p-Index From 2021 - 2026
19.704
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora AL-Fikr Equilibrium: Jurnal Pendidikan JICSA Public Health of Indonesia Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Berkala Kesehatan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Phinisi Integration Review SOSIOHUMANIKA ATIKAN AcTion: Aceh Nutrition Journal Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Manarang Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Alignment: Journal of Administration and Educational Management Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan JURNAL KOMUNIKATIO Journal on Education Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Ensiklopedia of Journal JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Jurnal Kesehatan Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Keperawatan Galuh Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Diversity: Disease Preventive of Research Integrity CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Journal of Midwifery and Nursing Studies Jurnal Ilmiah Administrasita' Devotion: Journal of Research and Community Service International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Journal Peqguruang: Conference Series Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Journal of Muslim Community Health (JMCH) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Berita Kesehatan Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Indonesian Journal of Social and Educational Studies Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Mando Care Jurnal Bosowa Journal of Education Journal RESPECS (Research Physical Education and Sports) Journal of Indonesian Scholars for Social Research Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Hasanuddin Journal of Public Health Mamangan Social Science Journal Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Journal of Global Pharma Technology Jurnal Mitrasehat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Media Hukum Journal of Social and Humanities Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Journal of Innovative and Creativity Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Indonesian Culture and Religion Issues Advances in Healthcare Research Svāsthya: Trends in General Medicine and Public Health Jurnal Kesehatan Marendeng International Journal of Education, Vocational and Social Science Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran IPSSJ Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Joong-Ki Education Specialist Mega Buana Journal of Public Health Journal of Midwifery and Nursing Studies International Journal of Health Science Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada (JIKSH) Borneo Nursing Journal Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Al-Musannif
Claim Missing Document
Check
Articles

BUDAYA ‘LONGKO’ DAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI REMAJA : STUDI FENOMENOLOGIS YANTI, DEFYANTI; ADAM, ARLIN
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.179

Abstract

Budaya longko’ atau rasa malu yang mengakar kuat dalam masyarakat Toraja berperan besar dalam membentuk persepsi dan perilaku remaja terkait kesehatan reproduksi, terutama dalam hal akses informasi dan penggunaan kontrasepsi. Nilai budaya ini tidak hanya mengatur batasan moral, tetapi juga menimbulkan hambatan komunikasi antara remaja, keluarga, dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif remaja Toraja dalam mengakses dan menggunakan kontrasepsi, serta menelaah bagaimana longko’ mempengaruhi proses pengambilan keputusan tersebut. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretatif, dilaksanakan pada April–Agustus 2024 di Kabupaten Toraja Utara. Sebanyak 25 informan berpartisipasi, terdiri dari 15 remaja berusia 15–24 tahun, 5 tokoh adat, dan 5 tenaga kesehatan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi sosial-budaya, serta pencatatan reflektif, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun & Clarke (2023) melalui proses pengodean, identifikasi tema, dan verifikasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama. Pertama, tabu dan stigma yang muncul dari nilai longko’ menyebabkan remaja menghindari diskusi terbuka tentang kontrasepsi karena takut mempermalukan keluarga atau melanggar norma adat. Kedua, peran keluarga dan tokoh adat sangat dominan sebagai penjaga moral dan filter informasi reproduksi, sehingga pesan yang diterima remaja lebih bersifat larangan dibandingkan edukasi. Ketiga, remaja mengembangkan strategi adaptasi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi, seperti menggunakan metafora budaya ketika bertanya, mencari layanan di luar wilayah tempat tinggal, dan mengandalkan teman sebaya sebagai sumber informasi. Kesimpulannya, budaya longko’ menciptakan dilema antara kebutuhan kesehatan reproduksi dan tuntutan norma sosial, sehingga akses dan penggunaan kontrasepsi oleh remaja berjalan secara terselubung dan tidak optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi yang sensitif budaya. Implikasi praktik dan kebijakan mencakup perlunya pelibatan to mina’ dan tokoh adat dalam edukasi reproduksi, pengembangan modul berbasis budaya Toraja, penguatan layanan ramah remaja di Puskesmas, kolaborasi lintas sektor dalam program KIA dan GenRe, serta pemberdayaan pendidik sebaya untuk mengurangi hambatan rasa malu dalam memperoleh informasi kontrasepsi.
ASSESSING HEALTHCARE SERVICE QUALITY THROUGH IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: A PATIENT PERCEPTION STUDY AT MEGA BUANA HOSPITAL PALOPO Faradiba Anggraeni; Muhammad Azwar; Arlin Adam; Syamsul Bahri; Lilis Widiastuty; Mohamad Husni Thamrin
Homes Journal = Hospital Management Studies Journal Vol 6 No 3 (2025): HOMES JOURNAL: NOVEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/hmsj.v6i3.61635

Abstract

Background: Service quality is a key determinant of patient satisfaction and hospital performance. Understanding the gap between patient expectations and perceptions is essential for strengthening healthcare delivery. Objective: This study aimed to assess healthcare service quality at Mega Buana Hospital Palopo, Indonesia, using SERVQUAL dimensions and to analyze their influence on patient satisfaction. Method: A cross sectional survey was carried out from July to August 2025 with 143 patients recruited through accidental sampling. Data were collected using the SERVQUAL questionnaire comprising 22 indicators across five dimensions: tangibility, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. Descriptive statistics were applied to evaluate gaps between expectations and perceptions, while multiple regression analysis tested the effect of each dimension on patient satisfaction. Results: The findings revealed negative gaps across all dimensions, suggesting that perceived services did not meet expectations. The largest gap was observed in reliability (–0.58), followed by tangibles (–0.40), empathy (–0.33), responsiveness (–0.29), and assurance (–0.22). Regression results showed that responsiveness (β = 0.34, p = 0.002) and tangibles (β = 0.29, p = 0.011) significantly predicted patient satisfaction, while reliability, assurance, and empathy were not significant. The model explained 58% of the variance in patient satisfaction (R² = 0.58, F = 24.31, p < 0.001). Conclusion: Service quality at Mega Buana Hospital Palopo needs improvement, especially in reliability. Enhancing responsiveness and tangible aspects such as promptness, communication, and facility conditions will be critical to improve patient satisfaction and hospital performance.
Disiplin dan Kepatuhan Hukum dalam Kehidupan Taruna: Analisis Perspektif Foucault pada Mahasiswa Politeknik Maritim AMI Makassar Mariani, Mariani; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana mahasiswa memaknai aturan, dinamika pelanggaran, serta mekanisme kontrol sosial yang berlangsung dalam kehidupan ketarunaan di Politeknik Maritim AMI Makassar, sebuah institusi pendidikan vokasi yang dikenal dengan penerapan disiplin ketat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan mahasiswa dari tingkat awal hingga tingkat akhir sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta penelusuran dokumentasi resmi kampus yang berkaitan dengan ketarunaan dan tata tertib. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola pemaknaan, kategori pelanggaran, dan konstruksi relasi kuasa yang muncul dalam interaksi sehari-hari di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang aturan kampus bukan sekadar instrumen kontrol, tetapi sebagai bagian integral dari proses pembentukan karakter profesional, pembiasaan disiplin, serta persiapan menghadapi dunia kerja maritim yang menuntut ketertiban tinggi. Pelanggaran yang terjadi umumnya bersifat ringan, seperti keterlambatan apel, kesalahan penggunaan atribut, serta pelanggaran etika digital. Faktor pendorong pelanggaran mencakup beban akademik, tekanan kelompok sebaya, proses adaptasi mahasiswa baru, serta pengaruh relasi senioritas. Mekanisme kontrol sosial dijalankan melalui struktur komando, pengawasan senior, pembinaan instruktur, serta sanksi bertingkat yang berfungsi menanamkan kedisiplinan secara bertahap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik kedisiplinan di kampus maritim merupakan hasil interaksi kompleks antara aturan formal, budaya ketarunaan, dan relasi kuasa yang dibangun secara historis. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan sistem pembinaan yang lebih edukatif, proporsional, dan adaptif terhadap kebutuhan perkembangan mahasiswa di era modern.Kata kunci: kedisiplinan, pelanggaran aturan, kontrol sosial, senioritas, pendidikan maritim.
Modal Budaya dan Mobilitas Sosial Perempuan Bugis Makassar: Peran Pendidikan dalam Perspektif Bourdieu Darmayanti, Resty Rahayu; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4055

Abstract

Perempuan Bugis-Makassar menjalani kehidupan dalam struktur sosial yang masih kuat dipengaruhi budaya patriarkal dan nilai siri’ sebagai penjaga kehormatan keluarga. Pendidikan memberikan peluang baru bagi perempuan untuk memperoleh modal budaya yang berperan dalam peningkatan posisi sosial, baik di ranah domestik maupun publik. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman perempuan Bugis-Makassar dalam memanfaatkan pendidikan sebagai modal budaya untuk mencapai mobilitas sosial berdasarkan perspektif Pierre Bourdieu. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan untuk menggali pengalaman subjektif sembilan perempuan yang berasal dari berbagai latar pendidikan, pekerjaan, dan status keluarga. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan konsep habitus, modal, dan arena Bourdieu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan membentuk transformasi habitus pada perempuan, ditandai dengan meningkatnya kesadaran diri, kemampuan berpikir kritis, serta kepercayaan diri dalam menyuarakan pendapat. Pekerjaan menjadi arena yang memberikan legitimasi kompetensi mereka, meskipun peran domestik dan pengawasan moral tetap menjadi beban ganda yang harus dijalani. Mobilitas sosial perempuan bersifat terbatas dan bersyarat karena masih terikat pada regulasi budaya patriarkal yang menilai perempuan melalui citra keluarga. Perubahan yang terjadi bersifat gradual namun konsisten, menunjukkan bahwa perempuan Bugis-Makassar sedang memperluas ruang sosialnya melalui strategi negosiasi halus yang menjaga harmoni budaya. Pendidikan menjadi kekuatan transformasional yang menggerakkan perempuan menuju kehidupan yang lebih setara tanpa meninggalkan akar budayanya.
Sosial Budaya Maritim sebagai Sumber Pembentukan Pendidikan Karakter Pelajar Indonesia: Kajian Literatur melalui Teori Pierre Bourdieu Taherong, Rosmawati; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4115

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki warisan sosial–budaya maritim yang kaya, yang mengandung nilai-nilai kolektivitas, disiplin, tanggung jawab ekologis, serta ketangguhan. Artikel ini merupakan kajian literatur sistematis (2014–2025) yang menganalisis potensi sosial–budaya maritim sebagai sumber pembentukan pendidikan karakter pelajar Indonesia melalui kerangka Pierre Bourdieu (habitus, modal budaya, field). Analisis tematik terhadap 48 publikasi menemukan bahwa nilai-nilai kultural maritim sangat relevan dengan tujuan pendidikan karakter, tetapi proses konversi nilai tersebut menjadi modal budaya yang diakui dalam ranah pendidikan terhambat oleh: (1) keterbatasan bahan ajar terstandar; (2) kapasitas guru dalam pedagogi kontekstual; dan (3) mekanisme asesmen yang tidak selaras dengan kompetensi kultural. Artikel ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis kearifan lokal maritim, pengembangan asesmen performatif, kolaborasi sekolah–komunitas pesisir, serta pilot project berbasis bukti sebagai langkah mengubah aturan ranah pendidikan agar modal budaya maritim memperoleh legitimasi simbolik. Temuan literatur menunjukkan bahwa integrasi budaya maritim dalam pendidikan dapat meningkatkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kepedulian lingkungan, ketangguhan psikologis, serta identitas pelajar sebagai bagian dari bangsa bahari. Model ini juga berpotensi menjadi strategi dekolonisasi pendidikan, karena mengangkat epistemologi lokal yang selama ini termarginalkan dalam paradigma pendidikan modern. Dengan demikian, budaya maritim bukan sekadar warisan antropologis, tetapi dapat berfungsi sebagai basis pedagogis yang strategis untuk membangun karakter pelajar Indonesia di era global. Integrasi nilai kemaritiman dengan pendekatan Bourdieu memberikan dasar teoretis yang kuat untuk memahami proses pembentukan karakter sebagai praktik sosial yang berkelanjutan.
Faktor Sosial Budaya Terhadap Perilaku Ibu Nifas Dalam Pemberian ASI Eksklusif: Pendekatan Epistemelogi Hermeneutik Lisna, Lisna; Adam, Arlin
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.282

Abstract

Penelitian ini menelusuri berbagai faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaan pemberian ASI eksklusif oleh ibu menyusui di Kabupaten Wajo dengan menggunakan pendekatan epistemologis dan hermeneutik. Pendekatan ini bertujuan menggali bagaimana pengetahuan mengenai ASI eksklusif terbentuk dan dimaknai oleh para partisipan melalui pengalaman pribadi, nilai-nilai budaya, serta hubungan sosial. Temuan menunjukkan bahwa pemahaman ibu tentang ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada pendidikan formal, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh interaksi sosial dan makna-makna simbolik dalam budaya setempat. Melalui lensa hermeneutika, praktik seperti larangan keluar rumah selam 40 hari setelah melahirkan dipahami sebagai ekspresi pengetahuan lokal yang merekatkan tubuh, makna, dan budaya. Mereka percaya bahwa ibu nifas perlu istirahat yang cukup dan menghindari aktivitas berat. Hal ini bertujuan untuk membantu pemulihan tubuh ibu dan memastikan produksi ASI yang cukup untuk bayi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya promosi kesehatan yang berlandaskan budaya dan mengedepankan dialog, bukan hanya menggunakan pendekatan teknokratis-biomedis
Modal Sosial, Modal Budaya, dan Habitus Kesehatan: Ketimpangan Akses Layanan Kesehatan di Masyarakat Perkotaan (Kajian Literatur Berbasis Teori Pierre Bourdieu) Yusri, Muh. Yusri Yunus; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3975

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana modal sosial, modal budaya, habitus kesehatan, dan struktur ranah kesehatan berkontribusi terhadap reproduksi ketimpangan akses layanan kesehatan di wilayah urban. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif terhadap 42 artikel ilmiah, laporan institusi internasional, dan buku akademik yang diterbitkan pada rentang 2014–2024. Sumber data penelitian terdiri atas artikel ilmiah, laporan resmi lembaga internasional, dan buku akademik yang diperoleh melalui lima basis data utama: (1) Scopus, (2) PubMed, (3) DOAJ , (4) Google Scholar, (5) SAGE Journals. Analisis dilakukan dengan metode Thematic Analysis dengan Langkah-langkahnya: (1) Familiarisasi data. (2) Coding awal dan (3) Membentuk tema. Validitas dijaga melalui beberapa strategi: (1) Triangulasi sumber dengan menelusuri berbagai database, (2) Audit trail, (3) Peer debriefing dan (4) Konsistensi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berperan signifikan dalam menentukan akses informasi medis dan peluang memperoleh layanan kesehatan formal, sementara modal budaya berperan dalam pembentukan literasi kesehatan yang mempengaruhi preferensi dan perilaku pencarian layanan kesehatan. Habitus kesehatan masyarakat miskin kota terbentuk dari tekanan ekonomi dan ketidakpastian hidup, yang menghambat prioritas terhadap perilaku preventif. Ranah kesehatan di perkotaan memperlihatkan hierarki kelas yang mempengaruhi distribusi akses layanan. Secara keseluruhan, ketimpangan kesehatan direproduksi melalui interaksi modal, habitus, dan struktur ranah, sehingga menciptakan pola ketidaksetaraan yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi struktural berbasis kelas sosial untuk mengurangi kesenjangan kesehatan di kawasan perkotaan.
Modal Sosial dan Akses terhadap Layanan Kesehatan Dasar: Analisis Habitus dan Jaringan Sosial dalam Komunitas Perkotaan dan Pedesaan di Kota Makassar Adiaksa, Baso Witman; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4056

Abstract

Modal sosial merupakan konsep yang penting dalam memahami dinamika sosial yang mempengaruhi akses individu atau kelompok terhadap berbagai layanan, termasuk layanan kesehatan dasar. Di Kota Makassar, yang merupakan salah satu kota besar di Indonesia, terdapat perbedaan signifikan dalam akses terhadap layanan kesehatan antara komunitas perkotaan dan pedesaan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, sekitar 30% penduduk di daerah pedesaan di Makassar masih kesulitan dalam mengakses fasilitas kesehatan yang memadai. Hal ini menunjukkan bahwa modal sosial, yang terdiri dari jaringan sosial, norma, dan kepercayaan, berperan penting dalam menentukan akses tersebut. Modal sosial, yang mencakup jaringan sosial, norma, dan kepercayaan dalam masyarakat, dianggap berpengaruh signifikan terhadap kemampuan individu untuk mengakses layanan Kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan Modal Sosial dan Akses terhadap Layanan Kesehatan Dasar di Kota Makassar. Metode penelitian menggunakan metode cross sectional Melalui pendekatan kuantitatif & kualitatif. Pengamabilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling sebanyak 67 responden. Data dikumpulkan dari survei dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan modal sosial dan akses terhadap layanan dasar di kota makassar. Selain itu, perbedaan habitus antara masyarakat perkotaan dan pedesaan juga mempengaruhi cara mereka mengakses layanan kesehatan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan modal sosial sebagai strategi untuk memperbaiki akses terhadap layanan kesehatan di Kota Makassar.
PEMIKIRAN IMMANUEL KANT TENTANG OTONOMI DAN KEBEBASAN : IMPLIKASI FILOSOFIS DALAM PENDIDIKAN MORAL yusriyanto; Syamsu A Kamaruddin; Arlin Adam
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i1.156

Abstract

Pemikiran Immanuel Kant tentang otonomi dan kebebasan merupakan pilar utama dalam filsafat moral, yang menekankan kemampuan manusia untuk bertindak berdasarkan prinsip moral universal melalui akal budi. Otonomi, menurut Kant, mengacu pada kapasitas individu untuk menentukan hukum moral secara mandiri, sedangkan kebebasan adalah landasan bagi tindakan moral yang bertanggung jawab. Konsep ini memberikan kontribusi signifikan dalam pendidikan moral, terutama dalam membentuk karakter individu yang mampu berpikir kritis, bertanggung jawab, dan menghormati nilai-nilai universal.Studi ini mengeksplorasi implikasi filosofis pemikiran Kant terhadap pendidikan moral, termasuk bagaimana kebebasan dan otonomi dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran untuk mendorong pengembangan kesadaran moral siswa. Dalam konteks pendidikan multikultural seperti di Indonesia, konsep Kant ini menjadi relevan dalam membangun toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan keadilan sosial. Artikel ini juga menyoroti relevansi kebebasan dan otonomi dalam menghadapi tantangan globalisasi dan era digital, di mana individu diharapkan mampu membuat keputusan moral yang kompleks. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan moral berbasis pemikiran Kant dapat mendorong siswa untuk menjadi individu yang tidak hanya memahami hukum moral, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan yang terinspirasi oleh filsafat Kant memiliki potensi besar dalam membangun masyarakat yang lebih beretika dan berkeadaban.
ANALISIS SUPRESI VIRAL LOAD DARAH PENGIDAP HIV DI KOTA PALOPO: Analysis of Viral Load Suppression in Blood of HIV Patients in Palopo City Nurhasanah; Adam, Arlin; Sainuddin, Sudirman; Zamli; Fadli
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 2 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i2.897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan supresi viral load pada pengidap HIV di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan design cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengidap HIV yang telah mendapatkan terapi ARV minimal 6 bulan dan telah menjalani pemeriksaan viral load pada tahun 2023. Pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling pada 3 puskesmas dengan jumlah pasien HIV tertinggi di Kota Palopo. Analisis data menggunakan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi antara kepatuhan pengobatan ARV dengan hasil viral load darah pengidap HIV dengan kekuatan korelasi yang cukup dan searah (nilai signifikansi 0,005<0,05 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,365). Terdapat korelasi antara riwayat LTFU dengan hasil viral load darah pengidap HIV dengan kekuatan korelasi kuat dan searah (nilai signifikansi 0,000<0,05 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,578). Terdapat korelasi antara perilaku berisiko dengan hasil viral load darah pengidap HIV dengan korelasi yang cukup dan searah (nilai signifikansi 0,015< 0,05 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,317). Tidak terdapat korelasi antara riwayat komorbiditas dengan hasil viral load darah pengidap HIV (nilai signifikansi 0,755>0,05 dan nilai correlation coefficient adalah sebesar 0,042 korelasi sangat lemah).
Co-Authors A Kamaruddin, Syamsu A Safriadi Darmansyah A A Zulfikar Aliuddin A, Adhyatma Abd. Hady J Abdul Gafur Abdul Gafur Adam Badwi, Adam Adhyatma. A Adiaksa, Baso Witman Adnan, Yudhi Adryani Sirandan Agus, Rezki Aprianti Agustang Agustang Agustang, Andi Ahmad Restani Syukron Thayyib Ahmad, Abdul Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Akhiruddin Akhiruddin Alam, Muhammad Ichwan Iskandar Alamsyah Alamsyah Allo, Maya Rante Ana Welellu Andi Alim, Andi Andi Asrina Andi Ihsan Andi Ihsan Andi Nurlinda Andi Nurlinda Andi Nursida Andi Sadriani Andi Sahrul Jahrir Andi Suwirta, Andi Andi Zulkifli Abdullah Angraeni, Sinta Angriani Kristianita Pamona, Wasti Anita, Nur Anna Handayani Annisa, Mulkyah Ansyaruddin Ansyaruddin Samad Arfianty Zubair Arifuddin Usman Arifuddin Usman Arikalang, Aprillya Arman Arman Armi Indrayuni Arsyad, Ernawati Ashriady, Ashriady Asmuliati, Diana Aspiati Haji Ali Asri Aprilia Rohman Aswar Aswar Azaluddin Azaluddin Baehaqi Bastiana Bastiana Benyamin Dimi Chakti, Andi Gunawan Ratu Chikita, Maharani D. Mahing, Maria Goreti Etywati Darmayadi Danduru Darmayanti, Resty Rahayu Dedeng Nurkholik Sidik Permana Dedeng Nurkholik Sidik Permana Desiderius H. J. Goo Diane Rineke Kaunang Dwi Jusrini Palungan Eka Dharmawati Lewa Ema Arisandi Erniati Erniati Ersian Rani Gratia Wongkar Ester M. Pongsituru Fachrudin Suryadi Harun Fadli Fadli Faradiba Anggraeni Firdawati, Yuyun Fricilia Magda Winosoi Kandou Gratia Christine Junet Bofe Hairil Akbar Hajra Hamdan Nur Hamdana Hariani Harisman Harisman, Harisman Haswindah Hervina Surahman Hidayat, Agit Dwi Ibnu Hajar Ibrahim Sudirman Ida Leida Maria Idris Idris, Fairus Prihatin Ifdaliah Chalid Ihsan, Andi Imam Mukti, Imam Indrayuni, ST.,MT, Armi Irhasana, Irhasana Irma, Sitti Irman Susanto Irviani Anwar Ibrahim Ishaq Iskandar, Muh. Iskandar, Harun Iskandar, Ishaq Iskandar, Muhammad Ishaq Iwan Ramadhan Jahrir, Andi Sahrul Jamaluddin Jamaluddin Jamil, Bidasari Jane Randa Patasik Jayadi, Karta Jelni M. Oruh Jumadi Jumadi Jumriyanti Nasaru Kamaruddin, Samsu A. Kamaruddin, Syamsu Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A. Kamaruddin, Syamsu Andi Karim, Nurwahida Khairani, Nurul Fitri Kristiani Lalan Latif, Sarifudin Andi ledia, Ida Leida, Ida Lilis Widiastuty Lisna Lisna, Lisna Lodewyk NN Poluan Loppies, Imelda Jaqualine Maqfirah Maqfirah, Maqfirah Mariani Loise Mariani Mariani mariyati mariyati Marlina Alia Mega Mustikasari Meilani Meilani, Meilani Meyske Gente, Meyske Mien Asrha Suhardin Minarti, Asriani Minggu, Irvan Susyanto Mohamad Guntur Nangi Mohamad Husni Thamrin Mudarsi, Vivi Muhammad Azwar Muhammad Azwar Muhammad Ilyas Muhammad Rustam Muhammad Syafri Muhammad Syukur Munadhir Munadhir Musakkar, Mustika Eka Pratama Musdalifah Muslimin Muslimin Musriadi, Musriadi Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Naolin, Imelda Natsir, Nursanita Nganro, Reski Niar, Niar Ningrum, Sri Hutami Ayu Noeraini, Vina Aresya Noni Widhirexy Novita Novi Purnama Sari Nufninu, Robert Nur Aini Cora Nuraeni Mustari Nurhasanah Nurhasibah Nurlela Nurlela Nurlela Nurlela Nurrahmat Nurrahmat Nursiah, Andi Nursida, Andi Nurul Kamaliah Umasangaji Nurul Qalbi Nurwahdaniar Syahrul Obert, Hendra August Palewai, Harpandi Rahim Pasapan, Yasri Pongsituru, Ester M. Pratiwi, Cita Pratiwi, Desi Arisma Purnama Purnama Putri, Tharia Nurizky Radiansyah Rahmatullah Rahmawaty Rahman Pattiwael Rahmi, Silatul Rani Wijayanti Ratnaningsih, Muliani Reza Aril Ahri Rina Syarifuddin Riswan Marsal Romansyah Sahabuddin Ros Ismawati Ruhwandi, Ruhwandi Sadriani, Andi Sainuddin, Sudirman Salehuddin Salehuddin Salehuddin, Salehuddin Salkamal, Salkamal Salma Bahsoan Samsu A. Kamaruddin Sangaji, Ayu Indira Sanuddin, Sudirman Saputri Stiawati Sari Arie Lestari Sari Arie Lestari Sarifudin Andi Latif Sartika Sartika Sartika Silatul Rahmi Simunati Sombolinggi, Yeltiani ST Arifah Sudirman Sainuddin Sudirman Sanuddin Suhardin, Mien Asrha Sukma Sukmawati Sukmawati Sulaiman, Herlina Surniah Syahban Nur Syamsidah, Syamsidah Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu Andi Kamaruddin Syamsul Bahri Syamsuri Syakri Syukurman Syukurman Syukurman, Syukurman Taherong, Rosmawati Tamrin, Sopian Tange, Warni Taufiq Djalal Titi Saparina Torro, Supriadi Umasangaji, Nurul Kamaliah Utomo, Jepri Walewangko, Alfriando Wihdaniah Wihdania Windy Tjiali, Windy Wiwin Imelda Opod Wulandari Maulana, Mulyanti Ayu YANTI, DEFYANTI Yasri Pasapan Yeuis Diah Sri Lestari Yunus, Muhammad Yusri Yusri, Muh. Yusri Yunus Yusriani, Yusriani yusriyanto Yusriyanto Yusriyanto, Yusriyanto Zaenal, Isradi Zainuddin Zainuddin Zamli Zamli Zamli Zulkarnain Zulkarnain