Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Integrasi Pendidikan Lingkungan dalam Perangkat Pembelajaran bagi Guru-Guru di Kelurahan Malino Kabupaten Gowa Suarlin, Suarlin; Ali, Ichsan; Arwadi, Fajar; Sidjara, Sahlan; Nabila, Khairunnisa An; Ishak, Nurhalisa
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kemitraan masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam perangkat pembelajaran bagi guru-guru di Kelurahan Malino, Kabupaten Gowa, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan lingkungan di kalangan pendidik dan siswa. Melalui program ini, guru diberikan pelatihan untuk menyisipkan konsep-konsep lingkungan dalam mata pelajaran yang mereka ajarkan di sekolah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan serta membentuk perilaku yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, program ini membantu guru mengembangkan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang relevan dengan isu-isu lingkungan, baik lokal maupun global. Diharapkan, program ini dapat menciptakan dampak jangka panjang yang positif dalam masyarakat, dengan meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
PERAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI DESA LERANG DI MASA PANDEMI Arwadi, Fajar; Mujahidah, Nurul; Hulaifah, Andi Annisa; Wahyuni, Sri; Abd. Wafi, Muh Isnain; Haris, Hasnawi; Suarlin, Suarlin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v2i02.598

Abstract

The covid-19 pandemic caused Indonesia's economic conditions to experience chaos. No exception in Lerang Village, Lanrisang Subdistrict, Pinrang Regency where many shops or businesses owned by residents suffered losses. The observations showed that the majority of residents in Desa Lerang cultivated fish to be one of the sources of food anpd income in the pandemic. From the observation, fish cultivated after harvesting will be directly sold to the market or consumed directly without trying to process it first into a higher value product. After further observation, the team of Thematic Community Service (KKNT) from Universitas Negeri Makassar (UNM) found that the fish cultivated by the community was suitable for processing into “Abon Ikan”, then the KKNT UNM Team began to prepare the things needed to socialize it. This socialization is coupled in the entrepreneurship training conducted on August 26, 2021 in which there are three materials, namely: “Abon Ikan” making, personal branding, and entrepreneurship management. This activity increases people's understanding of the importance of entrepreneurship in this pandemic period, which can be seen from the enthusiasm of citizens in participating in this activity. As an exterior of this activity, the KKNT UNM Team formed a business unit consisting of lerang villagers and was shadowed directly by BUMDes. Therefore, this business unit came as one of the solutions in overcoming the economic problems faced by the people of Lerang Village during the covid-19 pandemic.
Pojok Baca Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Membaca Siswa di SMPN 6 Moncongloe Detrin Ombi, Natalia; Arwadi, Fajar; Asmaun, Asmaun; Djam'an, Nurwati; Sidjara, Sahlan; Angraeni, Yuniar; Syukur, Muhammad
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i2.77528

Abstract

Student interest reading in Indonesia remains low. Data of UNESCO shows that the Indonesian reading interest index is only 0.001%, it means that only one in 1,000 people enjoy reading. This condition requires a concrete strategy to foster a culture of literacy in schools. One effort that can be done is providing reading corners in classrooms. This article discusses about community service activities at SMPN 6 Moncongloe through the creation of reading corners in grades IX-4. This activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and simple evaluation, by actively involving students in the process of arranging and utilizing the reading corners. The results show that the reading corners successfully created a pleasant learning atmosphere, increased reading motivation, and supported the School Literacy Movement (GLS). The obstacles faced were the limited book collection and the need for routine facility maintenance. This activity emphasizes the importance of collaboration between schools, teachers, and parents in building a sustainable literacy culture.
Analisis Kemampuan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Guru Matematika Dalam Penerapan Model Problem Based Learning Vista Ria; Nurdin Arsyad; Fajar Arwadi
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Tahin 2026
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/80x8a135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru matematika dalam menerapkan model pembelajaran berbasis masalah pada kelas VIII SMP Negeri 35 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah TPACK, lembar observasi, dan jadwal. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pada komponen Pengetahuan Teknologi, subjek 1 (Rika) melibatkan perangkat keras dan perangkat lunak dalam proses pembelajaran, sedangkan subjek 2 (Atma) melibatkan lebih sedikit teknologi dalam kegiatan pembelajaran, namun Atma menguasai teknologi seperti laptop untuk administrasi pembelajaran dikelas VIII. 2) Kemampuan Pengetahuan Pedagogik subjek 1 (Rika) dan subjek 2 (Atma) menunjukkan kemampuan yang baik. Kedua guru mengelola kelas menggunakan metode menarik, merencanakan pembelajaran dengan menyiapkan modul ajar, melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, dan mengevaluasi pembelajaran dalam tiga aspek: sikap, pengetahuan, dan keterampilan. 3) Kemampuan Pengetahuan Konten subjek 1 (Rika) dan subjek 2 (Atma) menunjukkan kemampuan yang baik. Kedua guru menguasai materi yang dapat dilihat dari penyampaian yang jelas dan terstruktur, menyampaikan konsep materi menggunakan metode ceramah dan media pembelajaran, serta memberikan contoh-contoh kehidupan sehari-hari yang relevan. 4) Pada komponen TPACK, subjek 1 (Rika) menggabungkan teknologi, pedagogi, dan konten/materi dalam proses pembelajaran, sedangkan subjek 2 (Atma) menerapkan komponen pedagogik dan konten/materi, namun tidak melibatkan teknologi dalam proses pembelajaran.
COGNITIVE PRESENCE DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS MOOCS: STUDI KOMPARATIF ANTARA DOSEN DAN MAHASISWA DI ICE INSTITUTE Titi Chandrawati; Fajar Arwadi; Afriani; Heni Safitri; Nur Hikmah; Laksmi Dewi; Andayani; Siti Julaeha; Monika Handayani; Uliya Khoirun Nisa; Mudayat; Dian Novita; Sri Tatminingsih; Muktia Pramitasari; Mukti Amini; Erna Risnawati; Isti Rokhiyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49079

Abstract

This study aims to analyze the level of cognitive presence among lecturers and students in MOOCs-based online learning at ICE Institute using the Community of Inquiry (CoI) framework. The study employed a quantitative descriptive approach. The instrument was adapted from the CoI Survey and validated through expert judgment. The respondents consisted of 38 students and 10 lecturers who actively participated in courses at ICE Institute during the odd semester of 2024. The sampling technique used purposive sampling with the criterion that respondents had completed at least four weeks of lectures. Data were analyzed using descriptive percentage statistics and proportion difference tests. The results showed that 80% of lecturers were categorized as having a high level of cognitive presence, while only 50% of students reached a similar level. Furthermore, 47.3% of students were categorized at a moderate level and 2.7% at a low level. This 30% gap indicates differences in perception and cognitive capacity between lecturers and students. Lecturers were considered highly competent in designing learning activities based on critical reflection; however, students had not fully utilized these opportunities. The study recommends the need for pedagogical interventions such as cognitive scaffolding, collaborative project-based learning, and self-regulated learning training for MOOCs students.
Design and Implementation of Sorting Waste Bins as an Integrated Waste Management System in the School Environment Hisyam Ihsan; Fajar Arwadi; Muhammad Ammar Naufal; Riswansyah; Ahmad Israk; Lutfiah
Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v1i1.4

Abstract

This program aims to develop an effective waste management system in schools to increase environmental awareness. A segregated waste bin system with color categorization (green, yellow, nir, red) is implemented to make it easier to sort waste, especially organic and inorganic waste. This program is carried out based on needs analysis, system design, implementation and effectiveness evaluation. The results show an increase in students' waste sorting accuracy of 75% and increased awareness of the environment. However, challenges such as consistency of sorting, maintenance and changing habits still need to be addressed. This program recommends ongoing maintenance and education to increase the effectiveness of waste management systems in schools. In this way, it is hoped that environmental awareness and the quality of the school environment can be improved. This program contributes to the development of waste management systems in schools.
Program Kerja Gotong Royong di Desa Jenetaesa Kecamatan Simbang Andi Aslinda; Ahmad Zaki; Sutamrin; Fajar Arwadi; Muhammad Ikram; Leini Marselina; Rismawati
Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v1i1.5

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata dan Praktik Pengalaman Lapangan (KKN-PPL) Terpadu Universitas Negeri Makassar di Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui program gotong royong. Permasalahan mitra adalah kurangnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, yang mengakibatkan kondisi lingkungan desa kurang terawat. Solusi yang ditawarkan adalah program gotong royong terpadu, melibatkan warga desa dalam aktivitas kebersihan dan pengelolaan sampah. Metode kegiatan meliputi edukasi, penyuluhan, dan pelaksanaan gotong royong secara terjadwal. Hasil program ini menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebersihan, terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta terbangunnya semangat kebersamaan di antara warga. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan
Optimalisasi Potensi Belajar Siswa melalui Bimbingan Belajar sebagai Program KKN Pengabdian Masyarakat Aprilia Damayanti; Sindy Aulia; Fajar Arwadi; Norma Nasir; Mar Athul Wazithah
Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v1i1.17

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep dasar matematika, khususnya berhitung, pecahan, dan penerapan rumus sederhana di Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Permasalahan tersebut muncul karena keterbatasan fasilitas belajar serta minimnya pendampingan orang tua, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan, melalui observasi dan dokumentasi program kerja mahasiswa KKN. Program utama meliputi pendampingan belajar, latihan soal, diskusi kelompok, evaluasi rutin, serta tindak lanjut berupa pemberian rekomendasi kepada orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap operasi hitung dasar dan pecahan, meningkatnya motivasi belajar, terbentuknya pola belajar mandiri, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung anak. Kesimpulan dari program ini adalah bimbingan belajar berbasis KKN efektif dalam mengatasi hambatan belajar matematika di pedesaan, serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat.
Pelatihan Penggunaan Geogebra Sebagai Media Pembelajaran Matematika Interaktif di SMP Negeri 27 Makassar Hisyam Ihsan; Fajar Arwadi; Sahlan Sidjara; Nurfitrah Nurdin; Rifqah Meilani
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.31

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari Program Asistensi Mengajar yang dilaksanakan di SMP Negeri 27 Makassar pada tanggal 27 April 2026. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan melatih siswa dalam menggunakan aplikasi GeoGebra sebagai media pembelajaran matematika yang interaktif dan efektif. GeoGebra merupakan perangkat lunak matematika dinamis yang dapat diakses melalui smartphone secara gratis, sehingga sangat relevan dan mudah dijangkau oleh siswa di era digital. Pelatihan dilaksanakan di dalam kelas dengan memanfaatkan smartphone masing-masing siswa sebagai perangkat utama. Metode yang diterapkan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung oleh fasilitator, dan praktik terbimbing secara langsung oleh siswa menggunakan HP mereka masing-masing. Seluruh siswa peserta hadir 100% dan terlibat aktif sepanjang kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menginstal dan mengoperasikan fitur-fitur dasar GeoGebra melalui smartphone serta menggunakannya untuk memvisualisasikan konsep matematika. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa GeoGebra membantu mereka memahami materi matematika dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran matematika di SMP Negeri 27 Makassar.
Co-Authors Abd. Wafi, Muh Isnain Abdul Rahman Abdul Rahman Abdurahman Hamid Abdurrahman Abdurrahman Adsyira Almukitra Afriani Afriani Afriani Ahmad Fudhail  Majid Ahmad Israk Ahmad Talib Ahmad Thalib AHMAD ZAKI Ahmad, Asdar Akbar, Muh. Ali, Ichsan Andayani Andi Evi Febrianti Andi Rafiqa Faradiyah Andi Rafiqa Faradiyah Andi Sri Mutmainna Angraeni, Yuniar Annas, Suwardi Aprilia Damayanti Arifah Mulyani Arifah Mulyani Armasari, Fanny Arsita, Asriani Asdar Asdar . Ashari, Elza Rahayu Aslinda Aslinda Aslinda, Aslinda asmaun, asmaun Asmi, Nurul Asrina Asrina Assagaf, Said Fachry Aswi, Aswi Awi Dassa Awi Dassa Awi Dassa, Awi Azis, Fajriani BAKHRANI RAUF Bakri, Riska Amelia Insani Bustang, B. Damayanti, Isti Qama Detrin Ombi, Natalia Dian Novita Djadir Djadir Djadir Djadir Djadir Djadir, Djadir Djam'an, Nurwati Djam’an, Nurwati Efwan, Neng Syntadewi Ekasatya Aldila Afriansyah Faaizah Shahbodin Faisal Najamuddin Fajriani Azis Faruq, Ahmad Al Fitria Nurul Mutmainnah Fudhail, Ahmad Hamda, Hamda Hasnawi Haris HASNAWI HARIS HASNAWI HARIS, HASNAWI Hastuty Musa Heni Safitri Heni Safitri Hisyam Ihsan Hulaifah, Andi Annisa Ibnu Abdul Hadi Ilham Minggi Ilham Minggi Ilham Rizkianto Indra Wulan Intan , Wirninda Irena Puji Luritawaty Irwan Irwan Ishak, Nurhalisa Isti Rokhiyah Ja'faruddin, Ja'faruddin Jafaruddin Jeranah Khadijah Khadijah Khaeruddin Khaeruddin Khaeruddin, Khaeruddin Laksmi dewi Laksmi Dewi Leini Marselina Lutfiah Lutfiah Nur Insyirah M Luthfia Nur Insyirah Mappaturung Mahdiyah, Muyassarah Mar Athul Wazithah T. Monika Handayani, Monika Mudayat, Mudayat Muh Azis Muhammad Ammar Naufal Muhammad Azis Muhammad Ikram Muhammad Irsyad Kurniawan Muhammad Syukur Muharram Muharram Muharram Muharram Muharram Muharram Mujahidah, Nurul Mukti Amini Muktia Pramitasari Munawarah, Nita Madinatul Mutmainnah MR, Luthfiah Nabila, Khairunnisa An Nasir, Norma Nasrullah Nasrullah Nasrullah Nasrullah Nur Amaliah Nur Hikmah Nur Rahmah Sari Nurdin Arsyad Nurdin Arsyad Nurfitrah Nurdin Nurhalisa, Nurhalisa Nurhalisah, Nurhalisah Nurhikmah H Nursyati Nursyati Nurul Amini Nurul Amini Nurul Asmi Nurul Jihad Muhammad Nurwati Djam'an Nurwati Djam'an Nurwati Djam’an Nurwati Djam’an Pandjajangi, Andi Muhammad Ridho Yusuf Sainon Andi Poerwanto, Bobby Poewanto, Bobby Pratiwi, Nur Hikmah Kanzha R. Rusli R. Rusli Rahman, Muhammad Fatur Ramdhani, Nurfitriah Rania Aisyah Putri Rifandi, Muh. Rifqah Meilani Riska Amelia Insani Bakri Rismawati Rismayanti Rismayanti Rismayanti Risnawati, Erna Riswansyah Rosidah Rosidah Rosidah Rosidah Rosidah Rusdi, Nur Risma RUSLAN Ruslan Ruslan Ruslan Ruslan Sabri Sabri Safitri N.N, Novi Sahlan Sidjara Sahlan Sidjara Sakinah Azzahrah Samad, Moh. Ardani Saputra, Andika Ardel Shalihin, Shafwan Sidjara, Sahlan Sindy Aulia Siti Julaeha Sri Mulyani Sri Mulyani Sri Tatminingsih Sri Wahyuni Suarlin Suarlin, Suarlin Sumiati Side Suradi Tahmir, Suradi Sutamrin Sutamrin, Sutamrin Syafruddin Side Tahmir, Suradi Tarisha Nur Asyifah Titi Chandrawati Titi Chandrawati Uliya Khoirun Nisa Usman Mulbar Vista Ria Wahrini, Retyana Wahyuni, Maya Sari Waliyullah, Akbar Yadav, Dharmendra Kumar Yusak Maryunianta Yusnalia Kadir Zulfiki Hidayat Zulfiki Hidayat