p-Index From 2021 - 2026
10.226
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Jurnal Keperawatan Jurnal Teknik Industri JDM Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan MODUL Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Jurnal Ilmu keperawatan AGROTEKBIS IMAJI EurekaMatika (Jurnal Online Matematika S1) JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Tesa Arsitektur Planta Tropika Nature: National Academic Journal of Architecture JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Arsitektur KOMPOSISI WIDYAKALA JOURNAL Jurnal SOLMA Jurnal Arsitektur ARCADE JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA JURNAL AKUNIDA YUME : Journal of Management GEMA EKONOMI Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Menara Perkebunan Asian Journal of Agriculture Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Health Information : Jurnal Penelitian JKEP : Jurnal Keperawatan Agro Bali: Agricultural Journal Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Science Midwifery Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) SEMAR Jurnal Litbang Kota Pekalongan International Journal of Business, Law, and Education Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains Jejaring Administrasi Publik (JAP) KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Jurnal Eurekamatika TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Jurnal Talenta Sipil Journal of Economics Research and Policy Studies JURNAL SABHANGA Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Technologica Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur Journal of Educational and Cultural Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat STIE Surakarta (DIMASETA) International Journal of Application on Economics and Business JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Journal of Agrosociology and Sustainability Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Jurnal Hukum dan Keadilan Jendela Akademika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Aspiration of Health Journal Riau Jurnal Teknik Informatika SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Arsitektur ARCADE Educational Psychology Journal Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan dharma wiyata
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : imaji

SURAKARTA BATIK CENTER DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR POST-MODERN wahidati, anna; purwanto, edi; suprapti, atik
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2427.981 KB)

Abstract

Kota Surakarta adalah sebuah kota kecil yang diapit oleh Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo dan Boyolali. Meskipun begitu, Kota Surakarta menjadi kota yang dinamis selalu memberikan dampak yang amat besar terhadap Provinsi Jawa Tengah serta menjadi kawasan terpadu dengan daerah sekitarnya. Kota Surakarta sebagai kota budaya memiliki kekayaan seni budaya yang melimpah salah satunya berupa seni batik tradisional yang merupakan peninggalan budaya bangsa Indonesia yang menjadi salah satu potensi yang memberi warna dan ciri khas Kota Surakarta. Batik merupakan salah satu peninggalan yang mengandung unsur sejarah dan makna filosofi yang juga merupakan salah satu cinderamata khas Kota Surakarta. Dari tahun ketahun jumlah pengrajin batik di Kota Surakarta semakin meningkat. Potensi batik dimasa yang akan datang masih sangat luas, belum lagi jika mempertimbangkan aspek pengembangan industri kreatif di Indonesia. Batik adalah seni kriya tradisional yang sampai sekarang masih bertahan dan diharapkan akan terus bertahan. Dengan berjalannya waktu akan timbul pembaharuan sehingga jumlah motif batik akan terus bertambah. Buku teknik dan ragam hias batik ini dapat dipakai sebagai panduan dan semoga dapat memberikan dukungan untuk pertumbuhan kreatifitas seni kriya batik dibidang batik maupun lainnya.Melestarikan batik sebagai warisan budaya indonesia adalah hal yang sangat penting. Berbagai macam koleksi batik kuno ada diberbagai wilayah indonesia. Akan tetapi semua itu masih kurang menarik perhatian generasi muda indonesia untuk melestarikan batik sebagai warisan budaya indonesia karena rasa cinta masyarakat kepada produk batik tanah air minim.
SHOPPING MALL DI KOTA SEMARANG DENGAN KONSEP TAMAN ayu, puspa; purwanto, edi; pandelaki, edward
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2363.974 KB)

Abstract

Beberapa Shopping Mall yang telah ada di Kota Semarang merupakan bangunan komersial yang lebih mengutamakan fungsi bangunan sebagai tempat untuk berbelanja saja. Pada saat ini tampak adanya perkembangan ketertarikan konsumen akan tempat-tempat hang-out untuk refreshing yang lebih diminati daripada sekedar tempat berbelanja. Penggabungan fungsi shopping mall sebagai fasilitas perdagangan serta fenomena globalisasi yang ada dengan berkembangnya tempat-tempat untuk refreshing adalah suatu alternative tempat tujuan masyarakat Kota Semarang yang membutuhkan refreshing dan ingin memenuhi kebutuhan dalam satu waktu. Di Kota Semarang belum ada sebuah fasilitas komersial sebagai tempat berbelanja sekaligus refreshing yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas tempat hiburan dan taman hijau. Shopping mall berkonsep taman dengan mengefisiensikan lahan yang ada. Tujuan shopping mall dengan konsep taman adalah memberi keleluasaan pada pengunjung untuk menikmati suasana outdoor yang lebih nyaman. Selain itu, mall dengan penambahan konsep taman dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
RUMAH SAKIT SWASTA TIPE C DI KABUPATEN WONOGIRI hendriyanto, apriyan; suprapti, atik; purwanto, edi
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.013 KB)

Abstract

Wilayah Kabupaten Wonogiri yang memiliki jumlah penduduk padat dengan tingkat pertumbuhan penduduk meningkat menjadikan pemerintahan Kabupaten Wonogiri memikul tanggung jawab ganda dalam pelayanan kesehatan masyarakat yaitu memantau dan melayani kebutuhan kesehatan masyarakat dalam lingkup wilayah kabupaten. Berdasarkan kenyataan tersebut maka perencanaan dan perancangan fasilitas sosial berupa Rumah Sakit Swasta Tipe C yang menampung segala macam aktivitas kesehatan diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan di Kabupaten Wonogiri.
Sistem transportasi menjadi bagian yang penting untuk menunjang mobilisasi. Untuk memperlancar mobilitas orang maupun arus barang dan untuk terlaksananya keterpaduan intra dan antar moda alat transportasi secara tertib dan lancar, di tempat-tempat terte akbar, krisno; purwanto, edi; suprapti, atik
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1599.071 KB)

Abstract

Sistem transportasi menjadi bagian yang penting untuk menunjang mobilisasi. Untuk memperlancar mobilitas orang maupun arus barang dan untuk terlaksananya keterpaduan intra dan antar moda alat transportasi secara tertib dan lancar, di tempat-tempat tertentu dapat dibangun dan diselenggarakan terminal. Adanya kebijakan mengenai Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Temanggung tahun 2011 – 2031 pasal 15, direncanakan terminal induk Madureso akan dilakukan pengembangan supaya terbentuk struktur pelayanan transportasi yang efisien sesuai hirarki pelayanan dan moda transportasi. Terminal Bus Induk Madureso akan mewadahi 3 moda transportasi yaitu AKAP (Angkutan Kota Antar Propinsi), AKDP (Angkutan Kota Dalam Propinsi), dan angkutan umum kota maupun desa. Terminal ini akan dirancang untuk memenuhi kapasitas ketiga moda tersebut hingga 10 tahun ke depan. Perancangan terminal tidak lepas dari masalah berbagai aspek yang saling berkaitan. Beberapa aspek yang paling menonjol yaitu kejelasan orientasi, keselamatan, dan sistem sirkulasi yang efektif dan efisien.
MALL DI KABUPATEN TANGERANG DENGAN KONSEP CITY WALK budianto, teguh; pandelaki, edward; purwanto, edi
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.772 KB)

Abstract

Pusat perbelanjaan merupakan suatu wadah pemenuh kebutuhan gaya hidup masyarakat di kota besar. Pada awalnya pusat perbelanjaan diperuntukan untuk berbelanja. Namun seiring perkembangan zaman, fungsi pusat perbelanjaan tidak lagi sebagai tempat berbelanja, tetapi sudah merupakan tempat rekreasi. Pusat perbelanjaan yang menyediakan fasilitas lengkap untuk melakukan kegiatan berbelanja sekaligus berekreasi tidak lagi disebut dengan pusat perbelanjaan, saat ini masyarakat lebih mengenal dengan sebutan Mall. Selama populasi di kota besar tumbuh, maka pembangunan mall akan mengikuti pertumbuhan populasi tersebut. Saat ini banyak mall-mall yang bersaing untuk memberikan pelayanan yang maksimal untuk memanjakan pengunjungnya. Pengelola mall memberikan konsep-konsep yang menarik agar dapat menarik pengunjung sebanyak-banyaknya. Maka pembangunan suatu pusat perbelanjaan saat ini tidak hanya menyediakan unit toko yang lengkap, melainkan juga harus dapat memberi kesan yang menyenangkan dan menarik dari segi arsitektur interior dan eksteriornya. Mall dengan konsep city walk merupakan sebuah konsep baru yang belum banyak diaplikasikan pada mall di Indonesia. Dengan terdapatnya mall yang berkonsep city walk membuat kesan baru pada pengunjung dimana pengunjung akan merasakan hal berbeda karena pengunjung dapat berbelanja sekaligus berekreasi di taman yang terdapat di tengah kota.
HUNIAN BERTINGKAT LANSIA MODERN DI JAKARTA SELATAN DENGAN PENEKANAN UNIVERSAL DESIGN amardan, LESTA yananda; pandelaki, edward; purwanto, edi
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1127.113 KB)

Abstract

Lifestyle changes in society began to change both in terms of social, economic, and cultural. Nowadays society are certainly adopt a modern lifestyle, especially in large cities, where by the time the child reaching adulthood and married of course they will stay separated from his parents, is because they want to live independently and not dependent for her family, in contrast to an earlier era, a family living together, that and consisting of grandparents, children, and grandchildren morphed into a nuclear family consisting of (father, mother, and child). Judging from the phenomenon, their parents (Elderly) also have less time with their children, caused by the rush and the many demands of work to be done, from the other side, their parents (Elderly) would need attention, care, and health facilities of children they are, therefore, based on the above issues, this study draft design of housing for elderly residents.The increase in the total number of population is certainly influenced by several factors: the frequency increase in the birth rate, migration of both immigration and resettlement, and communities Elderly. It’s because life expectancy (UHH) increasing population will result in the number of elderly will also increase from year to year. Metropolitan city like Jakarta has the potential to provide decent housing facilities Elderly in addition to the field of property or housing, otherwise Jakarta is the center of activity and industry in Indonesia and has a relatively high population density starting from the number of migration, birth rate, and increasing Elderly.The concept of planning dwelling elderly is the middle rise dwelling which using the form of leasing system and property rights, and also in accordance with the provisions has agreed, this dwelling can only be occupied by elderly people who have reached the age of 55-60 years and over with facilities that supports 24-hour security system, handicapped facilities, laundry, good hygiene, as well as other supporting such gathering space, café, garden, jogging track, lounge, and so forth.This residence can help young families to meet the needs of their parents, both in terms of facilities, health care, social interaction, and comfort especially for the disabled. Type design emphasis to be applied to the planning Elderly Residential uses Universal Design, the reason is this concept will facilitate the elderly in living everyday life with the support elements, such as the size of the users convenience in terms of both physical and material, adaptive, simple, easy to understand, safe, and comfortable, although the shape of the housing is middle-rise residential.Lifestyle changes in society began to change both in terms of social, economic, and cultural. Nowadays society are certainly adopt a modern lifestyle, especially in large cities, where by the time the child reaching adulthood and married of course they will stay separated from his parents, is because they want to live independently and not dependent for her family, in contrast to an earlier era, a family living together, that and consisting of grandparents, children, and grandchildren morphed into a nuclear family consisting of (father, mother, and child). Judging from the phenomenon, their parents (Elderly) also have less time with their children, caused by the rush and the many demands of work to be done, from the other side, their parents (Elderly) would need attention, care, and health facilities of children they are, therefore, based on the above issues, this study draft design of housing for elderly residents.The increase in the total number of population is certainly influenced by several factors: the frequency increase in the birth rate, migration of both immigration and resettlement, and communities Elderly. It’s because life expectancy (UHH) increasing population will result in the number of elderly will also increase from year to year. Metropolitan city like Jakarta has the potential to provide decent housing facilities Elderly in addition to the field of property or housing, otherwise Jakarta is the center of activity and industry in Indonesia and has a relatively high population density starting from the number of migration, birth rate, and increasing Elderly.The concept of planning dwelling elderly is the middle rise dwelling which using the form of leasing system and property rights, and also in accordance with the provisions has agreed, this dwelling can only be occupied by elderly people who have reached the age of 55-60 years and over with facilities that supports 24-hour security system, handicapped facilities, laundry, good hygiene, as well as other supporting such gathering space, café, garden, jogging track, lounge, and so forth.This residence can help young families to meet the needs of their parents, both in terms of facilities, health care, social interaction, and comfort especially for the disabled. Type design emphasis to be applied to the planning Elderly Residential uses Universal Design, the reason is this concept will facilitate the elderly in living everyday life with the support elements, such as the size of the users convenience in terms of both physical and material, adaptive, simple, easy to understand, safe, and comfortable, although the shape of the housing is middle-rise residential.
APARTEMEN DI KOTA SEMARANG DENGAN PENEKANAN DESAIN GREEN ARCHITECTURE Ayundari, Iratasya Rizky; purwanto, edi; suprapti, atiek
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.526 KB)

Abstract

Kota Semarang merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah yang memiliki posisi geostrategic karena berada pada jalur lalu lintas ekonomi Pulau  Jawa. Ketersediaan sarana transportasi di kota ini mulai dari bandara, pelabuhan, stasiun, hingga terminal menjadikan Kota Semarang dijuluki sebagai KotaTransit Regional Jawa Tengah. Fasilitas sarana transportasi yang memadahi, membuat Kota Semarang dapat dengan mudah dijangkau oleh para investor, sehingga perekonomian di kota ini pun terus berkembang pesat. Berkembangan ekonomi Kota Semarangturut memberikan dampak pada peningkatanjumlah kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) atau tenaga kerja  di kota ini sehingga jumlah migrasi  pun semakin bertambah. Pesatnya pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang juga dapat terlihat dari maraknya pembangunan yang dilakukan kota ini.Meningkatnya jumlah migrasi di Kota Semarang akibat petumbuhan ekonomi di kota ini membuat kebutuhan akan tempat tinggal yang dekat dengan pusat kota semakin meningkat, terutama di area pusat perekonomian. Memiliki tempat tinggal dekat dengan pusat kotadinilai lebih efisien dan mudah sehingga tidak membuang-buang waktu. Sayangnya ketersediaan lahan kosong sebagai tempat untuk bermukimyang dekat dengan pusat kota saat ini sangat sedikit. Untuk menjawab permasalahan tersebut, apartemen merupakan sebuah solusi untuk menjawab permasalahan kebutuhan tempat tinggal dengan keterbatasan lahan yang ada.Apartemen Di Kota Semarang dengan Penerapan Green Architecture, merupakan sebuah hunian vertikal yang menerapkan ilmu arsitektur untuk menangulangi masalah pemakaian energy yang berlebihan. Menurut  Steele (dalam Subadra, 2007:128), 50% dari seluruh konsumsi energi lingkungan buatan merepresentasikan keterkaitannya dengan industri konstruksi. Pembangunan yang dilakukan dengan mengkonsumsi energi secara terus menurus akan menimbulkan dampak global warming.Oleh karena itu penerapan Green Architecture diharapkan dapat mengurangi pemakaian energy bagi pembangunan apartemen maupun dalam pemeliharaannya kedepan, sehingga pembangunan tidak hanyadapat memenuhi kebutuhan manusia tetapi juga kebutuhan alam dan kebutuhan manusia di masa mendatang.Kota Semarang merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah yang memiliki posisi geostrategic karena berada pada jalur lalu lintas ekonomi Pulau  Jawa. Ketersediaan sarana transportasi di kota ini mulai dari bandara, pelabuhan, stasiun, hingga terminal menjadikan Kota Semarang dijuluki sebagai KotaTransit Regional Jawa Tengah. Fasilitas sarana transportasi yang memadahi, membuat Kota Semarang dapat dengan mudah dijangkau oleh para investor, sehingga perekonomian di kota ini pun terus berkembang pesat. Berkembangan ekonomi Kota Semarangturut memberikan dampak pada peningkatanjumlah kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) atau tenaga kerja  di kota ini sehingga jumlah migrasi  pun semakin bertambah. Pesatnya pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang juga dapat terlihat dari maraknya pembangunan yang dilakukan kota ini.Meningkatnya jumlah migrasi di Kota Semarang akibat petumbuhan ekonomi di kota ini membuat kebutuhan akan tempat tinggal yang dekat dengan pusat kota semakin meningkat, terutama di area pusat perekonomian. Memiliki tempat tinggal dekat dengan pusat kotadinilai lebih efisien dan mudah sehingga tidak membuang-buang waktu. Sayangnya ketersediaan lahan kosong sebagai tempat untuk bermukimyang dekat dengan pusat kota saat ini sangat sedikit. Untuk menjawab permasalahan tersebut, apartemen merupakan sebuah solusi untuk menjawab permasalahan kebutuhan tempat tinggal dengan keterbatasan lahan yang ada.Apartemen Di Kota Semarang dengan Penerapan Green Architecture, merupakan sebuah hunian vertikal yang menerapkan ilmu arsitektur untuk menangulangi masalah pemakaian energy yang berlebihan. Menurut  Steele (dalam Subadra, 2007:128), 50% dari seluruh konsumsi energi lingkungan buatan merepresentasikan keterkaitannya dengan industri konstruksi. Pembangunan yang dilakukan dengan mengkonsumsi energi secara terus menurus akan menimbulkan dampak global warming.Oleh karena itu penerapan Green Architecture diharapkan dapat mengurangi pemakaian energy bagi pembangunan apartemen maupun dalam pemeliharaannya kedepan, sehingga pembangunan tidak hanyadapat memenuhi kebutuhan manusia tetapi juga kebutuhan alam dan kebutuhan manusia di masa mendatang.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rauf Abdul Roup, Abdul Ade Budi Setiawan Ade Syoufa Adi Kurniawan Adi Ratriyanto Adillah, Meylia Afandi, Irvan Afriyanti, Siti Nur Laily Agung Budi Sardjono Agus Pujianto Agustinus Purna Irawan Ahmad Basuki Ahmad Yunus Akbar Sujiwa Alfandito, Muhammad Zidane Amalia Tetrani Sakya, Amalia Tetrani Amalia, Liliyani Nur Ambarwati, Retnoning Amrozi Khamidi Anggraeni, Ni Ketut Putri Anggrayni, Vidiyana Anif Nur Artanti, Anif Nur Anis Ika Nur Rohmah anna wahidati apriyan hendriyanto Aprodita Emma Yetti Ardianzyah, Muhamad Viki Nur ARI SUSILOWATI Arief Rahman Arisanti, Dian Asyhari Asyhari, Asyhari Atiek Suprapti atik suprapti Atmiasri Azainil Azainil Bambang Pujiasmanto Bambang Setioko Brilianti, Dani Fitria Budiharjo, Anton Bulan, Marcellina Chaerul Anwar Chairul Huda Al Husna Charolina, Chika Helen Lola Cinta, Griselda Zahira Cornelia Ayu Purwandari Curtinawati, Rizki Fillya Deasy Olivia, Deasy Dewi , Cynthia Sari Dhiyaulhaq, Faradhifa Shafahana Dinartika, Amelia Dini Hariyanti Djumilah Hadiwidjojo Edward E. Pandelaki, Edward E. Edward Endrianto Pandelaki Edward Endriyanto Pandelaki, Edward Endriyanto edward pandelaki ENDANG YUNIASTUTI Euis Mufahamah Fahril, Imam Fairuz, Tariza Faqih Ruhyanudin Fauziah, Nita Fatma Firdaus, Aina Aulia Fironika Kusumadewi, Rida Fitra Handika Hutama Gumilang, Lingga Arta Gunadi Gunadi Gunadi Gunawan Hadi, Suprapto Harsanti, Aprilia Dwiki Harsritanto, Bangun Indrakusumo Radityo Haryaka, Usfandi Helmi Helmi Henik Tri Rahayu Hermina, Isnaini Hidayat, Hanif Himawan, Rifqi Huda, Muhammadiyah Nujulul Huda, Rachmad Miftah Husin, Ahmad Husna, Layyinatul Ida Rumia Manurung Imam Muhtadin Imamah, Indah Nur Inayati, Nabilla Rahma Indah Dwi Pratiwi Indriani, Wiewiek Iratasya Rizky Ayundari, Iratasya Rizky Jabbaar, Ghozi Abdul Jamilatus Syamsiah Anwar Joenso, Reivandy Christal Juwita, Desy Kania Kinasih Karlina, Nova Karwanto, Karwanto krisno akbar Kudadiri, Parlindungan Kusuma Ratnawati Kusumamahanani, Fatma Laksana, Alfian Hudan Lazuardi Lazuardi LESTA yananda amardan, LESTA yananda Lestari, Sri Isfantin Puji Maman Suherman Maryam Masyriqi, Zufarudin Al Maulidina, Rossyana Amelia Mochamad Nursalim Mohammad Iqbal Mabruri, Mohammad Iqbal Muji Rahayu Nandariyah, Nandariyah Nar Herrhyanto Ngaisah Ngaisah, Ngaisah Nindiana, Rina Ningrum, Winda Widya Ningtyas, Nurmala Agustin Nulhakim, Lukman Nuriyah, Fakihatun Nuryanti, Feny Eka Oktarina, Devi Palimbunga, Febry Busri Pangestika, Intan Widya Paramasari Dirgahayu Parjanto Prabang Sety Pramesty, Dewi Indah Pranoto, Ethys Prasetya, Yanto Budi Pratama, Syndu Yoga Pratikto, Aryo Priyanto, Yuda Galang Puji Astuti, Risma Pujianti, Amin puspa ayu Putra, I Dewa Gede Tantara Tesa Putri, Fadillah Dwi Putri, Kharisma Disti Winsa R Siti Rukayah Raharjo, Suharto P Rahmawati Prihastuty, Rahmawati Rahmawati, Frizka Fauzia Rakhmanita, R Rakhmanita, Rakhmanita Ramadhani, Restu Ratna Juwita resza riskiyanto Rifai, Mukhamad Rinaldo, Rinaldo Rizwana, Zahra Ardya Robbi, Mohammad Jefri Ali Romadhani, Ahmad Rosalia, Tita Rukhayah, R. Siti Rusdianto, Moh. Sahri, Agus Samanhudi Santi, Yanuarita Sari, Fevi Catur Wulan Sari, Novita Yuliana Sattriedi Wahyu Binabar Setiani, Revia SETIYANINGSIH, ARY Setyaningrum, Dian Ftriana Setyaningrum, Dika Anjasmara Shelma , Ismy Alifia Sigit PRASTOWO Siti Hasanah Sjarief, Rachman Soedarmanto . Solehudin, Makmun Solikhun, Muhamad sonaesti, ceratomia Sri Hartati Sri Mulyani Sudarmi Sudarmi Sukamdiani Sulandjari Sulandjari, Sulandjari Sulhendri, Sulhendri Sumarni DW, Sumarni Sunardi Sunardi Supriyono Supriyono Suranto Tjiptowibisono Suratman Suratman Suryani Suryani Susanto, Eko Budi Susilawati Amdayani Susilowati Susilowati Sutono Sutono Sya'roni, Wahab Syifa Hanifa Salsabil Tanjung, Juita Taqiya, Nurul Rifqi Tedianto Tedianto teguh budianto Tini, Tini Titik Agustiyaningsih Titin Sakinah, Titin Tiwuk Herawati Tri Lestari Handayani Triatmono, Agus Ubaidillah, Zaqqi Uktolseja, Goklas Hendra Ulfaturrohmah, Lu'luatul Khoiriyyah 'Ulimat Umi Kalsum Usman Made Utami, Rahayu Budi Venty Suryanti Vivi Kurnia Putri Widia Ningsih, Widia Widiantara, I Wayan Andhika Wijayanti . Wijayanti Wijayanti Wijonarko, Rizqi Wisnu Agung, Wisnu Wisnu Prajogo, Wisnu Yani, Iis Yanti, Jumianis Yuanita, Amelia Ratna Yurizal, Shalsabila Azzahra Putri