p-Index From 2021 - 2026
10.308
P-Index
This Author published in this journals
All Journal UG Journal Paramita: Historical Studies Journal Wana Raksa Logika : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Pedagogia: Jurnal Pendidikan JURNAL BIOLOGI INDONESIA BIOMA Teras Jurnal Journal of Forestry and Environment Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Transformatif Jurnal Nusa Sylva IHiS (Indonesian Historical Studies) Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Journal of Midwifery FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Asian Journal of Agriculture Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Midpro Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Berdaya Mandiri Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Hutan Tropika BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Unri Conference Series: Community Engagement Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas INDONESIAN MIDWIFERY HEALTH AND SCIENCES JOURNAL ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Jurnal Basicedu JELL (Journal of English Language Learning JITSi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Journal of Innovation and Sustainable Empowerment SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU Indonesian Research Journal on Education Indonesian Journal of Food Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Women Midwives and Midwifery JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Technology and Society Perspectives (TACIT) Midang Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara International Journal of Nursing Information Jurnal Pengabdian Siliwangi Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH) Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif Berita Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Audio Visual Media about The Importance of Vulva Hygiene Increases The Knowledge of Pregnant Women Andriansyah, Andriansyah; Refi, Weni Guslia; Herlina, Nina
Journal of Midwifery Vol. 8 No. 2 (2023): Published on Desember 2023
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jom.8.2.46-53.2023

Abstract

Pregnant women tend to experience vaginal discharge more often than when they are not pregnant. This disorder is caused by poor hygiene of the genital organs. Knowledge is an important component in shaping a person's behavior. This research aims to determine the effectiveness of audio-visual media in increasing pregnant women's knowledge about vulva hygiene. This research uses a quantitative method, pre-experiment, one group pre-posttest. The sample used was 36 respondents using an accidental sampling technique. Bivariate analysis used the Wilcoxon test. There was an increase in the average knowledge score of pregnant women after being given audio-visual media about vulva hygiene with a p value <0.001. This educational media can be used by health facilities to provide education to pregnant women. Suggestions from researchers for research sites can utilize audio-visual media during health education, especially to pregnant women regarding vulva hygiene.
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2022 Herlina, Nina; Oktariyani, Sinta Dwi; Dharmawan, Akhmad Kheru; Shariff, Fonda Octarianingsih
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27684

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada kehamilan berhubungan dengan peningkatan risiko preeklamsia, perdarahan pasca persalinan, atonia uteri, dan infeksi. Pada janin dan bayi yang dilahirkan, anemia defisiensi besi dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat, gangguan perkembangan, kelahiran prematur, kelainan kongenital, dan bayi berat lahir rendah (BBLR). Anemia kehamilan berpotensi membahayakan ibu dan anak, karena itu anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan.Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil dengan BBLR di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022.Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional dengan metode pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dari rekam medik pasien yang disimpan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung, Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan bantuan program aplikasi statistik SPSS.Hasil Penelitian : Terdapat hasil distribusi frekuensi anemia pada ibu hamil di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022 sebanyak 90 orang (50,0%). Kemudian pada distribusi frekuensi BBLR di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022 sebanyak 52 kasus (28,9%). Hasil uji statistik diperoleh p value = 0,003 (p< 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan bayi berat lahir rendah (BBLR).Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022.
KONFLIK ANTARA SULTAN AGENG TIRTAYASA DENGAN VOC DAN SULTAN HAJI: KONFLIK ANTARA SULTAN AGENG TIRTAYASA DENGAN VOC DAN SULTAN HAJI Herlina, Nina
KABUYUTAN Vol 3 No 1 (2024): Kabuyutan, Maret 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v3i1.225

Abstract

Sultan Ageng Tirtayasa, sejak naik tahta di Kesultanan Banten pada tahun 1651, didera konflik dengan VOC yang bertubi-tubi. Peperangan pun terjadi berulang-ulang di Teluk Banten dan sekitarnya. Setelah berkuasa cukup lama, Sultan Ageng Tirtayasa juga konflik dengan putra mahkota yaitu Sultan Haji. Konflik ini berakhir dengan tragis, Sultan dipenjara di Batavia dari th 1681 hingga meninggal di penjara sepuluh tahun kemudian. Yang akan diteliti di sini adalah apa penyebab konflik Sultan Ageng Tirtayasa dengan kedua pihak. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode sejarah kritis yang terdiri atas empat tahap yaitu pertama, tahap heuristik, kedua, tahap kritik eksternal dan internal, ketiga, tahap interpretasi, dan keempat, tahap historiografi. Untuk mendapatkan eksplanasi tentang penyebab konflik, penulis melakukan pendekatan multidimensi yaitu meminjam teori Ilmu-ilmu sosial yang memiliki daya penjelas atau daya analitis yang lebih besar. Namun pendekatan ini tidak dituliskan secara eksplisit, namun secara implisit yang terefleksikan dalam hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab konflik antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan VOC adalah perbedaan kepentingan. Sultan Ageng Tirtayasa menganggap bahwa Kesultanan Banten adalah pemegang hegemoni satu-satunya sedangkan VOC mau memonopoli perdagangan rempah-rempah khususnya lada. Penyebab konflik dengan Sultan Haji adalah karena putra mahkota ingin segera naik tahta ketika ayahnya masih menjadi sultan dan untuk itu ia melakukan kudeta dengan meminta dukungan musuh ayahnya yaitu VOC.
DENTIFIKASI JENIS BAMBU DI BLOK GUNUNG PUTRI SPTN WILAYAH I TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI Purnama, Asep Iman; Herlina, Nina; Hendrayana, Yayan
Wana Raksa Vol. 17 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/wanaraksa.v17i02.9158

Abstract

Bamboo in Indonesia natural habitats grows in groups because of its reproduction through shoots. Ecologically, according to Widnyana (2011) the roots of bamboo rhizomes will be able to maintain the hydrological system as a binder of soil and water, so that it can be used as a conservation plant. There is information based on residents around the Gunung Putri TNGC block that there is no known type of bamboo in the Gunung Putri TNGC block whose growth is spreading. This study aims to determine and identify the morphological characters of each type of bamboo in the Gunung Putri Block SPTN Region I TNGC covering an area of 163.16 hectares at an altitude of 1000-1800m above sea level. The method used is the method of observation, exploration and data analysis.  In Block Gunung Putri SPTN Region I Gunung Ciremai National Park, 3 types of bamboo were found, including G.apus (Bamboo Tali), G.atter (Bamboo Temen), and D.scandens (Bamboo Cangkoreh). In the Gigantochloa clan, the key character is with one main branch being larger than the branch, whereas in the Dinocloa clan the key character is the monopodial rhizome root, the branches only grow far from the ground, the trunk is small spreading among other trees, not clumping.Bambu di habitat alami Indonesia tumbuh berkelompok karena perkembangbiakannya melalui pucuk. Secara ekologis menurut Widnyana (2011) akar rimpang bambu akan mampu menjaga sistem hidrologi sebagai pengikat tanah dan air, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman konservasi. Berdasarkan informasi warga di sekitar blok Gunung Putri TNGC, tidak diketahui jenis bambu di blok Gunung Putri TNGC yang pertumbuhannya menyebar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi karakter morfologi tiap jenis bambu di SPTN Blok Gunung Putri Wilayah I TNGC seluas 163,16 Ha pada ketinggian 1000-1800m dpl. Metode yang digunakan adalah metode observasi, eksplorasi dan analisis data. Di Blok Gunung Putri SPTN Wilayah I Taman Nasional Gunung Ciremai ditemukan 3 jenis bambu, antara lain G.apus (Bambu Tali), G.atter (Bambu Temen), dan D.scandens (Bambu Cangkoreh). Pada marga Gigantochloa karakter kuncinya adalah dengan salah satu cabang utama lebih besar dari cabangnya, sedangkan pada marga Dinocloa karakter kuncinya adalah akar rimpang yang monopodial, cabangnya hanya tumbuh jauh dari permukaan tanah, batangnya kecil-kecil menyebar di antara pohon-pohon lain. , tidak menggumpal.
Tingkat Kepuasan Pengunjung Objek Wisata Alam Leuweung Monyet Cibeureum Taman Nasional Gunung Ciremai Ali, Rizha Mulyana; Herlina, Nina; Nurdin, Nurdin
Wana Raksa Vol. 13 No. 02 (2019)
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kuningan merupakan salah satu wilayah yang terletak di Provinsi Jawa Barat bagian Timur. Wilayah Kuningan memiliki potensi wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, dan wisata religi yang cukup menarik untuk dijadikan tempat tujuan wisata. Salah satu objek wisata di Kabupaten Kuningan adalah Objek Wisata Alam Leuweung Monyet Cibeureum Taman Nasional Gunung Ciremai. Selain berbagai pesona alam dan fasilitas-fasilitas di Objek Wisata Alam Leuweung Monyet Cibeureum yang dapat menarik minat wisatawan, yaitu keberadaan monyet ekor panjang ( Macaca Fascicularis ). Namun dengan adanya keberadaan monyet ekor panjang tersebut perlu adanya pengelolaan yang efektif dan efisien, sehingga tercapai keseimbangan, ekosistem dan sosial. Salah satu faktor yang dijadikan indikator penilaian terhadap keberhasilan pengelolaan objek wisata adalah faktor kepuasan pengunjung. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder, serta pengambilan data secara teknik Non Probability Sample dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa indikator kualitas objek wisata dan indikator emosional menghasilkan presentase yang sama yaitu sebesar 80%. Serta indikator kualitas dan pelayanan indikator biaya masing-masing memperoleh persentase sebesar 72% dan 85%. Nilai kepuasan pengunjung terhadap objek wisata alam leuweung monyet sebesar 77% terletak pada daerah kriterium tinggi yang berada pada interval 68%-100% sehingga disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pengunjung Objek Wisata Alam Leuweung Monyet Cibeureum cukup baik dan perlu baik dari faktor luar maupun dalam untuk menarik pengunjung Objek Wisata Alam leuweung Monyet Cibeureum.Kata Kunci : Kepuasan pengunjung, Objek Wisata Alam, Leuweung Monyet
FENOLOGI PEMBUNGAAN DAN PEMBUAHAN JENIS Goniothalamus macrophyllus DI HUTAN DATARAN RENDAH KABUPATEN KUNINGAN JAWA BARAT Adhya, Ilham; Supartono, Toto; Hendrayana, Yayan; Yadi Ismail, Agus; Herlina, Nina; Syahban, Fahrul Shobarudin
Berita Biologi Vol 23 No 3 (2024): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2024.3633

Abstract

Goniothalamus macrophyllus (Blume) Hook.f. & Thomson merupakan jenis tumbuhan dari keluarga annonaceae yang memiliki banyak manfaat dengan populasi yang sedikit dan penyebaran yang terbatas habitat alaminya.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui fenologi pembungaan dan pembuahan Goniothalamus macrophyllus (Blume) Hook.f. & Thomson pada habitat alaminya di hutan dataran rendah Gunung Tilu Kabupaten Kuningan. Hasil dari penelitian ini adalah periode pembungaan dan pembuahan membutuhkan rata-rata ±180 hari atau 6 bulan dengan dimulai dari fase kuncup bunga kecil – fase buah. Fase kuncup bunga kecil (B1) - fase kuncup bunga besar (B2) membutuhkan rata-rata 10 hari, fase kuncup bunga besar (B2) – fase bunga mekar (B3) 10 hari, fase bunga mekar (F3) - fase buah (B4) 11 hari, dan dari fase buah (B4) hingga buah matang 30 hari. Moroflogi G. macrophyllus (Blume) Hook.f. & Thomson dibandingkan dengan jenis Goniothalamus lainnya memiliki morfologi bunga dan buah yang relatif lebih kecil.  
ANALISIS HISTORIS TENTANG PASUNDA BUBAT Herlina, Nina
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Oktober, 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v7i3.379

Abstract

Yang dimaksud dengan Pasunda Bubat adalah peristiwa sejarah yang terjadi pada pertengahan abad ke-14 di Lapangan Bubat, wilayah Kerajaan Majapahit di Kabupaten Mojokerto sekarang. Istilah Pasunda Bubat diambil dari naskah kuno Sĕrat Pararaton atau Katuturan ira Ken Angrok, yang ditulis pertamakalinya pada abad ke-15. Pasunda Bubat menunjuk pada peristiwa yang terjadi dengan orang Sunda di (lapangan) Bubat, yang dikisahkan secara singkat dalam salah satu bab naskah tersebut, yaitu suatu peristiwa berdarah ketika Prabu Maharaja, Raja Sunda Galuh mengantarkan puterinya Dyah Pitaloka atau Citraresmi yang dilamar oleh Raja Majapahit Hayam Wuruk untuk dijadikan permaisurinya. Mahapatih Gajah Mada yang tidak setuju dengan perkawinan tersebut menghadapi rombongan Raja Sunda dengan senjata. Kisah berakhir dengan tragis: seluruh rombongan dari Tatar Sunda tak ada yang tersisa. Tragedi ini menyisakan “dendam sejarah” selama ratusan tahun hingga kini. Hingga tahun 2018, tidak ada nama Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, di Tatar Sunda. Setelah dilakukan penelitian mendalam tentang Pasunda Bubat dan kemudian diseminarkan secara nasional di Bandung tahun 2018, barulah nama Jalan Majapahit, Jalan Citraresmi, dan Jalan Hayam Wuruk, dipakai di Kota Bandung. Namun nama Gajah Mda tetap ditolak masyarakat untuk dipakai sebagai nama jalan di Tatar Sunda.
Hubungan status gizi, umur, dan jenis kelamin dengan derajat infeksi dengue pada anak Arafah, Siti Nurbyan; Herlina, Nina; Dharmawan, Akhmad Kheru; Pinilih, Astri
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 6 (2025): November Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i6.1481

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease caused by the dengue virus and remains a major health problem in Indonesia, especially among children. The severity of dengue infection is thought to be influenced by nutritional status, age, and gender, but previous studies have shown varying results. Purpose: To determine the relationship between nutritional status, age, and gender and the severity of dengue infection in children. Method: This study used an observational analytical design with cross-sectional proximity. The sample consisted of 140 children diagnosed with dengue infection at Dr. H. Abdul Moeloek Regional Hospital in 2023 and who met the inclusion criteria. Secondary data were obtained from medical records and analyzed using the Chi-Square test to determine the relationship between variables and the severity of dengue infection. Results: Bivariate analysis showed no association between age and the severity of dengue infection (p=0.219), gender and the severity of dengue infection (p=0.360), or nutritional status and the severity of dengue infection (p=0.292). Conclusion: There is no significant relationship between age, gender, and nutritional status and the severity of dengue infection in children.   Keywords: Age; Dengue Hemorrhagic Fever; Degree of Dengue Infection; Gender; Nutritional Status.   Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan masih menjadi masalah Kesehatan utama di Indonesia, khususnya pada anak-anak. Tingkat keparahan infeksi dengue diduga dipengaruhi oleh faktor status gizi, umur, dan jenis kelamin, namun hasil penelitian sebelumnya menunjukan hasil yang bervariasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan status gizi, umur, dan jenis kelamin dengan derajat infeksi dengue pada anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 140 anak yang terdiagnosa infeksi dengue di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Tahun 2023 dan memenuhi kriteria inklusi. Data sekunder diperoleh dari data rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel dengan derajat infeksi dengue. Hasil: Analisis bivariat menunjukan tidak terdapat hubungan antara umur dengan derajat infeksi dengue (p=0.219), jenis kelamin dengan derajat infeksi dengue (p=0.360), maupun status gizi dengan derajat infeksi dengue (p=0.292). Simpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara umr, jenis kelamin, dan status gizi dengan derajat infeksi dengue pada anak.   Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue; Derajat Infeksi Dengue; Jenis Kelamin; Status Gizi;  Umur.
Implementation of a Modern Simping Press Machine to Enhance Product Value in the Kelompok Wanita Tani Bunga Tanjung, Tanjungsari Village, Purwakarta Regency Zakaria, Diky; Subekti, Sri; Fauziah, Dini; Arifin, Riyadhil Haqqy; Nugraha, Rifki Destrizal; Herlina, Nina; Jamilah, Dewi Siti; Asradinto, Faris Fathan
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): Reka Elkomika
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v6i3.238-245

Abstract

This community service initiative was designed to enhance the production efficiency and marketing capacity of simping products developed by the Women Farmers Group (Kelompok Wanita Tani, KWT) Bunga Tanjung in Tanjungsari Village, Purwakarta. The program employed a participatory action research approach. The main intervention involved the introduction of a modern simping press machine featuring an ergonomic design and a dual-heating system, which allows for faster, more efficient production with consistent baking quality. Additionally, the team developed a comprehensive handbook that includes operational guidelines for the machine, formulations for new flavor variants, and digital marketing strategies. The results demonstrated that the implementation of this technology significantly improved both the productivity and quality of simping while reducing the physical workload of the participating members. The strong enthusiasm and positive responses from KWT members indicate that this appropriate technology effectively addressed their needs. Overall, the program contributes to strengthening the village-based creative economy through local culinary innovation and advancing women’s empowerment within micro, small, and medium enterprises (MSMEs).
KARAWANG DARI MASA KERAJAAN SUNDA HINGGA MENJADI KABUPATEN Herlina, Nina
KABUYUTAN Vol 4 No 3 (2025): Kabuyutan, Nopember 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v4i3.399

Abstract

Nama Karawang semula dikenal sebagai nama sebuah pelabuhan Kerajaan Sunda yang terletak di pantai utara Pulau Jawa. Pelabuhan Karawang memiliki peran penting dalam perekonomian Kerajaan Sunda. Setelah Kerajaan Sunda runtuh 1579, wilayahnya terbagi atas empat pusat kekuasaan yaitu, Banten, Sumedanglarang, Cirebon, dan Galuh. Karawang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Sumedanglarang yang dianggap sebagai penerus Kerajaan Sunda. Sejak 1620 an, Kerajaan Mataram melakukan invasi ke Jawa bagian Barat sehingga Sumedanglarang berada di bawah pengaruh Kerajaan Mataram. Akibatnya Karawang pun menjadi bawahan Kerajaan Mataram. Sultan Agung, penguasa Mataram, memerintahkan Rangga Gede, Raja Sumedanglarang untuk menyerahkan kekuasaannya atas daerah Karawang kepada Adipati Kertabumi IV. Pengangkatan Adipati Kertabumi IV sebagai Bupati Karawang tercantum dalam sebuah piagam Pelat Tembaga Kandang Sapi Gede. Masyarakat Karawang lebih mengenalnya sebagai Pelat Kuningan Kandang Sapi Gede. Dalam pelat tembaga tersebut tertulis pengangkatan dilakukan pada 10 mulud tahun alif yang bila dikonversikan menjadi tanggal 14 September 1633. Tanggal ini selanjutnya diputuskan Pemerintah Kabupaten Karawang sebagai Hari Jadi Kabupaten Karawang.
Co-Authors Abdurakhman, R. Nur Afifah, Silvi Agus Prianto Agustina, Indah Fitri Ahmad Fauzan Ai Nurlaila, Ai Akbar, Muhammad Khalilul Akhmad Solikhin Alfanhuri, N. Putri Lestari Alfani, Alfani Alfisyahrin, Wida Nurul Ali, Rizha Mulyana Althaaf, Naufal Alwi Zulva Maulida Ambariani, Ambariani Ambarwati, Rini Aminudin, Sukron Amir, Mayasyanti Dewi Andi Saputra Andriansyah Andriansyah Anjani, Lidia Tamia Anna Permanasari Annas Alkhowarizmi Anugerah R, Muhamad Apon Zaenal Mustopa Arafah, Siti Nurbyan Arifin, Riyadhil Haqqy Armansyah, Ega Ashura Rizkiyani, Nanda Asradinto, Faris Fathan Asri Wulandari Astuti, Mozha Desri Puji Aticeh, Aticeh Ayuna, Della Vega Nisha Chandra, Rufidi Cut Asmaul Husna, Cut Asmaul Cut Khairunnisa Danda Priyana Dede Kosasih Deni Deni Dharmawan, Akhmad Kheru Dhea firanti, Alfida Faqih Diky Zakaria Duana, Rima Dwi Puji Astuti Dzulfannazhir, Fauzan Ecowati, Erik Edi Hidayat Eka Safitri Ekowati , Erik Ekowati, Erik Elviani, Ulva Elya Hartini, Elya Emy OKTAVIANI erik ekowati Falah, Mohammad Bachrul Faqih, Alfida Farras, Muhammad Razan Fauzi, Ade Umar Aulia Fauziah, Dini Febriani Putri, Devita Fega, Nabila Festy Ladyani Mustofa Fratidhina, Yudhia Fujiman, Heris GINA KARTINA Giovanni, Alvina H., Robby Kurniawan Hadi Putri, Dewi Indriati Handayani, Sri Hardianto Hendra Herdrayana, Yayan Herlina, Lin Hermawati, Kiki Ayu Hidayah, Deni Hidayanto, Hidayanto Hidayat Hidayat Hidayatin, Dina Alafi Hidayatullah, Robby Ardiansah Hildatrian, Elsya Humairah, Helma Ibnu Rusydi Ibrahim, Maulana Ika Karyaningsih Ilham Adhya Indah Yunita, Indah Indriati, Dwi Irawan, Rizki ISMAIL, AGUS YADI Jamilah, Dewi Siti Jubaedah, Ade Khairunnisa Z Koniah, Eni Kristanto, Martinus Ari Kunto Sofianto Kurniasih, Uun Kurniawan, Muhammad Randy Kustiawati, Dedek Lawej, Abdualaziz Ibrahim LINDA PUSPITASARI - A11111054, LINDA PUSPITASARI Liptia Venica LISANI, NURUL Lita Triratna Liza Halimi, Denia Lubis, Nurhalidah Maulina Debbyousha Mawangi, Rindi Mayang Sari, Andita Meutia Maulina, Meutia Miftahul Falah Mindiya Fatmi Mohammad Syarif Al Huseiny Muhammad Bayu Rizaldy Muhammad Ikhsan Muhammad, Miqdad Munandar, A. Hafid Mutia Mutia, Mutia Nabila, Dira Putri Nadira, Cut Sidrah Najwa Rokhmah, Nisa Nani Ratnaningsih Nasihin, Iing Nazirah, Jihan Nora Maulina, Nora novalia, vera Noviana Zara Nugraha, Ariel Dwika Nugraha, Rifki Destrizal Nurdin Nurdin Nurdin Nurhikmah, Wilda Nursyafitri, Annisa Oktariyani, Sinta Dwi Pebriyanty, Santy Pengki Irawan Perdana, Meisha Poetri Pinilih, Astri Pratama, Renaldy Pratama, Reynaldi Pratama, Sandhy Arya Priadi, Gunawan Prima, Gary Raya Prudencia, Fairy Purnama, Asep Iman Puspatriyani, Osa Yuniar Puspatriyani, Ossa Yuniar Putri, Baluqia Iskandar Rahmadena, Novia Rahman, Muhammad Zaki Rahmi Inayati Rahmi Surayya Ramadhan, Mohamad Fajri Ramadhani, Nabilla Refi, Weni Guslia Rina Adyawardhina Rini Agustin Eka Yanti Ritonga, Fauzan Rizqi Rizka, Adi Rosi Nursani Rosmuliawati, Ade Siti Rozi, Dwi Novlita RR. Ella Evrita Hestiandari Ruswaji, Ruswaji Sa'dudin, Ihsan sadiah, siti Sahputri, Juwita Salsabila, Farah Alifa Sansuwito, Tukimin bin Saprudin, Rika Fauziyah Sara Nurmala Sawitri, Harvina Seftianingtyas, Woro Nurul Sembiring, Rinawati Septia Andini Setiawan, Fiki Setiyoningrum, Fitri Shariff, Fonda Octarianingsih Shobarudin Syahban, Fahrul Sinaga, Sunita SITI MARYAM Siti Tamala Sodikin, Reisa Aulia Sofia, Rizka Sofyan, Hadiyan Nur Sri Maryati Sri Nawangsari Sri Subekti Suherli Kusmana Sulaeman, Moh Muklis Supartono, Toto Supriyatin, Ukilah Surachma, Rahma Sari Surani, Wiwik Suswanto Suswanto, Suswanto Sutarna, Agus Syahban, Fahrul Shobarudin Tanti Restiasih Skober Taufik, Afifah Teuku Ilhami Surya Akbar Topik, Mohammad Mimbar Tri Retno, Marybet Triwahyuni, Nuniek Uljannah, Annisa Unan Nur Abain Utariningsih, Wheny Wahyuningrum, Cyntia Wanelis, Wanelis Waniatri, Wina Wibowo, Sandi Nasrudin Widyo Nugroho Windayani, Silma Wizar Putri Mellaratna Wulandari, Cyntia Yadi Ismail, Agus Yanti, Rini Agustin Eka Yayan Hendrayana Yudayana, Bambang Yulia, Alis Yulia, Nita Yuziani, Yuziani Zahara, Ulfa Zahron, Aulia Aufa Zakaria, Mumuh Muhsin Zakwan Gusnadi Zulkifli, Ricki