p-Index From 2021 - 2026
16.27
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora AL-Fikr Equilibrium: Jurnal Pendidikan JICSA Public Health of Indonesia Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Jurnal Berkala Kesehatan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Phinisi Integration Review SOSIOHUMANIKA ATIKAN AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Kesehatan Manarang Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Journal of Health Promotion and Behavior Alignment: Journal of Administration and Educational Management Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Journal on Education Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Ensiklopedia of Journal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Jurnal Kesehatan Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Borneo Nursing Journal (BNJ) Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Keperawatan Galuh Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Journal of Midwifery and Nursing Studies Jurnal Ilmiah Administrasita' Devotion: Journal of Research and Community Service International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Journal Peqguruang: Conference Series Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Journal of Muslim Community Health (JMCH) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Berita Kesehatan Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Indonesian Journal of Social and Educational Studies Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Bosowa Journal of Education Journal RESPECS (Research Physical Education and Sports) Education, Language, and Culture Journal Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Mamangan Social Science Journal Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal of Global Pharma Technology Jurnal Mitrasehat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Media Hukum Journal of Social and Humanities Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Advances in Healthcare Research Svāsthya: Trends in General Medicine and Public Health Jurnal Kesehatan Marendeng International Journal of Education, Vocational and Social Science Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran IPSSJ Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Joong-Ki Education Specialist Mega Buana Journal of Public Health Journal of Midwifery and Nursing Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN HIV DAN AIDS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULILI KOTA PALU TAHUN 2024 Angriani Kristianita Pamona, Wasti; Adam, Arlin; Sainuddin, Sudirman
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 3 No. 1 (2024): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/hqgzzr49

Abstract

Implementasi kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS selama ini masih jauh dari harapan akibat hanya dilihat sebagai masalah pada sektor kesehatan saja dan bagi sektor non kesehatan itu bukan menjadi masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi implementasi kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Bulili Kota Palu Tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan diambil dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling dengan informan sebanyak 5 orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi, observasi. Teknik analisa data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verification. Uji keabsahan data dimana peneliti menggunakan trianggulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa komunikasi lintas program dan lintas sektor sangat baik dan aktif dimana kegiatan dilakukan setiap 3 bulan. Sumber daya pendukung sangat baik seperti dokter, bidan, apoteker dan pemegang program yang sudah mengikuti pelatihan, petugas Analis yang terlatih. Puskesmas juga menggunakan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi sehingga pertukaran informasi yang cepat dan akurat antar lintas program dan lintas sektor. Struktur birokrasi dalam penanggulangan HIV dan AIDS sudah di atur dalam PERWALI dan PERDA di Kota Palu, petugas juga mengalami hambatan dilapangan karena koordinasi antar petugas yang belum optimal sehingga tidak mencapai hasil yang optimal. Dukungan masyakarat masih sangat kurang oleh karena petugas kesulitan dalam mengumpulkan masyarakat dalam waktu bersamaan dengan berbagai alasan bahkan kurangnnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam penanggulangan HIV dan AIDS. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa komunikasi lintas sektor dan lintas program, sumber daya pendukung, sikap pengelola HIV dan AIDS, struktur birokrasi sudah baik akan tetapi dukungan masyarakat masih sangat kurang.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI PUSKESMAS SULI KABUPATEN LUWU Radiansyah; Adam, Arlin; Sainuddin, Sudirman; Zamli
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 3 No. 1 (2024): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/fqkmwa80

Abstract

Implementasi program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dalam meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) selama ini masih jauh dari harapan yang berdampak pada angka kematian ibu dan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi Implementasi Program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) Di Puskesmas Suli Kabupaten Luwu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan diambil dengan teknik snowball sampling dengan informan sebanyak 4 orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi, observasi. Teknik analisa data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verification. Uji keabsahan data dimana peneliti menggunakan trianggulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa komunikasi Bantuan Program Operasional Kesehatan (BOK) dalam meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak dimana petugas membuat rancangan program terlebih dahulu dan fokus terhadap materi yang akan disampaikan kepada masyarakat dan menggunakan media seperti flip chart, LCD, sebaran kertas. Sumber daya pendukung dimana petugas yang kompeten di bidang kesehatan ibu dan anak dan didukung dengan tokoh masyarakat sebagai cara untuk mempermudah berkomunikasi dengan masyarakat. Sikap petugas merasa senang menerima insentif dan semakin rajin untuk mengemban tugasnya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak dan yang berhak menerima dana insentif adalah petugas kesehatan yang terlibat dalam kegiatan BOK. Struktur birokrasi sudah memiliki dasar yang kuat dalam hal kegiatan BOK, sedangkan fungsi antar instansi dengan puskesmas ibu sudah sesuai dalam hal peningkatan kesehatan ibu dan anak. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa implementasi program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang tepat maka dapat dalam meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA).
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN RUMAH TANGGA Mudarsi, Vivi; Adam, Arlin; Iskandar, Ishaq
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 3 No. 1 (2024): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/txq08594

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sehat seseorang, baik secara fisik, jiwa, maupun sosial dan bukan sekadar terbebas dari penyakit untuk memungkinkannya hidup produktif. Tujuan pembangunan kesehatan bagi setiap orang adalah adanya peningkatan kesadaran, kemauan, serta kemampuan untuk berperilaku hidup sehat sehingga harus mempunyai acuan tentang arah pembangunan kesehatan, sehingga diperlukan dukungan Sistem Kesehatan Nasional dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan PHBS Pada Tatanan Rumah Tangga di Desa Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observational analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Desa Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara pada bulan Mei-Juni 2024. Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Data di analisis secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan umur terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara, Tidak ada hubungan jenis kelamin terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara, terdapat hubungan pendidikan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara. Terdapat hubungan pengetahuan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara. Terdapat hubungan sikap terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara. Variabel yang paling dominan mempengaruhi perilaku hidup bersih dan sehat adalah sikap dengan nilai Exp (B) sebesar 3.529. Adapun saran bagi pemerintah setempat agar meningkatkan pemerataan pelaksanaan program PHBS di rukun tetangga dan keluarga, selain itu peran perangkat desa dalam mensukseskan setiap kegiatan penyuluhan kesehatan dan kegiatan sosial lainnya, sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk berperilaku sehat.
Komunikasi Emansipatoris dalam Pendidikan Keperawatan Gigi: Kajian Kritis berdasarkan Teori Habermas Zulkarnain, Zulkarnain; Kamaruddin, Samsu A.; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan dinamika komunikasi emansipatoris dalam pendidikan keperawatan gigi dengan menggunakan teori tindakan komunikatif Jürgen Habermas sebagai landasan analisis kritis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data empiris ilustratif yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dosen dan mahasiswa program studi keperawatan gigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang berlangsung dalam proses pembelajaran umumnya masih didominasi oleh komunikasi instrumental yang bersifat hierarkis, di mana dosen berperan sebagai pusat informasi dan mahasiswa berfungsi sebagai penerima pengetahuan secara pasif. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan indikasi berkembangnya komunikasi emansipatoris melalui berbagai inisiatif dosen yang membuka ruang dialog terbuka, mendorong refleksi kritis, serta melibatkan mahasiswa secara aktif dalam diskusi klinik, analisis kasus pasien, dan proses pengambilan keputusan pembelajaran. Analisis berdasarkan teori tindakan komunikatif Habermas mengungkap bahwa pergeseran dari komunikasi instrumental menuju komunikasi emansipatoris berpotensi mendorong terciptanya kesadaran kritis, otonomi berpikir, serta kemampuan reflektif mahasiswa dalam menghadapi realitas praktik keperawatan gigi yang kompleks. Selain itu, pola komunikasi ini memperkuat dimensi etis, humanis, dan kolaboratif dalam pendidikan kesehatan yang berorientasi pada pembentukan profesionalisme berbasis empati dan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan budaya dialog reflektif, pelatihan pedagogi komunikatif bagi dosen, serta perancangan struktur pembelajaran yang lebih partisipatif dan demokratis untuk mendukung transformasi menuju pendidikan keperawatan gigi yang berkeadilan, kritis, dan humanistik.
MAKNA PROFESIONALISME TENAGA KESEHATAN DALAM KONTEKS SOSIAL BUDAYA: STUDI KUALITATIF DI RSUD TRIKORA SALAKAN Dwi Jusrini Palungan; Arlin Adam; Andi Alim
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.608

Abstract

Latar belakang: Profesionalisme tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap standar prosedural, tetapi juga sebagai refleksi dari nilai-nilai sosial, budaya, dan institusional yang khas. Tujuan: Untuk menggali makna profesionalisme sebagaimana dipahami dan dijalankan oleh tenaga kesehatan di RSUD Trikora Salakan. Metode: Penelitian ini kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan informan tenaga kesehatan yang telah bekerja minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil: Profesionalisme dipahami secara multidimensional meliputi kedisiplinan, kompetensi, integritas, empati, kemampuan komunikasi, hingga sensitivitas budaya. Interaksi sosial dalam lingkungan kerja, termasuk dengan pasien, keluarga, dan rekan sejawat, menjadi media penting dalam pembentukan nilai-nilai profesionalisme. Namun, nilai-nilai tersebut kerap mengalami ketegangan dengan ekspektasi masyarakat lokal, seperti dalam hal kedekatan sosial, status sosial, dan praktik budaya setempat. Selain itu, faktor institusional seperti sistem manajemen, kebijakan SDM, dan ketersediaan sumber daya turut memengaruhi praktik profesionalisme tenaga kesehatan. Kesimpulan: Profesionalisme di RSUD Trikora Salakan merupakan praktik yang kontekstual, dinamis, dan relasional, yang memerlukan kebijakan institusional yang adaptif, pelatihan berkelanjutan, serta pemahaman mendalam terhadap budaya lokal. Temuan ini memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi peningkatan mutu layanan dan pengembangan SDM yang lebih sensitif terhadap konteks sosial budaya wilayah kepulauan.
RESPON SOSIAL DAN BUDAYA TERHADAP KRISIS PELAYANAN KESEHATAN: STUDI KUALITATIF TENTANG ANGGARAN DAN SDM DI RSUD TRIKORA SALAKAN Marlina Alia; Arlin Adam; Andi Alim
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.610

Abstract

Latar belakang: Krisis pelayanan kesehatan yang terjadi di RSUD Trikora Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, disebabkan oleh keterbatasan anggaran dan Sumber Daya Manusia akibat kebijakan efisiensi fiskal daerah. Penurunan kualitas layanan rumah sakit ini tidak hanya berdampak secara teknis, tetapi juga menimbulkan dinamika sosial dan budaya yang kompleks di antara masyarakat pengguna layanan, tenaga kesehatan, serta manajemen rumah sakit. Tujuan: Untuk mengeksplorasi secara mendalam respons sosial dan budaya terhadap krisis pelayanan kesehatan Metode: Pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil: Menunjukkan bahwa masyarakat merespons penurunan layanan dengan berbagai bentuk adaptasi, mulai dari kesabaran dan toleransi, pencarian layanan alternatif, hingga praktik solidaritas antar pasien. Di sisi lain, tenaga kesehatan mengalami tekanan fisik dan psikologis akibat beban kerja tinggi dan fasilitas yang minim, namun tetap berupaya menjaga profesionalisme melalui strategi kolektif dan kerja sama tim. Nilai budaya lokal, seperti sikap pasrah dan relasi sosial patron-klien, turut membentuk pola interaksi dan distribusi layanan di tengah krisis. Kesimpulan: Pelayanan kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan administratif, melainkan juga membutuhkan pemahaman atas dimensi sosial dan budaya yang menyertainya. Rekomendasi diarahkan pada perlunya intervensi kebijakan yang berbasis kontekstual, peningkatan alokasi anggaran, penguatan kapasitas SDM, serta pengembangan kebijakan pelayanan kesehatan yang sensitif terhadap nilai-nilai sosial budaya masyarakat setempat.
Stigma “Pekerjaan Perempuan” pada Guru PAUD di Kota Makassar: Analisis Perspektif Feminisme Kritis Sadriani, Andi; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 5 No 3 (2025): December (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v5i3.435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi stigma pekerjaan perempuan pada profesi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Makassar serta dampaknya terhadap status sosial dan profesionalitas guru, menggunakan perspektif Feminisme Kritis. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi kritis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Informan terdiri dari 12 guru PAUD (10 perempuan dan 2 laki-laki), dua kepala sekolah PAUD, serta satu pengelola lembaga PAUD yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan teknik triangulasi sumber dan metode untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma pekerjaan perempuan terbentuk melalui konstruksi sosial yang menganggap kerja pengasuhan sebagai peran alami perempuan. Stereotip feminin seperti lembut, sabar, dan penuh kasih mengaburkan profesionalitas guru PAUD serta menyebabkan profesi ini dipandang rendah secara sosial dan ekonomis. Rendahnya partisipasi laki-laki semakin memperkuat feminisasi dan persepsi non-prestisius terhadap profesi ini. Penelitian juga menemukan bahwa guru PAUD mengembangkan strategi perlawanan melalui negosiasi identitas profesional, peningkatan kompetensi, redefinisi makna kerja, serta penguatan solidaritas melalui komunitas guru. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa stigma berbasis gender memiliki dampak struktural terhadap profesionalitas guru PAUD dan harus diatasi melalui kebijakan pendidikan yang sensitif gender serta penguatan pemberdayaan guru.
PEMBERDAYAAN KADER DAN EDUKASI TERPADU DALAM PENCEGAHAN RESIKO TINGGI KEHAMILAN : STUDI FENOMENOLOGI NIAR, NIAR; ADAM, ARLIN; ANITA, NUR
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman subjektif ibu hamil dengan anemia serta kader kesehatan dalam pelaksanaan program pemberdayaan kader dan edukasi terpadu untuk pencegahan kehamilan risiko tinggi di wilayah pedesaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi interpretatif (Interpretative Phenomenological Analysis/IPA). Informan terdiri dari 12 partisipan, yaitu 7 ibu hamil yang terdiagnosis anemia ringan–sedang dan 5 kader kesehatan desa yang aktif dalam kegiatan pemantauan kehamilan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi makna pengalaman para partisipan.Hasil penelitian menghasilkan empat tema utama: (1) transformasi peran sosial kader yang meningkatkan rasa tanggung jawab, kompetensi, dan kepercayaan diri; (2) pemaknaan edukasi terpadu oleh ibu hamil sebagai bentuk dukungan emosional dan kepedulian dari komunitas sekitar; (3) tantangan dalam edukasi terkait keterbatasan pengetahuan medis, sarana, dan akses layanan kesehatan; serta (4) penguatan efektivitas interaksi melalui nilai gotong royong dan kedekatan budaya lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model intervensi kesehatan masyarakat berbasis komunitas, dengan menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi kader, integrasi edukasi yang sensitif budaya, dan pendekatan berbasis relasi sosial untuk meningkatkan efektivitas pencegahan kehamilan risiko tinggi di daerah pedesaan. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi penguatan program kesehatan ibu di tingkat desa melalui strategi kolaboratif dan kontekstual.
BUDAYA ‘LONGKO’ DAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI REMAJA : STUDI FENOMENOLOGIS YANTI, DEFYANTI; ADAM, ARLIN
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.179

Abstract

Budaya longko’ atau rasa malu yang mengakar kuat dalam masyarakat Toraja berperan besar dalam membentuk persepsi dan perilaku remaja terkait kesehatan reproduksi, terutama dalam hal akses informasi dan penggunaan kontrasepsi. Nilai budaya ini tidak hanya mengatur batasan moral, tetapi juga menimbulkan hambatan komunikasi antara remaja, keluarga, dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif remaja Toraja dalam mengakses dan menggunakan kontrasepsi, serta menelaah bagaimana longko’ mempengaruhi proses pengambilan keputusan tersebut. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretatif, dilaksanakan pada April–Agustus 2024 di Kabupaten Toraja Utara. Sebanyak 25 informan berpartisipasi, terdiri dari 15 remaja berusia 15–24 tahun, 5 tokoh adat, dan 5 tenaga kesehatan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi sosial-budaya, serta pencatatan reflektif, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun & Clarke (2023) melalui proses pengodean, identifikasi tema, dan verifikasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama. Pertama, tabu dan stigma yang muncul dari nilai longko’ menyebabkan remaja menghindari diskusi terbuka tentang kontrasepsi karena takut mempermalukan keluarga atau melanggar norma adat. Kedua, peran keluarga dan tokoh adat sangat dominan sebagai penjaga moral dan filter informasi reproduksi, sehingga pesan yang diterima remaja lebih bersifat larangan dibandingkan edukasi. Ketiga, remaja mengembangkan strategi adaptasi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi, seperti menggunakan metafora budaya ketika bertanya, mencari layanan di luar wilayah tempat tinggal, dan mengandalkan teman sebaya sebagai sumber informasi. Kesimpulannya, budaya longko’ menciptakan dilema antara kebutuhan kesehatan reproduksi dan tuntutan norma sosial, sehingga akses dan penggunaan kontrasepsi oleh remaja berjalan secara terselubung dan tidak optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi yang sensitif budaya. Implikasi praktik dan kebijakan mencakup perlunya pelibatan to mina’ dan tokoh adat dalam edukasi reproduksi, pengembangan modul berbasis budaya Toraja, penguatan layanan ramah remaja di Puskesmas, kolaborasi lintas sektor dalam program KIA dan GenRe, serta pemberdayaan pendidik sebaya untuk mengurangi hambatan rasa malu dalam memperoleh informasi kontrasepsi.
ASSESSING HEALTHCARE SERVICE QUALITY THROUGH IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: A PATIENT PERCEPTION STUDY AT MEGA BUANA HOSPITAL PALOPO Faradiba Anggraeni; Muhammad Azwar; Arlin Adam; Syamsul Bahri; Lilis Widiastuty; Mohamad Husni Thamrin
Homes Journal = Hospital Management Studies Journal Vol 6 No 3 (2025): HOMES JOURNAL: NOVEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/hmsj.v6i3.61635

Abstract

Background: Service quality is a key determinant of patient satisfaction and hospital performance. Understanding the gap between patient expectations and perceptions is essential for strengthening healthcare delivery. Objective: This study aimed to assess healthcare service quality at Mega Buana Hospital Palopo, Indonesia, using SERVQUAL dimensions and to analyze their influence on patient satisfaction. Method: A cross sectional survey was carried out from July to August 2025 with 143 patients recruited through accidental sampling. Data were collected using the SERVQUAL questionnaire comprising 22 indicators across five dimensions: tangibility, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. Descriptive statistics were applied to evaluate gaps between expectations and perceptions, while multiple regression analysis tested the effect of each dimension on patient satisfaction. Results: The findings revealed negative gaps across all dimensions, suggesting that perceived services did not meet expectations. The largest gap was observed in reliability (–0.58), followed by tangibles (–0.40), empathy (–0.33), responsiveness (–0.29), and assurance (–0.22). Regression results showed that responsiveness (β = 0.34, p = 0.002) and tangibles (β = 0.29, p = 0.011) significantly predicted patient satisfaction, while reliability, assurance, and empathy were not significant. The model explained 58% of the variance in patient satisfaction (R² = 0.58, F = 24.31, p < 0.001). Conclusion: Service quality at Mega Buana Hospital Palopo needs improvement, especially in reliability. Enhancing responsiveness and tangible aspects such as promptness, communication, and facility conditions will be critical to improve patient satisfaction and hospital performance.
Co-Authors A Kamaruddin, Syamsu A Safriadi Darmansyah A A Zulfikar Aliuddin Abd. Hady J Adiaksa, Baso Witman Adnan, Yudhi Agus, Rezki Aprianti Agustang Agustang Agustang, Andi Ahmad Restani Syukron Alam, Muhammad Ichwan Iskandar Alamsyah Alamsyah Allo, Maya Rante Ana Welellu Andi Alim, Andi Andi Asrina Andi Ihsan Andi Ihsan Andi Nurlinda Andi Nursida Andi Sahrul Jahrir Andi Suwirta, Andi Andi Zulkifli Abdullah Angraeni, Sinta Angriani Kristianita Pamona, Wasti Anita, Nur Anna Handayani Annisa, Mulkyah Ansyaruddin Ansyaruddin Samad Arifuddin Usman Arifuddin Usman Arikalang, Aprillya Arman Arman Armi Indrayuni Arsyad, Ernawati Ashriady, Ashriady Asmuliati, Diana Aspiati Haji Ali Aswar Aswar Bastiana Bastiana Benyamin Dimi Chakti, Andi Gunawan Ratu Chikita, Maharani D. Mahing, Maria Goreti Etywati Darmayadi Danduru Darmayanti, Resty Rahayu Dedeng Nurkholik Sidik Permana Desiderius H. J. Goo Diane Rineke Kaunang Dwi Jusrini Palungan Eka Dharmawati Lewa Ema Arisandi Erniati Erniati Ersian Rani Gratia Wongkar Fadli Fadli Faradiba Anggraeni Firdawati, Yuyun Fricilia Magda Winosoi Kandou Gratia Christine Junet Bofe Hairil Akbar Hamdan Nur Hamdana Hariani Harisman Harisman, Harisman Harun, Fachrudin Suryadi Haswindah Hervina Surahman Hidayat, Agit Dwi Hidayat, Arham Ibnu Hajar Ibrahim Sudirman Idris, Fairus Prihatin Ihsan, Andi Imam Mukti, Imam Indrayuni, ST.,MT, Armi Irhasana, Irhasana Irman Susanto Irviani Anwar Ibrahim Irviani Anwar Ibrahim, Irviani Anwar Ishaq Iskandar, Muh. Iskandar, Harun Iskandar, Ishaq Iskandar, Muhammad Ishaq Ismawati, Ros Iwan Ramadhan Jahrir, Andi Sahrul Jamaluddin Jamaluddin Jamil, Bidasari Jane Randa Patasik Jelni M. Oruh Jumadi Jumadi Jumriyanti Nasaru Kamaruddin, Samsu A. Kamaruddin, Syamsu Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A. Kamaruddin, Syamsu Andi Karim, Nurwahida Khairani, Nurul Fitri Kristiani Lalan Latif, Sarifudin Andi ledia, Ida Leida, Ida Lestari, Sari Arie Lilis Widiastuty Lisna Lisna, Lisna Maqfirah Maqfirah, Maqfirah Mariani Mariani mariyati mariyati Marlina Alia Mega Mustikasari Meilani Meilani, Meilani Meyske Gente, Meyske Mohamad Guntur Nangi Mohamad Husni Thamrin Mudarsi, Vivi Muhammad Azwar Muhammad Syafri Muhammad Syukur Munadhir Munadhir Musakkar, Mustika Eka Pratama Muslimin Muslimin Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Naolin, Imelda Natsir, Nursanita Nganro, Reski Niar, Niar Ningrum, Sri Hutami Ayu Noeraini, Vina Aresya Noni Widhirexy Novita Novi Purnama Sari Nufninu, Robert Nur Aini Cora Nuraeni Mustari Nurhasibah Nurlela Nurlela Nurlela Nurlela Nurrahmat Nurrahmat Nursida, Andi Nurul Kamaliah Umasangaji Nurul Qalbi Obert, Hendra August Palewai, Harpandi Rahim Pattiwael, Rahmawaty Rahman Pongsituru, Ester M. Pratiwi, Desi Arisma Purnama Purnama Putri, Tharia Nurizky Radiansyah Rahmatullah Rahmi, Silatul Rani Wijayanti Reza Aril Ahri Rohman, Asri Aprilia Ruhwandi, Ruhwandi Sadriani, Andi Sainuddin, Sudirman Salehuddin Salehuddin Salehuddin, Salehuddin Salkamal, Salkamal Salma Bahsoan Sanuddin, Sudirman Saputri Stiawati Sari Arie Lestari Sartika Sartika Sartika Silatul Rahmi Simunati Sirandan, Adryani Sombolinggi, Yeltiani ST Arifah Sudirman Sainuddin Suhardin, Mien Asrha Sukma Sukmawati Sukmawati Sulaiman, Herlina Surniah Syahban Nur Syamsidah, Syamsidah Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu Andi Kamaruddin Syamsul Bahri Syamsuri Syakri Syukurman Syukurman Syukurman, Syukurman Taherong, Rosmawati Tamrin, Sopian Tange, Warni Taufiq Djalal Titi Saparina Tri Sukma, Novian Umasangaji, Nurul Kamaliah Utomo, Jepri Walewangko, Alfriando Wihdaniah Wihdania Windy Tjiali, Windy YANTI, DEFYANTI Yasri Pasapan Yeuis Diah Sri Lestari Yusri, Muh. Yusri Yunus Yusriani, Yusriani Yusriyanto yusriyanto Yusriyanto, Yusriyanto Zaenal, Isradi Zainuddin Zainuddin Zamli Zulkarnain Zulkarnain