p-Index From 2021 - 2026
15.297
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) PROSIDING SEMINAR NASIONAL Journal of Tropical Life Science : International Journal of Theoretical, Experimental, and Applied Life Sciences Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Psikologi Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat VISIKES Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Kebidanan Jurnal Riset Gizi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sari Pediatri Public Health of Indonesia Majalah Kesehatan FKUB Health Notions Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Jurnal Biologi Tropis Jurnal Keperawatan Silampari Media Ilmu Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Journal of Epidemiology and Public Health JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Holistik Jurnal Kesehatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Jambura Journal of Health Sciences and Research Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan South East Asia Nursing Research Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Jurnal Kesehatan Karya Husada Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pengabdian Kesehatan Pena Medika : Jurnal Kesehatan Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Narra J Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Social Research Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Berita Kedokteran Masyarakat JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Jurnal Riset Gizi International Journal of Health Literacy and Science Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Jurnal Riset Gizi Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

Phthalates exposure as environmental risk factor for type 2 diabetes mellitus Munaya Fauziah; Suhartono Suhartono; Bagoes Widjanarko; Muhammad Hussein Gasem
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 12, No 1: March 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v12i1.22280

Abstract

Phthalates exposure occurs in all areas, such as foods' plastic packaging, cosmetics, and others. Previous studies showed that phthalates are associated with the prevalence of T2DM. Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) is caused by a combination of defective insulin secretion by pancreatic β-cells and the insulin-resistance. This study aimed to investigate whether phthalate exposure is an environmental risk factor for T2DM. A case-control study was conducted among residents in the South Tangerang district from June 2020 to February 2021 using a purposive sampling technique. The cases were the patients   diagnosed T2DM with HbA1c>6.5% random blood sugar>200 mg/dL, with history T2DM treatment. The respondents' urines were collected and evaluated using liquid chromatography/mass spectrometry (LC/MS). A total of 47 cases and 47 controls were recruited in the study. The lowest monomethyl phthalate (MEP) and mono (2-ethyl-5-hydroxyhexyl) phthalate (MEHHP) were 5.37 µg/L and 2.02 µg/L, respectively. On multivariable regression analysis, the high urinary MEP level (>131.91 µg/L) was independently associated with T2DM (OR: 3.754, 95% CI: 1.559–8.811, p-value: 0.002). MEP is an environmental risk factor for T2DM and likely has a significant impact on human health than MEHHP.
Analisis Tata Pengelolaan didalam Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat : Literatur Review Shania Auryn; Farid Agushybana; Bagoes Widjanarko
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i3.8143

Abstract

ABSTRACT The Healthy Living Community Movement (GERMAS) was an idea by the Ministry of Health in 2016 with promotive and preventive steps to help improve the implementation of healthy living behaviors in Indonesian society. This policy is implemented and implemented by all components, from the Central Government to the Regional Government. With this, the task of the policymakers in involving ensuring coordinated GERMAS management, the existence of consensus among inter-sectoral institutions and stakeholder participation in policy and decision making, transparency, and responsiveness in the Health sector are the main challenges. This article aims to analyze the implementation of good governance in the health sector regarding the values of efficiency, equity, and responsiveness/accountability of the community, to achieve prosperity which is compiled through the literature study method. Articles were selected based on inclusion criteria and keywords through the Google Scholar and Sinta database with topics similar to Good governance in the Healthy Living Community Movement and 23 main articles were found to be reviewed. The findings of the study indicate that in general the Healthy Living Community Movement Program has been implemented, but there are limitations in the application of good governance, lack of participation from between sectors, transparency of information, accountability of actors involved in the program has not run optimally. Keywords: Implementation, Good governance Health, Germas    ABSTRAK Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) suatu gagasan oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2016 dengan langkah promotif dan preventif untuk membantu meningkatkan penerapan perilaku hidup sehat pada masyarakat Indonesia. Kebijakan  ini dilaksanakan dan diterapkan oleh seluruh komponen baik dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah di Daerah. Dengan ini tugas para Pemangku kebijakan dalam melibatkan memastikan tata penhgelolaan GERMAS terkoordinasi, adanya konsensus antar lembaga lintas sektoral serta partisipasi pemangku dalam pengambilan kebijakan dan keputusan, transparansi dan daya tanggap dalam sector Kesehatan menjadi tantangan utama. Artikel ini bertujuan Tujuan Menganalisis penyelenggaraan Tata Kelola yang baik/Good governance dalam bidang kesehatan menyangkut nilai-nilai yaitu efisiensi, pemerataan dan daya tanggap / akuntabilitas masyarakat, untuk mencapai kesejahteraan yang disusun melalui metode studi pustaka. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria I nklusi dan kata kunci melalui database Google Scholar dan Sinta dengan topik serupa Tata pengelolaan yang baik didalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan didapat sebanyak 23 artikel utama yang akan ditelaah. Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa secara umum Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat telah dijalankan namun terlihat adanya keterbatasan dalam penerapan Tata pengelolaan yang baik, kurangnya partisipasi dari antar sector, transparansi informasi, akuntabilitas para actor yang terlibat didalam program belum berjalan maksimal. Kata Kunci: Implementasi, Tata Kelola Kesehatan, Germas
Gambaran Perilaku Merokok Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kaliwiro Kabupaten Wonosobo Tahun 2021 Alya Binda Ulinuha; Bagoes Widjanarko; Ratih Indraswari
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 21, No 6 (2022): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkmi.21.6.363-373

Abstract

Latar belakang: Rokok mengandung racun dan zat karsinogenik yang dapat menimbulkan berbagai penyakit hingga kematian. Tenaga kesehatan sebagai promotor kesehatan memiliki peran penting dalam pemberi edukasi pencegahan perilaku merokok serta panutan di masyarakat dengan tidak mengonsumsi rokok. Namun, banyak ditemukan tenaga kesehatan yang menjadi perokok. Hal tersebut dapat memengaruhi keyakinan masyarakat sehingga masyarakat enggan untuk berhenti merokok karena peran yang dijalankan tenaga kesehatan sebagai role model tidak sesuai. Dari latar belakang tersebut peneliti ingin mengetahui gambaran perilaku merokok, persepsi kerentanan, persepsi hambatan, sikap terhadap perilaku, norma subjektif serta dorongan untuk bertindak pada tenaga kesehatan yang merokok.Metode: Penelitian deskriptif menggunakan metode kualitatif dengan subyek penelitian adalah tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Kaliwiro, Wonosobo. Pemilihan subjek penelitian menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data melalui observasi dan metode wawancara mendalam dengan 8 subjek penelitian.Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa merokok merupakan aktifitas rutin yang sulit untuk dihentikan, sudah menjadi kebiasaan, dan subjek tetap merokok meski sebagai tenaga kesehatan. Merokok dianggap pengisi waktu luang dan pereda stres terutama melepas penat selepas kerja. Subjek penelitian merasa memang seharusnya tenaga kesehatan menjadi panutan kesehatan bagi masyarakat, tetapi subjek penelitian menganggap tenaga kesehatan juga manusia. Merokok atau tidak memang kesadaran dari masing-masing individu.Simpulan: Perilaku merokok berkaitan dengan persepsi kerentanan, persepsi hambatan, sikap terhadap perilaku, norma subjektif serta dorongan untuk bertindak. Kata kunci: perilaku merokok; tenaga kesehatan; puskesmas ABSTRACT Title: Description of Smoking Behaviour among Healthcare Workers in Puskesmas Kaliwiro, Wonosobo City in 2021Background: Cigarettes contain toxins and carcinogenic that can cause various diseases even death. Health workers as health promoters have an important role in providing education on the prevention of smoking behavior and as role models in the community by not consuming cigarettes. Nevertheless, many health workers are found to be smokers. This can affect people's beliefs so that people are reluctant to stop smoking because the role played by health workers as role models is not appropriate. From this background, the researcher wanted to know the description of smoking behavior, perception of vulnerability, perception of barriers, attitudes towards behavior, subjective norms, and cues to action on health workers who smoke. Method: Descriptive research using qualitative methods with research subjects are health workers who work at the Kaliwiro Health Center, Wonosobo. The selection of research subjects using purposive sampling method. Collecting data through observation and in-depth interview methods with 8 research subjects. Result: The results of this study indicate that smoking is a routine activity that is difficult to stop, has become a habit, and continues to smoke even as a health worker. Smoking is considered a leisure time filler and a stress reliever, especially to relieve fatigue after work. The research subjects felt that health workers should be role models for health for the community, but the research subjects considered that health workers were also humans. Smoking or not is the awareness of each individual.Conclusion: Smoking behavior is related to the perception of vulnerability, perceived barriers, attitudes towards behavior, subjective norms, and cues to action.Keywords: smoking behaviour; healthcare worker; primary health care
Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Penderita Hipertensi dalam Melaksanakan Terapi di Puskesmas Bandarharjo Regi Aromdillah Prabawati; Bagoes Widjanarko; Priyadi Nugraha Prabamurti
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 21, No 6 (2022): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkmi.21.6.405-410

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi mempunyai tingkat mortalitas yang cukup tinggi serta mempengaruhi kualitas hidup dan produktifitas seseorang. Upaya untuk pengurangan resiko naiknya tekanan darah dan pengobatannya adalah dengan cara terapi hipertensi. Kepatuhan penderita merupakan faktor utama penentu keberhasilan terapi Hipertensi. Kepatuhan pengobatan pada penderita merupakan hal penting karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi harus selalu dikontrol agar tidak terjadi komplikasi yang berujung kematianMetode: Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan desain studi cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah penderita hipertensi di Puskesmas Bandarharjo. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah sampel 72 orang.Hasil: Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa variabel yang berhubungan dengan kepatuhan penderita Hipertensi dalam melaksanakan terapi sebagai berikut: Persepsi kerentanan (p-value = 0,019), Persepsi keseriusan (p-value = 0,010), dan Efikasi diri (p-value = 0,000). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kepatuhan penderita Hipertensi dalam melaksanakan terapi sebagai berikut: Usia responden (p-value = 0.463), Jenis Kelamin (p-value = 0.214), Pekerjaan responden (p-value = 0.744) Tingkat Pendidikan (p-value = 0.754), Pengetahuan (p-value = 0.137), Persepsi manfaat (p-value = 0.499), Persepsi hambatan (p-value = 0.057) dan Isyarat untuk bertindak (p-value = 0.584). Kerentanan mayoritas terdapat pada kategori kerentanan tinggi, Persepsi Keseriusan mayoritas terdapat pada kategori keseriusan tinggi, dan Efikasi Diri mayoritas terdapat pada kategori efikasi diri tinggi.Simpulan: Kepatuhan penderita hipertensi dalam melaksanakan terapi berada pada kategori kepatuhan tinggi (62.5%).Kata kunci: hipertensi; kepatuhan terapi; health belief modelsABSTRACTTitle: Factors Related to Compliance with Hypertension Patients in Implementing Therapy at Bandarharjo Health CenterBackground: Hypertension has a fairly high mortality rate and affects a person's quality of life and productivity. Efforts to reduce the risk of rising blood pressure and its treatment is by means of hypertension therapy. Patient compliance is the main factor determining the success of hypertension therapy. Compliance with treatment in patients is important because hypertension is a disease that cannot be cured but must always be controlled so that complications do not occur that lead to death.Methods: The type of research used is descriptive analytic research using quantitative methods and using a cross sectional study design. The population in this study were patients with hypertension at the Bandarharjo Health Center. The sampling technique is the total population with a sample of 72 people.Results: From this study, it was found that the variables related to compliance with hypertension sufferers in carrying out therapy were as follows: Perceived vulnerability (p-value = 0.019), Perceived seriousness (p-value= 0.010), and Self-efficacy (p-value = 0.000 ). While the variables that are not related to the compliance of hypertension sufferers in carrying out therapy are as follows: Age of respondents (p-value = 0.463), Gender (p- value = 0.214), Respondent's occupation (p-value = 0.744) Education level (p-value = 0.754), Knowledge (p- value = 0.137), Perception of benefits (p-value = 0.499), Perception of barriers (p-value = 0.057) and Signals to act (p-value = 0.584). The majority of vulnerability is in the high vulnerability category, the seriousness perception is mostly in the high seriousness category, and the majority of self-efficacy is in the high self-efficacy category.Conclusion: Compliance with hypertension patients in carrying out therapy is in the category of high adherence (62.5%).Keywords: hypertension; therapeutic compliance; health belief models
Perilaku Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil yang Mengalami Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Bener Kabupaten Purworejo Maria Cynthia Bella Wijayanti; Bagoes Widjanarko; Ratih Indraswari
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 21, No 5 (2022): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkmi.21.5.321-328

Abstract

Latar belakang: Ibu hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami anemia disebabkan adanya hemodilusi. Kabupaten Purworejo menjadi Kabupaten dengan cakupan pemberian TTD paling rendah di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2019. Kecamatan Bener menjadi kecamatan dengan anemia ibu hamil tertinggi di Kabupaten Purworejo pada tahun 2020. Penanggulangan dan pengobatan ibu hamil yang mengalami anemia dilakukan dengan mengonsumsi TTD. Kepatuhan ibu hamil yang mengalami anemia dalam mengonsumsi TTD menjadi kunci keberhasilan pengobatan. Puskesmas Bener sebagai distributor TTD tidak dapat menjamin kepatuhan konsumsi TTD pada ibu hamil dengan anemia. Puskesmas Bener telah melakukan KIE berupa edukasi oleh konselor, kelas ibu hamil serta pemasangan poster di ruang tunggu pasien.  Penelitian ini menggunakan teori Health Belief Model sebagai dasar analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan konsumsi TTD pada ibu hamil yang mengalami anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Bener.Metode: Penelitian menggunakan desain peneltiian cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan teknik total populasi dengan jumlah sampel 54 ibu hamil yang mengalami anemia. Penelitian dilakukan dari bulan April – Juni 2022 dan dianalisis dengan uji hubungan spearman’s rho.Hasil: Mayoritas responden patuh mengonsumsi TTD (92,6%). Hasil uji menunjukkan variabel yang memengaruhi kepatuhan konsumsi TTD ialah perceived severity (p-value 0,006), perceived barriers (p-value 0,001), self-efficacy (p-value 0,001) dan cues to action (p-value 0,004). Variabel perceived susceptibility (p-value 0,417) dan perceived benefit (p-value 0,262) tidak memengaruhi kepatuhan konsumsi TTD pada ibu hamil yang mengalami anemia.Simpulan: Perceived severity, perceived barriers, self-efficacy dan cues to action menjadi variabel yang berpengaruh terhadap kepatuhan TTD pada ibu hamil yang mengalami anemia.Kata kunci: kepatuhan; tablet tambah darah; ibu hamil; anemia; health belief modelABSTRACTTitle: Compliance Behavior of Blood Supplementation Tablets in Pregnant Women with Anemia in the Work Area of Bener Health Center, Purworejo RegencyBackgorund: Pregnant women are one of the groups that are prone to anemia due to hemodilution. Purworejo Regency became the Regency with the lowest coverage of giving iron tablets in Central Java Province in 2019. Bener District became the sub-district with the highest anemia for pregnant women in Purworejo Regency in 2020. Management and treatment of pregnant women with anemia is done by consuming iron tablets. Compliance of pregnant women with anemia in taking iron tablets is the key to successful treatment. Bener Health Center as a distributor of iron tablets cannot guarantee compliance with iron supplements consumption for pregnant women with anemia. The Bener Health Center has carried out IEC in the form of education by counselors, classes for pregnant women and posters in the patient waiting room. This study uses the Health Belief Model theory as the basis for analyzing the factors that influence adherence to iron tablets consumption in pregnant women with anemia in the Bener Health Center Work Area.Methods: The study used a cross sectional research design. The sampling technique used was the total population of 54 pregnant women with anemia. The study was conducted from April to June 2022 and analyzed by using the Spearman's Rho test.Results: The majority of respondents complied with taking blood-added tablets (92.6%). The test results show that the variables that affect compliance with blood-added tablets are perceived severity (p-value 0.006), perceived barriers (p-value 0.001), self-efficacy (p-value 0.001) and cues to action (p-value 0.004). The variables perceived susceptibility (p-value 0.417) and perceived benefit (p-value 0.262) did not affect the compliance of blood-added tablet consumption in pregnant women with anemia.Conclusion: perceived severity, perceived barriers, self-efficacy and cues to action are variables that affect adherence to blood-added tablets in pregnant women with anemia.Keywords: compliance; iron tablets; pregnant woman; anemia; health belief model
Critical thinking and decision-making skills regarding reproductive health among pupils in Central Java Bagoes Widjanarko; Ratih Indraswari; Novia Handayani; Aditya Kusumawati
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 12, No 2: June 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v12i2.22138

Abstract

Many teenagers are entangled in promiscuity which results in unwanted pregnancies, early marriages, or abortions. How a teenager decides something in their life is influenced by their previous experience and environment. This study aims to determine the critical thinking and decision-making skills of pre-adolescence children in terms of reproductive health. This research is a cross- sectional study conducted on 12,689 pupils in Semarang, Central Java Province, Indonesia. The proportion of respondents based on sex and grade is quite balanced. As many as 49% of the pupils lack knowledge and a permissive attitude (52.5%) about reproductive health. Of 50% of pupils have low critical thinking skills and only 61.4% have good decision-making skills. Girls have better critical thinking skills than boys (p=0.004). Knowledge affects critical thinking and decision-making skills in pupils (OR=1.2). Pupils who can think critically tend to have good decision-making skills (p<0.001, OR=5.1). Decision-making skills in children are influenced by critical thinking skills. Both are influenced by knowledge. The health and education offices need to collaborate to increase pupils’ health and reproductive knowledge.
Bauran pemasaran jasa (7P) terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan di Rumah Sakit: Literature review Siti Alfani; Bagoes Widjanarko; Ayun Sriatmi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i1.8870

Abstract

Background: The success of a service organization such as a hospital requires a marketing strategy. Hospitals need to prepare coordination for the performance of health services so that they can meet the needs and expectations of patients.Purpose: To determine the influence of the marketing mix on patient decisions in choosing services at the Hospital.Method: This study is a Literature Review. Search for reference sources in the form of published scientific articles. References to scientific articles which discuss the service marketing mix (7P) on patient decisions in choosing services at the hospital. Collection of references through several online databases namely Science Direct, Scopus, ProQuest, Springer Link, Google Scholar, JSTOR and PubMed. The keywords used in the search are "Marketing mix (marketing mix)", "7P marketing mix" "Purchase decision (decision making)', the decision to choose and "Hospital".Results: Of the seven articles reviewed and all of them are quantitative studies. Furthermore, five articles (78 percent) were obtained that stated that the service marketing mix (marketing mix) had a significant influence on the patient's decision to choose services at the hospital. Two other articles show an illustration that (22 percent) of the service marketing mix (marketing mix) has no significant influence on the patient's decision to choose services at the hospital.Conclusion: There is a relationship between the marketing mix (product, price, place, promotion, people, process, physical evidence) on patient satisfaction in choosing services at the hospital.Keywords: Marketing Mix; Service; Decision; Choosing; Hospital.Pendahuluan: Keberhasilan dari suatu organisasi jasa seperti rumah sakit memerlukan strategi pemasaran. Rumah sakit perlu menyiapkan kordinasi terhadap kinerja layanan kesehatan sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pasien.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan di Rumah Sakit.Metode: Studi ini merupakan Literature Review. Pencarian sumber referensi berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan. Referensi artikel ilmiah yang artikel yang membahas tentang bauran pemasaran jasa (7P) terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan di rumah sakit. Pengumpulan referensi melalui beberapa database online yaitu Science Direct, Scopus, ProQuest, Springer Link, Google Scholar, JSTOR dan PubMed. Adapun kata kunci yang digunakan dalam pencarian yaitu “Bauran Pemasaran (marketing mix)”, “marketing mix 7P” “Keputusan Pembelian (decision making)’, keputusan memilih dan “Rumah Sakit (hospital)”.Hasil: Dari tujuh artikel yang direview dan semuanya merupakan penelitian kuantitatif. Selanjutnya didapatkan lima artikel (78 persen) yang menyebutkan bahwa bauran pemasaran jasa (marketing mix) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan di rumah sakit. Dua artikel lainnya menunjukan gambaran bahwa (22 persen) bauran pemasaran jasa (marketing mix) tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan di rumah sakit.Simpulan: Terdapat hubungan antara bauran pemasaran (product, price, place, promotion, people, process, physical evidence) terhadap kepuasan pasien dalam memilih layanan di rumah sakit. 
Implementasi Konsep Safe Community dalam Penanganan Gawatdarurat Multisektoral: - Rheni Prihanti; Bagoes Widjanarko; Budiyono Budiyono
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.463 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.582

Abstract

Konsep Safe Community yang pertama kali diterapkan di negara Swedia telah diimplementasikan di berbagai belahan negara dalam upaya penurunan angka kesakitan dan kematian akibat kegawatdaruratan. Penanganan kegawatdaruratan dengan konsep Safe Community diterapkan diberbagai sektor antara lain cidera (kegawatdaruratan sehari-hari di rumah, tempat kerja, sekolah, tempat-tempat umum dan lainnya), bencana, kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi konsep Safe Community dalam berbagai sektor. Metode literatur ini dilakukan dengan pendekatan narrative review. Pencarian database yang digunakan melalui ScienceDirect, ProQuest, PubMed Central, JSTOR, Springer Link dan Google Cendikia tahun 2012 -2022 dengan kata kunci serta kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Hasil dari penelitian ini adalah menganalisa 15 artikel dari 72 artikel yang telah ditemukan, dari hasil telaah artikel dengan simple narrative literatur review dihasilkan bahwa penerapan konsep Safe Community di beberapa negara terdiri dari program pencegahan dan penanganan cedera, bencana, kecelakaan lalu lintas dan bencana yang berbasis pemberdayaan masyarakat dan pemerintah sebagai fasilitator. Kesimpulan penelitian ini adalah program -program penanganan kegawatdaruratan yang menerapkan konsep Safe Community terbukti efektif sehingga dapat diterapkan dalam upaya penurunan angka kesakitan dan kematian akibat kegawatdaruratan multisectoral.
Evaluasi Pelaksanaan Safe Community Penanganan Kegawatdaruratan Sehari-hari di Kota Semarang Rheni Prihanti; Bagoes Widjanarko; Budiyono Budiyono
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.113 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.918

Abstract

Konsep Safe Community merupakan salah satu upaya dalam mencegah kesakitan, kecacatan dan atau kematian akibat kegawatdaruratan sehari-hari, bencana maupun korban massal yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Kota Semarang telah menerapkan Konsep Safe Community sejak tahun 2017, namun belum berjalan dengan optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi implementasi konsep Safe Community penanganan kegawatdaruratan sehari-hari di Kota Semarang. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember 2022 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentsi. Informan penelitian ini adalah dua belas orang yang berasal dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas komunikasi dan informatika (112), organisasi kemanusiaan, Kecamatan dan Kelurahan. Teknik Pengolahan dan Analisis Data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan metode Content Anaysis (Analisis isi). Hasil dari penelitian ini adalah faktor-faktor yang menghambat Safe Community penanganan kegawatdaruratan sehari-hari di Kota Semarang adalah jumlah dan kompetensi tenaga medis sebagai trainer dan relawan sebagai tim kelurahan tanggap darurat medis belum tercukupi, ketersediaan sarana prasarana masih terbatas terutama ketersediaan Standar Operasional Prosedur (SOP), kualitas koordinasi lintas sektor yang belum optimal serta belum dilaksanakannya monitoring dan evaluasi. Kesimpulan penelitian ini adalah ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana, koordinasi lintas sektor yang optimal dan adanya monitoring evaluasi menjadi faktor yang mempengaruhi keberhasilan Safe Community penanganan kegawatdaruratan sehari-hari di Kota Semarang.
STUDI EKSPLORASI PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA JALANAN DI KOTA SEMARANG Delita Septialti; Zahroh Shaluhiyah; Bagoes Widjanarko
Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2023): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2022.010.01.5

Abstract

Remaja jalanan menjadi kelompok yang rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi karena keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan. Memiliki perilaku seksual berisiko dan pengetahuan yang terbatas menyebabkan remaja jalanan butuh perhatian lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku seksual berisiko, sikap permisif dan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja jalanan di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dilanjutkan dengan snowball sampling. Responden penelitian berjumlah 6 orang remaja jalanan dan 3 orang pengelola Rumah Perlindungan Sosial Anak sebagai triangulasi. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan remaja jalanan memiliki perilaku seksual yang sangat berisiko, memiliki sikap yang permisif dan pengetahuan yang rendah. Remaja jalanan aktif secara seksual sejak usia 14 tahun, sering bergonta-ganti pasangan, tidak menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan, bahkan ditemukan remaja yang berhubungan untuk mendapatkan imbalan berupa uang. Remaja jalanan menganggap hubungan seksual pranikah adalah hal yang normal dan biasa saja. Remaja jalanan mengaku belum pernah mendapatkan pendidikan terkait kesehatan reproduksi, mereka tidak mengetahui dampak dari hubungan seksual sebelum menikah seperti kehamilan dan penyakit menular seksual. Diperlukan tindak lanjut dari perilaku seksual pada remaja jalanan saat ini karena akan berpengaruh terhadap masa depan mereka jika tidak diperhatikan sejak dini. 
Co-Authors Adi , Mateus Sakundarno Adi, Lukas Tersono Aditya Kusumawati, Aditya Adriyan Pramono Afwina, Husnia Tahta Agung Budianto Agus Subagio Agus Suwandono Ahmad Syauqy Ahsan, Abdillah Ajeng Fitri Setyani Akmal, Dzul Alfan Afandi Alfi Faridatus, Alfi Ali Rahayu Alifia Ardyara Alya Binda Ulinuha Amira Noor Sukma Anastasia Wulandari, Anastasia Andari Nurul Huda, Andari Nurul ANDERIAS TARAWATU ORA Andi Ardiansyah Nurdin Andini, Intan Fitrah Ani Margawati Ani Purwanti Anies Anies Anies Anies Anindhita Setianingrum Anisah Munawaroh Anisya Herawardhani Anita Nugrahaeni Anjelika, Ratna Anna Maulina L. Annisa Novanda Maharani Utami Annisa, Aulia Antono Surjoputro Antono Suryo Putro Antono Suryo Putro Antono Suryoputro Antono Suryosaputro Anung Sugihantono Anung Sugihantono Apoina Kartini Apriyanti, Laeli Ari Udijono Ariani, Antri Arida Bitanajsha Zuqriefa Arininda Rima Kurnia Aris Sugiharto Aryanti, Dessy Asmuruf, Mersy Marselina Atik Mawarni Aulia Ika Pratiwi Auryn, Shania Ayun Sriatmi Baju Widjasena Bella Oktaviani Bella Risca Monica Besar Tirto Husodo Besar Tirto Husodo Besar Tirto Husodo Bilqis Nabila Bintang, Melva Kristina br Budi Laksono Budi Laksono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Bulan Prabawani Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami, Cahya Cahyani, Amalia Eka Chaterina Novelle Turnip Chomariyah, Zumrotul Dahlan, Muslih Daru Lestantyo Deastuti, Nurridha Debora M. Siahaan Delita Septialti Delita Septialti Della Zulfa Rifda Deni Syahrudin Taniansyah Devi Ayu Susilowati Devi Ayu Susilowati Dewi Mayangsari Dewi Mayangsari Dewi, Bella Rossana Dian Kusuma Dina Wati Dini Fitri Damayanti Diyah Nur Ekowati Djoko Trihadi Lukmono Dwi Lestari Tantinis Dwi Lutfi Nugraheni Dwi Rizky Novianto Dwi Sutiningsih Dwiantoro, Luky Dwiyarina Margarisa Dyah Anantalia Widyastari Edi Widayat Eka Cahyaningsih Wulandari Eko Septian Insiano EM, Mexitalia Setiawati Emmy Riyanti Emy Herliani Endang Krismawati Erdelia Herdanindita Eunike Merlinda Kawung Evani Ida Napitupulu Evika Prilian, Evika Fachry Abda El Rahman Faozan, Amir Farah Husna Fadhilah Farasiva Indiani Rajasa Farid Agushybana Farid Agushybana Farid Farid Agushybana Farida Farida Faridah Faridah Fariz Kahendra Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fauzi, Ekha Rifki Febyanesti, Athika Reza Fifi Dwijayanti Frederikus Feribertus Nikat Gesti Megalaksari, Gesti Ghodiq Ufthoni Gunadi Gunadi Gunawan Widiyanto Hadina Eka Camalia Hana Maulida Muflikhah Handayani, Novia Handayani, Novia Harbandinah Pietojo Hardhono Susanto Hardono Susanto, Hardono Hari Susanta Nugraha Harsono . Hartono Hartono Hendrixus Eko Surani Putro Henry Setiawan Henry Setyawan Henry Setyawan Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Herlantoro, Herlantoro Herliani, Emy Hermien Nugraheni Hertanto Wahyu Subagio Herwinda Kurniasih Hestyani Kelananingrum Hutabarat, Saut Iceu Mulyati Ida Wahyuni Ifroh, Riza Hayati Ika Mustikasari, Ika Ikrila, Ikrila Inayanti, Eli Insiano, Eko Septian Irmanita Wiradona Isti Rahmadani Janardani, Andini Talitha Jayawarsa, A.A. Ketut K. Heri Nugroho HS, K. Heri Kamilah Budhi Khoerunnisa, Fitrina Konstantina Pariaribo Krismawati, Endang Kristianto Adiwiharyanto Kumalasari Kumalasari Kumalasari Kumalasari Kurniawan, Yuniar Deddy Kurniawati Danu Iswanto, Rery Kusmiati, Yeni Kusyogo Cahyo Kusyogo Cahyo Kusyogo Cahyo Laila Septia Anindia Laila Wahid Laksmono Widagdo Laksmono Widagdo Laras Ismiati Indrayana Laura Respati Denta Elygio Lede, Lucya Lily Kresnowati Lintang Dian Saraswati Lucya Lede Luh Putu Ratna Sundari Lukas Tersono Adi M Mexitalia M. Syarif Hidayatullah M.Z Rahfiludin Marek Samekto Maria Cynthia Bella Wijayanti Maria Mexitalia Maria Ratih Widiyaning Marisa Gita Putri Marshia Zefanya R.R Martha Irene Kartasurya Martini Martini Martini Martini Mateus Sakundarno Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Megawati, Eka Megawati, Eka Meliana Fatmawati, Meliana Mercy Joice Kaparang Mifta Nur Dwiyani Mochamad Abdul Hakam Mohammad Zen Rahfiludin Mohammad Zen Rahfiludin Mona lisa MS Anam Muchlis A.U. Sofro Muchlis Achsan Udji Sofro Muchlis Achsan Udji Sofro Muchlis Achsan Udji Sofro Muh Fauzi, Muh Muh, Fauzi Muhammad Harli Muhammad Hussein Gasem Muhammad Iqbal Kurniawan Muhammad Luthfi Muhammad Saleh Muhammad Saleh Mulawarman, Andi Munaya Fauziah Mursid Raharjo Mustalia, Mustalia N. Nurjanah Nadia Puspitasari Nazarwin Saputra Nia Indriana Sari Nirmala Herlani Nisrina Shafira Salsabilla Nissa Kusariana Nita Anggerina Putri Hi Setiawan Nohana, Olvinny Caroline Noorce Christiani Berek Novia Luthviatin Nugrahaeni, Anita Nugraheni, Achadi Nuniek Nizmah Fajriyah Nunuk Widyaningsih Nur Endah Wahyuningsih Nur Fadhilah Nur Khafidhoh Nur Widyastuti Nurani Hari Murti Nurdiana Nurdiana Nurdin, Andi Ardiansyah Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurmasyita Nurmasyita, Nurmasyita Nurul Desita Sari Nurul Hidayati kusumastuti Nurwijayanti Oktania, Nia Primilies Olivionita, Vita Olys Olys Onny Setiani Patmawati Petro Dwi Siswanto pitoyo mumpuni Pollan Versilia Wuritimur Praba Ginandjar Prihanti, Rheni Prisca Dama Shinta Priyadi Nugraha P Priyadi Nugraha Prabamurti Purnamasari, Gilang Purwanti, Sumy Hastry Purwantisasari, Susiana Puspitaningtyas, Sheila Indah Putri Septyarini Putri, Meuthya Aulia Dodhy Rachma Purwanti Rahayu Sitorus Rahayu, Tiwuk Puji Rahfiludin, M.Z Rahmadhiana Febrianika, Rahmadhiana Rajasa, Farasiva Indiani Ramadhani Eka Putri ratih indraswari Ratih Indraswari Ratih Indraswari Ratna Dian Kurniawati Ratna Trisilawati Ratri Kartikasasmi Ratri Kartikasasmi Raumanen Afiana Lomboan Regi Aromdillah Prabawati Reni Wahyu Triningsih Retni Retni Retno Hestiningsih Rheni Prihanti Rina Hudayani Rizal Imam Muksin Rizka Laila Rachmawati Rosna Putra, Nur Trishna Rylas Chintya Aksamala Sakundarno Adi Salma Adilah Putri Salsabila, Rahmalia Shoffy Santi, Septiana Rahma Saputra, Putu Krisna Saputro, Wisnu Adhi Saroh Saroh, Saroh Saskia Biyakto Putri, Saskia Biyakto Septialti, Delita Setyani, Ajeng Fitri Setyorini, Ria Novita Shabrina Arifia Qatrannada Shabrina Hasnaulia Safarah Shaluhiyah, Zahro Shania Auryn Siti Alfani Siti Alfani Siti Chunaeni siti wulandari Sofro, Muchlis AU Sri Achadi Nugraheni Sri Setiasih Sri Winarni Subekti, Ratih Suci Musvita Ayu Sudrisman Sudrisman Sugiarto, Heri Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono, Suhartono Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Sukamto Sukamto Sulistiawati SULISTIYANI SULISTIYANI SUMIYATI SUMIYATI Sumy Hastry Purwanti Suratman Suratman Surjoputro, Antono Suroto suroto Suryati Suryati Suryo Pratikwo Suryono, Lucky Aris Suryosaputro, Antono Sutopo Patria Jati Suwandi, Amad Syamsulhadi Budi Musthofa Syamsulhuda BM Syamsulhuda Budi Musthofa Tandiyo Pradekso Tinuk Istiarti Tinuk Istiarti Tri Joko Triwahyuningsih, Ria Y. Trixie Salawati Turmaningsih Surya Pratama Tutut Dwi Adi Cahyani Utomo, Achmad Yoga Setyo Ututya Lisya Wijaya V.G Tinuk Istiarti VG Tinoek Istiarti VG Tinuk Istiarti, VG Tinuk VG. Tinuk Istiarti Virgianti, Liza Walin Wenny Wahyuni, Wenny Widya Widya Winarsih, Sharah Aulia Yulia Vanda Editia Yulia Vanda Editia Yulian Wahyu Permadi Yuliani Setyaningsih Yuliani Setyaningsih Yulianto Prabowo Yuniarti Yuniarti Yunisa Ratna R., Yunisa Zaenal Amirudin Zahroh Shaluhiyah Zahroh Shaluhiyan Zainab