p-Index From 2021 - 2026
6.335
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Komunikasi Pembangunan Jurnal Penyuluhan Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan MEDIA KONSERVASI Forum Pasca Sarjana Jurnal Veteriner International Journal of Science and Engineering (IJSE) Sosiohumaniora Jurnal Natur Indonesia Jurnal Sains Materi Indonesia Jurnal Ilmu Komunikasi KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Edukasi Lingua Cultura Indonesian Journal of Forestry Research Jurnal Penelitian Hutan Tanaman AGRIEKONOMIKA Jurnal Agro Ekonomi Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Forum Penelitian Agro Ekonomi Jurnal Studi Komunikasi dan Media YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Rural Indonesia Pelita Perkebunan Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Sosio Konsepsia MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Nyimak: Journal of Communication Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Agribisnis Terpadu Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology) EKOLOGIA : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup Jurnal Teknodik Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian Jurnal Agro Ekonomi Prologue: Journal on Language and Literature Jurnal Pendidikan Teknik Sipil (JPTS) BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Indonesia Sosial Sains MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan SOSIO KONSEPSIA: JURNAL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Amerta al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Indonesian Journal of Forestry Research INJECT Interdisciplinary Journal of Communication
Claim Missing Document
Check
Articles

SUBAK SEBAGAI BENTENG KONSERVASI PERADABAN BALI I Made Geria; Sumardjo; Surjono H. Sutjahjo; Widiatmaka; Rachman Kurniawan
AMERTA Vol. 37 No. 1 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Subak as Bali Civilization Fortress. The degradation of nature has potential to weaken the harmony between humans and their environment in a number of subak. Subak culture is only effective at the level of the superstructure, but the level of implementation is that subak have begun to be degraded due to land conversion, transfer of professions, poor economies, and young people who do not want to continue subak tradition. The purpose of this research is to see the existence of subak civilization then creates the policy strategy to develop Subak’s role as an ecological civilization tourism destination. The effectiveness method was used to see the existence of subak and AWOT Method as subak developing strategy to an ecoculture-tourism. Based on the results of effectiveness analysis and AWOT, it shows that subak culture as Bali civilization at the superstructure level is still exists and strong. However, at implementation level, there had been a weakening especially in urban areas. The implementation and preservation of the Sarbagita community based on the three components study was quite effective even for the superstructure component into a very effective category with an effectiveness value of 83.84%. So the components of the superstructure need to be maintained as a fortress of civilization in Sarbagita. However, the components of the social structure and infrastructure had quite low values, which are 59.55 percent and 50.32 percent respectively, which was included in the effective category but located in critical value. So it needs to improve level of social structure and infrastructure so that the three components of the subak civilization run effectively. Keywords: AWOT, subak civilization, effectiveness Abstrak. Degradasi alam berpotensi melemahkan harmonisasi antara manusia dan lingkungannya di sejumlah subak. Budaya subak hanya efektif pada tingkat suprastruktur, tetapi dalam implementasinya subak telah mulai terdegradasi karena konversi lahan, pengalihan profesi, ekonomi miskin, dan kaum muda yang tidak ingin melanjutkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat keberadaan peradaban subak, kemudian strategi kebijakan dalam mengembangkan peran subak sebagai tujuan wisata peradaban ekologis. Metode efektivitas digunakan untuk melihat keberadaan subak dan metode AWOT sebagai strategi pengembangan subak untuk wisata peradaban ekologi. Berdasarkan hasil analisis efektifitas dan AWOT menunjukkan bahwa budaya subak sebagai peradaban Bali di tingkat suprastruktur masih ada dan kuat. Namun, pada level implementasi telah terjadi pelemahan, terutama di daerah perkotaan. Pelaksanaan dan pelestarian masyarakat Sarbagita berdasarkan tiga komponen (sebutkan komponennya) yang diteliti efektif bahkan untuk komponen superstruktur masuk kedalam kategori sangat efektif dengan nilai efektivitas sebesar 83.84%. Sehingga komponen superstruktur perlu dipertahankan sebagai benteng peradaban di Sarbagita. Namun untuk komponen struktur sosial dan infrastruktur mempunyai nilai cukup rendah yaitu berturut-turut 59.55 persen dan 50.32 persen yang termasuk dalam kategori efektif tetapi berada pada titik kritis. Sehingga perlu dilakukan perbaikan pada tataran struktur sosial dan infrastruktur agar ketiga komponen peradaban subak berjalan efektif. Kata Kunci: AWOT, peradaban subak, efektivitas
THE MESSAGE OF PEACE FROM THE VILLAGE: DEVELOPMENT OF RELIGIOUS HARMONY FROM NGLINGGI VILLAGE Tri Susanto; Sumardjo; Sarwititi Sarwoprasodjo; Rilus A. Kinseng
al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/albalagh.v7i1.5016

Abstract

Indonesia is a country with diverse religions, making it the world's most multicultural, plural, and heterogeneous country. The actual conditions are still not in line with the ideals, as conflicts between religious communities are common. Tolerance between religious communities is a perennial issue, owing to the diversity of religions among Indonesians, which leads to religious conflicts. Therefore, in managing the plurality of society, tolerance, equality, and cooperation are needed in social life, resulting in harmony. This study aims to determine the process of developing messages of tolerance and harmony, as well as the promotion process as a role model for other villages. This qualitative research with a case study approach taked the informants from employees of the Nglinggi village office, Klaten Regency, Indonesia. Data was collected using interviews, observations, and documentation to promote tolerance messages that had been built in other villages. The study's results demonstrate that the development of messages of harmony disseminated through the media related to religious community tolerance has a positive impact on other villages as literacy and promotion to build tolerance between religious communities can be applied to other villages.
Praktik Urban Farming bagi Wanita Tani untuk Ketahanan Pangan Keluarga di Masa Pandemi: Urban Farming Practices for Women Farmer for Family Food Security during The Pandemic Oktarina, Selly; Sumardjo; Purnaningsih, Ninuk; Hapsari, Dwi Retno
Jurnal Penyuluhan Vol. 19 No. 02 (2023): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/19202343439

Abstract

Virus Covid-19 menyebabkan terbatasnya aktivitas masyarakat di luar rumah akibat PSBB yang menimbulkan kejenuhan. Salah satu aktivitas yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan pekarangan secara optimal, menumbuhkan kesadaran pentingnya sayuran sehat sehingga mendorong praktik urban farming dalam menunjang ketahanan pangan keluarga. Kajian ini memberikan gambaran praktik urban farming yang banyak dilakukan masyarakat pada masa pandemi, mengetahui faktor penyebab masyarakat melakukan praktik urban farming di masa pandemi serta dampak praktik urban farming bagi ketahanan pangan keluarga. Kajian ini bersifat deskriptif kualitatif yang ditulis berdasarkan hasil wawancara dan observasi dengan menggunakan studi literatur dan jurnal-jurnal terkait. Pengumpulan data dilakukan pada 30 anggota kelompok wanita tani (KWT) yaitu KWT Idola, KWT Bersatu dan KWT Berseri yang berada di Kabupaten Bogor. Pengolahan data dilakukan secara analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa masa pandemi memberikan dampak yang sangat baik terhadap pengelolaan dan pemanfaatan pekarangan secara optimal dimana adanya sayuran unggulan dan kekhasan sistem tematik pada setiap KWT. Masyarakat sudah memanfaatkan teknologi media seperti: tanah, pot/polybag, barang bekas, styrofom, budikdamber maupun hidroponik atau aquaponik. Berdasarkan teori adopsi inovasi, adapun faktor pendorong masyarakat melakukan praktik urban farming dilihat dari keuntungan memanfaatkan teknologi pada lahan terbatas, lebih hemat dan efisien, banyak pilihan teknologi, kemudahan dalam mencoba dan hasil yang dapat diamati. Dampak yang dirasakan adalah sebagai sarana pemenuhan kebutuhan keluarga, menghijaukan pekarangan, mengedukasi pentingnya sayuran sehat, mengurangi pengeluaran rumah tangga, menumbuhkan kebiasaan berhemat dan menabung, menyalurkan hobi, adanya rasa kebersamaan dan menjadi gaya hidup sehat.
Peran Penyuluh Swasta dalam Transformasi Perilaku Masyarakat melalui Pemberdayaan berbasis Inovasi Biocyclo Farming Firmansyah, Adi; Sumardjo; Fatchiya, Anna; Sadono, Dwi
Jurnal Penyuluhan Vol. 20 No. 01 (2024): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/20202447949

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengkaji peran penyuluh swasta dalam pemberdayaan berbasis biocyclo farming (BCF) dan perubahan perilaku masyarakat dalam praktik BCF, dan (2) menganalisis faktor-faktor penentu keberhasilan pemberdayaan BCF. Metode kuantitatif yang diperkuat dengan data kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian adalah sekelompok petani yang menerapkan inovasi BCF di lokasi penelitian. Petani individu yang menerapkan BCF merupakan unit analisis dalam penelitian ini. Lokasi kajian dilakukan pada lima desa di Provinsi Jawa Barat, dengan 102 responden. Data dikumpulkan dari bulan Juli hingga Agustus 2022. Analisis deskriptif dan korelasional dilakukan dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyuluh swasta telah berperan dalam pemberdayaan masyarakat. Upaya pemberdayaan masyarakat tersebut menghasilkan perubahan perilaku, baik pada tingkat individu maupun komunitas. Perubahan pada tingkat individu meliputi perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Perubahan pada tingkat komunitas adalah penggunaan praktik pertanian baru BCF. Terjadinya perubahan perilaku petani dipengaruhi oleh kapasitas penyuluh swasta dan partisipasi masyarakat melalui proses dialog dan komunikasi konvergen yang dibangun oleh penyuluh swasta tersebut.
Kepemimpinan Lokal dan Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pemeliharaan Jaringan Irigasi (Kasus : Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor) Wulandari, Wulandari; Sumardjo, Sumardjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.2.%p

Abstract

The low level of community participation in the maintenance of village irrigation structures is inseparable from the role of local leadership. Community participation is made by the condition of society and strong relationship of the leaders with the community in building a village. The purpose of this paper is to analyze the relationship of internal factors, external factors of society, local leadership with the prerequisite of participation and the relationship between the prerequisite of participation with the level of community participation in the maintenance of irrigation structures in Sukawangi Village. This research uses survey method using quantitative approach supported with relevant qualitative data. The results of this research indicate that is the internal factors of society did not appear to be related to the prerequisite of community participation. External factors of society have important role in fulfillment of the prerequisite of participation. Local leadership plays a significant role in fulfillment of the prerequisite of participation. The prerequisite of participation is significantly related to the level of community participation in the maintenance of irrigation structures.Keywords: Local Leadership, Maintenance of irrigation structures, ParticipationABSTRAKRendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan jaringan irigasi desa tidak terlepas dari peran pemimpin lokal. Partisipasi masyarakat terbentuk oleh kondisi masyarakat dan kuatnya hubungan pemimpin dengan masyarakat dalam membangun suatu desa. Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor internal, faktor eksternal masyarakat, kepemimpinan lokal dengan prasyarat partisipasi dan hubungan antara prasyarat partisipasi dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan jaringan irigasi di Desa Sukawangi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif didukung dengan data kualitatif yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara faktor internal masyarakat tidak tampak berhubungan dengan prasyarat partisipasi masyarakat. Faktor eksternal masyarakat berperan penting dalam terpenuhinya prasyarat partisipasi. Kepemimpinan lokal berperan nyata terhadap terpenuhinya prasyarat partisipasi. Prasyarat partisipasi berhubungan nyata dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan jaringan irigasi.Kata kunci : Kepemimpinan lokal, Partisipasi, Pemeliharaan jaringan irigasi
The Use of Instagram in the Halal Food Information Sharing among Virtual Communities Naumi, Adinda Tessa; Sumardjo; Amanah, Siti; Hapsari, Dwi Retno
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 39, No. 1, (June 2023) [Accredited Sinta 2, No 10/E/KPT/2019]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v39i1.2157

Abstract

Virtual communities refer to people who use and share information on social media through the Internet. A virtual community that cares about the Halal lifestyle creates and shares content widely using Instagram to raise people’s awareness of halal food. This article explores the use of Instagram in sharing information on halal food. This article is qualitative in nature and applies Virtual ethnography. The research subjects are the Halal Corner team and followers. The data is collected through observation, interview, and documentation. They are analyzed using the virtual ethnography method by Boellstorff. This article finds numerous reasons to share information on halal food through Halal Corner Instagram. The reasons are effective communication, social connectedness, content production, content characteristics and features, and reliable information source.
Media Synchronicity Environmental Communication Perspective Rehabilitate Rivers from Domestic Waste Heni Nuraeni Zaenudin; Sumardjo; Sarwititi Sarwoprasodjo; Amiruddin Saleh
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 39, No. 1, (June 2023) [Accredited Sinta 2, No 10/E/KPT/2019]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v39i1.2323

Abstract

Abstract. Nowadays, the world is experiencing climate change and water pollution which can have bad impact on many aspects. Thus, the purpose of this study is to analyze the relationship between media synchronicity and task performance and communication performance in rehabilitating rivers from domestic waste in the Citarum Harum program. This study uses survey and the withdrawal technique uses multi-clustering, by choosing an area that is very close to the river which is the target of the Citarum Harum Program. The population is taken from two villages in Bandung Regency with heavily polluted river water quality status and uses multiple correlation coefficients and structural equation modeling partial least squares 3 as the data analysis technique. It shows a weak relationship between communication process variables and task performance and a negative relationship between the effects of moderation on communication performance. So, it is necessary to develop further models to improve these sub-variables.
Patnership Analysis between Jatitujuh Sugar Factory with Sugarcane Factoryin Majalengka,West Java Fadilah, Ratna; S, Sumardjo
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 5 No. 2 (2011): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.427 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v5i2.5824

Abstract

The aim of this research was to know the implementation of a partnership between sugar mill and sugar cane farmer folk and its relationship to the effectiveness of partnership and community empowerment. This research was conducted in PG Jatitujuh, Majalengka, Province of West Java. Research approach designed by survey, the research respondents were 46 farmer group chairmen. The research uses quantitative and qualitative statistical method with Rank Spearman Correlation to examine variables. Results showed that the partnership helps in empowering the community and increasing the effectiveness of the partnership.
Peran Perguruan Tinggi Mewujudkan Dinamika Kedamaian dalam Kehidupan Masyarakat Sumardjo, .; Wirakartakusumah, Aman
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 3 No. 3 (2009): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.311 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v3i3.5860

Abstract

In any civilization, peacefulness or non-violence culture could be the ultimate end of human life. It contains human right principles to be achieved by community, civics, and nation. Albeit, in reality, the situation achieved is diametrically in the opposite to what expected where competition, contravention and social conflict arises very sharply unless a constructive conflict management is applied. The potentiality of social conflict to occur may be reduced to a tolerable rate when constructive dialogues can be built. The dialogues should be able to facilitate the development of convergence communication and the actualization of equality principles. Higher education processes will be one the most important institutions that could bring the actualization of the principles of peacefulness into reality. This could be true when education could assure the effectiveness of value transformation processes throughout generations. The role of high education institutions to make non-violence culture to become apparent is essential. The dynamic life in a peaceful culture can only be realized when a situation of welfare, equality and well expression of communication behavior are well maintained in the community life.
The Leadership Role of Farmer Groups and Effectiveness of the Farmers Empowerment Mutmainah, Rika; ., Sumardjo
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 2 No. 3 (2014): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.664 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v2i3.9425

Abstract

Ketidakberdayaan petani disebabkan karena petani tidak cukup mampu untuk menggunakan peralatan produksi secara optimal. Ketidakberdayaan juga disebabkan oleh kurang kompetensinya petani dalam memasarkan produk pertaniannya. Melalui kelompok tani, pemerintah telah melakukan proses pengajaran yang potensial dan pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas hidup petani. Dalam proses pemberdayaan kelompok tani ini, membutuhkan peran pemimpin untuk mendorong aktivitas pemberdayaan. Pemimpin memiliki peran yang penting untuk mempengaruhi dan memotivasi petani untuk mencapai tujuannya secara bersama-sama melalui kelompok tani. Tujuan penelitian ini. yaitu untuk menganalisis hubungan antara kepemimpinan dengan proses pemberdayaan kelompok tani, menganalisis hubungan antara proses pemberdayaan dengan tingkat pemberdayaan, juga menganalisis hubungan antara faktor pribadi dan faktor lingkungan dengan proses pemberdayaan. Metode yang digunakan adalah survey yang didukung  pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada narasumber. Hasil penelitian ini diolah menggunakan Rank Spearman dan Chi-Square. Penelitian ini dilakukan pada Kelompok Tani Bina Sejahtera di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Bogor dan Kelompok Tani Hurip di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan positif  nyata antara kepemimpinan dengan proses pemberdayaan, sementara proses pemberdayaan tidak berhubungan positif nyata dengan tingkat pemberdayaan. Beberapa faktor pribadi menunjukkan hubungan positif nyata dengan tingkat pemberdayaan.  Kata kunci : kelompok tani, kepemimpinan, pemberdayaan petani
Co-Authors -, Akmaruzzaman -, Manuwoto . Dahri AA Sudharmawan, AA Achmad Ramzy Tadjoedin Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Prautomo Adi Riyanto Suprayitno Adi Riyanto Suprayitno Adi Riyanto Suprayitno Adinda Tessa Naumi, Adinda Tessa Agit Kriswantriyono Agus Fanar Syukri Agus Fanar Syukri Agus Kuncoro Aida Vitayala S Hubeis Ali Alamsyah Kusumadinata Aman Wirakartakusumah Amiruddin Saleh Amri Jahi Andri Amaliel Managanta Andry Indawan Anisa Zakinah Burhan Anisti Anisti, Anisti Anna Fatchiya Anna Fatchiya Annisa Utami Seminar Anwarudin, Oeng Ari Handayani Arif Satria Armansyah H Tambunan Aruman, Akhmad Edhy Asep Maulana, Asep ASEP SAEFUDDIN Astriana Baiti Sinaga Atang Sutandi Ayomi Maulidina Bambang Paramudya Bambang Sulistiyarto Basita G Sugihen Basita Ginting Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita S. Sugihen Bramasto Nugroho Budi Setyo Utomo Budi Setyo Utomo Bunasor Sanim Burhanuddin Burhanuddin Cahyono Tri Wibowo Cahyono Tri Wibowo Carolin Lulik Tafsia D. Hafidhuddin D. P. Lubis Dadang Hermawan Darwis S Gani Darwis S Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Dedi Soedharma Dewa Ketut Sadra Swastika Didik Suhardjito Didin Hafidhuddin MS Djoko Rahardjo Djoko Susanto Djoko Susanto Djoko Susanto Djoko Sutrisno Djuara P Lubis Djuara P Lubis Douglas Sheil Dwi Retno Hapsari, Dwi Retno Dwi Sadono E Oos M Anwas E. Gumbira Sa’id E. Namaken Sembiring E. O. M. Anwas E. Oos M. Anwas E. Rustiadi Edi Kurniadi Edi Puspito Ekayanthi, Daesy Eko Purwanto Endriatmo Soetarto Eriyatno . Ervan Ismail Ervizal A.M. Zuhud Faizal Maad Faris Budiman Annas Faris Budiman Annas, Faris Budiman Fitriadi, Mochammad Yunus Gerry Galeh Nur Indriatno Putra Pratama Gani, Darwis S. Gani, Darwis S. Hamidah Nayati Utami Hamzah Hamzah Hamzah Hamzah Hardjanto Hardjanto Harianto - Harjanti, Miko Hartrisari Hardjomidjojo Haryanto, Yoyon Hendro Asmoro Heni Nuraeni Zaenudin Heni Nuraeni Zaenudin Herien Puspitawati Herman S. Hernalius, Lidwina Amanda Himawan Hariyoga I Gede Mahatma Yuda Bakti I Made Geria I Made Geria, I Made Idha Farida Imron Rosidi Indah Listiana Indrati, Iman Indriani, Nisa IRVANSYAH, ADI Ismail Pulungan Ivanovich Agusta Iwan Setiawan Jelamu Ardu Marius Joyakin Tampubolon Kartini Abd. Karim Kriswantriyono, Agit Kuncoro, Agus Kurniawan, Rachman Kurniawan, Rachman Leonard Dharmawan Lidwina Amanda Hernalius Lorenza R. Radjabaycolle Lubis, Champion P M. F. Rahardjo M. Slamet M. Syamsul Maarif Ma'mun Sarma Machmud Thohari Maesti Mardiharini Malta Malta Manuwoto - Margono Samet Margono Slamet Maria Ulfah Maria Ulfah Marliati . Marliati Marliati Maya Dewi Dyah Maharani Metha Madonna Miko Harjanti Miskat Ramdhani Mochamad Januar Mochammad Yunus Gerry Fitriadi Mubarokah, Ulfah Muhammad Alif Muhammad Rahmannuddin Muhammad Yazidal Siddik Siregar Muldi, Ail Muldi, Ail N. Huda N. K. Pandjaitan N. Koesoemowardani Nani Suhanda nFN Sumarlan nFN Suyadi nfn Widiatmaka Nining Lisnawati Ninuk Purnaningsih Nonon Saribanon Nurmala K Panjaitan Nurmala Katrina Pandjaitan Oos Anwas P. S. Asngari P. Tjitropranoto Pang S Asngari Pang S. Asngari Parlaungan A. Rangkuti Pepi Rospina Pertiwi Prabowo Tjiptopranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Pudji Muljono R. Restama Gustar Hastosaptyadhan R. S. H. Mulyandari R.W.E. Lumintang Rachman Kurniawan Rachman kurniawan Rahmannuddin, Muhammad Rahmat Syah Ratna Fadilah Retno Hafsari Retno Sri Hartati Mulyandari Rika Mutmainah Rilus Kinseng Rizal Syarief Robbiansyah, Fathan Rofi'ah Rofiah Rofiah Rosidi, Imron Ruslan - S. Oktarina S. S Agung Saleh, Khaerul Sangadji, Muhammad Nur Sapja Anantanyu Sarwititi S Agung Sarwititi Sarwoprasodjo Saryati Saryati SATRIYAS ILYAS Selly Oktarina Selly Oktarina Shofa Maghfirah Sik Sumaedi Siti Amanah Siti Suprapti Sitti Aminah Soedijanto Padmowihardjo Soenarmo H Soewito Sri Harijati Sri Mulatsih Sri Tjahjorini Sri Wahyuni Sudarko Sudarko Sugeng Heri Suseno Sugiarti, Susie Sugihen, Basita Ginting Sugihen, Basita Ginting Suhanda, Nani Sulistiani, Indah Sumarlan, nFN Surjono H. Sutjahjo Surjono H. Sutjahjo Surjono H. Sutjahjo Surjono Hadi Sutjahjo Suryanti, R. Sutisna Riyanto Sutisna Sutisna Suwignya Utama Suwondo Suwondo Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Syafri Mangkuprawira Syafri Mangkuprawira Syafruddin Syafruddin Syahyuti, S. Syamsul Arifin TADJOEDIN, ACHMAD RAMZY Tanti Kustiari Titik Sumarti Tjitropranoto, Prabowo Tjondro, Tjondro Tri Susanto Turas Nur Vemantyasto Widiatmaka Wildani Pingkan S. Hamzens Winny Dian Wibawa Wiwik Yuniarti Wulandari Wulandari Wulandari, Yulia Puspadewi Yanuar Luqman Yofita Sandra Yulia Puspadewi Wulandari Yumi Yumi Yumi Yumi Yumi Yumi Yusnidar . Zahron Helmy Zaim Uchrowi Zaim Uchrowi Zaim Uchrowi Zainudin Zainudin Zakiyyah, Zakiyyah Zulvera