p-Index From 2021 - 2026
11.865
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Akreditasi Sekolah terhadap Penjaminan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Pontianak Lenny Herlina Kusmana; Usman Radiana; Tulus Junanto; Citra Dewi
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.596

Abstract

: Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui dan mengungkapkan gambaran aktual mengenai akreditasi sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan pada sekolah dasar. Penelitian ini penting dilakukan karena proses penjaminan mutu pendidikan salah satunya dapat dilakukan melalui akreditasi sekolah . dimana akreditasi sekolah sendiri merupakan proses penilaian kelayakan sekolah dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan. Tujuan yang ingin dicapai adalah (1) mengetahui bagaimana gambaran akreditasi sekolah di tingkat sekolah dasar di Kota Pontianak (2) Bagaimana pengaruh akreditasi sekolah terhadap penjaminan mutu pendidikan di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus. Menurut Ulfatin (2015) penelitian kualitatif deskriptif bertujuan untuk menggambarkan karakteristik fenomena dengan penjabaran yang bersifat naratif. Penelitian ini dalam pengumpulan data menggunakan teknik dokumen analisis dan kajian kepustakaan. Berdasarkan data yang diperoleh dari BAN-S/M, di tiga tahun terakhir, terjadi peningkatan jumlah sekolah yang diakreditasi, di tahun 2022 ini terdapat 75 sekolah dasar yang sudah terdaftar untuk diakreditasi di Kota Pontianak, terdiri dari 49 sekolah dasar negeri dan 26 sekolah dasar swasta. Hal tersenut menunjukkan betapa satuan pendidikan berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah lewat penilaian akreditasi. Terdapat hubungan yang erat antara akreditasi sekolah dengan penjaminan mutu pendidikan. Sekolah yang akan melaksanakan akreditasi diberi waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam akreditasi. Segala komponen dapat dipersiapkan terlebih dahulu, karena akreditasi meliputi 4 komponen utama yang dinilai yaitu mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, serta manajemen sekolah/madrasah.
Implementasi Program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) sebagai Upaya Meningkatkan Softskill dan Hardskill Siswa di SMK Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Iswahyuni Lestari; Usman Radiana; Eis Kurniasih; Rudi Maryati
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1458.543 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i3.676

Abstract

Program Sekolah Pencetak Wirausaha merupakan inovasi pembelajaran berwirausaha bagi siswa SMK. Fenomena yang ada menunjukkan kurangnya kompetensi yang dimiliki lulusan SMK. Sebuah survey menunjukkan angka pengangguran terbesar berasal dari siswa SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang implementasi program Sekolah Wirausaha pada siswa jenjang SMK di SMK Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Pendekatan penelitian yang dipilih adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi, Fokus Group Discussion (FGD), serta analisa dokumen. Instrumen penelitian yang digunakan melalui wawancara dengan jumlah partisipan penelitian sebanyak 14 orang dari unsur kepala sekolah, guru/ kaprodi, siswa, dan orangtua siswa. Teknik analisa data yang digunakan dalam pengolahan data adalah tematik analisis. Penelitian ini menghasilkan suatu simpulan bahwa SMK sebagai sekolah kejuruan harus menitikberatkan pada penguasaan keahlian dan karakter budaya kerja. Penguasaan keahlian dan keterampilan (Hardskill) dalam berwirausaha serta penguasaan karakter dan budaya di tempat kerja (Softskill) menjadi dua hal yang sangat penting untuk dikuasai. Di SMK Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya memiliki karakteristik khusus di mana selama tiga tahun siswa akan menjalani Program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW). Program SPW adalah program dengan enam tahap pembelajaran kombinasi teori dan praktik.Tahapan tersebut pertama; pembentukan kelompok belajar berdasarkan passion bekerja, kedua; penguatan kelompok dengan berkunjung ke industri di luar sekolah, ketiga; latihan berwirausaha terbimbing, keempat; penguatan karakter berwirausaha, kelima; kerwirausaha kelompok mandiri, dan keenam; pemantapan wirausaha kelompok mandiri. Oleh karena itu, perlu diketahui lebih lanjut bagaimana cara sekolah mengimplementasikan program SPW ini. Kata Kunci : SMK, wirausaha, softskill, hardskill, keahlian. ABSTRACT The Entrepreneurial School Program is an entrepreneurship learning innovation for SMK students. The existing phenomenon shows the lack of competence possessed by SMK graduates. A survey shows that the largest unemployment rate comes from SMK students. This study aims to find out more about the implementation of the Entrepreneurial School program for vocational students at SMK Negeri 1 Sungai Raya, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province. The research approach chosen is descriptive qualitative. Qualitative research methods by conducting observations, Focus Group Discussions (FGD), and document analysis. The research instrument used was through interviews with the number of research participants as many as 14 people from the principals, teachers/head of study programs, students, and parents. The data analysis technique used in data processing is thematic analysis. This study resulted in a conclusion that SMK as a vocational school should focus on mastering skills and character of work culture. Mastery of skills and skills (Hardskills) in entrepreneurship as well as mastery of character and culture in the workplace (Softskills) are two very important things to master. At SMK Negeri 1 Sungai Raya, Kubu Raya Regency has special characteristics where for three years students will undergo the Entrepreneurial Printing School Program (SPW). The SPW program is a program with six stages of learning a combination of theory and practice. The first stages are; formation of study groups based on passion for work, second; strengthening the group by visiting the industry outside of school, third; guided entrepreneurship training, fourth; strengthening entrepreneurial character, fifth; independent group entrepreneurship, and sixth; strengthening self-employment groups. Therefore, it is necessary to know more about how schools implement this SPW program. Key Words : SMK, entrepreneurshio, softskill, hardskill, competence.
IMPLEMENTATION OF GOOD SCHOOL GOVERNANCE IN BUILDING SCHOOL CULTURE WITH CHARACTER AT MAN 2 PONTIANAK Rizky I'malia Sari; Wahyudi Wahyudi; Usman Radiana
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 11, No 2 (2022): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v11i2.11118

Abstract

This study aims to describe the implementation of good school governance in building a school culture with character at MAN 2 Pontianak. The research method used is descriptive analysis with a qualitative approach. Data was collected by using the observation, interview, and documentation techniques. The subject of this research is based on purposive sampling. The results of this study have shown that the principles of good school governance play an important role in building a school culture with character by applying the principles of good governance, viz participation, transparency and accountability in every school activity. This is reflected in the vision, mission, goals, school program and efforts to realize it. The conclusion of this study is the principle of good governance that is oriented to the needs of schools and communities would create an involvement, interaction, trust, and commitment to jointly realize akhlakul karimah as a educational goals which is carried out through planting, habituating, exemplary and leadership to integrate character values continously in every school activity. So that the culture of character becomes the basis of a person's behavior that triggers a balance between IQ, SQ, and EQ of the school elements.
PENYEBARAN BUDAYA ROBO-ROBO DARI KERAJAAN AMANTUBILLAH MEMPAWAH HINGGA MENJADI POTENSI WISATA DI KABUPATAN SINTANG nurhana azizah; AureL Maynanda; Usman Radiana
Jurnal Budaya Nusantara Vol 6 No 1 (2023): NUSANTARA DAN ADAT ISTIADAT
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/b.nusantara.vol6.no1.a6974

Abstract

West Kalimantan is known as a multiethnic region with many ethnicities such as Dayak, Malay, Chinese, Bugis, Banjar, and Javanese. One cultural heritage that is still preserved by the Malay community of Sintang Regency is Robo-robo, which has cultural meaning and messages for teenagers. Robo-robo is a tradition of preventing problems and is important in maintaining good relations among family members during the month of Safar in the Islamic calendar. Cultural heritage such as Robo-robo not only serves as the identity of the region but also as a guide to life for the people. This research was conducted using library research methods, which involves collecting data through various activities related to data collection methods. Data collection techniques in library research can be done through documentation, such as finding data from records, books, papers, articles, or journals.
Pengaruh Diklat Penguatan Kepala Sekolah Dan Pemberian Insentif Terhadap Motivasi Kerja Di Sekolah Menegah Pertama Kabupaten Kayong Utara Adi Sugiarto; Sukmawati Sukmawati; Usman Radiana; Luhur Wicaksono; Tulus Junanto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1118

Abstract

Tujuan penelitian ini agar dapat mengetahui bagaimana pengaruh diklat penguatan kepala sekolah dan pemberian insentif secara bersama-sama terhadap motivasi kerja kepala SMP Negeri di Kabupaten Kayong Utara (KKU). Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah SMP yang telah mengikuti diklat penguatan kepala sekolah dengan sampel penelitian adalah 9 orang kepala SMP Negeri di Kab. Kayong Utara. Kriteria sampel adalah 1) kepala sekolah tercatat sebagai peserta diklat penguatan kepala sekolah pada 2017 dan 2018; 2) berstatus ASN; 3) berpendidikan terakhir minimal S1; 4) laki-laki berjumlah 8 orang dan perempuan berjumlah 1 orang; dan 5) berusia 25 s.d. 60 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan angket. Instrumen yang disusun terdiri dari tiga variabel yaitu Diklat Penguatan Kompetensi, Insentif, dan Motivasi Kerja. Data yang terkumpul ditabulasi dan diukur menggunakan skala likert. Data dianalisis menggunakan program SPSS 28, selanjutnya diuji validitas, reliabilitas, normalitas, linieritas, dan uji hipotesis. Berdasarkan analisis data, temuan utama penelitian ini adalah: (1) program diklat penguatan kepala sekolah berpengaruh sebesar 78,60% terhadap motivasi kerja kepala SMP Negeri di Kab. Kayong Utara, (2) pemberian insentif berpengaruh sebesar 15,90% terhadap motivasi kerja kepala SMP Negeri di Kab. Kayong Utara, dan (3) program diklat penguatan kepala sekolah dan pemberian insentif secara bersama-sama sebesar 66,90% terhadap motivasi kerja kepala SMP Negeri di Kab. Kayong Utara. Kesimpulan penelitian ini adalah program diklat penguatan kepala sekolah dan pemberian insentif memberikan pengaruh terhadap motivasi kerja kepala SMP Negeri di Kab. Kayong Utara. Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah kab. Kayong Utara dinilai sangat perlu mempertahankan dan meningkatkan program diklat penguatan kompetensi bagi kepala sekolah, serta perlunya penataan sistem pemberian insentif bagi para kepala sekolah berdasarkan prestasi dan kinerjanya.
Evaluasi Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Human Capital Management: Studi Kasus STAKATN Pontianak Filianus Nasu Rusik; Usman Radiana; Muhammad Syukri
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 4 (2023): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu (INPRESS)
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this paper, a description of the implementation of the human resource management program based on Human Capital Management (HCM) at the state-owned theology academy (STAKATN) located in Pontianak, West Kalimantan, Indonesia is presented. The HCM-based human resources management in STAKATN Pontinak was evaluated based on the Context, Input, Process, and Product (CIPP) evaluation model. The data needed for this research was obtained by interviewing head officers, legal documents check and observing the physical aspects and educational activities in STAKATN Pontianak. In conclusion, the implementation of the human resource management program based on HCM at State Catholic University Pontianak (STAKATN), reviewed through the aspect of context, input, process, and product, has not been at the maximum level. The implication is that the governing board of STAKATN Pontianak needs to improve its programs related to the completeness of strategic planning documents, the availability of facilities and budget allocation, and effective communication with the government.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Guru Profesional Izza Fazira; Usman Radiana; Wahyudi Wahyudi; Luhur Wicaksono
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 3 (Juli 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i3.2436

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan seberapa besar pengaruh motivasi kerja dan pengalaman kerja terhadap kinerja guru profesional SD Negeri di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Jenis penelitian ini yaitu asosiatif yang menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif. Sampel berjumlah 80 orang guru ASN seraya teknik random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang valid juga reliabel. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan berganda dengan bantuan SPSS 29. Hasil temuan terhadap penelitian ini ialah: 1) Ditemukan imbasan yang signifikan dari motivasi kerja terhadap kinerja guru profesional dari nilai Sig. 0,017<0,05 dan nilai thitung > ttabel (2,436>1,991). 2) Ditemukan imbasan yang signifikan dari pengalaman kerja terhadap kinerja guru profesional dari nilai Sig. 0,000<0,05 dan nilai thitung > ttabel (8,063>1,991). 3) Ditemukan imbasan yang signifikan dari motivasi kerja dan pengalaman kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru profesional dari nilai Sig. 0,000<0,05 dan nilai Fhitung > Ftabel (112,267>3,11). Kesimpulan hasil analisis data yaitu: 1) Pengaruh X1 terhadap Y sebesar 21% kategori rendah. 2) Pengaruh X2 terhadap Y sebesar 69,5% kategori kuat. 3) Kinerja guru profesional dipengaruhi oleh motivasi kerja juga pengalaman kerja secara bersama-sama sebesar 74,5% kategori kuat. Maka dari itu, motivasi kerja dan pengalaman kerja dapat menaikkan kualitas kinerja guru.
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KOMITMEN DAN KINERJA ORGANISASI Iswan Efendi; Ernawati Ernawati; Usman Radiana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengelolaan sumber daya manusia,komitmen antarpengurus, dan kinerja para pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Sandai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode wawancara dan observasi dalam pengumpulan data dari ketua, wakil ketua dan 10 (KKKS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia yang dilakukan pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Sandai dengan baik. Komitmen para pengurus dinilai cukup baik meskpiun masih ada beberapa kendala diantaranya perbedaan pendapat dan komunikasi yang tidak berjalan dengan baik. Sedangkan untuk kinerja pengurus (KKKS) Kecamatan Sandai dinilai sudah cukup baik dan aktif dengan melaksanakan program- program kerja dari setiap bidang.
Permasalahan dalam Tugas Mengajar dengan Bidang Keahlian Guru di Smp Negeri 2 Sandai Handayani, Noly; Radiana, Usman; Wicaksono, Luhur; Fazarudin, Fazarudin
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan permasalahan dalam pembelajaran di SMP Negeri 2 Sandai Kabupaten Ketapang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data utama atau informan kunci dalam penelitian ini adalah subjek utama penelitian yaitu kepala sekolah dan guru (PAI, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris) berjumlah 10 orang SMP Negeri 2 Sandai Kabupaten Ketapang yang bersangkutan. Penentuan responden didasarkan pada guru yang diberi tugas mengajar tidak sesuai dengan bidang keahlian dan latar belakang pendidikannya. (penentuan responden dan yang diteliti). Data sekunder atau data pendukung dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru, dan data dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan permasalahan guru mengajar di SMP Negeri 2 Sandai Kabupaten Ketapang, guru yang diangkat mengajar dan tidak sesuai dengan bidang keahliannya menemui berbagai permasalahan dalam prosesnya seperti kesulitan dalam memahami materi, dan siswa yang juga kesulitan dalam menyerap penjelasan dari guru, meskipun pihak sekolah memberikan strategi sebagai alternatif untuk memperlancar tugas guru namun tetap saja sebagai sebuah kebutuhan, seorang guru memang dituntut untuk menyelaraskan antara bidang keahliannya dengan tugas mengajarnya. Pihak sekolah memberikan strategi atau alternatif dengan memberikan pelatihan, pendekatan, pengawasan, komunikasi, koordinasi kepada para guru yang mengalami kesulitan, dukungan diberikan juga dalam bentuk fasilitas, media dan sumber ajar, walaupun hambatan menyertai para guru yang mengalami kesulitan karena tidak memahami materi pelajaran dan harus mencari referensi agar peserta didik tidak mendapatkan dampak penyerapan materi ajarnya
Implementasi Model Pembelajaran Melalui Supervisi Kelas dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Syofian, Syofan; Radiana, Usman; Fazarudin, Fazarudin; Nuryani, Rani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6279

Abstract

Penelitian ini didasari dari latar belakang Supervisi Kepala Sekolah yang terkait denganpelaksanaan supervisi sudah dilaksanakan tetapi belum maksimal. Kepala sekolah belum sepenuhnya melakukan perannya seperti mendorong, memotivasi, dan melatih kinerja guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 2 Sandai Kabupaten Ketapang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, selanjutnya data dianalisis data kontekstual meliputi tiga prosedur yaitu: (1) reduksi; (2) penyajian data; (3) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. 1) untuk mengetahui permasalahan kebutuhan siswa, kepala sekolah senantiasa memberi arahan kepada setiap guru mata pelajaran. Karena guru mata pelajaran merupakan orang yang lebih mengetahui perkembangan siswa melalui pertemuan dalam kegiatan belajar mengajar; 2) kegiatan supervisi Kepala Sekolah yang terkait dengan proses pembelajaran, khususnya dalam pemilihan strategi dan metode serta penerapan media pembelajaran, yaitu observasi kelas, yang dilakukan setiap bulan; 3) Kepala Sekolah sebagai supervisor, menganjurkan guru untuk mempelajari lebih dalam tentang KKM dalam KTSP dalam evaluasi pembelajaran, di antaranya adalah cara melaksanakan suatu evaluasi, penafsiran hasil evaluasi, dan laporan hasil evaluasi. Maka dapat disimpulkan bahwa plihak seklolah lmemberikan straltegi atau alternatlif dengaln membelrikan pelatlihan, pendelkatan, pengalwasan, komunikalsi, koordinalsi kepalda para gurlu yang mengallami kesuliltan dalam proses pembelajaran.  
Co-Authors . Herman . Imran, . Adi Sugiarto Adi Sugiarto Agisna Niswatana Agusnani, Agusnani Ahmad Damiri, Ahmad Alfandi Aloysius Mering Amrazi Zakso Anastasia Anastasia Andi Usman Annisa Amalia Anshari, Hadi Mulya Aquirera, Sisi Ardianus Imen Saputra Arianto Arianto Arni, Sarah Asmawarni, Asmawarni Aswandi Aswandi Aswandi Aswandi, Aswandi Auful Amsyari Aunurahman, Aunurahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahmani, Aunurrahmani AureL Maynanda Ayu Kartika Azharuddin Azharuddin, Azharuddin Bayu, Bayu Bernawati, Yenni Citra Dewi Dalawi F22210028 Damianus Budi Prasetya Dede Suratman Dendodi, Dendodi Desti Nuzullianti F22209012 Desy Anggreni Deti Kusmayati Detri Puspita Sari, Detri Puspita Dian Diana Dian Miranda Dominico Panggoning Salarasati, Claudi Eis Kurniasih Eis Kurniasih Elfi Husniwati Elisa Elisa Emakulata, Maria Emilia Simalun Eni Rosnija erna wati Ernawati Ernawati Etrovia Ratna Fadillah Fadillah Fadillah, Hj. Fatmawati Fatmawati Fazarudin, Fazarudin Filianus Nasu Rusik Firmina, Firmina Fitri Sulistyaningrum Fitriani Fitriani Fransiska Leha Gunawan, Putra H, Sulistyono H. Ahmad Imron H. Syahwani Umar H. Tomo Djudin H.M. Chiar, H.M. Halida Handayani, Noly Haryanengsi Hastuti, Natalia Helaria Mening Hendra Wahyudin Hendra Wahyudin Heriansyah Hermawan Hermawan Hidayati, Rochmah ILHAM Indri Astuti Inviolata Rogo Inviolata, Inviolata Isti Punamasari Iswahyuni Lestari Iswahyuni Lestari Iswan Efendi Iswan Efendi Iswan Izza Fazira Juhata, Juhata Julia Larasanti Kiong Mui Lie Kusdiyanto, Ari Larasanti, Julia Lasiran, Agus Edy Lenny Herlina Kusmana Lina, Marsiana Luhur Wicaksono M Amin, Maswardi M Asrori, M M. Chiar M. Syukri M. Syukri M. Syukri M. Syukri . MARIA ULFAH Maria Ulfah Markus Markus Maryati, Rudi Masluyah Suib Masrupah, Masrupah Megawati Megawati Meisakh Nur Anugrah Mohammad Asrori Mora, Andreas Muhammad Asrori Muhammad Syukri Muhammad Syukri Muhammad Syukri Murita, Murita Nani Tursina Noly Handayani Noly Noviah Dwi Putranti Novianti, Iluminata Novita Novita Nunuk Mintarsih Nur Oktavianti Dewi, Nur Oktavianti Nuraini Asriati Nurdianti Awaliyah, Nurdianti nurhana azizah Nurhaya, Nurhaya Nurwahid Nurwahid Nuryani, Rani Palius, Plasida Panjaitan, Aryani Ayu Sariska Paramita, Puji Paranita, Wira Pasaribu, Rhendivan Prasetya, Raynaldi Nugraha Pratiwi, Rani Diah Rahimah , Ramadhannisa, Izzati Ratih Zatil Imandari, Ratih Zatil Ratnawati, RR. Eka Redha Rahmani Ridha Sabda Utami Rinto, Petrus Rizky I&#039;malia Sari Rizky I'malia Sari Rommise, Wewel Ronald Elisa, Ronald RR. Eka Ratnawati Rudi Maryati Rudiansyah Rudiansyah, Rudiansyah Rusliana, Helena Semoyati, Semoyati Simarona, Nuri Simatupang, Anggi Nauli Sintikhe Dinanda Gabriella Panjaitan Siswanto Siti Khotimah Solikhin, Teddy Fadhly Sri Maryuni, Sri Suandi Suandi Suandi Subarjono NIM 25109076 Suha, Ana Suhaili, . Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sulistyaningrum, Fitri Sulistyarini, Sulistyarini Sulistyowati, Cicik Supriadi Supriadi Surahman Surahman Suryadi Suryadi Suryani Suryani Suryanto Suryanto Suwono Suwono Syarif. A. Syukur Syarifah Kamariyah Syofian, Syofan Terusianita, Elisabeth Titin Hayati F25111033 Tony Akbar Tulus Junanto TULUS JUNANTO Tulus Junanto Tulus Junanto Tulus Tuponowati, Safitri Victoria Korina Cristina Vinawuli Tabais, Yesi Wahyudi , Wahyudi . Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Waruru, Marinu Wicaksana, Luhur Wiwik Yunitaningrum Wulandari, Sherawati Wulaningsih, Rusti Yani. T, Ahmad Yanti, Yovi Yanto, Ari Yonatan, Amandus Yudi Herdiana Zseilla Nur