p-Index From 2021 - 2026
11.353
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Program Kerja Gotong Royong di Desa Jenetaesa Kecamatan Simbang Andi Aslinda; Ahmad Zaki; Sutamrin; Fajar Arwadi; Muhammad Ikram; Leini Marselina; Rismawati
Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v1i1.5

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata dan Praktik Pengalaman Lapangan (KKN-PPL) Terpadu Universitas Negeri Makassar di Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui program gotong royong. Permasalahan mitra adalah kurangnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, yang mengakibatkan kondisi lingkungan desa kurang terawat. Solusi yang ditawarkan adalah program gotong royong terpadu, melibatkan warga desa dalam aktivitas kebersihan dan pengelolaan sampah. Metode kegiatan meliputi edukasi, penyuluhan, dan pelaksanaan gotong royong secara terjadwal. Hasil program ini menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebersihan, terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta terbangunnya semangat kebersamaan di antara warga. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan
Optimalisasi Potensi Belajar Siswa melalui Bimbingan Belajar sebagai Program KKN Pengabdian Masyarakat Aprilia Damayanti; Sindy Aulia; Fajar Arwadi; Norma Nasir; Mar Athul Wazithah
Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v1i1.17

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep dasar matematika, khususnya berhitung, pecahan, dan penerapan rumus sederhana di Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Permasalahan tersebut muncul karena keterbatasan fasilitas belajar serta minimnya pendampingan orang tua, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan, melalui observasi dan dokumentasi program kerja mahasiswa KKN. Program utama meliputi pendampingan belajar, latihan soal, diskusi kelompok, evaluasi rutin, serta tindak lanjut berupa pemberian rekomendasi kepada orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap operasi hitung dasar dan pecahan, meningkatnya motivasi belajar, terbentuknya pola belajar mandiri, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung anak. Kesimpulan dari program ini adalah bimbingan belajar berbasis KKN efektif dalam mengatasi hambatan belajar matematika di pedesaan, serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat.
Pelatihan Penggunaan Geogebra Sebagai Media Pembelajaran Matematika Interaktif di SMP Negeri 27 Makassar Hisyam Ihsan; Fajar Arwadi; Sahlan Sidjara; Nurfitrah Nurdin; Rifqah Meilani
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.31

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari Program Asistensi Mengajar yang dilaksanakan di SMP Negeri 27 Makassar pada tanggal 27 April 2026. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan melatih siswa dalam menggunakan aplikasi GeoGebra sebagai media pembelajaran matematika yang interaktif dan efektif. GeoGebra merupakan perangkat lunak matematika dinamis yang dapat diakses melalui smartphone secara gratis, sehingga sangat relevan dan mudah dijangkau oleh siswa di era digital. Pelatihan dilaksanakan di dalam kelas dengan memanfaatkan smartphone masing-masing siswa sebagai perangkat utama. Metode yang diterapkan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung oleh fasilitator, dan praktik terbimbing secara langsung oleh siswa menggunakan HP mereka masing-masing. Seluruh siswa peserta hadir 100% dan terlibat aktif sepanjang kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menginstal dan mengoperasikan fitur-fitur dasar GeoGebra melalui smartphone serta menggunakannya untuk memvisualisasikan konsep matematika. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa GeoGebra membantu mereka memahami materi matematika dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran matematika di SMP Negeri 27 Makassar.
Pengaruh pembelajaran matematika berbantuan generative artificial intelligence terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa Fajar Arwadi; Muhammad Syarifuddin Rahman; Wayan Rumite
Cakrawala Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v5i1.4064

Abstract

Pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa calon pendidik, terutama ketika mereka memasuki matematika tingkat lanjut dan belajar mandiri di luar kelas. Penelitian ini mengkaji pengaruh Generative Artificial Intelligence (GenAI) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis serta menjelaskan perannya sebagai Machine Presence dalam kerangka Community of Inquiry (CoI). Penelitian menggunakan mixed methods dengan desain sekuensial eksplanatori. Fase kuantitatif berupa kuasi-eksperimen melibatkan 69 mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Makassar pada kelas eksperimen dan kontrol. Analisis ANCOVA menunjukkan bahwa intervensi GenAI berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Fase kualitatif melalui kuesioner CoI termodifikasi dan wawancara memperlihatkan bahwa Machine Presence bekerja sebagai tutor Socratic yang menyediakan scaffolding heuristik, membantu mahasiswa memeriksa inkonsistensi logis tanpa memberi jawaban komputasional instan, serta tetap menjaga otoritas Teaching Presence dosen. Temuan ini menegaskan bahwa GenAI, dengan batasan instruksional yang tepat, dapat menjadi mitra kognitif bagi mahasiswa perguruan tinggi dalam pembelajaran matematika lanjut yang menantang secara terarah.
Penguatan Kompetensi Guru dalam Membangun Lingkungan Belajar Berpikir Mandiri dan Penyelidikan Kritis untuk Pembelajaran Numerasi Hardianti Hafid; Fajar Arwadi; Mohammad Ardani Samad; Isma Muthahharah; Bobby Poerwanto
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.5221

Abstract

Penguatan numerasi menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan guru SDI Sero dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong keterampilan berpikir mandiri, pengambilan risiko, dan penyelidikan kritis dalam pembelajaran numerasi level cakap dan mahir. Kegiatan dilaksanakan melalui dua bentuk utama: pelatihan dan pendampingan. Materi pelatihan mencakup penciptaan lingkungan belajar numeratif yang aktif serta pemahaman hubungan antar topik matematika dan keterkaitannya dengan mata pelajaran lain. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasa sangat puas terhadap pelatihan yang diberikan dan mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan. Guru juga mulai mampu menyusun strategi pembelajaran numerasi yang lebih kontekstual dan integratif. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kompetensi profesional guru, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi dalam mendukung budaya pembelajaran numeratif di lingkungan sekolah dasar. Keberhasilan ini diharapkan menjadi model pengembangan kompetensi guru untuk mendukung pencapaian literasi numerasi nasional.
Pemanfaatan Media Interaktif Quizizz dalam Pembelajaran Matematika Materi Statistika pada Siswa Kelas Viii Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Fajar Arwadi; Wayan Rumite; Theona Kezia Marimbun; Angelica Magelheins; Sriyuliana Nasir
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.44

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan mendorong guru untuk memanfaatkan media pembelajaran interaktif guna menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan efektif. Namun, dalam pembelajaran matematika masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya keaktifan siswa dan adanya perbedaan kemampuan dasar matematika pada siswa. Kondisi tersebut ditemukan selama pelaksanaan KKN-PPL di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, khususnya pada siswa kelas VIII dalam pembelajaran statistika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media interaktif Quizizz dalam pembelajaran matematika materi statistika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan. Siswa terlihat lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran serta lebih berani terlibat dalam menjawab pertanyaan dan berdiskusi. Selain itu, penggunaan Quizizz membantu guru menghadapi perbedaan kemampuan dasar matematika siswa yang beragam. Pembelajaran berbasis permainan edukatif membuat siswa lebih termotivasi dan fokus dalam mengikuti pembelajaran statistika. Dengan demikian, Quizizz dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran matematika di kelas dengan kemampuan siswa yang heterogen. 
Student’s learning experiences in an online learning environment using Garrison's Col framework Titi Chandrawati; Laksmi Dewi; Nurhikmah H; Afriani Afriani; Fajar Arwadi; Heni Safitri; Faaizah Shahbodin
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 3 (2024): Inovasi Kurikulum, August 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i3.62813

Abstract

This study was conducted to examine the implementation of online learning in distance education utilizing the Community of Inquiry (CoI) framework, as introduced by Garrison. The CoI framework consists of three core elements essential in implementing online learning: social presence, cognitive presence, and teaching presence. These components are crucial for the success of online learning modalities. This is due to the nature of online learning, where instructors and learners are not present at the exact location or time, necessitating a 'binding element' in the educational process to ensure effective management of learning activities. Consequently, this research involved distributing questionnaires to 317 participants enrolled in online courses at Universitas Terbuka Indonesia. The results obtained from this study were classified as high, indicating that all three CoI elements achieved high ratings. Specifically, the aspect of cognitive presence was dominated by resolution capabilities. In social presence, the open communication capacity scored higher than the affective and cohesive components. Meanwhile, facilitating discourse was rated higher in the teaching presence domain than instructional design, organization, and direct instruction. Based on these findings, it can be concluded that learning across these three aspects is considerably high in the students' online learning experiences.   Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran daring pada pembelajaran jarak jauh melalui pendekatan Community of Inquiry (CoI) framework yang diperkenalkan oleh Garrison. CoI memiliki tiga unsur yang menjadi perhatian dalam implementasi pembelajaran daring, yaitu social presence, cognitive presence, dan teaching presence. Ketiga unsur ini menjadi komponen penting dalam keberhasilan pembelajaran yang bersifat daring. Mengapa demikian? Karena pembelajaran daring adalah pembelajaran dimana antara pengajar dan peserta tidak berada pada tempat dan waktu yang bersamaan. Sehingga jika tidak ada “pengikat” dalam proses pembelajaran tersebut akan sulit untuk mengontrol pelaksanaan pembelajaran. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan penyebaran kuesioner kepada 317 peserta yang mengikuti perkuliahan pembelajaran daring di Universitas Terbuka Indonesia. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa dari ketiga unsur CoI berada pada kategori tinggi, sspek cognitive presence didominasi oleh kemampuan resolution. Pada aspek social presence kemampuan open communication tinggi dibandingkan affective dan cohesive. Sedangkan pada aspek teaching presence facilitating discourse memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan instructional design and organization dan direct instruction. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kehadiran pembelajaran dari ketiga aspek tersebut cukup tinggi dalam pembelajaran daring yang dialami oleh siswa. Kata Kunci: community of Inquiry; evaluasi pengalaman belajar mahasiswa; pembelajaran daring
Ethnomathematics exploration in the Mappacci tradition of the Bugis ethnic group Asdar Ahmad; Muhammad Ammar Naufal; Fajar Arwadi; Jeranah Jeranah
Journal of Honai Math Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Honai Math
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jhm.v7i1.549

Abstract

The incorporation of cultural elements into mathematics education has the potential to enhance learning outcomes. This investigation sought to identify and elucidate the mathematical concepts inherent in the Mappacci tradition of Bugis culture. Employing qualitative ethnography, the study discerned mathematical patterns within the ritualistic practices through a combination of observations, interviews, documentation, and literature review. Analysis of the gathered data involved qualitative methodologies including domain analysis, taxonomy analysis, componential analysis, and analysis of cultural themes. Findings revealed that the use of specific odd and even numbers, such as 1, 7, and 9, alongside those prominent in the Pacci presentation, conveys fundamental life principles such as perfection and integrity. Moreover, geometric forms like triangles and rectangles symbolize stability and essential virtues, reflecting the cyclical essence of life and providing spiritual guidance. The symbolic application of Inai (Pacci) leaves underscore’s themes of unity and purification, reinforcing familial bonds. Furthermore, the adherence to numerical values like 30 and 3 in rituals reflects the influence of Islamic teachings, emphasizing the significance of triadic patterns in fostering religious and social cohesion. These cultural elements imbue both community and individual existence with profound ethical, spiritual, and cultural values, thereby enriching societal fabric.
The Effects of Artificial Intelligence, Digital Literacy, and Critical Thinking Skills on Students’ Mathematical Problem-Solving Ability Nurul Resky Amelia; Suradi Tahmir; Fajar Arwadi
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v11i3.1193

Abstract

Previous studies have examined the impact of AI use and students’ digital literacy levels. However, they analyzed these variables separately from critical thinking and mathematical problem-solving skills and did not integrate them into a single research model. Therefore, this study integrates these four variables into a single research model to analyze the direct and indirect effects of AI, digital literacy, and critical thinking skills on mathematical problem-solving using a quantitative approach with an explanatory-predictive design in an ex post facto framework. The population in this study consists of all eighth-grade students at public junior high schools in Tamalate Subdistrict, comprising 7 schools with a total population of 1,689 students. The research sample consisted of 11 classes from 4 schools, with a total of 266 students selected through multistage sampling: first, 4 schools were selected using purposive sampling, followed by the selection of classes using proportional cluster random sampling. Data were collected using questionnaires and written tests. All instruments met the criteria for content validity, empirical validity, and reliability. The data were analyzed descriptively and inferentially. Inferential analysis revealed that digital literacy has a direct, positive, and significant effect on critical thinking skills, and that critical thinking skills have a direct, positive, and significant effect on mathematical problem-solving. Conversely, AI has no significant direct or indirect effect on mathematical problem-solving. These findings indicate that critical thinking skills mediate the relationship between digital literacy and students’ mathematical problem-solving abilities, while AI serves as a learning tool that requires digital literacy to support it.
Generation Z Prefers Teacher-Assisted over Artificial Intelligence-Assisted Mathematics Learning: A Self-Determination Theory Analysis Arwadi, Fajar; Lam, Toh Tin; Qalbi, Nurfitri
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 3 (2026): Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/

Abstract

Purposes:  The rapid integration of artificial intelligence (AI) in education has reinforced techno-optimistic assumptions that algorithmic efficiency can support increasingly autonomous learning. This study examined Generation Z students’ preferences for AI-assisted and teacher-assisted mathematics learning through the lens of Self-Determination Theory (SDT). Method: A quantitative within-subject comparative design was employed to collect data from 481 students in South Sulawesi, Indonesia. Participants evaluated both learning conditions using a 4-point Likert-scale questionnaire covering six dimensions: Concept Clarity, Feedback, Motivation, Learning Mode, Trust, and Comfort in Asking Questions. Paired-sample t-tests were used to compare students’ evaluations across the two conditions. Findings: Students rated teacher-assisted learning significantly higher than AI-assisted learning across all six dimensions (p < .001). The largest mean differences were observed in Concept Clarity and Trust, while the smallest occurred in Comfort in Asking Questions. Teacher-assisted learning was also rated more favorably in Learning Mode, despite the flexibility commonly associated with AI-based learning. Although AI-assisted learning received moderately positive evaluations, the overall pattern suggests that students placed greater value on the conceptual and relational support associated with teacher assistance. Significance: The findings suggest that technological flexibility alone may not be associated with stronger student preference for mathematics learning. Within this context, AI may be better positioned as a complementary instructional resource rather than a replacement for teacher assistance. Because the study relied on self-reported perceptions, the findings should not be interpreted as evidence of comparative instructional effectiveness.
Co-Authors Abd. Wafi, Muh Isnain Abdul Rahman Abdul Rahman Abdurahman Hamid Abdurrahman Abdurrahman Afriani Afriani Afriani Ahmad Fudhail  Majid Ahmad Israk Ahmad Talib Ahmad Thalib AHMAD ZAKI Akbar, Muh. Ali, Ichsan Andi Evi Febrianti Andi Rafiqa Faradiyah Andi Rafiqa Faradiyah Andi Sri Mutmainna Andi Sri Mutmainna Angelica Magelheins Angraeni, Yuniar Annas, Suwardi Aprilia Damayanti Arifah Mulyani Arifah Mulyani Armasari, Fanny Arsita, Asriani Asdar Asdar . Asdar Ahmad Ashari, Elza Rahayu Aslinda Aslinda Aslinda, Aslinda asmaun, asmaun Asmi, Nurul Asrina Asrina Assagaf, Said Fachry Aswi, Aswi Awi Dassa Awi Dassa Awi Dassa, Awi Azis, Fajriani BAKHRANI RAUF Bakri, Riska Amelia Insani Bobby Poerwanto Bustang, B. Damayanti, Isti Qama Detrin Ombi, Natalia Djadir Djadir Djadir Djadir Djadir Djadir, Djadir Djam'an, Nurwati Djam’an, Nurwati Efwan, Neng Syntadewi Ekasatya Aldila Afriansyah Faaizah Shahbodin Faisal Najamuddin Fajriani Azis Faruq, Ahmad Al Fitria Nurul Mutmainnah Fudhail, Ahmad Hamda, Hamda Hardianti Hafid Hasnawi Haris HASNAWI HARIS HASNAWI HARIS, HASNAWI Hastuty Musa Heni Safitri Heni Safitri Hisyam Ihsan Hulaifah, Andi Annisa Ibnu Abdul Hadi Ilham Minggi Ilham Minggi Ilham Rizkianto Indra Wulan Intan , Wirninda Irena Puji Luritawaty Irwan Irwan Ishak, Nurhalisa Isma Muthahharah Ja'faruddin, Ja'faruddin Jafaruddin Jeranah Khadijah Khadijah Khaeruddin Khaeruddin Khaeruddin, Khaeruddin Laksmi dewi Laksmi Dewi Lam, Toh Tin Leini Marselina Lutfiah Lutfiah Nur Insyirah M Luthfia Nur Insyirah Mappaturung Mahdiyah, Muyassarah Mar Athul Wazithah T. Mohammad Ardani Samad Muh Azis Muhammad Ammar Naufal Muhammad Azis Muhammad Ikram Muhammad Irfan Muhammad Irsyad Kurniawan Muhammad Syarifuddin Rahman Muhammad Syukur Muharram Muharram Muharram Muharram Muharram Muharram Mujahidah, Nurul Munawarah, Nita Madinatul Mutmainnah MR, Luthfiah Nabila, Khairunnisa An Nasir, Norma Nasrullah Nasrullah Nasrullah Nasrullah Nur Hikmah Nur Rahmah Sari Nurdin Arsyad Nurdin Arsyad Nurfitrah Nurdin Nurhalisa, Nurhalisa Nurhalisah, Nurhalisah Nurhikmah H Nursyati Nursyati Nurul Amini Nurul Amini Nurul Asmi Nurul Jihad Muhammad Nurul Resky Amelia Nurwati Djam'an Nurwati Djam'an Nurwati Djam’an Nurwati Djam’an Pandjajangi, Andi Muhammad Ridho Yusuf Sainon Andi Poerwanto, Bobby Poewanto, Bobby Pratiwi, Nur Hikmah Kanzha Qalbi, Nurfitri R. Rusli R. Rusli Rahman, Muhammad Fatur Ramdhani, Nurfitriah Rania Aisyah Putri Rifandi, Muh. Rifqah Meilani Riska Amelia Insani Bakri Rismawati Rismayanti Rismayanti Rismayanti Riswansyah Rosidah Rosidah Rosidah Rosidah Rosidah Rusdi, Nur Risma RUSLAN Ruslan Ruslan Ruslan Ruslan Sabri Sabri Safitri N.N, Novi Sahlan Sidjara Sahlan Sidjara Sakinah Azzahrah Samad, Moh. Ardani Saputra, Andika Ardel Shalihin, Shafwan Sidjara, Sahlan Sindy Aulia Sri Mulyani Sri Mulyani Sri Wahyuni Sriyuliana Nasir Suarlin Suarlin, Suarlin Sumiati Side Suradi Tahmir, Suradi Sutamrin Sutamrin, Sutamrin Syafruddin Side Tahmir, Suradi Tarisha Nur Asyifah Theona Kezia Marimbun Titi Chandrawati Titi Chandrawati Usman Mulbar Vista Ria Wahrini, Retyana Wahyuni, Maya Sari Waliyullah, Akbar Wayan Rumite Yadav, Dharmendra Kumar Yusak Maryunianta Yusnalia Kadir Zulfiki Hidayat Zulfiki Hidayat