p-Index From 2021 - 2026
24.771
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Al-Mizan (e-Journal) Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum Jurnal Diskursus Islam AL-Fikr LEGITIMASI: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum PALITA: Journal of Social - Religion Research Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Jurnal Al Himayah TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman TAHKIM Unes Law Review BILANCIA IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora (Jisora) Jurnal Al-Dustur El-Faqih : Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Hermeneutika : Jurnal Ilmu Hukum Asy-Syariah BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Al-Azhar Journal of Islamic Economics Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Journal of Social Science Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Shar-E: Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Dirasat Islamiah: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Midwifery Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Kafa’ah: Journal of Gender Studies International Journal of Social Science TASAMUH: Jurnal Studi Islam Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Qisthosia Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Tasamuh: Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Jurnal Al Tasyri'iyyah Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Jurnal Cakrawala Ilmiah Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) JUSTICES: Journal of Law AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Journal of Social Science Al-Rasikh : Jurnal Hukum Islam Jurnal Al-Wasith : Jurnal Studi Hukum Islam Ethics and Law Journal: Business and Notary Al-fiqh : Journal of Islamic Studies AL-SULTHANIYAH Jurnal Ilmiah Falsafah Socius: Social Sciences Research Journal Al-Bayyinah Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Anayasa Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Journal of Innovative and Creativity JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Media Hukum Indonesia (MHI) HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional Rechtsvinding HUMANIORASAINS Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik Al-Qolamuna : Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Journal of Dual Legal Systems Journal of Strafvodering Indonesian AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Abdurrauf Science and Society Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Jurnal Teologi Islam Insight: Indonesian Journal of Social, Humanity, and Education Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Wahana Islamika; Jurnal Studi Keislaman Jurnal Wacana Sosial Nusantara Makkah: Journal Of Islamic Studies Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences AL-ASHLAH Bayan: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Journal of Nafaqah Journal of Strafvordering Indonesian Jurnal Ilmiah Matematika Realistik Jurnal Ilmu Hukum Indonesia Ushul Al-Hukm: Jurnal Syariah dan Hukum Islam Law Studies and Justice Journal ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Al-Azhar Islamic Law Review
Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Plasma Darah Pada Perawatan Kecantikan PRP (Platelet Rich Plasma) Perspektif Kaidah Al- Ḍararu Yuzāl (Studi Kasus ZAP Klinik Makassar) Shabrina Syifa Salsabila; Abd. Rauf Muhammad Amin; Abdul Wahid Haddade; Kurniati; Fatmawati
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.363

Abstract

Tujuan pokok penelitian ini adalah mengetahui bagaimana penggunaan plasma darah pada perawatan kecantikan PRP (Platelet Rich Plasma) perspektif kaidah al-Ḍararu Yuzāl studi kasus ZAP klinik Makassar. Adapun tujuan dari sub masalah, yaitu: 1) Untuk Menganalisa Urgensi Penggunaan Plasma Darah Pada Perawatan Kecantikan PRP. 2) Untuk Menganalisa Praktik Penggunaan Plasma Darah Pada Perawatan Kecantikan PRP. 3) Untuk Menganalisa Kaidah al-Ḍararu Yuzāl Dalam Penggunaan Plasma Darah Pada Perawatan Kecantikan PRP. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Studi lapangan dilaksanakan dengan mengumpulkan data primer melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain data yang diperoleh dari lapangan, diperkuat juga dengan data berupa literatur seperti buku, dan artikel-artikel ilmiah yang membahas berkaitan dengan permasalahan ini. Kemudian, teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan, 1) Perawatan kecantikan PRP menggunakan plasma darah sebagai media utamanya. PRP ini telah melalui proses istiḥālah yaitu perubahan dari darah utuh menjadi plasma yang sudah dipisahkan oleh alat sertigugasi maka hukum penggunaan plasma darah pada perawatan kecantikan PRP setelah istiḥālah adalah suci 2) PRP (Platelet Rich Plasma) yang dilakukan di ZAP Klinik Makassar memiliki perawatan kecantikan yang hygenis dan aman. Perawatan PRP (Platelet Rich Plasma) merupakan proses konsentrasi trombosit (platelet) yang digunakan untuk perawatan dermatologi dan estetika, seperti kebotakan, peremajaan kulit, dan pemulihan bekas luka. 3) Perawatan kecantikan PRP ini hasilnya sangat bergantung pada kualitas darah pasien perawatan kecantikan itu sendiri bahkan berpotensi membawa kemudaratan jika terdapat ketidakcocokan.
Kualitas Hewan Kurban Pemakan Sampah di TPA Antang Kota Makassar: Sebuah Telaah Hukum Islam Ativa Nurhadi; Usman Jafar; Fatmawati; Halim Talli; Kurniati
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.367

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Studi lapangan dilaksanakan dengan mengumpulkan data primer melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Selain data yang diperoleh dari lapangan , diperkuat juga dengan data berupa literatur seperti buku, dan artikel-artikel ilmiah yang membahas mengenai penelitian ini. Kemudian, teknik pengolahan dan analisi data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan, 1)Peran Pemerintah telah dilihat dengan mengeluarkan kebijakan, bahwasanya penggembalaan sapi di TPA itu dilarang, karena makanan yang di konsumsi oleh sapi tidak layak, namun hal demikian dihiraukan oleh penggembala, aturan telah dijelaskan pada UU kesehatan hewan ternak, dan ancaman penyakit pada hewan ternak. Adapun Aturan pemerintah daerah pada pencegahan penyakit pada hewan kurban yang akan dikurbankan pasal 21A. 2)Penggembalaan sapi di TPA Juga berdampak pada masyarakat baik dari segi kesehatan dan lingkungan, banyak dari mereka yang merasa khawatir karena adanya daging sapi yang berasal dari TPA, Dalam hasil penelitian juga dijelaskan oleh Dokter Hewan bahwa banyaknya zat-zat yang terkontaminasi pada sapi yang ada di TPA, seperti plastik, zat-zat logam berat, yang dapat menyebabkan bahaya pada manusia. 3)Islam memerintahkan melakukan ibadah kurban haruslah sesuai dengan syariat yang telah ditentukan baik itu bersifat sunah maupun wajib. Hewan kurban yang tidak sesuai kriteria yang ditentukan seperti, yang sudah tidak sehat dagingnya tidak sah dijadikan kurban. Begitu pula dengan hewan yang hidup ditempat yang tidak layak dan mengkonsumsi makanan yang tidak sesuai dengan sapi pada umumnya seperti sapi yang ada di TPA Antang.
Peranan Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam Pemenuhan Hak Perempuan Buruh Migran di Sulsel Perspektif Hukum Islam Nurfianalisa; Kurniati; Asni; Siti Aisyah; Abd. Halim Talli
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.375

Abstract

Tujuan umum penelitian adalah untuk menganalisis peran Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam pemenuhan hak perempuan buruh migran di Sulsel perspektif hukum Islam. Adapun tujuan khususnya yaitu: 1) Untuk mengetahui bentuk pemenuhan hak perempuan buruh migran Solidaritas Perempuan Anging Mammiri di Sulsel. 2) Untuk mengetahui upaya Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam pemenuhan hak perempuan buruh migran korban Trafficking. 3) Untuk mengetahui pandangan hukum Islam terhadap peran Solidaritas Perempuan Anging Mammiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif (field research) untuk menggambarkan kondisi faktual di lapangan dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah teologi normatif syar’i dan pendekatan yuridis empiris. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran referensi. Teknik pengolahan data dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, pemeriksaan data, sistematika data, verifikasi dan kesimpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan, 1) Bentuk pemenuhan hak perempuan buruh migran oleh lembaga Solidaritas Perempuan Anging Mammiri menggunakan tiga pendekatan uatama, yakni pengorganisasian, advokasi, dan kampanye kesadaran. 2) Upaya pemenuhan hak korban Trafficking yang dilakukan lembaga SP Anging Mammiri melalui tiga langkah utama, yang pertama pendidikan dan peningkatan kapasitas, kedua penanganan kasus litigasi maupun nonlitigasi, dan ketiga reintegrasi sosial. 3) Perspektif Hukum Islam terhadap peran lembaga SP Anging Mammiri sejalan dengan prinsip utama Hukum Islam yang meliputi Maqashid syariah yang melindungi hak-hak dasar seperti jiwa, kehormatan, dan harta.
ANALYSIS OF MAQASHID AL-SYARI‘AH ON THE PRACTICE OF WOMEN AS SUPREME COURT JUSTICES Muhammad Afif Al Husen; Ahmad Very; Kurniati Kurniati
Makkah: Journal Of Islamic Studies Vol. 2 No. 1
Publisher : Makkah: Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The This study aims to analyze the maqashid al-shari'ah (the principles of Islamic jurisprudence) in relation to the practice of women as supreme court judges in Muslim countries by comparing the judicial systems of Indonesia, Egypt, and Morocco. The methodology used in this study is library research, with data collection conducted by reviewing and examining several journals and articles related to the issues raised in the study. The collected data were then analyzed descriptively. The results of the study indicate that the learning process has a significant influence in improving (1) the maqashid al-shari'ah as the basis for women's permissibility to act as judges with an orientation towards justice and welfare (2) the practices of female judges in Indonesia, Egypt, and Morocco differ according to the legal and social context of each country (3) a comparative assessment from the perspective of maqashid al-shari'ah confirms that these differences in practice remain in line with the objectives of Islamic jurisprudence as long as they are based on competence, integrity, and a real contribution to improving the quality of justice. Based on the research results, it can be concluded that the role of women as supreme court judges in Indonesia, Egypt, and Morocco aligns with the Maqasid al-Shari'ah (Islamic principles) because it emphasizes justice and public welfare based on competence and integrity.
Reconstruction of Gender-Fair Child Protection from an Islamic Law Perspective Siti Aulya Indira; Hawa; Kurniati
BAYAN: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/bayan.v2i1.110

Abstract

Several classical Islamic legal regulations related to child protection still exhibit patriarchal tendencies, which can lead to gender inequality. This is evident in aspects such as the distribution of custody rights (hadhanah), the obligation to provide for children, and the decision-making process that affects children's lives, which are often based on literal interpretations of texts without considering the essence and universal objectives of sharia (maqashid al-syari'ah). Therefore, this research aims to reconstruct the concept of gender just child protection within the framework of Islamic law. Methodologically, this research is a library research study with a qualitative approach oriented towards philosophical- normative analysis. Primary data sources include authoritative texts of the Qur'an and Hadith, as well as classical and contemporary works of Islamic jurisprudence, while secondary sources are obtained from academic literature related to gender studies, Islamic family law, and maqashid al-syari'ah. The data analysis technique was carried out through two main stages: thematic content analysis to identify prevailing legal discourse patterns, followed by critical-reflective analysis using the maqashidiyah approach to evaluate and reconstruct these concepts. The research findings reveal that several conventional fiqh constructions regarding child protection tend to ignore the principle of substantive justice, particularly in the establishment of rigid gender roles. As an alternative, this study reconstructs the concept of gender-just child protection through a reinterpretation of the hadhanah institution as a collective responsibility (takaful) based on the principle of the benefit of the child (maslahat al-thifl).
Gender Relations in Negotiating the Roles of Husbands and Wives in Career Women in the Era of Flexible and Remote Work Magefirah; Nur Azzahra; Kurniati
BAYAN: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/bayan.v2i1.112

Abstract

The transformation of digitally-based work systems and the emergence of flexible working patterns after the COVID-19 pandemic present new opportunities and dilemmas for working women. On the one hand, flexibility in working hours and locations provides women with the space to balance their professional careers and domestic responsibilities. However, on the other hand, entrenched patriarchal norms mean that they continue to bear a double burden. This study aims to reveal the mechanisms of role negotiation between husbands and wives in families where the wife has a career in the context of flexible and remote work. This study uses a phenomenological qualitative approach with data collection techniques through literature study, document analysis, and observation of developing social dynamics. The results show that remote work encourages a more equal division of roles, both in household responsibilities and emotional support between spouses. However, traditional gender norms remain a major obstacle, causing women to often face psychological and social pressure. Education and gender awareness have been proven to influence a couple's ability to adapt. This study emphasizes the need for policies that promote gender equality in flexible work systems as an effort to achieve a balance of roles in modern families.
Gender Relations in Modern Households: Domestic Labor Divisions in Working Married Couples Nur Halisah; Huriyah Nahdah Alimah; Kurniati
BAYAN: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/bayan.v2i1.114

Abstract

This study discusses gender relations in modern households, focusing on the pattern and factors of domestic labor division between dual-earner couples. The research is motivated by the persistence of patriarchal culture that causes unequal domestic roles despite women’s increasing participation in the public sphere. The aim of this study is to analyze the forms of domestic labor division, the influencing factors, and the efforts to achieve equality within modern households. Using a qualitative descriptive approach through a literature review of academic sources and statistical data, the results indicate that domestic work division is influenced by economic factors, working hours, cultural norms, education level, presence of children, and power relations in the family. Efforts to promote equality include fostering awareness and communication, utilizing household technology, and providing emotional support between partners. In conclusion, gender equality in domestic life can be achieved when husbands and wives build cooperative relationships grounded in justice and compassion as taught in Islam.
Gender Justice in Talak: A Comparative Analysis Between Classical Fiqh and Positive Law in Indonesia Dava Prayoga; Andi Muhammad Arya; Kurniati
BAYAN: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/bayan.v2i1.115

Abstract

The phenomenon of inequality in marital relations, particularly in divorce practices, remains a significant issue in the study of family law in Indonesia. One crucial point is the concept of divorce, which shapes the distribution of power between husband and wife. This study examines the issue of gender inequality in the concept of divorce in classical Islamic jurisprudence (fiqh) and Indonesian positive law. The aim of the study is to analyze the fundamental differences between the right of divorce in both systems and to assess the resulting level of gender justice. Using a comparative literature study method, this study examines Islamic jurisprudence sources, laws and regulations, and empirical findings related to divorce practices. The results show that classical Islamic jurisprudence places the right of divorce as the husband's prerogative, creating an imbalance in power relations, while positive law provides a more equal space through divorce by divorce and divorce by lawsuit. However, the implementation of positive law still presents obstacles, such as the heavy burden of proof in divorce by lawsuit and weak guarantees of post-divorce support. The novelty of this study lies in the agreement on the reconstruction of the right of divorce, which emphasizes substantive equality between husband and wife. This proposal has the potential to strengthen women's protection and improve justice in the Indonesian family law system.
Gender Relations in the Legal Construction of Marriage Guardians: An Analysis of Women's Positions and Male Authority Irmaya Alyasari; Dian Adriani; Kurniati
BAYAN: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/bayan.v2i1.116

Abstract

This study discusses gender relations in modern households, focusing on the pattern and factors of domestic labor division between dual-earner couples. The research is motivated by the persistence of patriarchal culture that causes unequal domestic roles despite women’s increasing participation in the public sphere. The aim of this study is to analyze the forms of domestic labor division, the influencing factors, and the efforts to achieve equality within modern households. Using a qualitative descriptive approach through a literature review of academic sources and statistical data, the results indicate that domestic work division is influenced by economic factors, working hours, cultural norms, education level, presence of children, and power relations in the family. Efforts to promote equality include fostering awareness and communication, utilizing household technology, and providing emotional support between partners. In conclusion, gender equality in domestic life can be achieved when husbands and wives build cooperative relationships grounded in justice and compassion as taught in Islam.
The Role of Power Inequality in Gender Relations as a Factor Causing Domestic Violence Erfandi Hasan; Nur Alim; Kurniati
BAYAN: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/bayan.v2i1.118

Abstract

Domestic violence (DV) is a form of human rights violation that continues to occur frequently in various levels of society. One of the factors underlying domestic violence is the power imbalance between men and women in domestic relationships. From an Islamic legal perspective, the relationship between husband and wife should be based on the principles of equality, compassion, and justice. However, patriarchal culture often places men in a dominant position, creating an imbalance of power and opening up opportunities for violence. This article aims to analyze the influence of power imbalance in gender relations on domestic violence and to seek solutions to reduce this inequality in accordance with Islamic values.
Co-Authors A Qadir Gassing A, Ardiwansa A, Asriawan A. Farah Salsabilah A. Qadir Gassing A. St. Aqilah Nur Asizah A.Muh Agil Fikri Firdaus Abd Rahman Abd Rahman R Abd Rahman R Abd Syatar Abd. Qadir Gassing Abd. Rahman Abd. Rahman Abd. Rahman R Abd. Rahman Razak Abdalul Zikri Abdul Aziz Anwar Abdul Halim Samaruddin Abdul Halim Talli Abdul Rahim Abdul Rauf Muhammad Amin Abdul Rivai Poli Abdul Wahid Haddade Abdurrahman Abubakar Bahmid Abu Sahman Nasim Abu Sahman Nasim Achmad Abubakar Achmad Alfian Achmad Musyahid Idrus Achmad Rafiu Adinda Cahya Magfirah Aggi Lestari Agung, Muh. Agus Miranto Ahmad Al Fairuz Ramadhan Ahmad Fadly Rahman Ahmad Faidillah Ahmad Fakhri Wardana Ahmad Fauzan Ahmad Ginannafsih Shafar Ahmad Mathar Ahmad Riyas Sauqy Ahmad Rizky Ilyas Ahmad Very Ahmad Zulkarnaen Ahyar Nastainul Haq Ainun Syahrani Aisyah Maulidatul Haq Aisyah Shada Aisyiah Al Islami Harris Ajub Ishak Akmal Alfiyyah Nur Alifah Alimuddin Alimuddin Amanda Amanda Amril Ananda Putri Andhika Yusuf Andi Airiza Rezki Syafa'at Andi Airiza Rezki Syafa’at Andi Alya Nabilah Andi Arfan Sijal Andi Ariel Firdani Andi Aulia Andi Fadhil Andi Hastriana Andi Ika Prasasti Abrar Andi Jabal Nur Andi Moh. Rezki Darma Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Muhammad Arya Andi Muhammad Ridwan Baso Bella Andi Muhammad Rifqy Ramadhan Andi Mustaqfirah Aminuddin Andi Mutmainnah Assyahrah Andi Nur Wasita Syafirawati Andi Syahrani Afdhal Andi Yusril Azwandi Andry Nirwanto Anjas Saputra Anjas Saputra Aqna Nely Azqia Muqtar Ardah, Lukman ARFAH Arham, Ghina Ghefira Fadhia Ariel Nur Ramadhan Arif Rahman Ramli Arninda Arninda Asfira Yuniar Asmah Asman Asman Asni Asrul Asrul Astriani Astriani Aswidia Agustin Asyiqa Jamil Ativa Nurhadi Audi Pratama Aulia Qur’ani Bahar Auliah Ramadhani Awalia, Nurhikma Awaliah Musgamy Ayu Rahayu H Ayudia Ramadhani Azis Rahman Bayu Teja Sukmana Burhan, Nur Amaliah Cahyanti Febrianty Chandra Alfian Darhan Sutradi Hukpar Darmawansyih Darnia Darnia Dava Prayoga Dhiyan azizah Dhiyaul Akbar Dian Adriani Dian Amelia Sari Dian Anggraeni Dirgi Septian Darmajid Edelia Triasty Eka Syahriani Elina Mirza Elsa Dwi Aryana Ramadhani Erfandi Hasan Evhy Sekarwangi Putri Fadhlurrahman Rizkullah Fadilah Alwaritsa Tayib Fadlia Mubakkira Fadliyanto Koem Fahrial S Fathiyah Marsya Tilawah Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatthurohman Fatthurohman Feliatra Fera Zabira Zahra Ferdiansa Putra Ferdiansa Syaputra Fiantika Armanda Fitri Sri Ramadhani M Fuad Farawansyah G. Gunawan Ghina Ghefira Fadhia Arham Gita Maharani Gunawan Gunawan Gusnata Gusnata Haeni Mukti Halim Talli Halisatul Muslimah Hamdan Hamdan Hardianti Hardianti Haris Haris Haruna, Nadyah Harwis Alimuddin Hasnia Hasnia Hawa Hendrik Imran Herman Herniwati Herniwati Hidayatussalam Hilda Hinaya Huriyah Nahdah Alimah Husni Mubarak Husnul Fatihah I.M. Aiman Ramadhan. S Ibtisam Ibtisam Ikhsan, Akmal Ikram, Muhammad Furqanul Ilham Ramadhan Imam Makmun Imam Makmun Imran, Muh. Fadhil Abdillah Indo Santalia Indra Satriani Irbach Nurfatin Mahmud Irmaya Alyasari Ishma Ramadani Iskandar Islamul Haq Ismail Keri J, Jumarni Jufri Juhrana Susilo Kamaluddin Nurdin Marjuni Kamila, Selma Zahra Kayla Zulkhaira Sembiring Khaeril Akhsan Khairun Musmar Khoirun Nisya Kurnia Munir Linda Oktaviana Lomba Sultan Luthfi Bakence M Ilham M, Mutmainnah M. Fadli M. Fikrar Saputra M.Airil Ahmadi M.Raffi Apriadi Magefirah Mahfuz Assiddiq Mansyur, Nur Islamiah Mappasessu Mappasessu Marilang Maryam Maryam Marzuki Umar Maulida Nurhilaly Meilani Putri Basri Meli Kamelia Meutya Ramdhani Zalsabila Miftahul Jannah Mirdina Ayanah Mirna Yunita Misbahuddin Misbahuddin Misbahuddin Misbahuddin Misruki Misruki Moh Alvin Kamal Muammar Bakry Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak, Kasyful Muh Alghifari Muh Dwi Angkasa Putra Amin Muh Fadly Multazam Muh Faturrahman Muh Ghazi Al Ghifari Muh Rifqi Fayyad Mas’ud Muh. Abdul Ghafur Muh. Alief Ramadhan Muh. Baqir Hakim Muh. Djumarsyil Muh. Dzaky Abdad Muh. Fajrul Islam Muh. Fikri Alfian Muh. Ikbal M Muh. Resky Akbar Muh. Rifqhi Al-Qadri Muh. Shohibul Ihzar Muh. Syahril Sabirin Muh. Wafdan Asyiari Muh. Yusril Faudzi Muhamad Roy Abidin Muhammad Abrar Mansyur Muhammad Achyar Hamid Muhammad Afdal Amirullah3, Amirullah Muhammad Afif Al Husen Muhammad Afif Al Husen Muhammad Ali Afsar Muhammad Asmar Muhammad Audy Andy Muhammad Faruq Muhammad Fazlurrahman Syarif Muhammad Fikri Ramadhan Muhammad Fuad Zhaky Muhammad Imran Muhammad Mulyadi Muhammad Nasir Nasir Muhammad Naufal Wijaya Muhammad Nur Hidayat Muhammad Rayyan Muhammad Rusydi Muhammad Saleh Ridwan Muhammad Sunan Muhammad Tahir Muhammad Taufan Djafri Mustafa Mustafa Musyfikah Ilyas Musyfikah Ilyas Musyfikah Ilyas Mutiah Mukarramah Alkhatimah Mutiara Wahyuni Nurfiana S Naba, Khair Tasnim Razak Nabil Akbar Nafisah Nafisah Nasrung, Nur Aulia Nawirman Ni'man Samad Nila Sastrawaty Nisa'ul Majdah Nurdin Nur Afifa Maharani Nur Aliah Mufidah Nur Alim Nur Andini Azmalia Nur Anggieta Putri Nur Asriyani Ridwan Nur Azizah Nur Azzahra Nur Halisah Nur Ilmi Ainun Nisa Anwar Nur Mumtahana Nur Resky Aulia Nur Wahyuni Nuraiman Nuriaman Nuranisa Nuranisa Nurchamidah Nurfadillah Wilmayanti Nurfharadilla Qyrhani AS Nurfianalisa Nurfyana Narmia Sari Nurjanna, Sitti Nurkholis Ali Ridho Nurkholis Ali Ridho Nurmilasari Nurul Al-fatihah Rahman Nurul Atika Nurul Azizah Nurul Hadist Nurul Ismatul Khaerah Nurul Muthmainnah Nurul Safitri Nurul Wasilah Kadir Nurunnasikin Panji Anugrah Patongai, Alni Avasyah R.A Pratama, Raffi Farid Amar Pratiwi, Ratu Ajeng Qadir Gassing Qadir Gassing Raditya Al Fath Rafi Pradipa Rahmad Kartono Rahman, Ahmad Fadly Rahmat Farham Rahmat, Anugrah Safitri Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Ramadani, Tasya Almutia Rameyza Elya Yulianti Rasna Rasna Resky Mulia Azzahrah Ria Sukmawidari Rifky Adji Sukmana Rifyan Zahir Rimbawan, Israh Dwi Rindi Rindi Rini Rahmadani Rismah Rismah Rondang Herlina Ryan Hakim Almuhayawi Ryas Maududdin S, Sarmila Safei Safei Safitri Aulia Zalsalnabila Safriani, Laela Sahruni Sahruni Sahruni Salpiyah Salpiyah Salsa Luthfiah Rezki Samsidar Jamaluddin Samsuddin S, Samsuddin Sanallah, Muh. Saprian Taga Leo Sari, Dian Amelia Shabrina Syifa Salsabila Shafira Shafira Siti Aisyah Siti Aulya Indira Siti Maryam Siti Nur Kholifah Siti Rahmayanti Sitti Aisyah Kara Sitti Mania, Sitti Sri Ayu Andari Putri Alwaris Sri Wahyuni Ningsi Sri Wulandari Sudirman Sulfianti Irma Pai'pinan Sutikno Sutikno Sutra Saldi Suwandi, Ervina Syahriadi Syahrul Syahrur Rahmat Syamsuddin, Darussalam Syamsul, Auliyah Shafira Azzahra Syatar, Abdul Syuaib Jailuddin Tantri Indar Pratiwi Tantri Pratiwi Tarmizi Tarmizi Taslim Jusmin Tasliyah Erlina Tasya Almutia Ramadani Tasya Almutia Ramadani Tenri Nayyara Nurnaina Tri Layla Salehah Try Sa’adurrahman HM. Kafrawi Usman Jafar Wardayani Wardayani Wildan Raudzan Yusnadia Achda Saputri Yusriansyah Yusriansyah Yusuf Rahim Yuyuk Adelista Zainuddin Zalsabillah, Annisa Zasmita Auliah Wardani Zul Mulki Zulfitri Zulkarnain Suleman Zulhas’ari Mustafa