Articles
KEPEMIMPINAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL
Mita Septiana;
Dian Hidayati
Manajemen Pendidikan Vol. 17, No. 2, Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jmp.v17i2.19354
Digital era requires teachers to be able to package learning activities by utilizing digital technology. The purpose of this study is to find out how teachers lead students in learning activities in the digital era and find out the impact of the digital era on learning and teachers. This research is a descriptive qualitative research with observation and interview data collection techniques. The results of this study are the development of the digital era, making students and teachers learn not limited by space and time. Teachers need to prepare learning plans related to digital materials and media that will be used. The use of digital media such as google form, google classroom, powerpoint, various learning applications, blogger, quizizz, google meet video conference, and zoom meeting have been used by teachers. Digital era has a positive and negative impact on the implementation of learning and for teachers. The positive impacts are (1) digital media makes it easier for students to access any learning materials; (2) students enjoy digital learning media more; (3) teachers participate in various trainings to improve skills; and (4) the teacher will continue to learn new things. The negative impacts caused are (1) learning materials become wider so that essential materials are not obtained; (2) less focused learning; (3) teachers are not always able to control students one by one on the use of gadgets; and (4) the spirit and abilities of senior teachers still need to be improved. The conclusion is that teachers as student leaders in learning are expected to be able to effectively package the development of the digital era to facilitate the implementation of learning.
Lima Pertimbangan Memilih Sekolah (Studi Kasus di SMA Muhammadiyah di Kabupaten Bantul)
Sahrul Akbar;
Dian Hidayati
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 4 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51454/jet.v4i2.206
The impact of advances in technology and communication has almost changed all aspects of life, including the order of educational life, making parents more protective in choosing schools for their children. This makes parents tend to prefer religion-based schools with more religious lessons. This study aims to determine the factors that influence parents' decisions in choosing Muhammadiyah High School (SMA). The research method used in this study was quantitative involving 100 parents of students who chose Muhammadiyah schools in Bantul Regency. The results of this study found that parents chose Muhammadiyah schools because of location, distance, vision and mission factors, family support and religious learning. Parents choose Muhammadiyah schools in the hope of avoiding the negative impact of technological and communication advances because Muhammadiyah schools provide more religious learning.
Peran Media Pembelajaran dalam Membentuk Pembelajaran yang Interaktif di TK Pada Masa Pandemi
Fillah Babul Fathatul Jannah;
Dian Hidayati;
Astutri Puji Rahayu
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2022): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jnp.v10i2.36992
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keefektifan suatu media pembelajaran dalam membentuk pembelajaran yang interaktif selama masa pandemi. Penelitian ini dilakukan di TK ABA Kenaji dengan metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah sejumlah guru dan Wali Murid TK ABA Kenaji. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Media pembelajaran yang digunakan di TK ABA Kenaji dalam menunjang pembelajaran selama pandemi adalah Google meets, Zoom meeting, WhatsApp group, Video Youtobe, dan media peraga edukatif lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berjalan dengan efektif dan dapat membentuk pembelajaran yang interaktif walaupun dimasa pandemi. Pembelajaran di TK ABA Kenaji dapat menciptakan suasana yang interaktif hal ini dibuktikan dengan keaktifan siswa didalam kelas kemudian siswa tetap kreatif dalam menciptakan karyanya. Kelebihan dari media yang digunakan adalah secara tidak langsung dapat mengenalkan kepada siswa mengenai perkembangan tekhnologi, bahwa dalam keadaan pandemi kita masih bisa melakukan pembelajaran dengan efektif dan efisien. Pembelajaran melalui zoom meeting, google meets, dll dilakukan 2 kali dalam seminggu, sedangkan pembelajaran yang menggunakan media peraga edukatif dilaksanakan 1 kali dalam seminggu.
Transformasi Digital Serta Integrasi Sistem Informasi Manajemen Perkembangan Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an Daarussalaam Bantul
Rasyidah Hamid;
Dian Hidayati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6669
Era disrupsi menawarkan inovasi, dinamisasi yang berpusat pada student-sentries. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transformasi manajemen fasilitas pendidikan pada era disrupsi teknologi, dimana tempat penelitian ini dilakukan di Taman Pendidikan Al-Qur’an Daarussalaam BantulBantul. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan penyajian datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk memeriksa keabsahan data menggunakan triangulasi method yaitu dengan memanfaatkan berbagai metode sebagai pertimbangan. Analisis data pada penelitian ini dengan cara deskriptif (non statistik). Prosedur dalam analisis data, yaitu data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan verification (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi manajemen fasilitas pendidikan pada era disrupsi teknologi yang telah dilakukan Taman Pendidikan Al-Qur’an Daarussalaam BantulBantul terus dilakukan mulai dari layanan pendidikan yang diarahkan berbasis teknologi baik fisik maupun non fisik dalam menunjang informasi kegiatan belajar mengajar. Pelaksanaan informasi hasil belajar siswa semua berbasis teknologi sebagai tuntutan adanya perkembangan teknologi yang terjadi semakin cepat demi mewujudkan peningkatan sistem informasi perkembangan santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an Daarussalaam BantulBantul pada era disrupsi.
Kepemimpinan Manajerial, Motivasi Kerja terhadap Literasi Digital Guru
Endah Irawati;
Dimas Hendra Kusuma;
Dian Hidayati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7000
Mengelola lembaga bukanlah hal yang mudah, sehingga membutuhkan banyak elemen dalam pelaksanaannya. Di antara begitu banyak elemen dalam lembaga ada satu elemen yang dapat menyatukan seluruh aspek untuk bersinergi mencapai satu tujuan lembaga , yaitu elemen pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial serta dapat mengkombinasikannya dengan gaya kepemimpinan yang efektif sehingga dapat menciptakan suasana berorganisasi yang dapat memotivasi para guru karyawan untuk memberikan kinerja terbaiknya dalam peningkatan literasi digitalnya.
Program Gerakan Literasi Digital Siswa pada Masa Pandemi Covid-19 di SD Negeri
Desi Ratnasari;
Dian Hidayati;
Mita Septiana;
Ahmad Saipudin Rauf
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9088
Dunia pendidikan di masa pandemi COVID-19 diharuskan melakukan pembelajaran daring. Pembelajaran ini membutuhkan teknologi digital. Kenyamanan digital membuat budaya membaca buku bergeser menjadi budaya menonton. Sehingga minat siswa terhadap budaya baca rendah. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan program pengurangan hambatan untuk pelaksanaan gerakan buta aksara siswa selama pandemi COVID-19 di sekolah dasar umum. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Mata pelajaran penelitian ini banyak guru dan siswanya. Mengumpulkan data menggunakan interviews and observation. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa sekolah dasar telah menerapkan program gerakan buta huruf digital selama masa pandemi Covid-19 dengan bantuan teknologi meskipun masih belum optimal. Proses pembelajaran siswa menggunakan whatsapp group, google classroom melakukan literasi digital. Hal ini dibuktikan dengan kebiasaan siswa membaca 15 menit sebelum memulai pelajaran. Siswa dapat mengakses materi yang diberikan oleh guru dalam bentuk PPT dan Video Pembelajaran. Namun dalam proses pembelajaran dengan menggunakan literasi digital, siswa terkendala oleh keterbatasan sarana dan prasarana seperti jaringan internet dan gadget. Hal ini membuat siswa kurang antusias dalam menjawab pertanyaan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program gerakan literasi digital sudah dilaksanakan, meskipun dalam pelaksanaannya terdapat kendala terutama jaringan internet yang terkadang kurang mendukung.
Peran Teknologi Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19 di SMP Swasta Muhammadiyah Kota Yogyakarta
Tutik Lestari;
Dian Hidayati;
Naning Hidayati;
Zusuf Hani Saputro
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9504
Pandemi Covid-19 melanda semua negara termasuk Indonesia yang menyebabkan semua aspek kehidupan menjadi sangat sulit, begitu pula dunia pendidikan. Satuan Pendidikan harus menyiapkan manajemen pembelajaran yang tepat untuk mengambil kebijakan yang tepat, mulai dari perencanaan dengan kebijakan kurikulum dimasa pandemi yang disederhanakan, pelaksanaan pembelajaran beralih ke pembelajaran daring dengan menggunakan platform online baik synchronous atau asynchronous termasuk dalam pembayaran administrasi online, pengawasan pembelajaran juga dilaksanakan secara online dan evaluasi pembelajaran yang dengan kebijakan menurunkan standar penilaian tidak seperti dalam keadaan normal. Penelitian ini mengambil tempat di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, dan dokumentasi sebagai penunjang data. Pengolahan data dengan manual dan penyajian data dengan narasi. Di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta juga menerapkan berbagai kebijakan dan penerapan Teknologi Pendidikan akan sangat membantu dalam pelaksanaan pembelajaran. Platform online digunakan untuk menyampaikan pembelajaran kepada siswa. Banyak kendala yang ditemui oleh satuan Pendidikan, tetapi kendala tersebut dapat diatasi. Pengawasan proses pembelajaran online penting sekali dilaksanakan oleh Kepala Sekolah, dengan cara ikut dalam pembelajaran online baik synchronous atau asynchronous untuk mempertahankan kualitas pembelajaran walaupun tidak bisa maksimal dapat dilaksanakan. Evaluasi pembelajaran juga menyesuaikan kondisi pandemi dengan cara menurunkan grade dalam penilaiannya dari pada saat kondisi normal.
Kesiapan Guru terhadap Pembelajaran Berbasis Teknologi
Ermi Wahyuni;
Dian Hidayati;
Romanto Romanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10231
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru terkait implementasi kesiapan pendidik dalam proses pembelajaran berbasis digital, dimana generasi yang dihadapi adalah generasi milenial yang terbiasa dengan penggunaan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Metode ini digunakan untuk mencari jawaban dari pertanyaan penelitian dengan menggunakan pencarian literatur. Dalam pengumpulan data menggunakan buku, artikel maupun literatur-literatur lainnya baik skala nasional maupun internasional. Metode yang digunakan adalah content analysis atau analisis isi jurnal. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi memiliki efektivitas, efisiensi dan daya tarik yang mampu menarik siswa dalam proses pembelajaran dan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. Pembelajaran berbasis teknologi ini pada umumnya menggunakan media internet dengan memanfaatkan berbagai aplikasi seperti Whatsapp, Google Classroom, Zoom cloud meeting, Edmodo, Google drive, Moodle dan lain lain. Namun para guru banyak yang masih gagap dalam penggunaan teknologi tersebut. Oleh sebab itu perlu berbagai upaya dalam meningkatkan kompetensi guru agar memiliki kesiapan dalam melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi, sehingga tidak terjadi kesenjangan antara guru dan peserta didik.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENERIMAAN SISWA BARU DI SMA SWASTA
Alifia Habibah;
Dian Hidayati
Academy of Education Journal Vol 14 No 1 (2023): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (451.468 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v14i1.1298
Competition between schools in the world of education is in fact unavoidable. The competition is getting more intense every year given the emergence of many private schools. For private schools, especially at the high school level, the most crucial thing is how to increase public interest, which is expected to have a direct impact on increasing new student admissions at the school. Social media is considered as one of the strategies that has a strong impact in efforts to increase the acceptance of new students in the midst of increasing competition between schools, especially in private high schools which are increasingly emerging lately. This research method is descriptive qualitative. The subjects of this study were 2 people including the head of the new student admissions team in high school, namely the Deputy Head of Public Relations, and the head of a private high school. The object of this research is the school's social media. The results of this study show that various social media are used such as Instagram, Facebook, Twitter, Youtube, and Tiktok. The social benefits in increasing new student admissions are for school promotion media, branding, reaching a wide area more effectively and increasing the interest of prospective students. Social media management must also be considered to maximize the use of social media in increasing new student admissions.
Digital Library : Upaya Mewujudkan Perpustakaan Sekolah Berbasis Teknologi
Deasy Lisa Damayanti;
Dian Hidayati;
Okki Mandasari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11719
Penerapan ICT (Information and Communication Technology) saat ini sudah meluas hampir di semua bidang salah satunya pengembangan sistem informasi manajemen di perpustakaan sekolah. Perpustakaan sekolah wajib mengembangkan teknologi informasi untuk mencapai tujuan pembelajarannya dengan mengembangkan perpustakaan digital yang berbasis teknologi di sekolah-sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya dalam mewujudkan perpustakaan sekolah berbasis teknologi melalui perpustakaan digital (digital library). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dimana pencarian informasi sumber dan pengumpulan datanya dilakukan dengan metode observasi, wawancara semistruktur, dan dokumentasi. Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan pengelola perpustakaan di SMA Negeri 1 Berau, dapat disimpulkan bahwa untuk mewujudkan perpustakaan digital (digital library) diawali pada proses pengelolaan perpustakaan itu sendiri. Pengelolaan perpustakaan menjadi digital bermula dari perencanaan perpustakaan digital, pendanaan dalam penganggaran perpustakaan digital, pengelolaan koleksi digital, pengelolaan sumber daya manusia, pemantauan dan evaluasi kinerja, hingga analisis hambatan dalam pengelolaan perpustakaan digital serta upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut.