p-Index From 2021 - 2026
7.843
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Ners Indonesia Idea Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komunitas Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Juiperdo Jurnal NERS Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Keperawatan Padjadjaran Belitung Nursing Journal Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Nursing Current : Jurnal Keperawatan Journal of Islamic Nursing JURNAL KESEHATAN PERINTIS JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Jurnal Kesehatan Seminar Nasional Keperawatan Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences Jurnal Ilmiah Kesehatan Adi Husada Nursing Journal Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ners Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Peduli Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa) Jurnal Ners Widya Husada Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesehatan Caring : Indonesian Journal of Nursing Science Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Kesehatan Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Ilmiah Ners Indonesia DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Warta LPM Jurnal Ilmiah Kesehatan Elevate : The International Journal of Nursing Education, Practice and Research Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Jurnal Sahabat Keperawatan Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) terhadap Kemampuan Komunikasi Verbal dan Non Verbal Pada Klien Menarik Diri di Rumah sakit Jiwa Budi Anna Keliat; Ria Utami Panjaitan; Mustikasari Mustikasari; Novy Helena C.D.
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 2 No 8 (1999): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v2i8.95

Abstract

Penelitian ini ertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi aktivitas kelompok: sosialisasi (TAKS) khususnya terhadap emampuan komunikasi verbal dan non verbal pada klien menari diri. Sampel terdiri dari 36 orang klien menarik diri di RSJP Jakarta dan 76 orang di RSJP Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bila dibandingkan dengan standar kemampuan yang diharapkan yaitu 75%, maka kemampuan kelompok intervensi melebihi standar sedang kelompok non intervensi kurang dari standar tersebut. Perbandingan kenaikan kemampuan komunikasi antarakelompok intervensi TAKS dan non TAKS berbeda bermaksa dengan p = 0,0001. The purpose of the research was to examine the influence of activity group therapy: socialization, particularly on the ability of verbal and non-verbal communication, to withdrawal clients. This study involved 36 withdrawal clients from RSJP Jakarta and 76 withdrawal clients from RSJP Bogor. Findings from this study revealed that compare to the standard of ability (75%), the ability of intervention group was higher than standard whilst the non-intervention group was less than standard. The achievement of communication skill’s between the intervention and non-intervention group was significantly different with p = 0,0001.
Kinerja Perawat CMHN Berdasarkan Faktor Pengorganisasian Program CMHN Sulastri Sulastri; Budi Anna Keliat; Tris Eryando
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 3 (2008): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i3.214

Abstract

AbstrakPenelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif ini bertujuan mengetahui kinerja 55 perawat CMHN, faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja, dan persepsi perawat terhadap hubungan antara pelatihan dengan kinerja perawat CMHN di Pidie, NAD. Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square menunjukkan bahwa jenis kelamin (p= 0,047, α= 0,05), pendidikan (p= 0,001, α= 0,05), proses rekrutmen (p= 0,006, α= 0,05), proses pelatihan (p= 0,0001, α= 0,05), supervisi (p= 0,022, α= 0,05), dan dukungan organisasi (p= 0,006, α= 0,05) berhubungan dengan kinerja perawat CMHN. Hasil analisis kualitatif dengan teknik content analysis terhadap lima partisipan diketahui bahwa perawat CMHN memperoleh pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan peningkatan produktivitas melalui pelatihan sehingga dapat menampilkan kinerja yang baik sebagai perawat CMHN. Program CMHN disarankan dapat diterapkan baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa masyarakat. AbstractThis quantitative and qualitative research was aimed to identify the performance of 55 CMHN nurses, the influencing factors of their work performance, and nurse’s perception toward dominant factors of the performance. The chi-square identified that gender (p= 0,047, α= 0,05), education (p= 0,001, α= 0,05), recruitment process (p= 0,006, α= 0,05), training (p= 0,0001, α= 0,05), supervision (p= 0,022, α= 0,05), management support factor (p= 0,006, α= 0,05) were significantly related to the CMHN nurse’s work performance. For the approach of qualitative analysis conducted with the technique of content analysis. The qualitative content analysis from the in-depth interview result showed CMHN nurses gained knowledge, skill, experience, and productivity improvement through CMHN training. CMHN program was suggested to be applied at level of province, district/ town to increase the quality of community mental health nursing service.
Peningkatan Efikasi Diri dan Penurunan Depresi pada Remaja dengan Cognitive Behavior Therapy Florensa Florensa; Budi Anna Keliat; Ice Yulia Wardani
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 19 No 3 (2016): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v19i3.474

Abstract

Sekitar 71% dari 229 remaja SMA di kota Depok, Jawa Barat mengalami depresi. Depresi terjadi karena berbagai faktor diantaranya efikasi diri yang rendah. Cognitive Behavior Therapy (CBT) merupakan terapi yang dilakukan untuk meningkatkan efikasi diri dan mengatasi depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan efikasi diri dan depresi setelah mendapat CBT. Metode penelitian: quasi eksperimen dengan pre-post test with control group pada penerapan CBT yang dilakukan secara berkelompok. Uji analisis yang digunakan adalah dependen dan independent sample t-Test, chi-square dan pearson product moment. Responden penelitian ini adalah remaja kelas VIII SMPN Kota Bogor. Sampel penelitian sebesar 72 remaja. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efikasi diri remaja yang mendapat CBT lebih tinggi dibanding remaja yang tidak mendapat CBT, depresi remaja yang mendapat CBT lebih rendah dibandingkan penurunan depresi pada remaja yang tidak mendapat CBT. Peningkatan efikasi diri mempunyai hubungan yang kuat dalam menurunkan depresi pada remaja dengan arah hubungan negatif. CBT direkomendasikan pada remaja dengan efikasi diri rendah dan depresi. Abstract Improved Self-Efficacy and Decrease of Depression in Teenagers with Cognitive Behavior Therapy. Research shows that in the city of Depok, West Java, there is 71% of 229 high school adolescents with depression. Depression occurs due to various factors such as low self-efficacy. Cognitive Behavior Therapy (CBT) is the treatment carried out to improve the self-efficacy and depression. This study aims to determine the change in self-efficacy and depression after receiving CBT. Research methods: a quasi experimental pre-post test with control group on the application of CBT is done in groups. The analysis used is dependent and independent sample t-test, chi-square and Pearson product moment. The respondents of this study were adolescents class VIII SMPN Bogor. This sample is 72 adolescents with low self-efficacy and depression. The results showed an increase in self efficacy teen gets CBT significantly higher than adolescents who did not receive CBT, depressed adolescents who received CBT were significantly lower than the decrease in depression in adolescents who did not receive CBT.  Increased self-efficacy has a strong relationship in reducing depression in adolescents with a negative direction. CBT is recomended in adolescents with loh self-efficacy and depression.  Keywords: adolescents, self-efficacy, depression and Cognitive Behavior Therapy
Perspektif Keperawatan Kesehatan Jiwa di Masa Depan Budi Anna Keliat
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1 No 2 (1997): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i2.77

Abstract

Masalah kesehatan jiwa di Indonesia cenderung terus meningkat, sehingga memerlukan tindak penanggulangan yang menyeluruh dan berkesinambungan. Pelayanan keperawatan kesehatan jiwa merupakan bagian integral dari pelayanan visi kesehatan jiwa mempunyai falsafah, visi dan misi yang mengacu pada paradigm keperawatan tentang fenomena sentral yaitu manusia, lingkungan, kesehatan dan keperawatan. Untuk dapat memberikan keperawatan kesehatan jiwa yang holistis, komprehensif dan berkesinambungan sangat diperlukan perawat dengan pengetahuan dan ketrampilan khusus tentang keperawatan kesehatan jiwa sehingga memungkinkan mereka untuk dapat bekerja pada tiap tatanan pelayanan kesehatan. The mental health problem in Indonesia is increasing which require a comprehensive and continuity of care. The mental health nursing services as an integral part of mental health services has its philosophy, vision and mission based on nursing paradigm of the central phenomena: man, environment, health and nursing intervention. Nurses need to be knowledgeable and skillful on mental health psychiatry nursing to enable them to work at different health settings.
TERAPI KELOMPOK TERAPEUTIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN IBU, BAYI DAN RASA PERCAYA BAYI Yuniar Mansye Soeli; Budi Anna Keliat; Titin Ungsianik
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 20 No 3 (2017): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v20i3.364

Abstract

Abstrak Stimulasi bayi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar bayi yang diberikan dari lingkungan luar hidup bayi. Kegiatan stimulasi yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kemampuan bayi. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi pengaruh terapi kelompok terapeutik terhadap kemampuan ibu, kemampuan bayi dan rasa percaya bayi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen pre post test with control group. Responden dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan sebanyak 80 ibu dan bayinya. Hasil penelitian menunjukkan terapi kelompok terapeutik meningkatkan kemampuan ibu, kemampuan bayi dan rasa percaya bayi secara bermakna (p< 0,05) serta lebih tinggi secara bermakna dibanding ibu yang tidak mendapatkan terapi kelompok terapeutik.Terapi kelompok terapeutik direkomendasikan untuk dilakukan pada tatanan pelayanan kesehatan di masyarakat sebagai bentuk pelayanan kesehatan jiwa bagi ibu yang mempunyai bayi. Kata kunci: kemampuan ibu menstimulasi, kemampuan perkembangan, rasa percaya bayi, terapi kelompok terapeutik Abstract Stimulation is an activity to stimulate baby’s basic ability that is given from the outside environment. Stimulation activity which is carried out repeatedly can enhance babies’ ability. The purpose of this study identifies therapy effect of therapeutic group toward mothers’ ability, the babies’ ability and babies’ confidence. The research design is quasi-experimental that is used pre-post test with a control group. In this study, respondents were selected by purposive sampling. Moreover, the sample of this study was 80 mothers who had babies on 6 to 12 months. The results showed that therapy of therapeutic group increased mothers’ ability in stimulating babies developmental significantly (p value> 0.05). Furthermore, the therapy for therapeutic group also was increasing the babies developmental significantly (p value> 0.05), and enhanced the babies’ confidence significantly (p value> 0.05). The result of this study, mothers who received therapeutic therapy had significantly result higher than mothers who did not receive therapeutic therapy. Therapeutic group therapy is recommended to be used in the health service framework on the community as a form of mental health services for mothers who have had a baby.  Keywords: mothers’ ability to stimulate, ability developmental, babies’ confidence, therapy of therapeutic group
Peningkatan Respon Kognitif Dan Sosial Melalui Rational Emotive Behaviour Therapy Pada Klien Perilaku Kekerasan Dewi Eka Putri; Budi Anna Keliat; Yusron Nasution
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 15 No 3 (2012): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v15i3.27

Abstract

AbstrakPerilaku kekerasan adalah respon kemarahan maladaptif dalam bentuk perilaku mencederai diri, orang lain dan lingkungan.Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran Pengaruh Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT). terhadap penurunanperilaku kekerasan. Desain penelitian ini adalah quasi experimental pre-post test with control group. Sampel penelitian adalah53 klien skizoprenia paranoid dengan perilaku kekerasan, terdiri atas 25 kelompok intervensi dan 28 orang kelompok kontrol.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan respon kognitif dan sosial serta penurunan respon emosi, perilaku, dan fisiologissecara bermakna (p< 0,05) pada klien yang mendapatkan REBT. REBT direkomendasikan untuk diterapkan pada klien perilakukekerasan bersama dengan tindakan keperawatan generalis.Kata Kunci: perilaku kekerasan, rational emotive behaviour therapyAbstractViolent behaviour is a maladaptive anger response, which is shown by people whom treated themselves, others and theenvironment. The study aimed to explain the effect rational emotive behavioural therapy (REBT) in reducing violent behavioural.This research design was quasi-experimental using pre-post tests with control group. The samples of this research were 53clients with paranoid schizophrenia who showed violent behavior, consisted of 25 clients as intervention group and 28 clientsin control group. The Results showed significant increased cognitive as well as social responses and reduced emotionalbehavioural and physiological responses (p< 0.05) on the group who get REBT. REBT is recommended to be given to clientswith violent behaviour together with general nursing inverventiont.Keywords: violent behaviour, rational emotive behavior therapy
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN PERILAKU ASERTIF DENGAN KONDISI BULLYING ANAK USIA SEKOLAH Dwinara Febrianti; Budi Anna Keliat; Enie Novieastari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v10i2.50

Abstract

Bullying merupakan bagian dari tindakan agresif yang dilakukan berulangkali oleh seseorang yang memiliki kekuatan lebih terhadap anak yang lemah baik secara fisik maupun psikologis. Perilaku bullying cenderung memunculkan perilaku agresif. Berdasarkan survey sebelumnya dapat diestimasikan kejadian bullying pada anak sekolah dasar di Kota Depok adalah 31,8 %. Tujuan  bullying yaitu untuk mengetahui hubungan antara Kemampuan Perilaku Asertif Dengan Kondisi Bullying Anak Usia Sekolahdi kelurahan Depok Jaya. Metode yang biasanya dilakukan yaitu penelitian deskriptif dengan desain studi Cross Sectional. Responden penelitian ini sebanyak 76 orang. Analisis menggunakan Koeffisien Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang lemah antara kemampuan perilaku asertif dengan kondisi  bullying yaitu  -0.145 dengan arah hubungan negatif (-) artinya semakin bertambahnya kemampuan perilaku asertif maka kondisi bullying  akan semakin menurun. Hasil uji statistik menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara kemampuan perilaku asertif dengan kondisi bullying pada kelompok yang mendapatkan  latihan perilaku asertif. Kesimpulan Semakin bertambahnya kemampuan perilaku asertif maka kondisi  bullying  akan semakin menurun Walaupun tidak ada hubungan yang signifikan antara kemampuan perilaku asertif dengan kondisi  bullying  pada kelompok yang mendapatkan latihan perilaku asertif  Kata Kunci: Anak Usia Sekolah; Bullying, Kemampuan Perilaku Asertif
PENERAPAN LATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN PSIKOEDUKASI KELUARGA PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL DI RUMAH SAKIT JIWA Martina Martina; Budi Anna Keliat; Yossie Susanti Eka Putri
Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.362 KB) | DOI: 10.52199/inj.v10i1.15656

Abstract

Diagnosis keperawatan yang ditemukan pada pasien skizofrenia salah satunya adalah isolasi sosial. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui hasil penerapan latihan keterampilan sosial dan psikoedukasi keluarga pada pasien isolasi sosial. Tindakan keperawatan yang diberikan berupa tindakan keperawatan generalis dan spesialis latihan keterampilan sosial pada 19 pasien dan keluarga sedangkan pada kelompok kedua yaitu tindakan keperawatan generalis dan spesialis latihan keterampilan sosial dan psikoedukasi keluarga pada 6 klien dan keluarga. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang mendapatkan tindakan generalis, latihan keterampilan sosial dan psikoedukasi keluarga lebih besar menurunkan tanda dan gejala serta peningkatan kemampuan bersosialisasi dibandingkan pada kelompok yang mendapatkan tindakan keperawatan generalis dan latihan keterampilan sosial. Hasil ini direkomendasikan untuk dilakukannya tindakan keperawatan latihan keterampilan sosial dan psikoedukasi keluarga pada klien isolasi sosial di Rumah Sakit Jiwa.Kata Kunci: Isolasi sosial, Latihan Keterampilan Sosial, Psikoedukasi KeluargaABSTRACTNursing diagnosis found in schizophrenia patiens one of which is social isolation. The purpose of case study is known to the results of applying social skills training and family psychoeducation for client social isolation. Nursing intervention are generalist and specialist social skill training for 19 clients and family while in the second group are generalist nursing actions and specialist social skills training and family psychoeducation for 6 clients. The results showed that the decrease in signs and symptoms as well as improvement of social skills in second group receiving  generalist nursing intervenstion, social skills training and family psychoeducation compared with the first group receiving generalist nursing actions and social skills training. The results of this  final scientific is recommended for nursing intervention social skills training and family psychoeducation for client social isolation in Mental Hospital.Keywords: Social Isolation,  Social Skills Training, Family Psychoeducation.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN PELAKSANAAN KEGIATAN COMMUNITY MENTAL HEALTH NURSING DI ACEH Junardi Junardi; Budi Anna Keliat; Novy Helena Chatarina Daulima
Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.164 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i1.8697

Abstract

ABSTRAKKeperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas / CMHN adalah pelayanan keperawatan yang komprehensif, holistik dan paripurna berfokus pada masyarakat sehat jiwa, rentan terhadap stress dan dalam tahap pemulihan serta pencegahan kekambuhan. Perawat bekerja sama dengan klien, keluarga dan tim kesehatan lain dalam melakukan tindakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pelaksanaan kegiatan CMHN di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan pada 30 orang perawat CMHN dan 48 orang stakeholder (total sampling) dengan menggunakan desain cross sectional study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna (p - value α ≤ 0,05) antara persepsi perawat CMHN dan stakeholder tentang faktor dukungan politik, stabilitas dana, partnership, kapasitas organisasi, evaluasi program, program adaptasi, komunikasi, rencana strategis dan sosial dengan keberhasilan pelaksanaan kegiatan CMHN. Dari hasil penelitian direkomendasikan perlunya evaluasi faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pelaksanaan kegiatan CMHN secara periodik, penyegaran dan pelatihan CMHN yang terus menerus dan terstruktur.Kata kunci: CMHN, persepsi perawat CMHN, persepsi stakeholder, keberhasilan pelaksanaan kegiatan CMHN.ABSTRACTCommunity Mental Health Nursing (CMHN) is comprehensive nursing care, holistic and adequate, focus in community whose healthy in mentally, far from stressing vulnerability and in the recovery phase also in avoiding to having a relapse. Nurse work together with client, family and other medical team in effort to doing practice. This research aim to know the factors which related with successful implementation of program CMHN in County Aceh Besar and Banda Aceh city. Research design using cross sectional study. Respondents consist of 30 nurse who execute CMHN who work in Central of Community (Puskesmas) and 48 stakeholder, soo its done with total sampling 78 person. Result of this research show that there is significant correlation (p – value α ≤ 0,05) on perception of nurse CMHN and stakeholder about politic support, budget stability, partnership, organization capacity, programs evaluation, adaptation programs, communication, strategic plan and social to successful implementation of program CMHN . Recommendation based on this research result among other : its need to periodically evaluating factors that related to successful of implementation CMHN, continuously updating and training CMHN.Keywords: CMHN, CMHN nurse’s perception, stakeholder’s‘s perception, CMHN program, successful implementation of program CMHN
EFEKTIVITAS RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR THERAPY BERDASARKAN PROFILE MULTIMODAL THERAPY PADA KLIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT DR. H. MARZOEKI MAHDI BOGOR TAHUN 2012 Retno Yuli Hastuti; Budi Anna Keliat; Mustikasari .
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1442.437 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i4.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas rational emotive behavior therapy (REBT) profil terapi multimodal berdasarkan perubahan gejala dan kemampuan perilaku kekerasan klien di RSMM Bogor. desain penelitian Quasi-eksperimental dengan sejumlah 56 responden. 28 responden harus mendapatkan Profil terapi multimodal Terapi REBT sebagai kelompok intervensi, 28 responden sebagai kelompok non intervensi. Penelitian ini menemukan penurunan gejala perilaku kekerasan yang lebih besar daripada tidak mendapatkan profil berdasarkan REBT terapi multimodal (p value <0,05). Kognitif, afektif klien danperilaku yang mendapatkan REBT berdasarkan profil terapi multimodal meningkat secara signifikan (p value <0,05) hasil klien mengalami pengurangan gejala kekerasan perilaku 48%, secara efektif meningkatkan kognitif, afektif dan perilaku untuk 57%. Profil terapi multimodal direkomendasikan sebagai skrining klien akan diberikan pengobatan spesialis dalam rational emotive behavior therapy.Kata kunci : profil terapi multimodal, terapi perilaku rasional emotif, gejala perilaku kekerasan,kognitif, afektif, perilaku Pustaka 93 (1976-2011).
Co-Authors - S.S.Pinilih Aan Somana Abdul Wakhid Achir Yani S. Hamid Achir Yani Syuhaemi Hamid Achmad Noerkhaerin Putra Achmad Sigit S Adang Bachtiar Adek Setiyani Adek Setiyani Agnes Defi Agnes Rini Agus Suwandono Ahmad Sapoan Aini, Khusnul Alice Rosy Andalasari, Niken Anggraini, Yunita Anies Anisa Yulvi Azni Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Aprida Manurung Arya Ramadia Astutik, Windu Basmanelly Basmanelly Batmanlussy, Viona Alfonsa Besral . Bevy Gulo, Adventy Riang Buanasari, Andi Budiharto Budiharto Chandra, Yudi Ariesta Damanik, Rani Kawati Darsana, Wayan Daulima, Novi Helena Catharina Daulima, Novi Helena Catharina Daulima, Novy H.C. Deasti Nurmaguphita Deby Zulkarnain Rahadian Syah Denny Paul Ricky Desi Pramujiwati Dewi Eka Putri Dewi Gayatri Dewi Wulandari Dewi Wulandari Diah Sukaesti Dian Istiana Duma Lumban Tobing Dwi Heppy Rochmawati Dwi Putri Parendrawati Dwiantoro, Luky Dwiantoro, Luky Dwinara Febrianti Dyah Wahyuningsih Efri Widianti Eka Budiarto Eka Budiarto, Eka Eka Malfasari Eka Wahyuni, Sri Emi Wuri Wuryaningsih Endang Widuri Enie Novieastari Erawati, Erna Erna Erawati Erwina, Ira Erwina, Ira Esti Winahayu Etty Rekawati Eva Eva Evin Novianti Falerisiska Yunere Feri Fernandes Firman Hidayat Firman Hidayat Fitrawati Arifuddin Florensa Florensa Framita Rahman Giur Hargiana Giur Hargiatna Gusdiansyah, Edo Habsyah Saparidah Agustina Hanny Handiyani Hardayati, Yunita Astriani Hardhono Susanto Hargiana, Giur Hariyanti, Rr Tutik Sri Harmawati Harmawati Hasmila Sari Hasmira Hasmira Heni Dwi Windarwati Heppi Sasmita Heri Setiawan Heri Setiawan Herni Susanti I Ketut Suada I Ketut Sudiatmika I Nyoman Dharma Wisnawa I wayan Darsana Ibnu Rusdi Ice Yulia Ice Yulia W Ice Yulia Wardani Ice Yulia Wardhani Iin Inayah ike mardiati agustin Ike Mardiati Agustin Imami Nur Rachmawati Indah Kurniawati Indriati Indriati Ismail, Raden Irawati Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Junaiti Sahar Junardi Junardi Junus, Kasiyah Karuni Dianita Islami Khasanah, Uswatul Kirana, Sukma Ayu Candra Komarudin Komarudin Laela, Sri Lahargo Kembaren Laksono Trisnantoro Lilik Sulistiyowati Limanauw, Marchellino Edmond Aprico Livana Budi PH Livana PH Livana Ph, Livana Luknis Sabri M Akbar Nugraha Mad Zaini Madepan Mulia Manurung, Oriza Sativa Mareta Akhriansyah Maria Theresia Monica Elsina Maria Turnip Maria Turnip, Maria Marliana, Thika Martina Martina Mawaddah Mawaddah Mawaddah, Mawaddah Miswari Nila Mutiarani Mondastri Korib Sudaryo Muchamad Ali Sodikin Munadi Munadi Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mutianingsih Ni Made Dian Sulistiowati Noviyanti, Laura Khattrine Novy Helena C. Daulima Novy Helena Chatarina Daulima Nuniek Setyo Wardani Nur Agustini Nur Wulan Nurcandra, Fajaria Nurfika Asmaningrum Nurlaila Fitriani Pasaribu, Jesika Priyo Purnomo As'hab Rahayu, Prastiwi Puji Rahayu, Prastiwi Puji Rahayuningsih, Atih Rasmawati Rasmawati Reni Dayati Retno Yuli Hastuti Retno Yuli Hastuti Retty Octi Syafrini Retty Octi Syafrini Retty Octi Syafrini Octi Syafrini Ria Utami Ria Utami Panjaitan Rika Syafitri Rita Rahayu Rita Rahayu Rizzal, Fahrul Rizzal Rosa Fitri Amalia Rr Tutik Sri Hariyanti Rr Tutik Sri Hariyati Rr. Tutik Sri Hariyati Rr. Tutik Sri Hariyati Safra Ria Kurniati Salawali, Siti Hajar Samosir, Melissa Novitasari Sari Mulyati Sari, Niken Yuniar Setiawati, Santun Setiyani, Adek Shanti Wardaningsih Shinta Yuliana Hasibuan Siagian, Ira Octavia Sigit Mulyono Sri Eka Wahyuni Sri Eka Wahyuni Sri Nyumirah Sri Wahyuni Sri Wahyuni Steffiani, Laras Subu, Muhammad Arsyad Sudarto Ronoatmodjo Sudarto Ronoatmodjo Sudaryo, Mondastri Korib Sulastri Sulastri Surya Efendi Susana Helen Tanlain Susanti Niman Sutanto Priyo Hastono Sutanto Priyo Hastono Sutanto Priyo Hastono Sutejo Sutejo Syamsul Arifin Syisnawati Syarif Tantri Widyarti Utami Tengku Riza Zarzani N Tifanny Gita Sesaria Tinneke A. Tololiu Titik Suerni Titin Sutini Titin Ungsianik Tri Anjaswarni Tris Eryando Tuti Nuraini Tuti Nuraini Umi Rachmawati Umi Rachmawati Uswatul Khasanah Wanda , Dessie Wardhani, Ice Yulia Widyatuti Windarwati, Heni Dwi Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Wita Oktaviana Yade Kurnia Sari Yefta Primasari Yefta Primasari Yossie Susanti Yossie Susanti Eka Yossie Susanti Eka Putri Yuanita Panma Yudan Whulanza Yudho Giri Sucahyo Yuniar Mansye Soeli Yunita Astriani Hardayati Yunita Astriani Hardayati Yunita Astriani Hardayati Yusron Nasution Yusron Nasution Yusron Yusron Zulhaini Sartika A. Pulungan