty