p-Index From 2021 - 2026
7.867
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Komunikasi Pembangunan Jurnal Penyuluhan Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan MEDIA KONSERVASI Forum Pasca Sarjana International Journal of Science and Engineering (IJSE) Sosiohumaniora Jurnal Natur Indonesia Jurnal Sains Materi Indonesia Jurnal Ilmu Komunikasi KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Edukasi Lingua Cultura Indonesian Journal of Forestry Research Jurnal Penelitian Hutan Tanaman AGRIEKONOMIKA Jurnal Agro Ekonomi Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Forum Penelitian Agro Ekonomi Jurnal Studi Komunikasi dan Media Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Rural Indonesia Pelita Perkebunan Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Sosio Konsepsia MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Health (JoH) Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Nyimak: Journal of Communication Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Agribisnis Terpadu Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology) EKOLOGIA : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis Jurnal Teknodik Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian Jurnal Agro Ekonomi Prologue: Journal on Language and Literature Jurnal Pendidikan Teknik Sipil (JPTS) BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) Jurnal Public Relations (J-PR) Jurnal Penyuluhan Pertanian Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Indonesia Sosial Sains MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan SOSIO KONSEPSIA: JURNAL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Amerta al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Indonesian Journal of Forestry Research Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi INJECT Interdisciplinary Journal of Communication ZISWAF: Jurnal Zakat dan Wakaf
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Sosialisasi Kebijakan Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik terhadap Green Behavior Masyarakat Kota Bogor Carolin Lulik Tafsia; Mulatsih, Sri; Sri; Sumardjo
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.12.1.55-63

Abstract

Pemerintah Kota Bogor menerbitkan peraturan tentang pengurangan penggunaan kantong plastik untuk mengurangi volume sampah plastik di Kota Bogor. Peraturan tersebut mulai diberlakukan pada tanggal 1 Desember 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi kebijakan terhadap kesadaran, sikap dan tindakan masyarakat Kota Bogor dalam mengurangi penggunaan kantong plastik. Penelitian ini menggunakan metode analisis Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara sosialisasi kebijakan terhadap pembentukan kesadaran, sikap dan tindakan masyarakat Kota Bogor dalam mengurangi penggunaan kantong plastik. Selain itu, kesadaran dan sikap ramah lingkungan juga memiliki pengaruh yang positif terhadap pembentukan tindakan mengurangi penggunaan kantong plastik. Oleh karena itu, agar kebijakan tersebut dapat berjalan secara efektif maka diperlukan peningkatan sosialisasi kebijakan agar semakin meningkatkan kesadaran, sikap dan tindakan masyarakat Kota Bogor dalam mengurangi penggunaan kantong plastik.
MODEL PEMBELAJARAN PARTISIPATIF FAKIR MISKIN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MENUJU KEMANDIRIAN Hamzah, Hamzah; Sumardjo, Sumardjo; Tjitropranoto, Prabowo; Amanah, Siti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.091 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i1.148

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) peran pembelajaran partsipasi dalam pengembangan usaha fakir miskin menuju kemandirian; dan (2) tingkat partisipasi fakir miskin dalam meningkatkan pengembangan usaha; serta (3) merumuskan model pembelajaran bagi fakir miskin untuk mengembangkan kemandirian usahanya. Penelitian dilaksanakan di tiga kecamatan di Kabupaten Bogor dengan responden sebanyak 254 fakir miskin, yang diambil secara total sampling/sensus. Data di analisis dengan statistik deskriptif. Data yang berskala ordinal ditransformasi menjadi skala interval dan analisis data dilakukan dengan analisis korelasi Pearson. Pembelajaran partisipatif telah berhasil menumbuhkembangkan kemauan dan kemampuan untuk berusaha. Ikrar yang diucapkan pada setiap awal pertemuan pekanan menjadi penggugah kesadaran fakir untuk mengembangkan usahanya. tetapi masih berfokus pada pengembangan usaha secara individu. Tingkat partisipasi dalam memanfaatkan modal pinjaman untuk mengembangkan usahanya tergolong tinggi dalam kehadiran pada pertemuan kelompok, pengembalian pinjaman, dan kegiatan menabung. Model pembelajaran partisipatif bagi fakir miskin yang efektif dilakukan dalam dua tahapan. Tahap yang pertama ialah pemberdayaan masyarakat miskin dengan pembelajaran partisipatif yang diikuti oleh pemanfaatan zakat sebagai modal produktif untuk pengembangan usaha fakir miskin, disertai pendampingan, seperti yang telah dilakukan. Tahap yang kedua adalah penguatan usaha yang dilakukan dengan mendinamiskan kelompok sehingga mereka dapat melaksanakan usaha bersama menuju kemandirian.Kata Kunci : Pembelajaran partisipatif, usaha kelompok, kemandirianAbstract:The objetives of the study are to analyse: (1) the results of participative learning of the participant, and (2) the level of participation in the development of home industry, and (3) formulate effective participatory learning model. The respondents of the study were 254 poor people gathered through total/cencus sampling, in three subdistricts of Bogor. Data were analyzed with descriptive statistics. Data on ordinal scale were transformed into an interval scale, and its analysis was conducted by Pearson correlation analysis. Participatory learning was successful in developing willingness and capability of poor people to establish efforts in developing business. The pledge (consensus/sworn agreement) made at the beginning of the weekly meeting had become a trigger to raise awareness to expand business but still limited to the development of individual businesses. High level of participation was shown by the respondents through the attendance in group meeting and repayment of credit and saving. The effective model for participatory learning is conducted through two steps activities. The first step was to establish willingness and capability of poor people to develop business based on his/her own interest through participatory learning followed by the utilization of zakat (obligatory alms-giving and religious tax in Islam) as productive capital for business development for poor with assistance, as it has done. The second step is strengthening the business by building a dybamic group/community in order to carry out joint efforts toward self independence.Keyword: Participatory learning, group efforts, self-reliance.
PERILAKU AKSES INTERNET MAHASISWA PENDIDIKAN TINGGI JARAK JAUH DI SURAKARTA Rahardjo, Djoko; Sumardjo, nFN; P. Lubis, Djuara; Harijati, Sri
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.006 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i1.177

Abstract

Media internet sudah banyak diterapkan untuk berbagai kepentingan dalam dunia pendidikan. Meskipun media internet sudah dikenal luas, mahasiswa pendidikan tinggi jarak jauh yang tinggal di daerah perdesaan di beberapa wilayah Indonesia masih menghadapi permasalahan dalam mengaksesnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara perilaku mahasiswa dalam mengakses internet dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Perilaku akses internet mencakup tiga komponen utama yaitu kogintif, afektif, dan konatif. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku akses internet meliputi faktor lingkungan, karakteristik pesan, dan kredibilitas sumber. Penelitian survei ini dilaksanakan di wilayah Surakarta dengan sampel 320 responden. Data dianalisis dengan metode Model Persamaan Struktural. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor lingkungan berpengaruh nyata terhadap perilaku mahasiswa dalam mengakses internet. Ternyata peningkatan akses internet lebih mudah dilakukan dengan peralatan berupa handphone yang lebih murah, namun dibutuhkan pengembangan perangkat lunak yang sesuai dengan peralatan tersebut. Strategi lain yang mendukung peningkatan akses adalah peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menelusur informasi.
Peran One Health dalam Meningkatkan Ketahanan Komunitas terhadap Zoonosis: Tinjauan Sistematis: The Role of One Health in Enhancing Community Resilience against Zoonosis: A Systematic Review Febriangga Harmawan; Siti Amanah; Sumardjo Sumardjo; Sarwititi Sarwoprasodjo
Journal of Health Vol. 13 No. 2 (2026): Journal of Health (JoH) - July
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/joh.v13n2.252

Abstract

Background: The increasingly complex zoonotic threats and global health dynamics necessitate a comprehensive One Health approach to enhance community resilience. Despite acknowledging this framework’s relevance, previous research reveals fragmented findings and insufficient integration of crucial socio-economic dimensions in pandemic response. This systematic review aims to synthesize knowledge, identify trends, gaps, and scientific contributions surrounding the interaction between One Health and zoonosis. Objective: The main objective is to comprehensively identify trends, gaps, and contributions within the academic discourse of One Health, zoonosis, and community resilience. Methodology: Following PRISMA guidelines, a rigorous Systematic Literature Review (SLR) was conducted using the Scopus database. We included 65 relevant articles published from 2019 to 2024, focusing on One Health-zoonosis intersections and community-level interventions. Qualitative thematic synthesis was employed to integrate diverse findings and identify core patterns. Results: Findings show the scientific narrative has shifted to integrate Community Resilience as a vital component alongside One Health and Zoonosis pillars. Analysis revealed geographical polarization: developing countries focus on strengthening local capacity, while developed nations emphasize advanced technology. Highly cited literature tends toward quantitative and mixed methods approaches for greater evidence. Conclusion: This study contributes by synthesizing fragmented knowledge and integrating elements such as local knowledge, digital technology, and gender dynamics into a holistic One Health framework. The key implication is a research paradigm shift towards integrated methodologies to yield robust and actionable evidence. Policy Implication national health strategies must shift from top-down interventions to incorporating local indigenous knowledge and digital surveillance tools to ensure equitable resilience.
EFEKTIVITAS MODUL ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI JALAN PADA MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI DI SMK N 1 PURWOREJO Sumardjo Sumardjo; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Turas Nur Vemantyasto
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v2i2.36345

Abstract

Tujuan kajian ini adalah: (1) mengetahui tahap pengembangan modul estimasi biaya konstruksi jalan pada mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi dan (2) mengetahui tingkat kelayakan modul estimasi biaya konstruksi jalan pada mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi untuk siswa kelas XI kompetensi keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 1 Purworejo. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah Research and Development. Desain kajian ini menggunakan 4D (four-D) Thiagarajan dengan empat tahapan pokok, yaitu: Define (pendefisian); Design (perancangan); Develop (pengembangan); dan Disseminate (penyebaran). Teknik pengumpulan data melalui angket dengan didukung oleh observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan cara mengolah data kuantitatif yang kemudian ditafsirkan menjadi data kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan modul pada tahap define menunjukkan belum tersedianya modul estimasi biaya konstruksi jalan, pada tahap design modul disusun sesuai dengan kompetensi dan tujuan pembelajaran yang telah dibuat, pada tahap develop adanya saran dari ahli materi mengenai runtutan materi perlu dibuat lebih terstruktur dan sistematis dilain itu adanya saran dari ahli media mengenai perbaikan penulisan indek tabel dan gambar serta posisi penulisan konten pada halaman landscape, dan pada tahap disseminate penyebaran modul dilakukan kepada guru mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi; (2) tingkat kelayakan modul estimasi biaya konstruksi jalan menurut ahli materi diperoleh persepsi kelayakan sebesar 3,425 dengan kategori sangat layak, menurut ahli media diperoleh persepsi kelayakan sebesar 2,96 dengan kategori layak, dan menurut guru sebagai pengguna diperoleh persepsi kelayakan sebesar 4 dengan kategori sangat layak.
Indicators and Variables for Measuring Farmers’ Resilience: Efforts to Promote Aceh Coconut Business Sustainability Henny Sulistyorini; Sumardjo; Anna Fatchiya; Ninuk Purnaningsih
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 20 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/at9j5660

Abstract

A resilient and sustainable society is goal 11 of the Sustainable Development Goals (SDG's) to be achieved by 2030. A resilient society is able to withstand the threat of adverse external environmental changes. Currently, coconut plantations in Aceh are threatened by declining planted area, unproductive crops, minimal access to technology, and weak function of farmer institutions. On the other hand, coconut is a strategic commodity for the Acehnese people. These threats can be overcome if farmers have a high level of resilience. However, currently there are no indicators and variables to measure this. This research strategically addresses this gap because it aims to formulate quantitative resilience indicators and variables based on a survey of 277 coconut farmers. The research was conducted in Aceh Besar, Bireuen, and Simeulue district from May to August 2024. Data analysis used Structural Equation Model (SEM) with PLS 4.0. The research found valid and reliable indicators for measuring farmer resilience, including the capacity to implement livelihood strategies, social integration, and coconut plantation conservation efforts. Farmer resilience significantly influenced by implementation of agricultural extension, the role of extension workers, social capital, and the role of chief of farmer group. It was concluded that strengthening farmer resilience was achieved through improving extension with methods and materials tailored to farmer's needs, enhancing the role of extension workers as motivators and facilitators of resource access, developing social capital through building farmer trust and network, and strengthening the leadership and motivators role of chief of the farmer group in coconut development.   
DEVELOPMENT COMMUNICATION AND PARTICIPATORY TOURISM GOVERNANCE IN BOROBUDUR: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Lovia Evanne; Dwi Retno Hapsari; Sumardjo; Dwi Sadono
Perspektif Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pk.9.2.265-278

Abstract

The development of the Borobudur National Tourism Strategic Area (NTSA) has been designated as a national priority within Indonesia’s 2020–2025 development agenda, emphasizing sustainable tourism governance and community participation in addition to infrastructure and destination promotion. In this framework, development communication functions as a strategic mechanism to connect stakeholders, enhance institutional coordination, and empower local communities. This study examines the role of development communication in shaping participatory tourism governance in national strategic areas, with Borobudur serving as an analytical reference. This research employed a systematic literature review (SLR) guided by the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020 framework. A structured search of peer-reviewed Scopus-indexed journal articles published within the last five years identified 91 records. After screening, eligibility assessment, and relevance evaluation, 12 articles were selected for in-depth synthesis. Government regulations and foundational theoretical works were also reviewed to contextualize the analysis. The selected studies were examined using thematic analysis to identify dominant themes, conceptual approaches, and governance patterns. The findings indicate that participatory communication practices, institutional transparency, and multi-stakeholder collaboration significantly influence community engagement in tourism governance. However, sectoral fragmentation, unequal power relations, and limited adaptive communication models remain persistent barriers. This study underscores development communication as a governance instrument that mediates institutional interaction and community empowerment in strategic tourism development contexts.
Action-Based Learning in Environmental Education for Elementary School Students Through Ecotourism Faris Budiman Annas; Djuara P. Lubis; Dwi Retno Hapsari; Sumardjo Sumardjo
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 25 (2025): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v25i.1788

Abstract

This study explores the implementation and impact of action-based learning in environmental education for elementary school students through ecotourism, using Organic Agro-Edu Tourism (AEWO) Mulyaharja in Bogor, Indonesia as a case study. Employing a qualitative research approach, data were collected through interviews, focus group discussions, observations, and document analysis involving students, teachers, local residents, and AEWO staff. The findings reveal that AEWO provides meaningful, hands-on learning experiences in organic agriculture, fostering emotional and cognitive connections to nature. Students gain not only agricultural knowledge but also develop greater empathy, responsibility, and appreciation for environmental sustainability. The integration of local farmers in the learning process enhances the authenticity and relevance of education, while the ecotourism setting enables place-based learning that extends beyond classroom boundaries. This research concludes that action-based learning within ecotourism frameworks significantly contributes to raising environmental awareness and shaping pro-environmental behavior among young learners.
Strengthening Farmer Resilience for Coconut Business Sustainability: Evidence from Aceh Besar Henny Sulistyorini; Sumardjo Sumardjo; Anna Fatchiya; Ninuk Purnaningsih; Destika Cahyana
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/b6efzb29

Abstract

Coconut is an important commodity for people in Aceh Besar, serving as a source of food, income, industrial raw materials, and coastal conservation. However, its sustainability is vulnerable to strategic environmental changes such as declining cultivation areas and productivity, limited acces to technology, insufficient role of farmer organizations, limited extension services, and pest attacks. Allegedly, the sustainability of the coconut business is affected by the level of farmers’ resilience, which underlies the development of farmer autonomy, enabling them to sustain their businesses in the long term. This research aims to analyze the factors that affect farmers’ resilience, autonomy, and the sustainability of their coconut businesses, and to examine the interrelationships among these variables. The research was conducted through a survey involving 106 coconut farmers in June-July 2024. The data were analyzed descriptively and inferentially using the SEM PLS method. The results show that farmers exhibit low levels of resilience, autonomy, and business sustainability. Both farmer resilience and autonomy show a direct positive effect on business sustainability. Resilience is affected by farmer characteristics, the role of extension workers, and social capital. Farmer autonomy is affected by farmer characteristics. Developing sustainable coconut businesses is achieved by enhancing farmers’ motivation, tailoring extension media to their needs, and strengthening their social networks.
A Content Analysis of Communication in Agrarian Conflict Resolution between the Indramayu Farmers' Union and Perum Perhutani Ballian Siregar; Sumardjo Sumardjo; Sarwititi Sarwoprasodjo; Ninuk Purnaningsih
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2023): December 2023 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v8i2.904

Abstract

Agrarian conflicts in Indramayu between the Indramayu Farmers' Union (STI) and Perum Perhutani are complex issues that involve various parties and different interests related to agricultural land. This research aims to analyze conflict resolution using a communication approach. This study employs a constructive paradigm with a qualitative content analysis method. The research highlights critical strategies, including accurate understanding and effective information dissemination. An in-depth understanding of ownership rights, laws, and regulations is necessary for all parties. Information dissemination through various communication channels, such as open meetings, workshops, and social media, helps reduce misunderstandings and improve transparency. They were second, creating a space for dialogue and active participation of involved parties. Dialogue spaces allow parties to speak openly, listen to perspectives, and seek solutions by involving STI, Perum Perhutani, the government, law enforcement agencies, NGOs, academics, and the community. The creation of dialogue spaces should be inclusive. Furthermore, negotiation and mediation approaches help reach a middle ground. Negotiation allows parties to discuss differences and find mutually beneficial agreements. Mediation, involving a neutral third party, facilitates dialogue and finds solutions acceptable to all parties. This approach focuses on collaboration for sustainable resolution. Finally, a holistic approach involves legal clarification, community empowerment, livelihood diversification, and improved communication. Conflict resolution considers social, cultural, and economic aspects. A combination of conflict resolution strategies can address agrarian conflicts in Indramayu, leading to harmonious agricultural land management and promoting the parties' well-being.
Co-Authors -, Akmaruzzaman -, Manuwoto . Dahri AA Sudharmawan, AA Achmad Ramzy Tadjoedin Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Prautomo Adi Riyanto Suprayitno Adi Riyanto Suprayitno Adi Riyanto Suprayitno Adinda Tessa Naumi, Adinda Tessa Agit Kriswantriyono Agus Fanar Syukri Agus Fanar Syukri Agus Kuncoro Agus Kuncoro Aida Vitayala S Hubeis Ali Alamsyah Kusumadinata Aman Wirakartakusumah Amiruddin Saleh Amri Jahi Andri Amaliel Managanta Andry Indawan Anisa Zakinah Burhan Anisti Anisti, Anisti Anna Fatchiya Anna Fatchiya Annisa Utami Seminar Anwarudin, Oeng Ari Handayani Arif Satria Armansyah H Tambunan Aruman, Akhmad Edhy Asep Maulana, Asep ASEP SAEFUDDIN Astriana Baiti Sinaga Atang Sutandi Ayomi Maulidina Ballian Siregar Bambang Paramudya Bambang Sulistiyarto Basita G Sugihen Basita Ginting Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita S. Sugihen Bramasto Nugroho Budi Setyo Utomo Budi Setyo Utomo Bunasor Sanim Burhanuddin Burhanuddin Cahyono Tri Wibowo Cahyono Tri Wibowo Carolin Lulik Tafsia Champion P Lubis D. Hafidhuddin D. P. Lubis Dadang Hermawan Darwis S Gani Darwis S Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Darwis S. Gani Dedi Soedharma Destika Cahyana Dewa Ketut Sadra Swastika Didik Suhardjito Didin Hafidhuddin MS Djoko Rahardjo Djoko Susanto Djoko Susanto Djoko Susanto Djoko Sutrisno Djuara P Lubis Djuara P Lubis Douglas Sheil Dwi Retno Hapsari, Dwi Retno Dwi Sadono E Oos M Anwas E. Gumbira Sa’id E. Namaken Sembiring E. O. M. Anwas E. Oos M. Anwas E. Rustiadi Edi Kurniadi Edi Puspito Ekayanthi, Daesy Eko Purwanto Endriatmo Soetarto Eriyatno . Ervan Ismail Ervizal A.M. Zuhud Faizal Maad Faris Budiman Annas Faris Budiman Annas Febriangga Harmawan Fitriadi, Mochammad Yunus Gerry Galeh Nur Indriatno Putra Pratama Gani, Darwis S. Gani, Darwis S. Hamidah Nayati Utami Hamzah Hamzah Hamzah, Hamzah Hardjanto Hardjanto Harianto - Harjanti, Miko Hartrisari Hardjomidjojo Haryanto, Yoyon Hendro Asmoro Heni Nuraeni Zaenudin Heni Nuraeni Zaenudin Henny Sulistyorini Henny Sulistyorini Herien Puspitawati Herlina Mira Herman S. Hernalius, Lidwina Amanda Himawan Hariyoga I Gede Mahatma Yuda Bakti I Made Geria I Made Geria, I Made Idha Farida Imron Rosidi Indah Listiana IRVANSYAH, ADI Ismail Pulungan Ivanovich Agusta Iwan Setiawan Jelamu Ardu Marius Joyakin Tampubolon Kartini Abd. Karim Kriswantriyono, Agit Kuncoro, Agus Kurniawan, Rachman Kurniawan, Rachman Leonard Dharmawan Lidwina Amanda Hernalius Lorenza R. Radjabaycolle Lovia Evanne Lubis, Champion P M. F. Rahardjo M. Slamet M. Syamsul Maarif Machmud Thohari Maesti Mardiharini Malta Malta Maman, Ujang Manuwoto - Margono Samet Margono Slamet Maria Ulfah Maria Ulfah Marliati . Marliati Marliati Maya Dewi Dyah Maharani Metha Madonna Miko Harjanti Miskat Ramdhani Mochamad Januar Mochammad Yunus Gerry Fitriadi Mubarokah, Ulfah Muhammad Alif Muhammad Alif Muhammad Rahmannuddin Muhammad Yazidal Siddik Siregar Muldi, Ail N. Huda N. K. Pandjaitan N. Koesoemowardani Nani Suhanda nFN Sumarlan nFN Suyadi nfn Widiatmaka Nining Lisnawati Ninuk Purnaningsih Ninuk Purnaningsih Nonon Saribanon Nugroho, Julian Nurmala K Panjaitan Nurmala Katrina Pandjaitan Oos Anwas P. S. Asngari P. Tjitropranoto Pang S Asngari Pang S. Asngari Parlaungan A. Rangkuti Pepi Rospina Pertiwi Prabowo Tjiptopranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Prabowo Tjitropranoto Pudji Muljono R. Restama Gustar Hastosaptyadhan R. S. H. Mulyandari R.W.E. Lumintang Rachman Kurniawan Rachman kurniawan Rahmannuddin, Muhammad Rahmat Syah Ratna Fadilah Retno Hafsari Retno Sri Hartati Mulyandari Rika Mutmainah Rilus Kinseng Rizal Syarief Robbiansyah, Fathan Rofi'ah Rofiah, Rofiah Rosidi, Imron Ruslan - S. Oktarina S. S Agung Saleh, Khaerul Sangadji, Muhammad Nur Sapja Anantanyu Sarwititi S Agung Sarwititi Sarwoprasodjo Sarwititi Sarwoprasodjo Saryati Saryati SATRIYAS ILYAS Selly Oktarina Selly Oktarina Shofa Maghfirah Sik Sumaedi Siti Amanah Siti Suprapti Sitti Aminah Soedijanto Padmowihardjo Soenarmo H Soewito Sri Sri Harijati, Sri Sri Mulatsih Sri Tjahjorini Sri Wahyuni Sudarko Sudarko Sugeng Heri Suseno Sugihen, Basita Ginting Sugihen, Basita Ginting Suhanda, Nani Sukmawati, Ellies Sulistiani, Indah Sumarlan, nFN Surjono H. Sutjahjo Surjono H. Sutjahjo Surjono H. Sutjahjo Surjono Hadi Sutjahjo Suryanti, R. Susie Sugiarti Sutisna Riyanto Sutisna Sutisna Suwignya Utama Suwondo Suwondo Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Syafri Mangkuprawira Syafri Mangkuprawira Syafruddin Syafruddin Syahyuti, S. Syamsul Arifin TADJOEDIN, ACHMAD RAMZY Tanti Kustiari Titik Sumarti Tjitropranoto, Prabowo Tjondro, Tjondro Tri Susanto Turas Nur Vemantyasto Widiatmaka Wildani Pingkan S. Hamzens Winny Dian Wibawa Wiwik Yuniarti Wulandari Wulandari Wulandari, Yulia Puspadewi Yanuar Luqman Yofita Sandra Yulia Puspadewi Wulandari Yumi Yumi Yumi Yumi Yumi Yumi Yusnidar . Zahron Helmy Zaim Uchrowi Zaim Uchrowi Zaim Uchrowi Zaim Uchrowi Zainudin Zainudin Zakiyyah, Zakiyyah Zulvera