p-Index From 2021 - 2026
6.754
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Komunikasi Pembangunan Jurnal Penyuluhan Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan MEDIA KONSERVASI Forum Pasca Sarjana Jurnal Veteriner International Journal of Science and Engineering (IJSE) Sosiohumaniora Jurnal Natur Indonesia Jurnal Sains Materi Indonesia Jurnal Ilmu Komunikasi KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Edukasi Lingua Cultura Indonesian Journal of Forestry Research Jurnal Penelitian Hutan Tanaman AGRIEKONOMIKA Jurnal Agro Ekonomi Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Forum Penelitian Agro Ekonomi Jurnal Studi Komunikasi dan Media Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Rural Indonesia Pelita Perkebunan Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Sosio Konsepsia MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Nyimak: Journal of Communication Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Agribisnis Terpadu Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology) EKOLOGIA : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup Jurnal Teknodik Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian Jurnal Agro Ekonomi Prologue: Journal on Language and Literature Jurnal Pendidikan Teknik Sipil (JPTS) BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) Jurnal Public Relations (J-PR) Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Indonesia Sosial Sains MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan SOSIO KONSEPSIA: JURNAL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Amerta al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Indonesian Journal of Forestry Research INJECT Interdisciplinary Journal of Communication
Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PETANI DALAM PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT LESTARI: Kasus Di Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah Yumi Yumi; Sumardjo Sumardjo; Darwis S. Gani; Basita Ginting Sugihen
Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol 8, No 3 (2011): Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jpsek.2011.8.3.196-210

Abstract

Pengelolaan hutan, termasuk pengelolan hutan oleh masyarakat menghadapi tantangan dalam mewujudkan pengelolaan hutan secara berkelanjutan (lestari). Keberhasilan petani dalam pengelolaan Hutan Rakyat di Kabupaten Gunung Kidul dan Wonogiri sampai memperoleh Sertifikat Ekolabel membuktikan bahwa masyarakat dapat mengelola hutan secara lestari. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari suatu proses belajar. Bagaimana pembelajaran masyarakat dan faktor penentu keberhasilan proses belajar petani tersebut merupakan pertanyaan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode dengan 200 responden petani Hutan Rakyat sertifikasi di Kabupaten Gunung Kidul dan Wonogiri, serta 60 responden petani Hutan Rakyat yang belum disertifikasi, sebagai perbandingan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2009 sampai dengan Februari 2010. Analisa data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, Structural Equations Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Intensitas belajar petani pengelola Hutan Rakyat sertifikasi rendah, disebabkan oleh faktor kelembagaan pendukung pembelajaran, kelembagaan internal masyarakat, kompetensi penyuluh, dan karakteristik individu petani; (2) kelembagaan pendukung pembelajaran dan kelembagaan internal masyarakat memiliki peran penting dalam pembelajaran petani; (3) intensitas belajar petani dapat ditingkatkan dengan meningkatkan kolaborasi kelembagaan pendukung pembelajaran petani dan peningkatan kompetensi penyuluh.
The Social Belongingness as the Need to the Interpersonal Feelings in the Novel Fangirl by Rainbow Rowell Anisa Zakinah Burhan; Sumardjo Sumardjo; Adi Prautomo
Prologue: Journal on Language and Literature Vol. 5 No. 2 (2019): Prologue : Journal on Language and Literature
Publisher : Faculty of Letters Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jurnalprologue.v5i2.40

Abstract

This study aims to find the social belongingness as the need to the interpersonal feelings. There are two objectives in this research 1) to find out the social belongingness happen in the society 2) to describe how the social belonging as the need effect the interpersonal feelings in the novel Fangirl by Rainbow Rowell. This research is based on Psychology of Humanistic theory by Abraham Maslow’s theory of hierarchy of needs. Based on the result of this research, the researcher found the emerge of social belongingness need effecting the interpersonal feelings in the novel Fangirl by Rainbow Rowell.
Public Knowledge of Diabetes and Hypertension in Metropolitan Cities, Indonesia I Gede Mahatma Yuda Bakti; Sumardjo Sumardjo; Anna Fatchiya; Agus Fanar Syukri
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 13, Nomor 1, January-June 2021
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-sihah.v13i1.19409

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs), such as diabetes and hypertension, contributed significantly to the mortality rate in Indonesia. Citizens’ unhealthy behaviors have led to an increased risk of diabetes and hypertension. This study aimed to investigate the level of public knowledge regarding diabetes and hypertension. Data were collected through a survey using questionnaires. There were 307 respondents from Medan (n=190) and Jakarta (n=118). The sample was dominated by the female (68,5%) and high school graduates (76.3%). The data revealed that 2.3 percent of the respondents suffered or are currently suffering from diabetes and 3.6 percent of the respondents suffered or are currently suffering from hypertension. The results showed that the level of public knowledge regarding diabetes (65.91%) and hypertension (58.15%) was not ideal in general. Many citizens still did not understand various aspects of diabetes and hypertension, such as the causes, consequences, treatments, and characteristics of their sufferer. This study also found that there are group differences in the level of public knowledge based on gender and geographical location.
Keefektifan Belajar Daring di Masa Pandemi: (Kasus: Mahasiswa Sains Komunikasi Pengembangan Masyarakat IPB) Ayomi Maulidina; Sumardjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 6 No. 3 (2022): Juni
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v6i2.948

Abstract

Adaptasi cara pembelajaran terhadap pandemi Covid-19 berpotensi mampu mengubah kebiasaan sehari-hari menjadi kebiasaan baru. Pemerintah Indonesia pun membuat beberapa kebijakan untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19, salah satunya yaitu belajar daring. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakteristik belajar daring mahasiswa Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) dan analisis strategi belajar daring mahasiswa serta untuk mengetahui hubungan dua variabel tersebut dengan keefektifan kegiatan belajar daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif (survei) yang didukung oleh data kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner di Google Form. Data kualitatif dikumpulkan dengan wawancara mendalam terhadap informan dan responden dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keefektifan belajar daring mata kuliah ELKS cenderung tergolong efektif. Terdapat dua aspek karakteristik belajar daring yang berkorelasi dengan tingkat keefektifan belajar daring yaitu aspek kepemilikan alat komunikasi dan motivasi. Pada variabel strategi pembelajaran daring terdapat tiga aspek yang berkorelasi dengan tingkat keefektifan belajar daring yaitu infrastructure, learning resources, dan learning and teaching methods.
MODEL PEMBELAJARAN PARTISIPATIF FAKIR MISKIN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MENUJU KEMANDIRIAN Hamzah Hamzah; Sumardjo Sumardjo; Prabowo Tjitropranoto; Siti Amanah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.091 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i1.148

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) peran pembelajaran partsipasi dalam pengembangan usaha fakir miskin menuju kemandirian; dan (2) tingkat partisipasi fakir miskin dalam meningkatkan pengembangan usaha; serta (3) merumuskan model pembelajaran bagi fakir miskin untuk mengembangkan kemandirian usahanya. Penelitian dilaksanakan di tiga kecamatan di Kabupaten Bogor dengan responden sebanyak 254 fakir miskin, yang diambil secara total sampling/sensus. Data di analisis dengan statistik deskriptif. Data yang berskala ordinal ditransformasi menjadi skala interval dan analisis data dilakukan dengan analisis korelasi Pearson. Pembelajaran partisipatif telah berhasil menumbuhkembangkan kemauan dan kemampuan untuk berusaha. Ikrar yang diucapkan pada setiap awal pertemuan pekanan menjadi penggugah kesadaran fakir untuk mengembangkan usahanya. tetapi masih berfokus pada pengembangan usaha secara individu. Tingkat partisipasi dalam memanfaatkan modal pinjaman untuk mengembangkan usahanya tergolong tinggi dalam kehadiran pada pertemuan kelompok, pengembalian pinjaman, dan kegiatan menabung. Model pembelajaran partisipatif bagi fakir miskin yang efektif dilakukan dalam dua tahapan. Tahap yang pertama ialah pemberdayaan masyarakat miskin dengan pembelajaran partisipatif yang diikuti oleh pemanfaatan zakat sebagai modal produktif untuk pengembangan usaha fakir miskin, disertai pendampingan, seperti yang telah dilakukan. Tahap yang kedua adalah penguatan usaha yang dilakukan dengan mendinamiskan kelompok sehingga mereka dapat melaksanakan usaha bersama menuju kemandirian.Kata Kunci : Pembelajaran partisipatif, usaha kelompok, kemandirianAbstract:The objetives of the study are to analyse: (1) the results of participative learning of the participant, and (2) the level of participation in the development of home industry, and (3) formulate effective participatory learning model. The respondents of the study were 254 poor people gathered through total/cencus sampling, in three subdistricts of Bogor. Data were analyzed with descriptive statistics. Data on ordinal scale were transformed into an interval scale, and its analysis was conducted by Pearson correlation analysis. Participatory learning was successful in developing willingness and capability of poor people to establish efforts in developing business. The pledge (consensus/sworn agreement) made at the beginning of the weekly meeting had become a trigger to raise awareness to expand business but still limited to the development of individual businesses. High level of participation was shown by the respondents through the attendance in group meeting and repayment of credit and saving. The effective model for participatory learning is conducted through two steps activities. The first step was to establish willingness and capability of poor people to develop business based on his/her own interest through participatory learning followed by the utilization of zakat (obligatory alms-giving and religious tax in Islam) as productive capital for business development for poor with assistance, as it has done. The second step is strengthening the business by building a dybamic group/community in order to carry out joint efforts toward self independence.Keyword: Participatory learning, group efforts, self-reliance.
PERILAKU AKSES INTERNET MAHASISWA PENDIDIKAN TINGGI JARAK JAUH DI SURAKARTA Djoko Rahardjo; nFN Sumardjo; Djuara P. Lubis; Sri Harijati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.006 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i1.177

Abstract

Media internet sudah banyak diterapkan untuk berbagai kepentingan dalam dunia pendidikan. Meskipun media internet sudah dikenal luas, mahasiswa pendidikan tinggi jarak jauh yang tinggal di daerah perdesaan di beberapa wilayah Indonesia masih menghadapi permasalahan dalam mengaksesnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara perilaku mahasiswa dalam mengakses internet dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Perilaku akses internet mencakup tiga komponen utama yaitu kogintif, afektif, dan konatif. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku akses internet meliputi faktor lingkungan, karakteristik pesan, dan kredibilitas sumber. Penelitian survei ini dilaksanakan di wilayah Surakarta dengan sampel 320 responden. Data dianalisis dengan metode Model Persamaan Struktural. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor lingkungan berpengaruh nyata terhadap perilaku mahasiswa dalam mengakses internet. Ternyata peningkatan akses internet lebih mudah dilakukan dengan peralatan berupa handphone yang lebih murah, namun dibutuhkan pengembangan perangkat lunak yang sesuai dengan peralatan tersebut. Strategi lain yang mendukung peningkatan akses adalah peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menelusur informasi.
Communication Patterns in the Development of Life Skills at the Darul Fallah Islamic Boarding School in Bogor Regency Eko Purwanto; Sumardjo sumardjo; Retno Hafsari; Cahyono Tri Wibowo
Nyimak: Journal of Communication Vol 4, No 2 (2020): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1416.5 KB) | DOI: 10.31000/nyimak.v4i2.2875

Abstract

This study aims to determine the pattern of communication in the process of developing life skills at the Darul Fallah Islamic Boarding School, Bogor Regency. The research method used is a case study with a qualitative approach. The results showed that the curriculum used was an integrated curriculum, namely a combination of religious material, general material, and life skills consisting of: personal skills, social skills, academic skills, and vocational skills. Personal skill development is carried out through public lectures, muhadhoroh, pencak silat, and sports. Social skill development is carried out through HISDAF which is an organization of students, muhadatsah and scouts. Academic skill development is carried out through learning the Qur’an, Hadith and the Salaf book (Yellow book). Vocational skill development is carried out through an integrated agricultural program. Linear communication patterns are actualized in general lectures and muhadhoroh (discourse) activities. Interactional communication patterns are carried out in muhadatsah (conversation) activities, learning the Qur’an, Hadith and the Salaf books. While transactional communication patterns are carried out in scouting activities, HISDAF student organizations, and agricultural education.Keywords : Life skills, linear communication, interactional communication, transactional communication ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi dalam proses pengembangan life skill di Pondok Pesantren Pertanian Darul Fallah Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang digunakan adalah kurikulum terpadu, yaitu gabungan materi keagamaan, materi umum, serta keterampilan (life skill) yang terdiri atas: personal skill, social skill, academic skill, dan vocational skill. Pengembangan personal skill dilakukan melalui ceramah umum, muhadhoroh, pencak silat, dan olahraga. Pengembangan social skill dilakukan melalui HISDAF yang merupakan organisasi santri, muhadatsah dan pramuka. Pengembangan academic skill dilakukan melalui pembelajaran al-Qur’an, Hadis dan kitab salaf (kitab kuning). Pengembangan vocational skill dilakukan melalui program pertanian yang terpadu. Pola komunikasi linier diaktualisasikan dalam kegiatan ceramah umum serta muhadhoroh. Pola komunikasi interaksional dilakukan dalam kegiatan muhadatsah, pembelajaran al-Qur’an, Hadis dan kitab salaf. Adapun pola komunikasi transaksional dilakukan dalam kegiatan pramuka, organisasi santri HISDAF, dan pendidikan pertanian.Kata Kunci: Life skills, komunikasi linier, komunikasi interaksional, komunikasi transaksional
Participatory Communication and Affecting Factors on Empowering Women Farmers in The Urban Farming Program at Bogor City and Bogor Regency Selly Oktarina; Sumardjo Sumardjo; Ninuk Purnaningsih; Dwi Retno Hapsari
Nyimak: Journal of Communication Vol 6, No 1 (2022): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1769.25 KB) | DOI: 10.31000/nyimak.v6i1.5156

Abstract

Urban farming is essential as an effort to overcome land limitations and weak productivity in the food supply. Urban farming from a communication perspective is an empowerment effort that directly involves the community in its implementation. This study aims to analyze the participatory communication of women farmers and analyze factors that affect the application. This study was conducted in Bogor City and Bogor Regency. This study is explanatory survey research with a quantitative approach and supported by qualitative data. The data obtained is by cluster sampling with urban, semi-urban, and rural clusters on 231 respondents. Data were analyzed using the score, Difference Test, and Structural Equation Model (SEM). The results show that the participatory communication level in the urban farming program is medium, referring to the dialogue atmosphere, dialogue participation, and convergence level. The factors that significantly influence participatory communication are characteristics, champion competence, the exposure of media communication, and institutional support.Keywords: Communication, dialogue, participation, urban farming ABSTRAKUrban farming penting sebagai upaya mengatasi keterbatasan lahan dan lemahnya produktivitas dalam penyediaan pangan. Urban farming dari perspektif Komunikasi merupakan upaya pemberdayaan yang melibatkan secara langsung masyarakat dalam pelaksanaannya. Fokus penelitian ini adalah menganalisis komunikasi partisipatif wanita tani dan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap komunikasi partisipatif dalam pelaksanaan program urban farming. Penelitian dilakukan di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Penelitian ini bersifat survey explanatory research dengan pendekatan kuantitatif dan didukung data kualitatif. Pengambilan sampel secara cluster sampling dengan klaster kelurahan yang dikelompokkan berdasarkan urban, semi urban dan rural terhadap 231 orang wanita tani. Analisa data dilakukan dengan metode skor, uji beda serta analisis structural model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif wanita tani dalam program urban farming berada pada kriteria sedang yang dilihat dari suasana dialog, partisipasi dialog dan tingkat konvergensi. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap komunikasi partisipatif adalah pendidikan formal, luas lahan, kompetensi pemberdaya, terpaan media komunikasi, dan dukungan lembaga.Kata Kunci: Dialog, komunikasi, partisipasi, urban farming
Private Extensionists’ Role in an Effort to Achieve SDGs through Peri-Urban Community Empowerment Sumardjo; Adi Firmansyah; Leonard Dharmawan
Jurnal Penyuluhan Vol. 18 No. 02 (2022): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/18202240906

Abstract

Infrastructure development has forced the transformation of rural farming communities to peri-urban communities and impacted community unreadiness. In Presidential Decree No. 59/2017, the Sustainable Development Goals (SDGs) have been set as indicators of Indonesia's development. Private extensionists have a fundamental role in community empowerment as the implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) in large companies. This research has built an alternative concept of private extensionists in the SDGs. The research objectives are to analyze the role of private extensionists in community empowerment through self-social engineering and to analyze the impact of community empowerment on the SDGs' achievement. The research method used is participatory action research supported by a cybernetic approach: participant-observer, triangulation techniques, and focus group discussion (FGD). The results showed that private extensionists' implementing the concept of self-social engineering effectively empowered the community. This effectiveness occurs by placing the community as the subject of creative social energy in empowerment. This is in line with the application of the participatory communication paradigm and dialogue, which causes a communication convergence between participants. The peri-urban community empowerment approach in organic farming development positively impacts the achievement of SDGs.
Mobilization of Cyber Extension Participants to Build Household Food Security Metha Madonna; Sumardjo Sumardjo; Siti Amanah; E Oos M Anwas
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 8 No. SpecialIssue (2022): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8iSpecialIssue.2479

Abstract

Youtuber, Tiktokers and content creater exist on internet who actively showing agricultural information in limited land, hydroponic cultivation also tips for utilization home yard as plantation productive a form public participation in an attempt to increase agricultural in micro scale. The impressions agricultural innovative and creatives from content creators in internet is a phenomenon change occurs paradigm education present that openly also no need to rely on employment of counseling functional with status State Civil Apparatus. Absence content creator information about alternative agricultural can categorize to participant cyber extension in order to build food resilience at the household level. Cyber extension that is conducted on public became concept participative counceling that are relevant developed when limited quantity human resources agricultural counselors, procurement material and support facilities. Purpose: studies on existence participant cyber extension to design programs and strategy mobilize content creator into intensify extension utilization home yard to plant productive to build food resilience household. This study improving concept couceling based society and mobilization power source theory. Method: systematics literatur review with qualitative approach. Result: (1) Need to be given coaching or mentoring for participants especially content creator to produce mater that are educative and solutive for society who want start plating at home yard (2) Giving appreciation or reward to participant who active and creatuve doing cyber extension
Co-Authors -, Akmaruzzaman -, Manuwoto . Dahri AA Sudharmawan, AA Achmad Ramzy Tadjoedin Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Prautomo Adi Riyanto Suprayitno Adi Riyanto Suprayitno Adi Riyanto Suprayitno Adinda Tessa Naumi, Adinda Tessa Agit Kriswantriyono Agus Fanar Syukri Agus Fanar Syukri Agus Kuncoro Agus Kuncoro Aida Vitayala S Hubeis Ali Alamsyah Kusumadinata Aman Wirakartakusumah Amiruddin Saleh Amri Jahi Andri Amaliel Managanta Andry Indawan Anisa Zakinah Burhan Anisti Anisti, Anisti Anna Fatchiya Anna Fatchiya Annisa Utami Seminar Anwarudin, Oeng Ari Handayani Arif Satria Armansyah H Tambunan Aruman, Akhmad Edhy Asep Maulana, Asep ASEP SAEFUDDIN Astriana Baiti Sinaga Atang Sutandi Ayomi Maulidina Bambang Paramudya Bambang Sulistiyarto Basita G Sugihen Basita Ginting Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita S. Sugihen Bramasto Nugroho Budi Setyo Utomo Budi Setyo Utomo Bunasor Sanim Burhanuddin Burhanuddin Cahyana, Destika Cahyono Tri Wibowo Cahyono Tri Wibowo Carolin Lulik Tafsia Champion P Lubis D. Hafidhuddin D. P. Lubis Dadang Hermawan Darwis S Gani Darwis S Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Dedi Soedharma Dewa Ketut Sadra Swastika Didik Suhardjito Didin Hafidhuddin MS Djoko Rahardjo Djoko Susanto Djoko Susanto Djoko Susanto Djoko Sutrisno Djuara P Lubis Djuara P Lubis Douglas Sheil Dwi Retno Hapsari, Dwi Retno Dwi Sadono E Oos M Anwas E. Gumbira Sa’id E. Namaken Sembiring E. O. M. Anwas E. Oos M. Anwas E. Rustiadi Edi Kurniadi Edi Puspito Ekayanthi, Daesy Eko Purwanto Endriatmo Soetarto Eriyatno . Ervan Ismail Ervizal A.M. Zuhud Faizal Maad Faris Budiman Annas Faris Budiman Annas, Faris Budiman Fitriadi, Mochammad Yunus Gerry Galeh Nur Indriatno Putra Pratama Gani, Darwis S. Gani, Darwis S. Hamidah Nayati Utami Hamzah Hamzah Hamzah Hamzah Hardjanto Hardjanto Harianto - Harjanti, Miko Hartrisari Hardjomidjojo Haryanto, Yoyon Hendro Asmoro Heni Nuraeni Zaenudin Heni Nuraeni Zaenudin Herien Puspitawati Herman S. Hernalius, Lidwina Amanda Himawan Hariyoga I Gede Mahatma Yuda Bakti I Made Geria I Made Geria, I Made Idha Farida Imron Rosidi Indah Listiana Indrati, Iman Indriani, Nisa IRVANSYAH, ADI Ismail Pulungan Ivanovich Agusta Iwan Setiawan Jelamu Ardu Marius Joyakin Tampubolon Kartini Abd. Karim Kriswantriyono, Agit Kuncoro, Agus Kurniawan, Rachman Kurniawan, Rachman Leonard Dharmawan Lidwina Amanda Hernalius Lorenza R. Radjabaycolle Lubis, Champion P M. F. Rahardjo M. Slamet M. Syamsul Maarif Ma'mun Sarma Machmud Thohari Maesti Mardiharini Malta Malta Manuwoto - Margono Samet Margono Slamet Maria Ulfah Maria Ulfah Marliati . Marliati Marliati Maya Dewi Dyah Maharani Metha Madonna Miko Harjanti Miskat Ramdhani Mochamad Januar Mochammad Yunus Gerry Fitriadi Mubarokah, Ulfah Muhammad Alif Muhammad Rahmannuddin Muhammad Yazidal Siddik Siregar Muldi, Ail N. Huda N. K. Pandjaitan N. Koesoemowardani Nani Suhanda nFN Sumarlan nFN Suyadi nfn Widiatmaka Nining Lisnawati Ninuk Purnaningsih Nonon Saribanon Nugroho, Julian Nurmala K Panjaitan Nurmala Katrina Pandjaitan Oos Anwas P. S. Asngari P. Tjitropranoto Pang S Asngari Pang S. Asngari Parlaungan A. Rangkuti Pepi Rospina Pertiwi Prabowo Tjiptopranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Pudji Muljono R. Restama Gustar Hastosaptyadhan R. S. H. Mulyandari R.W.E. Lumintang Rachman kurniawan Rachman Kurniawan Rahmannuddin, Muhammad Rahmat Syah Ratna Fadilah Retno Hafsari Retno Sri Hartati Mulyandari Rika Mutmainah Rilus Kinseng Rizal Syarief Robbiansyah, Fathan Rofi'ah Rofiah Rofiah Rosidi, Imron Ruslan - S. Oktarina S. S Agung Saleh, Khaerul Sangadji, Muhammad Nur Sapja Anantanyu Sarwititi S Agung Sarwititi Sarwoprasodjo Saryati Saryati SATRIYAS ILYAS Selly Oktarina Selly Oktarina Shofa Maghfirah Sik Sumaedi Siti Amanah Siti Suprapti Sitti Aminah Soedijanto Padmowihardjo Soenarmo H Soewito Sri Sri Harijati Sri Mulatsih Sri Tjahjorini Sri Wahyuni Sudarko Sudarko Sugeng Heri Suseno Sugiarti, Susie Sugihen, Basita Ginting Sugihen, Basita Ginting Suhanda, Nani Sulistiani, Indah Sulistyorini, Henny Sumarlan, nFN Surjono H. Sutjahjo Surjono H. Sutjahjo Surjono H. Sutjahjo Surjono Hadi Sutjahjo Suryanti, R. Sutisna Riyanto Sutisna Sutisna Suwignya Utama Suwondo Suwondo Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Syafri Mangkuprawira Syafri Mangkuprawira Syafruddin Syafruddin Syahyuti, S. Syamsul Arifin TADJOEDIN, ACHMAD RAMZY Tanti Kustiari Titik Sumarti Tjitropranoto, Prabowo Tjondro, Tjondro Tri Susanto Vemantyasto, Turas Nur Widiatmaka Wildani Pingkan S. Hamzens Winny Dian Wibawa Wiwik Yuniarti Wulandari Wulandari Wulandari, Yulia Puspadewi Yanuar Luqman Yofita Sandra Yulia Puspadewi Wulandari Yumi Yumi Yumi Yumi Yumi Yumi Yusnidar . Zahron Helmy Zaim Uchrowi Zaim Uchrowi Zaim Uchrowi Zainudin Zainudin Zakiyyah, Zakiyyah Zulvera