p-Index From 2021 - 2026
11.088
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Islam Futura Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh Jurnal Kependidikan Media Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun CIRCUIT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran BUAH HATI JURNAL TARBIYAH At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora DAYAH: Journal of Islamic Education Al-Ta'lim JCRS (Journal of Community Research and Service) Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Al-Ikhtibar : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Indonesian Values and Character Education Journal Fitrah: International Islamic Education Journal Ulumuna PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education Jurnal Cahaya Mandalika Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Jurnal Ilmiah Pendas : Primary Education Journal Fitrah: Journal of Islamic Education Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Al-Rabwah : Jurnal Ilmu Pendidikan Al Hikmah: Journal of Education Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Al-Fikrah Arfannur: Journal of Islamic Education Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sistem Informasi Mahakarya (JSIM) Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan IJCIED Najwa Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal El-Hadhary: Jurnal Penelitian Pendidikan Multidisiplin Indonesian Journal of Islamic and Social Science (IJISS) Malewa: Journal of Multidisciplinary Educational Research ISTIFHAM Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy IJELaSS: International Journal of Education, Language and Social Scince Jurnal Pendidikan Nusantara Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Jurnal Pengembangan Profesi Guru dan Dosen JTA Fathana: Jurnal Psikologi Ar-Raniry Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP SOSIOLOGIS DALAM PENDIDIKAN PERSPEKTIF IBN KHALDUN: SUATU ANALISIS PSIKOPEDAGOGIK Syibran Mulasi; Walidin, Warul; Silahuddin, Silahuddin; Mulasi, Syibran
AT-TA'DIB: JURNAL ILMIAH PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 15, No. 2 (Desember 2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tadib.v15i2.2323

Abstract

Education and social development are things that are mutually integrated and provide mutually beneficial effects. Ibn Khaldun is one of the figures who dared to create an excellent design for social science in the Middle Ages. This discussion aims to discover Ibn Khaldun's concept of education in social development. This study uses a qualitative approach with a type of literature study. Data was collected by exploring historical texts and research results related to social and educational concepts from the Khalduniyan perspective. The results of the study found that social relations that begin with the term "Ashabiyah" have had a positive effect on the success of education in society, as the view is that the goal of society is to pass on culture to the next generation, so it needs to be equipped with the concept of "ashabiyah" which can help create it. a social group that is strong and able to preserve and pass on cultural values ​​to future generations, based on these ashabiyah relationships, education will be better formulated because these bonds of solidarity help give birth to peace and create cohesion between fellow tribes and communities and ashabiyah relationships which can have a negative impact on the quality of education in society.
THE PARADIGM OF CHARACTER EDUCATION IN ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL Wasehudin, Wasehudin; Wajdi, Muh Barid Nizarudin; Silahuddin, Silahuddin; Syafe'i, Imam; Sirojudin, Rumbang; Bachtiar, Machdum; Hasanah, Uswatun
Islam Futura Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v24i2.22546

Abstract

This research aims to discuss the important role of teachers as educators and role models in educational institutions, especially in character education at SDIT Al-Izzah Banten. Based on the theoretical framework proposed by Moeslim Abdurrahman, this study emphasizes the importance of role models in character education by underlining the essence of religious teachings that must be applied in everyday life. This study uses a qualitative method with a triangulation technique that combines data from field observations, interviews with teachers and principals, and related literature. This research explores the character education paradigm at SDIT Al-Izzah, emphasizing the importance of acculturating character in the school culture through exemplary behaviour, discipline, habituation, wise advice, and rewards for good behaviour. The research highlights the comprehensive involvement of the school community, including the principal, teachers, administrative staff, caretakers, parents and the local community in creating an environment conducive to character development. Notably, the research revealed the extension of disciplinary practices beyond the classroom, encompassing daily routines such as absences for congregational prayers and communal meals, which contribute to the overall moral formation of students.
Distingsi Approaches, Strategies, Methods Dan Techniquies Dalam Pembelajaran PAI Suriana, Suriana; Silahuddin, Silahuddin; Habiburrahim, Habiburrahim; Mujiburrahman, Mujiburrahman
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i2.23412

Abstract

Pendidik sebagai komponen yang penting dari unsur pendidikan memiliki tugas untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan baik agar tujuan pembelajaran tercapai. Untuk itu kajian ini menelaah tentang distingsi antara pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran. Kajian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang berusaha menelaah sumber-sumber penelitian ini. Temuannya, pendekatan dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Pendekatan ada 2 yaitu pendekatan yang berpusat pada guru (teacher- centred-approach) dan pendekatan yang berpusat pada siswa (student-centred-approach). Setelah memilih pendekatan, maka baru menentukan strategi pembelajaran. Tetapi strategi pembelajaran berbeda dengan metode pembelajaran. Strategi pembelajaran dapat dipahami sebagai a plan of operation echieving something (rencana kegiatan untuk mencapai sesuatu). Sedangkan metode pembelajaran adalah a way in achieving something (cara untuk mencapai sesuatu). Metode adalah cara yang dilakukan guru dalam pembelajaran di kelas sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Lebih lanjut ada teknik pembelajaran, yaitu cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode agar berjalan dengan baik.
LEARNING THEORIES DAN INDIVIUAL DIFFERENCES DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Juliana, Juliana; Zulfikar, T Zulfikar; Silahuddin, Silahuddin; Muhammad, Muhammad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i1.18216

Abstract

Mendidik merupakan rangkaian proses yang memerlukan kemampuan tidak hanya apa yang diajarkan melainkan bagaimana melarangnya. Seorang pendidik perlu membekali diri dengan berbegai teori belajar dan memahami objek yang akan diajarkannya. Dewasa ini banyak pendidik yang kurang memperhatikan konsep ini, jika ada guru yang cerdas dalam memainkan peran dalam kelas hanya sebagai objek tunggal pemberi informasi. Sementara cara mengolah dan menyampaikan informasi sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta didik masih sangat minim. Penelitian ini merupakan kajian library research dengan menganalisis buku, jurnal dan kajian terkait lainnya. Kajian ini fokus pada teori belajar dan perbedaan individudalam pembelajaran PAI yang merupakan dua unsur penting dalam pelaksanaan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa saya mendapatkan teori dan perbedaan individutidak dapat berdiri secara terpisah namun memiliki sisi yang saling melengkapi satu sama lain. Guru wajib memahami konteks pembelajaran yang akan diajarkan baik pendekatan maupun penguasaan berbagai konteks dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Di sisi lain, seorang pendidik juga wajib memahami perbedaan peserta didik satu sama lainnya, masing-masing anak memiliki kecendrungan dan perbedaan individu yang berbeda ini menjadi tugas seorang pendidik untuk memahaminya. Perbedaan-perbedaan tersebut harus diselesaikan dengan pendekatan individualnya juga, tetapi tetap disadari bahwa pendidikan tidak semata mata bertujuan untuk mengembangkan individu sebagai individu, tetapi juga dalam kaitan dengan pola kehidupan masyarakat yang bervariasi.
Peran Guru Akidah Akhlak dalam Menanggulangi Perilaku Menyimpang Peserta Didik di MTsN 4 Aceh Besar Musfirah, AM. Riska; Silahuddin, Silahuddin; Zulfatmi, Zulfatmi
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i1.20789

Abstract

Guru Akidah Akhlak memiliki peran yang sangat penting dalam membantu peserta didik membentuk karakter dan mendampingi mereka dalam pembentukan disiplin dan tanggung jawab. Guru melakukan banyak upaya untuk menghentikan perilaku menyimpang peserta didik, Namun pada kenyataannya, masih terdapat banyak keluhan tentang perilaku menyimpang peserta didik. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) Terdapat beberapa perilaku menyimpang di MTsN 4 Aceh Besar yaitu tidak sopan dan berkata kasar, telambat ke sekolah, bullying, dan keluar masuk kelas ketika pembelajaran berlangsung. (2) Peran guru Akidah Akhlak dalam menanggulangi perilaku menyimpang peserta didik di MTsN 4 Aceh Besar dilakukan dengan menasehati peserta didik yang melakukan perilaku menyimpang dengan memberikan penanaman nilai-nilai akhlak, memahami masalah peserta didik dengan berbicara secara langsung, dan memberikan hukuman sebagai bentuk pembinaan. (3) Faktor yang mempengaruhi perilaku menyimpang di MTsN 4 Aceh Besar ada dua yaitu faktor keluarga dan faktor teman. Faktor keluarga terjadi karena kurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya. Faktor teman karena peserta didik mengikuti apa yang dilakukan oleh temannya.
Trend Terminologi Hari Santri di Media Sosial Pada Era Generasi Milenial Wahyudin, Wahyudin; Silahuddin, Silahuddin; Bin Has, Qoiz Azizah
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 9 No 1 (2024): Pendidikan dan Tantangan Pendidikan
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/riayah.v9i1.9170

Abstract

The state's role in establishing Islamic boarding school days has so far been carried out through formal institutions, but basically, Islamic boarding schools have inherent forms of teaching and are a system of resilience in life. The trend of santri days has become a fundamental form of religious teaching used by Islamic boarding schools in Indonesia. The study in this paper starts from argument. Students in several Islamic boarding schools will face limited access and understanding of modern technology and information. On the other hand, they will face social challenges such as adaptation to the Islamic boarding school environment, cultural differences, or conflicts between students. In some Islamic boarding schools, some students may face stigma or negative stereotypes from society. The analytical approach method uses phenomenology. By using phenomenological analysis of observation and documentation data. This study found that the religious doctrines adhered to by each Islamic boarding school are the foundation for overcoming life's problems. The existence of Kyai figures, government figures and ustads who uphold these fundamentals means that the problems that occur can be resolved. Kyai figures who in this research also have a position as religious elites have relevant functions in playing socialization, integration, normative functions, and as social control so that problems can be resolved. The use of the concept of trend terminology in this article successfully shows that santri day is a form of mechanism in forming the millennial generation in overcoming socio-religious problems in Indonesia.
Kebijakan Kampus Merdeka dan Implementasinya di FTK UIN Ar-Raniry dalam Efektivitas Belajar Mahasiswa Mardhatillah, Liza Safira; Silahuddin, Silahuddin; Zulfatmi, Zulfatmi; Juharoh, Juharoh
Arfannur Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : The Magister of Islamic Education IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v4i3.2107

Abstract

This research analyzes the independent campus policy and its implementation at FTK UIN Ar-Raniry in terms of student learning effectiveness. The independent campus policy is a policy currently established by the Minister of Education, which is designed to help students excel in their studies and is a step towards improving the quality of education in Indonesia. This research aims to determine the current condition of independent campus policy and implementation at FTK UIN Ar-Raniry and the extent to which the university infrastructure is prepared to help student learning effectiveness. This research uses qualitative research methods, and data collection techniques are carried out using involved observation and secondary data that support the research. Meanwhile, the data processing techniques in this research are based on Miles and Huberman, including data collection, data reduction, data presentation and conclusion. Implementation of the Independent Campus Policy is very important, and the forms of activities based on the Independent Campus concept that have been applied to students at the Tarbiyah and Teacher Training Faculty of UIN Ar-Raniry are: Mangang I, Mangang II, PPKPM (PPL and KPM), Research, and students are given freedom to study at two different universities simultaneously, and students are also free to take part in extracurriculars available within the University and outside the University. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis tentang kebijakan kampus merdeka dan implementasinya di FTK UIN Ar-Raniry dalam efektivitas belajar mahasiswa. Kebijakan kampus merdeka adalah kebijakan yang ditetapkan saat ini oleh mentri pendidikan, yang dirancang untuk membantu mahasiswa agar unggul dalam studinya dan merupakan langkah terciptanya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kebijakan dan implementasi kampus merdeka di FTK UIN Ar-Raniry saat ini dan sejauh mana infrastruktur universitas disiapkan untuk membantu efektivitas belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dan teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan pengamatan terlibat dan data sekunder yang menunjang penelitian. Sedangkan teknik pengolahan data pada penelitian ini berdasarkan pada Miles dan Huberman, meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Implementasi Kebijakan kampus merdeka sangatlah penting, dan bentuk kegiatan pada konsep Kampus Merdeka yang telah diterapkan pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry yaitu: Mangang I, Mangang II, PPKPM (PPL dan KPM), Penelitian atau Riset, serta Mahasiswa diberikan kebebasan untuk berkuliah pada dua perguruan tingi yang berbeda secara bersamaan, dan mahasiswa juga bebas mengikuti ekstrakurikuler yang tersedia di dalam Universitas maupun diluar Universitas Kata kunci: Kebijakan; Kampus Merdeka; FTK UIN Ar-Raniry; Efektivitas Belajar.
KEBIJAKAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING PADA SISWA DI MAN 2 ACEH BARAT Marlina, Cut Nyak; Silahuddin; Zulfatmi
FITRAH: International Islamic Education Journal Vol. 5 No. 2 (2023): Fitrah: International Islamic Education Journal
Publisher : Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with the Postgraduate Program of UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/fitrah.v5i2.3815

Abstract

preventing bullying behavior among students at Senior High School 2 West Aceh. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. The informants for this research were five Islamic Religious Education teachers. The data collection technique uses interviews and documentation. The results of the research are that there are various policies implemented by Islamic Religious Education teachers to prevent bullying behavior among students at Senior High School 2 Aceh Barat, such as (1) instilling character values; (2) practice good morals; (3) provide a good example; (4) provide motivation and positive things; (5) educate about the impacts of bullying; (6) giving advice, creating mutual affection, respect and appreciation; (7) indoctrinating Islamic brotherhood; (8) providing attention; (9) does not differentiate between students; (10) taking an emotional approach, as well as; (11) cooperate or maintain active communication with students’ parents.
Pengembangan Pendidikan Agama Islam dalam Menentukan Arah dan Tujuan Sistem Pendidikan Islam di Indonesia: Tinjauan Pemikiran Imam Syafi’i: The Development of Islamic Education in Shaping the Direction and Objectives of the Islamic Education System in Indonesia: A Review of Imam Shafi'i's Thought Baruza, Barlinty Isbaaniyaa; Silahuddin, Silahuddin; Zulfatmi, Zulfatmi
FITRAH: International Islamic Education Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Fitrah: International Islamic Education Journal
Publisher : Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with the Postgraduate Program of UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/fitrah.v6i1.4053

Abstract

Islamic education, by its nature, is an institution that encompasses Islamic teachings. The presence of Islam in the Indonesian archipelago has led to the establishment of educational institutions, both formal and non-formal, which have developed the Shafi'i school of thought within social, cultural, and various other contexts. This study aims to describe the development of Islamic education in Indonesia, focusing on the direction and objectives of Islamic education as viewed through the perspective of Imam Shafi'i, the founder of the Shafi'i school. The methodology employed in this research is a library study. The findings indicate that the Shafi'i school is the most widely accepted school of jurisprudence among Muslims globally, particularly in Indonesia. The presence of the Shafi'i school aligns with the spread of Islam in Indonesia. The development of Islamic education in Indonesia relies significantly on the Shafi'i school as a primary reference for daily religious practices. Educational institutions, whether formal or non-formal, remain closely tied to the teachings of the Shafi'i school. Abstrak Pendidikan Islam pada hakikatnya merupakan lembaga yang di dalamnya terdapat ajaran-ajaran Islam. Kehadiran Agama Islam di Nusantara telah melahirkan lembaga-lembaga Pendidikan di Indonesia, yakni lembaga formal dan lembaga non formal yang telah mengembangkan mazhab Syafi'i dalam konteks social, budaya serta berbagai kebutuhan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengembangan pendidikan Agama Islam dalam menentukan arah dan tujuan pendidikan Islam di Indonesia yang ditinjau dari pemikiran Imam Mazhab Syafi'i yakni Imam Asy-Syafi’i. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Hasil penelitian mengatakan bahwa mazhab Syafi'i merupakan mazhab fiqih yang paling banyak diterima di kalangan umat Islam di penjuru dunia, terutama di Indonesia. Keberadaan Mazhab Syafi'i sejalan dengan penyebaran Islam di Indonesia. Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Indonesia menjadikan paham mazhab Syafi’i ini sebagai salah satu sandaran utama dalam melakukan ibadah di kehidupan sehari-hari. Pada lembaga pendidikan baik di lembaga formal ataupun lembaga non formal tetap tidak jauh dari ajaran yang berpaham dengan mazhab Syafi’i.
Edukasi Karakter Anti-Bullying Melalui Metode Sosialisasi pada Siswa di YLPI Mahyal Ulum Al-Aziziyah Aceh Besar Mahmud, Salami; Pranajaya, Syatria Adymas; Mengki, Jias; Shadiqin, Sehat Ihsan; Silahuddin, Silahuddin
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jrpm.v4i2.4240

Abstract

Penindasan adalah perilaku agresif yang disengaja dan melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan dalam lingkungan sosial. Bullying mempunyai dampak yang serius bagi korbannya, seperti depresi, kecemasan, penurunan prestasi akademik, dan masalah kesehatan lainnya. Pelaku penindasan juga dapat mengalami masalah jangka panjang, seperti masalah perilaku negatif dan kesehatan mental. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi tentang karakter anti perundungan kepada santriwati YLPI Mahyal Ulum Al-Aziziyah Aceh Besar. Pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 132 peserta sosialisasi yang terdiri dari 63 siswa dan 69 siswi, serta beberapa guru yang mendampingi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui tahap dakwah, tahap penggunaan Alat Peraga Pendidikan Berbasis Multimedia dan Klasik, serta tahap Diskusi – Tanya Jawab – Dialog – Sharing. Dengan demikian, dengan konsep pengabdian masyarakat ini diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan manfaat pengetahuan tentang ruang lingkup anti-bullying tetapi juga membiasakan siswa dalam menyampaikan gagasan, serta dapat menjadi pionir karakter anti-bullying di keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Co-Authors Abdullah Afif Alfiyanto Agustina, Restika Ahlul Fikri AK, Warul Walidin Alfiyanto, Afif Amiruddin, Hasbi Amri, Hasanul Ana Sofia Anna Simanjuntak Anton Widyanto Ardian, Irvan Aulia, Nisa Authar, Tanzil AYI TEIRI NURTIANI Azhari Azhari Azmi Rahmatina Bachtiar, Machdum Barmawi Barmawi, Barmawi Baruza, Barlinty Isbaaniyaa Bin Has, Qoiz Azizah Binti Borhan, Noziati Cut Nyak Marlina Darmiah Darmiah Darwin Dedi Wahyudi Diana Safitri Dicky Wirianto DINAR PRATAMA Eka Mayasari, Eka Mayasari Elliani, Fetti Fadhilah, Raihan Fakhri Yacob Fakhrul Rijal, Fakhrul Fauzan Azhima, Fauzan Fitri Hidayati Fitriyah, Husnatul Ghazali, Muhammad Habiburrahim Habiburrahim Habiburrahman Habiburrahman, Habiburrahman Hafiz, Abdul Hamnah, Siti Hari Anna Lastya Harun, Susanna Hasan Basri Hayati Hayati Herawati Herawati Hery Widijanto Imam Syafei Jamaluddin Idris Jamaluddin Jamaluddin Jasafat Jias Mengki Juharoh, Juharoh Julia Aridhona, Julia Juliana Juliana Khaidir Khaidir, Khaidir Lahmudinur, Lahmudinur Lismijar Lismijar Lismijar, Lismijar M. Agus Wahyudi M. Alang Khairun Nizar M. Ikhwan Maghfirah Maghfirah Mahdi Mahdi Mahdi Mahfud, Aris Mardhatillah, Liza Safira Maria Ulfa Mariani Mariani Mariati Mariati Marlina, Cut Nyak Marwan Z Masrizal Masrizal Masykur Pulo Tukok Maulidia Maulidia, Maulidia Md Ghazali, Nor Hasnida Meifuliardi, Dessi Mengki, Jias MIFTAHUL JANNAH Miftahul Jannah Misbahul Jannah Misnawati Misnawati Mizwar, Edi Muchlinarwati, Muchlinarwati Muhammad AR Muhammad Hamzah, Muhammad Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Muhammad Muhammad Riza Muhammad Rizki Muhammad Yani, Muhammad Muhammad Yani, Muhammad Yani Muhammad Zalnur Muji Mulia Mujiburrahman Mujiburrahman Mujiburrahman Musfirah, AM. Riska Mustafa Mustanir Mustanir Nabilla, Nurazlifa Nazarullah, Nazarullah Neliwati Neliwati Nurmahni Harahap Nurmila, Nurmila Nurul Hikmah Nurwijayanti Rahma, Cut Dewi Rahmat Hidayat Randi Muhammad Gumilang Rawanita, Mesi Riska Adella Prastiyo Putri Sabirin Sabirin, Sabirin Sadrina Sadrina Safrina Ariani Safrul Muluk Saiful Saiful Saiful Saifullah Maysa Salami Mahmud Sehat Ihsan Shadiqin Selian, Bagas Nirwana SH, Hendra Simanjuntak, Anna Sirojudin, Rumbang Siti Halimah Siti Helmyati Sri Astuti A. Samad Sri Suyanta Sri Suyanta Sulhan Yus Suriana Suriana Syabuddin Gade Syabuddin Gade Syamsul Rijal Syamsul Rijal Syatria Adymas Pranajaya Syibran Mulasi Teuku Zulfikar Tria Marvida Usman, Muzakkar Uswatun Hasanah Wahyudin Wahyudin Wajdi, Muh Barid Nizarudin Walidin AK, Warul Walidin AK2, Warul Warul Walidin Ak Wasehudin, Wasehudin Yulidatullah Yulidatullah Yulidatullah, Yulidatullah Yus, Sulhan Zarrazir, Alifia Zulfahji Zulfatmi Zulfatmi Zulfikar, T Zulfikar, T Zulfikar Zuyadi Zuyadi Zuyadi, Zuyadi