p-Index From 2021 - 2026
16.987
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Penelitian Humaniora DIKSI Litera Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Curvanomic BASASTRA Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Journal of Education and Learning (EduLearn) BAHASTRA Jurnal English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris LingTera Jurnal Prima Edukasia Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Al Ishlah Jurnal Pendidikan KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Biologi Tropis Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Semiotika Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Kandai PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Semiotika: Jurnal Komunikasi YUME : Journal of Management Voices of English Language Education Society Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JET (Journal of English Teaching) International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial JE (Journal of Empowerment) Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal PGSD EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) PROJECT (Professional Journal of English Education) Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Journal of Social Studies (JSS) Jurnal Pena Indonesia Loa : Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Studies in Learning and Teaching Jurnal Filsafat Indonesia Didaktika: Jurnal Kependidikan DEDIKASI PKM JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran International Journal of Research in Community Services Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa Britain International for Linguistics, Arts and Education Journal (BIoLAE Journal) Journal of Basic Education Research RUANG KATA: Journal of Language and Literature Studies The Journal of English Language Teaching, Literature, and Applied Linguistics (JELA) Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Economic Reviews Journal AL-MASHALIH (Journal of Islamic Law) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Basicedu Jurnal Buana Pengabdian Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Pragmatics Research Research Horizon Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran JME: Journal Management Education Cendikia Pendidikan El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Education and Learning Journal of Citizen Research and Development AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Ragam Pengabdian WIDYANTARA Literature and Literacy Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal ASEAN Journal of Educational Research and Technology JILMATEKS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Sawerigading Ranah: Jurnal Kajian Bahasa ALFABETA JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

Representasi Perempuan dalam Novel Selaput Biru Karya Laksmi Pamuntjak: Kajian Ginokritik serta Implikasi pada Nilai Moral Amelia Susanti; Maman Suryaman; Esti Swatika Sari
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 14, No 2 (2025): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v14i2.8458

Abstract

This study is motivated by the representation of women in Selaput Biru, a novel by Laksmi Pamuntjak, examined through a gynocritical perspective and its implications for moral values, demonstrating that women can enact resistance through women’s writing and women’s culture. The study aims to describe the representation of women in Selaput Biru based on a gynocritical approach and to analyze its implications for moral values. This research employs a qualitative descriptive method with a focus on literary text analysis. The data were obtained from textual excerpts of the novel through systematic and repeated reading, followed by data recording and conclusion drawing. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the representation of women is articulated through women’s modes of writing and women’s culture, with a particular emphasis on values. The identified moral values encompass the relationship between humans and God (gratitude and sincerity), the relationship with oneself (self-confidence, happiness, fear, sadness, and regret), and the relationship with others (disappointment, affection, happiness, and empathy). These findings affirm women as authorial subjects who construct moral values through women’s literary works by employing distinctive writing strategies that negotiate patriarchal perspectives. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh representasi perempuan dalam novel Selaput Biru karya Laksmi Pamuntjak yang dikaji melalui perspektif ginokritik serta implikasinya terhadap nilai moral, yang menunjukkan bahwa perempuan dapat melakukan perlawanan melalui tulisan dan budaya perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi perempuan dalam novel Selaput Biru berdasarkan pendekatan ginokritik serta implikasinya terhadap nilai moral. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus pada analisis teks sastra. Data diperoleh dari teks dan kutipan novel melalui teknik baca secara sistematis dan berulang terhadap teks yang memuat representasi perempuan, kemudian melakukan pencatatan, dan kesimpulan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi perempuan ditampilkan melalui model penulisan perempuan dan budaya perempuan yang berfokus pada values (nilai-nilai). Nilai moral yang ditemukan meliputi hubungan manusia dengan Tuhan berupa rasa syukur dan keikhlasan, hubungan dengan diri sendiri berupa kepercayaan diri, kebahagiaan, ketakutan, kesedihan, dan penyesalan, serta hubungan dengan sesama berupa kekecewaan, kasih sayang, kebahagiaan, dan empati. Temuan ini menegaskan perempuan sebagai subjek penulis yang membangun nilai moral melalui karya perempuan seperti melalui kacamata patriarki dengan strategi penulisan khas perempuan.
Representation of Gender Injustice in Wigati Novel: A Critical Discourse Analysis of Sara Mills Dinda Amelia; Maman Suryaman; Anwar Effendi; Hartono Hartono
Journal of Pragmatics Research Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Pragmatics Research
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/jopr.v7i2.182-212

Abstract

This study aimed to analyze the representation of gender injustice in the novel Wigati by Khilma Anis in using a critical discourse analysis (CDA) approach based on Sara Mills' theory. The study employed Sara Mills' subject position theory to reveal how the narrative in the novel represented the positions of women and men within a patriarchal social structure. Using a descriptive qualitative method, data were collected from narrative texts that reflected gender relations, especially involving the main character and the relationship between Wigati’s mother and her father. The types of gender injustice identified included stereotyping, marginalization, subordination, and verbal or nonphysical violence. The results showed that female characters, particularly Wigati and her mother, occupied subordinate positions both socially and economically. The novel's narrative illustrated that Wigati’s mother was forced to accept a marginalized role due to her siri marriage, which highlighted the neglect of women’s rights in a patriarchal society. The analysis also revealed that the perspectives of the narrator and other characters influenced how readers perceived gender injustice by reinforcing certain stereotypes about gender roles. Sara Mills’ theory helped in identifying how power structures and male dominance operated through narrative and reinforced gender injustice. This research aimed to contribute to a deeper understanding of how literature functions as a reflection and critique of social injustice, particularly gender-based inequality, and how it reveals the marginalized position of women within patriarchal culture.
A Synectic Approach to Listening Learning: Integrating Local Culture and Audiovisual Technology in Indonesian Language Education Yuni Ertinawati; Maman Suryaman; Kastam Syamsi
ASEAN Journal of Educational Research and Technology Vol 4, No 3 (2025): AJERT: VOLUME 4, ISSUE 3, December 2025
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop a learning model for listening skills that integrates a synthetic approach, local cultural content, and audiovisual technology in Indonesian language education. Employing a Research and Development (R&D) design with the ADDIE framework (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), data were collected through surveys, interviews, observations, and expert evaluations, and analyzed using both qualitative and quantitative methods. The findings indicate that integrating local cultural content with audiovisual technology not only enhances students’ listening skills but also increases their motivation and active participation. By presenting learning material that is culturally relevant, engaging, and interactive, students become more interested, involved, and motivated throughout the learning process. Further research is recommended to examine the feasibility of this model across diverse educational contexts and to develop more comprehensive assessment tools that can better capture improvements in listening skills and student engagement.
Penguatan Kompetensi Guru SMP di Kota Yogyakarta dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning Maman Suryaman; Firstya Evi Dianastiti; Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri; Ruli Nur Safitri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 2 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i2.4899

Abstract

Pemberlakukan Kurikulum Merdeka saat ini ditambahkan dengan pengimplementasian pendekatan deep learning. Namun, implementasi pendekatan deep learning di SMP Kota Yogyakarta masih menghadapi sejumlah permasalahan yang perlu diatasi agar dapat diterapkan secara optimal. Berdasarkan analisis terhadap berbagai kendala tersebut, terlihat bahwa kurangnya kesiapan guru, belum optimalnya penyusunan modul ajar, serta terbatasnya bahan bacaan yang mendorong pemecahan masalah menjadi hambatan utama. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan pelatihan dan pendampingan intensif bagi guru-guru Bahasa Indonesia SMP di Kota Yogyakarta. Pelatihan dan pendampingan guru ini mencakup pemahaman terkait strategi meaningful, mindful, dan joyful learning, serta penerapannya dalam modul ajar. Pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui kerja sama dengan MGMP Bahasa Indonesia Kota Yogyakarta dan diikuti oleh 25 guru. Pelatihan dilaksanakan dengan tahapan yang meliputi: sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru terhadap pendekatan deep learning dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Setelah serangkaian program pelatihan, sebanyak 87,2% guru telah menjawab dengan benar keseluruhan soal dalam post-test. Berdasarkan angket evaluasi program salah satunya diperoleh hasil sebanyak 78% peserta sangat setuju bahwa pelatihan ini meningkatkan kesiapan guru untuk mengimplementasikan perangkat pembalajaran Bahasa Indonesia berbasis deep learning di sekolah. Kata kunci: Kompetensi Guru, Perangkat Pembelajaran, Bahasa Indonesia, Deep Learning.
PENGARUH MODEL CONCEPT SENTENCE TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SMP NEGERI 5 ADIWERNA Nadiyah Noviana; Maman Suryaman
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2026): JURNAL KREDO VOL 9 NO 2 TAHUN 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v9i2.16745

Abstract

This study aims to determine the effect of the Concept Sentence learning model on the descriptive text writing skills of seventh-grade students at SMP Negeri 5 Adiwerna, in terms of learning styles. This study used a quantitative approach with an experimental method. The research sample consisted of seventh-grade students in E as the experimental group taught using the Concept Sentence model. Data were collected through descriptive text writing tests at the pre- and post-test stages, as well as a learning style questionnaire. Data analysis was performed using a dependent t-test and a one-way ANOVA test after meeting the prerequisite tests for normality and homogeneity. The results showed that there was an increase in students' descriptive text writing skills after implementing the Concept Sentence learning model, as evidenced by post-test scores that were significantly higher than pre-test scores. In addition, the ANOVA test results showed that there were no significant differences in descriptive text writing skills based on auditory, kinesthetic, and visual learning styles. Thus, it can be concluded that the Concept Sentence learning model is effective in improving students' descriptive text writing skills and can be applied evenly without being influenced by differences in learning styles. Keywords: Concept Sentence, writing ability, descriptive text, learning style, junior high school students
Dinamika Posisi Subjek dan Objek Perempuan dalam Ruang Publik Digital pada Film Budi Pekerti: Analisis Wacana Kritis Sara Mills Hasna Arridha Hayati; Sudiati Sudiati; Maman Suryaman
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 14, No 2 (2026)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v14i2.138553

Abstract

The film Budi Pekerti depicts the vulnerability of women in the digital space due to patriarchal culture through the character of Bu Prani, who becomes a victim of cyberbullying. This study aims to describe the construction of women’s positions as subjects and objects in the film Budi Pekerti by Wregas Bhanuteja through the lens of Sara Mills’ Critical Discourse Analysis. The study employs a qualitative descriptive approach, utilizing data consisting of dialogue, speech acts, narrative, and scenes from the film Budi Pekerti. Data were collected through observation using the non-participant observation technique, which involves observing, noting, recording, and transcribing. Data analysis utilized the interactive model by Miles, Huberman, and Saldana, which includes data collection, data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that women’s positions in the film Budi Pekerti are constructed through two primary roles: subject and object. Twenty-nine instances were identified that reflect the subject role, in which women are portrayed as conveyors of perspectives, decision-makers, and evaluators. Meanwhile, eight instances were identified that reflect the object role, in which women are positioned as targets of public judgment, representations in digital media, and social stereotypes. The dominance of the subject position indicates that female characters are constructed as active agents who fight for space to express their perspectives, construct meaning, and defend their views amidst various social pressures. However, female characters are also positioned as objects that become targets of judgment, labeling, and meaning-making by others. These findings indicate that the position of women in the film Budi Pekerti is dynamic. Furthermore, the digital space plays a role in influencing the shifting position of women as both subjects and objects in the construction of discourse.
STUDENT INVOLVEMENT TOWARDS LECTURER FEEDBACK IN ACADEMIC WRITING: A QUALITATIVE EXPLORATION Arianty, Nur Jihan; Maman Suryaman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50404

Abstract

Teacher feedback plays an essential role in helping students develop academic writing skills, yet many students still struggle to engage fully with the feedback they receive. This study aims to explore how students engage with teacher feedback in academic writing classes and to identify factors that influence their engagement. Using a qualitative descriptive design, data were collected through semi-structured interviews, open-ended questionnaires, and documentation of actual teacher feedback. The participants were undergraduate students from the English Education Study Program who had previously taken an academic writing-related course. The findings reveal that students engage with feedback behaviorally by revising drafts step by step, cognitively by analyzing and interpreting comments, and emotionally through feelings of motivation, concern, or appreciation. Students' engagement is strongly influenced by the clarity, specificity, tone, and amount of feedback provided by the lecturer. Clear instructions, supportive language, and concrete examples increase students' motivation and willingness to revise. These findings highlight the importance of structured and accessible feedback to improve students' writing outcomes.
Membaca Ulang Distopia: Identitas dan Kontrol Sosial dalam Film Uglies (2024) dan A World Without (2021) Melalui Perspektif Jacques Derrida Sri Ayu Anisafitri; Maman Suryaman
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/76qnz910

Abstract

Film distopia tidak hanya merepresentasikan masyarakat masa depan yang dikendalikan sistem, tetapi juga membangun konstruksi identitas dan kontrol sosial melalui berbagai praktik representasi. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi representasi identitas dan kontrol sosial dalam film Uglies (2024) dan A World Without (2021) berdasarkan perspektif dekonstruksi Jacques Derrida. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks digunakan untuk menganalisis dialog, narasi, dan adegan yang merepresentasikan identitas dan kontrol sosial melalui tiga konsep utama dekonstruksi: oposisi biner, hierarki makna, dan kontradiksi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua film membangun identitas melalui oposisi biner yang menempatkan satu konsep sebagai pusat dan konsep lain sebagai pinggiran. Dalam Uglies, oposisi diwujudkan melalui pasangan Pretty/Ugly, sempurna/tidak sempurna, dan bebas/terikat, sedangkan A World Without membangunnya melalui pasangan patuh/melawan, kontrol/kebebasan, komunitas/individualitas, dan moral/penyimpangan. Struktur tersebut menghasilkan hierarki makna yang melegitimasi kesempurnaan dan kepatuhan sebagai nilai dominan. Namun, pembacaan dekonstruktif menunjukkan bahwa hierarki tersebut tidak stabil karena makna dominan selalu bergantung pada unsur yang dimarginalkan, melahirkan kontradiksi ketika nilai yang dijanjikan sebagai kebahagiaan justru berkembang menjadi mekanisme kontrol dan penindasan. Temuan ini menegaskan bahwa identitas dan kontrol sosial dalam kedua film merupakan konstruksi ideologis yang dinamis dan terbuka terhadap pembacaan ulang.
Co-Authors -, Retma Sari Abdul Kodir Al-Baekani Abduloh Adi Iwan Hermawan Adzkiya, Dilla Safira Afifa Meitifazahra Agus Widyantoro Agustina Purwanti Ahmad Zulfikar Aina Khoirida Aji Septiaji Alpian, Mimi Amarsa, Anggita Ratnaningtyas Amelia Susanti Amelia, Dinda Amilin, Amir An-Nur, Raizsa Anandari, Christina Lhaksmita Andi Amri Andri Yanto Anggita Ratnaningtyas Amarsa Anis Mashlihatin Anis Maslihatin Anjani, Olivia ANNISA RAHMAWATI Antarsyach, Anelka Almayda Anwar Efendi Anwar Effendi Aprilani, Dea Nur Apriyanti, Nuryani Ari Suryawati Secio Chaesar Arianty, Nur Jihan Arisandi, Ulyma Tahara Ary Kristiyani Ary Kristiyani Asgara, Eqy Yudha Ashadi Asih Riyanti, Asih Athoillah, Mohammad Anton Atsdar, Donni Bahri, Yasir Bambang Ismaya Basikin Basikin Bulan, Arif Bulan, Arif Burhan Nurgiyantoro Dedah Jubaedah Dede Agung Rismawan Deni Hardianto Deni Kamaludin Yusup Devi, Zalzabila Tania Dinda Amelia E Oos M Anwas Elih Sutisna Yanto Ending Solehudin Ermianto Esti Swatika Sari Eva Lesiana Fransiska Evi Karlina Fajar Noor Fuji Sutarjo Fatimah, Risi Siti Fauzy Rahman Kosasih Ferdiansah, Renaldi Finorita, Eny Tantia Firstya Evi Dianastiti Firstya Evi Dianastiti Fitriyani Fuadiyah, Wilda Gang, Huang Ghojali, Irman Harahap, Tsabita Ananda Hari Gursida Hari Muharam Hartono Hartono Hartono Hartono Hasan Bisri Hasan Hasan Hasna Arridha Hayati Hastuti, Choirul Imsa Hikma , Verisca Ayu Hilmansyah Saefullah Ho Ngoc Hieu Ihtiara Fitrianingsih Indah Nur Yunita Indah Purnama Dewi Indra Permana, Indra Intan Zuhrotun Nafi'ah Irfan Dany Iryani, Evi Iskandar, Yogi Ismail Marzuki Iwan Setiawan Jaka Warsihna Jamilah Jamilah Juliandani, Astri Kafita Al Maida Kamil, Acep Bahrum Kamiludin Kamiludin Karina Apriyani Kastam Syamsi Kencana, Bekti Anggi Kuala Khairurrifdah, Aulia Khoeriyah, Riska Ummu Kirmadi, Yudi Kurniasih, Dyan Nur Kusmanto, Hari Kusuma, Aldi Wijaya Kusumayanthi, Susie Leonita, Leonita Lestari, Dessy Ari Lestari, Desy Ari Lestari, Marzuanti Indah Lila Setiyani Liswantari , Dwi Luqman Fariz Maesyaroh, Ucu Siti Magfuroh, Abdah Maghfiroh Fajrin Malik Abdul Aziz Mallombasi, Ali Mamun, Saepul Mansyur Srisudarso Mardiah Mardiah Mardiah, Mardiah Margana Margana Martinus Tukiran Mashrul, Nenden Nadya Rizky Masita Maulana Yusup, Maulana Maya Rahmawati Meiningdias, Catur Yoga Meriani, Gesti Meriyani, Mira Meti Wigiyantini Mimil Mobit, Mobit Muhammad Reza Pahlevi Muhtadin Muhtadin Mulyaningsih, Indrya Mulyati, Imas Musa, Ratna Mustofa, Romy Faisal Nadiyah Noviana Nafi'ah, Intan Zuhrotun Ningsih, Nelly Rahmawati Ningsih, Syafitri Nugraha, Billy Nurhasanah, Enung Nurhasanah, Siti Rahmi Nurhayati, Evi Nurramdaeni, Nurul Nurul anisa Nuryaningsih Pulungan Oktabiadaniaty Partini, Sri Pier Angely Pitaloka, Dewi Ayu Dyah Pradana, Galih Rayi Prakoso, Ilyas Aji Pramana, Alfian Gilang Pratomo Widodo Puji Astuti Puji Astuti, Nungki Sururi Pungky, Ameylia Vanissa Putri Endah Pratiwi Putri Kamalia Hakim Putri, Nanda Amalia Putri, Titis Kusumaningrum Witdaryadi Rahmi Munfangati Ramadhani, Ananda Raswati, Devi Regi Refian Garis Retma Sari Rohayanah Rohayanah, Rohayanah rohayati, lia fajar Rosa, Dela Rosihan Anwar, Rosihan Rudiantara Rukmana, Dwita Ruli Nur Safitri Saharul Hariyono Salmah Sarah, Diana Sari, Mega Rena Sari, Sandra Intan Sekarsari, Linda Rizkika Selvanalindayanti Setyaningsih, Hana Setyawan Pujiono Shella Sazwana Lubis Silky, Dwi Rohmaniatu Siregar, Kezia Putri Sri Ayu Anisafitri Sri Mulyani Subandi, Ika Subarkah Subarkah Sudiati Sudiati Suherli Kusmana Sukarno Sulis Triyono Suminto A. Sayuti Sunarya, Yaya Suparti Suparti Suprananto, Suprananto Supriadi, Asim Suroso Suroso Sutarto, Bambang Sutinah, Titin Syafitri, Fajar Nur Tadkiroatun Musfiroh Teguh Setiawan Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri Totoh Tauhidin Abas Trisnawati, Acih Trisusilawati Ulinnuha, Kharisma Undang Ruslan Wahyudin Wachyudi, Kelik Wahyudin, Undang Wang Dandan Wasitoh, Evi Wawan Setiawan Wellang, Musyafir Widiapuspita Widiyasuti, Winda Widowati , Saras Pangestu Sri Widowati, Saras Pangestu Sri Widyastuti Purbani Wigati, Fikri Asih Wigiyantini, Meti Wigiyantini, Nuryaningsih Wijayanti , Indah Yayang Wijayanti, Indah Yayang Wilda Fuadiyah Wipsar Siwi Dona Ikasari Wiyatmi Wiyatmi Wiyatmi Wiyatmi Wiyatmi Wiyatmi, W. Yogi Ginanjar Yohana Nurmala Yousef Bani Ahmad Yuni Ertinawati Yunita, Indah Nur Zamzani Zamzani Zulfa, Inayati Fadhilah Zulmi Ramdani Zumani, Darul Zuraida, Umi