p-Index From 2021 - 2026
9.157
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Gizi dan Pangan Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Media Gizi dan Keluarga PROSIDING SEMINAR NASIONAL JURNAL GIZI INDONESIA JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Microbiology Indonesia Indonesian Journal of Human Nutrition agriTECH Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) INVOTEC GIZI INDONESIA Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Argipa (Arsip gizi dan Pangan) Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Kesehatan Prima Amerta Nutrition Pontianak Nutrition Journal (PNJ) JURNAL PANGAN YARSI Medical Journal Jurnal Dunia Gizi Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Narra J Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Nutrisia Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Jurnal Kedokteran Hewan Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika UPGRADE: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Halal Studies and Society Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Kesehatan Biodiversitas Journal of Biological Diversity Journal of Indonesia Applied Nutrition
Claim Missing Document
Check
Articles

Halal status and society acceptance of edible insects Palupi, Eny; Uswah, Fathimah; Tanziha, Ikeu; Khomsan, Ali; Setiawan, Budi; Sulaeman, Ahmad; Iwansyah, Ade Chandra; Filianty, Fitri; Muslich, Muslich
Halal Studies and Society Vol 1 No 2 (2024): May 2024
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/hass.1.2.24-29

Abstract

Feeding globally is considered a critical challenge for sustainable development, hence, protein, energy, and adequate micronutrients must be sustainably available to alleviate many community problems. In some parts of Indonesia, such as Gunungkidul, Yogyakarta, approximately 60% of people consume protein less than the adequacy level. Therefore, this study aimed to identify halal status of edible insects as a forgotten-fringe food to obtain a potential alternative source of protein-rich food in the future. The goal was to cover households with lower-middle income in fulfilling protein requirements, specifically in food-insecure areas. The results showed that six edible insects were identified as a forgotten indigenous protein source. These insects were forgotten majorly due to taste (yuck), allergies, inferior quality, complicated processing methods, and confusion over halal status. However, the identified forgotten foods had the potential to cover the insecurity condition in Gunungkidul. This might help poor households increase protein intake since often those forgotten foods are cheap and hunted freely.
PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) TERHADAP GAMBARAN DARAH, AKTIVITAS, DAN FUNGSI KOGNITIF TIKUS Mirza, Iskandar; Riyadi, Hadi; Khomsan, Ali; Marliyati, Sri Anna; Damayanthi, Evy; Winarto, Adi
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 7, No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v7i2.927

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun pegagan terhadap gambaran darah dan peningkatan fungsi kognitif pada tikus. Penelitian ini menggunakan 16 ekor tikus Wistar jantan, dibagi secara acak ke dalam 4 kelompok dan masing-masing diberi ekstrak etanol daun pegagan setiap hari dengan level 0, 100, 300, dan 600 mg ekstrak/kg bobot badan selama 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak pada level 300 mg/kg bobot badan meningkatkan nilai packed cell volume (PCV), sel darah merah (SDM), dan nilai hemoglobin (Hb). Pengamatan aktivitas pada kelompok dengan level 300 dan 600 mg/kg bobot badan menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan kelompok kontrol (P0,05). Pemberian ekstrak etanol daun pegagan juga berperan dalam meningkatkan keberhasilan pengenalan lorong target. Hasil di atas mengindikasikan dengan kuat bahwa ekstrak pegagan mempunyai peran penting dalam perbaikan profil hematologi dan meningkatkan fungsi kognitif.
Hubungan Penggunaan Instagram dengan Pengetahuan Gizi, Perilaku Makan, Aktivitas Fisik, dan Status Gizi Mahasiswa IPB: The Correlation Between Instagram Use With Nutrition Knowledge, Eating Behavior, Physical Activity, and Nutritional Status of IPB Student Firdausi, Alya; Khomsan, Ali; Rahman, Purnawati Hustina
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.909 KB) | DOI: 10.25182/jigd.2022.1.1.16-24

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial dengan pengetahuan gizi, perilaku makan, aktivitas fisik, dan status gizi. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel terdiri dari 48 mahasiswa Program Studi Gizi dan 48 mahasiswa dari program studi lainnya (nongizi) yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan selfadministered secara online. Durasi penggunaan instagram kedua kelompok subjek termasuk dalam kategori ringan (63,5%) dengan frekuensi akses informasi sebanyak ≤3 kali per minggu. Pengetahuan gizi kedua kelompok subjek masuk dalam kategori baik (99%). Keragaman konsumsi pangan mahasiswa Program Studi Gizi termasuk dalam kategori tinggi (66,7%), sedangkan mahasiswa program studi lainnya (Nongizi) termasuk dalam kategori sedang (43,8%). Aktivitas fisik kedua kelompok subjek termasuk ke dalam kategori ringan (81,3%). Status gizi kedua kelompok subjek termasuk dalam kategori normal (66,7%). Terdapat perbedaan yang nyata pada pengetahuan gizi (p=0,00) dan keragaman konsumsi pangan (p=0,012) antara kedua kelompok subjek. Tidak ada hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan instagram maupun frekuensi akses informasi makanan/gizi/olahraga dengan pengetahuan gizi, keragaman pangan, aktivitas fisik, dan status gizi kedua kelompok subjek (p>0,05). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan instagram secara bijak dan cermat memiliki manfaat yang positif terhadap beberapa variabel yang diteliti.
Pemberdayaan Perempuan, Pola Konsumsi Pangan, dan Status Gizi Pekerja Bordir di Tasikmalaya: Women’s Empowerment, Food Consumption Patterns, and Nutritional Status of Embroidery Employee in Tasikmalaya Hawaij, Taesar; Hawaij, Taesar Hawaij; Khomsan, Ali
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.876 KB) | DOI: 10.25182/jigd.2022.1.2.81-87

Abstract

Pemberdayaan perempuan secara aktif meningkatkan perempuan untuk mendapatkan kedudukan sama dalam bekerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pemberdayaan perempuan, pendapatan, pola konsumsi pangan, dan status gizi pekerja bordir di Tasikmalaya. Penelitian cross-sectional study dilaksanakan pada bulan Desember 2021–Januari 2022 pada 61 subjek perempuan. Pengambilan data diperoleh dari wawancara berdasarkan kuesioner pemberdayaan perempuan (Women’s Empowerment In Agriculture Index/WEAI), kebiasaan makan dan asupan zat gizi menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan food recall, serta pengukuran kualitas konsumsi rumah tangga menggunakan Food Consumption Score (FCS). Sebagian besar subjek berusia ≥40 tahun (47,5%) dengan status gizi gemuk tingkat berat (47,5%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemberdayaan perempuan pada domain pendapatan (r=-0,362, p=0,004), domain sumberdaya (r=-0,255, p=0,047), frekuensi konsumsi susu (r=0,256, p=0,046), tingkat kecukupan zat besi (r=-0,352, p=0,005), dan kualitas konsumsi (r=0,266, p=0,038) dengan status gizi. Tidak ada hubungan yang signifikan pada pendapatan istri dan keluarga, frekuensi konsumsi, tingkat kecukupan zat gizi makro dan mikro, pengetahuan, sikap, serta praktik gizi dengan status gizi (p>0,05).
Asupan Gizi, Aktivitas Fisik, Persepsi Tubuh, dan Status Gizi Siswa SMA Selama Pandemi Covid-19 di Kota Bogor: Nutrients Intake, Physical Activity, Body Perception, and Nutritional Status of Senior High School Students during the Covid-19 Pandemic in Bogor City Chairunisa, Febrina; Khomsan, Ali
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 1 No 3 (2022)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2022.1.3.173-180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi asupan gizi, aktivitas fisik, persepsi tubuh, dan status gizi siswa SMA di Kota Bogor selama masa pandemi Covid-19. Desain penelitian ini adalah crosssectional study dengan jumlah subjek sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan google form dan zoom. Data asupan gizi didapatkan dari estimated food record 3x24 jam. Aktivitas fisik siswa diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire Short Form (IPAQ-SF). Status gizi ditentukan menggunakan indikator z-score IMT/U. Persepsi tubuh ditentukan berdasarkan hasil pengisian Figure Rating Scale (FRS). Terdapat 12,0% subjek yang memiliki status gizi lebih dan 6,0% obesitas. Mayoritas tingkat kecukupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat subjek tergolong defisit berat. Subjek laki-laki (30,0%) cenderung memiliki kecukupan protein normal, sedangkan perempuan (43,0%) tergolong defisit berat. Aktivitas fisik subjek selama pandemi tergolong sedang. Mayoritas subjek memiliki persepsi tubuh positif. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan gizi dan aktivitas fisik dengan status gizi, begitu pula antara status gizi dengan persepsi tubuh (p>0,05).
Riwayat Pemberian ASI Eksklusif, Status Gizi, dan Status Anemia Balita di Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon: Exclusive Breastfeeding History, Nutritional Status, and Anemia Status of Toddler at Gegesik Cirebon Regency Efniyanti, Friska; Dewi, Mira; Khomsan, Ali; Ekawidyani, Karina Rahmadia
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 1 No 3 (2022)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2022.1.3.181-188

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan riwayat mendapat ASI eksklusif terhadap status gizi dan status anemia balita di kecamatan Gegesik kabupaten Cirebon. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jumlah subjek 119 balita. Sebagian besar balita berjenis kelamin laki-laki dan berusia 12-23 bulan. Hanya sedikit balita yang mengonsumsi ASI secara eksklusif, karena mengonsumsi makanan prelakteal, dan mengomsumsi MPASI terlalu dini. Sebagian besar balita memiliki status gizi normal berdasarkan indikator BB/U, TB/U, BB/TB, akan tetapi masih terdapat balita dengan berat badan kurang (34,5%) dan berat badan sangat kurang (8,4%), balita stunting (39,5%), serta balita dengan gizi kurang (16%) dan gizi buruk (4,2%). Sebagian besar (89,1%) balita berstatus anemia dan paling banyak memiliki anemia kategori sedang. Hasil uji hubungan Spearman menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi dan status anemia balita (p-value >0,05).
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tekanan Darah Lansia di Kabupaten Klaten Meilianingrum, Chandra Nur; Khomsan, Ali
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2024.3.1.21-30

Abstract

Hipertensi pada lansia menjadi hal yang umum terjadi. Tekanan darah yang tinggi dapat memengaruhi kesehatan lansia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola konsumsi makanan, status gizi, insomnia, dan tekanan darah pada lansia serta perbedaannya antara lansia laki-laki dan lansia perempuan berdasarkan variabel yang diteliti. Penelitian cross sectional study dilakukan terhadap 96 subjek lansia dengan rata-rata usia lansia laki-laki 69,6±5,7 dan lansia perempuan dengan usia 66,4±5,4 tahun. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran estimasi berat badan dan tinggi badan, tekanan darah, dan wawancara pola konsumsi makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia perempuan sebagian besar mengalami hipertensi tingkat II sebesar 41,7% sedangkan lansia laki-laki menglami hpertensi tingkat I (29,2%). Mayoritas lansia laik-laki dan perempuan memiliki status gizi yang nomal. Asupan konsumsi gula, natrium, dan lemak pada lansia cenderung normal. Adapun, tingkat kecukupan zat gizi makro dan mikro cenderung kurang dari angka kecukupan gizi. Hasil uji beda menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok laki-laki dan perempuan pada variabel konsumsi gula pada subjek (p<0,05). Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi antara status gizi (Indeks Massa Tubuh/IMT) (r=0,249, p=0,015), tingkat kecukupan energi (r=-0,411, p<0,000), protein (r=-0,335, p=0,000), karbohidrat (r=-0,336, p=0,000), kalsium (r=-0,328, p=0,001), zat besi (r=-0,290, p=0,004), kalium (r=-0,225, p=0,027), an konsumsi gula per hari (r=-0,305, p=0,003) dengan tekanan darah. Dengan demikian, hanya indeks massa tubuh yang berkorelasi positif dengan tekanan darah.
KONSUMSI AIR PUTIH, STATUS GIZI, DAN STATUS KESEHATAN PENGHUNI PANTI WERDA DI KABUPATEN PACITAN Aprillia, Desy Dwi; Khomsan, Ali
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 9 No. 3 (2014)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.457 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2014.9.3.%p

Abstract

The objective of this study was to learn and analyze the relationship between the consumption of plain water, nutritional status, and health status of panti werda residents in Pacitan. Design of this study was cross-sectional. Subject of this study were panti werda residents. As many as 24 people were chosen as subject. This result showed that 75% of subject had plain water sufficient levels were categorized as adequate and 25% were inadequate. Energy and protein sufficiency levels of subject were 33% and 42% categorized as normal. Micronutrient sufficient levels of subject consists of 83% phosphorus, 88% iron, and 100% vitamin A were categorized as adequate, but calcium and vitamin C sufficient levels as many as 96% and 100% were categorized as inadequate. As many as 42% subject had normal nutritional status, 25% were underweight, and 33% were overweight. Health status of subject as many as 54% were categorized as high and 46% were low. The Pearson and Spearman correlation test showed that nutritional status with nutrient intake, plain water consumption, and health status of subject had no significant relationship (p>0.05).
KEPATUHAN KONSUMSI SUPLEMEN GIZI BERBASIS LIPID DOSIS KECIL PADA BAYI DI PERDESAAN, KABUPATEN BANGKALAN Muslihah, Nurul; Khomsan, Ali; Briawan, Dodik; Riyadi, Hadi
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 11 No. 2 (2016)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.917 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2016.11.2.%p

Abstract

The objective of this study was to assess compliance to small-quantity lipid-based nutrient supplements (SQ-LNS) and associated factors. The community-based non randomized controlled intervention was conducted among 117 infants aged six months old in Bangkalan district and received a daily 20 g SQ-LNS (n=58) or three pieces biscuit (n=59) for six months. In SQ-LNS group, the compliance was 71.7%, 62.7%, 59.3% over one, three, and six-month intervention. The proportion of infant with compliance as recommended (7 sachets SQ-LNS per week) was 68.6%, 34.3%, 18.6%. In Biscuit group, the proportion was 96.6%, 92.8%, 91.1% and compliance as recommended (21 pieces per week) was 94.9%, 93.2%, 91.5%. Logistic regression analysis showed that low mother education (OR=3.67; 95%CI:1.14-11.74), food secure household (OR=3.87; 95%CI:1.26-11.88), high household dietary diversity (OR=3.78; 95%CI:1.20-11.89), and low social economy status (OR=3.81; 95%CI:1.16-12.56) were significantly associated with compliance of SQ-LNS as recommended. The mean of day and proportion of recommended daily serving consumed were 3.3 days and 98.8%, in SQ-LNS group; while in Biscuit group were 3.5 days and 87.2%. Mother reported that side effect of consuming SQ-LNS and biscuit were children felt bored (60.3%, 13.6%), vomiting (43.1%, 18.6%), suffering diarrhea (15.5%, 1.7%), respectively. The reason of irregular provision of SQ-LNS and biscuit were vomiting at the early consumption period response, boring, and did not like the smell/taste of SQ-LNS or biscuit. Mother perceived that the benefit of SQ-LNS and biscuit was increase body immunity, weight gain, appetite, and child become more active.
Socioeconomic Characteristics, Nutritional Status, Health Status, and Quality of Life among Tea Plantation Workers in Pangalengan, West Java, Indonesia: English Puspa, Amalina Ratih; Anwar, Faisal; Khomsan, Ali
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 15 No. 2 (2020)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.718 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2020.15.2.91-100

Abstract

This cross-sectional study aimed to analyze the association between socioeconomic characteristics, nutritional status, anemia status and health status with the quality of life of tea pickers in Pangalengan, West Java, Indonesia. Subjects were 116 women of childbearing age (15–49) years. Anemia status data (hemoglobin levels) were taken using HemoCue Hb 201+, while nutritional status data were collected through anthropometric measurements (weight and height). Quality of life data was collected using the Short Form-36 (SF-36) questionnaire consisting of the Physical Component Summary (PCS) score and Mental Component Summary (MCS) score. PCS consists of physical function, physical role, pain, and general health dimensions. MCS consists of vitality, social functions, the role of emotions, and mental health. Data were analyzed using a Spearman correlation test, Pearson correlation test, and logistic regression test. The results showed that there was no significant relationship between anemia status and nutritional status with quality of life (p>0.05). However, non-anemic subjects tend to have higher PCS and MCS scores than anemic subjects. There was a positive relationship between Acute Respiratory Infection (ARI) with MCS in terms of social function dimensions, and joint pain with MCS in the emotional role dimension (p<0.05). The variables related to the quality of life were the number of family members and expenditures. Subjects with large family size (≥4 people) had a 3.5 times risk for experiencing lower quality of life compared with subjects with smaller family (<4 people) (OR=3.52; 95% CI:1.23–10.05). Subjects with monthly expense of >Rp. 343,646 had lower risk of experiencing low quality of life 59.7% compared to subjects who had household an expense of <Rp. 343,646 (OR=0.403; 95% CI:0.17–0.96).
Co-Authors . Kasmita . Retnaningsih A Amrullah Abdul Rahim Ade Chandra Iwansyah Adi Winarto Ahmad Sulaeman Ahmad, Che An Alfiani, Diana Ali Rosidi Ali Rosidi Ali Rosidi Amalina Ratih Puspa Amelia, Ria Amira Ayu Aronasty Amiruddin Saleh Andi Eka Yunianto Andrei Ramani Anggiruling, Dwikani Oklita Anggun Rusyantia Ani Margawati Ani Margawati Ani Rahidha Proboningrum Anna Fatchiya Anna Fatchiya Anna Vipta Resti Mauludyani Annisa Ayu Pravansa Aptaribowo, Thoriq Dhiya Ari Istianty Arum Atmawikarta Aryatika, Karera Ashari, Chica Riska Asrinisa Rachmadewi Astuti Lamid Babys , Salomon Andreas Mesak Baiq Fitria Rahmiati Bernatal Saragih Besti Verawati Betty Yosephin Simanjuntak BUDI SETIAWAN Budi Setiawan Cesilia M Dwiriani Chairunisa, Febrina Che An Ahmad Chica Riska Ashari Chica Riska Ashari Cica Yulia Clara M Koeskarto Clara Meliyanti Kusharto Dadang S Dadang Sukandar Damar Handayani, Ariningtyas DARTI NURANI Debby Endayani Safitri Debby Endayani Safitri Deddy Muchtadi Deris Aprianty Desak Putu Yulita Kurniati Desiana Firdaus Desri Suryani Desy Dwi Aprillia Dewi Kartika Sari Dewi Ratih Agungpriyono Dewi, Septishiya Tri Charisma Diffah Hanim Djoko Susanto Dodik Briawan Drajat Martianto Drajat Martianto Dwiriani, Cesilia Meti Dyan Fajar Christianti Dzakiyyatul Fikrah &#039;Arifah Dzakiyyatul Fikrah 'Arifah Eddy S, Eddy Eddy S. Mudjajanto Eddy S. Mudjajanto, Eddy Eddy Setyo Mudjajanto Eddy Setyo Mudjajanto Efniyanti, Friska Ellis Endang Nikmawati Emi Nur Cholidah Emmy Karsin Enok sobariah Enok sobariah Eny Palupi Eryasih Setyorini Evy Damayanthi Faisal A Faisal A, Faisal Faisal Anwar FAISAL ANWAR Farida Hanum Firdausi, Alya Fitra Maulida Fitri Filianty Fitrianingrum Kurniawati, Fitrianingrum Fitriyah Nafsiyah Muthmainah Fransiska R Zakaria Fransiska R Zakaria Guntari Prasetya Hadi Pratomo Hadi R, Hadi Hadi Riyadi Hanin Maulida Fasya Hardinsyah Hardyanti Pratiwi Hartoyo Hartoyo Harun, Iriyani Hasnul Abrar Hawaij, Taesar Hawaij, Taesar Hawaij Ignatius Suksmadi Ikeu Ekayanti Ikeu Tanziha Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Indhira Shagti Ingrid S. Surono Ingrid Suryanti Surono Inke Indah Permatasari, Inke Indah Iskandar Mirza Iskandar Mirza K. Pandjaitan,, Nurmala Karina Rahmadia Ekawidyani Kartika Nugraheni Kasmita Kasmita Katrin Roosita Kiki Puspasari Leily Amalia Leily Amalia Lestari, Chendy Tata Lestari, Chendy Tata Lilik Kustiyah Linda Dwi Jayati Lubis, Anwar MADE ALIT GUNAWAN Made Darawati Maharani, Triayu Mahmud Aditya Rifqi Megawati Simanjuntak Meilianingrum, Chandra Nur Meitriana Pangestuti Mikhael Andya Sekar Putri Mira Dewi Miratul Haya Miratul Haya Muhilal Muhilal Muslich . Muslich Muslich, Muslich Naufal Muharam Nurdin Ni Ketut Sutiari Niagara Nurfauziyyah Nikmah Utami Dewi Nining Tyas Triatmaja Nino Y Sadiyyah Nunung Cipta Dainy Nur Farida Kusumawati Nur Latifah Hanum Nur Setiawati Rahayu Nuraini W. Prasodjo Nurani, Atat Siti Nurdin Nurdin Nurhidayati, Vieta Annisa Nurul Muslihah Nuryani Nuryani Octaria, Yessi Crosita Picauly, Intje Prasetya, Guntari Puspita Dewi, Puspita Rachmayanti, Riris Rahman, Purnawati Hustina Ramadhani Fitri Ranita Suri Dewi Reisi Nurdiani Rendra Kusuma Reni Zuraida Resa Ana Dina Resty Adhistiana Rian Diana Rian Diana Rian Diana Rian Diana Rilus Kinseng Rimbawan Rimbawan Rina Oktasari Riris Diana Rachmayanti Risti Kurnia Dewi Ristia Rahmah Riswari, Aninditya Ardhana Rizkiriani, Annisa Rosdiana, Delita Septia Safitri, Debby Endayani Sakri Sab'atmaja Salomon Anderias Mesak Babys Sarah Melati Davidson Seminar, Annisa Utami Setiawan, Budi Sianturi, Sephia Ellyana Sitanggang, Togu Raja Siti Madanijah Soemiarti Patmonodewo Sri Anna Marliyanti Sri Anna Marliyati Sri Rihati Kusno Sri Sumarmi Sri Utami Kuntjoro Sri Wahyu Angga Dewi Suryono Sutyawan, Sutyawan TATI NURHAYATI Titik Sumarti Tommy Marcelino Gantohe Tsuraya Zafira Ujang Sumarwan Uswah, Fathimah Utami Wahyuningsih Verawati, Besti Vetnizah Juniantito Vieta Annisa Nurhidayati Wassalwa, Ulis Salsabila Waysima Waysima Waysima Waysima Widjaja Lukito widya astuti Widya Astuti Winati Wigna Winati Wigna Winati Wigna Winda Puspita Yuniar Yaktiworo Indriani Yayat Heryatno Yayuk Farida Baliwati Yeni Rohmaeni Yughni Azizah Thariqi Yulia Rahmawati, Yulia Yuliana Yuliana Yulianti Wulan Sari YULIN LESTARI Yulina Eva Riany Zahro Malihah