p-Index From 2021 - 2026
12.727
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jaqfi : Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Educational Research and Evaluation Cakrawala : Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JURNAL PENA EDUKASI Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan LISANAN ARABIYA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Pendidikan dan Konseling Buana Ilmu Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Dirosah Islamiyah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Al-Mudarris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Cakrawala Repositori Imwi Jurnal Syntax Transformation Jurnal Manajemen Pendidikan Islam IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Journal of Industrial Engineering & Management Research (JIEMAR) Jendela Pendidikan Edulead : Journal of Education Management FOUNDASIA International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Misykah : Jurnal Pemikiran dan Studi Islam Jurnal Sosial dan Teknologi JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi International Journal of Humanities Education and Social Sciences The International Journal of Education Management and Sociology Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian journal of teaching and learning JIPM: Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Innovative: Journal Of Social Science Research JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat Journal of Early Education and Parenting Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Internasional Edulead RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Journal of Innovative and Creativity Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Eduprof
Claim Missing Document
Check
Articles

Management of Song Training for Early Childhood Education (PAUD)Teacher Pedagogic Competency Improvement in Bandung Yudianti, Maria Susana; Hanafiah, Hanafiah; Sauri, Supyan; Fatkhullah, Faiz Karim; Solin, Sahala Martua
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi guru PAUD terdiri dari kompetensi pedagogik, sosial, personal, dan profesional. Perlu diperhatikan keterampilan dan kebutuhan model; Perspektif pelaksanaan dan pengelolaan pelatihan sebagaimana yang dipersyaratkan. Proses yang diusulkan oleh pelatihan tematik melibatkan perencanaan, pengorganisasian, dan evaluasi dalam rangka memenuhi tuntutan peningkatan profesionalisme guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara yang paling efektif untuk menghubungkan manajemen pelatihan lagu dengan keterampilan pedagogik guru PAUD berdasarkan teori Gorge R. Terry. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, menggabungkan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan studi dokumentasi langsung di dua sekolah PAUD. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik PAUD, dan masyarakat. Temuan penelitian bersifat negatif yaitu perencanaan pembelajaran anak usia dini yang dilakukan oleh guru PAUD di dua lokasi tersebut belum sesuai dengan prinsip-prinsip penilaian dalam Pendidikan Anak Usia Dini; penerapan prinsip-prinsip manajemen pendidikan dan pelatihan yang terstandardisasi belum optimal, terbukti menurut kompetensi pedagogik guru dalam melakukan penilaian pembelajaran; Hasil penelitian yang diperoleh positif yaitu perencanaan melibatkan peneliti dari Lembaga Pendidikan dan Sosial (LPS) seluruh guru PAUD melalui konsep dasar pelatihan sesuai visi misi, analisis lingkungan, strategi, kurikulum, dan tujuan; Penyelenggaraan manajemen pelatihan lagu oleh sistem administrasi PAUD, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik dan masyarakat; Pelaksanaan Pelatihan Lagu melalui pengarahan, pemberian motivasi, pengajaran, pendampingan dan koordinasi kegiatan yang dilaksanakan sesuai perencanaan kegiatan; dan, Evaluasi dan supervisi melalui monitoring.
Etika Kedokteran Berbasis Aswaja An Nahdliyah: Moderasi Islam dan Tasawuf dalam Hukum Kesehatan Indonesia Kontemporer Fahdika, Arnaz; Fatkhullah, Faiz Karim; Hanggono, Ario Bimo; Mutaqin, Imam Aulia; Alawiyah, Tuti; Natalina, Ana Hodia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4331

Abstract

Studi ini menganalisis integrasi nilai-nilai Aswaja An Nahdliyah, moderasi Islam, dan spiritualitas tasawuf dalam etika profesi kedokteran serta hukum kesehatan Indonesia kontemporer. Integrasi nilai keagamaan dalam pelayanan kesehatan menjadi semakin penting seiring meningkatnya tuntutan akan layanan yang lebih holistik, humanis, dan kontekstual. Melalui systematic literature review terhadap publikasi tahun 2015–2025, Studi ini mengevaluasi temuan empiris dan normatif mengenai peran moderasi Islam, spiritualitas tasawuf, prinsip maqashid syariah, dan kerangka hukum kesehatan Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai moderasi Islam dapat memperkuat kompetensi komunikasi lintas budaya, sensitivitas etis, dan iklim akademik yang inklusif dalam pendidikan kedokteran. Praktik tasawuf memberikan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan pasien melalui mekanisme fisiologis, psikologis, dan sosial ketika diintegrasikan secara komplementer dengan terapi medis.Dalam konteks etika profesi, maqashid syariah—khususnya prinsip hifzh al-nafs—selaras dengan etika biomedis modern dan memperkuat orientasi keselamatan pasien. Studi-studi tentang hijamah, penolakan perawatan, dan kelalaian medis menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap standar profesi serta dokumentasi yang baik memiliki implikasi etis dan legal yang signifikan. Pada level sistem, integrasi nilai keislaman terlihat dalam pengembangan rumah sakit syariah, regulasi telemedicine, dan keterlibatan fatwa medis dalam kebijakan kesehatan.Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai spiritual Islam memiliki potensi besar untuk memperkaya praktik kedokteran, namun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan bukti empiris, kompleksitas regulasi, dan kebutuhan standardisasi. Peluang strategis muncul melalui reformasi kebijakan, kemajuan teknologi kesehatan, dan dukungan organisasi keagamaan.
Aswaja dan Prinsip Kehati-Hatian Dalam Pemeriksaan Penunjang Medis: Upaya Mengurangi Over-Testing Melalui Pendekatan Mashlahah Yanuar, Ferdian; Kristianti, Nunul; Putri, Mega Amanda; Ardiansyah, Deden; Parman, Parman; Fatkhullah, Faiz Karim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5248

Abstract

Praktik over-testing atau pemeriksaan penunjang medis yang dilakukan secara berlebihan merupakan persoalan serius dalam sistem pelayanan kesehatan modern. Selain meningkatkan pembiayaan kesehatan, praktik ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif bagi pasien, seperti paparan radiasi yang tidak perlu, overdiagnosis, overtreatment, serta kecemasan psikologis akibat temuan insidental yang tidak bermakna secara klinis. Dalam konteks sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), over-testing juga berkontribusi terhadap pemborosan sumber daya kesehatan dan berpotensi mengganggu prinsip efisiensi serta keadilan distributif dalam pelayanan kesehatan. Meskipun isu over-testing telah banyak dibahas dalam perspektif klinis dan manajerial, kajian yang menempatkannya dalam kerangka etik dan nilai lokal masih relatif terbatas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dalam prinsip kehati-hatian pemeriksaan penunjang medis sebagai upaya normatif dan kontekstual untuk mengurangi praktik over-testing. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan filosofis, yang didukung oleh kajian literatur ilmiah akses terbuka dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Aswaja—khususnya prinsip mashlahah, tawassuth, tawazun, dan i’tidal—memiliki kesesuaian yang kuat dengan prinsip kehati-hatian, etika medis modern, serta hukum kesehatan. Integrasi nilai Aswaja dalam pengambilan keputusan klinis dapat berfungsi sebagai kerangka etik-yuridis yang kontekstual untuk membatasi pemeriksaan penunjang bernilai klinis rendah, meningkatkan keselamatan pasien, memperkuat akuntabilitas tenaga kesehatan, serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang adil dan bermartabat.
Etika Kedokteran dalam Perspektif Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah: Integrasi Nilai Keislaman dan Praktik Medis Profesional Praja, Hermawan Adi; Salim, Bernice Aurielle; Rohmatulloh, Ilham Hariyadi; Fatkhullah, Faiz Karim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5478

Abstract

Perkembangan ilmu kedokteran dan teknologi kesehatan di era modern telah menghadirkan tantangan etika yang semakin kompleks dalam praktik medis profesional. Kemajuan ini menuntut tenaga medis tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan kesadaran etis yang kuat dalam setiap tindakan medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi etika kedokteran dalam perspektif Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah serta mengkaji bagaimana nilai-nilai keislaman tersebut dapat diintegrasikan secara aplikatif dalam praktik medis profesional di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui penelaahan literatur klasik dan kontemporer, karya ulama Nahdlatul Ulama, dokumen etika kedokteran, serta peraturan perundang-undangan di bidang kesehatan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan normatif-konseptual dan content analysis untuk merumuskan kerangka etika kedokteran berbasis nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai utama Aswaja An-Nahdliyah, seperti tawassuṭ (moderasi), tawazun (keseimbangan), tasāmuḥ (toleransi), dan i‘tidāl (keadilan), memiliki korespondensi yang kuat dengan prinsip-prinsip etika kedokteran modern, yaitu beneficence, non-maleficence, autonomy, dan justice. Nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan dalam relasi dokter dan pasien, pengambilan keputusan klinis, profesionalisme tenaga medis, serta penguatan sistem pelayanan kesehatan. Integrasi etika kedokteran berbasis Aswaja An-Nahdliyah berimplikasi pada terbentuknya praktik pelayanan kesehatan yang humanis, berkeadilan, berorientasi pada kemaslahatan, serta selaras dengan karakter sosial-keagamaan masyarakat Indonesia dan dinamika etika medis kontemporer
Penerapan Konsep Tazkiyatun Nafs Sebagai Pendekatan Psikologis Pada Pasien Penyakit Kronis Maisyaroh, Sitti; Mardianti, Alis; Adam, Faisal; Fatkhullah, Faiz Karim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5723

Abstract

Penyakit kronis dapat menyebabkan stres dan gangguan psikologis pada pasien, sehingga memerlukan pendekatan psikologis yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Konsep Tazkiyatun Nafs, yang berasal dari ajaran Islam, dapat menjadi salah satu pendekatan psikologis yang efektif dalam membantu pasien penyakit kronis. Penerapan konsep tazkiyatun nafs sebagai pendekatan psikologis pada pasien penyakit kronis melibatkan penyucian jiwa melalui tahapan takhalli, tahalli dan tajalli untuk mengelola beban emosional seperti depresi dan kecemasan akibat kondisi penyakit jangka panjang. Pendekatan ini efektif sebagai terapi komplementer, meningkatkan ketahanan spiritual dan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep Tazkiyatun Nafs sebagai pendekatan psikologis pada pasien penyakit kronis. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan cara mengumpulkan dan menganalisis teori serta temuan penelitian terdahulu terkait fenomena yang diteliti. Dalam penelitian ini, berfokus pada pencarian data yang ada dalam buku dan literatur lain yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Tazkiyatun Nafs dapat membantu pasien penyakit kronis dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Konsep Tazkiyatun Nafs dapat membantu pasien dalam mengembangkan sikap positif, meningkatkan kesadaran diri, dan mengurangi stres. Sehingga konsep Tazkiyatun Nafs dapat menjadi salah satu pendekatan psikologis yang efektif dalam membantu pasien penyakit kronis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi kesehatan dalam mengembangkan pendekatan psikologis yang lebih efektif untuk pasien penyakit kronis.
Peran Pendidikan Karakter Berbasis Aswaja Dalam Mencegah Malpraktik Di Kalangan Profesi Medis Kusmayawati, Epi; Masyithah, Sitti; Fahrezi, Aka Al; Rianti, Rianti; Fatkhullah, Faiz Karim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5960

Abstract

Malpraktik medis merupakan permasalahan serius dalam sistem kesehatan Indonesia yang berdampak luas terhadap keselamatan pasien, reputasi profesi medis, serta kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan terdapat 51 kasus aduan malpraktik pada periode 2023–2025, dengan 24 kasus di antaranya berujung pada kematian pasien. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan dengan data historis: dari 1.349 kasus pada tahun 2015 menjadi 2.444 kasus pada tahun 2020. Kondisi ini menegaskan urgensi penguatan pendekatan preventif yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh dimensi moral dan karakter tenaga medis. Penelitian ini menganalisis potensi pendidikan karakter berbasis ASWAJA (Ahlussunnah Wal Jamaah) sebagai strategi pencegahan malpraktik melalui integrasi nilai-nilai etika Islami dalam kurikulum pendidikan kedokteran. Pendekatan mixed methods digunakan dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk mengkaji implementasi nilai tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), dan i’tidal (adil) dalam praktik medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan ASWAJA berkontribusi terhadap peningkatan kualitas relasi dokter–pasien, penguatan kesadaran etis, serta peningkatan profesionalisme hingga mencapai 90,3% dalam kategori baik di beberapa institusi pendidikan medis. Rekomendasi penelitian meliputi pengintegrasian sistematis nilai ASWAJA dalam kurikulum, pengembangan program mentoring berbasis etika, serta penguatan budaya organisasi yang mendukung patient safety. Jurnal ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan medis holistik dengan menempatkan nilai keagamaan sebagai fondasi penting dalam pencegahan malpraktik dan peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Edukasi dan Bimbingan Pranikah untuk Mencegah Terjadinya Nikah Dini Pada Siswa (Studi Kasus di SMP Negeri 1 Pebayuran Kabupaten Bekasi) Arif Husni Mubarok; Hanafiah; Faiz Karim Fatkhullah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i4.1423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan dini dan dampaknya bagi siswa khusunya di SMP Negeri 1 Pebayuran Kabupaten Bekasi serta menganalisis edukasi pranikah sebagai strategi untuk mengurangi kasus pernikahan dini. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomologi melalui wawancara kepada warga sekolah di SMP Negeri 1 Pebayuran Kabupaten Bekasi mengenai pengetahuan mereka tentang pernikahan dini yang melakukan pernikahan dini. Hasil penelitian menunjukkan faktor ekonomi, pendidikan, orang tua dan adat istiadat yang mempengaruhi terjadinya pernikahan dini pada siswa, dampak fisik dan psikologis yang ditimbulkan pada siswa yang mengalami pernikahan dini, serta hasil dari edukasi pranikah yang menunjukan bahwa siswa pada saat ini lebih sadar tentang bahaya pernikahan dini dan mengetahui dampak dari pernikahan dini sangat mempengaruhi kehidupan siswa yang mengalaminya.
Strategic Management of Kiai Leadership in The Empowerment of Pondok Pesantren Through Community Work Training Center Program as An Effort to Increase Santri Independence Juhara, Jaja; Sofyan Sauri; Deti Rostini; Faiz Karim Fatkhullah
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v3i1.264

Abstract

Management and leadership are closely related to the graduates that will be produced, namely giving birth to students, who are able to combine scientific and empirical theorists in the field. The high quality of the education process in boarding schools is seen from how the management is controlled by the leadership of kiai as a caregiver, leader and at the same time the owner of pesanten hut. However, the fact is that graduates of boarding schools are still one of the unemployed due to the lack of skills gained when studying in boarding schools. Whereas pondok pesantren as one of the educational institutions has enormous potential in improving the standard of living of the community. The problem of unemployment that plagues the majority of Muslims stems not only from the problem of intelligence, but also the problem of life skills, because with life skills helps humans be able to survive in living life and achieve what they want, and vice versa. The purpose of the research is to describe strategic management of kiai leadership, planning, priority programs, evaluations, as well as constraints and solutions in the empowerment of boarding schools as an effort to increase the independence of santri This research applies a qualitative approach with the type of case study research with multisitus design. Data is collected by conducting in-depth interviews, participant observations and documentation studies. Data analysis uses data reduction, data presentation and conclusion withdrawal. Techniques to check the validity of research findings through trianggulation of data sources and data collection techniques. The results showed that the strategic management of kiai leadership in the empowerment of pesantren huts has not fully run in accordance with planning, empowerment priority program policies by opening pesanten cottage business units, including: kopontren, BMT, carpentry, livestock, agroindustry, mebeuler, and convection, and empowerment evaluation is carried out at the stage before implementation, activity process and results of activities. Kedala in empowerment including strategies based more on the wishes of kiai, has not touched on the needs of the students, the socialization of the program has not been maximal, the santri has not been maximally actively played in the program carried out, the limited human resources (HR) of the manager of the boarding school are qualified, the discipline and commitment of the students has not been optimal.
Building The Concept Of Strengthening Middle Managers Through Managerial Skills Program ( Strengthening The Organization Through Strengthening Middle Management ) Wahyu Wismanto Hadi; Iim Wasliman; IdaTejawiani; Faiz Karim Fatkhullah
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v3i1.285

Abstract

Strategy Human Resource development at the level of middle management important companies in the era disrupsi this. The development of human resources in the middle-management level is performed to form a personal quality skills, ability to work, and loyalty in the company. Strategy human resource development at the level of middle management can be done with many ways to develop it. Some of the strategies that can be learned by companies in developing and find the human resources in the middle-management level needed one of them through a training program that is hardwired. Training is carried out by developing individual in the form of increased skills, knowledge and attitude. Training is not only useful for employees, but also the company. In order to improve managerial ability, especially on the line of middle management in the company in need of improvement and continuous human resource development in order to create synergy and teamwork company. That the development and competition of the current human resources to be a major factor in the success in winning the competition. The ability and capacity of middle management will be different from one company to another. The critical point of the growth of the company existing on the capacity and capability of middle management.Thus, the need training programs applicable and integrated for the development of human resources in the middle-management level that exists as one of the main assets to a company that everlasting growth. This Program must be supported by all parties corporate executives for the achievement of the vision, mission and goals of the organization. Human resource development at the level of middle management is done through training to improve the ability of the performance of the personal there. The form of the development of human resources in the middle-management level can be done in formal or non-formal for their careers. Every human resources at the level of middle management need training to overcome various problems in their work by teaching steps and the right way.
Homeschooling Learning Management In Fostering Student CharacterIn South Tangerang City Martadihardja, Anwar; Hanafiah, Hanafiah; Karim Fatkhullah, Faiz
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 3 No. 4 (2022): August 2022
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v3i4.413

Abstract

This research specifically aims to get an overview and analysis of planning, organizing, implementing, evaluating, constraining, and solving homeschooling learning in fostering student character at Homeschooling Kak Seto and Homeschooling Technosa South Tangerang. This research uses management theory from Terry and character theory from Lickona. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through observation, interviews and documentation studies. The results of the study indicate that in planning the teacher prepares a Character Learning Implementation Plan referring to the Syllabus. Organizing is still constrained by the human resource management system in supporting the creation of learning in homeschooling as a whole. In the implementation process, the teacher carries out the learning process in accordance with the steps contained in the Learning Implementation Plan; Assessment is carried out by teachers through two types, namely process assessment and learning outcomes assessment. Constraints encountered include (a) Limited time allocation for Citizenship Education learning, (b) There is a dissonance between education at home and education applied in homeschooling, Solutions used to overcome obstacles (a) Fortify students and all elements in homeschooling with noble character, character, and positive character through well-programmed habituation and exemplary activities (b) Developing a typical homeschooling curriculum as the basis for education of identity and religious character. The conclusion of this research is that good civics education learning governance can develop the character of homeschooling students.
Co-Authors Abdul Rohman Abdul Rojak, Abdul Abdul Waidl Achmad Saefurijal Achmad Saefurridjal Achmad Saefurridjal Achmad saefutridjal Ade Tutty R. Rosa Ade Zaenudin Adi Sopian Agung Hardianto Wibowo Agus Salim Chamidi Ahmad Khori Ai Nuryati Ajahari Ajahari Amit Saepul Malik Anita Kresnawaty Arif Husni Mubarok Arlin Nurmaliani Aryani, Iin Asep Deni Normansyah Asep Mulyana Asep Mulyana Asep Sutisna Asep Tutun Usman Ashhabul Kahfi Atik Kurniawati, Atik Ayi Ruswandi Badrul Munir, Badrul Baijuri, Ade Canintika, Anissa Feby Cecep Muhtadin Cecep Tatang Wijaya Cepi Hudaya Chaira Saidah Yusrie Dani Hamdani Deden Ardiansyah Deden Purbaya Dewi Indrawaty Dewi Umronih Yusuf Dian Hidayati Dina Rahmawati Egi, Egi Ella Dewi Latifah Endang Yuda Nuryenda Endun Abdul Haq Engkus Kuswarno Ernawati Ernawati Fahdika, Arnaz Fahrezi, Aka Al Faisal Adam, Faisal Farhan Farhan Farhan Fidya Arie Pratama Fikri, Ahmad Ma'mun Fini Himatul Aliyah Fini Himatul Aliyah Fitriah Fitriyani, Ida Farida Gawi Yulianti Hafizi Hanafiah Hanafiah Hanafiah Hanafiah, Hanafiah Hanggono, Ario Bimo Hari Alih Hansyah Haura Karlina Hendi S. Muchtar Hermansyah, Nerissa Arviana Koesuma Hilal Najmi I. Syarief Hidayat Ibrahim Danuwikarsa IdaTejawiani Iim Wasliman Indri Hapsari Irsyad Irawan Iu Rusliana Jamil, Riad Janpristiwandi Janpristiwandi Jibal Nazib Juhara, Jaja Karlina, Haura Kasuma, Putu Yusta Naraswari Kembaren, Jefry Sondang Komara, Budi Komarudin Komarudin Komarudin, Ahmad Najib Koswara, Nandang Kristianti, Nunul Kurniasih, Suci Dwi Kurniawan, Deriel Kusmayawati, Epi Lastriyani, Indri Lidiawati Lidiawati Lina Zakiah Lutfi, Nisa M Farid Yudha Bahari M. Asif Nur Fauzi Maesaroh Maesaroh Maisyaroh, Sitti Makmun, Tb. Abin Syamsudin Maksum, Musahar Maman Nuryaman Mardianti, Alis Margono Margono Martadihardja, Anwar Marup Masyithah, Sitti Mochammad Candra Agustian Mugiarto Mugiarto Muhamad Darmawan Abdul A MUHAMMAD AGUS SUPRAYUDI Muhtar, Zaenal Mujaiyanah, Alwin Munawar, Supian Mutaqin, Imam Aulia Nanang Kosim Rohmana Nandang Koswara Natalina, Ana Hodia Neneng Komariah Nining Handayani Nissa, Chairunissa Nurbaeti, Nita Nurdiatul Jahroh Nurhalali Deden As’ari Nurhalali Deden As’ari Nurhayatin Nurhidayah . Oktarina, Fatimah parman parman Praja, Hermawan Adi Pratami, Diyah Eka Purwadin, Aris Purwoko Purwoko Putri, Mega Amanda Ramdani, Pajar Reczy Setian Suharno Rianti, Rianti Risman Suryana Rohendi Ali Rohman Rohman Rohmatulloh, Ilham Hariyadi Roli Fola Cahya Hartawan Rostini, Deti Rudi Kurniawan Rukman, Entang Rusliana, Iu Saefulrijal, Achmad Saefurridjal, Achmad Saepul Rohman Sahala Martua Solin Salim, Bernice Aurielle Samsudin Samsudin, Arif Sanusi, Achmad Saputra, Ajat Sauri, R Supyan Setiadi, Asep Shinta Mutiara Puspita Sidik Nurdiansyah Sinta, Iin Siti Honiah Mujiati Slamet Abadi Sofyan Sauri Sofyan Sauri Sofyan Sauri Sofyan Sauri Sofyan Sauri Sofyan Sauri, Sofyan Sohim, Badru Sopian, Adi Sudarma, Unang Sugeng Wardoyo Suharyanto H. Soro Supatmin Supatmin Supriatna Supriatna Sutaryat Trisnamansyah Sutaryat Trisnamansyah Sutaryat Trisnamansyah Sutaryat Trisnamasyah Syaiful, Abdullah Syarif Abubakar Tajudin Nur Tajudin Tajudin Taofik Ahmad Tatang Suryana Titin Kuraesin Toto Sunarto Toto Suryadi Tri Purwati Tsamrotul Fuadah, Wafa Tuti Alawiyah Uce Gunawan Ujang Nurjaman Ulfiah, Ulfiah Unang Sudarma Undang Ahmad Darsa Wafa Tsamrotul Fuadah Wafaul Wafa Wahyu Wismanto Hadi Yanti Yulianti Yanto, Abbi Yanuar, Ferdian Yodi Ahmad Sirojudin Yoseptry, Ricky Yudianti, Maria Susana Yudianto Yudianto Yulianti Sholihah Zarkasih Zarkasih