p-Index From 2021 - 2026
10.079
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Food and Pharmaceutical Science Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan JURNAL GIZI INDONESIA Indonesian Journal of Human Nutrition Jurnal Kesehatan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Keperawatan Sriwijaya Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal SOLMA SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Keperawatan Riset Informasi Kesehatan Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Media Informasi Journal of Food and Pharmaceutical Sciences RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Holistik Jurnal Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Nutrition Labelling’s Impact on Consumption Patterns and Nutrition Awareness in Community: A Literature Review Wahyuni, Tri; Flora, Rostika; Rahmiwati, Anita
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 4 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.21874

Abstract

Background: Nutrition labelling on food packaging has become an essential tool for assisting consumers in making healthier food choices. Various label styles are used in different nations, but their usefulness varies according to the design and ease of understanding by customers, the aim of this study is to determine the impact of nutrition labels on consumption pattern and nutrition awareness; Methods: This study used a descriptive literature review with 2 data sources, namely PubMed and Google Scholar. The keywords used are "Nutrition Labelling" OR "Food Labels" AND "Healthy Food Choices" AND “Nutrition Awareness” with predetermined inclusion and exclusion criteria, then article analysis was carried out to achieve the objectives; Results: A total of 5 articles met the criteria and objectives of the study, the study's findings indicate show that front-of-pack nutrition labeling (FoPL) is essential for directing better food choices and increasing consumer nutrition awareness; and Conclusions: Nutrition labelling has been found to play a significant effect in raising nutritional knowledge and affecting people's consumption habits. Labels like Multiple Traffic Lights (MTL), Traffic Light Food Labels (TLF), and Nutri-Score regularly encourage healthy food choices by offering information that is simple to understand and visually appealing.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kebakaran di Rumah Sakit Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas Tahun 2013 Syafran Arrazy; Elvi Sunarsih; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Rumah sakit (RS) berisiko tinggi menimbulkan korban jiwa saat terjadi kebakaran. Selain itu juga terhadap gedung, proses kegiatan, dampak sosial dan image RS. Hal ini dikarenakan RS menyimpan benda-benda mudah terbakar dengan sebagian besar penghuninya adalah pasien yang dalam kondisi tidak mampu secara fisik sehingga memerlukan bantuan dalam evakuasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem manajemen keselamatan kebakaran di Rumah Sakit Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari delapan orang informan dari Panitia Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (PK3RS) yang merupakan perwakilan dari berbagai bidang di RS. Metode pengumpulan informasi melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi dan telaah dokumen. Analisa yang digunakan adalah analisa isi dan data disajikan dalam bentuk matriks dan narasi.Hasil Penelitian : Kebijakan manajemen telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan melalui pelatihan. Identifikasi sumber bahaya kebakaran belum terdokumentasi dengan baik. Program pencegahan dan pengendalian kebakaran juga telah dijalankan. Organisasi telah dibentuk Panitia keselamatan kerja, kebakaran dan kewaspadaan bencana dengan uraian kerja yang jelas. Pelatihan belum dilakukan secara rutin. Sarana proteksi kebakaran masih mengandalkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Proses inspeksi dan pemeliharaan telah dilakukan secara rutin. Upaya tanggap darurat kebakaran dipersiapkan dengan membuat standar operasional prosedur (SOP) dan diagram khusus ketika terjadi kebakaran. Sistem pelaporan belum dilakukan walau telah memiliki prosedur dan format laporan. Audit kebakaran sudah dilakukan secara internal dan tidak rutin.Kesimpulan : Sistem manajemen keselamatan kebakaran di Rumah Sakit telah terlaksana. Namun masih perlu beberapa peningkatan pada sosialisasi kebijakan kepada pasien, pelatihan rutin, penambahan alat proteksi, pencatatan dan pendokumentasian setiap kegiatan atau kejadian serta evaluasi manajemen.Kata kunci : Sistem Manajemen, Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Kebakaran
Hubungan Sarapan Pagi dengan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Anak usia sekolah adalah investasi bangsa, karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Kualitas bangsa dimasa depan ditentukan oleh kualitas anak-anak saat ini. Upaya peningkatan sumber daya manusia harus dilakukan sejak dini, sistematis dan berkesinambungan. Tumbuh kembang anak yang optimal tergantung pemberian nutrisi yang baik, baik segi kualitas maupun kuantitas. Kebiasaan sarapan pagi dapat berkontribusi terhadap status gizi anak. Anak yang biasa makan pagi akan dapat memenuhi kebutuhan gizinya dalam sehari. Sarapan pagi penting karena jarak yang cukup lama antara makan malam dan makan pagi sehingga kadar glukosa dalam tubuh menurun. Jika meninggalkan sarapan, tubuh akan berusaha menaikkan gula darah dengan mengambil cadangan dari lemak sehingga akan menganggu konsentrasi belajar pada anak sehingga akan mempengaruhi prestasi belajar anak. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan sarapan pagi dengan prestasi belajar pada anak usia sekolah dasar.Metode : Sampel dari penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Ilmi yang duduk di kelas IV dan V sebanyak 50 siswa yang diambil secara acak. Desain penelitian cross sectional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan kuisioner terstruktur.Hasil Penelitian : Hanya 52% siswa yang selalu sarapan pagi dan sebagian besar siswa sarapan pagi di rumah (96%), ibu adalah orang yang menyiapkan sarapan pagi (76%). Siswa kadang-kadang mengkonsumsi susu/sereal saat sarapan pagi (30%),jarang mengkonsumsi makanan instan saat sarapan (44%) dan saat sarapan mengkonsumsi sebanyak 1 porsi makanan (48%),menu yang sering dikonsumsi adalah nasi, laukpauk, buah dan sayur (36%). Siswa kadang-kadang jajan (40%). Sebanyak 38% siswa merasa bahwa dengan sarapan pagi sangat mempengaruhi konsentrasi belajar (38%) dan membuat belajar menjadi semangat (44%) serta kesehatan menjadi baik atau fit (66%). Pihak sekolah selalu menyarankan agar sarapan pagi kepada siswa (48%). Terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan prestasi belajar. Kemudian hasil Prevalensi Rasio menunjukan bahwa anak laki-laki cenderung memiliki prestasi belajar di atas rata-rata 3,8 kali lebih besar dari anak perempuan. Tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar. Kebiasaan sarapan pagi anak Sekolah Dasar masih tergantung dengan ibunya. Oleh karena itu seorang ibu harus meluangkan waktu untuk menyiapkan sarapan yang bergizi supaya anak bisa lebih berkonsentrasi belajar sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar anak.Kata Kunci : Sarapan Pagi, Prestasi Belajar, Siswa Sekolah Dasar
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Defisiensi Zat Besi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Gandus Palembang Desi Winda Wati; Fatmalina Febry; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia defisiensi besi merupakan masalah umum dan luas dalam bidang gangguan gizi di dunia. Wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami anemia defisiensi besi. Kejadian anemia defisiensi besi yang tinggi memberikan dampak negatif pada ibu hamil seperti meningkatkan kesakitan dan kematian yang tinggi, baik ibu sendiri maupun bayi yang akan dilahirkan, oleh karena itu anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan. Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 anemia pada ibu hamil 37,1% dan 40,1% nilai ambang batas anemia ibu hamil dibawah 11 gr/dl. Dinas Kesehatan Kota Palembang menyatakan setiap tahun mengalami peningkatan kejadian anemia pada ibu hamil yaitu 2,99% (2012), 3,00% (2013) dan meningkat secara signifikan sebanyak 8,69 % (2014). Tujuan studi ini adalah menganalisis determinan defisiensi pada wanita hamil Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional, dengan cara Quota Sampling dari 4 wilayah kerja Puskesmas Gandus. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Gandus Sampel dalam penelitian ini sebanyak 81 sampel. Instrumen yang di gunakan yaitu kuesioner. Analisa data menggunakan univariat, bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis bivariat diketahui bahwa terdapat 4 variabel independen yang berhubungan dengan defisiensi zat besi pada ibu hamil yaitu pengetahuan (p-value= 0,023), usia kehamilan (p-value=0,044), konsumsi tablet Fe (p-value=0,049), dan asupan zat besi (p-value=0,048) serta tidak ada hubungan antara Frekuensi antenatal care (p-value= 0,980) dan peran petugas kesehatan (p-value=0,560) dengan defisiensi zat besi pada ibu hamil. Kesimpulan: Petugas kesehatan diharapkan untuk melakukan kegiatan pendidikan untuk wanita hamil selama kunjungan antenatal care untuk menurunkan tingkat kekurangan zat besi.Kata Kunci: Defisiensi zat besi, ibu hamil, asupan zat besi
Analisis Partisipasi Lansia dalam Kegiatan Pembinaan Kesehatan Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sekar Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu Indah Dwi Wahyuni; Asmaripa Ainy; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pada masa lanjut usia manusia mengalami berbagai kemunduran yang mempengaruhi fungsi dan kemampuan tubuh karena disebabkan oleh perubahan anatomis, fisiologis, dan biokimia pada tubuh. Upaya pemerintah menyediakan fasilitas kesehatan bagi lansia adalah dengan mengadakan kegiatan pembinaan kesehatan. Akan tetapi, partisipasi lansia dalam kegiatan tersebut masih rendah. Tujuan studi ini adalah menganalisis partisipasi lansia dalam kegiatan pembinaan kesehatan lansia.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi observational dengan desain Cross Sectional. Analisis menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik ganda. Sampel ditarik secara purposive sampling dengan jumlah 96 responden.Hasil Penelitian: Hasil uji chi-square menunjukkan umur (p=0,011), jenis kelamin (p=0,035), pekerjaan (p=0,000), sikap (p=0,001), kebutuhan (p=0,000), dan dukungan keluarga (p=0,000) mempunyai pengaruh terhadap partisipasi lansia dalam kegiatan pembinaan kesehatan. Sedangkan, pendidikan (p=0,075), pengetahuan (p=0,092), jarak tempuh (p=0,596), dan peran kader (p=0,461) tidak mempunyai pengaruh terhadap partisipasi lansia dalam kegiatan pembinaan kesehatan. Berdasarkan uji regresi logistik ganda, variabel yang paling dominan mempengaruhi partisipasi lansia adalah pekerjaan, sikap, dan kebutuhan.Kesimpulan: Partisipasi lansia dalam kegiatan pembinaan kesehatan dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, pekerjaan, sikap, kebutuhan, dan dukungan keluarga. Diharapkan kepada pihak terkait agar dapat melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi lansia dalam kegiatan pembinaan kesehatan antara lain melalui promosi dan penyuluhan kesehatan tentang manfaat kegiatan pembinaan kesehatan lansia.
Analisis Karakteristik Budaya Organisasi di Wilayah Kerja Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kota Palembang Herman Brawijaya; Asmaripa Ainy; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2016.7.3.156-167

Abstract

Latar Belakang: Pencapaian program dari Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 2014 dan dari Rencana Strategis Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKB-PP) 2013-2018 Kota Palembang menunjukkan bahwa Trend pencapaian program cenderung menurun. Adanya ketidaktercapaian antara target dan realisasi program menunjukkan gejala pelaksanaan kinerja yang rendah. Beberapa pakar mengungkapkan bahwa tinggi dan rendahnya kinerja pegawai disebabkan oleh karakteristik budaya organisasi. Studi ini bertujuan menganalisis karakteristik budaya organisasiMetode: Menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Unit penelitian dilakukan di kantor pusat BKB-PP Kota Palembang, Kecamatan Bukit Kecil dan Kecamatan Sematang Borang. Data yang diperoleh berasal dari wawancara mendalam terhadap 9 informan terdiri dari satu orang sekretaris badan, dua orang kepala bidang, dua orang kepala unit pelaksana teknis dan empat orang petugas lapangan KB. Variabel dalam penelitian ini adalah inovasi dan pengambilan risiko, perhatian terhadap detail, orientasi hasil, orientasi orang dan orientasi tim.Validitas data dilakukan dengan melakukan triangulasi sumber dan metode.Hasil Penelitian: Hasil penelitian di tingkat kota dan tingkat kecamatan menunjukkan bahwa telah ditemukan adanya karakteristik inovasi dan pengambilan risiko melalui modifikasi program. Karakteristik perhatian terhadap detail telah dijalankan dalam teknis operasional program dari perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan kegiatan. Karakteristik orientasi hasil juga telah dilakukan di tiap jenjang sistem kerja melalui koordinasi dengan berbagai mitra. Karakteristik orientasi orang dan orientasi tim terbentuk karena banyak didukung oleh aturan dari pemerintah dan pimpinan instansi dalam membangun sistem kerja kolaborasi antar pegawai.Kesimpulan: Karakteristik budaya organisasi di Kantor Pusat BKB-PP Kota Palembang menunjukkan bahwa lima variabel yang diteliti lebih terlihat dominan dibandingkan dengan karakteristik budaya organisasi di Kecamatan Bukit Kecil dan Kecamatan Sematang Borang.
Faktor Risiko Kejadian Campak pada Anak Usia 1-14 Tahun di Kecamatan Metro Pusat Provinsi Lampung Tahun 2013-2014 Eka Mujiati; Rini Mutahar; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit campak merupakan suatu penyakit akut yang disebabkan oleh paramyxovirus. Di Provinsi Lampung incidence rate (IR) campak sebesar 5,89 per 100.000 penduduk dan di Kecamatan Metro Pusat masih cukup tinggi yakni 38,8%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian campak pada anak usia 1-14 tahun di Kecamatan Metro Pusat tahun 2013-2014.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol, sampel dalam penelitian ini adalah 102 yang terdiri dari 34 kasus dan 68 kontrol. Teknik pengambilan sampel untuk kasus dengan mengambil seluruh kasus campak klinis, sedangkan kontrol dengan teknik neighbourhood. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dengan melakukan observasi keadaan lingkungan rumah. Data dianalisa secara univariat, bivariat, dan multivariat.Hasil penelitian: Hasil penelitian didapat bahwa kasus campak berpengaruh dengan pekerjaan ibu (OR 3.2; CI 95% 1,355-7,798), status imunisasi (OR 3,0; CI 95% 1,242-7,646), riwayat kontak (OR 3.7; CI 95% 1,199-11,545), penghasilan keluarga (OR 3,0; CI 95% 1,242-7,464), dan kepadatan hunian (OR 3.3; CI 95% 1,348-8,277). Selanjutnya dilakukan analisis multivariat didapatkan hasil bahwa faktor risiko kejadian campak adalah pekerjaan ibu, riwayat pemberian ASI, status imunisasi, riwayat kontak, penghasilan keluarga, dan kepadatan hunian.Kesimpulan: Kejadian campak pada anak usia 1-14 tahun disebabkan oleh faktor pekerjaan ibu, status imunisasi, riwayat kontak, penghasilan keluarga, dan kepadatan hunian. Saran penelitian ini sebaiknya dilakukan monitoring dan kegiatan konseling, informasi dan edukasi tentang imunisasi campak, ASI ekslusif dan pemberian Vitamin A, kemudian pelatihan kader dapat menggerakkan keaktifan ibu dalam kegiatan posyandu dan penyuluhan terhadap ibu dalam perawatan terhadap anak yang terkena campak.Kata Kunci : Faktor Risiko, Campak, Anak usia 1-14 tahun
Hubungan Asupan Gizi, Pengetahuan dan Stimulasi Ibu dengan Tumbuh Kembang Anak Prasekolah TK Handayani dan TK Teratai 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang 2014 Emalia; Fatmalina Febry; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: TK Teratai dan TK Handayani merupakan cakupan wilayah kerja dari Puskesmas Merdeka. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di kedua TK, dari 18 anak tersebut terdapat dua anak dengan status gizi kurang dan satu anak dengan status gizi buruk.Ini berarti masih ada anak prasekolah yang mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan motorik kasar.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode survey deskriptif-analitis dengan desain studi potong lintang. Sampel penelitian ini adalah 55 anak dari kedua TK berdasarkan kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel adalah teknik sampling jenuh. Teknik analisis data secara univariat dan bivariate dengan uji statistik chi-square. Data disajikan dalam analisis p-value, Prevalensi Rasio (PR) dan 95% derajat kepercayaan (CI).Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara asupan energi (p value=0,047), asupan karbohidrat (p value=0,007), vitamin A (p value=0,028) dan pengetahuan ibu (p value=0,002) dengan status gizi anak. Tidak ada hubungan antara asupan protein (0,641), lemak (p value=0,711), zat besi (p value=0,252), zinc (p value= 1,000), dan stimulasi ibu dengan status gizi anak. Terdapat hubungan antara asupan energi (p value=0,022), protein (p value=0,001), zat besi (p value= 0,020), zinc (p value=0,048) dan stimulasi ibu (p value= 0,017) dengan perkembangan motorik kasar anak prasekolah. Tidak ada hubungan antara asupan karbohidrat (p value=0,080), lemak (p value=0,100), vitamin A (p value=0,709) dan pengetahuan ibu (p value=0,080) dengan perkembangan motorik kasar anak prasekolah.Kesimpulan: Asupan energi, karbohidrat dan pengetahuan ibu mempengaruhi status gizi anak prasekolah. Asupan energi, protein, zat besi, zinc dan stimulasi ibu terhadap perkembangan motorik kasar anak prasekolah.Kata Kunci: Status gizi, asupan gizi dan perkembangan motorik kasar
Emotional Demonstration (Emo-Demo) perilaku cuci tangan dalam upaya meningkatkan pengetahuan penjamah makanan di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan Desri Maulina Sari; Ira Dewi Ramadhani; Sari Bema Ramdika; Fatmalina Febry; Indah Purnama Sari; Fatria Harwanto; Yuliarti Yuliarti; Indah Yuliana; Windi Indah Fajar Ningsih; Ditia Fitri Arinda; Anita Rahmiwati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30392

Abstract

Abstrak Kasus Diare selalu menjadi sepuluh besar penyakit yang selalu muncul di tiap puskesmas. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya hygiene dari penjamah makanan. Beberapa studi menyebutkan bahwa penjamah makanan beranggapan tangan yang bersih adalah yang tidak terlihat kotor saja. Pemikiran seperti ini menjadi kekhawatiran pemerintah atas kondisi kesehatan masyarakat. Padahal kuman-kuman tak terlihat yang ada ditangan masih bisa menempel disana. Untuk memperbaiki anggapan yang keliru tentang tangan yang bersih hanya dari kasat mata, maka perlu dilakukan edukasi dengan konsep Emo-Demo agar masyarakat menjadi lebih paham tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun (CTPS). Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran penjamah makanan dalam menerapkan kebiasaan CTPS. Metode PKM yang diterapkan berupa penyuluhan dan emo-demo disertai dengan evalusai melalui pre-test dan post-test.  Sasarannya ibu rumah tangga di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Hasil PKM ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang CTPS sebelum dan setelah penyuluhan terdapat peningkatan. konsep emo-demo juga membuat responden lebih memahami tentang pentingnya CTPS meskipun tangan terlihat bersih. Praktik baik dan pengetahuan yang meningkat diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi kasus diare pada tingkat rumah tangga dan Indonesia pada umumnya. Kata kunci: Emo Demo; cuci tangan; pengetahuan; penjamah makanan. Abstract Diarrhea cases are always in the top ten diseases that always appear in every health center. One of the causes is the lack of hygiene of food handlers. Several studies have stated that food handlers assume that clean hands are those that do not look dirty. This kind of thinking is a concern for the government regarding the health conditions of the community. In fact, invisible germs on the hands can still stick there. To correct the mistaken assumption that hands are clean only from the naked eye, it is necessary to conduct education with the Emo-Demo concept so that the community becomes more aware of the importance of washing hands with soap (CTPS). The purpose of this community service program (PKM) is to increase the knowledge and awareness of food handlers in implementing CTPS habits. The PKM method applied is in the form of counseling and emo-demo accompanied by evaluation through pre-test and post-test. The target is housewives in Babatan Saudagar Village, Pemulutan District, Ogan Ilir Regency. The results of this PKM show that knowledge about CTPS before and after counseling has increased. The emo-demo concept also makes respondents more aware of the importance of CTPS even though hands look clean. Good practices and increased knowledge are expected to be a solution to reduce diarrhea cases at the household level and generally in Indonesia. Keywords: Emo-Demo; handwash; knowledge; food handler.
Opportunities for Durian Peel Flour (Durio zibethinus Murray) as an Alternative to High-Fiber Food Rahmiwati, Anita; Ramadhani, Aulia; Deya Silviani
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Nutrition, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2025.012.02.3

Abstract

This study evaluated the effects of drying temperature and duration on the nutritional composition (carbohydrates, protein, fat, moisture, and ash) and lignocellulose content (cellulose, hemicellulose, and lignin) of durian peel flour. The inner white peel (albedo) of Durio zibethinus was washed, sliced, dried at specific temperature-time combinations, and ground into flour. A laboratory experimental design using a Completely Randomized Design (CRD) was employed using three treatments to represent variations in drying temperature and duration: P1 (60°C, 10 hours), P2 (70°C, 8 hours), and P3 (80°C, 6 hours). Data were analyzed using SPSS software with normality tests, ANOVA, and Duncan tests. The nutritional compositions of durian peel flour in P2 were 66.69% carbohydrates, 10.85% protein, 0.76% fat, 17.24% moisture, and 4.45% ash. The lignocellulose content in P2 consisted of 35.20% cellulose, 15.64% hemicellulose, and 10.90% lignin. Significant differences were found in cellulose, carbohydrate, moisture, and ash content based on drying conditions. Specifically, P2 (70°C for 8 hours) yielded the highest carbohydrate (66.69%) and cellulose (35.20%) contents while simultaneously producing the lowest moisture (17.24%) and ash (4.45%) contents compared to the other treatments. Overall, the study shows that drying at 70°C for 8 hours optimally preserves the nutritional and lignocellulose content of durian peel flour, which emphasized its potential role in developing sustainable, high-fiber functional foods or supplements. This research provides new insight into the optimization of drying conditions for transforming durian peel into a nutritionally valuable and fiber-rich flour and demonstrates how controlled thermal treatment can improve nutrient retention and lignocellulose stability.
Co-Authors A.P, Audry Maharani adelina irmayani lubis Adelina Irmayani Lubis Aerosta, Danny Aggraeni, Deliza Agus Supriadi Ahmad Adi Suhendra Ahmad Rivai Alamsari, Halidazia Amalia, Risa Nur Andhiny, Tiara Anita Camelia Anita Camelia Annisah Biancika Jasmine Apriliani, Ferenadia Ardesy Melizah Kurniati Ariana, Rika Asih Setiarini Asmaripa Ainy Asri Maharani Aulia Ramadhani Aulia, Maulida Ayu Wulan Sari Az-Zahra, Annisa Azizah, Mulia Fadhilatul Azwinfadhlan, Ahmad Besral . Cesilia M Dwiriani Cesilia Meti Dwiriani Dadang Hikmah Purnama Dadang Purnama Danny Aerosta Delima, Cyntia Della Anggraini Putri Della, Della Anggraini Putri Desi Winda Wati Desi Winda Wati, Desi Winda Desri Maulina Sari Devi Kartika Sari Devy Kartika Sari Devy Kartika Sari Devy Yuliantari Devy Yuliantari Deya Silviani Diah Mulyawati Utari Diana Dewi Sartika Dianaulina, Dwi Dicky Permana Putra Djokosujono, Kusharisupeni Dwi Ananda Putri Dwi Ananda Putri Dwi Ananda Putri Dwi Dianaulina Dwi Inda Sari, Dwi Inda Eka Mujiati Eka Mujiati, Eka Elvi Sunarsih Emalia Emalia Emalia Esti Sri Ananingsih Fajar Ningsih, Windi Indah Fatmalina Febry Fatria Harwanto Febriyansyah, Febriyansyah Feby Happy Monica Feby Happy Monica, Feby Happy Fenny Etrawati Feranita Utama Feranita Utama Feranita Utama Fitriani, Novi Fitriani, Ranty Gloria Situmorang Haerawati Idris, Haerawati Hakim, Dwi Ratnawaty Halidazia Alamsari Hamzah Hasyim Hapzi Ali Hayati, Thursina Vera Herman Brawijaya Herman Brawijaya, Herman Idris, Haerawari Indah Dwi Wahyuni Indah Dwi Wahyuni, Indah Dwi Indah Purnama Sari Indah Purnamasari Indah Yuliana Indah Yuliana Indah Yuliana Inoy Trisnaini Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Juliana Lumban Gaol, Mariani Juliska, Shelly Karlinda Karlinda Kartika Sari, Devy Khairunnisa, Nanda Kusharisupeni Djokosujono Kusharisupeni Djokosujono Lihwana, Mia Asni Lubis, Fatma Juwita Lumban Gaol, Riama Claudia Christine Lusi Rahmayani M Zulkarnain M. Zulkarnain M. Zulkarnain, M. Zulkarnain Maretalinia, Maretalinia Mariani Juliana Maryanto, Hendri Maulida Aulia Mawaddah Assupina Mawaddah Assupina, Mawaddah Melisa Yuniarti Meri Siska Arisandi Merry Natalia Panjaitan Merynda Indriyani Syafutri Mia Asni Lihwana Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti, Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Muhammad Dwi Hidayatullah Najmah Najmah Najmah, Najmah Nana Mulyana Nana Mulyana Ningsih, Windi Indah Fajar Novrika Sari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurul Fitriani Ocktariyana, Ocktariyana Panjaitan, Merry Natalia Pratiwi, Riri Amanda Prautami, Erike Septa Purnamasari, Septi Putri Sabila, Virgina Putri, Dwi Ananda Rahmayani, Lusi Ramdika, Sari Bema Ratna Djuwita Ratna Djuwita Ratna Djuwita Rico J. Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Rismawati Rismawati Rismawati Rizma Adlia Syakurah Robiatul Adawiyah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rully Mufarika Sabila, Virgina Putri Sari Bema Ramdika Sari, Devy Kartika Sari, Novrika Siti Puji Astuti Siti Rachmi Indahsari Sri Aisyah Nabila Suci Destriatania Sunarsi, Elvi Syafhira, Adinda Syafran Arrazy Tiara Andhiny Tita Priyanka Putri Tri Krianto Tri Krianto Tri Krianto tri wahyuni Tuzzahra, Aquila Haya Utami, Fadhila Nur Vani Safithri Virgina Putri Sabila Virgina Putri Sabila Windi Indah Fajar Ningsih Windi Indah Fajar Ningsih Wulandari, Molas Maryunisa Salsabila Yeni Yeni Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuliani Tampubolon Yuliantari, Devy Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliastuti, Maria Eka Yuniarti, Melisa Yurizal Yurizal Yurizal Yurizal Yustini Ardillah, Yustini Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, M. Zulkarnain Zulkarnain, Mohammad