p-Index From 2021 - 2026
24.771
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Al-Mizan (e-Journal) Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum Jurnal Diskursus Islam AL-Fikr LEGITIMASI: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum PALITA: Journal of Social - Religion Research Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Jurnal Al Himayah TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman TAHKIM Unes Law Review BILANCIA IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora (Jisora) Jurnal Al-Dustur El-Faqih : Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Hermeneutika : Jurnal Ilmu Hukum Asy-Syariah BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Al-Azhar Journal of Islamic Economics Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Journal of Social Science Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Shar-E: Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Dirasat Islamiah: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Midwifery Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Kafa’ah: Journal of Gender Studies International Journal of Social Science TASAMUH: Jurnal Studi Islam Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Qisthosia Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Tasamuh: Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Jurnal Al Tasyri'iyyah Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Jurnal Cakrawala Ilmiah Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) JUSTICES: Journal of Law AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Journal of Social Science Al-Rasikh : Jurnal Hukum Islam Jurnal Al-Wasith : Jurnal Studi Hukum Islam Ethics and Law Journal: Business and Notary Al-fiqh : Journal of Islamic Studies AL-SULTHANIYAH Jurnal Ilmiah Falsafah Socius: Social Sciences Research Journal Al-Bayyinah Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Anayasa Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Journal of Innovative and Creativity JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Media Hukum Indonesia (MHI) HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional Rechtsvinding HUMANIORASAINS Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik Al-Qolamuna : Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Journal of Dual Legal Systems Journal of Strafvodering Indonesian AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Abdurrauf Science and Society Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Jurnal Teologi Islam Insight: Indonesian Journal of Social, Humanity, and Education Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Wahana Islamika; Jurnal Studi Keislaman Jurnal Wacana Sosial Nusantara Makkah: Journal Of Islamic Studies Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences AL-ASHLAH Bayan: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Journal of Nafaqah Journal of Strafvordering Indonesian Jurnal Ilmiah Matematika Realistik Jurnal Ilmu Hukum Indonesia Ushul Al-Hukm: Jurnal Syariah dan Hukum Islam Law Studies and Justice Journal ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Al-Azhar Islamic Law Review
Claim Missing Document
Check
Articles

Harmonisasi Kedaulatan Tuhan dan Kedaulatan Rakyat Perspektif Politik Islam Nur Andini Azmalia; Ainun Syahrani; Kurniati
Jurnal Ilmu Hukum Indonesia Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: Mei-Juli
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdebatan mengenai hubungan antara kedaulatan Tuhan dan kedaulatan rakyat masih menjadi isu penting dalam kajian politik Islam, khususnya pada negara demokrasi yang religius seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hakikat kedaulatan Tuhan dan kedaulatan rakyat dalam perspektif politik Islam, mengkaji strategi implementasinya, serta menjelaskan manfaat penerapan kedua konsep tersebut dalam penyelenggaraan pemerintahan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) melalui analisis normatif dan konseptual terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedaulatan Tuhan menempatkan Allah SWT sebagai sumber hukum, nilai, dan kekuasaan tertinggi, sedangkan kedaulatan rakyat menempatkan rakyat sebagai pemegang legitimasi politik melalui mekanisme demokrasi. Implementasi kedua konsep diwujudkan melalui penerapan nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, amanah, keadilan, dan musyawarah, disertai partisipasi politik, pemilihan umum yang demokratis, sistem perwakilan, dan pengawasan masyarakat. Sinergi keduanya menghasilkan pemerintahan yang demokratis, bermoral, transparan, adil, serta berorientasi pada kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat.
Analisis Hukum Qanun Aceh terhadap Pelaku Qadzf Ikhtilath Nurfyana Narmia Sari; Abdul Halim Talli; Kurniati Kurniati
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 3 NOMOR 2, 2021
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Qadzf ikhtilath merupakan perbuatan jinayah yang telah diatur dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang jinayah , Qadzf ikhtilath adalah menuduh orang lain melakukan perbuatan ikhtilath atau berdua- duaan, serta bercumbu. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah library research (penelitian perpustakaan). Menuduh orang lain melakukan perbuatan ikhtilath termasuk perbuatan yang disengaja karena telah berniat dan mengerjakan perbuatan tersebut. Meskipun berikhtilat dilarang di dalam agama tetapi jangan menuduh orang lain. Penuduh ikhtilath di Aceh sesuai dengan hukum qanun jika tidak bisa membutikan perbuatan yang tertuduh maka pelaku qadzf akan dikenakan hukuman cambuk sebanyak 30 kali dan denda berupa emas. Penuduh juga wajib mendatangkan 4 orang saksi secara bersamaan jika penuduh tersebut tidak dapat mendatangkan saksi maka penuduh juga akan di hukum ta’zir. Saksi yang harus hadir tidak boleh datang sendiri karena akan dinyatakan sebagai penuduh jadi saksi yang di hadirkan harus datang bersama. Dan pelaku qadzf ikhtilath akan gugur hukumannya jika orang yang di tuduh mengakui perbutannya, jadi yang mendapatkan hukuman adalah orang yang dituduh karena sudah mengakui perbuatannya. Untuk menghindari perbuatan qadzf ikhtilath telah diatur dalam UU No.6 Tahun 2014 tentang Jinayat sebagai peringatan kepada pelaku untuk tidak menyakiti orang lain dan melindungi masyarakat yang menjadi korban tuduhan.
Poligami dalam Tinjaun Hukum Islam dan Undang- Undang Perkawinan di Indonesia: Dimensi Keadilan Dan Konvergensi Regulasi Hamdan Hamdan; Muhammad Fikri Ramadhan; Muh Rifqi Fayyad Mas’ud; Kurniati Kurniati
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 7 NOMOR 1, 2025
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik poligami dari dua perspektif hukum yang berlaku di Indonesia, yaitu Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan beserta perangkat turunannya seperti Kompilasi Hukum Islam (KHI). Metode yang digunakan adalah penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan analisis komparatif terhadap ketentuan poligami dalam kedua kerangka hukum tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Hukum Islam memberikan kelonggaran poligami hingga empat istri dengan syarat utama keadilan sebagaimana tercantum dalam Q.S. An-Nisa’ ayat 3, hukum positif Indonesia menerapkan asas monogami dan memperketat praktik poligami melalui persyaratan administratif dan yuridis yang ketat (Pasal 3–5 UU No. 1/1974 dan Pasal 55–59 KHI). Temuan penelitian juga mengungkap bahwa praktik poligami tanpa izin, terutama melalui nikah siri atau tanpa pemenuhan syarat hukum, sering menimbulkan dampak sosial negatif berupa ketidakstabilan keluarga, ketidakadilan hak, dan tekanan psikologis pada istri dan anak. Implikasi penelitian ini menunjukkan adanya kecenderungan harmonisasi antara hukum Islam dan hukum positif, di mana regulasi negara berupaya mengkonkretkan prinsip keadilan dalam poligami demi menciptakan kemaslahatan, perlindungan keluarga, dan tertib administrasi perkawinan.
Pergeseran Makna Dispensasi Kawin dari Emergency Exit ke Legitimasi Prosedural: Dialektika Hukum Islam dan HAM di Pengadilan Agama Muhammad Nasir Nasir; Kurniati; Misbahuddin
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 8 NOMOR 1, 2026
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pergeseran makna dispensasi kawin di Pengadilan Agama dari instrumen eksepsional (emergency exit) menjadi legitimasi prosedural, serta implikasinya terhadap sinkronisasi hukum Islam dan standar hak asasi manusia internasional. Penelitian merupakan penelitian hukum normatif yang dilaksanakan melalui studi kepustakaan (library research) dengan memadukan pendekatan perundang-undangan, pendekatan perbandingan, dan pendekatan konseptual. Bahan hukum primer berupa UU No. 16 Tahun 2019, PERMA No. 5 Tahun 2019, dan Convention on the Rights of the Child (CRC), didukung bahan hukum sekunder berupa putusan-putusan dispensasi kawin yang terpublikasi serta literatur hukum keluarga Islam. Data dianalisis secara kualitatif melalui content analysis dengan kerangka maqāṣid al-sharī‘ah Jasser Auda dan teori keadilan substantif. Berdasarkan analisis penulis, secara ontologis dispensasi telah tereduksi dari mekanisme darurat yang terbatas menjadi alat legitimasi pernikahan dini; secara epistemologis terdapat ketegangan antara pendekatan legalistik dan perlindungan hak anak sehingga konsep maslahah diterapkan secara pragmatis; dan secara aksiologis harmonisasi prosedural dengan standar internasional belum diikuti keadilan substantif sehingga melahirkan apa yang penulis sebut “ilusi sinkronisasi.” Kebaruan penelitian terletak pada perumusan konsep “ilusi sinkronisasi” sebagai kerangka untuk membaca kesenjangan antara harmonisasi normatif dan perlindungan substantif. Penelitian merekomendasikan rekonstruksi paradigma hukum berbasis martabat manusia (karāmah insāniyyah).
Demokrasi dan Syura dalam Perspektif Politik Islam: Analisis Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Sistem Pemerintahan Modern Amanda Amanda; Husnul Fatihah; Kurniati Kurniati
Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional Vol. 3 No. 1 (2026): COMPLEX - Februari
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/complex.v3i1.346

Abstract

pandangan mengenai sumber kedaulatan antara rakyat dan Allah Swt. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar demokrasi, mekanisme pelaksanaannya, serta integrasi nilai-nilai politik Islam dalam sistem pemerintahan modern. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif-filosofis melalui analisis terhadap berbagai literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil analisis menunjukkan adanya tiga titik integrasi antara demokrasi modern dan politik Islam, yaitu (1) kesesuaian prinsip partisipasi publik dengan konsep syura, (2) harmonisasi nilai keadilan, kesetaraan, dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta (3) pembatasan pelaksanaan demokrasi melalui prinsip maqashid al-syari'ah sehingga kebebasan politik tetap berada dalam koridor syariat. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa model integrasi demokrasi dan syura sebagai landasan etis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adil, partisipatif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Judicial Activism Approach of Religious Court Judges in the Perspective of Maqashid al-Shariah Muh. Syahril Sabirin; Kurniati Kurniati; Zulhas’ari Mustafa
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i3.3589

Abstract

This study aims to analyze the application of judicial activism by Religious Court judges from the perspective of maqashid al-shariah and its implications for the realization of substantive justice. This research employs a normative legal method with a library research approach. The data were collected from primary, secondary, and tertiary legal materials, including legislation, court decisions, jurisprudence, books, and relevant scholarly journals. Data were analyzed using a descriptive-qualitative method. The findings indicate that judicial activism provides judges with the opportunity not only to apply written legal norms but also to actively explore and uphold the values of justice that exist within society. This approach is highly relevant to maqashid al-shariah because both are oriented toward promoting public welfare (maslahah), protecting rights, and preventing harm. The implementation of judicial activism is reflected in judicial decisions where judges exercise ex officio authority to protect the rights of vulnerable parties, even when such claims are not explicitly requested in the petition. Consequently, judges are able to realize substantive justice that is more responsive, humane, and oriented toward safeguarding the rights of litigants in accordance with the objectives of Islamic law and the evolving needs of society.
Regional Autonomy from the Perspective of Islamic Constitutional Law: Conceptual Analysis and Normative Basis Salpiyah Salpiyah; Nur Anggieta Putri; Kurniati Kurniati
JUSTICES: Journal of Law Vol. 5 No. 2 (2026): Progressive and Critical Law Review
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/justices.v5i2.224

Abstract

This research examines regional autonomy from the perspective of Islamic constitutional law. The study is prompted by the importance of regional management through the delegation of authority from the central government to local regions to achieve social welfare. The objective of this research is to explore the normative foundations of autonomy in Islam, formulate its implementation mechanisms based on Sharia principles, and analyze its impact on development and welfare. The research employs a qualitative method based on library research with a descriptive-analytical approach. The results indicate that regional autonomy has a strong theological basis in the Qur'an, Hadith, and the historical practice of Islamic governance through the delegation of authority to governors (amir). The implementation mechanism prioritizes the principles of amanah (trustworthiness), shura (consultation), and hisbah (supervision) to ensure policy justice. Furthermore, regional autonomy has a positive impact on increasing democratic participation and the responsiveness of public services, though it requires strengthened supervision to prevent disparities and the abuse of power.
Produk Hukum Islam di Indonesia Aplikasi Hukum Islam Terhadap Pencegahan Pernikahan Dini di Polewali Mandar Rahmat Farham; Kurniati; Fatmawati
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/sibook.v2i2.23

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pernikahan dini dalam telaah produk hukum Islam. Maraknya pernikahan dini yang terjadi di Indonesia khususnya di Polewali Mandar berdampak besar terhadap kemajuan suatu daerah. Beberapa dampak yang ditimbulkan seperti terhambatnya pertumbuhan anak, angka perceraian, kemiskinan ekstrem, kurang berkembangnya manusia. Maka suguhan dalam artikel ini mencoba mengupas tentang peran Undang-Undang Perkawinan terhadap angka pernikahan dini. Kajian teks hukum dalam pandangan Islam dan teori hermeneutika hukum digunakan sebagai landasan teori, upaya merekonstruksi hukum yang sesuai dengan sosial budaya dalam masyarakat. Isu-isu yang bersifat darurat hendaknya membangun kolaborasi dalam menangani pernikahan dini khususnya dengan para hakim dan pembuat undang-undang.
Co-Authors A Qadir Gassing A, Ardiwansa A, Asriawan A. Farah Salsabilah A. Qadir Gassing A. St. Aqilah Nur Asizah A.Muh Agil Fikri Firdaus Abd Rahman Abd Rahman R Abd Rahman R Abd Syatar Abd. Qadir Gassing Abd. Rahman Abd. Rahman Abd. Rahman R Abd. Rahman Razak Abdalul Zikri Abdul Aziz Anwar Abdul Halim Samaruddin Abdul Halim Talli Abdul Rahim Abdul Rauf Muhammad Amin Abdul Rivai Poli Abdul Wahid Haddade Abdurrahman Abubakar Bahmid Abu Sahman Nasim Abu Sahman Nasim Achmad Abubakar Achmad Alfian Achmad Musyahid Idrus Achmad Rafiu Adinda Cahya Magfirah Aggi Lestari Agung, Muh. Agus Miranto Ahmad Al Fairuz Ramadhan Ahmad Fadly Rahman Ahmad Faidillah Ahmad Fakhri Wardana Ahmad Fauzan Ahmad Ginannafsih Shafar Ahmad Mathar Ahmad Riyas Sauqy Ahmad Rizky Ilyas Ahmad Very Ahmad Zulkarnaen Ahyar Nastainul Haq Ainun Syahrani Aisyah Maulidatul Haq Aisyah Shada Aisyiah Al Islami Harris Ajub Ishak Akmal Alfiyyah Nur Alifah Alimuddin Alimuddin Amanda Amanda Amril Ananda Putri Andhika Yusuf Andi Airiza Rezki Syafa'at Andi Airiza Rezki Syafa’at Andi Alya Nabilah Andi Arfan Sijal Andi Ariel Firdani Andi Aulia Andi Fadhil Andi Hastriana Andi Ika Prasasti Abrar Andi Jabal Nur Andi Moh. Rezki Darma Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Muhammad Arya Andi Muhammad Ridwan Baso Bella Andi Muhammad Rifqy Ramadhan Andi Mustaqfirah Aminuddin Andi Mutmainnah Assyahrah Andi Nur Wasita Syafirawati Andi Syahrani Afdhal Andi Yusril Azwandi Andry Nirwanto Anjas Saputra Anjas Saputra Aqna Nely Azqia Muqtar Ardah, Lukman ARFAH Arham, Ghina Ghefira Fadhia Ariel Nur Ramadhan Arif Rahman Ramli Arninda Arninda Asfira Yuniar Asmah Asman Asman Asni Asrul Asrul Astriani Astriani Aswidia Agustin Asyiqa Jamil Ativa Nurhadi Audi Pratama Aulia Qur’ani Bahar Auliah Ramadhani Awalia, Nurhikma Awaliah Musgamy Ayu Rahayu H Ayudia Ramadhani Azis Rahman Bayu Teja Sukmana Burhan, Nur Amaliah Cahyanti Febrianty Chandra Alfian Darhan Sutradi Hukpar Darmawansyih Darnia Darnia Dava Prayoga Dhiyan azizah Dhiyaul Akbar Dian Adriani Dian Amelia Sari Dian Anggraeni Dirgi Septian Darmajid Edelia Triasty Eka Syahriani Elina Mirza Elsa Dwi Aryana Ramadhani Erfandi Hasan Evhy Sekarwangi Putri Fadhlurrahman Rizkullah Fadilah Alwaritsa Tayib Fadlia Mubakkira Fadliyanto Koem Fahrial S Fathiyah Marsya Tilawah Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatthurohman Fatthurohman Feliatra Fera Zabira Zahra Ferdiansa Putra Ferdiansa Syaputra Fiantika Armanda Fitri Sri Ramadhani M Fuad Farawansyah G. Gunawan Ghina Ghefira Fadhia Arham Gita Maharani Gunawan Gunawan Gusnata Gusnata Haeni Mukti Halim Talli Halisatul Muslimah Hamdan Hamdan Hardianti Hardianti Haris Haris Haruna, Nadyah Harwis Alimuddin Hasnia Hasnia Hawa Hendrik Imran Herman Herniwati Herniwati Hidayatussalam Hilda Hinaya Huriyah Nahdah Alimah Husni Mubarak Husnul Fatihah I.M. Aiman Ramadhan. S Ibtisam Ibtisam Ikhsan, Akmal Ikram, Muhammad Furqanul Ilham Ramadhan Imam Makmun Imam Makmun Imran, Muh. Fadhil Abdillah Indo Santalia Indra Satriani Irbach Nurfatin Mahmud Irmaya Alyasari Ishma Ramadani Iskandar Islamul Haq Ismail Keri J, Jumarni Jufri Juhrana Susilo Kamaluddin Nurdin Marjuni Kamila, Selma Zahra Kayla Zulkhaira Sembiring Khaeril Akhsan Khairun Musmar Khoirun Nisya Kurnia Munir Linda Oktaviana Lomba Sultan Luthfi Bakence M Ilham M, Mutmainnah M. Fadli M. Fikrar Saputra M.Airil Ahmadi M.Raffi Apriadi Magefirah Mahfuz Assiddiq Mansyur, Nur Islamiah Mappasessu Mappasessu Marilang Maryam Maryam Marzuki Umar Maulida Nurhilaly Meilani Putri Basri Meli Kamelia Meutya Ramdhani Zalsabila Miftahul Jannah Mirdina Ayanah Mirna Yunita Misbahuddin Misbahuddin Misbahuddin Misbahuddin Misruki Misruki Moh Alvin Kamal Muammar Bakry Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak, Kasyful Muh Alghifari Muh Dwi Angkasa Putra Amin Muh Fadly Multazam Muh Faturrahman Muh Ghazi Al Ghifari Muh Rifqi Fayyad Mas’ud Muh. Abdul Ghafur Muh. Alief Ramadhan Muh. Baqir Hakim Muh. Djumarsyil Muh. Dzaky Abdad Muh. Fajrul Islam Muh. Fikri Alfian Muh. Ikbal M Muh. Resky Akbar Muh. Rifqhi Al-Qadri Muh. Shohibul Ihzar Muh. Syahril Sabirin Muh. Wafdan Asyiari Muh. Yusril Faudzi Muhamad Roy Abidin Muhammad Abrar Mansyur Muhammad Achyar Hamid Muhammad Afdal Amirullah3, Amirullah Muhammad Afif Al Husen Muhammad Afif Al Husen Muhammad Ali Afsar Muhammad Asmar Muhammad Audy Andy Muhammad Faruq Muhammad Fazlurrahman Syarif Muhammad Fikri Ramadhan Muhammad Fuad Zhaky Muhammad Imran Muhammad Mulyadi Muhammad Nasir Nasir Muhammad Naufal Wijaya Muhammad Nur Hidayat Muhammad Rayyan Muhammad Rusydi Muhammad Saleh Ridwan Muhammad Sunan Muhammad Tahir Muhammad Taufan Djafri Mustafa Mustafa Musyfikah Ilyas Musyfikah Ilyas Musyfikah Ilyas Mutiah Mukarramah Alkhatimah Mutiara Wahyuni Nurfiana S Naba, Khair Tasnim Razak Nabil Akbar Nafisah Nafisah Nasrung, Nur Aulia Nawirman Ni'man Samad Nila Sastrawaty Nisa'ul Majdah Nurdin Nur Afifa Maharani Nur Aliah Mufidah Nur Alim Nur Andini Azmalia Nur Anggieta Putri Nur Asriyani Ridwan Nur Azizah Nur Azzahra Nur Halisah Nur Ilmi Ainun Nisa Anwar Nur Mumtahana Nur Resky Aulia Nur Wahyuni Nuraiman Nuriaman Nuranisa Nuranisa Nurchamidah Nurfadillah Wilmayanti Nurfharadilla Qyrhani AS Nurfianalisa Nurfyana Narmia Sari Nurjanna, Sitti Nurkholis Ali Ridho Nurkholis Ali Ridho Nurmilasari Nurul Al-fatihah Rahman Nurul Atika Nurul Azizah Nurul Hadist Nurul Ismatul Khaerah Nurul Muthmainnah Nurul Safitri Nurul Wasilah Kadir Nurunnasikin Panji Anugrah Patongai, Alni Avasyah R.A Pratama, Raffi Farid Amar Pratiwi, Ratu Ajeng Qadir Gassing Qadir Gassing Raditya Al Fath Rafi Pradipa Rahmad Kartono Rahman, Ahmad Fadly Rahmat Farham Rahmat, Anugrah Safitri Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Ramadani, Tasya Almutia Rameyza Elya Yulianti Rasna Rasna Resky Mulia Azzahrah Ria Sukmawidari Rifky Adji Sukmana Rifyan Zahir Rimbawan, Israh Dwi Rindi Rindi Rini Rahmadani Rismah Rismah Rondang Herlina Ryan Hakim Almuhayawi Ryas Maududdin S, Sarmila Safei Safei Safitri Aulia Zalsalnabila Safriani, Laela Sahruni Sahruni Sahruni Salpiyah Salpiyah Salsa Luthfiah Rezki Samsidar Jamaluddin Samsuddin S, Samsuddin Sanallah, Muh. Saprian Taga Leo Sari, Dian Amelia Shabrina Syifa Salsabila Shafira Shafira Siti Aisyah Siti Aulya Indira Siti Maryam Siti Nur Kholifah Siti Rahmayanti Sitti Aisyah Kara Sitti Mania, Sitti Sri Ayu Andari Putri Alwaris Sri Wahyuni Ningsi Sri Wulandari Sudirman Sulfianti Irma Pai'pinan Sutikno Sutikno Sutra Saldi Suwandi, Ervina Syahriadi Syahrul Syahrur Rahmat Syamsuddin, Darussalam Syamsul, Auliyah Shafira Azzahra Syatar, Abdul Syuaib Jailuddin Tantri Indar Pratiwi Tantri Pratiwi Tarmizi Tarmizi Taslim Jusmin Tasliyah Erlina Tasya Almutia Ramadani Tasya Almutia Ramadani Tenri Nayyara Nurnaina Tri Layla Salehah Try Sa’adurrahman HM. Kafrawi Usman Jafar Wardayani Wardayani Wildan Raudzan Yusnadia Achda Saputri Yusriansyah Yusriansyah Yusuf Rahim Yuyuk Adelista Zainuddin Zalsabillah, Annisa Zasmita Auliah Wardani Zul Mulki Zulfitri Zulkarnain Suleman Zulhas’ari Mustafa